NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Volume 6. Issue 4. November 2025 DOI: https://doi. org/10. 55681/ nusra. Homepage: ejournal. id/index. php/nusra p-ISSN: 2715-114X e-ISSN: 2723-4649 PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES (SSI) MENGGUNAKAN LIVEWORKSHEETS PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA KELAS XI SMA/MA SEDERAJAT Nur Latiffahni*. Rasmiwetti. Sri Haryati Program Studi Pendidikan Kimia. Universitas Riau. Indonesia *Corresponding author email: nur. latiffahni1971@student. Article History ABSTRACT Received: 15 June 2025 Revised: 30 October 2025 Published: 7 November 2025 This study aims to develop E-LKPD based on socio-scientific issues (SSI) using liveworksheets on chemical equilibrium material for grade XI SMA/MA equivalent, to determine the validity of E-LKPD based on aspects of content feasibility, characteristics of Socio-scientific Issues, presentation, language, appearance, and software utilization and to determine user responses to the developed E-LKPD. This study was designed using a research and development design R&D (Research and Developmen. using the ADDIE model consisting of five stages of the ADDIE model consisting of Analysis. Design. Development. Implementation and Evaluation. However, this study was only conducted up to the Development stage. The instruments used were validation sheets and user response questionnaires. Validation was carried out by two material expert validators and one media expert validator, as well as user responses obtained from teachers and After validation was carried out twice, the results of the expert validation of the material on the aspects of content feasibility, characteristics of Socio-Scientific Issues, presentation, and language were respectively 93. 75%, 90. 625%, 87. 50%, and 87. 50% with valid The results of media validation on the aspects of appearance, and software utilization were 100% and 100% with valid criteria. The results of the user response test obtained a score of 96. 66% by chemistry teachers with very good criteria and 95. 77% by students with very good criteria. Keywords: E-LKPD. Socio-scientific Issues, liveworksheets. ADDIE Copyright A 2025. The Author. How to cite: Latiffahni. Rasmiwetti. Haryati. PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES (SSI) MENGGUNAKAN LIVEWORKSHEETS PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA KELAS XI SMA/MA SEDERAJAT. NUSRA: Jurnal Penelitian Dan Ilmu Pendidikan, 6. , 807Ae806. https://doi. org/10. 55681/nusra. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Volume 6. Issue 4. November 2025 LATAR BELAKANG Kurikulum yang diterapkan saat ini diperkenalkan oleh Kemendikbudristek sebagai bagian dari program merdeka Menurut kurikulum merdeka, mengembangkan wawasan, pengetahuan, mengutamakan proses pembelajaran yang berfokus pada peserta didik (Irwati & Iqbal. Untuk mencapai tujuan itu, penggabungan teknologi dalam proses pembelajaran sangatlah penting. Pesatnya perkembangan teknologi informasi di era globalisasi saat ini tidak dapat dihindari lagi pengaruhnya dalam dunia pendidikan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 57 tahun 2021 tentang standar nasional pendidikan pasal 40 ayat 1 menyatakan bahwa proses pembelajaran harus ditunjang oleh pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mendukung efektivitas dan kualitas pendidikan (Cahya , 2. Selanjutnya, pada Pasal 30 dijelaskan bahwa pengembangan teknologi dalam konteks pembelajaran merupakan tanggung jawab kepala satuan pendidikan bersama kelompok jabatan fungsional, termasuk guru. Hal ini menegaskan peran TIK pembelajaran, baik dalam merancang pembelajaran