Kelola: Journal of Islamic Education Management Oktober 2025. Vol. No. 2 Hal 229 -235 P-ISSN : 2548 Ae 4052 E-ISSN : 2685 Ae 9939 A2019 Manajemen Pendidikan Islam. https://ejournal. id/index. php/kelola PEMANFAATAN PLATFORM RAPOR PENDIDIKAN DALAM PERENCANAAN BERBASIS DATA 1Nuansa Ayu Prisca Andini, 2Emmelia Maria Sulistiyorini, 3Matius Kurniawan, 4Ngurah Ayu Nyoman Murniati 1,2,3 Universitas PGRI Semarang E-mail: nuansayuprisca@gmail. s@gmail. kurniawanmatius2@gmail. ngurahayunyoman@upgris. Abstract The Indonesian Ministry of Education. Culture. Research, and Technology (Kemendikbudriste. has introduced the Merdeka Belajar policy to provide quality education for all Indonesians. The quality of educational institutions can be assessed through the Education Report, accessible via the Education Report This qualitative descriptive study explores how Indonesian schools utilize the Education Report platform for data-driven planning to ensure more targeted interventions. The findings reveal that the Education Report serves as a foundation for identifying challenges, reflecting on achievements, and developing improvement programs. Keywords: Education Report. Data-Driven Planning. Abstrak Kementrian Pendidikan. Kebudayaan. Riset, dan Teknologi (Kemendikbudriste. mengeluarkan kebijakan Merdeka Belajar sebagai upaya untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia. Kualitas lembaga pendidikan dapat dilihat berdasarkan hasil Rapor Pendidikan yang dapat diakses melalui platform Rapor Pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif untuk mengkaji bagaimana pemanfaatan platform Rapor Pendidikan Indonesia dalam perencanaan berbasis data sehingga perencanaan yang dilakukan dapat lebih tepat Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Rapor Pendidikan dalam perencanaan berbasis data menjadi dasar dalam menemukan masalah, melakukan refleksi terhadap capaian, merencanakan program pembenahan. Kata Kunci: Rapor Pendidikan. Perencanaan Berbasis Data. PENDAHULUAN Seiring dengan perkembangan zaman, kurikulum pendidikan di Indonesia juga mengalami perkembangan. Saat ini kurikulum yang sedang dikembangkan yaitu Kurikulum Merdeka. Pada kurikulum merdeka ini, terdapat salah satu tema yang penting untuk dilaksanakan dan dikaji yaitu perencanaan berbasis data . 2: . Perencanaan merupakan salah satu fungsi manajemen yang bertujuan untuk dapat memberikan kepada organisasi tujuan-tujuannya dan menetapkan prosedur atau langkah-langkah yang terbaik untuk dapat mencapai tujuan-tujuan yang telah Vol. No. Oktober 2025 230 | Nuansa Ayu Prisca Andini, dkk. Keberhasilan suatu program sangat bergantung pada bagaimana perencanaan program itu dibuat. Perencanaan merupakan elemen yang penting di dalam manajemen karena mampu mengidentifikasi tujuan dan menetapkan lintasan kinerja organisasi. Perkembangan teknologi informasi menjadikan pengumpulan data pendidikan semakin mudah dilakukan sehingga melahirkan berbagai inovasi salah satunya yaitu rapor pendidikan. Rapor pendidikan hadir sebagai suatu alat yang dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang kualitas pendidikan suatu lembaga, mulai dari input, proses, hingga output pembelajaran . 3: . Data yang terhimpun dalam rapor pendidikan memiliki potensi yang sangat besar untuk mendukung perencanaan berbasis data dalam pendidikan. Dengan memanfaatkan data tersebut, para pemangku kepentingan pendidikan dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam sistem pendidikan, mengukur efektivitas program yang telah berjalan, serta merancang intervensi yang tepat sasaran untuk meningkatkan mutu pendidikan. Perencanaan yang dilakukan sebelum adanya platform Rapor Pendidikan ini, pada umumnya perencanaan lebih bersifat intuitif dan berdasarkan pada pengalaman serta data yang terbatas misalnya nilai ujian digunakan sebagai indikator keberhasilan siswa dan program pembelajaran, data kehadiran siswa digunakan untuk memantau