Proceedings Series on Physical & Formal Sciences. Volume 5 Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan ISSN: 2808-7046 Analisis Bibliometrik Tren Riset Bidang Resolusi Konflik Usaha Pertanian dan Perikanan dalam Mewujudkan Pembangunan yang Berkelanjutan di Era Disruptif Sawitania Christiany Situmorang1. Taufik Budhi Pramono2. Januar Arfin Ruslan3. Dira Asri Pramita4 Fakultas Pertanian. Universitas Jenderal Soedirman Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Jenderal Soedirman Fakultas Pertanian. Universitas Siliwangi Fakultas Pertanian. Universitas Timor ARTICLE INFO ABSTRACT Article history: Bibliometerik merupakan analisis pemetaan tren riset penelitian yang bertujuan untuk mengetahui trend riset resolusi konflik bidang pertanian dan perikanan dalam menghadapi tantangan pencapaian 17 poin agenda pembangunan yang berkelanjutan. Riset dilakukan pada bulan Maret-April 2023 menggunakan bantuan alat analisis Publish or Perish. Zotero, dan Vos Viewer. Data yang digunakan ialah publikasi internasional . copus dan google schola. sepanjang tahun 2012-2022. Data yang berhasil dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kualitatif berdasarkan jumlah dan kata kunci yang telah ditentukan. Untuk menghindari terjadinya bias pada data dilakukan Refinement Of The Search Results dan Threshold Hasil riset menunjukkan bahwa jumlah publikasi mengalami peningkatan secara fluktuatif dan terbanyak dipublikasikan pada tahun Hasil visualisasi Vos Viewer menunjukkan bahwa peta perkembangan riset resolusi konflik pertanian dan perikanan terbagi menjadi 17 kluster yang terdiri dari 171 kata kunci, 67 kata kunci diantaranya berkaitan dengan bidang resolusi konflik pertanian dan perikanan dalam konteks pembangunan yang berkelanjutan. Adapun topik yang potensial dikembangkan adalah competence, mediation. IPV, local government. HRM, political settlement, inter-organizational knowledge, innovation, lower level authority, conflict resolution strategy, presence, cooperation, social attribute, dan conflict management strategy. DOI: 30595/pspfs. Submited: 05 Mei, 2023 Accepted: 21 Mei, 2023 Published: 04 Agustus, 2023 Keywords: Bibliometrik. Resolusi Konflik. Pertanian. Perikanan. Pembangunan Berkelanjutan This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Corresponding Author: Sawitania Christiany Situmorang Universitas Jenderal Soedirman Jl. Profesor DR. HR Boenyamin No. Dukuhbandong. Grendeng. Kec. Purwokerto Utara. Kabupaten Banyumas. Jawa Tengah 53122 Email: sawitania. christiany@unsoed. PENDAHULUAN Dinamika perkembangan global saat ini tidak dapat dipandang hanya dengan menggunakan satu sudut pandang/ perspektif. Hal ini disebabkan karena dunia telah memasuki Era Disruptif pasca terjadinya Revolusi Industri 4. 0 dan Society 5. Kata disruptif berkaitan erat dengan perubahan yang menggambarkan suatu kondisi dimana bisnis tidak lagi dapat dioperasikan dengan menggunakan cara-cara yang lama . usiness as usua. Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 (Surya dan Gassali 2014. Henriksson et al 2. melainkan harus senantiasa menyesuaikan dengan berbagai perubahan yang terjadi secara cepat dalam ekosistem bisnisnya. Hal ini disebabkan karena di era disruptif, terjadi akselerasi pertumbuhan teknologi dan inovasi yang bersifat massif. Masyarakat baik individu maupun kelompok diharapkan akses terhadap internet dan artificial intelligence . ecerdasan buata. serta mampu mendorong terjadinya perubahan perilaku, pada dirinya sendiri maupun kelompoknya, untuk bertransformasi dari kebiasaan yang semula bersifat konvensional . ow eficiency and mobilit. menuju digital based activity yang bersifat high eficiency and mobility (Lasmawan 2019 dan Maghfirah 2. Mulanya. Era Disrupsi hanya mempengaruhi aspek teknologi dan inovasi sehingga sering disebut dengan istilah disruptive technology atau disruptive innovation. Akan tetapi, saat ini, disrupsi telah mempengaruhi seluruh tatanan kehidupan manusia, tak terkecuali dunia usaha/ business ecosystem. Berdasarkan penjelasan