Pengaruh Nilai Perkiraan dan Kredit Terhadap Profitabilitas Pada PT Pegadaian (Perser. Cabang Pasar Rumput Jakarta Achmad Jaelani1. Apriliana2 Program Studi Sarjana Manajemen Institut Bisnis dan Komunikasi Swadaya. Jakarta. Indonesia Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai dampak dari nilai perkiraan dan kredit terhadap profitabilitas pada PT Pegadaian (Perser. Cabang Pasar Rumput Jakarta. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan data dan informasi berupa laporan keuangan PT Pegadaian (Perser. Pasar Rumput cabang Jakarta selama periode 2018-2020. Pengumpulan data menggunakan data primer serta wawancara. Alat analisis penelitian ini menggunakan SPSS dengan melakukan beberapa uji seperti regresi berganda, uji koefisien determinasi, uji parsial dan uji simultan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel nilai perkiraan secara parsial tidak memberikan efek positif signifikan terhadap profitabilitas perusahaan dengan nilai signifikansi sebesar 0,117. Sementara variabel kredit secara parsial memberikan efek positif signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai signifikansi sebesar 0,004. Secara simultan variabel nilai perkiraan maupun kredit memberikan efek positif signifikan dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi yang mencapai 50 persen telah membuktikan bahwa kedua variabel dependen cukup mempresentasikan model penelitian terhadap profitabilitas perusahaan. Nilai kredit yang berpengaruh secara parsial memberikan rekomendasi bahwa perusahaan harus memfokuskan diri kepada nilai kredit untuk memberikan value bagi perusahaan. Value tersebut diinterpretasikan sebagai profit bagi perusahaan. Untuk riset berikutnya dapat memperluas jumlah sampel serta menambah jumlah data serta variabel penelitian agar hasil penelitian lebih bisa digeneralisir untuk bisa diimplementasi bagi perusahaan lain secara luas. Kata Kunci: Nilai perkiraan. Profitabilitas. Kredit Pendahuluan Semakin tumbuhannya ekonomi Indonesia, tuntutan kebutuhan masyarakat juga semakin bertambah. Ini mencakup pengelolaan sumber daya keuangan yang dibutuhkan guna memenuhi kebutuhan tersebut. Setiap insan harus menyiapkan keuangan untuk keperluan hidupnya. Sumber daya diperlukan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup tersebut berasal dari sumber daya pribadi atau lainnya. Untuk dana organisasi atau perusahaan merupakan pinjaman dapat bersumber dari kredit bank. Kredit ini dapat diberikan kepada masyarakat atau pengusaha atau calon pengusaha yang membutuhkan. Selama ini banyak perusahaan yang mencoba menyalurkan uang atau kredit kepada masyarakat, namun hal ini sering sekali menimbulkan kerugian bagi peminjam karena pelayanan/suku bunga yang terlalu tinggi. Oleh karena itu, pemerintah berusaha memberikan pinjaman dan pengaturan keuangan lainnya. Pemerintah menyalurkan layanan tersebut kepada masyarakat miskin melalui lembaga keuangan perbankan dan lembaga keuangan non-bank. Kemajuan teknologi dan komunikasi sangat berkontribusi terhadap kinerja organisasi dan proses bisnis. Dalam mengembangkannya, organisasi harus memanfaatkannya untuk memperoleh informasi yang diperlukan dengan cepat, sehingga memudahkan para pengelola organisasi dalam mengambil keputusan . PT Pegadaian merupakan BUMN dengan ijin usaha bidang penyaluran kredit berdasarkan UndangUndang Gadai dan mempunyai ciri khas dalam memberikan pelayanan untuk kepentingan umum dan memperoleh keuntungan sesuai dengan asas pengelolaan