tingkat kedisiplinan siswa, serta data angka kelulusan digunakan sebagai indikator keberhasilan sekolah secara keseluruhan. Hasilnya, perencanaan yang dilakukan memiliki beberapa kekurangan diantaranya yaitu perencanaan lebih beorientasi pada hasil akhir daripada proses pembelajaran, sulit untuk mengidentifikasi masalah dan akar permasalahan serta mencari solusi yang tepat untuk pembenahan. Pada akhirnya, perencanaan yang dilakukan hanya sebatas pemenuhan administrasi semata dan tidak tepat sasaran. Perencanaan berbasis data hadir menjadi solusi dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana platform Rapor Pendidikan dapat dimanfaatkan dalam Perencanaan Berbasis Data (PBD) sehingga perencanaan yang dilakukan lebih tepat sasaran serta mampu meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini mengkaji informasi dari berbagai sumber seperti artikel, buku elektronik dan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan tema yang dibahas. RAPOR PENDIDIKAN Rapor Pendidikan merupakan platform yang menyediakan data laporan hasil evaluasi sistem pendidikan sebagai penyempurnaan rapor mutu sebelumnya. Kebijakan evaluasi sistem pendidikan yang baru lebih menekankan pada orientasi terhadap mutu pendidikan dan sistem yang terintegrasi . Setiap satuan pendidikan dapat mengakses rapor pendidikan satuan pendidikan masing-masing. Rapor pendidikan mengukur indikator yang disusun berdasarkan input, proses, dan output pendidikan yang merupakan turunan dari delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Penyusunan Rapor Pendidikan ini dilakukan melalui berbagai Kelola: Journal of Islamic Education Management Pemanfaatan Paltform Rapor A. asesmen atau survei nasional yang diikuti oleh seluruh satuan Pendidikan . Rapor Pendidikan sebagai hasil dari asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) yang mengukur kualitas belajar literasi, numerasi, dan karakter serta survei kualitas lngkungan belajar (Sulingja. , termasuk aplikasi-aplikasi yang terkait seperti dapodik. SIMPKB. ARKAS. Siplah, dan lain-lain. Asesmen Nasional memberikan informasi terkait perkembangan mutu pendidikan dari waktu ke waktu dan kesenjangan di dalam sistem Pendidikan . Data-data tersebut dianalisis dan ditelaah sehingga menghasilkan laporan evaluasi berupa profil satuan pendidikan dan profil pendidikan daerah dalam Rapor Pendidikan. Profil pendidikan dapat membantu guru sebagai panduan untuk merencanakan pembelajaran mereka. Profil pendidikan terdiri dari indikator-indikator yang merefleksikan delapan Standar Nasional Pendidikan serta mencakup area yang berkaitan dengan input, proses, dan output pembelajaran. Gambar 1 Dimensi Rapor Pendidikan direfleksikan dari 8 SNP Struktur profil pendidikan terbagi menjadi beberapa dimensi dan setiap dimensi mewakili aspek yang berbeda dalam proses pendidikan. Struktur profil pendidikan menjadi alat yang berguna untuk memetakan kondisi pendidikan satuan Dengan memahami struktur ini, sekolah dapat melakukan evaluasi dan perencanaan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Gambar 2 Struktur Profil Pendidikan Dasar Menengah dan SMK Vol. No. Oktober 2025 232 | Nuansa Ayu Prisca Andini, dkk. Rapor Pendidikan ini dapat menjadi sarana untuk penilaian mandiri internal dan evaluasi eksternal oleh pemangku kepentingan. Dalam Permendikbudristek Nomor 09 Tahun 2022 tentang Evaluasi Sistem Pendidikan oleh Pemerintah Pusat dan Daerah, pada pasal 28 dijelaskan bahwa hasil evaluasi sistem pendidikan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat dimanfaatkan oleh satuan pendidikan untuk: . mengidentifikasi masalah pendidikan yang perlu mendapatkan intervensi berdasarkan indikator dalam profil satuan pendidikan. mendalami hasil identifikasi masalah pendidikan agar dapat menemukan akar masalah sehingga bisa merumuskan langkah perbaikan. melakukan perencanaan program untuk mengatasi akar masalah yang sudah ditemukan. Rapor