p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 Ae 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 5. No. Januari 2024 ANALISIS PENGARUH HARGA. PRODUK. DAN LOKASI TERHADAP KEPUTUSAN MAHASISWA MEMILIH S2 MAGISTER MANAJEMEN UNIVERSITAS BAKRIE DAN DAMPAK TERHADAP KEPUASAN Deden Jaelani Universitas Bakrie Received: 11 Oktober 2023 | Revised: 19 November 2023 | Accepted: 22 Desember 2023 | Published Online: 16 Januari 2024 ABSTRACT The aim of this research is to ascertain whether price, product, and location have a direct impact on satisfaction or whether studentAos decision-making functions as a mediating factor between these factors and studentAos satisfaction. The respondents were master studentAos at Bakrie University majoring in management. The findings of this study show that although product and location have a direct impact on studentAos satisfaction, price has little influence on The findings of this study also indicate that studentAos decision mediates the relationship between product and location and studentAos satisfaction compared to the relationship between price and studentAos satisfaction. However, the direct impact of product and location is much greater than the indirect impact. This potential arises from the fact that studentAos decisions are not appropriate mediators of how location and product influence studentAos Keywords: price, product, location, students decision, and satisfaction ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan apakah harga, produk, dan lokasi mempunyai dampak langsung terhadap kepuasan atau apakah keputusan mahasiswa berfungsi sebagai faktor mediasi antara faktorfaktor tersebut dan kepuasan mahasiswa. Respondennya adalah mahasiswa magister Universitas Bakrie yang mengambil jurusan manajemen. Temuan studi ini menunjukkan bahwa meskipun produk dan lokasi berdampak langsung terhadap kepuasan mahasiswa, namun harga tidak banyak berpengaruh terhadap hal tersebut. Temuan penelitian ini juga menunjukkan bahwa keputusan mahasiswa memediasi hubungan antara produk dan lokasi dan kepuasan mahasiswa dibandingkan hubungan antara harga dan kepuasan mahasiswa. Namun, dampak langsung dari produk dan lokasi jauh lebih besar dibandingkan dampak tidak langsungnya. Potensi ini muncul dari kenyataan bahwa keputusan mahasiswa bukanlah mediator yang tepat mengenai bagaimana lokasi dan produk mempengaruhi kepuasan mahasiswa. Kata-kata Kunci: harga, produk, lokasi, keputusan, dan kepuasan mahasiswa Korespondensi: Deden Jaelani. Universitas Bakrie. Jl. Rasuna Said Kav. C22. Jakarta. Email: djaelanimarzuki@gmail. p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 Ae 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 5. No. Januari 2024 PENDAHULUAN Pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dan strategis, terutama jika dipadukan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Bidang pendidikan tinggi mempunyai peranan penting dalam upaya mencerdaskan masyarakat dan berperan penting dalam membantu menyelesaikan permasalahan kualitas sumber daya manusia. Karena jumlah institusi pendidikan tinggi di Indonesia bertambah setiap tahunnya, akan terjadi persaingan sengit untuk menarik mahasiswa baru di sektor pendidikan tinggi. Universitas akan memanfaatkan kelebihan dan potensinya untuk memposisikan dirinya sebagai nilai jual yang kuat. Di sisi lain, perguruan tinggi yang tidak mampu dan tidak kompetitif akan berdampak pada banyaknya calon mahasiswa yang tidak mendaftar. Karena mahasiswa adalah investasi utama dalam pendidikan tinggi, proses pengambilan keputusan ketika memilih institusi sangatlah penting. Bauran pemasaran, yang mencakup produk, promosi, harga, dan distribusi, serta lingkungan sosial budaya, yang mencakup keluarga, sumber informasi non-komersial, kelas sosial, budaya, dan subkultur, semuanya berdampak pada keputusan. Kemudian lingkungan internal . aktor psikologi. meliputi pembelajaran, motivasi, sikap, persepsi, dan kepribadian (Schiffman dan Kanuk, 2. Penyedia layanan