Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 Maret 2022. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. Pelatihan Perwasitan Tenis Lapangan Lisensi Daerah Kota Jayapura 2021 Ince Abdul Muhaemin Mangngassai*1. Marsuki2. Andi Syaiful3 1,2,3Penjaskesrek. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Cenderawasih. Indonesia *e-mail: incemuhaemin86@gmail. com1, marsukidkd@gmail. com2, andisyaiful609@gmail. Abstrak Tenis lapangan merupakan permainan sangat populer di mancanegara tetapi di satu tahun terakhir ini pertandingan sangat minim di karenakan adanya wabah penyakit covid 19 yang melanda dunia begitu pun di indonesia singgah Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang telah di rencanakan di tahun 2020 ditundah dan di rencanakan kembali pada bulan oktober tahun 2022. Sehubungan dengan hal tersebut maka ada pimikiran untuk mengadakan pengabdian masyarakat, dalam kegiatan pengabdian ini adalah AuPelatihan Perwasitan Tenis Lapangan Lesensi Daerah Kota Jayapura 2021 yang bertujuan untuk mempersiapakan petugas wasit dan linesmen pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, agar nantinya mampu melaksanakan tugas sebagai pengadil dalam lapangan dan dapat menunjukkan kwualitas dalam memimpin pertandingan, maupun menerapkan peraturan-peraturan tenis lapangan yang didapatkan dalam pelatihan. Dalam metode pelaksanaan kegiatan pengabdian pelatihan ini dilakukan dua cara yaitu pemberian materi teori dan demonstrasi langsung di lapangan menjadi wasit. hasil dari pelatihan ini yang berjumlah 30 orang peserta menunjukkan bahwa tingkat pemahaman tentang peraturanperaturan tenis lapangan dinyatakan baik dan bersyarat memperoleh sertifikat lisensi daerah. Sehingga peserta dapat bertugas pada kejuaran tenis lapangan sebagai wasit dan linesman. Kata kunci: Pelatihan. Tenis. Wasit Abstract Field tennis is a very popular game in foreign countries but in the last year the matches were minimal due to the covid 19 disease outbreak that hit the world as well as in Indonesia, the XX Papua National Sports Week (PON) which had been planned for 2020 was postponed and postponed. plan to return in October 2022. In connection with this, there is a thought to hold community service, in this service activity is "Training for Tennis Referees of the Regional License Field of Jayapura City 2021 which aims to prepare referee officers and linesmen at the National Sports Week (PON) XX Papua 2021, so that later they will be able to carry out their duties as a court judge and be able to show their quality in leading matches, as well as applying the tennis rules obtained in training. In the method of implementing this training service activity, there are two ways, namely providing theoretical material and direct demonstration in the field as a referee. the results of this training which amounted to 30 participants showed that the level of understanding of the rules of tennis courts was stated to be good and conditional on obtaining a regional license certificate, so that participants could serve in court tennis championships as referees and linesman. Keywords: Referee. Training. Tennis PENDAHULUAN Tenis lapangan merupakan permaian sangat populer, hingga ke mancanegara Hal ini terlihat banyaknya orang yang bermain tenis mulai dari anak-anak sampai veteran (Muhaemin. Dilihat dari pertandingan, turnament tenis lapangan mulai dari tingkat kelompok umur sampai kelompok veteran. Dalam buku Peraturan Turnamen diakui PELTI kelompok umum tahun 2018 menyebutkan AoPertumbuhan dan perkembangan tenis nasional dewasa ini telah menunjukan tingkat kemajuan cukup berarti, perlu terus dijaga dan ditumbuh kembangkan lebih lanjut sehingga mampu berbicara secara lebih mantap diperaturan tenis international (Jatra & Fernando, 2. Untuk itu perlu dukungan sepenuhnya dari setiap perangkat organisasi agar prestasi menyeluruh dari para pemain, official, dan penyelenggara setiap turnament mampu mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Dalam Pertandingan tenis lapangan pergerakan cepat sanagat perlu, sehinga dibutuhkan keseriusan dalam berlatih maupun pada saat bertanding. Tidak terlepas pula bahwa tingkat rivalitas tim ketika bertanding sangat agresif, sehingga dibutuhkan seorang pengadil lapangan P-ISSN 2807-6605 | E-ISSN 2807-6567 Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 Maret 2022. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. pertandingan yang benar-benar mampu memimpin dengan semangat profesionalitas. Peningkatan pengetahuan dan pemahaman wasit penting dilakukan salah satunya pada cabang olahraga tenis lapangan. Pada tenis lapangan, ada namanya referee, chair umpire dan linesman. Namun yang bertugas secara langsung memimpin pertandingan di lapangan adalah chair umpire dan linesman(Hadi, 2. Tugas seorang wasit yakni memimpin jalannya pertandingan agar dapat berjalan lancar, sehingga dalam mengambil keputusan wajib memiliki sikap netral dan objektif, selain itu juga merupakan sarana dalam menyebarluaskan peraturan-peraturan permainan tenis lapangan kepada masyarakat (Jasmani et al. , 2. Wasit Pun seharusnya mampu menjaga emosi, dan menunjukan kinerja wasit sesuai dengan aturan dan peranannya sebagai pengadil. Tuntutan di era globaliasi menuntut agar seseorang memiliki kecerdasan supaya orang tersebut tidak mengalami kesulitan dan tantangan (Deni Mudian, 2. Dalam penyelenggara setiap turnament di perlukan beberapa petugas lapangan untuk menjalankan pertandingan dimana dalam pertandingan Olahraga tenis memiliki beberapa petugas pertandingan berkompoten sesuai tugasnya. Dalam aturan turnament umum PELTI panitia atau petugas pertandingan sesusai dari :. Direktur Tunament, . Pengawas Pertandingan, . Referee (Kepala Wasi. , . Wasit, . Hakim Garis, . pemungut bola, . Penunjuk Angka, . Petugas Meja, . Medis atau Pisioterapi, . bagian perlengkapan (Rules & Tennis, 2. Salah satu yang sangat penting dalam pertandingan untuk kelancaran turnament adalah yang memimpin suatu pertandingan yang lebih dikenal dengan wasit atau chair umpire. Wasit dalam tenis lapangan adalah seseorang yang bertugas memimpin jalannya pertandingan Seorang wasit memiliki tanggung jawab atas berlangsungnya pertandingan sebagai pengadil selama memimpin. Wasit adalah seorang yang memiliki wewenang untuk mengatur jalannya suatu pertandingan olahraga. Ada bermacam-macam istilah wasit. Dalam bahasa Inggris dikenal referee, umpire, judge atau linesman. Istilah wasit dalam bahasa Inggris Referee berasal dari sepak bola. Awalnya kapten dari setiap tim saling berkonsultasi untuk menyelesaikan perselisihan yang terjadi di lapangan (Dharmadi, 2. Kemudian peran ini didelegasikan kepada seorang umpire. Setiap tim membawa umpire-nya masing-masing sehingga masingmasing kapten tim dapat berkonsentrasi kepada permainan. Akhirnya, seorang yang dianggap netral dinamai referee . ari would be "referred to") bertindak sebagai orang yang akan menyelesaikan permasalahan jika umpire tidak bisa menyelesaikannya maka Referee yang harus dapat menyelesaikan masalah tersebut. Wasit . mempunyai pengertian orang-orang yang berhak menempati tempatnya di lapangan, dan semua orang yang ditugaskan membantu wasit menjalankan pertandingan (Dharmadi, 2. Pengambilan keputusan yang efektif adalah komponen kunci dari kinerja dalam permainan untuk atlet dan wasit, dengan pengambilan keputusan yang konsisten, efisien, dan benar di seluruh pertandingan. Untuk mendukung lancarnya tugas wasit sangat diperlukan diadakannya pelatihan wasit. Pelaksana dan PELTI berpikir untuk melaksanakan pelatihan perwasitan supaya pertandingan berjalan aman dan lancer (Rubaeni, 2. dikarenakan diawal awal memulai tugas wasit, diharapkan menyesuaikan lagi dengan suasana lapangan. Di dalam lapangan Kecemasan juga dapat menjadi problem utama sesorang wasit. Oleh karena itu wasit harus memiliki kemampuan untuk mengatasi kecemasan melalui beberapa teknik baik secara umum maupun subjektif. Faktor psikologis yang menjadi indikator munculnya kecemasan yang dapat di tinjau secara kognitif yaitu kecemasan mengenai tingkat kekhawatiran dan pikiran negatif maupun emosi. Jadi dalam hal ini seorang wasit harus memiliki kontrol emosi diri saat memimpin suatu pertandingan tenis. Seorang wasit bisa menjalankan tugas dan fungsinya, maka perlu memiliki sifat-sifat seorang pemimpin (Julian. Selain itu, wasit sebagai pemimpin pertandingan hendaknya juga mengenal Kepribadian wasit merupakan modal yang sangat utama. Dari kapasitas ini memiliki modal dasar yang perlu untuk menjalankan fungsi dan tugasnya di lapangan. Di provinsi Papua akan di laksanakan ajang olahraga nasional yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020, tetapi di tahun tersebut seluruh dunia maupun indonesia dilanda virus covid 19 sehingga pemerintah pusat menunda pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dialihkan ke bulan oktober tahun 2022. Sehingga panitia besar PON P-ISSN 2807-6605 | E-ISSN 2807-6567 Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 Maret 2022. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. bisa mempersiapkan perangkat atau petugas pertandingan lebih baik lagi agar pelaksanaan kegiatan tersebut bisa sukses. Dari hasil peninjauan yang di lakukan bahwa petugas wasit dan linesmen tenis lapangan yang ada di provinsi papua sangat sedikit hanya berjumlah 4 orang yang mempunyai lisensi. Terkait dengan sedikitnya perangkat petugas wasit dan linesmen dalam pergelaran kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, maka diharapakan diadakannya kegiatan pelatihan perwasitan untuk memenuhi petugas wasit dan linesmen pada kejuaran Pekan Olahraga Nasioanal (PON) XX Papua 2021. Dari permasalahan tersebut maka dilaksanakan kegiatan pelatihan perwasitan tenis lapangan lesensi daerah yang bertujuan untuk . menambah wasit dan linesmen yang berlisensi, . memberikan penambahan wawasan tentang peraturan-peraturan tenis lapangan, . sebagai pendukung lancaranya pertandingan pada kejuaran-kejuaraan, . memenuhi jumlah petugas wasit dan linesmen yang berasal dari Provinsi Papua dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. METODE Pelaksanaan Kegiatan pengabdian pelatihan perwasit tenis lapangan lisensi daerah kota jayapura Papua 2021. Peserta pelatihan ini dari kalangan mahasiswa. Guru penjas serta para komunitas pecinta tenis lapangan berjumlah 30 peserta. Pengabdian dilaksanakan selama dua hari yaitu pada tanggal 7-8 Agustus 2021 pada hari Sabtu di Mulai dari pukul 09. 00 WIT dan Minggu dari pukul 14. 00 WIT. Lokasi pengabdian di laksanakan di Fakultas Keguraan Dan Ilmu pendidikan (FKIP) universitas cenderawasih. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah metode ceramah atau presentasi dan praktek. Langkah-langkah pelatihan sebagai berikut untuk materi ceramah . pemateri mempersentasiakan Kode etik wasit tenis lapangan, . pemateri mempersentasikan peraturanperaturan dalam pertandingan tenis lapangan, . pemateri mempersentasikan mental wasit dalam memimpin pertnadingan, . pemateri mempersentasikan istilah-istilah dalam permaian tenis lapangan, tehnik-tehnik dalam memimpin pertandingan dan cara pengisian scoresheet. Untuk praktek . peserta langsung bertugas menjadi Wasit, . peserta langsung bertugas menjadi Linesmen, . peserta mempraktekkan pengisian scoresheet, dan . teknik memegang timer/stopwatch. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan perwasit tenis lapangan lisensi daerah kota jayapura Papua 2021, dimana dalam kegiatan ini peserta dapat pengetahuan hal-hal baru tentang peraturan-peratauran dalam pertenisan agar dalam memimpin suatu pertandingan peserta mampu memimpin secara maksimal. Pelatihan wasit tenis lisensi daerah diawali dengan pembukaan, sebelum pemberian materi tentang peratutan-pertaturan tenis lapangan peserta melakukan pretest untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta tentang peraturan-pertauran tenis lapangan. Setelah melakukan Pretest maka sudah ada gambaran bahwa masih banyak peserta pelatihan kurang paham tentang peraturan-peraturan tenis lapangan, penyajian teori mengenai kode etik wasit tenis lapangan, pemahaman peraturan permainan tenis. Mental wasit dalam memimpin pertandingan, pengisian scoresheet serta pemahaman mengenai tata cara dalam melakukan hal hal yang berhubungan dengan wasit di lapangan. Pada hari kedua pelaksanaan pelatihan yaitu praktek lapangan yang bertempat di lapangan tenis PGSD Universitas cenderawasih peserta membawa perlengkapan wasit. Peserta pelatihan mendemonstrasikan langsung menjadi wasit dan linesman secara bergantian yang belum dapat bertugas sebagai wasit dan linesmen maka dia bertugas sebagai pemain. Setelah memberikan materi teori dan praktek kepada peserta maka dilanjutkan kegiatan posttest untuk mengetahui perkembangan tentang pemahaman peraturan-peraturan tenis P-ISSN 2807-6605 | E-ISSN 2807-6567 Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 Maret 2022. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. lapangan pada saat memimpin pertandingan. Dari hasil posttest sudah diketahui bahwa semua peserta sudah paham tentang peraturan-peratutan tenis lapangan yang nantinya mampu memimpin pertandingan. Pada gambar di bawah ini pemateri memulai kegiatan dengan memberikan tes awal bagi Gambar 1. Menyebarkan Soal Pretest Dalam kegiatan pada gambar diatas pemateri membagikan selebaran kertas yang berisakan tes awal untuk mengetahuai pemahaman peserta terkait permainan tenis lapangan beserta peraturan-peraturan yang ada dalam tenis lapangan. Dari hasil tes awal tersebut maka pemeteri dapat menyimpulkan sejauh mana pemahan oleh peserta tentang peratura-peraturan tenis lapangan. Setelah melakuakan tes awal maka di lanjutkan pemaparan materi tentang hal-hal yang telah direncanakan dalam kegiatan pelatihan perwasitan tenis lesensi daerah terlihat pada 2 gambar di bawah ini. Gambar 2. Pemberian Materi Pelaksanaan pada gambar diatas pemateri mempersentasikan materi pelatihan yang di laksanakan di anataranya . pemateri mempersentasiakan Kode etik wasit tenis lapangan, . pemateri mempersentasikan peraturan-peraturan dalam pertandingan tenis lapangan, . pemateri mempersentasikan mental wasit dalam memimpin pertnadingan, . pemateri mempersentasikan istilah-istilah dalam permaian tenis lapangan, tehnik-tehnik dalam memimpin pertandingan dan cara pengisian scoresheet. Selanjutnya dihari kedua peserta langsung praktek lapangan seperti pada gambar sebagai berikut. Gambar 3. Praktek Lapangan P-ISSN 2807-6605 | E-ISSN 2807-6567 Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 Maret 2022. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. Pada kegiatan materi praktek dilaksanakan dua tempat yaitu lapangan PGSD Universitas Cenderawasih dan lapangan sian sior walikota. Praktek lapangan dilaksanakan langsung oleh peserta, untuk di lapangan PGSD Universitas Cenderawasih dilaksanakan semama peserta secara bergantian sedangkan di lapangan sian sior walikota peserta menjadi wasit di karenakan di lapangan tersebut sudah ada pemain. Pelaksanaan praktek sebagai pembelajaran untuk memimpin suatu pertandingan dan langsung juga mengisi scoresheet di pandu oleh pemateri, jika ada pertanyaan dari peserta atau ada kesalahan dalam pengisian scoresheet maka pemeteri memberi penjelasan kepada peserta supaya tidak terjadi kesalahan dalam memimpin pertandingan atau turnamen nantinya. Pada kegiatan terakhir pemberian sertifikat kepada peserta sebagai pengharagaan telah mengikuti pelatiahan perwasitan tenis lapangan lisensi daerah di berikan langsung oleh pemateri terlihat pada gambar di bawah. Gambar 4. Penyerahan Setifikat ke Peserta Pada Gambar 4 Penyerahan sertifikat kepada peserta sebagai pengakuan bahwa dalam suatu turnamen peserta yang sudah mendapatkan sertifikat sudah dapat memimpin suatu Berdasarkan hasil kegiatan Pengabdian berlangsung diperoleh hasil yang positif diantaranya sebagai berikut: . Para peserta mengikuti pelatihan dengan disipilin dan penuh . Para peserta aktif bertanya, serta melakukan praktek dengan sesama pemateri. Para Peserta menunjukkan bahwa tingkat pemahaman tentang peraturan-peraturan tenis lapangan dinyatakan baik, . Para Peserta bersyarat memperoleh sertifikat lisensi daerah,. Para peserta dapat bertugas pada kejuaran tenis lapangan sebagai wasit dan linesman. Pada kegiatan ini memberikan sumbangan positif kepada peserta dimana peserta yang lulus mengikuti pelatihan dapat kesempatan untuk bisa bertugas sebagai wasit dan linesman pada ajang Pekan Olahraga Nasioanal (PON) 2021 di Papua. KESIMPULAN Kegiatan pelatihan perwasitan tenis lapangan lisensi daerah, peserta sudah mampu mengetahui peraturan-peraturan tenis lapangan, etika menjadi wasit dalam memimpin Wasit yang baik harus memiliki konsentrasi dan kecermatan yang bagus karena bisa saja wasit menjadi musuh bagi pemain apabila dalam pertandingan tidak konsentrasi atau tidak cermat dalam mengambil keputusan. jadi seorang wasit harus bertanggung jawab atas berlangsungnya pertandingan sebagai pengadil untuk kelancaran suatu pertandingan tersebut. Untuk pengembangan selanjutnya perlu diadakan pelatiahan perwasitan lisensi nasional dasar, lisensi nasional. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada FKIP Universitas Cenderawasih dan para pengurus PELTI Kota dan Provinsi Papua yang telah memberikan dukungan secara financial terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Diharapkan hasil kegiatan dapat bermanfaat untuk bagi para P-ISSN 2807-6605 | E-ISSN 2807-6567 Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 Maret 2022. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. pembaca khususnya bagi peserta yang telah mengikuti pelatihan supaya ilmu yang telah didapatkan dapat bermanfaat baik orang lain. DAFTAR PUSTAKA