Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 3 Nomor 2 Juli 2023 PENGARUH KEPRIBADIAN SISWA TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA BAHSA ARAB DI MTS PANCASILA KOTA BENGKULU Cecef Setiawan1. Munirul Abidin2 Universitas Islam Negri Maulana Malik Ibrahim Malang Email: 220104210024@student. uin-malang. id1, munirul04@yahoo. Abstrak Keterlibatan keterampilan dalam suatu pembelajaran sangatlah penting karena semua hal tersebut mencangkupu dalam penguasaan pembelajaran bahasa arab khususnya maka dari itu kepribadian juga bagian dari hal yang dapat menunjang dalam proses pembelajaran maharah al-kalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara kepribadian siswa terhadap keterampilan berbicara siswa di Mts pacasila kota Metode penelitian pada penelitian ini yaitu menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan uji regresi linier sederhana. Dari analisa yang telah peneliti lakukan maka Dapat disimpulkan bahwa kepribadian siswa di MTs Pancasila Kota Bengkulu memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan berbicara bahasa arab dengan nilai yang diperoleh sebesar 0,004 dengan taraf signifikansi sebesar 0,005. Pendahuluan Dalam perspektif Islam, kepribadian sering disebut dengan istilah alsyakhsiyyah, yang berasal dari kata syakhsh yang berarti pribadi. Dalam kamus bahasa Arab, kata syakhsiyyah digunakan untuk mengartikan kepribadian. Syakhsiyyah islamiyyah adalah seperangkat perilaku manusia yang normatif, baik sebagai makhluk individu maupun sebagai makhluk sosial, yang normanya didasarkan pada ajaran Islam yang bersumber dari Al-Quran dan As-Sunnah. Kepribadian adalah totalitas dari sikap, perasaan, ekspresi, sifat, ciri, dan perilaku Sikap, perasaan, ekspresi, dan temperamen diwujudkan dalam tindakan dalam situasi tertentu. Setiap orang memiliki perilaku tertentu atau menerapkannya secara konsisten dan konsisten pada keadaan sekarang, sehingga menjadi ciri khas pribadi . (Ansori, 2. Suatu perkara yang memicu pada citra sosial tertentu yang diterima oleh seseorang dari suatu kelompok atau masyarakat, dimana serang tersebut diharapkan berperilaku berdasarkan peran sosial yang bisa diterimanya. Selain itu, kepribadian juga sering dipeumpamakan sebagai ciri-ciri tertentu yang membedakan antara satu orang dengan orang lainnya. Misalnya, orang pemalu Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 3 Nomor 1 disebut sebagai "kepribadian pemalu", orang yang supel sebagai "kepribadian yang supel" dan orang yang suka tampil tangguh sebagai "kepribadian tangguh". Selain itu, ungkapan "kepribadian" sering ditemukan. Yang terakhir ini biasanya melayani orang-orang yang lemah, orang asing, pengecut dan sejenisnya . (Syahril Iskandar, 2020. Maharah al-Kalam adalah salah satu dari empat kemahiran dalam pembelajar bahasa Arab, yang sangat penting bagi siapa saja yang ingin belajar bahasa Arab. Maharah al-Kalam dimana siswa diharapkan mampu melafalkan bunyi kata untuk mengungkapkan pikirannya kepada lawan bicara berupa gagasan, pendapat, keinginan atau perasaan. Secara umum, mahasiswa diharapkan mampu berkomunikasi dalam bahasa Arab dengan baik dan benar. Baik dan adil berarti menyampaikan pesan kepada orang lain secara bertanggung jawab secara (Nur, 2. Pengiriman pesan secara lisan tidak hanya satu arah saja, akan memilikiumpan balik . , maka terjadilah komunikasi dua arah atau (Sadiyah, 2. Berbicara tentang kepribadian seseorang merukapan suatu hal yang sangat lah mendalam dan mangumkan. Setiap orang sudah pasti memilik kepribadian yang berbeda-beda, ketika mengaplikasinnya kepembelajaran