JAMU: Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. No. Februari 2022, pp. Perbanyakan Tanaman Stek Bunga Kertas untuk Pemanfaatan Lahan Pekarangan di Era New Normal Multiplication of Paper Flower Cuttings for Utilization Yard in the New Normal Era Mohamad Rifai Jaenudin1. Bayu Rizky Pratama2 Program Studi Agribisnis. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Muhadi Setiabudi. Indonesia e-mail : 1m. rifaijaenudin@gmail. com, 2bayu_rizkypratama@yahoo. Abstrak Pandemi Covid-19 atau era new normal mengharuskan masyarakat untuk tetap berada di rumah saja dan membatasi aktivitas kegiatan di luar rumah mereka Untuk menghilangkan kejenuhan akibat banyak berdiam diri di rumah, khususnya masyarakat Desa Kedawung di saat Pandemi Covid-19 atau era new normal ini. Melihat permasalahan tersebut kami mahasiswa KKN UMUS melalui program kerja KKN ini diharapkan dapat menarik minat generasi muda dalam bidang pertanian serta mendorong dan memberi motivasi kepada masyarakat agar dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan mereka. salah satu kegiatan yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan lahan pekarangan rumah dengan perbanyakan tanaman bunga kertas ataupun tanaman lainya yang harapanya kedepan bunga kertas tersebut dapat sebagai penghias rumah ataupun di usahakan / dijual sebagai tanaman hias untuk mendapatkan tambahan penghasilan. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan dan pelatihan. Hasil yang dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat memahami dan mengerti tentang pemanfaatan lahan pekarangan mereka dengan tanaman bunga kertas yang akan dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka guna pemenuhan kejenuhan akibat pandemi Covid-19, agar rumah terlihat menarik yang dampaknya dapat menghilangkan jenuh dan stres ataupun untuk di jual sebagai penghasilan tambahan. Kata kunciAiBunga Kertas. Stek. Lahan Pekarangan. Covid-19 Abstract The Covid-19 pandemic or the new normal era requires people to stay at home and limit activities outside their homes. To eliminate boredom due to a lot of staying at home, especially the people of Kedawung Village during the Covid-19 Pandemic or this new normal era. Seeing these problems, we are students of KKN UMUS through the KKN work program, it is hoped that it can attract the interest of the younger generation in the field of agriculture and encourage and motivate the community to optimize the use of their yards. One of the activities that can be done is to utilize the yard of the house by propagation of paper flower plants or other plants which hopefully in the future these paper flowers can be used to decorate the house or be cultivated / sold as ornamental plants to get additional income. The implementation method used in this community service activity is counseling and training. The results achieved in this service activity are that the community understands and understands the use of their yard with paper flower plants which will be able to improve their abilities and skills to fulfill the saturation caused by the Covid-19 pandemic, so that the house looks attractive whose impact can eliminate boredom and stress or to sell as extra income. KeywordsAi Paper Flowers. Cuttings. Yard Land. Covid-19 Submitted: Januari 2022. Accepted: Februari 2022. Published: Februari 2022 ISSN 2746-6345 . edia onlin. ISSN 2746-6345 . edia onlin. PENDAHULUAN Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 di Indonesia bahkan di dunia adalah dengan meminta masyarakat untuk tetap berad di dalam Sedangkan pada masa pandemi Covid-19 yang sudah menuju ke era new normal seperti sekarang ini tingkat kecemasan masyarakat terhadap penyebaran virus ini semakin tinggi, sehingga banyak