ANALISIS PENGARUH CURRENT RATIO. EARNING PER SHARE. DAN SALES GROWTH TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG TERGABUNG DALAM INDEKS LQ45 DI BURSA EFEK INDONESIA Yolanda Aprila Sirait Email: yolandasirait250@gmail. Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widya Dharma Pontianak ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah: Untuk mengetahui pengaruh current ratio, earning per share, dan sales growth terhadap harga saham pada perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode asosiatif hubungan Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia yang berjumlah 45 perusahaan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 23 perusahaan dengan metode penarikan sampel yaitu purposive sampling Metode analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisa linear berganda yang diolah dengan SPSS versi 25. Hasil penelitian yang diperoleh adalah current ratio tidak berpengaruh terhadap harga saham, earning per share dan sales growth berpengaruh positif terhadap harga saham. Saran penulis untuk penelitian selanjutnya menambah periode penelitian, dapat memberikan hasil yang berbeda sehingga dapat melihat kecenderungan harga saham dalam jangka waktu yang cukup lama. Menambah atau mengganti variabel yang kemungkinan dapat mempengaruhi harga saham, sehingga penjelasan harga saham oleh variabel independen semakin kuat. Kata Kunci: current ratio, earning per share, sales growth, harga saham PENDAHULUAN Pasar modal memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara. Pertumbuhan ekonomi diiringi dengan hadirnya perusahaan pada berbagai sektor. Hal ini menimbulkan persaingan perusahaan-perusahaan yang ada untuk go public untuk menguasai pasar modal dalam negeri maupun luar negeri. Perusahaan membutuhkan modal untuk terus menjalankan kegiatan usahanya. Perusahaan memperoleh modal dari kegiatan investasi di pasar modal. Saham merupakan salah satu komoditas keuangan yang diperjual belikan di pasar modal. Saham yang diperdagangkan di pasar modal adalah saham dari perusahaan yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Investasi saham memiliki risiko yang tinggi karena saham rentan mengalami perubahan harga berdasarkan kebijakan dan keadaan yang sedang terjadi. Investor mempertimbangkan risiko yang akan terjadi di masa depan ketika berinvestasi saham. Risiko dapat diminimalisir dengan melakukan analisis penilaian saham, yaitu analisis teknikal dan analisis fundamental. Analisis teknikal adalah suatu Jurnal FinAcc Vol 8. No. Oktober 2023 ISSN 2988-5574 teknik memprediksi pergerakan harga saham dengan melakukan analisis pergerakan harga saham dari waktu ke waktu dan volume perdagangan saham. Analisis fundamental adalah menilai saham berdasarkan analisis kinerja keuangan dengan menggunakan laporan keuangan perusahaan untuk menghitung nilai intrinsik saham. Current ratio merupakan kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek sebelum jatuh tempo dengan menggunakan aktiva lancar. Current ratio yang tinggi menunjukkan perusahaan mampu menjalankan kegiatan operasionalnya secara maksimal dan tidak terganggu oleh hutang sehingga dapat memperoleh keuntungan yang maskimal. Semakin tinggi current ratio maka semakain tertarik investor untuk membeli saham perusahaan tersebut sehinga akan meningkatkan harga saham perusahaan tersebut. Current ratio yang rendah menunjukkan terjadi masalah dalam Current ratio yang rendah membuat investor kurang tertarik untuk membeli saham perusahaan tersebut sehingga akan menurunkan harga saham perusahaan tersebut. Earning per share merupakan kemampuan per lembar saham dalam menghasilkan laba untuk perusahaan. Earning per share yang tinggi berarti perusahaan memiliki dana yang besar, dana tersebut bisa dialokasikan pada pemegang saham dalam bentuk pembayaran dividen