usaha. Merupakan satu satunya pegadaian resmi dan didirikan pemerintah di Indonesia. Setelah kemerdekaan, pemerintah mendirikan pegadaian dengan nama Jawatan Pegadaian dan seiring berjalannya waktu, pegadaian tersebut beberapa kali berganti nama menjadi Jawatan Pegadaian. Perusahaan Negara pada tahun 1967. Perusahaan Jawatan (Perja. pada tahun 1969 dan pada tahun 1990 menjadi Perusahaan Umum (Peru. Sejak tahun 2011. Perusahaan Umum Pegadaian berubah menjadi PT. Pengaruh Nilai Perkiraan dan Kredit Terhadap Profitabilitas Pada PT Pegadaian (Perser. Cabang Pasar Rumput Jakarta Pegadaian (Perser. PT. Pegadaian (Perser. merupakan BUMN lembaga keuangan non-bank yang memberikan layanan kredit dengan menggunakan asset bergerak . PT Pegadaian (Perser. mempunyai beberapa tujuan, yaitu: . Klien yang meminta harus bertanggung jawab . Barang yang dijadikan jaminan tidak dilarang oleh undang-undang . Agunan mempunyai nilai/harga umum . Klien dalam pertanyaan menerima dan memenuhi peraturan . Kegiatan peminjaman ini mencakup seluruh aspek perekonomian berupa produksi, distribusi, konsumsi, perdagangan, investasi serta uang tunai, barang dan jasa. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan peminjaman antara perseorangan, antara perseorangan dengan perusahaan, atau antar perusahaan. Kemudian munculah lembaga keuangan resmi bank dan non-bank. Aktivitas warga yang berinovasi mengharuskan untuk mengajukan pinjaman secara massal untuk mencukupi kehidupannya. Begitulah cara masyarakat mengajukan pinjaman, yang awalnya merupakan suatu lembaga resmi pemerintah. Namun pada umumnya masyarakat yang tidak mampu secara finansial, menganggap proses pinjaman yang ditawarkan bank lebih kompleks. Oleh sebab itu. Lembaga tersebut lebih dekat dengan daya beli, karena sebagai BUMN, membuka pinjaman kepada masyarakat serta memberikan layanan dan prosedur yang sederhana kepada para nasabahnya. Hal ini sangat penting, karena pelayanan merupakan mesin bagi setiap orang yang memotivasi dirinya untuk bertindak dan berbuat sesuatu. *E-mail: achmadjaelani0170@gmail. apriliana26@gmail. Profit merupakan keuntungan finansial yang diperoleh dari suatu aktivitas usaha atau investasi dalam jangka waktu yang telah disepakati. Profitabilitas suatu perusahaan tidak lepas dari tersedianya sumber modal yang dibutuhkan perusahaan untuk mengembangkan usahanya dan mencapai keuntungan yang maksimal. Sumber pembiayaan bersumber dari pembiayaan intern dan ekstern. Dana internal adalah modal atau sumber daya yang diciptakan oleh perusahaan itu sendiri . Salah satu keputusan perusahaan untuk memaksimalkan keuntungan adalah pinjaman uang yang diberikan perusahaan kepada pelanggannya. Hibah atau pinjaman uang pada umumnya adalah sejumlah uang yang diberikan oleh lembaga sosial yang mengutamakan pelayanan yang cepat dan aman dalam mendapatkan pinjaman. Dari suku bunga dapat menghasilkan keuntungan yang seluruh operasional perusahaan dibiayai untuk fasilitas masyarakat yang membutuhkan jasa gadai. Kredit disediakan dengan memadai agar perusahaan dapat beroperasi secara finansial tanpa kesulitan keuangan, misalnya untuk menutup kerugian dan bertahan dari krisis, tanpa merusak keadaan keuangan perusahaan. Untuk bertahan dalam bisnis dan menghindari kebangkrutan, perusahaan harus mengelola hutangnya dan meminjam uang sedemikian rupa sehingga menghasilkan keuntungan. Sehingga keuntungan perusahaan bervariasi dari tahun ke tahun. Dalam hal ini, nilai yang dinilai juga sangat