DOI 10. 47002/jpm. Volume 4 No 2 Tahun 2025 MENINGKATKAN PEMAHAMAN DALAM MEMANFAATKAN LIMBAH SAMPAH MELALUI ECOBRIK LONG BAGUN ULU Darnah Andi Nohe. Mardiana. Dina. Milasari. Chintia Carollin. Sherly Maylinda Putri. Soviana Agustidora. Claudia Laura Mebang. Bilung Jurinus. Benediktus Sava. Angga Dwi Setiawan. Richard. Mardiana. Nariza Wanti Wulan Sari. Universitas Mulawarman. Indonesia E-mail: . darnah@fmipa. id, . lp2m@unmul. Abstract Ecobrick is one of the innovative methods that can overcome the waste problem. By implementing the Ecobrick program in Long Bagun Village, it is expected that there will be an increase in better plastic waste management, higher environmental awareness, and more effective community This program is also expected to be an example for other villages in overcoming the problem of plastic waste with a community-based approach. In this group work program, the experimental method and delivery of materials to the PKK mothers of Long Bagun Ulu village were By collecting used plastic bottles and filling them with non-organic waste, the amount of unmanaged waste was significantly reduced, indicating an increase in awareness of the importance of waste management and recycling. This is reflected in active participation in ecobrick making activities and changes in behavior in daily waste management. Keyword: ecobrick, recycling, inorganic, waste management, garbage Abstrak Ecobrik adalah salah satu metode inovatif yang dapat mengatasi permasalahan sampah. Dengan pelaksanaan program Ecobrik di Desa Long Bagun, diharapkan adanya peningkatan pengelolaan sampah plastik yang lebih baik, kesadaran lingkungan yang lebih tinggi, dan pemberdayaan komunitas yang lebih efektif. Program ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengatasi masalah sampah plastik dengan pendekatan berbasis komunitas. Dalam program kerja kelompok ini digunakan metode eksperimen dan penyampain materi kepada ibu-ibu PKK kampung Long Bagun Ulu. Dengan mengumpulkan botol plastik bekas dan mengisinya dengan sampah non-organik, jumlah sampah yang tidak terkelola berkurang secara signifikan, menunjukkan peningkatan kesadaran mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan daur ulang. Ini tercermin dari partisipasi aktif dalam kegiatan pembuatan ecobrik dan perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah sehari-hari. Kata Kunci: ecobrik, daur ulang, nonorganik, pengelolaan sampah, sampah PENDAHULUAN Masalah merupakan tantangan signifikan bagi banyak komunitas di Indonesia, termasuk di Desa Long Bagun. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan berdampak Untuk mengatasi permasalahan ini, dibutuhkan pendekatan yang inovatif dan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat. Ecobrik adalah salah satu metode permasalahan sampah pada desa ini. Metode ini menggunakan botol plastik bekas yang diisi dengan sampah nonorganik yang tidak dapat terurai secara Ecobrik tidak hanya mengurangi volume sampah yang dibuang ke DOI 10. 47002/jpm. Volume 4 No 2 Tahun 2025 lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekologi dengan mendaur ulang sampah menjadi produk yang berguna. Penerapan ecobrik dapat mengurangi jumlah sampah secara signifikan dan memberikan dampak positif pada lingkungan (Rizki & Yuliana, 2021. Nugroho et al. , 2. Melihat manfaat Ecobrik dilaksanakan oleh kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama ibuibu PKK di Desa Long Bagun sebagai upaya untuk meningkatkan pengelolaan sampah plastik di tingkat komunitas. Dengan adanya pemahaman tentang ecobrik dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu-ibu PKK, tentang pentingnya lingkungan dan cara-cara efektif dalam Memberdayakan anggota masyarakat dengan keterampilan praktis dalam pengelolaan sampah plastik, yang dapat kebersihan lingkungan dan menciptakan Mendorong keterlibatan aktif dari semua lapisan masyarakat dalam kegiatan lingkungan, guna menciptakan rasa tanggung jawab bersama terhadap pengelolaan sampah. Pembuatan ekobrik merupakan metode yang efisien dalam mengolah sampah plastik menjadi sumber energi alternatif yang bermanfaat (VyzquezRowe dan Taboada 2. Serta pentingnya kesadaran dalam pengelolaan sampah plastik yang berkelanjutan untuk lingkungan (Geyer et al. ,2. Dalam konteks lokal, program edukasi mengenai