sehingga membuat harga saham meningkat. Earning per share yang rendah menunjukkan kinerja perusahaan mengalami penurunan dengan menurunnya nilai laba, investor kurang tertarik untuk melakukan investasi pada perusahaan tersebut dan menyebabkan harga saham menurun. Sales growth atau pertumbuhan penjualan mencerminkan pencapaian perusahaan di masa lalu. Pertumbuhan penjualan digunakan untuk memprediksi pencapaian penjualan perusahaan di masa depan. Pertumbuhan penjualan menunjukkan daya saing perusahaan di pasar. Jika pertumbuhan penjualan perusahaan positif dan meningkat, menunjukkan pendapatan perusahaan meningkat. Jika pertumbuhan penjualan negatif dan menurun, menunjukkan pendapatan perusahaan mengalami penurunan. Investor menggunakan pertumbuhan penjualan sebagai indikator untuk melihat prospek perusahaan saat berinvestasi. Pertumbuhan penjualan yang tinggi menarik perhatian investor sehingga berdampak pada naiknya harga saham. Bursa Efek Indonesia memiliki beberapa indeks, salah satunya LQ45 yang merupakan sekumpulan saham dengan peringkat atas di pasar saham yang dipilih berdasarkan kriteria. Saham yang terindeks LQ45 memiliki tingkat likuiditas, kapitalisasi Jurnal FinAcc Vol 8. No. Oktober 2023 ISSN 2988-5574 pasar, laporan keuangan, dan prospek pertumbuhan perusahaan yang baik. Indeks LQ45 terdiri dari 45 saham yang disesuaikan setiap enam bulan, pada awal bulan februari dan agustus sehingga daftar perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 selalu berubah. KAJIAN PUSTAKA Teori Sinyal (Signaling Theor. Spence . yang memiliki kepentingan informasi tersebut dengan manajemen perusahaan, maka manajer perlu menerbitkan laporan keuangan untuk memberi pengumuman pihak-pihak Informasi disampaikan dengan melalui hasil laporan keuangan dari perusahaan. Teori sinyal dapat digunakan untuk mengetahui fluktuasi harga saham di bursa sehingga dapat mempengaruhi pilihan pengambilan keputusan saat melakukan investasi. Reaksi investor dalam menanggapi sinyal yang baik dan buruk akan memberikan pengaruh terhadap kondisi pasar dengan bermacam-macam cara, seperti melihat dan menunggu perkembangan sebelum pengambilan keputuan. Harga Saham Menurut Jogiyanto . 4: . harga saham harga suatu saham yang terjadi di pasar modal pasaat tetentu yang ditentukan oleh pelaku pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran saham yang bersangkutan di pasar modal. Menurut Egam. Ilat, & Pangerapan . harga saham di pasar modal terdiri dari tiga katagori, yaitu harga tertinggi . igh pric. , harga terendah . ow pric. , dan harga penutupan . lose Tandelilin . 7: . berpendapat harga saham diukur berdarkan data harga saham penutupan setiap akhir periode. Harga saham diukur dengan skala nominal, dilihat dari harga penutupan setiap tahun. Current Ratio Kasmir . 6: . berpendapat current ratio atau rasio lancar merupakan rasio untuk mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam membayar utang lancar yang segara jatuh tempo pada saat ditagih. Sujarweni . 9: . berpendapat current ratio Jurnal FinAcc Vol 8. No. Oktober 2023 ISSN 2988-5574 digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar utang lancar dengan menggunakan aset lancar yang dimiliki. Riyanto . 6: . menyatakan rumus untuk menghitung current ratio adalah sebagai berikut: yaycycycyceycuyc ycIycaycycnycu = Aset Lancar Utang Lancar Earning Per Share Earning per share menggambarkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba bersih pada per lembar saham. Kasmir . 7: . earning per share adalah laba bersih yang dibagikan kepada pemegang saham dibagi jumlah lembar saham perusahaan. Fahmi . menyatakan earning per share atau pendapatan per lembar saham merupakan bentuk pemberian keuntungan kepada pemegang saham dari setiap lembar saham yang dimiliki. Menurut Sirait . 