Jurnal Visi Manajemen Volume 11. Nomor. 1 Tahun 2025 e-ISSN: 2528-2212. p-ISSN: 2303-3339. Hal 133-141 DOI: https://doi. org/10. 56910/jvm. Available online at: https://stiepari. org/index. php/jvm Dampak Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham Yosi Kurnia Putri1*. Herry Goenawan Soedarsa2 Jurusan Akuntansi. Universitas Bandar Lampung. Bandar Lampung. Indonesia *Corresponding author: its. yosikurniaputri@gmail. Abstract. By examining AuThe Impact of Financial Performance on Stock ReturnsAy in cunsomer goods sector manufacturing companies listed on the IDX in 2020Ay, this research aims to assess the resilience of the company's financial ratios. The historical secondary data applied in this research was obtained from the financial statements of these companies by applying a purposive sampling strategy, which resulted in 30 samples from a total population of 54 companies. The technique applied is multiple linear regression, through the SPSS 20 program. The conclusion of the study describes that Aupartially, the liquidity ratio has a significant negative effect on stock returns, the solvency ratio has no significant effect, and the profitability ratio has a significant positive effectAy. Keyword: Financial Performance. Liquidity Ratio. Solvency Ratio. Profitability Ratio. Stock Return. Abstrak. Dengan menguji AuDampak Kinerja Keuangan terhadap Return SahamAy pada perusahaan manufaktur sektor cunsomer goods yang terdaftar di BEI tahun 2020Ay, riset ini mempunyai tujuan dalam menilai ketahanan rasio keuangan perusahaan. Data sekunder historis yang diterapkan pada riset ini didapatkan dari laporan keuangan perusahaan-perusahaan tersebut dengan menerapkan strategi purposive sampling, yang menghasilkan 30 sampel dari total populasi 54 perusahaan. Teknik yang diterapkan regresi linier berganda, melalui program SPSS 20. Kesimpulan penelitian menjabarkan bahwa Ausecara parsial, rasio likuiditas memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap return saham, rasio solvabilitas ratio tidak memiliki pengaruh signifikan, dan rasio profitabilitas berpengaruh positif signifikanAy. Kata Kunci : Kinerja Keuangan. Rasio Likuiditas. Rasio Solvabilitas. Rasio Profitabilitas. Return Saham. PENDAHULUAN Investasi mencakup pengalokasian modal ke satu atau lebih aset untuk jangka waktu tertentu dengan tujuan menambah kekayaan . atau menghasilkan keuntungan (Jogiyanto, 2. Return adalah hasil dari aktivitas investasi (Jogiyanto, 2. Dibandingkan dengan investasi di perbankan, investasi di pasar modal memerlukan pemahaman infromasi yang mendalam dan lebih kompleks, serta mempunyai tingkat risiko yang lebih tinggi. Keuntungan atau AureturnAy yang di peroleh saat berinvestasi di saham pasar modal seringkali lebih besar dibandingkan dengan berinvestasi di perusahaan perbankan. Investor memerlukan informasi yang tepat dan relevan untuk menginformasikan keputusan investasi mereka. Faktor utama pada penentuan keputusan investasi yaitu penilaian kinerja keuangan perusahaan, yang menunjukkan kesehatan perusahaan secara keseluruhan dengan mengukur rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas yang berguna untuk menilai return perusahaan (Jumingan. Received: Oktober 13, 2024. Revised: November 31, 2024. Accepted: Desember 19, 2024. Publish: Januari 31, 2025. Dampak Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham Rasio likuiditas Aucurrent ratioAy diterapkan dalam mengevaluasi kemampuan asset lancer dalam melunasi kewajiban jangka pendek, seperti yang dijelaskan oleh Brigham dan Houston . Rasio ini menjabarkan seberapa besar asset lancer perusahaan dapat menaati tanggung jawab jangka pendeknya. Sedangkan rasio solvabilitas Audebt to equity ratioAy mengevaluasi kapasitas perusahaan dalam membayar utang berdasarkan proporsi modal yang dialokasikan untuk kewajiban tersebut (Sugiarto, 2. Rasio ini menilai hubungan antara total liabilitas dan ekuitas yang dimiliki perusahaan. Selain itu, return on assets, merujuk pada penjabaran dari Sugiarto . , ialah rasio yang mengukur profitabilitas perusahaan melalui tahapn mengomparasikan laba bersih pada total asset untuk menilai seberapa baik