berbasis teknologi. Dunia pendidikan yang modern mengharuskan adanya penerapan teknologi dalam setiap aspek pembelajaran, termasuk dalam pembuatan dan pemanfaatan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) (Suryaningsih & Nurlita, 2. Berdasarkan dengan guru kimia di SMAN 8 Pekanbaru diperoleh informasi bahwa sekolah telah menerapkan kurikulum merdeka, dan dalam menggunakan bahan ajar khususnya LKPD dan sudah mulai mengintergrasikan LKPD menggunakan teknologi. Namun, belum adanya pembaharuan dari LKPD yang digunakan seperti memuat model atau berbasis suatu pendekatan yang mengaitkan materi kimia dengan isu-isu social sains yang berhubungan dengan masyarakat serta penggunaan teknologi pada LKPD yang Berdasarkan hasil wawancara terhadap guru kimia SMAN 7 Pekanbaru hambatan serta tantangan yang dirasakan oleh guru ialah masih banyak peserta didik yang kurang memahami materi kesetimbangan kimia, dan juga metode yang digunakan oleh guru kimia masih Teacher Center sehingga pembelajaran menjadi membosankan dan hal tersebut berdampak pada nilai ulangan peserta didik yang masih dibawah KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Dilihat dari upaya yang dilakukan, guru masih belum mengemas mengaitkan pembelajaran kimia dengan permasalahanpermasalahan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari untuk melakukan menghasilkan pengetahuan yang benarbenar bermakna. Menurut puspita dkk. untuk mengoptimalkan kualitas pembelajaran dibutuhkan transformasi yang berbasis teknologi informasi dan telekomunikasi (TIK). Dalam transformasi itu LKPD cetak bisa digantikan fungsinya dengan LKPD Pengembangan E-LKPD Berbasis Socio-Scientific Issues (SSI). Oe Nur Latiffahni NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan elektronik yang interaktif agar materi pelajaran bisa lebih hidup, lebih mendalam serta dapat meningkatkan daya inovasi dan menambah kreativitas peserta didik. LKPD elektronik merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk menunjang proses pembelajaran yang terdiri dari materi, video pembelajaran dan latihan soal yang dapat diakses melalui perangkat elektronik seperti laptop atau handphone. Mengatasi permasalahan tersebut, maka diperlukan adanya pengembangan LKPD. LKPD dikembangkan adalah LKPD elektronik (ELKPD) yang berbasis Socio-scientific Issues (SSI) yang memuat tahapan-tahapan yang menjadikan kegiatan pembelajaran menjadi efektif. Socio-scientific Issues (SSI) yaitu pendekatan yang memiliki tujuan untuk menstimulus atau merangsang perkembangan moral, etika, intelektual serta kesadaran terhadap kaitan sains dengan kehidupan sosial. Pendekatan ini dapat membangun pengetahuan peserta didik agar lebih mandiri dengan guru sebagai fasilitatornya (Sofiana & Wibowo. Kelebihan dari Socio-scientific Issues (SSI) yaitu mampu meningkatkan kemampuan literasi peserta didik. Hal ini Socio-scientific Issues (SSI) merangsang peserta didik untuk merealisasikan dalam permasalahan sosial terkait dengan sains (Khasanah Setiawan. Pembelajaran berbasis SSI juga membantu mengembangkan keterampilan berpikir dalam menyusun masalah yang berkaitan dengan sains. Peningkatan kemampuan berpikir sejalan dengan keterampilan berpikir ilmiah peserta didik untuk menentukan dan mengambil keputusan berdasarkan teori dan fakta yang ditemukan Volume 6. Issue 4. November 2025 peserta didik (Rasyih, 2. Selain itu, implementasi SSI dalam pembelajaran sains akan mempermudah pencapaian tujuan peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi, keterampilan diskusi, argumentasi ilmiah, dan pemahaman fakta sains (Cahyarini dkk. , 2. Platform yang digunakan dalam pengembangan E-LKPD berbasis Socioscientific