tersebut, diketahui bahwa ada dua faktor yang menjadi kunci keberhasilan dalam menerapkan strategi bersaing di Era Disruptif yaitu adaptif dan kompetitif. Raharjo . menemukan adanya pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel kemampuan beradaptasi dan keunggulan Sumber Daya Manusia terhadap kinerja proses yang mempengaruhi kualitas produk. Hasil yang sama juga dikemukakan oleh Hidayatullah . yang menemukan adanya indirect impact antara kemampuan adaptasi terhadap kinerja bisnis melalui inovasi . eunggulan kompetiti. Apabila kondisi ini dapat terus dipertahankan. Era Disrupsi diharapkan dapat mendorong terciptanya pembangunan yang berkelanjutan dalam jangka panjang dan mempercepat tercapainya 17 tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goal. yang ditetapkan oleh PBB dalam agenda Millenium Development Goals (MDG. Salah satu contoh peran disrupsi dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan ialah disrupsi teknologi yang terjadi pada saat Pandemi Covid-19 sedang berlangsung beberapa tahun terakhir dimana melalui perangkat yang terhubung dengan internet, manusia dapat akses terhadap informasi yang dapat menjaga keselamatan jiwanya, melakukan pekerjaan dari jarak jauh, melacak kondisi terkini penyebaran Covid-19, serta berbelanja/ mengirimkan makanan kepada anggota keluarganya dengan menggunakan bantuan platform digital (Kasinathan et. Sebagai salah satu negara yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan agenda tersebut maka kualitas pembangunan dalam negeri di Indonesia perlu mendapatkan perhatian dan penanganan yang serius mengingat Indeks Inovasi Global Indonesia pada tahun 2022 masih berada di peringkat ke-75 meskipun mengalami peningkatan sebanyak sepuluh peringkat dari tahun 2020 (WIPO 2020. WIPO 2. Dari segi keunggulan kompetitif, pada tahun 2022. Indonesia mengalami penurunan peringkat dari peringkat ke-40 pada tahun 2020 menjadi peringkat ke-44 pada tahun 2022 (IMD 2. Potret menyeluruh pergerakan peringkat indeks kompetitif global 63 negara di dunia pada tahun 2020-2022 disajikan dalam Gambar 1. Gambar 1. Peringkat Indeks Kompetitif Global 63 Negara Dunia pada Tahun 2020-2022 Sumber: IMD 2022 Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 Era Disruptif tanpa disertai dengan kemampuan adaptasi dan keunggulan kompetitif akan menjadi ancaman bagi keberhasilan pembangunan Indonesia di masa mendatang. Hal ini tergambar jelas dalam fenomena banyaknya perusahaan start up yang bermunculan dan populer di kalangan penduduk usia muda di tanah air . hususnya di masa pandem. yang berkembang pesat dalam kurun waktu yang singkat. menumbangkan perusahaan incumbent yang merupakan pesaingnya. namun tidak memiliki fondasi yang kuat dan daya prediksi yang cukup baik untuk mempertahankan eksistensinya dalam jangka panjang. Akibatnya, perusahaan-perusahaan start up dengan karakter seperti ini masih akan tetap eksis ditengah masyarakat namun rentan terhadap gejolak ekonomi . conomic shoc. dan harus melakukan restrukturisasi/ perampingan organisasi berulang guna menjaga efisiensi, stabilitas, dan kesehatan keuangan perusahaannya. Apabila pegawai yang dirumahkan tersebut tidak memiliki dana cadangan dan kemampuan yang cukup untuk menyambung kehidupannya, maka fenomena ini berpotensi menciptakan konflik manifest akibat gelombang pengangguran . iklis dan friksiona. dalam jumlah yang besar yang dapat mengancam stabilitas sosial, politik, ekonomi, pertahanan, dan keamanan negara baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Hal ini sangat bertentangan dengan prinsip pembangunan yang berkelanjutan. Beberapa contoh perusahaan start up di Indonesia yang telah merumahkan karyawannya sepanjang tahun 2022-2023 ialah: SiCepat. Ruangguru. Shopee. OYO. LinkAja. LINE. Zenius. TaniHub. Xendit. SayurBox. Mamikos. Glints, dan masih banyak lagi (CNN 2022. Dewi 2. Sebaliknya, budaya yang adaptif dan kompetitif di Era Disruptif tanpa disertai dengan pemahaman batasan yang cukup, terutama dalam hal pengelolaan Sumber Daya Alam, akan mendorong