Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat p-ISSN: 2797-9407, e-ISSN: 2797-9423 Volume 5, nomor 3, 2025, hal. Doi: https://doi. org/10. 53299/bajpm. Pemberian Therapy Therapeutik untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa dan Pelatihan Administrasi bagi Karyawan Binaan PCIA dan PCIM Malaysia Rantih Fadhlya Adri. Erpidawati*. Elsi Susanti. Silvia Adi Putri. Iffa Setiana. Legabina Azkia Prodi D-i Administrasi Rumah Sakit. Fakultas Kesehatan. Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Kota Padang. Indonesia *Coresponding Author: erpidawati821@gmail. Dikirim: 30-07-2025. Direvisi: 09-08-2025. Diterima: 10-08-2025 Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui terapi terapeutik dan memberikan pelatihan administrasi bagi karyawan PCIA Malaysia. Terapi terapeutik yang diberikan melibatkan pendekatan psikologis seperti terapi perilaku kognitif (CBT), konseling motivasional, dan latihan relaksasi untuk membantu siswa mengatasi hambatan psikologis dan meningkatkan motivasi belajar mereka. Sementara itu, pelatihan administrasi bagi karyawan fokus pada peningkatan keterampilan teknis, seperti penggunaan perangkat lunak administrasi dan pengelolaan waktu yang efisien. Kegiatan ini diikuti oleh 30 siswa binaan pada sesi terapi terapeutik dan 10 karyawan binaan pada sesi pelatihan administrasi, yang seluruhnya merupakan bagian dari komunitas PCIA dan PCIM Malaysia. Pelaksanaan kegiatan bertempat di Aula Serbaguna PCIA Malaysia pada tanggal 03Ae04 Oktober 2024, dengan jadwal terpisah antara sesi siswa dan sesi karyawan agar proses pembelajaran lebih fokus. Metode evaluasi yang digunakan mencakup pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan serta keterampilan, observasi langsung terhadap partisipasi peserta, dan kuesioner kepuasan guna mengetahui tingkat keberterimaan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terapi terapeutik berhasil meningkatkan motivasi belajar siswa, sedangkan pelatihan administrasi membantu karyawan dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja mereka. Meskipun ada tantangan dalam pelaksanaan, seperti keterbatasan waktu dan kesulitan dalam mengimplementasikan teknik yang diajarkan, kegiatan ini berhasil memberikan dampak positif bagi kedua kelompok sasaran. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya pendekatan yang holistik dan relevansi pelatihan dengan kebutuhan nyata masyarakat untuk mencapai perubahan yang signifikan. Kata kunci: terapi terapeutik. motivasi belajar. pelatihan administrasi. PCIA Malaysia Abstract:Abstract This community service activity aims to improve students' learning motivation through therapeutic therapy and provide administrative training for PCIA Malaysia employees. Therapeutic therapy provided involves psychological approaches such as cognitive behavioral therapy (CBT), motivational counseling, and relaxation exercises to help students overcome psychological barriers and improve their learning motivation. Meanwhile, administrative training for employees focuses on improving technical skills, such as the use of administrative software and efficient time management. The results of the activity showed that therapeutic therapy successfully improved students' learning motivation, while administrative training helped employees improve their work efficiency and Although there were challenges in implementation, such as time constraints and difficulties in implementing the techniques taught, this activity succeeded in providing positive impacts for both target groups. This activity shows the importance of a holistic approach and the relevance of training to the real needs of the community to achieve significant change. Keywords: therapeutic therapy: learning motivation: administrative training. PCIA Malaysia @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Adri dkk. Pemberian Therapy Therapeutik untuk Meningkatkan Motivasi Belajar SiswaA PENDAHULUAN Berdasarkan perjanjian Internasional antara Universitas Muhammadiyah dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan Pimpinan Cabang Istimewah Aisyiyah (PCIA) Malaysia menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di sanggar kegiatan belajar Pada hari Kamis tanggal 03-04 Oktober 2024. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dilaksanakan oleh sejumlah dosen di Program Studi Di Administrasi Rumah Sakit Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat yang diketuai oleh Rantih Fadlya Adri, kegiatan pengabdian ini juga dihadiri oleh pengelola PCIA Malaysia serta diikuti oleh semua siswa di sanggar belajar malaysai binaan PCIA. Adapun tujuan pengabdian ini memberikan terapi bermain dalam rangka meningkatkan motivasi belajar siswa, permainan yang diberikan sangat memberikan warna dan motivasi dalam pelaskanaan pembelajaran. kegiatan pengabdian diawali dengan pembukaan dan berbicang-bincang dengan kepala sekolah yang mengelola sangar belajar ibu Mimin, setelah berbicang proses pengabdian dilaksanakan dengan perkenalan masing-masing tim pengabdian kepada siswa yang ada. Sebelum kegiatan permainan dilaksanakan terlebih dalu pembuka kelas diberika Ice Breking sehingga dapat memancing semangat siswa untuk belajar konsentrasi (Aliyyah, 2020. Aslamiyah & Nurtamam. Urgensi kegiatan Pemberian Terapi Terapeutik untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa dan Pelatihan Administrasi bagi Karyawan Binaan PCIA dan PCIM Malaysia terletak pada kebutuhan strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan PCIA dan PCIM, baik pada aspek pendidikan siswa maupun kompetensi kerja karyawan. Bagi siswa, rendahnya motivasi belajar dapat berdampak langsung pada prestasi akademik dan perkembangan potensi diri, sehingga diperlukan intervensi yang tepat melalui pendekatan terapeutik yang mampu menumbuhkan rasa percaya diri, fokus, serta semangat untuk meraih prestasi (Anugrah, 2025. Arum & Hanif, 2. Sementara itu, bagi karyawan, keterampilan administrasi yang lemah dapat menghambat efektivitas dan efisiensi operasional organisasi, sehingga dibutuhkan pelatihan yang sistematis untuk membekali mereka dengan kemampuan pengelolaan dokumen, komunikasi profesional, manajemen waktu, dan penggunaan teknologi perkantoran. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan terapi terapeutik bagi siswa di PCIA dan PCIM yang ada di sekolah dan memberikan pembinaan bagi karyawan dalam rangka meningkatkan motivasi kerja. METODE PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan ini diikuti oleh 30 siswa binaan pada sesi terapi terapeutik dan 10 karyawan binaan pada sesi pelatihan administrasi, yang seluruhnya merupakan bagian dari komunitas PCIA dan PCIM Malaysia. Pelaksanaan kegiatan bertempat di Aula Serbaguna PCIA Malaysia pada tanggal 03Ae04 Oktober 2024, dengan jadwal terpisah antara sesi siswa dan sesi karyawan agar proses pembelajaran lebih fokus. Metode evaluasi yang digunakan mencakup pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan serta keterampilan, observasi langsung terhadap partisipasi peserta, dan kuesioner kepuasan guna mengetahui tingkat keberterimaan program @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Adri dkk. Pemberian Therapy Therapeutik untuk Meningkatkan Motivasi Belajar SiswaA Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam dua tahap utama. Pertama, untuk terapi terapeutik yang ditujukan untuk siswa, langkah awal yang diambil adalah melakukan identifikasi masalah dengan melakukan wawancara bersama siswa dan guru untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar mereka. Setelah itu, terapi dilakukan dengan pendekatan psikologis, seperti terapi perilaku kognitif (CBT), konseling motivasional, dan latihan relaksasi yang bertujuan untuk membantu siswa mengelola stres, meningkatkan fokus, serta membangun rasa percaya diri mereka dalam belajar. Terapi ini juga mencakup teknik-teknik untuk mengatur waktu belajar yang lebih efektif. Setelah sesi terapi, dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap perubahan motivasi belajar siswa dengan menggunakan kuisioner serta pengamatan langsung oleh guru untuk menilai dampak dari terapi yang diberikan. Kedua, untuk pelatihan administrasi bagi karyawan di PCIA Malaysia, pelaksanaan dimulai dengan identifikasi kebutuhan melalui wawancara untuk memahami kesulitan yang dihadapi karyawan dalam menjalankan tugas administrasi mereka, baik dalam keterampilan teknis maupun manajerial (Novelty, 2. Berdasarkan kebutuhan yang teridentifikasi, dilakukan pelatihan praktis yang mencakup penggunaan perangkat lunak administrasi seperti Microsoft Office. Google Workspace, serta teknik pengelolaan waktu yang efisien dan keterampilan komunikasi dalam konteks pekerjaan administrasi (Erpidawati & Novelti, 2. Setelah pelatihan selesai, dilakukan evaluasi keterampilan melalui ujian untuk mengukur sejauh mana karyawan menguasai materi yang telah diajarkan dan melihat apakah pelatihan tersebut meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja mereka. IMPLEMENTASI KEGIATAN DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan yang terstruktur dan sistematis untuk memastikan tujuan dari setiap program dapat tercapai dengan baik. Untuk terapi terapeutik, tim pengabdian dimulai dengan melakukan identifikasi masalah yang dihadapi oleh siswa melalui wawancara dengan siswa dan guru di sekolah. Proses ini penting untuk mengetahui permasalahan yang menghambat motivasi belajar siswa, baik itu faktor psikologis maupun lingkungan. Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, tim pengabdian kemudian merancang sesi terapi yang melibatkan teknik-teknik terapi perilaku kognitif (CBT) yang fokus pada perubahan pola pikir negatif, serta konseling motivasional untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa (Patiung, 2017. Andriani et al. , 2. Kegiatan Pemberian Terapi Terapeutik untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa dan Pelatihan Administrasi bagi Karyawan Binaan PCIA dan PCIM Malaysia dilaksanakan sebagai upaya terpadu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan PCIA dan PCIM. Program terapi terapeutik difokuskan pada siswa binaan, dengan pendekatan observasi awal, teknik relaksasi, motivational interviewing, permainan edukatif, serta pendampingan belajar yang terstruktur, sehingga siswa mampu meningkatkan motivasi, konsentrasi, dan rasa percaya diri dalam proses belajar. Kegiatan permainan yang diberikan kepada 35 orang siswa, yang dibagi menjadi 4 kelompok, permainan pertama dengan judul in dan out siswa diminta untuk membuat lingkaran, dimana satu siswa diminta untuk menangkap bola dan peserta yang lain diminta untuk jengkok, peserta yang tidak jongkok berarti harus keluar dari barisan, siswa yang terakhir yang paling konsentrasi akan mendapatkan @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Adri dkk. Pemberian Therapy Therapeutik untuk Meningkatkan Motivasi Belajar SiswaA hadiah yang diberikan oleh tim Pengabdian dosen dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Selain itu, pelatihan administrasi juga sangat penting bagi karyawan yang bekerja di berbagai lembaga, terutama bagi mereka yang baru memasuki dunia kerja atau yang perlu meningkatkan keterampilan administrasi untuk menunjang kinerja mereka. Pemberian pelatihan administrasi bagi karyawan di PCIA Malaysia bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kerja dan membantu mereka dalam menjalankan tugas sehari-hari dengan lebih efektif dan profesional. Selain itu, latihan relaksasi seperti teknik pernapasan dan meditasi juga diterapkan untuk membantu siswa mengelola stres dan kecemasan yang sering muncul selama proses belajar. Setiap sesi terapi dilakukan dalam kelompok kecil, sehingga siswa dapat lebih terbuka dalam berbagi masalah dan merasakan manfaat secara langsung Gambar 1. Permainan In Out dan Selanjutnya Pemberian Motivasi Belajar dapat dilihat pada aktivitas yang dilaksanakan pada gambar di bawah ini: Tim pengabdian melanjutkan kegiatan terapi bermain dalam rangka meningkatkan motivasi belajar siswa. Kegiatan pengabdian yang dilakukan disambut hangat oleh guru dan begitu juga dengan siswa menurut guru kegiatan ini sangat menghangatkan dan menceriakan sehingga siswa semakin termotivasi untuk belajar. Gambar 2. Pemberian Motivasi Belajar @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Adri dkk. Pemberian Therapy Therapeutik untuk Meningkatkan Motivasi Belajar SiswaA Kegiatan di sesi kedua melaksanakan permaianan tangan dan kaki, di dalam permainan ini peserta diminta untuk mencapai garus finis dengan melompat sesuai dengan gambar yang disediakan oleh tim pengabdian masyarakat, sebelum permainan dimulai masing-masing tim memberikan contoh sebelum permainan dimulai, bagi peserta yang tidak bisa menempatkan kiki maupun tangan maka peserta gugur. Setelah diberikan arahan permainan dimulai, di sesi kedua ini pemberian motivasi dalam belajar dibagi menjadi 4 kelompok dan yang menang dari 4 kelompok tersebut yang paling cepat mencapai garis finis itulah yang menjadi pemenang dan diberikan hadiah oleh tim dosen yang melaksanakan pengabdian masyarakat Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa pendekatan yang holistik dan terintegrasi dapat memberikan dampak positif bagi kedua kelompok sasaran, yaitu siswa dan karyawan. Dokumentasi Kegiatan Gambar 3. Melatih Konsentrasi Permainan tangan dan kaki Dari sisi terapi terapeutik, hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar pada sebagian besar siswa yang mengikuti sesi terapi. Siswa menjadi lebih percaya diri dan dapat mengelola stres dengan lebih baik. Teknikteknik yang diajarkan dalam terapi juga membantu mereka dalam mengatur waktu belajar dan meningkatkan konsentrasi (Listiani et al. , 2. Hal ini membuktikan bahwa terapi terapeutik dapat menjadi solusi efektif dalam membantu siswa mengatasi hambatan psikologis yang mengganggu motivasi belajar mereka (Mustaqim, 2. , (Hutama et al. , 2. Pelatihan administrasi bagi karyawan diawali dengan pemetaan kompetensi awal, kemudian penyampaian materi inti mencakup tata kelola administrasi, sistem pengarsipan manual dan digital, teknik komunikasi profesional, manajemen waktu, serta penguasaan aplikasi perkantoran. Metode yang digunakan memadukan presentasi interaktif, diskusi kelompok, simulasi pembuatan dokumen, studi kasus nyata, hingga praktik lapangan yang langsung mengasah keterampilan peserta sesuai standar kerja organisasi. Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan evaluasi, penilaian keterampilan, dan pemberian sertifikat bagi peserta yang memenuhi kriteria Dengan implementasi yang menyeluruh ini, diharapkan terbentuk siswa yang lebih termotivasi dan percaya diri dalam belajar, serta karyawan yang memiliki keterampilan administrasi yang terstruktur, efektif, dan siap diterapkan untuk mendukung kinerja PCIA dan PCIM Malaysia secara optimal. Pelatihan administrasi bagi karyawan PCIA Malaysia juga memberikan dampak yang signifikan. Setelah mengikuti pelatihan, sebagian besar karyawan @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Adri dkk. Pemberian Therapy Therapeutik untuk Meningkatkan Motivasi Belajar SiswaA melaporkan peningkatan dalam efisiensi kerja dan keterampilan administrasi mereka. Kemampuan dalam mengelola waktu dan menggunakan perangkat lunak administrasi dengan baik sangat membantu karyawan dalam menyelesaikan tugastugas mereka dengan lebih cepat dan tepat (Abdussalaam et al. , 2. Selain itu, mereka juga merasa lebih percaya diri dalam menjalankan tugas yang berkaitan dengan komunikasi dan pengorganisasian pekerjaan. Hal ini membuktikan bahwa pelatihan yang relevan dengan kebutuhan karyawan sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan teknis dan non-teknis mereka di lingkungan kerja. Gambar 4. Tim Pengabdian Masyrakat Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan waktu dan kondisi siswa yang tidak selalu dapat mengikuti terapi secara Beberapa siswa juga menunjukkan resistensi awal terhadap perubahan pola pikir dan pendekatan terapi yang baru. Oleh karena itu, dibutuhkan pendampingan lebih lanjut untuk memastikan efektivitas terapi ini. Di sisi lain, meskipun pelatihan administrasi berjalan dengan baik, beberapa karyawan masih menghadapi kesulitan dalam mengimplementasikan teknik-teknik yang diajarkan, terutama terkait penggunaan perangkat lunak yang lebih kompleks. Diperlukan pelatihan lanjutan dan pendampingan untuk memastikan keterampilan yang dipelajari dapat diterapkan secara optimal di tempat kerja Pelatihan administrasi diperuntukkan bagi karyawan binaan melalui penyampaian materi tata kelola administrasi, pengelolaan dokumen, teknik komunikasi efektif, manajemen waktu, dan penggunaan aplikasi perkantoran (Nugraha et al. , 2018. Bashori et al. , 2. Metode yang digunakan mencakup presentasi, diskusi interaktif, simulasi pembuatan dokumen, dan studi kasus. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat ini telah memberikan kontribusi yang berarti bagi kedua kelompok sasaran dan menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, baik dalam terapi maupun pelatihan keterampilan, dapat terjadi perubahan positif yang berdampak langsung pada motivasi belajar siswa dan kinerja administrasi karyawan. KESIMPULAN Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dan keterampilan administrasi karyawan di bawah binaan PCIA Malaysia. Melalui pemberian terapi terapeutik, siswa dapat mengatasi hambatan psikologis yang mengurangi motivasi mereka, sehingga mereka menjadi lebih percaya diri, fokus, dan termotivasi untuk belajar. Di sisi lain, @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Adri dkk. Pemberian Therapy Therapeutik untuk Meningkatkan Motivasi Belajar SiswaA pelatihan administrasi yang diberikan kepada karyawan membantu mereka meningkatkan keterampilan teknis, seperti penggunaan perangkat lunak administrasi dan pengelolaan waktu, yang berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan efektivitas pekerjaan mereka. Meskipun terdapat beberapa tantangan dalam implementasi, seperti keterbatasan waktu dan kesulitan dalam mengaplikasikan teknik yang diajarkan, hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat dan pendampingan yang berkelanjutan, perubahan positif dapat dicapai. Secara keseluruhan, kegiatan ini dapat dijadikan model bagi pengabdian masyarakat di masa depan, dengan fokus pada pemberian solusi praktis yang sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat lebih fokus dan bersemangat dalam belajar, sedangkan karyawan mampu menjalankan tugas administrasi dengan lebih terstruktur, efisien, dan profesional, sehingga memberikan dampak positif bagi kinerja organisasi secara. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terimakasih kami sampaikan Kepada Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat dan Khusus Fakultas Kesehatan yang telah memfasilitasi kami dalam pelaskanaan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan di PCIA Malaysia dan begitu juga PCIA dan PCIM Malaysia serta siswa dan guru yang telah memfasilitasi kami dalam pelaskanaan pengabdian masyarakat ini. DAFTAR PUSTAKA