mempengaruhi tingkat keputusan pelanggan. Nilai yang tinggi dapat memotivasi pelanggan untuk memberikan pelayanan. Pelanggan merespons secara positif ketika hasil produk berkualitas bagi mereka. Nilai perkiraan merupakan nilai taksiran yang digunakan sebagai nilai kendali pembayaran berdasarkan penilaian terhadap barang yang dijadikan jaminan. Nilai penilaian inilah yang digunakan oleh BUMN tersebut untuk menentukan besaran pinjaman yang diberikan kepada nasabah. Nilai perkiraan ini digunakan sebagai nilai acuan pembayaran untuk meminimalkan risiko di masa depan. Apabila nasabah tidak mampu dan tidak mau membayar pinjamannya, pihak pegadaian biasanya menetapkan pedoman standar lima penilaian maksimal oleh lembaga sehingga aset yang digadaikan mudah terjual. Pembentukan pinjaman jaminan diawali dengan evaluasi. Peringkat yang bagus memberikan pinjaman yang bagus. Selain itu, kredit menghasilkan bunga, sehingga menimbulkan dana . yang membiayai seluruh biaya Keuntungan didapat perusahaan sebagai faktor penambah struktur modal. Tabel 1. Pertumbuhan Jumlah Perkiraan dan Kredit Terhadap Profit 2018-2020 Pertum (%) Kredit (R. Pertum (%) Jumlah Perkiraan (R. 25,66% 13,07% 2,20% 29,95% 43,33% 45,58% Sumber : PT Pegadaian (Perser. Cabang Pasar Rumput Tahun 2021 Profit (R. Pertum (%) Tahun Pengaruh Nilai Perkiraan dan Kredit Terhadap Profitabilitas Pada PT Pegadaian (Perser. Cabang Pasar Rumput Jakarta Pada tahun 2020. PT Pegadaian Cabang Pasar Rumput mengalami pertumbuhan yang signifikan akibat pandemi virus Covid-19 sehingga mendorong pemerintah saat itu menerapkan PSBB. Banyak masyarakat yang mengalami kesulitan keuangan selama pandemi sehingga memaksa masyarakat untuk menggadaikan asetnya selama pandemi. Statistika bila digunakan untuk mewakili sekumpulan fakta yang menggambarkan permasalahan . Penelitian sebelumnya menggunakan variabel yang sama dengan data tahun 2016 saja, sedangkan penelitian ini menggunakan data tahun 2018-2020. Penelitian ini dibedakan berdasarkan fokusnya pada tujuan penelitian, sedangkan penelitian sebelumnya pada PT. Pegadaian (UPC) Gurun Laweh Sedangkan penelitian ini dilakukan di cabang Pasar Rumput Jakarta yang cakupannya lebih luas. Menurut hasil peneliti pada KCP Raden Intan mempunyai pelanggan terbanyak pada produk emas syariah . Perkiraan jumlah uang pegadaian dan pinjaman Syariah Kota Lhokseumawe sebagai keuntungan bersih . Damanhur dan Darwina . telah melakukan riset nilai perkiraan dan kredit terhadap profit pada Perusahaan Syariah BUMN di Lhokseumawe dan menemukan bahwa nilai perkiraan dan jumlah kredit dengan hasil positif dan signifikan terhadap profit. Namun jumlah yang dinilai sebagian tidak mempunyai pengaruh terhadap hasil profit dan kredit mempunyai pengaruh terhadap profit . Berdasarkan penelitian terdahulu terdapat fenomena dari judul Pengaruh Kredit Perkiraan Jumlah dan Jaminan Emas Terhadap Profitabilitas PT Pegadaian Palembang . Harum Hikmahnugraha BPRS Garut yang letaknya baik untuk usaha gadai. Usaha yang ditawarkan nya aset tetap, juga menjalin kerjasama dengan mitra lain . Tujuan dari riset terdahulu ini menganalisa variasi sewa modal, deposan, harga emas dan suku bunga berdampak pada penyaluran KPR di PT Pegadaian Cabang Probolinggo. Selain itu untuk mengetahui pengaruh perkiraan dan kredit terhadap profit. Analisis yang digunakan yaitu regresi linier berganda dan pengujian hipotesis klasik . Metode penelitian ini adalah kuantitatif, penelitian ini dilakukan dengan uji