pembuatan ekobrik diharapkan dapat pengelolaan sampah plastik, serta memperkenalkan solusi yang dapat diimplementasikan di tingkat rumah Dengan mengurangi jumlah sampah yang tidak terkelola, program ini dapat membantu menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di Desa Long Bagun. Program ini berfungsi sebagai sarana pendidikan bagi masyarakat tentang pengelolaan sampah dan daur ulang, serta meningkatkan pengetahuan pengelolaan sampah yang baik. Anggota keterampilan baru dalam pembuatan ecobrik yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan dampak positif pada lingkungan. Program ini memperkuat kerjasama antara mahasiswa KKN, ibu-ibu PKK, dan masyarakat desa, membangun rasa kebersamaan dalam upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Pelatihan komunitas dalam teknologi pengelolaan sampah efektif dalam meningkatkan penerimaan dan penerapan solusi berkelanjutan di tingkat lokal (Kumar dan Muthuraj, 2. Pelaksanaan program ini melibatkan Penyuluhan sampah dan pembuatan ecobrik kepada masyarakat desa, proses pembuatan ecobrik dengan menggunakan botol plastik bekas yang dikumpulkan dari Dengan pelaksanaan program Ecobrik di Desa Long Bagun, diharapkan adanya peningkatan pengelolaan sampah plastik yang lebih baik, kesadaran lingkungan yang lebih tinggi, dan pemberdayaan komunitas yang lebih Program ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengatasi masalah sampah plastik dengan pendekatan berbasis komunitas. IDENTIFIKASI MASALAH Belum ada kegiatan pengelolaan sampah plastik di lingkungan masyarakat Long Bagun Ulu. Kegiatan ini juga memberdayakan anggota masyarakat dalam kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK dengan keterampilan praktis dalam pengelolaan sampah plastik, yang dapat DOI 10. 47002/jpm. Volume 4 No 2 Tahun 2025 kebersihan lingkungan dan menciptakan solusi berkelanjutan untuk masyarakat Long Bagun Ulu. METODOLOGI PELAKSANAAN Metodologi pelaksanaan kegiatan ini adalah . Mengkoordinasikan program kerja lapangan dan PKK Long Bagun ulu. Mempersiapkan materi mengenai ecobrick kepada ibu-ibu PKK Long Bagun Ulu. Melakukan mengenai pembuatan kepada ibu-ibu PKK. Sasaran dari program kerja unggulan ini adalah Ibu-Ibu PKK Long Bagun Ulu untuk memberikan pemahaman terkait cara pembuatan dan mengolah sampah plastik maupun kertas menjadi suatu kerajinan yang berguna untuk berbagai Contohnya memanfaatkan botol sebagai sarana penunjang membuat meja, kursi dan juga pot bunga dan kreatifitas Dalam metode evaluasi dalam pelaksanaan program kerja unggulan ini menggunakan metode tanya jawab dan cara kerja langsung dari pembuatan ecobrick ini. pengaplikasiannya mudah dilakukan oleh ibu-ibu PKK kampung Long Bagun Ulu. Program kerja individu ini dilakukan pada hari Jum'at, 26 Juli 2024 bertempat di kantor PKK kampung Long Bagun Ulu. Kegiatan ekobrik yang dilaksanakan di Long Bagun Ulu menunjukkan penerimaan yang sangat positif dari ibu-ibu PKK Menurut Pereira dan Magri . yang menekankan pentingnya keterlibatan komunitas dalam program edukasi Antusiasme kesadaran lokal yang tinggi terhadap pengelolaan sampah, efektivitas program edukasi dalam mengurangi dampak lingkungan (Heshmati dan Sadeghi. HASIL DAN PEMBAHASAN Edukasi pembuatan ecobric sebagai bentuk pemanfaatan dan pengelolaan sampah plastik merupakan program kerja unggulan dari Kelompok Kuliah Kerja Nyata Mahakam Ulu 01 Angkatan 50 Universitas Mulawarman. Dalam program kerja kelompok ini digunakan metode eksperimen dan penyampain materi kepada ibu-ibu PKK kampung Long Bagun Ulu. Adapun sasaran tujuan program kerja individu ini adalah ibu-ibu PKK kampung Long Bagun Ulu seperti pada gambar 1. Dimana alat dan bahan yang digunakan yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari agar dalam Gambar 1. Pelaksanaan Praktik Ecobaric Dilakukannya program kerja ini lingkungan yang disebabkan oleh sampah-sampah plastik dan botol serta dapat dimanfaatkan dalam membuat replika dari furnitur rumah tangga yang tidak memakai banyak biaya. Metode yang digunakan dalam program kerja ini penyampaian materi yang berbentuk Power Point. Adapun materi yang disampaiakan memuat informasi tentang definisi dari ecobric, alat dan bahan yang DOI 10. 