individu/ kelompok untuk melakukan tindakan Auover exploitationAy . nintended consequence. (Lewison et al. Jones et al. yang mengakibatkan terjadinya heavy presure terhadap kualitas lingkungan . ir, tanah, dan udar. , mempercepat terjadinya kerusakan lingkungan, dan menciptakan kelangkaan/ scarcity. Dalam jangka panjang, fenomena ini berpotensi meningkatkan harga jual dan menilmbulkan inflasi yang tergolong dalam kategori konflik laten. Hal ini juga bertentangan dengan prinsip pembangunan yang berkelanjutan. Oleh sebab itu, pengelolaannya Sumber Daya Alam, guna menciptakan competitive advantages juga harus mengedepankan prinsip berwawasan lingkungan dan bertanggung jawab sebab Sumber Daya Alam memiliki kemampuan yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas. Beberapa contoh kegiatan usaha berbasis Sumber Daya Alam ialah pertanian dan perikanan (Pramono. Yudhistira, & Sukardi 2020. Nuryati et, al 2021. Situmorang et. Tea. Pramita & Kadju 2. Berdasarkan uraian tersebut maka perlu dilakukan kajian ilmiah mendalam untuk mengetahui bentuk resolusi konflik yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan diatas. Namun, perlu dilakukan telaah dokumentasi . terkait penelitian-penelitian resolusi konflik bidang pertanian dan perikanan terlebih dahulu untuk mengetahui sejauh mana penelitian bidang tersebut telah dilakukan. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui perkembangan publikasi internasional bidang resolusi konflik usaha pertanian dan perikanan pada tahun 2012-2022 berdasarkan jumlah. Mengetahui tren publikasi internasional bidang resolusi konflik usaha pertanian dan perikanan yang berkaitan dengan pembangunan yang berkelanjutan pada tahun 2012-2022 berdasarkan kata kunci . , serta Memetakan topik publikasi internasional bidang resolusi konflik usaha pertanian dan perikanan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan yang masih berpeluang untuk dikembangkan di masa Hingga saat ini belum ada penelitian bibliometrik yang pernah melakukan analisis terhadap topik resolusi konflik pada usaha pertanian dan perikanan. Oleh sebab itu, hal tersebut dapat dijadikan sebagai keterbaruan/ novelty dari penelitian ini. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Pendekatan bibliometrik ditujukan untuk memperoleh temuan deskriptif mengenai gambaran menyeluruh perkembangan tren publikasi internasional bidang resolusi konflik usaha pertanian dan perikanan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Data yang digunakan dalam penelitian ini ialah publikasi internasional dalam bentuk jurnal ilmiah yang sesuai dengan topik penelitian dan dipublikasikan pada situs resmi Google Scholar dan Scopus. Rentang waktu publikasi penelitian yang digunakan dibatasi dari tahun 2012-2022 . Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan bantuan software Publish or Perish. Zotero, dan Vos Viewer yang masing-masing fungsi dan langkah penggunaannya dijelaskan sebagai berikut: Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 Publish or Perish Publish of Perish merupakan aplikasi/ perangkat lunak yang dapat digunakan untuk mencari data bibliografi yang dibutuhkan dalam penelitian. Aplikasi ini dapat diunduh secara bebas melalui google tanpa harus membayar. Aplikasi ini memberikan alternatif pilihan penerbit literatur ilmiah seperti: Crossref. OpenAlex. Google Scholar. Scopus. Semantic Scholar. PubMed, atau Web of Science. Diantara seluruh alternatif penerbit literatur ilmiah tersebut. Scopus merupakan penerbit terbesar . ingkat duni. yang publikasinya telah mengalami proses review oleh reviewer profesional yang ditunjuk secara resmi oleh lembaga yang bersangkutan (Aulianto et. Untuk menghindari terjadinya bias dari publikasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya maka Scopus dipilih sebagai basis publikasi literatur ilmiah dalam penelitian ini. Sebagai pembanding. Google Scholar juga dipilih sebagai basis publikasi Tampilan utama . dari aplikasi Publish or Perish yang digunakan dalam penelitian ini disajikan dalam Gambar 2. Gambar 