hipotesis klasik, analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi dan uji statistik . Berdasarkan latar belakang di atas, maka tujuan penelitian yang penulis lakukan untuk menganalisa apakah perkiraan jumlah tersebut mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap profit dan apakah kredit berdampak signifikan terhadap profit pada PT Pegadaian (Perser. Pasar Rumput Jakarta. Tinjauan Pustaka Pengertian Gadai Menurut angka 10 Peraturan Badan Keuangan Nomor 31/POJK 05/2016, gadai merupakan bentuk kegiatan jaminan yang umumnya terkait dengan pemberian pinjaman antara nasabah dengan pihak pegadaian. Nilai adalah nilai taksiran dari obyek agunan atau harga yang dinilai oleh penilai agunan yang diberikan deposan untuk menentukan besarnya pinjaman yang akan dialihkan terhadap nilai agunan. Dalam menentukan uang jaminan tidak boleh melebihi atau lebih rendah dari harga pasar. Catatan penilaian pada dasarnya mencakup semua harta bergerak seperti emas, berlian dan harta lainnya. Pinjaman adalah utang yang diberikan oleh perorangan atau lembaga keuangan, dimana debitur menerima sejumlah uang sebagai pinjaman, biasanya disertai bunga. Sesuai perjanjian pinjam meminjam, debitur wajib membayar kembali pinjamannya serta biaya lainnya sesuai kesepakatan. Jenis pinjamannya pun bermacam-macam, berupa jaminan dan non-jaminan. Kredit dijamin merupakan aset yang diberikan kepada kreditur. Ikatan Ahli Akuntansi (IAI) tahun 2007 menyatakan profitabilitas merupakan dasar dari indikator kinerja atau indikator lainnya. Indikator yang berhubungan rasio pendapatan adalah pendapatan atau biaya. Analisis laporan keuangan adalah proses mempelajari, mengukur dan memahami apa yang tertulis dalam laporan keuangan suatu perusahaan. Analisis ini menunjukkan keadaan dan keuangan perusahaan . Metode Balanced Scorecard digunakan untuk memenuhi kepatuhan terhadap performance perusahaan dan menjadi acuan bagi perusahaan untuk mencerminkan inovasi di era daya saing dan efisiensi . Kredit merupakan sejumlah dana yang dikucurkan kepada nasabah dengan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan dan dapat dibagi menjadi beberapa kategori tambahan. Untuk menjamin keabsahan pinjam-meminjam, penilai atau Komite kredit memberikan persetujuan yang syah pada akta perjanjian tersebut . Dalam penelitian ini terdapat variabel X1. X2 dan Y yang dijelaskan pada Gambar 1 Pengaruh Nilai Perkiraan dan Kredit Terhadap Profitabilitas Pada PT Pegadaian (Perser. Cabang Pasar Rumput Jakarta Gambar 1. Konseptual Penelitian Gambar 1 menunjukkan bahwa: H1 merupakan Nilai perkiraan yang diduga secara parsial mempengaruhi H2 merupakan Kredit yang diduga secara parsial mempengaruhi Profitabilitas. H3 merupakan Nilai perkiraan dan kredit yang secara simultan diduga mempengaruhi profitabilitas. Metode Penelitian Pelaksanaan penelitian di lokasi perusahaan BUMN Pegadaian Jakarta dengan kurun waktu tanggal 24 Mei 2021 sampai dengan 26 Juni 2021. Sedangkan objek riset adalah menganalisa nilai perkiraan, kredit dan profitabilitas periode tahun 2018-2020. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif berupa angka mengenai nilai perkiraan, kredit dan profitabilitas. Proses pengumpulan data yang sistematis membantu dalam proses penelitian selanjutnya. Teknik pengumpulan data kepustakaan yang dilaksanakan dengan cara mencari referensi, menelaah dan mencatat berbagai literatur yang sesuai dengan pokok bahasan selanjutnya dibuatkan kerangka pemikiran. Instrumen merupakan yang baik menggunakan lima indikator yaitu validitas, reliabilitas, . Metode ini digunakan untuk mencari informasi tentang suatu hal atau variabel dalam bentuk catatan, jurnal, buku, surat kabar dan lain-lain. Peneliti juga menggunakan teknik penelitian lapangan yaitu metode kualitatif yang tidak mengharuskan peneliti memiliki pengetahuan mendalam tentang literatur yang digunakan dan keterampilan Penulis memperoleh informasi dari karyawan PT Pegadaian (Perser. Cabang Pasar Rumput melalui wawancara langsung. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder yaitu data yang bersumber dari dokumentasi berupa data nilai perkiraan, kredit dan profitabilitas. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan nila koefisien determinasi. Penggunaan analisis ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat, yaitu antara Nilai perkiraan (X. dan Kredit (X. terhadap Profitabilitas (Y). Adapun pelaksanaan penelitian dapat dijelaskan pada tabel 2 sebagai berikut : Tabel 2. Kegiatan Pelaksanaan Penelitian Kegiatan Perencanaan Riset Keterangan Menetapkan tujuan riset tentang pengaruh nilai perkiraan dan kredit terhadap Membuat kerangka konseptual berdasarkan tinjauan pustaka, merinci variabel independen, variabel dependen, dan variabel kontrol Desain Riset Menentukan populasi target dan menetapkan sampel yang digunakan Menggunakan metode pengumpulan data seperti survei, wawancara, atau analisis dokumen untuk mengumpulkan informasi tentang nilai perkiraan, kredit dan profitabilitas. Pengembangan Instrumen Pelaksanaan Riset Analisis Data Merancang kuesioner atau alat pengukuran lainnya untuk mengumpulkan data dari responden terkait variabel yang diteliti. Melakukan survei atau wawancara dengan responden yang telah dipilih Mengumpulkan data mengenai nilai perkiraan, kredit dan profitabilitas Mengolah data yang telah dikumpulkan menggunakan alat analisis statistik Menganalisis hasil statistik untuk menguji hipotesis dan memberikan Pengaruh Nilai Perkiraan dan Kredit Terhadap Profitabilitas Pada PT Pegadaian (Perser. Cabang Pasar Rumput Jakarta interpretasi terhadap temuan. Kesimpulan & Rekomendasi Merumuskan kesimpulan berdasarkan hasil analisis data. Memberikan rekomendasi kepada para pihak berdasarkan temuan riset. Penulisan Laporan Menyusun laporan riset yang mencakup semua aspek dari perencanaan hingga hasil dan rekomendasi. Diseminasi Hasil Menyajikan temuan riset dalam forum akademis atau lainnya Hasil dan Pembahasan Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas digunakan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antara variabel independen. Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi antara variabel Metode pengujian yang biasa digunakan yaitu dengan melihat nilai inflation factor (VIF) dan Jika VIF <10 dan tolerance >0,1 maka model regresi bebas dari multikolinieritas. Unstandardized Coefficients Standardize d Coefficients Model (Constan. Nilai Kredit Std. Error Beta Collinearity Statistics Sig. Tolerance VIF Dependent Variable: Profitabilitas Sumber : Data output IBM SPSS 25, 2021 Sesuai tabel diatas multikolinieritas didapatkan nilai VIF untuk kedua variabel sebesar 1,908. Nilai VIF tersebut lebih kecil dari 10 serta nilai tolerance sebesar 0,524 lebih besar dari 0,100. Berdasarkan hasil tersebut maka variabel bebas dalam penelitian ini yang terdiri dari Nilai perkiraan dan Kredit terbebas dari Multikolinieritas yang artinya ke 2 variabel tidak terjadi hubungan ganda. Uji