MANDAR: Management Development and Applied Research Journal Website: http://ojs. id/index. php/mandar E-ISSN: 2654-4504 P-ISSN: 2721-1436 PENGARUH KEPUASAN KERJA. BEBAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN Prayekti1. Muhammad Fadhil Ar Rasyid2 Fakultas Ekonomi. Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Yogyakarta e-mail: yekti_feust@yahoo. ABSTRACT This study aims to determine the effect of job satisfaction, workload and work motivation on employee Samples were taken as many as 45 respondents with saturated sampling technique. Data was collected through a survey with a questionnaire distributed online. The data were processed using multiple linear regression analysis with the findings of job satisfaction, workload and work motivation having a significant positive effect on employee performance. Keywords: Job satisfaction. Workload. Work motivation. Employee performance. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja, beban kerja, dan motivasi kerja, terhadap kinerja karyawan. Sampel yang diambil sebanyak 45 responden dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui survei dengan kuesioner yang didistribusikan secara online. Data diolah menggunakan analisis regresi linier berganda dengan temuan kepuasan kerja beban kerja dan motivasi kerja berpengaruh positif signifikan pada kinerja karyawan. Kata Kunci: Kepuasan kerja. Beban kerja. Motivasi kerja. Kinerja karyawan. Volume 4 Nomor 2 Edisi Juni 2022 MANDAR: Management Development and Applied Research Journal Website: http://ojs. id/index. php/mandar E-ISSN: 2654-4504 P-ISSN: 2721-1436 Pendahuluan Dampak pandemi covid-19 terhadap keberlangsungan hidup UMKM dimana kondisi saat ini memberikan dampak yang sama bagi semua perusahaan dikarenakan banyak perusahaan terpaksa harus mengurangi jumlah karyawannya, yang berarti efektivitas serta efisiensi kinerja perusahaan mengalami penurunan Perubahan cara dan pola kerja yang harus sesuai dengan protokal kesehatan sehingga berdampak pada kepuasan kerja karyawan dimasa pandemi, semakin puas karyawan dengan pekerjaan maka kinerja karyawan yang ditunjukan melalui kualitas, kuantitas, dan ketepatan waktu akan semakin tinggi. Beban kerja karyawan juga mengalami perubahan dan penambahan tugas-tugas baru sehingga beban kerja yang berlebihan tentunya akan berdampak pada keresahan karyawan karena tidak adanya pilihan lain, dimana karyawan tetap harus bekerja ditengah pandemi serta adanya penambahan beban kerja melebihi kapasitas namun harus dilakasanakan sebagai bentuk tanggung jawabnya pada perusahaan. Perusahaan juga harus memperhatikan mengenai bagaimana menjaga dan mengelola motivasi kerja karyawan agar selalu fokus pada tujuan perusahaan dimasa pandemi. Menurut Robbins 2003:78, dalam Wibowo, . Kepuasan kerja adalah sikap umum terhadap pekerjaan seseorang, yang menunjukan perbedaan antara jumlah penghargaan yang diterima pekerja dan jumlah yang mereka yakini seharusnya yang mereka terima. Penelitian ini didukung oleh penelitian terdahulu yang di teliliti oleh Atmojo . menemukan adanya pengaruh positif dan signifikan dari kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan demikian juga Febri Furqon Artadi . dan Achmad Badawi . menunjukan adanya pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Selain kepuasan kerja. Beban kerja juga dapat mempengaruhi tinggi rendahnya kinerja karyawan. Menurut Meshkati dalam Tarwaka . , beban kerja dapat didefinisikan