pendidikan tinggi menghadapi persaingan yang semakin ketat sebagai akibat dari tuntutan pelanggan dan calon konsumen terhadap fitur dan efektivitas layanan yang mereka Untuk dapat memberikan layanan pendidikan tinggi yang memenuhi harapan calon pelanggan, penyedia layanan pendidikan tinggi saat ini harus mampu menerapkan strategi pemasaran yang tepat. Peneliti sebelumnya melakukan pra survei terhadap 10 mahasiswa yang aktif mengikuti program Magister Manajemen Universitas Bakrie terkait faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mahasiswa memilih Magister Manajemen Universitas Bakrie. Responden diminta memilih tiga pilihan mengenai alasan mereka memilih S2 Magister Manajemen Universitas Bakrie dengan hasil didapatkan 5 responden memilih produk menjadi alasan utama diikuti harga dan lokasi sebagai pertimbangan memilih program S2 di Universitas Bakrie, inilah yang menjadi tolak ukur mahasiswa memilih suatu Universitas terlebih Universitas Bakrie harga yang ditawarkan juga lebih terjangkau ketimbang Universitas lainnya khususnya yang berlokasi di Jakarta Selatan yaitu Universitas Atmajaya dan Universitas Paramadina. Universitas Bakrie telah menyelenggarakan program sarjana sejak tahun 2013, dan pada tahun 2017 program Magister Manajemen pada universitas tersebut mendapatkan akreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 Ae 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 5. No. Januari 2024 harga, produk, dan lokasi mempengaruhi keputusan mahasiswa untuk mendaftar program magister manajemen Universitas Bakrie serta bagaimana keputusan tersebut mempengaruhi kepuasan mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah: . Harga secara langsung mempengaruhi kepuasan mahasiswa, . Produk berdampak langsung pada kepuasan mahasiswa, . Lokasi secara langsung mempengaruhi kepuasan mahasiswa, . Dampak harga terhadap kepuasan mahasiswa dimediasi oleh keputusan siswa, . Dampak produk terhadap kepuasan mahasiswa dimediasi oleh keputusan siswa, dan . Keputusan mahasiswa bertindak sebagai mediator antara lokasi dan kepuasan siswa. TINJAUAN PUSTAKA Kusumawati . menyatakan bahwa seluruh biaya yang dikeluarkan mahasiswa untuk menggunakan jasa pendidikan yang disediakan oleh suatu perguruan tinggi merupakan harga suatu jasa pendidikan. Mehboob dkk. menambahkan Semua pengeluaran ini mencakup biaya pendidikan, beasiswa, dan rencana pembayaran fleksibel, yang kesemuanya sering kali berkorelasi dengan kualitas penawaran Hurriyati . menyatakan bahwa di antara produk dan layanan yang diberikan kepada mahasiswa di perguruan tinggi adalah reputasi yang kuat dan pengajaran berkaliber tinggi, peluang karir yang menjanjikan setelah lulus, dan berbagai kemungkinan spesialisasi berdasarkan minat dan bakat. Kedudukan dan peluang perguruan tinggi, seperti kemampuannya menghasilkan lulusan yang menguasai bidangnya dan mudah mendapatkan pekerjaan. Menurut Putra . dengan judul penelitian Analisis Pengaruh Harga. Produk, dan Lokasi terhadap Keputusan Pemilihan Universitas Bakrie didapatkan hasil variabel harga dan lokasi secara simultan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pemilihan Universitas Bakrie. Mahsood Shah dan Chenicheri Sid Nair . menegaskan bahwa lokasi perguruan tinggi memiliki dampak yang signifikan terhadap preferensi siswa dan cara mereka mengambil keputusan. Kedekatan kampus, lokasi yang mudah diakses oleh transportasi umum, dan ketersediaan situs web, semuanya berkontribusi pada lokasi kampus virtual yakni kehadirannya melalui jaringan internet yang menarik mahasiswa karena menyediakan informasi tanpa mengharuskan mereka mengunjungi kampus secara fisik. Selain itu, menurut Drewes dan Michael . dengan judul penelitian How do Students Choose a University an Analysis of Aplications to Universitiesin Ontario Canada dengan hasil harga, lokasi, pelayanan dan fasilitas yang tersedia adalah faktor utama yang mempengaruhi siswa di dalam memilih perguruan tinggi. p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 Ae 