perusahaan mampu menghasilkan laba atau menanggung kerugian. Sektor barang konsumsi atau Auconsumer goodsAy dinilai memiliki prospek yang cerah di masa mendatang. Produk dari sektor ini terdiri dari kebutuhan sehari-hari yang selalu digunakan, sehingga penjualan di sektor ini cenderung stabil dan memiliki tingkat profitabilitas yang baik. Oleh karena itu, sektor ini menarik minat investor. Namun, pandemi Covid-19 menyebabkan penurunan kondisi perekonomian, yang berpengaruh pada efisiensi operasional dan menurunkan kualitas kerja di perusahaan. Berdasarkan data BEI . , kinerja indeks sektor barang konsumsi mengalami penurunan sebesar 19,17% pada kuartal pertama 2020. Studi ini dimaksudkan untuk menguji ketahanan kinerja keuangan pada perusahaan manufaktur sektor Aucunsomer goodsAy pada masa pandemi Covid-19 tahun 2020. TINJAUAN PUSTAKA Untuk membantu pemangku kepentingan . dalam pengambilan keputuasan investasi. Spence . memperkenalkan teori sinyal, yang menyatakan manajemen perusahaan menyediakan informasi yang mencerminkan kondisi perusahaan. Teori ini berkaitan dengan kinerja perusahaan sebagai informasi tambahan dan memberikan sinyal positif kepada pemangku kepentingan dalam proses pengambilan keputusan investasi (Suwana. Harry Markowitz . mengembangkan teori portofolio sebagai strategi investasi yang memperhitungkan hubungan statistic antara risiko dan return, dengan menggunakan estimasi tertentu. Ketika berinvestasi dalam suatu perusahaan. Investor memanfaatkan teori portofolio untuk menilai potensi keuntungan dan mengidentifikasi risiko yang mungkin terjadi. Meutia . melakukan riset tentang AuDampak Risiko dan Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Barang Konsumsi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI)Ay. Hasil riset tersebut menjabarkan bahwa Aumeskipun return on assets dan Jurnal Visi Manajemen - VOLUME 11. NOMOR. 1 TAHUN 2025 e-ISSN: 2528-2212. p-ISSN: 2303-3339. Hal 133-141 current ratio mempunyai dampak signifikan pada return saham, debt to equity ratio tidak memberikan dampak yang signifikanAy. Sebaliknya, studi yang dilangsungkan oleh Novita dan Endang . mengenai AuPengaruh Earnings Per Share. Return On Assets. Debt to Equity Ratio, dan Nilai Tukar Terhadap Return SahamAy menemukan temuan yang bertolak belakang, temuan studi tersebut menjabarkan bahwa Aucurrent ratio, debt to equity ratio, dan return on assets tidak berpengaruh pada return saham. METODE PENELITIAN Riset ini bersifat kuantitatif dan memanfaatkan sekunder historis dari laporan keuangan perusahaan manufaktur barang konsumsi tahun 2019 hingga 2020. Populasi terdiri dari 54 perusahaan, dan pendekatan purposive sampling digunakan dalam mengambil sampel, merujuk pada kriteria yang sudah ditentukan, sehingga menghasilkan seleksi dari 30 perusahaan yang dijadikan sampel. Studi ini memanfaatkan regresi linier berganda dalam mengevaluasi pengaruh masing-masing variabel dan memberikan gambaran luas tentang hubungan antar Analisis regresi linier ini meliputi uji statistik deskriptif, asumsi klasik . ji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelas. , uji hipotesis . ji t dan F), serta koefisien determinasi (RA). Berikut definisi operasional variable yang digunakan: Variabel terikat . AuReturn SahamAy Adalah keuntungan dari investasi (Indrayenti et al. , 2. , yang dievaluasi melalui tahap mengomparasikan harga saham tahun berjalan pada harga saham terdahulu. Rumus: Variabel bebas . AuCurrent RatioAy Rasio yang menjabarkan kapasitas suatu entitas untuk memenuhi tanggung jawab jangka pendek melalui memanfaatkan asetnya yang ada (Tarmizi et al. , 2. Rumus: Dampak Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham AuDebt to Equity RatioAy Ialah suatu rasio solvabilitas yang menjabarkan kapasitas suatu entitas untuk memenuhi semua tanggung jawabnya. Rasio ini menawarkan data mengenai struktur modal pada suatu entitas bisnis (Kamar, 2. dan membandingkan total kewajiban dengan ekuitas perusahaan. Rumus: AuReturn on AssetAy Adalah rasio profitabilitas yang menilai performa keuangan perusahaan untuk menciptakan Menurut Martin et al. Aureturn on assetAy menggambarkan pengembalian