2. Tampilan Utama Aplikasi Publish or Perish Sumber: Data Primer Setelah memilih basis publikasi literatur, selanjutnya peneliti diarahkan pada halaman kedua aplikasi yang berisi alternatif kolom pencarian literatur berdasarkan: nama penulis, afiliasi penulis, nama publikasi, judul literatur, dan kata kunci. Karena kita ingin menemukan sebanyak-banyaknya literatur yang berkaitan dengan topik yang hendak kita teliti, maka peneliti cukup mengisikan kolom kata kunci . dengan memasukkan kata kunci yang ingin digunakan. Apabila terdapat lebih dari satu kata kunci maka setiap kata kunci dicari secara terpisah. Kolom tahun diisi dengan rentang periode publikasi yang ingin kita amati. Berdasarkan hasil pencarian dengan menggunakan gabungan kata kunci: Auconflict resolutionAy. Auagricultural conflict resolutionAy, dan Aufisheries conflict resolutionAy, diketahui terdapat sebanyak 1. buah literatur yang sesuai dengan kata kunci tersebut . ermasuk buku dan jurnal tidak bervolume serta jurnal yang terduplikas. Data yang telah diperoleh selanjutnya disimpan dalam bentuk . RIS atau RefManager. Fase ini disebut sebagai fase Defining Search Keywords dan Initial Search Results (Nurfauzan dan Faizatunnisa 2. Tampilan halaman kedua dari aplikasi Publish or Perish disajikan dalam Gambar 3. Zotero Setelah data disimpan dalam bentuk RIS, data tersebut diimpor ke dalam Zotero. Zotero adalah aplikasi pengelola daftar referensi/ bibliografi. Dalam penelitian bibliometrik, penggunaan aplikasi ini ditujukan untuk melengkapi informasi bibliografi . udul, penulis, abstrak, nama jurnal, volume, nomor, dan halama. yang belum ada atau belum lengkap atau terlewatkan karena faktor technology error. Halaman jurnal boleh diabaikan apabila peneliti mengalami keterbatasan waktu penelitian. Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 Gambar 3. Tampilan Halaman Kedua Aplikasi Publish or Perish Sumber: Data Primer Aplikasi ini dapat diunduh secara bebas melalui google tanpa harus membayar. Apabila komputer/ PC tidak dapat diinstall dengan Zotero, aplikasi pengelola daftar referensi dapat diganti dengan menggunakan Mendeley. Tampilan utama . dari aplikasi Zotero setelah perlakuan impor data yang digunakan dalam penelitian ini disajikan dalam Gambar 4. Gambar 4. Tampilan Utama Aplikasi Zotero setelah Perlakuan Impor Data Sumber: Data Primer Setelah data diimpor ke dalam Zotero, dilakukan eliminasi terhadap dokumen yang bukan berupa jurnal/ proceeding seperti buku atau jurnal yang tidak memiliki abstrak, buku, jurnal berbayar yang tidak dapat diakses oleh peneliti, serta dokumen dengan judul yang sama. Hal ini disebabkan karena penelitian ini dibatasi pada tataran jurnal dan proceeding yang dapat diakses . idak berbaya. Eliminasi juga dilakukan pada topik penelitian pada bidang MIPA/ Science . eperti: kedokteran, biologi, fisika, matematika, dan lain sebagainy. yang tidak berkaitan dengan analisis dalam penelitian ini. Setelah Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 direduksi, diketahui total literatur yang tersisa berjumlah 572 buah. Kumpulan data tersebut kemudian disimpan dalam bentuk . RIS atau RefManager (Gambar . Fase ini disebut sebagai fase Refinement Of The Search Results dan Compiling Statistics On The Initial Data (Nurfauzan dan Faizatunnisa 2. Gambar 5. Tampilan Zotero Saat Perlakuan Ekspor Data Sumber: Data Primer Vos Viewer Selanjutnya, data yang telah diekspor dari Zotero diimpor ke dalam aplikasi Vos Viewer. Vos viewer adalah aplikasi yang digunakan untuk menganalisis data. Aplikasi ini memiliki tiga rublik analisis yaitu: . Network Visualization atau visualisasi peta tren penelitian berdasarkan topik atau peneliti, . Overlay Visualization atau peta tren penelitian berdasarkan tahun, dan . Density Visualization atau visualisasi kedalaman peta tren penelitian. Karena penelitian ini dibatasi untuk mengamati perkembangan/ tren penelitian dari aspek tema penelitian maka dipilih alternatif create type of data kategori ketiga yaitu berbasis data text, dari refference manager, melibatkan