issues (SSI) yaitu liveworksheets. Liveworksheets merujuk pada platform berbasis web yang dirancang untuk membuat lembar kegiatan peserta didik yang interaktif sehingga meningkatkan pengalaman belajar di berbagai tingkat pendidikan dan mata Platform ini memungkinkan para pendidik untuk mengembangkan materi menarik yang menggabungkan beragam format pertanyaan, seperti pilihan ganda, essai, drag and drop, dan pencarian kata, sehingga membuat pembelajaran lebih dinamis dan menyenangkan (Mamudah , 2. Pengembangan E-LKPD berbasis Socio-scientific issues (SSI) menggunakan liveworksheets pada materi kesetimbangan kimia kelas XI SMA/MA sederajat diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi tersebut. E-LKPD ini tidak hanya berisi materi singkat dan latihan soal, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berkolaborasi dalam menyelesaikan masalah-masalah yang disajikan, mengeksplorasi konsep-konsep kimia secara mandiri, dan mengembangkan diharapkan peserta didik dapat lebih memahami konsep kesetimbangan kimia baik dari segi teori maupun perhitungannya. Pengembangan E-LKPD Berbasis Socio-Scientific Issues (SSI). Oe Nur Latiffahni NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Penelitian terdahulu yang berkaitan dengan pengembangan E-LKPD berbasis SSI telah dilakukan oleh Sirmayeni, dkk. , . dengan judul Pengembangan LKPD Berbasis Socio-scientific issues (SSI) untuk Meningkatkan Minat Belajar Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Larutan Penyangga. Hasil E-LKPD persentase validitas sebesar 92% dari ahli materi dan 98% dari ahli media dengan kategori valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Sehubungan dengan latar belakang masalah yang telah diuraikan, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul AuPengembangan ELKPD Berbasis Socio-Scientific Issues (SSI) Menggunakan Liveworksheets Pada Materi Kesetimbangan Kimia Kelas XI SMA/MA SederajatAy Masalah pada penelitian ini yaitu Bagaimana mengembangkan E-LKPD berbasis Socio-scientific Issues (SSI) menggunakan liveworksheets pada materi Socio-scientific Issues, penyajian, kebahasaan, tampilan, dan pemanfaatan software? Dan Bagaimana respon pengguna terhadap E-LKPD berbasis Socio-scientific Issues (SSI) menggunakan liveworksheets pada materi kesetimbangan kimia apabila digunakan dalam proses pembelajaran? dilakukan menggunakan jenis penelitian Research Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE dengan lima tahap yang terdiri dari Analysis (Analisi. Design (Perancanga. Development (Pengembanga. Implementation (Implementas. dan Evaluation (Evaluas. Namun, penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap Development. Alat penelitian seperti lembar validasi dan kuesioner respom pengguna dibagikan kepada guru dan peserta didik untuk mengumpulkan data penelitian. Dua orang ahli di bidang materi dan satu orang ahli di bidang media diberikan lembar validasi produk untuk Dua pendidik kimia dan 20 peserta didik mengisi lembar respon. Penilaian terhadap lembar validasi dilakukan oleh tiga validator, yang terdiri atas dua ahli materi dan satu ahli media. Data hasil penilaian disajikan dalam bentuk skala menggunakan skala likert dengan rentang 1 hingga 4. Hasil validasi yang akan dihitung persentase rata-rata tiap komponen dengan menggunakan rumus sebagai berikut : Persentase (%) ycycoycuyc ycycaycuyci yccycnycyyceycycuycoyceEa ycu 100% ycycoycuyc ycoycaycoycycnycoycyco Volume 6. Issue 4. November 2025 Pengambilan keputusan mutu E-LKPD mengkonversi persentase hasil lembar validasi sesuai kriteria penilaian skala. Tabel 1 dan 2 menunjukkan hasil transformasi tingkat pencapaian tersebut. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Riau dengan uji coba yang dilakukan di SMAN 7 Pekanbaru dan SMAN 8 Pekanbaru. Penelitian yang Pengembangan E-LKPD Berbasis Socio-Scientific Issues (SSI). Oe Nur Latiffahni NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Tabel 1. Kriteria Kevalidan Penilaian Validator Materi dan Media Persentase 80,00 Ae 100 60,00 Ae 79,99 50,00 Ae 59,99 0 Ae 49,99 Volume 6. Issue 4. November 2025 Socio-scientific Issues, penyajian, kebahasaan, tampilan, dan pemanfaatan software. dan mengetahui respon pengguna terhadap E-LKPD berbasis Socio-scientific Issues (SSI) menggunakan liveworksheets pada materi kesetimbangan kimia apabila digunakan dalam proses pembelajaran. Tahap analisis Analisis Kebutuhan Kriteria Valid/Layak Cukup Valid/Cukup Layak Kurang Valid/Kurang Layak Tidak Valid/Tidak Layak Kriteria Sangat Baik Baik Cukup Baik Tidak Baik (Riduwan, 2. Hasil analisis yang dilakukan terhadap penggunaan bahan ajar yang didapat dari hasil wawancara dan observasi dengan guru kimia . Informasi yang diperoleh adalah terkait bahan ajar, materi pembelajaran, pemahaman pembelajaran dan ketertarikan peserta didik dalam proses pembelajaran berupa bahan ajar cetak seperti buku paket, powerpoint. LKPD, dan modul ajar. Melalui kegiatan wawancara diperoleh LKPD Akan tetapi LKPD yang digunakan masih berisi sekumpulan rumus-rumus dan latihan soal. LKPD tersebut belum dapat menuntun peserta didik untuk melatih keterampilan Penggunaan bahan ajar yang kurang menarik dan belum dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari secara terus menerus dapat menjadi penyebab rendahnya kemampuan berpikir kritis. Selain pembelajaran yang kurang memadai dan kurang melibatkan peserta didik akan membuat peserta didik cepat bosan dalam proses pembelajaran (Dawati. Persentase 86,00 Ae 100 70,00 Ae 85,99 51,00 Ae 69,99 0 Ae 50,99 Tabel 2. Kriteria Respon Pengguna. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini menghasilkan ELKPD berbasis socio-scientific issues (SSI) menggunakan liveworksheets pada materi kesetimbangan kimia kelas XI SMA/MA sederajat yang memanfaatkan prinsip ilmu isu-isu social sains dengan menggunakan jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE dengan lima tahap yang terdiri dari Analysis (Analisi. Design (Perancanga. Development (Pengembanga. Implementation (Implementas. dan Evaluation (Evaluas. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan E-LKPD berbasis Socio-scientific Issues (SSI) menggunakan liveworksheets pada materi kesetimbangan kimia yang valid Pengembangan E-LKPD Berbasis Socio-Scientific Issues (SSI). Oe Nur Latiffahni NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Analisis peserta didik Analisis tugas Tahap desain Langkah dari tahap ini adalah pemilihan format. Pemilihan format digunakan untuk tampilan pada ELKPD agar proposional dan presisi. Pemilihan format terdiri dari pemilihan kertas, orientasi kertas, margin, serta jenis dan ukuran huruf. yang mengacu pada kualifikasi buku dalam instrumen penilaian buku kimia SMA/MA aspek kegrafikan (BSNP, 2. E-LKPD ini menggunakan jenis kertas A4 dengan orientasi portrait. Jenis huruf dan ukuran huruf yang tidak terlalu beragam dijadikan alasan agar rancangan ELKPD menjadi harmonis dan padu. Sebagian besar jenis huruf yang digunakan adalah balsamiq sans, dan ukuran huruf disesuaikan dengan posisi pada E-LKPD, seperti judul, sub judul dan materi. Format outline atau tampilan pada E-LKPD dalam setiap dengan materi, kalimat ajakan dalam kegiatan, seperti kerjakanlah, jawablah, kegiatan berkelompok, dan lembar Hasil rancangan ini adalah E-LKPD. Rancangan instrumen berupa lembar validasi oleh validator