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 5. No. Januari 2024 Kotler dan Philip . mengklaim bahwa perilaku konsumen yang didefinisikan sebagai cara orang atau organisasi memilih, membeli, dan memanfaatkan barang dan jasaAimerupakan dasar keputusan memilih Saat memilih universitas, mahasiswa melalui setidaknya lima tahap pengambilan keputusan yaitu kebutuhan dan motivasi, pengumpulan informasi, penilaian alternatif, pengambilan keputusan dan registrasi, dan evaluasi pasca pembelian. Berdasarkan penelitian The Impact of Facilities on Student Choice of University didapatkan hasil bahwa fasilitas berpengaruh signifikan pada keputusan siswa di dalam memilih perguruan tinggi (Matzdorf. Louise, dan Agahi, 2. Kotler dan Keller . mendefinisikan kepuasan sebagai pengalaman kepuasan atau ketidakpuasan seseorang yang diperoleh dari membandingkan harapan dan kinerja aktualnya. Kepuasan pelanggan, di sisi lain, adalah sentimen yang dialami ketika hasil memenuhi harapan (Kotler and Keller, 2012. Lovelock and Wirtz, 2. METODE Penelitian ini menggunakan metodologi studi kasus dengan pendekatan kuantitatif, dengan melakukan survei terhadap 80 mahasiswa Magister Manajemen Universitas Bakrie melalui penyebaran kuesioner. Hasil analisis kuesioner kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya dengan menggunakan SPSS. Menurut Sugiyono . , penelitian kuantitatif adalah metodologi penelitian yang berbasis positivis yang memenuhi kaidah ilmiah secara konkret atau empiris, obyektif, terukur, logis, dan metodis. Hal ini menjadikannya pendekatan saintifik. HASIL DAN PEMBAHASAN Data disajikan di sini untuk memberikan gambaran profil responden: Tabel 1. Karakteristik Responden Karakteristik Profil Responden Jenis Kelamin Usia Kategori Frekuensi Laki-laki 56,30 Perempuan 43,80 < 22 tahun 2,50 22-25 tahun 13,80 26-29 tahun 57,50 30-33 tahun 18,80 > 33 tahun 7,50 Sumber: Hasil Data Output SPSS . p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 Ae 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 5. No. Januari 2024 Berdasarkan Tabel 1. Setelah menganalisis karakteristik responden di atas, diketahui bahwa responden penelitian adalah laki-laki sebanyak 45 orang atau 56,30% dan perempuan sebanyak 35 orang atau 43,80%. Sedangkan umur dibawah 22 tahun sebanyak 2 orang atau 2,50%, umur 22-25 tahun sebanyak 11 orang atau 13,80%, umur 26-29 tahun sebanyak 46 orang atau 57,50%, 15 orang atau 18,80%, dan 6 orang atau 7,50%, berusia di atas 33 tahun. Setelah pengumpulan data, akan dilakukan uji instrumental dengan menggunakan uji validitas dan reliabilitas terhadap data, sehingga menghasilkan temuan sebagai berikut: Tabel 2. Uji Validitas Variabel Harga Produk Lokasi Keputusan Mahasiswa Kepuasan Nilai Nilai rtabel Sig . %) 0,891 0,2199 Valid 0,769 0,2199 Valid 0,889 0,2199 Valid 0,769 0,2199 Valid 0,848 0,2199 Valid 0,777 0,2199 Valid 0,805 0,2199 Valid 0,820 0,2199 Valid 0,832 0,2199 Valid 0,825 0,2199 Valid 0,916 0,2199 Valid 0,914 0,2199 Valid 0,871 0,2199 Valid 0,739 0,2199 Valid 0,784 0,2199 Valid 0,892 0,2199 Valid Nomor Pertanyaan Keterangan Sumber: Hasil Data Output SPSS . Mengingat rhitung lebih besar dari rtabel dan dianggap mampu mengukur variabel, maka dapat dilanjutkan dengan pengujian data tambahan berdasarkan Tabel 2. Uji Validitas di atas yang merupakan hasil pengolahan. Ditemukan dan disimpulkan bahwa seluruh instrumen pada setiap indikator mengenai variabel harga, produk, lokasi, keputusan mahasiswa, dan kepuasan telah dinyatakan valid. p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 Ae 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 5. No. Januari 2024 Tabel 3. Uji Reliabilitas Variabel Alpha Interpretasi Hasil Harga (X. 0,810 Sangat Tinggi Reliabel Produk (X. 0,716 Tinggi Reliabel Lokasi (X. 0,751 Tinggi Reliabel Keputusan Mahasiswa (Y. 0,861 Sangat Tinggi Reliabel Kepuasan (Y. 0,834 Sangat Tinggi Reliabel Sumber: Hasil Data Output SPSS . Harga, produk, lokasi, keputusan mahasiswa, dan kepuasan seluruhnya ditetapkan