dari aset yang digunakan suatu entitas melalui tahap mengomparasikan laba bersih terhadap total aset yang dikuasai. Rumus: HASIL DAN PEMBAHASAN Pengujian Statistik Deskriptif Riset ini menyajikan statistic deksriptif berupa Aunilai rata-rata . , nilai maximum, nilai minimum, serta standar deviasiAy pada setiap variable yang diteliti. Pengujian statistik deskriptif dianggap memadai apabila standar deviasi suatu variabel bersifat homogen dan lebih sederhana dibandingkan nilai rata-ratanya (Sugiyono, 2. Tabel 1. Hasil Uji Statistik Deskriptif Sumber: SPSS 20 . ata diolah peneliti, 2. Jurnal Visi Manajemen - VOLUME 11. NOMOR. 1 TAHUN 2025 e-ISSN: 2528-2212. p-ISSN: 2303-3339. Hal 133-141 Dari tabel tersebut, bisa disimpulkam: Mean CR . urrent rati. atau X1 bernilai 10,0414 dengan standar deviasi 0,72423. Nilai maksimum tercatat 11,80, sedangkan nilai minimum adalah 8,78. Mean DER . ebt to equity rati. atau X2 bernilai 8, dengan standar deviasi 0,86223. Nilai maksimum adalah 10,89, sementara nilai minimum mencapai 7,17. Mean ROA . eturn on asse. atau X3 bernilai 6,6568 dengan standar deviasi 1,36115. Nilai maksimum tercatat 8,63, dan nilai minimum adalah 2,48. Nilai mean dari Return Saham (Y) yaitu 2,9010 dengan standar deviasi 1,24459. Nilai maksimum adalah 5,89, sementara nilai minimum Return Saham tercatat 1,10. Pengujian Hipotesis Uji Hipotesis Secara Parsial (Uji . Uji t diterapkan dalam menganalisis dampak tiap variabel bebas terhadap variabel terikat pada konteks individual. Nilai signifikansi untuk uji t ditetapkan pada 0,05 (Sugiyono, 2. Tabel 2. Hasil Uji t Sumber: SPSS 20 . ata diolah peneliti, 2. Merujuk pada temuan uji t yang dijabarkan di tabel tersebut, bisa diajukan kesimpulan seperti Current Ratio mempunyai skor signifikansi 0,014 < 0,05, dan koefisien beta yaitu sejumlah -1,104. Hal ini menandakan AuCurrent Ratio memberikan pengaruh negatif yang signifikan secara parsial terhadap Return Saham. Ay Debt to Equity Ratio membuktikan skor signifikansi 0,193 > 0,05, yang memiliki koefisien beta yaitu sejumlah 0,000. Ini mengindikasikan bahwa AuDebt to Equity Ratio tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Return Saham. Ay Return on Asset mempunyai skor signifikansi 0,041 > 0,05, yang memiliki koefisien beta yaitu sejumlah 1,996. Maka, bisa diambil kesimpulan bahwa AuReturn on Asset memberikan pengaruh positif yang signifikan secara parsial terhadap Return Saham. Ay Dampak Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham Uji Hipotesis Secara Simultan (Uji F) Uji F digunakan untuk menilai dampak dari variabel bebas pada variabel terikat pada konteks simultan, melalui asumsi skor Fhitung > Ftabel dan skor signifikansi < 0,05. Tabel 3. Hasil Uji F Sumber: SPSS 20 . ata diolah peneliti, 2. Merujuk pada temuan uji F yang ditampilkan dalam tabel diatas. Fhitung tercatat sebesar 3,239 dan Ftabel sebesar 2,77 yang menandakan Fhitung > Ftabel dengan probabilitas 0,033 < probabilitas alpha 0,05. Temuan tersebut membuktikan variabel independen, yakni AuCurrent Ratio. Debt to Equity Ratio, dan Return on Asset, memiliki pengaruh simultan terhadap variabel dependen, yaitu Return Saham. Ay AuPengaruh Current Ratio terhadap Return SahamAy Uji hipotesis yang dijabarkan dalam tabel 2 mempunyai skor signifikansi 0,014 < 0,05, skor koefisien beta yaitu sejumlah -1,104. Yang menjadikannya bisa diambil kesimpulan bahwa Aucurrent ratio memiliki pengaruh negatif signifikan secara parsial terhadap return Ay Temuan tersebut menjabarkan bahwa semakin tinggi skor current ratio sebuah perusahaan, maka semakin baik pula likuiditasnya. Namun, current ratio yang besar turut bisa membuktikan bahwa perusahaan tidak memberdayakan aktiva lancar secara optimal, yang disebabkan oleh tingginya persediaan dibandingkan dengan estimasi penjualan yang akan Hal ini dapat mengakibatkan kesulitan dalam menghasilkan return. Tetapi, current ratio yang minim bisa menandakan masalah likuiditas, yang berpotensi menyulitkan perusahaan untuk mencukupi tanggung jawab hutang jangka pendek. Riset ini menjabarkan bahwa current ratio berpengaruh negatif, terutama selama pandemi ketika penjualan lebih rendah dibandingkan dengan persediaan yang ada, sehingga aset lancar perusahaan tidak dapat dimanfaatkan secara optimal. Jurnal Visi Manajemen - VOLUME 11. NOMOR. 