Pendidikan sebagai platform yang menyajikan data yang komprehensif tentang laporan hasil evaluasi sistem pendidikan. Platform Rapor Pendidikan memiliki beberapa fungsi di antaranya . Sebagai referensi utama sebagai dasar analisis, perencanaan, dan tindak lanjut peningkatan kualitas pendidikan. Platform ini berfungsi untuk menampilkan hasil evaluasi sistem pendidikan melalui Asesmen Nasional dan analisis data pendidikan lainnya. Data-data tersebut bersumber dari Asesmen Nasional. Dapodik. Data pendidikan kemenag. Platform digital guru dan kepala sekolah. Tracer study SMK. Data GTK. BPS, dan lain sebagainya. Rapor Pendidikan dapat menjadi sumber data yang objektif dan komprehensif yang mana laporan disajikan secara otomatis dan terintegrasi. Dapat menjadi instrumen pengukuran untuk evaluasi sistem pendidikan secara keseluruhan baik untuk evaluasi internal maupun eksternal. Sebagai alat ukur yang berorientasi pada mutu dan pemerataan hasil belajar . Menjadi platform penyajian data yang terpusat. Satuan pendidikan tidak perlu menggunakan beragam aplikasi sehingga diharapkan dapat meringankan beban administrasi. Dengan adanya fungsi-fungsi Rapor Pendidikan seperti yang disebutkan di atas, sangat disarankan bagi satuan pendidikan atau Pemerintah daerah agar dapat menggunakan Rapor Pendidikan sebagai dasar acuan dalam Pelaksanaan Berbasis Data (PBD). Berkaitan dengan perencanaan berbasis data, rapor pendidikan digunakan sebagai acuan sebelum melakukan perencanaan anggaran tahunan. Perencanaan berbasis data dapat memberikan perbaikan pembelanjaan anggaran serta pembenahan sistem pengelolaan satuan pendidikan agar lebih efektif, akuntabel dan konkret. Perencanaan berbasis data rapor pendidikan dapat memberikan kesesuaian dengan kebutuhan satuan pendidikan atau dinas berdasarkan identifikasi masalah yang berasal dari data pada platform Rapor Pendidikan, dan mendorong satuan pendidikan serta dinas pendidikan untuk melakukan pembenahan melalui penyusunan kegiatan peningkatan capaian berdasarkan hasil identifikasi dan refleksi terhadap capaian di Rapor Pendidikan dan kondisi lapangan. Hal ini bertujuan untuk mengakomodasi pemerataan sistem pendidikan dan memastikan peserta didik mendapatkan pengalaman belajar yang berkualitas, sehingga hal inilah yang menjadi bahan evaluasi bagi stakeholder di sekolah untuk menjadikannya sebagai dasar dalam perencanaan berbasis data . 3: . Kelola: Journal of Islamic Education Management Pemanfaatan Paltform Rapor A. Satuan pendidikan dalam melakukan perencanaan berbasis data rapor pendidikan tentu diawali dengan mengakses rapor pendidikan. Rapor Pendidikan merupakan platform berbasis web yang harus diakses dengan cara daring melalui https://raporpendidikan. menggunakan komputer maupun telepon pintar. Rapor Pendidikan terdiri dari dua macam yaitu: . rapor satuan pendidikan yang berisi indikator dan hasil mutu pendidikan di suatu satuan pendidikan, dan . rapor pendidikan daerah yang berisi indicator dan hasil mutu pendidikan daerah dan satuan pendidikan suatu daerah. Proses mengakses rapor pendidikan satuan pendidikan sebagai berikut . 4: . Buka situs Rapor Pendidikan dan masuk menggunakan akun belajar. Akses beranda. Lihat mutu hasil belajar. Lihat mutu pembelajaran. Lihat kompetensi dan kinerja GTK. Lihat pengelolaan sekolah yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Unduh data rapor dalam format excel. Selanjutnya, untuk dapat menganalisis data dalam laporan pendidikan diperlukan kemampuan dasar statistik. Platform Rapor Pendidikan dirancang untuk memaksimalkan tampilan dan penyajian informasi agar dapat meningkatkan pemahaman dan penggunaannya bagi satuan dan wilayah pendidikan. Label prestasi ditunjukkan oleh spektrum warna diantaranya hijau . , kuning . , dan merah . Perencanaan Berbasis Data (PBD) merupakan bagian dari proses identifikasi, benahi dan refleksi yang ada di platform rapor pendidikan . 