maysrakat yang takut untuk melakukan aktivitas di luar rumah. Masyarakat yang tadinya banyak melakukan aktivitas di luar rumah kini banyak menghabiskan waktunya di rumah saja, akhirnya mulai timbul rasa jenuh dan bosan. Sehingga melalui program kegiatan KKN ini mahasiswa dituntut untuk dapat memberikan solusi dalam menghadapi masalah KKN (Kuliah Kerja Nyat. sebagai salah satu kegiatan intrakurikuler yang ada di perguruan tinggi mengupayakan perannya agar mahasiswa pada semua program studi interdisipliner dapat mengembangkan keilmuannya dengan mengintegrasikan pengunaan teknologi dan informasi. Kegiatan KKN yang diusung oleh Universitas Muhadi Setiabudi kali ini berbeda dengan periode sebelumnya, karena saat ini dunia sedang diserang oleh wabah virus Covid-19. Oleh karena itu, kegiatan KKN yang diadakan oleh Universitas Muhadi Setiabudi untuk mematuhi peraturan dari pemerintah. KKN dilakukan secara daring dengan tetap mematuhi protokol ketika mahasiswa beriteraksi langsung dengan subjek penelitian pengabdian kepada maksyarakat ini. KKN juga dilakukan di masing-masing tempat tinggal mahasiwa berdasarkan domisilinya. Kebijakan ini dipilih agar tujuan utama KKN dapat tercapai melalui program kerja yang dilakukan mahasiswa di setiap daerahnya, selain itu KKN yang dilakukan oleh mahasiswa ini diharapkan dapat memberikan perubahan yang bermanfaat dan nyata yang dilaksanakan sesuai dengan bidang keilmuannya. Salah satu program kerja yang dilaksanakan adalah pemanfaatan lahan pekarangan rumah dengan perbanyakan tanaman bunga kertas pada warga desa Kedawung di masa pandemi Covid-19. Menurut Thesiwati . pemanfaatan lahan pekarangan di masa pandemi ini adalah cara alternatif untuk menyibukkan diri dari kejenuhan karena tidak dapat beraktifitas di area Pendapat ini mendukung penyataan dari Solihin dkk. bahwa fungsi dari pemanfaatan lahan pekarangan rumah adalah dapat menciptakan area sekeliling rumah yang hijau dan asri melalui tanaman hias ataupun apotek hidup. Perkembangan jenis tanaman hias di Indonesia pada umumnya memiliki prospek yang berkembang tiap tahunnya. Salah satunya perkembangan tanaman hias bunga kertas. Dengan adanya kegiatan ini harapannya program kerja ini dapat memberikan banyak manfaat serta perubahan bagi masyarakat desa Kedawung dalam hal terkait dengan pemanfaatan lahan pekarangan dan kedepanya dapat di jadikan sebagai sumber penapatan dengan menjual tanaman hias yang salah satunya adalah bunga kertas. Harapan akan hasil dan manfaat pengabdian kepada masyarakat. METODE PELAKSANAAN Pandemi membuat sebagian masyarakat mulai merasa jenuh melakukan aktivitas di dalam Untuk mengisi kejenuhan tersebut, salah satu solusi yang ditawarkan oleh mahasiswa KKN Universitas Muhadi Setiabudi adalah dengan memanfaatkan lahan terbuka di pekarangan rumah-rumah warga. Pemanfaatan lahan pekarangan rumah dapat digunakan sebagai solusi alternatif untuk membantu perekonomian keluarga, seperti usaha pembudidayaan tanaman bunga kertas dengan cara stek. Bunga kertas atau yang biasa disebut Bougenville adalah jenis dari tanaman hortikultur nonpangan atau florikultur. Hortikultura adalah bidang keilmuan yang mengkaji tentang tanaman hias yang dapat dibudidayakan dengan cara distek baik daunnya, batang, ataupun bunganya (Pitaloka, 2. Bougenville atau bunga kertas adalah bunga asli dari Amerika Latin yang ditemukan oleh Antonie de Bougainveille. Jenis bunga ini ditemukan pada tahun 1769-1776 di Brazil. Bunga kertas termasuk kedalam jenis tanaman hias yang memiliki beberapa jenis. Jenis yang Perbanyakan Tanaman Stek Bunga Kertas untuk Pemanfaatan Lahan Pekarangan di Era New Normal (Mohamad Rifai Jaenudin1. Bayu Rizky Pratama. ISSN 2746-6345 . edia onlin. paling banyak diminati adalah