pengamatan title and abstract fields secara full counting . udul dan absta. dengan jumlah occurrence = 5. Tidak ada batasan yang baku untuk jumlah occurrence namun penelitian ini menggunakan 5 sebagai nilai occurrence. Occurrence mendeskripsikan batas minimum ulangan kata/ padanan kata dari total 572 referensi yang dijadikan sebagai kata kunci pencarian dalam Vos Viewer. Tampilan Vos Viewer pada saat perlakuan . mpor dan input occurrenc. disajikan dalam Gambar 6. Gambar 6. Tampilan Utama Aplikasi Vos Viewer Pada Saat Impor Data . dan Input Occurrence . Sumber: Data Primer Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 HASIL DAN PEMBAHASAN Perkembangan Publikasi Bidang Resolusi Konflik Sektor Pertanian dan Perikanan yang Berkaitan dengan Pembangunan Berkelanjutan Berdasarkan Jumlah Setelah direduksi, sejak tahun 2012 hingga 2022, total publikasi bidang resolusi konflik secara umum tercatat sebanyak 572 buah . jurnal diantaranya membahas topik resolusi konflik di sektor pertanian, 37 diantaranya membahas topik resolusi konflik di sektor perikanan, dan 474 lainnya membahas topik resolusi konflik secara genera. Diantara 474 jurnal yang membahas topik resolusi konflik secara general tersebut, terdapat topik pembahasan tentang resolusi konflik: sosial pedesaan dan pesisir, gender, saluran distribusi, manajemen ketersediaan air dan udara yang bersih, ekosistem, manufaktur, dan hukum yang berkaitan erat dengan kedua topik tersebut. Pada tahun 2017 hingga 2022, jumlah publikasi yang berkaitan dengan topik resolusi konflik mengalami penurunan dalam jumlah yang sangat signifikan. Tahun 2017 memiliki publikasi terbanyak sedangkan tahun 2015 memiliki publikasi paling sedikit. Ada tiga publikasi yang tidak memiliki tahun Hasil screening awal publikasi ilmiah dari Zotero disajikan dalam Tabel 1. TAHUN Tidak memiliki TOTAL Tabel 1. Hasil Screening Awal Publikasi Ilmiah dari Zotero JUMLAH PERSENTASE JUMLAH PER TOPIK ARTIKEL Pertanian Perikanan General Pertanian Perikanan General Pertanian Perikanan General Pertanian Perikanan General Pertanian Perikanan General Pertanian Perikanan General Pertanian Perikanan General Pertanian Perikanan General Pertanian Perikanan General Pertanian Perikanan General Pertanian Perikanan General Pertanian Perikanan General Pertanian Perikanan General Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 Refinement of The Threshold Sebelum melakukan analisis bibliometrik, data yang telah diimpor ke dalam Vos Viewer dengan occurrence = 5 pada tahap sebelumnya (Gambar . harus terlebih dahulu melalui proses pembersihan kata kunci . efinement of the threshol. Proses ini dilakukan untuk menghindari terjadinya bias dalam penelitian akibat penyertaan kata kunci yang tidak sesuai dengan tujuan penelitian, sebagai contoh: kata yang berlaku umum, nama tempat, nama subjek/ objek, dan lain sebagainya. Dari 12. 318 kata yang terlacak oleh Vos Viewer dalam 1. 200 jurnal secara keseluruhan, 785 diantaranya mengalami pengulangan paling sedikit sebanyak 5 kali dalam bentuk kata/ padanan kata. Namun diantara 785 kata/ padanan tersebut, hanya 471 kata/ padanan kata . %) yang memenuhi syarat oleh sistem untuk diteruskan ke tahapan Kata/ padanan kata terpilih inilah yang selanjutnya mengalami proses refinement of the Daftar kata/ padanan kata yang dihapuskan dalam proses refinement of the threshold pada penelitian ini disajikan dalam Tabel 2. Tabel 2. Daftar Kata/ Padanan Kata yang Dihapuskan dalam Proses Refinement of The Threshold KATA-KATA BERSIFAT UMUM DAN BERMAKNA KONFLIK Participatory DNA Track Bottom Politicide Head Worldview conflict Worldview Beta Parkinson Obstacle Sensation Lower Task conflict P-value Megaproject Parliament Pixel Academic success Helcom Rape Contestation Suicide Jealousy Sample Family Ride Special issue Dependency Impulse control Project Collision Seal Blockchain Pandemic World Politic Friendship Psychology Property Controversy Firm Illegal Marital infidelity Inflamation Thing Measurement Object Relationship Infection Fatality Kind