3: . Adapun data yang digunakan dalam PBD berasal dari data rapor pendidikan. Berikut tahapantahapan dalam perencanaan berbasis data: Tabel 1. Tahapan Perencanaan Berbasis Data Indentifikasi Refleksi Tahapan: Mengunduh data dari platform Rapor Pendidikan Merujuk kepada daftar indikator prioritas Menetapkan indikator rapor sebagai masalah yang akan diintervensi. Benahi Tahapan: Tahapan: Dari masalah yang akan diintervensi, dilakukan analisis untuk mencari akar Membuat program dan kegiatan sebagai solusi untuk setiap akar masalah yang ditetapkan Kegiatan inti yang dilakukan pada tahap identifikasi yaitu memilih dan menetapkan masalah, tahap refleksi yaitu merumuskan akar masalah, dan tahap benah yaitu menentukan program dan kegiatan. Dokumen yang dihasilkan pada ketiga tahap tersebut yaitu Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang kemudian dijadikan dokumen Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) dengan tahapan: . menetapkkan daftar kegiatan yang akan dimasukkan dalam RKAS. menetapkan barang dan jasa yang akan dibelanjakan . ermasuk harga satua. memasukkan kegiatan dan anggaran dalam ARKAS. Implementasi tahapan-tahapan dalam perencanaan berbasis data adalah sebagai berikut: Vol. No. Oktober 2025 234 | Nuansa Ayu Prisca Andini, dkk. Identifikasi, satuan pendidikan terlibat dalam proses peninjauan laporan pendidikan agar dapat mengidentifikasi kondisi dan permasalahan yang ada dalam pendidikan. Refleksi, kepala sekolah dan pemangku kepentingan yang ada di dalam lembaga pendidikan merefleksi diri agar dapat mengidentifikasi penyebab mendasar dari permasalahan yang mereka hadapi. Benahi, penentuan program dan tindakan untuk mengatasi permasalahan mendasar, penetapan target pencapaian, dan penggabungannya ke dalam dokumen perencanaan dilakukan oleh kepala sekolah dan pemangku kepentingan sekolah. Program dan kegiatan yang telah direncanakan, dilaksanakan oleh kepala sekolah dan pemangku kepentingan lainnya di lembaga pendidikan. Kepala sekolah melakukan pemantauan dan evaluasi untuk menilai pelaksanaan program dan mengukur peningkatan prestasi yang ada di dalam Rapor Pendidikan tahun berikutnya. Pemanfaatan perencanaan berbasis data sangat penting dilakukan agar satuan dan daerah pendidikan dapat melakukan perubahan signifikan dalam pengembangan kegiatan dan alokasi sumber daya sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu pertimbangan utama dalam penerapan perencanaan berbasis data yaitu kepatuhan pada prinsip-prinsip yang berfungsi sebagai kerangka panduan bagi organisasi dalam proses perencanaan, meliputi: . memanfaatkan data laporan pendidikan yang terpadu, lengkap, dan obyektif. terlibat dalam introspeksi dan mengupayakan peningkatan berkelanjutan setiap tahun. pentingnya keterlibatan pemangku kepentingan secara aktif dalam proses perencanaan. penyediaan layanan pendidikan yang komprehensif dan berkelanjutan. pentingnya pemantauan dan evaluasi berkala terhadap setiap kegiatan. PENUTUP Pemanfaatan platform Rapor Pendidikan dalam perencanaan berbasis data memiliki fungsi yang sangat penting yaitu untuk mengdentifikasi masalah, menemukan akar permasalahan dan merencanakan program pembenahan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Perencanaan berbasis data tidak digunakan untuk memeringkatkan satuan pendidikan, membandingkan prestasi, dan mencari Perencanaan berbasis data merupakan pendekatan yang bertujuan untuk mendorong institusi pendidikan dan daerah untuk mengembangkan peningkatan kualitas pendidikan. Perencanaan berbasis data dilakukan dengan tiga tahapan yaitu: mengidentifikasi masalah berdasarkan indikator yang ditampilkan dalam rapor . melakukan refleksi capaian, pemerataan, dan proses pembelajaran di satian pendidikan dan daerah masing-masing. melakukan pembenahan melalui perumusan kegiatan dalam bentuk rencana kegiatan dan anggaran satuan Kelola: Journal of Islamic Education Management Pemanfaatan Paltform Rapor A. DAFTAR PUSTAKA