telah dilakukan dengan mengumpulkan literatur relevan Analisis tugas dilakukan untuk merinci isi materi ajar dalam bentuk garis besar. Analisis tugas mencakup analisis struktur isi, analisis tujuan, analisis konsep, dan analisis prosedural. Analisis struktur isi dilakukan dengan menganalisis isi kurikulum berdasarkan materi yang dikembangkan yaitu materi kesetimbangan kimia. Selanjutnya dilakukan analisis tujuan yakni analisis perumusan tujuan menghasilkan tujuan berdasarkan capaian pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan pada analisis struktur isi. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan diperoleh suatu peta konsep berdasarkan tujuan pembelajaran yang kesetimbangan kimia yang akan dipelajari dalam E-LKPD. Analisis prosedural dibuat didasarkan pada tahapan SSI yang digunakan yaitu Scientific Background. Evaluation of Information. Impact (Local. National, and Global Dimensio. , dan Decision of Making. Berdasarkan hasil pra riset dan wawancara yang telah dilakukan oleh peneliti, peneliti mendapatkan informasi bahwa peserta didik memiliki kesulitan dalam belajar materi kesetimbangan kimia terutama pada perhitungan tetapan kesetimbangan, peserta didik cenderung menghafal materi dan kurang memahami konsep kesetimbangan Selain membawa handphone atau Ipad dalam proses pembelajaran. Kebijakan ini bertujuan agar peserta didik dapat mengakses informasi dan bahan ajar digital yang dibutuhkan dalam proses Sehingga dibutuhkan inovasi E-LKPD berbasis pendekatan pembelajaran atau model pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman konsep peserta didik secara mandiri, yaitu pendekatan SSI. Volume 6. Issue 4. November 2025 Pengembangan E-LKPD Berbasis Socio-Scientific Issues (SSI). Nur Latiffahni NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Volume 6. Issue 4. November 2025 yang berkaitan dengan instrumen tersebut, sehingga diperoleh desain lembar validasi dan rubrik lembar Rancangan lembar validasi ahli materi telah disesuaikan dengan keperluan pengembangan E-LKPD E-LKPD berbasis SSI pada materi kesetimbangan kimia yang valid berdasarkan kelayakan isi, karakteristik SSI, penyajian, dan Adapun rancangan lembar validasi ahli media terdiri atas tampilan dan pemanfaatan software. Poin-poin penilaian dalam setiap instrument validasi dilengkapi dengan rubrik penilaian yang digunakan untuk membantu validator dalam menilai kelayakan serta penggunaan E-LKPD dalam proses pembelajaran. Sehingga diperoleh lembar validasi dan respon pengguna yang baik dilihat dari aspekaspek penilainnya. Gambar 2. Deskripsi E-LKPD Tahap Pengembangan Gambar 3. Materi singkat Hasil tahap pengembangan yaitu Lembar Kegiatan Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) berbasis SSI materi kesetimbangan kimia kelas XI. E-LKPD yang telah dikembangkan kemudian dilakukan validasi. Validasi E-LKPD dilakukan oleh 3 orang validator yaitu 2 orang validator ahli materi dan 1 orang validator ahli media. Instrumen penilaian yang digunakan adalah lembar validasi. Validasi dilakukan sebanyak 2 kali oleh ketiga Tahap validasi pertama pada E-LKPD terdapat beberapa kesalahan dan validator memberikan saran serta masukan terdahap E-LKPD. Pada tahap berdasarkan acuan dan saran dari validator guna memperoleh E-LKPD SSI kesetimbangan kimia yang lebih baik. Tahap validasi kedua sudah melakukan Gambar 1. Tampilan cover Pengembangan E-LKPD Berbasis Socio-Scientific Issues (SSI). Oe Nur Latiffahni NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan perbaikan dan E-LKPD berada pada kategori valid dari segi materi dan Berikut adalah rincian hasil validasi berdasarkan penilaian validator: Validasi Ahli Materi masukan