Clasification Terrorism Water Reseach model Gender Story Disease Onset Organized violence Mean Protest Interference Privacy Poverty Positive Effect Item Image Usefulness Typology Exclution Internal conflict Snow Motivation Market Trauma Abundance Comprehensive New Data Exception Meaning Death Economy Length Covid Regime Attack Cyprus Previous Political Violence Treaty Higher level Hand Agent Literature review Proposal Morality Treatment Estimate Alternative Relative Proximity Color Correlate Side Reason Practical Crime Grievance Hypothesis Evolution Platform Small Scale Choice Trade off Burden Update Maintenance Fishery Offshore wind Date Task Era Water Burnout Intergroup conflict Competition Flow Session Contrast Crisis Chinese meat Recent year Journal Mode Dataset Construction Armed Respondent Frequency Care Promotion Intimate partner Present Sel Partner Outbreak Scope Negative effect Creation Couple Drop Decrease Degree Qualitative study Fisheries Style Peace Agriculture Expertise Climate change Category Race Interplay Highlight Dispute Preference Species Rise Aftermath Land Trade Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 Recommendation Trade Regard Emphasis Marine Victim Variance Peer Questionnaire War Ideology Business Identity Majority Element Diagnosis Collection Age Suggestion Matter Systematic review Religion Civil war Procedure Likelihood Claim Stress Violence Tension Target Today Future Number School Set High level Increase Turn Life Fact Home Comparison Difference ORANG/ SUBJEK/ OBJEK Public manager Recidivism Patient Sentinel Farmer Male Fisherman Advocate Friend Consumer Client Gen Y employee Boy Girl Perpetraitor Academia Older adult Caregiver Physician Adolescent/ scence Police Host Driver Medical student Mother Nurse Fisher Youth Refugee Parent Manager Employee Woman Teacher Student Family Adult Child TOTAL TOTAL KESELURUHAN Possibility Play Similarity Right Responsibility Exposure Position Variable Person Detail Deployment Teaching Barrier Event Trend End TOTAL Total NAMA TEMPAT Coastal Area Lake Victoria Colombia Nigeria Ethiopia Wetland Taiwan Virginia Greece United Nation China United State TOTAL Tazania Pakistan Indonesia Zimbabwe Syria Scotland Australia Lake Ukraine Asia Hasilnya, diketahui terdapat total 296 kata/ padanan kata yang perlu dihapuskan dari daftar threshold/ kata kunci pencarian Vos Viewer. Karena penelitian ini berfokus pada pembahasan resolusi konflik, untuk memudahkan pengamatan pada tahapan selanjutnya maka kata/ padanan kata yang bermakna konflik juga dihapus dari daftar threshold. Tren/ Perkembangan dan Peluang Publikasi Bidang Resolusi Konflik Sektor Pertanian dan Perikanan Berdasarkan Pemetaan Subjek/ Kata Kunci yang Berkaitan dengan Pembangunan Berkelanjutan di Masa Mendatang Analisis bibliometrik berdasarkan pemetaan kata kunci dilakukan dalam tiga bentuk yaitu: . Network Visualization, . Overlay Visualization, dan . Density Visualization. Meskipun ketiganya memberikan gambaran yang berbeda, namun ketiganya memiliki fungsi yang sama yaitu untuk memetakan jaringan bibliometrik diantara publikasi online dari metadata yang telah diunduh . alam penelitian ini berupa jurnal internasiona. Jaringan tersebut digambarkan dengan menggunakan sekumpulan node . erupa bulatan/ lingkara. warna-warni dan dihubungkan dengan menggunakan edge . warna-warni yang merepresentasikan hubungan antara pasangan-pasangan node dari sekumpulan threshold yang telah dipilih (Waltman et al dalam Zakiyah et al 2. Berdasarkan hasil olah data pada bagian network visualization, diketahui bahwa riset bidang resolusi konflik terbagi menjadi 17 klaster. Klaster 1 terdiri dari 18 item kata/ padanan kata, klaster 2 terdiri dari 16 item kata/ padanan kata, klaster 3 terdiri dari 14 item kata/ padanan kata, klaster 4 terdiri dari 14 item kata/ padanan kata, klaster 5 terdiri dari 13 item kata/ padanan kata, klaster 6 terdiri dari 12 item kata/ padanan kata, klaster 7 terdiri dari 12 item kata/ padanan kata, klaster 8 terdiri dari 12 item kata/ padanan