1 TAHUN 2025 e-ISSN: 2528-2212. p-ISSN: 2303-3339. Hal 133-141 AuPengaruh Debt to Equity Ratio terhadap Return SahamAy Temuan uji hipotesis pada tabel 2 menjabarkan skor signifikansi 0,193 > 0,05, yang memiliki skor koefisien beta yaitu sejumlah 0,000. Sehingga bisa diambil kesimpulan bahwa Audebt to equity ratio tidak berpengaruh dan tidak signifikan secara parsial terhadap return sahamAy. Temuan tersebut menggambarkan tingkat utang perusahaan tidak berperan sebagai aspek utama yang bisa berdampak pada investor untuk mengambil keputusan, melainkan investor lebih fokus pada aktivitas perdagangan saham perusahaan. Aktivitas jual beli saham berpengaruh terhadap pergerakan harga saham, yang berdampak pada tingkat return yang Karena demikian, utang tidak relevan dalam menentukan nilai return saham, sehingga debt to equity ratio tidak berdampak signifikan pada investor untuk menetapkan keputusan investasi. AuPengaruh Return on Asset terhadap Return SahamAy Temuan uji hipotesis dalam tabel 2 menjabarkan skor signifikansi 0,041 < 0,05, yang memiliki skor koefisien beta yaitu sejumlah 1,996. Disimpulkan bahwa Aureturn on asset berpengaruh positif yang signifikan secara parsial terhadap return sahamAy. Tingginya skor return on asset pada sebuah perusahaan memperlihatkan kinerja perusahaan semakin efisien dan efektif, sehingga lebih menarik bagi investor dalam Return on asset yang besar berarti perusahaan bisa menciptakan profit yang besar, yang berkontribusi pada return yang juga tinggi. Sebaliknya, rendahnya nilai return on asset bisa membuktikan ketidakefisienan perusahaan untuk menciptakan laba. Tingkat return on asset yang besar bisa menyebabkan harga saham perusahaan bisa bertambah, yang diharapkan juga bisa menumbuhkan return di masa depan. Kesimpulan. Keterbatasan Dan Saran Kesimpulan Didasarkan hasil penelitian diatas, maka ditari kesimpulan: Current ratio menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan terhadap return saham pada perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2020. Debt to equity ratio tidak memberikan pengaruh yang signifikan saham pada perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 20192020. Dampak Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham Return on asset mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap return saham pada perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2020. Secara simultan, variable current ratio, debt to equity ratio, dan return on asset berpengaruh terhadap return saham pada perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2020. Keterbatasan Studi ini turut memiliki beberapa keterbatasan yang perlu diperbaiki dalam penelitian Keterbatasan penelitian ini meliputi penggunaan sampel yang terbatas, serta hanya meliputi periode dua tahun pada perusahaan manufaktur di sektor barang konsumsi yang terdaftar di BEI selama tahun 2019-2020. Maka, peneliti di masa mendatang diproyeksikan bisa mengembangkan objek penelitian dan memperpanjang periode studi agar hasil yang diperoleh lebih mudah digeneralisasi. Saran Beberapa saran yang diajukan dalam riset ini meliputi: Untuk perusahaan, disarankan untuk meningkatkan kinerja dengan merancang strategi efektif dalam mengambil minat investor, sehingga dapat memperkuat ketahanan perusahaan dan bersaing di masa pandemi Covid-19. Bagi investor, disarankan untuk memilih perusahaan dengan prospek yang lebih menjanjikan, terutama selama pandemi, dengan melakukan analisis rasio keuangan sebagaimana dilakukan dalam riset ini untuk menilai tingkat return yang dapat diperoleh. Untuk peneliti lainnya di masa depan, disarankan mengembangkan populasi dan sampel dalam memperoleh gambaran yang lebih optimal mengenai potensi return yang dapat Selain itu, mengembangkan variable lainnya, serta menerapkan teknik dan metode penelitian yang beragam agar mendapatkan temuan yang lebih bervariasi. Jurnal Visi Manajemen - VOLUME 11. NOMOR. 1 TAHUN 2025 e-ISSN: 2528-2212. p-ISSN: 2303-3339. Hal 133-141 DAFTAR PUSTAKA