yang diberikan oleh validator sehingga saat dilakukan validasi kedua didapatkan persentase sebesar 89,84% dengan kategori valid. Tabel 3. Rekapitulasi Persentase Total Validasi Ahli Materi Hasil skor rata-rata pada aspek kelayakan isi menurut validator pada validasi pertama didapatkan nilai sebesar 79,16% % dengan range skor . ,00y,99%) dikategorikan AuCukup ValidAy. terdapat beberapa indikator dengan persentase yang sangat rendah yaitu pada butir penilaian nomor 4 diperoleh persentase skor yaitu 62,5% dengan kriteria cukup valid, namun masih terdapat saran dan perbaikan yang diberikan oleh validator sehingga harus dilakukan revisi. Hal ini dikarenakan, pada penilaian nomor 4, pada E-LKPD pertemuan tiga wacana yang disajikan dalam E-LKPD belum bisa dikaitkan dengan materi pergeseran Sehingga menyarankan mengganti wacana E-LKPD. Kemudian setelah melakukan revisi dan perbaikan pada validasi kedua didapatkan nilai sebesar 93,75% dengan range skor . ,00%-100%) termasuk kategori AuValidAy. Hasil skor rata-rata pada aspek penyajian menurut validator pada validasi pertama didapatkan nilai sebesar 70,83% dengan range skor . ,00%-79,99%) dikategorikan AuCukup ValidAy. Pada butir penilaian nomor 4 memiliki nilai rendah yaitu 67,5% karena kolom jawaban pada E-LKPD belum cukup besar sehingga harus melakukan revisi kolom jawaban pada E-LKPD. Kemudian setelah melakukan revisi dan perbaikan pada validasi kedua didapatkan nilai sebesar 87,5% dengan range skor . ,000%) termasuk kategori AuValidAy. Persentase Skor oleh Dua Validator (%) Validasi ke- Aspek Penilaian Aspek Kelayakan Isi 79,16 93,75 Aspek Karakteristik SSI 90,625 Aspek Penyajian 70,83 Aspek Kebahasaan 66,67 Rata-rata Persentase Total Skor (%) Kriteria Validitas Rata-rata Keseluruhan Aspek 72,915 89,84 Cukup Valid Valid Validasi ahli materi terhadap ELKPD SSI liveworksheet pada materi kesetimbangan kimia terdiri dari 4 aspek penilaian yaitu aspek kelayakan isi, karakteristik SSI, penyajian, dan kebahasaan. Data kuantitatif diperoleh dari perhitungan skor rata-rata lembar validasi ahli materi seluruh aspek sebagai berikut : Volume 6. Issue 4. November 2025 Berdasarkan tabel di atas rata-rata validasi materi, diperoleh persentase ratarata untuk validasi pertama kriteria yang diperoleh hanya sampai kategori cukup 72,915%. Kemudian dilakukan revisi sesuai dengan saran dan Validasi ahli media Pengembangan E-LKPD Berbasis Socio-Scientific Issues (SSI). Oe Nur Latiffahni NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Validasi media terhadap E-LKPD berbasis SSI menggunakan liveworksheet terdiri dari aspek tampilan dan aspek pemanfaatan software. Data kuantitatif diperoleh dari perhitungan skor rata-rata lembar validasi ahli media seluruh aspek sebagai berikut : Volume 6. Issue 4. November 2025 diperoleh skor 100% yang mengindikasikan bahwa tampilan E-LKPD menarik. Hasil skor rata-rata pada aspek pemanfaatan software E-LKPD menurut validator pada validasi pertama didapatkan nilai sebesar 62,5% dengan range skor . ,00%-79,99%) dikategorikan cukup Kemudian terdapat beberapa revisi dan perbaikan sehingga pada validasi kedua didapatkan nilai sebesar 100% dengan range skor . ,00%-100%) termasuk kategori AuValidAy. Terdapat beberapa masukan dan saran dari validator yaitu mengenai penambahan cover utama ELKPD agar E-LKPD mudah digunakan yakni hanya mengirim satu link saja dan penambahan petunjuk penggunaan E-LKPD seperti home, youtube, submit, finish maka diperoleh skor 50%. Sehingga Masukan dari validator dilakukan perbaikan dan memperoleh skor 100%. Penggunaan tombol berfungsi sebagai alat navigasi yang memudahkan siswa untuk berpindah antar halaman atau bagian dalam