memiliki reliabilitas yang kuat, hal ini ditunjukkan dari hasil uji reliabilitas pada Tabel 3 yang menunjukkan total nilai CronbachAos Alpha masing-masing variabel lebih besar dari 0,6. Selanjutnya dilakukan uji korelasi terhadap masing-masing variabel berikut: harga (X. , produk (X. , lokasi (X. , kepuasan mahasiswa (Y. , dan keputusan mahasiswa (Y. Nilai koefisien korelasi ditampilkan sebagai berikut: Tabel 4. Korelasi Antar Variabel Harga Harga Keputusan Kepuasan Mahasiswa Mahasiswa 0,302 0,278 0,306 0,330 0,484 0,511 0,476 0,557 Produk Lokasi 0,132 Produk 0,132 Lokasi 0,302 0,330 0,278 0,484 0,476 0,306 0,511 0,557 Keputusan Mahasiswa Kepuasan Mahasiswa 0,641 0,641 Sumber: Hasil Data Output SPSS . Hasil perhitungan SPSS seperti yang telah dikatakan sebelumnya menunjukkan adanya hubungan yang substansial, positif, dan berbanding terbalik antar variabel. Dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,557 maka korelasi antara lokasi dengan kepuasan menduduki peringkat kedua, dengan korelasi antara keputusan mahasiswa dengan kepuasan mempunyai nilai korelasi tertinggi sebesar 0,641 yang menunjukkan hubungan paling kuat antara kedua variabel Selain itu, berikut tampilan nilai pengaruh secara keseluruhan: p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 Ae 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 5. No. Januari 2024 Tabel 5. Pengaruh Total Pengaruh Langsung Pengaruh Tidak Langsung Pengaruh Total Harga Kepuasan 0,008 0,005 0,013 Produk Kepuasan 0,226 0,136 0,362 Lokasi Kepuasan 0,277 0,119 0,396 0,375 0,375 Keputusan Kepuasan Harga Keputusan 0,135 0,135 Produk Keputusan 0,362 0,362 Lokasi Keputusan 0,316 0,316 Sumber: Hasil Data Output SPSS . Tabel di atas menunjukkan bahwa penetapan harga tidak berdampak, baik langsung maupun tidak langsung, terhadap kepuasan mahasiswa. Meskipun keduanya mempunyai dampak tidak langsung yang cukup besar terhadap kepuasan mahasiswa, dampak langsung produk dan lokasi terhadap kepuasan lebih Pengaruh total faktor harga, produk, dan lokasi terhadap kepuasan merupakan penjumlahan dari pengaruh langsung dan tidak langsungnya. Demikianlah penjelasan nilai R2: Tabel 6. Regresi Square Harga. Produk. Lokasi terhadap Kepuasan Mahasiswa Model R Square 0,603a 0,363 Adjusted Std. Error of R Square the Estimate 0,338 1,351 Predictors: (Constan. Lokasi (X. Harga (X. Produk (X. Sumber: Hasil Data Output SPSS . Berdasarkan tabel di atas, nilai R2 sebesar 0,363 yang menunjukkan bahwa 63,70% variasi kepuasan yang tidak dapat dijelaskan oleh harga, produk, atau lokasi. Tabel 7. Regresi Square Harga. Produk. Lokasi terhadap Kepuasan Mahasiswa melalui Keputusan Mahasiswa Model 0,733 R Square 0,537 Adjusted Std. Error of R Square the Estimate 0,513 1,326 Predictors: (Constan. Keputusan (Y. Harga (X. Produk (X. Lokasi (X. Sumber: Hasil Data Output SPSS . Berdasarkan tabel di atas, nilai R2 sebesar 0,537 menunjukkan bahwa 46,30% variasi kepuasan yang tidak dapat dijelaskan oleh faktor-faktor seperti lokasi, produk, atau harga kemungkinan disebabkan oleh keputusan mahasiswa. p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 Ae 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 5. No. Januari 2024 KESIMPULAN Kesimpulan analisis menunjukkan bahwa meskipun produk dan lokasi mempunyai dampak langsung terhadap kepuasan mahasiswa, harga tidak mempunyai pengaruh langsung terhadap kepuasan mahasiswa. Lebih lanjut, temuan analisis menunjukkan bahwa keputusan yang dibuat oleh mahasiswa mempunyai dampak tidak langsung terhadap lokasi dan produk terhadap kepuasan mahasiswa. Namun, dampak langsungnya jauh lebih besar dibandingkan dampak tidak langsungnya. Dapat dikatakan bahwa pilihan mahasiswa mungkin bukan yang terbaik atau bahwa mediator lain memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap seberapa besar suatu produk atau lokasi mempengaruhi kepuasan mahasiswa. Bagaimanapun, keputusan siswa sebagai mediator sebenarnya mengurangi pengaruh langsung variabel-variabel tersebut. DAFTAR PUSTAKA