bougenvilia spectabilis dan bougenvillia glabra. Total keseluruhanya terdapat 13 jenis bunga kertas dari berbagai manca negara. Biasaya tanaman ini digunakan untuk menghias taman ataupun halaman rumah yang diramoatkan ke pagar atau dibentuk menjadi bonsai. Bunga kertas ini adalah bunya yang dapat tumbuh di tempat yang kurang subur atau cederung kering (Charlis & Nugraha, 2. Kegiatan sosialisasi tentang pemanfaatan lahan pekarangan untuk perbanyakan tanaman bunga kertas pada warga Desa Kedawung di masa pandemic Covid-19 ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 September 2021 mulai dari pukul 13. 00 s/d 14. 00 WIB. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan secara luring dengan membatasi peserta karena masih dalam suasana pandemic Covid-19. Sasaran dalam kegiatan sosialisasi ini adalah para pemuda Desa Kedawung, hal ini bertujuan supaya menarik minat generasi muda dalam bidang pertanian khususnya dalam perbanyakan bunga kertas ini. Metode yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi ini adalah penyuluhan dan pelatihan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa keingintahuan para pemuda dengan perbanyakan bunga kertas ini dan kedepanya dapat dijadikan usaha penjualan tanaman hias yang salah satunya adalah bunga kertas. Sehingga diharapkan mereka akan mempraktekkan ilmu yang didapatkan dalam pelatihan yang telah HASIL DAN PEMBAHASAN Penyuluhan Penyuluhan merupakan cara yang efektif digunakan untuk menyampaikan informasi atau pesan dengan tujuan tertentu (Gaib dkk. , 2. Dalam program pengabdian kepada masyarakat ini, penyuluhan dilakukan kepada penduduk di desa Kedawung. Sasarannya adalah ibu rumah tangga dengan medote penyuluhan secara langsung. Berikut adalah penyuluhan yang kami lakukan terkait program kerja KKN ini adalah sebagai berikut. Sosialisasi Tentang Perbanyakan Bunga Kertas Sebelum kegiatan dilaksanakan Mahasiswa KKN Universitas Muhadi Setiabudi melaksanakan sosialisasi terlebih dahulu, yaitu menjelaskan materi tentang perbanyakan bunga kertas. Tujuan dari kegiatan ini adalah supaya para peserta bisa mengetahui teori tentang perbanyakan bunga kertas sebagai penghias rumah sendiri maupun di komersialkan untuk di jual. Pelatihan Wahyuningsih . menyatakan bahwa pelatihan adalah sebuah rangkaian aktivitas yang dapat dilakukan secara individu ataupun kelompok dengan melibatkan tenaga profesional Pelatihan pemanfaatan lahan pekarangan rumah ini didampingi oleh saya sendiri selaku pelaksana program kerja kegiatan KKN ini. Berikut adalah pelatihan yang dilakukan terkait program kerja KKN ini adalah sebagai berikut. Cara perbanyakan bunga kertas Alat dan Bahan yang dibutuhkan. Parang . Gergaji . Tali Rafia . Polybag . Bambu . Plastik 2 meter . Batang Bunga Kertas . Media Tanam (Cocopeat. Tanah. Arang Sekam. Pupuk Kompo. JAMU: Jurnal Abdi Masyarakat UMUS: 180 Ae 185 ISSN 2746-6345 . edia onlin. Adapun cara yang digunakan dalam perbanyakan bunga kertas adalah sebagai berikut. Siapkan alat dan bahan. Kemudian buatlah rumah sungkup yang terbuat dari plastik dengan potong dan belah belah bambu menjadi 11dengan panjang 1 meter atau di sesuaikan dengan panjang plastik yang akan di gunakan sebagai sungkupnya kemudian tutup dengan plastik,rumah sungkup ini berfungsi untuk mengurangi penguapan pada batang bunga kertas dan mempercepat pertumbuhan tunas baru. Masukan media tanam ke dalam polybag, . Batang bunga kertas yang di potong 25-30 cm atau sesuai kebutuhan. Tanam batang bunga kertas ke polybag. Setelah itu masukan polybag kedalam sungkup kemudian siram polybag yang ada batang bunga kertas tersbut sampai basah. Jika sudah semua, maka tutup rumah sungkup sampai rapat dan pingiran plastik bawah tutup dengan tanah agar kedap