kata, klaster 9 terdiri dari 9 item kata/ padanan kata, klaster 10 terdiri dari 9 item kata/ padanan kata, klaster 11 terdiri dari 7 item kata/ padanan kata, klaster 12 terdiri dari 7 item kata/ padanan kata, klaster 13 terdiri dari 7 item kata/ padanan kata, klaster 14 terdiri dari 6 item kata/ padanan kata, klaster 15 terdiri dari 6 item kata/ padanan kata, klaster 16 terdiri dari 5 item kata/ padanan kata, dan klaster 17 terdiri dari 4 item kata/ padanan kata. Ada 4 kata/ padanan kata yang tidak muncul dalam pencarian namun penulis tidak mengetahui kata/ padanan kata apa yang tidak muncul tersebut dan menjadi kelemahan dalam penelitian ini. List item kata/ padanan kata pada tiap-tiap klaster disajikan pada Tabel 3. Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 Tabel 3. List Item Kata/ Padanan Kata Pada Klaster 1-17 Klast Klaste Kata/ Padan Kata Kata/ Padan Kata Kata/ Padan Kata Behaviour* Inter Organizational p* Knowledge* Biodiversity* Wisdom Provision DAM* Wise Reasoning Restorative Justice Ecology* Network Capability* Security* Ecosystem Service* AAL Emotional Intelligence Infrastructure* Association* Virtual Team Installation Health Care Team Local Community Health Worker Trust MDD Individual Difference Knowledge Sharing* MPA* Personality Trait Blockchain Technology* Peace Agreement* Prejudice Commitment* Peacekeeping Relationship Competency Satisfaction PTAs* Close Relationship Construct Response Romantic Relationship HRM* River International Control Group Humanitarian Law Settlement* Link Artificial Intelligence* Spatial Planning* Health Care Provider Interpersonal Conflict Resolution* TOR Cooperation* Skill Acuracy Diplomacy Social Relationship* Crown Diameter Discourse Training* Feature Equity* Humanity Awareness Feature Map Fairness* Competence Semantic Foreign Policy* Democrate Segmentation High Resolution Gene IHL Map* Negotiation* Norm Mapping* Ontological Security Party Marine Spatial Physical Health Republican Planning* Tabel 3. Lanjutan Meta Analysis Priority Coercive Control Response Inhibition Reciprocity Huma Dimension Network Civil Conflict IPV Habitat* Information Sharing LSMPAs Spatial Distribution Polycentric System Mediation* UAV Land Use Policy Mediator Water Status* Local Government Professional ABNJ* Lower Level Authority Conflict Resolution Strategy* Agreement* Proposition Mindset Arrangement* Public Policy Psychological Aggression Co-production Acceptance Attitude Collective Action Collaborative Positive Attitude Governance* Democracy Accountability* Resilience* Design Principle Fisheries Management* Behaviour* Klast Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 Dialogue Ecological Outcome* Human Activity Manner Memory Presence Restoration* ACM* Co-Management* Innovation* Leadership Consensus* Desentralized Consensus* Internet* Investigation IoT* Conflict Management Strategy* Lesson Peacebuilding Social Attribute* Social Factor* Social Ecological System* System Dinamic* CAVs Bonobo Coalition Enforcement Law Social Norm* Corporate Governance* Coorporate Social Responsibility* CSR* Firm Value IAF Coordination Civic Responsibility Mfd Organizational RNAP Performance* Parameter Connection Teamwork* Satisfaction Justice Conflict Partnership* Management Strategy* Willingness Political Settlement* Keterangan: erkaitan dengan resolusi konflik usaha pertanian dan perikanan dalam konteks pembangunan yang MDD: Major Disorder Disruptive. MPP: Marine Protected Areas. PTAs: Prohibited Trawling Areas. UAV: Unmanned Aerial Vehicles. ABNJ: Agreement on Marine Biodiversity Beyond National Jurisdiction. ACM: Adaptive Co-Management. AAL: Ambient assisted living. IoT: Internet of Things. CAVs: Connected and Automated Vehicles, p: Purchasing Power Parity. HRM: Human Resources Management. IHL: International Humanitarian Law. IPV: Intimate Partner Violence. LSMPAs: Large Scale Marine Protected Areas. CSR: Coorporate Social Responsibility. IAF: Internal Audit Factors. Mfd: Mutation-Frequency-Decline. RNAP: RNA polymerases Tidak semua kata kunci terpilih