47002/jpm. Volume 4 No 2 Tahun 2025 digunakan dan prosedur percobaan pembuatan ecobric dan gambaran contoh-contoh Pembuatan ecobric membutuhkan alat, botol minuman bekas, sampah plastik atau kertas, dan tongkat kayu. Pengelolaan sampah plastik yang inovatif seperti pembuatan ekobrik dapat membantu lingkungan (Geyer. Jambeck, dan Law. Pengelolaan sampah plastik melalui pembuatan ekobrik dapat terhadap pengurangan sampah dan dampak lingkungan (Vyzquez-Rowe dan Taboada, 2. Selama pelaksanaan, beberapa kendala muncul, termasuk keterbatasan alat dan bahan serta kurangnya pengetahuan awal peserta mengenai pengelolaan sampah. Tercatat bahwa ketersediaan alat dan bahan dapat mempengaruhi keberhasilan program pengelolaan sampah . t al. Selain itu, peningkatan pengetahuan awal tentang dampak lingkungan dari sampah plastik sangat penting untuk keberhasilan program edukasi (Pereira dan Magri Meskipun menghadapi kendala, program ini berhasil dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan memberikan pengetahuan praktis tentang pembuatan masyarakat tentang daur ulang dan pengelolaan sampah dapat membawa pengelolaan sampah (Myller dan Stein Adapun hasil dari eksperimen ini adalah didapatkannya replika benda yakni meja, kursi dan pot bunga yanh juga dapat mengurangi pencemaran lingkungan oleh sampah-sampah Pada pembuatan ecobric ini dapat dijelaskan mengenai berapa lama sampah yang kita buang akan terurai, sehingga hal ini dapat menimbulkan kesadaran agar tidak membuang sampah sembarang yang dapat membuat lingkungan menjadi kotor dan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif seperti penyakit. Pengertian plastik adalah jenis makromolekul yang dibentuk dengan proses polimerisasi. Kantong plastik membutuhkan waktu 10 hingga 20 tahun untuk dapat terurai secara Oleh karena itu, ecobric menjadi salah satu solusi dalam kita menangani sampah plastik yang sulit terurai dan pemanfaatannya dalam kehidupan kita sehari-hari. Dokumentasi kegiatan seperti pada gambar 2. Gambar 2. Dokumentasi Peserta KESIMPULAN Program Ecobrik yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN bersama ibu-ibu PKK di Desa Long Bagun telah berhasil mengurangi volume sampah plastik di Desa Long Bagun melalui penerapan metode Dengan mengumpulkan botol plastik bekas dan mengisinya dengan sampah nonorganik, jumlah sampah yang tidak terkelola berkurang secara signifikan, menunjukkan peningkatan kesadaran mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan daur ulang. Ini tercermin dari partisipasi aktif dalam kegiatan pembuatan ecobrik dan perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah sehari-hari. Program ini juga berhasil mengembangkan keterampilan masyarakat dalam pembuatan ecobrik, yang tidak hanya memberikan manfaat lingkungan tetapi juga meningkatkan kemampuan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan langkah-langkah yang tepat dan dukungan yang konsisten, program Ecobrik di Desa Long Bagun berpotensi menjadi contoh DOI 10. 47002/jpm. Volume 4 No 2 Tahun 2025 komunitas yang dapat diadopsi oleh desadesa lain. Keberhasilan program ini bahwa partisipasi masyarakat, bersama dengan pendekatan inovatif dalam pengelolaan sampah, dapat membawa perubahan positif yang signifikan terhadap lingkungan dan kualitas hidup. Berdasarkan hasil dan temuan dari program Ecobrik ini, beberapa rekomendasi untuk pengembangan dan keberlanjutan Program sosialisasi mengenai pengelolaan sampah dan pembuatan ecobrik perlu diteruskan dan diperluas. Penambahan materi edukasi dan pelatihan rutin dapat memastikan bahwa lebih banyak anggota masyarakat memahami dan menerapkan metode ini secara efektif. Diharapkan adanya kolaborasi dengan pihak eksternal, seperti pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan sektor swasta, untuk mendukung program ini melalui pendanaan, fasilitas, dan dukungan teknis. Dukungan dari keberlanjutan dan perluasan program. Mengembangkan model dan inovasi baru dalam penggunaan ecobrik, seperti aplikasi dalam pembangunan infrastruktur lokal atau produk kerajinan tangan, dapat meningkatkan nilai tambah dari ecobrik dan mendorong partisipasi yang lebih luas UCAPAN TERIMA KASIH Penulis lainnya ingin mengucapkan terima kasih kepada Ibu-Ibu PKK Long Bagun Ulu atas partisipasi dan dukungan penuh dalam pelaksanaan Program Kerja Unggulan Ecobrick. Selain itu kami berterima kasih kepada LPPM Universitas Mulawarman. REFERENSI