9: . Ausemakin besar laba per saham berarti perusahaan mampu menghasilkan laba signifikan. Ay Menurut Murifal . 0: . Auearning per share merupakan salah satu cara untuk mengukur keberhasilan dalam mencapai keuntungan saham suatu perusahaan. Ay Sirait . 9: . menyatakan rumus untuk menghitung earning per share adalah sebagai berikut: yaycaycycuycnycuyci ycEyceyc ycIEaycaycyce = Laba Sebelum Pajak Jumlah Saham Beredar Sales Growth Pertumbuhan penjualan yang tinggi mencerminkan pendapatan meningkat. Prihadi . 9: . berpendapat perusahaan akan menarik ketika berada pada kondisi pertumbuhan dimana menentukan berapa lama perusahaan bertahan, salah satunya dapat dilihat dari sisi pertumbuhan penjualan atau sales growth. Kasmir . 6: . berpendapat sales growth menunjukkan sejauh mana perusahaan dapat meningkatkan penjualan yang dibandingkan dengan total penjulan secara keseluruhan. Kasmir . menyatakan rumus untuk menghitung sales growth atau pertumbuhan penjualan adalah sebagai berikut: Pertumbuhan Penjualan = Jurnal FinAcc Vol 8. No. Oktober 2023 ISSN 2988-5574 Penjualant Oe Penjualant Oe 1 Penjualant Oe 1 Hipotesis Pengaruh Current Ratio Terhadap Harga Saham Current ratio digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya yang segera jatuh tempo pada saat ditagih dengan menggunakan aset lancar. Berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Sutapa . dan Raspati & Welas . menunjukkan bahwa current ratio yang semakin meningkat juga dapat mempengaruhi harga saham yang akan meningkat juga. Semakin tinggi nilai current ratio, maka semakin besar kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Perusahaan dianggap cukup likuid untuk segera memenuhi kewajiban dan memiliki prospek yang baik. Dengan demikian, current ratio yang tinggi dapat mempengaruhi harga saham karena mampu menimbulkan penilaian positif bagi investor sehingga meningkatkan minat investor untuk berinvestasi pada saham perusahaan tersebut. H1: Current ratio berpengaruh positif terhadap harga saham Pengaruh Earning Per Share Terhadap Harga Saham Earning per share menggambarkan prospek earning perusahaan dimasa yang akan Berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Egam. Ilat & Pangerapan . dan Sutapa . menunjukkan bahwa earning per share yang semakin meningkat juga dapat mempengaruhi harga saham yang akan meningkat juga. Hal tersebut dikarenakan earning per share yang semakin tinggi menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan baik dalam menghasilkan laba. Laba dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk pembagian dividen. Hal seperti ini, memberikan sinyal positif bagi investor dan meningkatkan minat investor untuk berinvestasi terhadap saham perusahaan tersebut. H2: Earning per share berpengaruh positif terhadap harga saham Pengaruh Sales Growth Terhadap Harga Saham Berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Dewi & Adiwibowo . dan Permatasari . menunjukkan sales growth yang semakin meningkat juga dapat mempengaruhi harga saham yang akan meningkat juga. Sales growth atau pertumbuhan penjualan yang tinggi mencerminkan pendapatan meningkat. Kenaikan pertumbuhan Jurnal FinAcc Vol 8. No. Oktober 2023 ISSN 2988-5574 penjualan membuat ketertarikan investor untuk mendapatkan keuntungan dan menganggap prospek di masa depan bagus dan siap bersaing di dunia usaha. Hal ini memberi sinyal positif untuk investor dan meningkatkan minat berinvestasi pada saham perusahaan tersebut. Sehingga berdasarkan uraian tersebut dapat dikembangkan hipotesis sebagai berikut: H3: Sales growth berpengaruh positif terhadap harga saham. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan terhadap perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2016 sampai dengan 2020 dengan memperoleh unduhan data laporan keuangan di website resmi Bursa Efek Indonesia yaitu w. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 periode agustus 2020 sampai januari 2021, yaitu berjumlah 45 perusahaan. pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakna metode purposive Berdasarkan kriteria yang telah ditentukan maka diperoleh 23 perusahaan yang memenuhi syarat untuk dijadikan sampel dalam penelitian. Penelitian ini menggunakan bentuk penelitian kuantitatif dengan metode asosiatif hubungan kausal. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan secara historis dari Bursa Efek Indonesia. Mengumpulkan data secara tahunan melalui laporan keuangan perusahaan indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia yang telah dipublikasikan. PEMBAHASAN Analisis Statistik Deskriptif Tabel 1 Statistik Deskriptif Current ratio EPS Sales growth Harga Saham Valid N . Minimum Maximum Mean Std. Deviation ,2796 -154,0594 -,4798 5,2723 5654,9914 1,1062 2,171233 523,272151 ,057796 8218,82 1,1771223 942,8952739 ,2175501 14111,023 Sumber: Data Olahan, 2022 Jurnal FinAcc Vol 8. No. Oktober 2023 ISSN 2988-5574 Berdasarkan Tabel 1, diketahui bahwa hasil dari analisis statistik deskriptif dengan jumlah (N) sebanyak 115 data dari 23 sampel perusahaan yang digunakan sebagai objek Uji Normalitas Uji normalitas residual memiliki tujuan untuk mengetahui apakah nilai residual yang dihasilkan dari persamaan regresi yang telah dihasilkan berdistribusi normal atau Nilai yang dihasilkan lebih besar dari nilai signifikansi yang ditentukan yaitu 0,05 . ,195 > 0,. Disimpulkan bahwa residual data telah berdistribusi normal. Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas bertujuan untuk mengetahui apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel independen. Ketiga variabel independen memiliki nilai tolerance yang lebih besar dari 0,1 dan nilai VIF yang lebih kecil dari 10 sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat gejala multikolinearitas pada model regresi penelitian ini. Uji Heteroskedatisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Berdasilan hasil pengujian heteroskedastisitas memiliki nilai signifikan lebih besar dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat permasalahan dalam model regresi. Uji Autokorelasi Uji autokorelasi bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi linear terdapat korelasi antara residual pada periode t dengan residual pada periode t-1. Dalam penelitian ini, uji autokorelasi dilakukan dengan menggunakan uji run test. Nilai Asymp. Sig. -taile. 0,735 > 0,05. Dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi masalah autokorelasi pada model regresi penelitian ini. Analisis Regresi Linear Berganda Berdasarkan hasil pengujian analisis regresi linear berganda pada tabel 2 maka dapat diperoleh persamaan regresi berikut: Y = 4,007 Oe 0,181X1 0,701X2 2,084X3 u Keterangan: Y = Harga Saham = Konstanta 1-3 = Koefisien regresi masing-masing variabel independen X1-3= Current Ratio. Earning Per Share. Sales Growth c = Error Term Jurnal FinAcc Vol 8. No. Oktober 2023 ISSN 2988-5574 Tabel 2 Pengujian Regresi Linear Berganda Coefficientsa Unstandardized Coefficients Std. Error Model (Constan. LN CR LN EPS LN SG 4,007 -,181 ,701 2,084 ,552 ,144 ,084 ,770 Standardized Coefficients Beta -,106 ,721 ,202 7,261 -1,256 8,394 2,708 Sig. ,000 ,213 ,000 ,008 Dependent Variable: LN Harga Saham Sumber: Data Olahan, 2022 Persamaan regresi linear berganda tersebut memiliki nilai konstanta sebesar 4,007 yang artinya jika nilai variabel independen yaitu current ratio, earning per share, dan sales growth memiliki nilai sebesar nol, maka harga saham akan memiliki nilai positif sebesar 4,007. Nilai koefisien regresi current ratio memiliki nilai sebesar negatif 0,181 yang artinya apabila current ratio mengalami peningkatan sebesar satu satuan, maka harga saham akan mengalami penurunan sebesar 0,181 