LKPD, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih lancar dan efisien. Selain itu, tombol juga dapat digunakan untuk memicu tindakan interaktif, seperti menampilkan informasi tambahan, memutar video, atau meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap materi (Fuadah, 2. Tabel 4 Rekapitulasi Persentase Total Validasi Ahli Media Berdasarkan tabel di atas rata-rata validasi media, diperoleh persentase ratarata untuk validasi sebesar 100%. Hasil skor rata-rata pada aspek tampilan E-LKPD menurut validator didapatkan nilai sebesar 100% dengan range skor range skor Persentase Skor oleh validator (%) Validasi ke- Aspek Penilaian Aspek Tampilan E-LKPD Aspek Pemanfaatan Software 62,50 Rata-rata Persentase Total Skor (%) Kriteria Validitas Rata-rata Keseluruhan Aspek 76,25 Cuku Valid Valid . ,00%-100%) dikategorikan AuvalidAy. Pada butir penilaian nomor 1 validasi pertama diperoleh nilai 50 hal tersebut disebabkan karna belum adanya kemudahan untuk akses ke halaman lain, untuk itu saran dari validator menambahkan icon home disetiap E-LKPD. Validator media berujar bahwa desain isi dari E-LKPD yang peneliti buat masih belum tertata rapih dan juga penggunaan tombol belum diberikan yang membuat peserta didik sulit Menindak lanjuti komentar dan saran tersebut peneliti melakukan revisi dengan menambahkan tombol-tombol yang Setelah dilakukan revisi maka Tahap implementasi Uji Coba Respon Guru Respon guru dilakukan terhadap guru kimia kelas XI dari SMAN 7 Pekanbaru dan SMAN 8 Pekanbaru. Menurut guru E-LKPD dikembangkan sangat baik dan cocok digunakan dalam proses pembelajaran, karena E-LKPD bisa dibuka di android Pengembangan E-LKPD Berbasis Socio-Scientific Issues (SSI). Oe Nur Latiffahni NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan maka lebih memudahkan peserta didik untuk belajar di mana saja dan kapan saja. Sehingga persentase rata-rata perolehan nilai uji respon guru dapat dilihat pada tabel rata-rata perolehan nilai uji respon peserta didik dapat dilihat pada tabel 6 Aspek Penilaian Aspek Kepraktisan Aspek Keefektifan Aspek Kemenarikan Persentase Skor Keseluruhan Aspek (%) 96,25 96,25 96,25 94,17 94,585 96,25 95,30 95,77 Sangat Baik Rata-Rata Skor Respon Guru (%) Kriteria Respon Guru Karakteristik Isi Sangat Baik Karakteristik SSI 90,625 Sangat Baik Kepraktisan 95,83 Sangat Baik Keefektifan 96,875 Sangat Baik Kemenarikan Sangat Baik Persentase Skor Rata-rata (%) 96,66 Sangat Baik Aspek Penilaian saran positif dari peserta didik. Sejalan dengan penelitian (Fitriah & Wardana, 2. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang dikemas secara inovatif terbukti mampu meningkatkan semangat belajar peserta didik. Hal ini menunjukkan bahwa desain dan penyajian materi dalam LKPD memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan Inovasi dalam LKPD dapat berupa penggunaan teknologi, penyajian visual yang menarik, atau penerapan metode pembelajaran yang interaktif dan Uji coba kelompok kecil Uji coba kelompok kecil dilakukan kepada 20 orang peserta didik yang terdiri dari 10 orang peserta didik SMAN 7 Pekanbaru dan 10 orang peserta didik SMAN 11 Pekanbaru. Uji coba kelompok kecil dilakukan secara tatap muka langsung. Sebelum memberikan link E-LKPD kepada peserta didik, terlebih dahulu peneliti menyampaikan maksud dan tujuan peneliti kepada peserta didik. Peneliti juga ELKPD SSI menggunaan liveworksheet. Kemudian, peneliti membagikan link E-LKPD dan angket respon pengguna kepada peserta Selanjutnya mengerjakan E-LKPD. Sehingga persentase Persentase rata-rata secara keseluruhan adalah 96,66% yang berada pada range . ,00%-100%) dengan kategori AuSangat baikAy. Hasil uji coba kelompok