Asumsi Autokorelasi Autokorelasi dilakukan guna menguji data agar tidak terjadi autokorelasi pada kurun waktu Pengujian sering dilakukan untuk mendeteksi gejala autokorelasi dengan metode DW. Menurut Imam Ghozali ( 2. menyatakan bahwa tidak ada gejala autokorelasi jika nilai DW terletak diantara dua sampai dengan . -d. Tabel 4. Hasil Uji Autokorelasi Model Summaryb Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate DurbinWatson Predictors: (Constan. Kredit. Nilai perkiraan Dependent Variable: Profitabilitas Pengaruh Nilai Perkiraan dan Kredit Terhadap Profitabilitas Pada PT Pegadaian (Perser. Cabang Pasar Rumput Jakarta Sumber : Data output IBM SPSS 25, 2021 Diketahui nilai Durbin Watson pada tabel 3 (DW) 2,140. Du didapat dari distribusi nilai tabel DW berdasarkan k . dan N . dengan signifikansi 5%. Berdasarkan tabel DW didapat nilai du sebesar 1,587 dan nilai . -d. = . yang berarti nilai DW terletak diantara nilai du dan nilai . -d. hal tersebut membuktikan bahwa penelitian ini tidak ada gejala autokorelasi. Uji Parsial (Uji . Hasil parsial digunakan untuk melihat variabel bebas secara parsial berdampak pada variabel terikat. Uji hipotesis merupakan perbandingan nilai Sig dan nilai hitung dan tabel. Tabel 5. Hasil Uji t Standardized Coefficients Model Unstandardized Coefficients Std. Error Beta (Constan. Sig. JJumlah Taksiran Kredit Dependent Variable: Profitabilitas Sumber :Data output IBM SPSS 25, 2021 Berdasarkan tabel 4 diatas terlihat bahwa Variabel nilai perkiraan (X. memiliki nilai t hitung sebesar 1,611 yang artinya lebih kecil dari nilai t tabel sebesar 2,035. Dan nilai Sig sebesar 0,117 yang lebih besar dari 0,10. Hal ini menyatakan bahwa variabel nilai perkiraan (X. tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas (Y). Maka hipotesis yang menyatakan bahwa Aunilai perkiraan berpengaruh terhadap profitabilitasAy adalah terbukti salah atau ditolak. Selanjutnya, variabel kredit (X. memiliki nilai t hitung sebesar 3,130 yang artinya lebih besar dari nilai t tabel sebesar 2,035 dengan Sig 0,004 < 0,10. Hal ini menyatakan bahwa variabel kredit (X. memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas (Y). Maka hipotesis yang menyatakan bahwa Aukredit berpengaruh terhadap profitabilitasAy adalah terbukti benar atau diterima. Uji Simultan (Uji F) Simultan merupakan pengujian untuk melihat variabel bebas simultan berdampak terhadap variabel Hipotesis ini merupakan perbandingan Sig dan F hitung dengan F tabel. Kesimpulan hasil uji simultan F pada tabel 5 diatas adalah kedua variabel yaitu nilai perkiraan (X. dan kredit (X. memiliki nilai F hitung 18,465> F tabel 3,276. Sedangkan Sig 0. 000 < 0,10. Menyatakan variabel nilai perkiraan (X. dan kredit (X. secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas (Y). Maka hipotesis yang menyatakan bahwa Aunilai perkiraan dan Kredit bersama-sama berpengaruh terhadap profitabilitasAy adalah terbukti benar atau diterima. Tabel 6. Hasil Uji F Model 1 Regression Residual Total Sum of Squares ANOVA Dependent Variable: Profitabilitas Predictors: (Constan. Kredit. Nilai perkiraan Sumber : Data output IBM SPSS 25, 2021 Uji Koefisien Determinasi (R. Mean Square Sig. Pengaruh Nilai Perkiraan dan Kredit Terhadap Profitabilitas Pada PT Pegadaian (Perser. Cabang Pasar Rumput Jakarta Uji determinasi merupakan model dalam menerangkan variabel bebas terhadap variabel terikat. Uji determinasi sebagai berikut : Tabel 7. Uji Koefisien Determinasi (R. Predictors: (Constan. Kredit. Nilai perkiraan Sumber : Data output IBM SPSS 25, 2021 Berdasarkan tabel 6 diatas maka diperoleh Adjusted R2 sebesar 0,500 artinya 50%. Hal ini menunjukkan bahwa sebesar 50% variabel profitabilitas dipengaruhi oleh nilai perkiraan dan kredit. Sedangkan sisanya sebesar 50% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian. Kesimpulan Melihat hasil penelitian yang telah dibahas mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi profitabilitas PT Pegadaian (Perser. Cabang Pasar Rumput, maka dapat diambil kesimpulan yaitu variabel independen Jumlah Estimasi tidak berpengaruh secara parsial terhadap profitabilitas PT. Pegadaian (Perser. Cabang Pasar Rumput. Hal ini terlihat dari hasil uji t hitung dengan nilai t hitung sebesar 1,611 yang berarti kurang dari nilai t-tabel sebesar 2,035. Dan nilai Sig sebesar 0,117 semakin besar dari 0,10. Hal ini menunjukkan bahwa estimasi jumlah berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas PT Pegadaian (Perser. Cabang Pasar Rumput. Variabel independen Jumlah Pinjaman berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas PT Pegadaian (Perser. cabang Pasar Rumput Hal ini terlihat dari hasil uji t dari mana diperoleh nilai t hitung sebesar 3,130 yang berarti semakin tinggi dari nilai t-tabel sebesar 2,035. Dan nilai Signya adalah 0,004, lebih kecil dari andlt. dari 0,10. Hal ini menunjukkan bahwa kredit berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas Pasar Rumput anak perusahaan PT Pegadaian (Perser. Estimasi jumlah dan jumlah pinjaman sekaligus mempengaruhi profitabilitas anak perusahaan PT Pegadaian (Perser. Pasar Rumput. Hal ini terlihat dari hasil uji F dimana diperoleh F hitung sebesar 18,465 yang berarti lebih tinggi dangt. Dari tabel nilai F 3,276. Dan nilai Signya sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil dari dari 0,10. Hal ini menunjukkan bahwa variabel estimasi jumlah dan jumlah pinjaman secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas PT Pegadaian (Perser. Pasar Rumput cabang Jakarta. Meskipun perkiraan jumlah tersebut tidak mempengaruhi profitabilitas, namun mempengaruhi perusahaan. Pegadaian (Perser. Cabang Pasar Rumput tetap memperhatikan perkiraan jumlah tersebut sebagai jaminan atas barang yang dijanjikan apabila pelanggan tidak membayar. Hasil penelitian dapat memberikan wawasan tentang bagaimana nilai perkiraan dan kredit berkontribusi terhadap profitabilitas perusahaan dan dapat membantu perusahaan untuk memastikan bahwa kebijakan dan praktik bisnisnya sesuai dengan peraturan dan regulasi yang berlaku. Manajemen juga dapat menggunakan temuan ini untuk mengoptimalkan proses penaksiran dan pemberian pinjaman, sehingga dapat meningkatkan keuntungan Dengan pemahaman lebih dalam tentang pengaruh nilai perkiraan dan kredit terhadap profitabilitas, manajemen dapat merancang kebijakan yang lebih efektif dalam mengelola risiko kredit dan mengurangi potensi Hal ini dapat melibatkan penetapan batasan dan kontrol yang lebih baik terkait dengan nilai perkiraan dan kredit yang diberikan. Manajemen dapat fokus pada upaya-upaya yang dapat meningkatkan kinerja keuangan secara keseluruhan yang mencakup inovasi dalam produk atau layanan, efisiensi operasional, atau diversifikasi portofolio bisnis. Bagi penelitian selanjutnya, sebaiknya memperluas pemilihan sampel dan menambah jumlah data yang akan dianalisis agar penelitian ini bermanfaat bagi masyarakat, pelanggan, calon pelanggan dan PT Pegadaian. Daftar Pustaka