terkhussnya pembelajaran bahasa arab dibidang maharah kalam. Menyangkut kepribadian sudah tentu tidak terlaepas dari pendidikan yang diberikan oelh orang terdekat anak peserta didik yang bersangkutan ketika berproses untuk menjadi lebih dewasa, sehigga kan berdampak kepda mental peserta didik itu sendiri, seperti halnya yang telah peneliti lakukan analisa di Mts pancasila dikota Bengkulu, dari hasil pengamatan ada beberapa peserta didik ketika diberikan tugas maju kedepan kelas masih malu-malu dan memiliki rasa takut salah ketika disuruh dan ada beberpan yang sangat semangat ketika ada perinta hal tersbut. Sehingga peneliti ingin mengadakan penelitian tentang apakah ada pengaruh antara kepribadian siswa terhadap keterampilan maharah al-kalam diMts Pancasila Kota Bengkulu. Metode Penelitian Agar penelitian ini dapat berjalan dengan baik dan terarah maka peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan regresi linier Penelitian kuantitatif adalah penyelidikan yang terstruktur, terencana, dan sistematis terhadap hubungan yang jelas antara gejala dan variabel dari awal hingga akhir, dengan penelitian yang mengutamakan simbol dan (Hermawan, 2. Regresi merupakan sebuah metode statistik yang berfokus kepada hubungan antara variabel X dengan variabel bebas Y. Tujuan regresi itu sendiri yaitu untuk memprediksi nilai X untuk nilai Y tertentu dan untuk mengukur kekuatan corelasi antara keduanya variabel dan menunjukkan Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 3 Nomor 1 arah corelasi antara variabel dependen dan variabel independen. (Rahmawati et , 2. Pembahasan Dari perspektif psikologis, beberapa pakar paling populer dan terkenal dapat dikonsultasikan. George Kelly mendefinisikan kepribadian sebagai cara unik individu menafsirkan pengalaman hidup mereka. Gordon Allport mengatakan bahwa kepribadian adalah AusesuatuAy yang melekat pada diri individu yang menentukan arah perilaku total individu tersebut. Dari pendapat kedua ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa kepribadian berbicara tentang individu dan pemikiran dengan cara yang unik, sehingga setiap orang pasti memiliki identitas atau kepribadian yang berbeda. (Syahril Iskandar, 2020. Kepribadian tidak dapat dikenakan atau dilepas ketika seseorang memakai suatu pakaian atau mengikuti gaya busana tertentu. Akan tetapti Kepribadian berhubungan langsung dengan individu secara keseluruhan, kepribadian adalah sesuatu yang unik bagi setiap individu. Kepribadian tidak diragukan lagi merupakan ciri individu sebagai suatu bentuk perkembangan fisik yang menentukan cara unik mereka untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Kunci untuk memahami kepribadian adalah adaptasi. Adaptasi diri sebagai cara manusia untuk berhubungan dengan aktivitas mental untuk mengatasi kebutuhan internal dan beradaptasi dengan lingkungan . (MOH, 2. Kepribadian adalah tujuan dari proses pendidikan. Oleh karena itu, proses diakhiri dengan tercapainya suatu tujuan dari pendidikan itu sendiri. Pada dasarnya suatu tujuan yang tercapai melalui pendidikan adalah salah satu bentuk nilai-nilai ideal yang terbentuk dalam kepribadian seseorang. Pendidikan didasarkan pada tujuan umum yang pada dasarnya ditetapkan oleh suatu kelomok masyarakat dan dipaparkan secara singkat. Kedewasaan dan keutuhan atau kesempurnaan kepribadian dan pembentukan kepribadian dalam Islami. Dalam lia Pengantar Filsafat (Ana, 2. Autarbiyah IslamAy. Marimba menjelaskan bahwa tujuan pendidikan Islam pada hakekatnya identik dengan tujuan hidup setiap orang muslim, yaitu mengabdi kepada Allah . dan mengabdikan diri. untuk pemenuhan semua. memerintahkan dan menjalankan segala larangannya Seperti yang dikatakan Al-Qur'an: Arti: AuDan aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka Ay (Adz Dzariyat:. Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 3 Nomor 1 Kepribadian introvert adalah kecenderungan perilaku seseorang sedikit melakukan aktivitas berhubungan langsung kepada tindakan, lebih menyukai sedikit teman, lebih menyukai aktivitas biasa, tidak suka mengambil risiko, dan banyak berpikir sebelum bertindak. atau berbicara, menyembunyikan Menyukai perasaan yang sebenarnya, senang mengalami suatu peristiwa, lebih suka mengembangkan ide-ide yang berkomitmen, teliti, serius dan konsisten . (Asmaryadi, 2. Tipologi introvert dapat diartikan sebagai orang yang mengarahkan pemikirannya ke arah subyektif atau terhadap dirinya sendiri. Itu sebabnya kebanyakan orang dengan kepribadian introvert tidak suka keramaian. Karena itu, orang introvert cenderung memilih karir di bidang yang tidak banyak orangnya, seperti sekretaris, peneliti, atau akuntan. Secara umum, introvert hanya berbicara saat diperlukan dan hanya berbicara tentang apa yang benar-benar ingin mereka Ketika pengirim memiliki pertanyaan, pertama-tama mereka memikirkan kata-kata mereka dan kemudian mengatakannya. Karena introvert adalah alat yang dapat digunakan sesuai kebutuhan, tidak ada gunanya mengobrol, berbicara, jika tidak ada yang ingin dikatakan, jika tidak ada informasi yang ingin disampaikan, mereka tidak melakukan apa-apa. Sumber kegembiraan bagi introvert berasal dari dalam. Introvert juga memiliki kegiatan yang bersifat aktif, moody atau tidak biasa. Introvert bisa menjadi orang yang aktif, bahagia, dan mudah bergaul, tetapi biasanya introvert membutuhkan privasi dan kedamaian setelah kencan yang lama, karena kerumunan introvert menghabiskan energinya dengan cepat. Karena itu, mereka cenderung berinteraksi hanya sesekali dan kemudian diam. Selama masa-masa stres, introvert lebih banyak menghabiskan waktu sendirian atau hanya ingin berbagi waktu dengan satu/dua orang yang mereka percayai. Bagi introvert, tempat hal yang paling nyaman . (Masni et al. , 2. Menurut Jung, pengertian kepribadian ekstrovert adalah bahwa ekstrovert dipengaruhi oleh dunia objektif di luar dirinya. Lebih menitik beratkan pada pikiran dan perasaan berdasarkan dan timbul dari lingkungan. Baik itu lingkungan yang berdifat sosial maupun bukan sosial. Eysenck mendalilkan bahwa seseorang dengan kecenderungan ekstrover apa pun akan menunjukkan karakteristik berikut: Mereka tergolong orang yang suka bergaul, hidup seperti orang banyak, selalu membutuhkan seseorang untuk diajak bicara dan menyukai segala kerjasama. Mereka selalu memanfaatkan peluang yang datang . (Putri & Irawan, 2. Di sisi lain, meraka dapat melakukan kegiatan ke dunia luar. Anda bisa ldengan bebas berkomunnikasi tehadap banyak orang. Sehingga dapat mmemebrikan daya tarik tersendiri. Tapi semua ini atas biayanya sendiri, mereka Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 3 Nomor 1 sering terpaksa mengorbankan kepribadian mereka sendiri untuk memenangkan persetujuan massa. Pembicaraan tentang seorang ekstrovert cenderung bersifat generik, maknanya bersifat umum. Ekstrovert suka berada di keramaian. Dia mengumpulkan energinya melalui percakapan dan interaksi dengan orang banyak. Oleh karena itu, ketika seorang ekstrovert berada dalam situasi stres, mereka lebih aktif dengan teman-temannya, seperti berbelanja, menonton film, atau jalan-jalan. Seorang ekstrovert tidak berkembang dalam lingkungan yang Saat suasana sepi