kecil kepada peserta didik mendapatkan komentar dan Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Kriteria Persentase Rata-rata Skor Total (%) Rata-rata skor (%) SMAN SMAN 7 PKU 8 PKU Tabel 6. Rekapitulasi rata-rata persentase penilaian uji respon peserta didik Tabel 5. Rekapitulasi rata-rata persentase penilaian uji respon guru Volume 6. Issue 4. November 2025 Tahap Evaluasi Evaluasi pada tahap desain yaitu pembelajaran bisa tercapai dengan desain yang telah dibuat. Untuk itu pada tahap awal/draft/prototype E-LKPD berbasis SSI menggunakan platform liveworksheet pada materi kesetimbangan kimia. Kemudian evaluasi pada tahap development dilakukan berdasarkan kritik dan saran dari validator Pengembangan E-LKPD Berbasis Socio-Scientific Issues (SSI). Oe Nur Latiffahni NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan ahli materi dan ahli media sehingga diperoleh bahan ajar yang valid. Evaluasi sumatif yaitu revisi akhir terhadap produk yang dikembangkan berdasarkan saran dan masukan dari guru dan peserta didik yang diberikan selama tahap implementasi. Evaluasi sumatif dilakukan dengan memberikan angket penilaian kepada guru dan peserta didik. Berdasarkan angket penilaian, guru menilai bahwa E-LKPD berbasis SSI menggunakan platform liveworksheet pada materi kesetimbangan kimia sudah baik dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Selain itu, berdasarkan angket penilaian oleh peserta didik, peserta didik memberikan komentar positif dan saran membangun seperti pada kolom jawaban lebih diperlebar kolomnya dan tulisan di E-LKPD lebih di perbesar. Volume 6. Issue 4. November 2025 Kerja Peserta Didik. Jakarta: BSNP. Cahya. Anwar. , & Purnamasari, . Pengembangan E-LKPD Menggunakan Liveworksheet Pada Mata Pelajaran Ipas Materi Norma Adat Istiadat Daerahku. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10. , 2477Ae Cahyarini. Rahayu. , & Yahmin. The effect of 5E learning cycle socioscientific issues (SSI) learning context on studentsAo critical thinking. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 5. , 222Ae229. Fitriah, & Wardana. Profil Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Unsur. Senyawa. Dan Campuran Dengan Pendekatan STEM. Jurnal Zarah. Jurnal Zarah, 7. , 86Ae92, 86Ae92. Fuadah. Pengembangan Lkpd Elektronik (E-Lkp. Berbasis Problem Based Learning (Pb. Bermuatan Etnosains Pada Materi Reaksi Redoks Kelas X Di Man 1 Cirebon. Thesis. Semarang: Universitas Islam Walisongo. Irwati. , & Iqbal. Profil Pelajar Pancasila Sebagai Upaya Mewujudkan Karakter Bangsa. Edumaspul : Jurnal Pendidikan, 6. , 1224Ae1238 Khasanah. , & Setiawan. Penerapan Pendekatan Socio-Scientific Issues Berbantuan E-LKPD Pada Materi Zat Aditif Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa. Pensa E-Jurnal : Pendidikan Sains, 10. , 313Ae319. Mamudah. Fitriyati. Putra. Faridha. Faradisa. Sinambela. Wiyandika. Engol. Setiawati. , & Wahyuni. Pelatihan Pembuatan E-LKPD Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Pengembangan ELKPD berbasis SSI menggunakan platform liveworksheets pada materi kesetimbangan kimia kelas XI SMA/MA sederajat pengembangan ADDIE. Hasil validasi materi yang terdiri dari aspek kelayakan isi, aspek karakteristik SSI, aspek penyajian, dan aspek kebahasaan diperoleh kategori valid dengan persentase rata-rata sebesar 89,84%. Hasil validasi media yang terdiri dari aspek tampilan dan aspek pemanfaatan software diperoleh kategori valid dengan persentase rata-rata sebesar 100%. Serta Uji coba respon pengguna kepada guru dan peserta didik diperoleh hasil sangat baik dengan persentase rata-rata sebesar 96,66% oleh guru dan 95,77% oleh peserta didik. KESIMPULAN DAFTAR PUSTAKA