sesuai digunakan untuk menggambarkan tren riset resolusi konflik usaha pertanian dan perikanan dalam konteks pembangunan yang berkelanjutan. Usaha pertanian dan perikanan yang dimaksudkan dalam penelitian ini merupakan usaha dalam konteks agrokompleks . ari hulu ke hili. sehingga perkembangan UMKM downstreaming dari kedua sektor tersebut masuk dalam Menurut Setianingtias et al. , suatu pembangunan dapat dikatakan berkelanjutan apabila telah mampu menyelesaikan permasalahan dari dimensi ekonomi, kelembagaan, kualitas pembangunan, lingkungan, dan masalah sosial. Karenanya, dari 171 item kata/ padanan kata kunci terpilih, dipilih lagi 67 kata kunci yang sesuai dengan tujuan penelitian (Tabel . Kata AuResolusi KonflikAy tidak banyak digunakan dalam judul penelitian. Kata/ padanan kata yang paling banyak digunakan adalah: behaviour, cooperation, trust, network, skill, security, map, habitat, dan feature. Akan tetapi, topik ini sudah banyak dibahas dalam penelitian selama sepuluh tahun terakhir sehingga peneliti kemungkinan besar akan kesulitan dalam menemukan novelty penelitian. Adapun beberapa topik yang sedang trending dalam bidang resolusi konflik secara umum dalam tiga tahun terakhir . adalah: competence, mediation. IPV, local government. HRM, political settlement, inter-organizational knowledge, innovation, lower level authority, conflict resolution strategy, presence, cooperation, social attribute, dan conflict management strategy. Meskipun general, topik ini dapat digunakan pada riset resolusi konflik pertanian dan perikanan dalam konteks pembangunan yang Topik ini juga memiliki potensi yang besar untuk dikaji dan dikembangkan di masa mendatang sebab belum banyak peneliti yang melakukan penelitian terkait dengan topik tersebut dan memudahkan peneliti untuk menemukan novelty/ keterbaruan dari penelitiannya (Gambar . Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 Gambar 7. Tampilan Network. Overlay, dan Density Visualization Hasil Pengolahan Data Menggunakan Vos Viewer SIMPULAN Berdasarkan hasil olah data menggunaan Zotero, diketahui bahwa selama kurun waktu 2012-22 riset bidang resolusi konflik telah dipublikasi sebanyak 572 kali. Diantara 572 publikasi tersebut, 61 diantaranya membahas resolusi konflik di sektor pertanian, 37 diantaranya membahas resolusi konflik di sektor perikanan, dan 474 lainnya resolusi konflik secara general. Di dalam 474 publikasi dengan menggunakan topik general tersebut, terdapat pembahasan tentang resolusi konflik: sosial pedesaan dan pesisir, gender, saluran distribusi, manajemen ketersediaan air dan udara yang bersih, ekosistem, manufaktur, dan hukum yang berkaitan erat dengan kedua topik tersebut. Publikasi terbanyak terdapat pada tahun 2017 sedangkan yang paling sedikit terdapat pada tahun 2015. Proceedings homepage: https://conferenceproceedings. id/index. php/pspfs/issue/view/23 ISSN: 2808-7046 Berdasarkan hasil olah data menggunakan Vos Viewer, diketahui bahwa riset bidang resolusi konflik secara umum terbagi menjadi 17 klaster yang terdiri dari 171 kata kunci, 67 kata kunci diantaranya berkaitan dengan bidang resolusi konflik pertanian dan perikanan dalam konteks pembangunan yang berkelanjutan. Topik yang paling banyak diulas adalah: behaviour, cooperation, trust, network, skill, security, map, habitat, dan feature sedangkan topik yang potensial dikembangkan adalah competence, mediation. IPV, local government. HRM, political settlement, inter-organizational knowledge, innovation, lower level authority, conflict resolution strategy, presence, cooperation, social attribute, dan conflict management strategy. Sekilas, penelitian ini tampaknya mudah dilakukan namun dalam penerapannya memiliki tingkat kerumitan yang cukup tinggi terutama dalam hal organisasi kelengkapan metadata. Penelitian ini juga membutuhkan tingkat kehati-hatian yang tinggi. Selain itu, penelitian ini bersifat sangat subjektif. Penggunaan alat olah data yang lebih user friendly diperlukan untuk meningkatkan efisiensi kerja peneliti berikutnya. DAFTAR PUSTAKA