dengan asumsi variabel independen lainnya tidak mengalami perubahan. Nilai koefisien regresi earning per share memiliki nilai sebesar 0,701 yang artinya apabila earning per share memiliki nilai satu satuan, maka harga saham akan mengalami peningkatan sebesar 0,701 dengan asumsi variabel independen lainnya tidak mengalami perubahan. Nilai koefisien regresi sales growth memiliki nilai sebesar 2,084 yang artinya apabila sales growth memiliki nilai satu satuan, maka harga saham akan mengalami peningkatan sebesar 2,084 dengan asumsi variabel independen lainnya tidak mengalami perubahan. Analisis Koefisien Korelasi dan Determinasi Berdasarkan tabel 3 hasil pengujian koefisien korelasi menunjukkan nilai sebesar 0,773. Angka ini menunjukkan hubungan yang sedang antara variabel current ratio, earning per share, dan sales growth dengan harga saham. Koefisien korelasi yang bernilai positif menunjukkan adanya perubahan pada variabel tertentu yang diikuti dengan perubahan pada arah yang sama dengan variabel lainnya. Dapat dilihat koefisien Jurnal FinAcc Vol 8. No. Oktober 2023 ISSN 2988-5574 determinasi yaitu nilai adjusted R square sebesar 0,582 atau 58,20 persen. Berdasarkan nilai yang diperoleh menunjukkan kemampuan antara variabel current ratio, earning per share, dan sales growth dalam memberikan penjelasan perubahan terhadap variabel harga saham sebesar 58,20 persen sedangkan sisanya sebesar 41,80 persen dapat dijelaskan oleh variabel lain yang berada di luar penelitian ini. Tabel 3 Koefisien Korelasi dan Determinasi Model Summary Model ,773 R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate ,598 ,582 ,60713 Predictors: (Constan. LN SG. LN EPS. LN CR Sumber: Data Olahan , 2022 Uji F Tabel 4 Uji F ANOVAa Sum of Squares Model Regression Residual Total 41,096 27,646 68,742 Mean Square 13,699 ,369 Sig. 37,163 ,000b Dependent Variable: Ln_HG Predictors: (Constan. LN_SG. LN_EPS. LN_CR Sumber: Data Olahan , 2022 Berdasarkan hasil output uji F pada tabel 4 dapat diketahui bahwa hasil uji F menunjukkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,000. Nilai signifikansi pada hasil pengujian ini lebih kecil dari kententuan sebesar 0,05. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa model regresi current ratio, earning per share, dan sales growth terhadap harga saham merupakan model regresi yang layak untuk diuji. Uji t Current ratio memiliki nilai signifikansi sebesar 0,213 dengan koefisien regresi sebesar negatif 0,181. Nilai signifikansi current ratio lebih besar dari 0,05 . ,213 > 0,. , maka dapat disimpulkan bahwa H1 ditolak. Sehingga dapat dinyatakan bahwa variabel current ratio tidak berpengaruh terhadap harga saham. Jurnal FinAcc Vol 8. No. Oktober 2023 ISSN 2988-5574 Earning per share memiliki nilai signifikansi sebesar 0,000 dengan koefisien regresi sebesar positif 0,701. Nilai signifikansi earning per share lebih kecil dari 0,05 . ,000 < 0,. , maka dapat disimpulkan bahwa H2 diterima. Sehingga dapat dinyatakan bahwa variabel earning per share berpengaruh positif terhadap harga saham. Sales growth memiliki nilai signifikansi sebessar 0,008 dengan koefisien regresi sebesar positif 2,084. Nilai signifikansi sales growth lebih kecil dari 0,05 . ,008 < 0,. , maka dapat disimpulkan bahwa H3 diterima. Sehingga dapat dinyatakan bahwa variabel sales growth berpengaruh positif terhadap harga saham. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, berikut ini merupakan pembahasan pengaruh masing-masing variabel independen terhadap harga saham pada perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia. H1: Current ratio berpengaruh positif terhadap harga saham. Pengujian pada hipotesis pertama memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh current ratio terhadap harga saham. Berdasarkan hasil pengujian dari uji t didapatkan nilai signifikansi untuk variabel current ratio sebesar 0,213. Hal ini menyatakan bahwa nilai signifikansi lebih kecil dari tingkat kesalahaan yang ditetapkan yaitu sebesar 0,05 dengan koefisien regresi arah negatif sebesar 0,181 yang menunjukkan bahwa variabel current ratio tidak berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia. Hal ini menyatakan bahwa besar kecilnya nilai current ratio pada sebuah perusahaan tidak membuat harga saham perusahaan indeks LQ45 menjadi menurun ataupun meningkat. Current ratio kurang dijadikan tolak ukur dalam kualiatas atas saham suatu perusahaan tertentu sehingga tidak banyak digunakan investor. Hal ini terbukti dengan current ratio tidak memengaruhi harga saham penutupan setiap H2: Earning per share berpengaruh positif terhadap harga saham. Pengujian hipotesis kedua memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh earning per share terhadap harga saham. Berdasarkan hasil pengujian dari uji t didapatkan nilai signifikansi untuk variabel earning per share adalah sebesar 0,000. Hal ini menyatakan bahwa nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari 0,05 dengan arah koefisien regresi arah positif sebesar 0,701 yang menunjukkan bahwa variabel earning per share berpengaruh positif terhadap harga saham perusahaan indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia. Earning Jurnal FinAcc Vol 8. No. Oktober 2023 ISSN 2988-5574 per share yang semakin tinggi menandakan kemampuan perusahaan yang semakin baik dalam menghasilkan laba untuk perusahaan dan menyebabkan pembayaran deviden baik. Sehingga menyebabkan harga saham juga ikut meningkat. H3: Sales growth berpengaruh positif terhadap harga saham. Pengujian pada hipotesis ketiga memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh sales growth terhadap harga saham. Berdasarkan hasil pengujian dari uji t didapatkan nilai signifikansi untuk variabel sales growth adalah sebesar 0,008. Hal ini menyatakan bahwa nilai signifikansi tersebut lebih kecil daripada tingkat kesalahan yang ditetapkan yaitu sebesar 0,05 dengan koefisien regresi arah positif sebesar 2,084 yang menunjukkan bahwa variabel sales growth berpengaruh positif terhadap harga saham perusahaan indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia. Sales growth yang semakin tinggi menandakan kemampuan perusahaan yang semakin baik dalam memperoleh pendapatan dan laba Hal ini memberikan sentimen positif pada pasar modal. Investor lebih tertarik dengan perusahaan yang memiliki pendapatan dan laba perusahaan yang baik. PENUTUP Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan terhadap harga saham pada perusahaan indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia yang ditinjau dari dari tiga variabel current ratio, earning per share, dan sales growth maka dapat disimpulkan bahwa current ratio tidak berpengaruh terhadap harga saham, variabel earning per share dan sales growth berpengaruh positif terhadap harga saham. Jumlah sampel sebanyak 23 perusahan indeks LQ45, hendaknya dilakukan penelitian dengan sampel penelitian yang lebih Periode penelitian yang dilakukan hanya lima tahun yaitu tahun 2016 sampai 2020, hendaknya dilakukan dengan periode yang lebih panjang. Penelitian ini hanya menggunakan tiga variabel independen yang terdiri dari current ratio, earning per share, dan sales growth serta menggunakan satu variabel dependen yaitu harga saham. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambah periode penelitian, dapat memberikan hasil yang berbeda sehingga dapat melihat kecenderungan harga saham dalam jangka waktu yang cukup lama. Menambah atau mengganti variabel yang kemungkinan dapat mempengaruhi harga saham, sehingga penjelasan harga saham oleh variabel independen semakin kuat. Jurnal FinAcc Vol 8. No. Oktober 2023 ISSN 2988-5574 DAFTAR PUSTAKA