ekstrovert benar-benar membuatnya terujinyali. Orang dengan sifat kepribadian ekstrovert dilandaskan dari dunia luar. Orientasi mereka bersifat eksternal, dimana pemikiran, perasaan dan tindakan mereka ditentukan oleh lingkungan sosial dan non-sosial mereka. Sementara itu, orang dengan kepribadian introvert akan dipengaruhi oleh dunianya sendiri. Menyesuaikan diri terhadap dunia luar kurang baik, tetapi menyesuaikan diri dengan diri sendiri itu baik. Setiap tipe kepribadian juga memiliki kelemahannya masing-masing. Ketika keterikatan dengan dunia yang berhubumgam demgam imteraksi terlalu kuat, ekstrovert dapat terjebak dalam dunia objektif, dan kehilangan diri mereka sendiri, mengasingkan dunia dari subjektivitas mereka sendiri. Di sisi lain, orang dengan sifat kepribadian introvert, ketika jarak ke dunia objektif terlalu jauh, orang tersebut terlepas dari dunia Oleh karena itu, dia tidak cocok dengan lingkungannya, yang membuatnya gelisah. (Masni et al. , 2. Indikator penelitian Sub indikator 1,3,5,10,16, 24,29,44,53 Berani mengambil risiko Bertanggung jawab 51,54 2,11 12,14,32,36. Lebih terbuka terhadap keadaan luar Suka melakukan kegiatan 45,56 4,7,8,9,13,41, 43,49,47,55 6,52 Nomer butir 15,19,33,37, 40,46,48 17,22,27 20,26,34,39, 25,30,35,38 18,21,23,28, 31,50, Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 3 Nomor 1 Maharah kalam linguistik berarti kemampuan berbicara. Retorika merupakan suatu kemampuan yang dapat mengucapkan bunyi-bunyi artikulatoris atau menyatakan, mengutarkan pikiran, gagasan, dan perasaan. Makna praktis berpidato . aharah kala. adalah kemampuan menulis kata dan kalimat yang sesuai dengan pikiran dan perasaan. baik dan benar dalam penyusunan kalimat. Berbicara adalah salah satu hal terpenting dalam belajar bahasa Arab karena bahasa asing mudah dipahami ketika seseorang berhubunngan langsung dalam komunikasi. Jadi dalam proses belajar bahasa asing pada umumnya. (Amir & Nurjannah, 2. Orang menciptakan lingkungan bahasa asing untuk melatih keterampilan berbicara. Tujuan Pembelajaran Maharah Kalam Terdapat beberapa tujuan didalam pembelajaran maharah kalam . Di antara tujuan tersebut, tujuan umumnya adalah kemampuan siswa untuk menggunakan bahasa Arab sebagai sarana untuk berinteraksi dengan lawan bicaranya dan memahami pesan pembicara. (Rosyidi & NiAomah, 2011: . Berdasarkan kemampuan tersebut, dapat digambarkan sebagai kemampuan siswa berperilaku etis dalam berdiskusi dan berdebat, berbicara di depan umum, bercerita, membacakan berita atau informasi kepada orang lain, melaporkan, mengomentari berita yang didengarnya, dan menetapkan pemikirannya. peraturan yang jelas dan tepat. adalah benar Berdasarkan tujuan umum yang telah disinggug diatas , maka akan diuraikan beberapa tetang tujuan khusus pembelajaran Maharah Kalam yaitu:. Siswa mengucapkan kata-kata Arab dan sejenisnya . mengungkapkaan kalimat dengan kaidah nahwu yang sesuai. mengungkapkan apa yang ada pikiran pembicara. Penggunaan angka, angka, tamyiz dll dalam ucapan. Menggali kekayaan kosa kata bahasa sesuai usia, kemampuan dan kematangan siswa. Tingkatkan keterampilan penalaran Anda dalam bahasa Arab . (Mahmudah & Rochma, 2. Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 3 Nomor 1 Indikator Indikator Kelancaran Penuasaan Teks Variabel Keterampilan Berbicara Bahasa Arab Hipotesis Sugiyono mengeluarkan fatwa yang menyatakan bahwa hipotesis disajikan dalam bentuk pernyataan. Berdasarkan teori yang relevan, bukan berdasarkan fakta empiris yang diperoleh melalui pengumpulan data. Dengan demikian, hipotesis juga dapat disajikan sebagai tanggapan teoretis terhadap rumusan masalah penelitian. (PUTRA et al. , n. Ha : Terdapat pengaruh antara kepribadian siswa terhadap keterampilan berbicara Ho: Tidak pengaruh antara kepribadian siswa terhadap keterampilan berbicara Diskusi dan pembahasan Uji validitas Validitas adalah tes yang menggambarkan seberapa baik data yang dikumpulkan oleh alat survei. Efektivitas dapat dilakukan dengan beberapa cara. Yaitu tentang validitas komposisi. Validitas konstruk menilai seberapa baik peneliti menerjemahkan teori yang digunakan ke dalam instrumentasi. (Tugiman et al. , 2022. Validitas kriteria atau validitas prediktif, d. kemampuan suatu angket atau instrumen untuk membuat prediksi, diperoleh dengan cara menguji korelasi antara instrumen yang diujikan dengan instrumen lain yang dianggap sebanding dengan apa yang dinilai oleh instrumen yang digunakan. (Amalia & Dianingati, 2. Setelah penyebaran angket untuk menentukan atau mengambil soal-soal yang valid dalam menunjang penelitian ini maka peneliti telah melakukan uji validitas dari soal yang berjumlah 56 soal maka dapat disimpulkan bahwa soal yang valit adadalah berjumlah 30 soal dengan taraf signifikansi 0,429. Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 3 Nomor 1 Uji reabilitas Peneliti melakukan uji reliabilitas untuk mengetahui konsistensi alat ukur dalam mengukur variabel yang diukur. Beberapa uji reliabilitas (Tugiman et al. , 2022. Setelah uji validitas dilakukan, maka akan dilakukan uji reliabilitas instrumen penelitian yang terdiri dari 30 pernyataan. Uji reliabilitas dilakukan terhadap kemampuan bahasa Arab siswa dengan menggunakan pengukuran yang sesuai maka kepribadian siswa dan hasil tes yang didapat menunjukkan reliabilitas instrumen dari data yang telah disusun. Hal yang menjadi tolak ukur uji reliabilitas adalah instrumen penelitian dianggap reliabel apabila nilai cronbach alpha yang diperoleh lebih tinggi. Hasil uji reliabilitas yang dilakukan pada 30 titik survei adalah sebagai berikut Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items Dari pemamaparan tabel diatas menunjukkan bahwa jumlah butur soal sebanyak 30 dinyatakan reabilitas dengan taraf signifikansi > 0. 005 sedangankan hasil nilai yang didapat 0,923. Uji prasyarat analisis data uji persyaratan analasis data dilakukan sebelum dilakukaknnya uji hipotesis penelitian. Sebelum digunakan hal tersebut sudah tentu harus melewati uji coba terlebih dahulu seperti untuk menguji pengaruh ataupun hubungan antar variabel, sebelum melakukan hal-hal tersebut maka diperlukannya uji normalitas dan uji homogenitas varians. Uji normalitas Uji normalitas digunakan untuk melihat lebih lanjut apakah data yang didapat dari hasil observasi bisa diktakan normal atau tidak normal, kemudian data tersebut dapat dipergunakan untuk model regresi. (Firdayanti & Oktafani, 2. Untuk melihat apakah data yang didapat dikatakan normal maka akan dilakuakan suatu uji normalitas melalui software SPSS 16. 0 melalui analisis grafis Sebagai berikut One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 3 Nomor 1 Unstandardized Residual Normal Parametersa Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Absolute Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Dari pemaparan hasil uji normalitas di atas menjukkan bahwa data yang diujikan melalui spss dinyataka normal dengan nilai 0,385, sebagaimana tarah signifikansinya yaitu 0,05. Sebagaimana yang tertera apabila nilai signifikan > 0,05 maka dinyatakan normal. Apabila nilai signifikan < 0,05 maka dinyakatan tidak normal, maka dari nilai diatas hasil tersebut bisa dinyatakan