udara. Setelah menginjak 1 minggu mulai tumbuh tunas . udah trubu. dan jika tunas muda sudah mulai agak besar sekitar umur 2 minggu amati apakah media dalam polybag kering atau masih basah jika sudah kering maka lakukan penyiraman kembali , dan di umur 3 minggu jika di rasa tunas baru sudah besar maka buka setengah plastik rumah sungkup agar tunas muda mulai beradaptasi dengan suhu lingkungan sekitar dan setelah beberapa hari tunas muda sudah beradaptasi bisa dilakukan sambung pucuk dengan bunga kertas yang warnanya sesuai dengan yang diinginkan ataupun di biarkan sesuai dengan warna bunga aslinya sambil di lakukan Media tanam yang digunakan dalam polybag adalah dengan mencampurkan tiga bahan yaitu, tanah, arang sekam dan pupuk kompos. Hasil Yang Dicapai Pertemuan dengan Karang Taruna dan Masyarakat Desa Kedawung Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes berjalan sangat baik. Kami disambut baik oleh warga yang mengikuti kegiatan ini. Kegiatan pengabdian dilaksakana pada siang hari, kegiatan pertama yang dilakukan adalah penyuluhan tentang perbanyakan bunga kertas. Materi yang diberikan adalah pemanfaatan lahan pekarangan, cara perbanyakan bunga kertas. Kegiatan tersebut berlangsung selama kurang lebih 30 menit. Kegiatan selanjutnya yaitu kegiatan pelatihan, para warga yang hadir ikut mempraktekkan cara perbanyakan bunga kertas. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 30 menit. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan diskusi. Dalam kegiatan diskusi banyak masyarakat yang turut aktif menanyakan tentang budidaya bunga kertas ini. Permasalahan yang umumnya dihadapi oleh warga adalah kebingungan warga tentang pengolahan lahan warga agar menjadi produktif dan dapat menghasilkan uang. Tingkat pemahaman warga desa Kedawung terhadap program penyuluhan ini tergolong sangat baik, mereka turut aktif bertanya dan mengemukakan saran-saran serta gagasan-gagasan atau pengetahuan yang mereka punya dalam perbanyakan stek tanaman bunga kertas ini. Peserta juga terlihat sangat serius dalam mengikuti kegiatan yang diadakan oleh mahasiswa KKN. Perbanyakan Tanaman Stek Bunga Kertas untuk Pemanfaatan Lahan Pekarangan di Era New Normal (Mohamad Rifai Jaenudin1. Bayu Rizky Pratama. ISSN 2746-6345 . edia onlin. KESIMPULAN Dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan, maka dapat disimpulkan, bahwa: Kegiatan sosialisasi tentang pemanfaatan lahan pekarangan untuk perbanyakan bunga kertas di masa pandemi covid-19 ini berjalan dengan lancar. Dengan adanya kegiatan ini, warga desa Kedawung kecamatan Tanjung dapat memperoleh ilmu pengetahuan dan keterampilan tentang perbayakan tanaman stek bunga kertas. Warga juga menjadi sadar akan pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan serta mengetahui tentang cara perbanyakan bunga kertas yang dapatmemperindah lingkungan rumah dan menambah penghasilan keluarga. Melalui kegiatan pengabdian ini dapat dijadikan sebagai alternatif solusi untuk menghadapi kejenuhan selama pandemi pandemi Covid-19 berlangsung. UCAPAN TERIMAKASIH Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tidak akan berjalan sesuai apa yang diharapkan tanpa dorongan dari berbagai pihak. Untuk itu mahasiswa ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada : Ibu Hj. Toiroh, selaku Kepala Desa Kedawung yang telah memberikan izin serta dukungan dalam pelaksanaan kegiatan. LPPM Universitas Muhadi Setiabudi yang telah memberikan izin untuk melaksanakan kegiatan di masyarakat. Ibu Novi Yuliyanti. Pd. selaku Dosen Pembimbing Laporan. Bapak Bayu Rizky Pratama. Pd. Sc. selaku Dosen Pembimbing dalam pembuatan Masyarakat Desa Kedawung yang telah hadir dalam pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian ini. DAFTAR PUSTAKA