normal. Homogenitas Uji homogenitas berdasarkan data sampel yang sudah dikumpulkan diukur pada variabel penelitian uji F. untuk melihat apakah populasi setiap kelompok homogen ataukah tidak, maka dilakukan dengan membandingkan koefisien hasil perhitungan F hitung dengan F tabel. Bisa dikatakan homogenitas jika nilai signifikan > 0,05 maka nilai residual berdistribusi homogen . nilai signifikan < 0,05 maka nilai residual bedristribusi tidak homogen. Uji homogenitas dalam penelitian ini menggunakan program SPSS Versi 16. dengan uji Hasil dari uji homogenitas Kolmogorov-Smirnov Test dari mahara al-kalam akan dipaparkan dibawa ini One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parametersa Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Absolute Positive Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 3 Nomor 1 Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa persyaratan data dapat dinyatakan homogenitas apabila nilai sig < 0,05 pada uji homogenitas data. Dari hasil uji tersebut dapat disimpulkan bahwa data hasil uji homogenitas kepribadian siswa memiliki signifikansi 0,385. Uji hipotesis Hipotesis perbandingan adalah uji perbandingan atau prediksi apakah akan ada perbedaan yang signifikan dalam hasil dua kelompok atau lebih. Oleh karena itu hipotesis komparatif hanya membedakan dan tidak mempertimbangkan hubungan antar variabel. Jika Ho diterima dalam pengujian, maka nilai acuan dapat digeneralisasikan dari dua sampel atau lebih ke seluruh populasi, pengambilan sampel dengan tingkat kesalahan tertentu. (Ashari & Tripena, 2. Saat melakukan uji regresi linier tentang pengaruh kepribadian siswa terhadap kecakapan bahasa Arab siswa, peneliti menggunakan rumus regresi linier sederhana untuk mengukur pengaruh hasil ini: (Arifianto et al. , 2. tara signifikansi pengaruh antara variabel X dab Y yaitu bisa dilihat dari landasan pengambilan keputusan yaitu jika nilai signifikkansi < 0,05 maka terdapat pengaruh, dan apabila nilai signifkansi > 0,05 maka tidak ada pengaruh antara variabel tersebut. ANOVAb Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Sig. Predictors: (Constan. , kepribadian Dependent Variable: maharah kalam Dari data yang telah dipaparkan diatas dapat di simpulka bahwa nilai yang didapat adalah 0,004 sebagaimana yang telah dijelaskan diatas apabila nilai signifikansi < 0,05 maka terdapat pengaruh, sehingga kepribadian siswa memiliki pengaruh terhadap keterampilan maharah kalam. Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 3 Nomor 1 Model Summary Model R Square Adjusted R Std. Error of the Square Estimate Predictors: (Constan. , kepribadian Dari tabel model summary diatas besarnya pengaruh antra kepribadian siswa terhadap keterampilan berbicara R yaitu sebesar 0,691 dari output tersebut bisa dieperoleh koefisien diterminasi (R squar. sebesar 0,477 maka dari itu dapat simpulkan bahwa pengaruh antara variabel x kepribadian siswa dan variabel y keterampilan berbicara . aharah kala. adalah sebesar 47,7%. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis yang telah dipaparkan dan sudah diuraikan maka dapat dismpulkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara kepribadian siswa terhadap keterampilan berbicara bahasa arab di Mts Pancasila kota bengkulu. Hal tersebut telah diuji melalui uji hipotesis dengan menggunkan teknik uji regresi linier sederhana yang taraf nyayakan terdapat pengaruh antara kepribadian siswa dan maharah kalam akan tetapi semuah hal tersebut kebali kepada prinsip siswa ketika belajara kerena setiap waktu berputar pasti akan ada yang akan berubah. dari pemampara diatas dapat penulis menyadari masih banyak kekurangan maka dari itu kritik dan saran sangatlah diharapkan untuk menunjang penelitian kedepannya, semoga hasil penelitian ini bisa bermanfaat. Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 3 Nomor 1 Daftar pustaka Amalia. , & Dianingati. Pengaruh jumlah responden terhadap hasil uji validitas dan reliabilitas kuesioner pengetahuan dan perilaku Generics: Journal of Research in Pharmacy, 2. , 9Ae15. Amir. , & Nurjannah. Pelatihan dan Pendampingan Maharah Kalam Santri dalam Pembelajaran Bahasa Arab di TKA/TPA. Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3. , 59Ae63. Ana. Korelasi antara Kemampuan Membaca Kitab Kuning dengan Kepribadian Siswa SMA An-Nur Bululawang Malang. Jurnal Keislaman, 3. , 231Ae257. Ansori. Kepribadian dan emosi. Jurnal Literasi Pendidikan Nusantara, 1. , 41Ae54. Arifianto. Pangestu. Oktaria. Moonlight. , & Pratiwi. Prediksi Daya Pada Panel Surya Menggunakan Metode Time Series dan Analisis Regresi. Jurnal Ilmiah Intech: Information Technology Journal of UMUS, 4. , 52Ae63. Ashari. , & Tripena. Uji Hipotesis Komparatif Volume Penumpang di Terminal Bus Bukateja Purbalingga Sebelum dan Sesudah Covid-19. Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 3 Nomor 1 Asmaryadi. EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK METODE PSIKODRAMA UNTUK MENGATASI KEPRIBADIAN INTROVERT DI MAN SIABU. Ristekdik: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 4. , 118Ae121. Firdayanti. , & Oktafani. Pengaruh Kualitas Produk Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Smartphone Iphone 12 Di Kota Bandung. RELASI: JURNAL EKONOMI, 19. , 1Ae11. Hermawan. Metodologi Penelitian Pendidikan (Kualitatif. Kuantitatif dan Mixed Metho. Hidayatul Quran. Mahmudah. , & Rochma. Pembelajaran Maharah Kalam dengan Media AuLearning. Aljazeera. NetAy di Universitas Darussalam Gontor. Lisanan Arabiya: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 6. , 45Ae68. Masni. Tara. , & Hutabarat. Konstribusi Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Kepribadian Introvert dan Ekstrovert. Jurnal Jendela Pendidikan, 1. , 239Ae249. MOH. KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL AuBAPAK. KAPAN KITA AKAN BERDAMAI?Ay KARYA REGZA SAJOGUR: TEORI PSIKOANALISIS SIGMUND FRUED. Nur. Penerapan Metode Muhadatsah Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Maharah Kalam Peserta Didik. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 20. , 177Ae187. PUTRA. SETIAWAN. , & PENUH. PENGARUH CITRA INSTITUSI TERHADAP RETENSI APARATUR SIPIL NEGARA Jurnal TarbiyahMu ISSN 2798-429X Volume 3 Nomor 1 (ASN) PADA DINAS KEPENDUDUKAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN KERINCI. Rahmawati. Kristanto. Pratama. , & Abiansa. Prediksi Pelaku Perjalanan Luar Negeri Di Masa Pandemi COVID-19 Menggunakan Metode Regresi Linier Sederhana. Journal of Information System Research (JOSH), 3. , 338Ae343. Sadiyah. Bermain peran . ole playin. dalam pembelajaran maharah alkalam di PKPBA UIN Maliki Malang. Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Ilmiah, 3. , 1Ae29. Syahril Iskandar. Mengenal Kepribadian. Syahril Iskandar. Mengenal Kepribadian. Tugiman. Herman. , & Yudhana. Uji Validitas Dan Reliabilitas Kuesioner Model Utaut Untuk Evaluasi Sistem Pendaftaran Online Rumah Sakit. JATISI (Jurnal Teknik Informatika Dan Sistem Informas. , 9. , 1621Ae1630. Tugiman. Herman. , & Yudhana. Uji Validitas Dan Reliabilitas Kuesioner Model Utaut Untuk Evaluasi Sistem Pendaftaran Online Rumah Sakit. JATISI (Jurnal Teknik Informatika Dan Sistem Informas. , 9. , 1621Ae1630.