sebagai suatu perbedaan antara kapasitas atau kemampuan pekerja dengan tuntutan pekerjaan yang harus dihadapi. Mengingat kerja manusia bersifat mental dan fisik, maka masing-masing mempunyai tingkat pembebanan yang berbeda-beda. Faktor selain kepuasan kerja dan beban kerja yang mempengaruhi kinerja adalah motivasi kerja Menurut McClelland, dalam Anwar Prabu . bahwa AuMotivasi merupakan Kondisi jiwa yang mendorong seseorang dalam mencapai prestasinya secara maksimal. Ay Menurut Wibowo . mengemukakan bahwa AuMotivasi merupakan dorongan terhadap serangkaian proses perilaku manusia pada pencapaian Penelitian terdahulu Juniantara . Timbul Sinaga. Mutiara Sinambela . Ikke Nurjanah . dan S Chintalloo. J Mahadeo . menunjukan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja beban kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan resto seafood yogyakarta. Pengembangan Hipotesis Kepuasan kerja adalah sikap umum terhadap pekerjaan seseorang, yang menunjukan perbedaan antara jumlah penghargaan yang diterima pekerja dan jumlah yang mereka yakini seharusnya yang mereka terima (Robbins 2003:78, dalam Wibowo, . Bila secara emosional karyawan puas berarti kepuasan kerja tercapai dan sebaliknya bila tidak maka berarti karyawan tidak puas. Kinerja karyawan merupakan suatu hasil atau tingkatan keberasilan yang harus dicapai oleh karyawan dengan kriteria yang telah ditentukan oleh manajemen perusahaan. Penelitian (Atmojo 2. menemukan adanya pengaruh positif dan signifikan dari kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan demikian juga Febri Furqon Artadi . dan Achmad Badawi . H1: kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Beban kerja dapat didefinisikan sebagai suatu perbedaan antara kapasitas atau kemampuan pekerja dengan tuntutan pekerjaan yang harus dihadapi. Mengingat kerja manusia bersifat mental, dan fisik, maka masing-masing mempunyai tingkat pembebanan yang berbeda-beda. Meshkati dalam Tarwaka . Penelitian terdahulu Dewi Suryandari. Erna Rochmawati Susanto . menemukan adanya pengaruh positif dan signifikan beban kerja terhadap kinerja karyawan demikian juga Ikke Nurjanah . Syed Saad Hussain Shah. Ahsan Raza Jaffari. Jabran Aziz. Wasiq Ejaz. Ihsan UI-Haq. Syed Neiman Raza . H2: Beban kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Motivasi merupakan Kondisi jiwa yang mendorong seseorang dalam mencapai prestasinya secara McClelland, dalam Anwar Prabu . pegawai yang memiliki tingkat keterlibatan yang tinggi terhadap organisasi cenderung memiliki sikap keberpihakan, rasa cinta, dan kewajiban yang tinggi terhadap organisasi sehingga hal ini akan memotivasi mereka untuk menyelesaikan pekerjaan yang Volume 4 Nomor 2 Edisi Juni 2022 MANDAR: Management Development and Applied Research Journal Website: http://ojs. id/index. php/mandar E-ISSN: 2654-4504 P-ISSN: 2721-1436 dibebankan kepada mereka dengan dewasa secara psikologis dan bertanggung jawab. Semua ini pada gilirannya akan meningkatkan kinerja pegawai baik dilihat dari aspek pekerjaan maupun dari aspek karakteristik personal. Penelitian terdahulu dari Juniantara . menemukan adanya pengaruh signifikan positif dari keterlibatan kerja terhadap kinerja karyawan demikian juga Timbul Sinaga. Mutiara Sinambela . Dafruddin & Heryanto . Ikke Nurjanah . dan S Chintalloo. J Mahadeo . H3: Motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Metode Penelitian Metode pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner secara online yang disebarkan kepada karyawan di dua cabang Resto Seafood Yogyakarta, yaitu Cafe & Resto Seafood Kerang Ngenes dan Baby Crab Sultan. Sampel yang diambil sebanyak 45 responden dengan teknik sampling jenuh. Sampling jenuh adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan alat bantu SPSS versi 21. Analisis ini meliputi uji reliabilitas, uji validitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linier berganda. Hasil Penelitian dan Pembahasan Item uji validitas dikatakan valid jika nilai r hitung Ou r tabel . Pengujian menghasilkan r hitung kepuasan kerja . 302 s. , beban kerja . 414 s. , motivasi kerja . 295 s. , dan kinerja karyawan . 436 s. > . atau semua item valid. Suatu variabel dikatakan reliabel jika nilai Cronbach's Alpha > 0. Nilai Cronbach's Alpha kepuasan kerja . , beban kerja . motivasi kerja . , dan kinerja karyawan . > 0. 7 atau instrumen reliabel. Tabel 1. Karakterisktik Responden Karakteristik Kategori Persentase Jenis kelamin Laki -laki Perempuan Umur < 30 tahun 31 Ae 39 tahun Pendidikan SMP/Sederajat Terakhir SMA/Sederajat Diploma Status Pernikahan Menikah Belum menikah Janda/duda Status kepegawaian Pegawai tetap Tidak tetap Lama bekerja < 2 tahun 2 - 5 tahun Sumber: data diolah, 2021. Karakteristik responden (Tabel . menunjukkan jumlah responden laki-laki . %) hampir berimbang dengan perempuan . %). Mayoritas responden berusia kurang dari 30 tahun . %) atau berusia muda yang relatif lebih sehat dan secara fisik lebih kuat. Berdasarkan tingkat pendidikan terakhir, mayoritas adalah lulusan SMA/sederajat . %). Sebagian besar responden belum menikah . %) hal ini konsisten dengan mayoritas masih berusia di bawah 30 tahun. Mayoritas responden pegawai tidak tetap . %) dan berdasar lama kerja sebagian besar adalah pegawai baru atau < 2 tahun . %). Volume 4 Nomor 2 Edisi Juni 2022 MANDAR: Management Development and Applied Research Journal Website: http://ojs. id/index. php/mandar Tabel 2. Hasil Asumsi Klasik Hetero. Norm. Dept. Sig. Sig. Kinerja Karyawan Ind. Kepuasan Kerja Beban Kerja Motivasi Kerja E-ISSN: 2654-4504 P-ISSN: 2721-1436 Multik. Tol. VIF Sumber: data yang diolah, 2021. Hasil uji asumsi klasik (Tabel . menunjukkan tidak terjadi heteroskedastisitas (Glejser Test, p > 0. dan asumsi normalitas terpenuhi (Kolmogorov-Smirnov Test. Asymp. Sig. > 0. Nilai tolerance >0. dan VIF <10 atau multikolonieritas tidak terjadi pada model regresi. Ind. Kepuasan Kerja Beban Kerja Motivasi Kerja Tabel 3. Hasil Pengujian Hipotesis Standardize Coeff. Dep. Coefficients Beta Erorr Kine Kary Sumber: data yang diolah, 2021. Sig. Adj. Tabel 3 menunjukkan hasil uji hipotesis. Dilihat dari tabel tersebut, pengujian H1 terdukung dengan nilai <0. 05 dan H2 terdukung dengan sig. <0. H3 terdukung dengan sig. <0. Besarnya pengaruh keuasan kerja, beban kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan adalah sebesar 50. 9% dipengaruhi variabel di luar penelitian. Pembahasan Hipotesis pertama diterima, secara positif kepuasan kerja pada Resto seafood yogyakarta mampu meningkatkan kinerja karyawan pada saat Covid-19 dimana kepuasan kerja adalah sikap umum terhadap pekerjaan seseorang, yang menunjukan perbedaan antara jumlah penghargaan yang diterima dan jumlah yang mereka yakini. Semakin puas karyawan dengan gaji, promosi, dan pekerjaan itu sendiri, maka kinerja karyawan yang ditunjukkan melalui kualitas, kuantitas dan ketepatan waktu akan semakin tinggi (Robbins 2003:78, dalam Wibowo, . Temuan ini sejalan hasil penelitian terdahulu yang di teliliti oleh Atmojo . menemukan adanya pengaruh positif dan signifikan dari kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan demikian juga Febri Furqon Artadi . dan Achmad Badawi . Item kepuasaan yang memiliki nilai terendah terdapat pada pernyataan AuSistem gaji yang diberikan sesuai dengan kebutuhan saya sehari-hariAy . erata= 3. Sedangkan item dengan nilai tertinggi yang perlu terus ditingkatkan dan dipertahankan terdapat pada pernyataan AuSaya merasa nyaman dengan ruangan kerja Ay . erata= 7. Hipotesis kedua diterima, secara positif beban kerja yang diterima mampu meningkatkan kinerja karyawan antara kapasitas atau kemampuan pekerja dengan tuntutan pekerjaan yang harus dihadapi . Mengingat kerja manusia bersifat mental dan fisik, maka masing-masing mempunyai tingkat pembebanan yang berbeda-beda. Meshkati dalam Tarwaka . Berdasar nilai rerata dapat diperoleh hasil pengukuran dari tiap variabel. Indikator keterlibatan kerja yang memiliki nilai terendah terdapat pada pernyataan AuPekerjaan saya memiliki tingkat kerumitan yang tinggiAy . Sedangkan indikator dengan nilai tertinggi untuk terus ditingkatkan dan dipertahankan terdapat pada pernyataan AuSaya merasa mudah lelah saat bekerjaAy . Hipotesis ketiga diterima, motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai karena pegawai yang memiliki tingkat keterlibatan yang tinggi terhadap organisasi cenderung memiliki sikap keberpihakan, rasa cinta, dan kewajiban yang tinggi terhadap organisasi sehingga hal ini akan memotivasi mereka untuk menyelesaikan pekerjaan yang dibebankan kepada mereka dengan dewasa secara psikologis dan bertanggung jawab. Semua ini pada gilirannya akan meningkatkan kinerja pegawai baik dilihat dari aspek pekerjaan maupun dari aspek karakteristik personal Hasil penelitian ini mengkonfirmasi riset terdahulu Volume 4 Nomor 2 Edisi Juni 2022 MANDAR: Management Development and Applied Research Journal Website: http://ojs. id/index. php/mandar E-ISSN: 2654-4504 P-ISSN: 2721-1436 dari Penelitian terdahulu dari Juniantara . menemukan adanya pengaruh signifikan positif dari keterlibatan kerja terhadap kinerja karyawan demikian juga Timbul Sinaga. Mutiara Sinambela . Ikke Nurjanah . dan S Chintalloo. J Mahadeo . Indikator keterlibatan kerja yang memiliki nilai terendah terdapat pada pernyataan AuSaya mampu mendorong rekan kerja atau bawahan saya dalam menyelesaikan tugasAy . Sedangkan indikator dengan nilai tertinggi untuk terus ditingkatkan dan dipertahankan terdapat pada pernyataan AuSaya mempunyai tanggungjawab terhadap hasil kerja orang lainAy . Nilai koefisien determinasi menunjukkan terdapat peluang 51% untuk menambahkan anteseden lainnya pada penelitian lebih lanjut untuk memahami kinerja karyawan. item yang mendapat nilai terendah pada pengukuran kinerja karyawan adalah AuSaya selalu sedia kapanpun dibutuhkan oleh perusahaanAy . Adapun item yang mendapat penilaian tertinggi adalah AuSaya selalu tepat waktu dalam meneyelesaikan pekerjaanAy . Kesimpulan Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa kepuasan kerja, beban kerja dan motivasi kerja berpengaruh positif signifikan pada kinerja karyawan. Kinerja karyawan di resto seafood sudah bagus dan hasil dari penelitian dapat menjadi masukan bagi pimpinan organisasi untuk tetap mempertahankan kinerja karyawannya serta dapat menjadi pertimbangan untuk mengevaluasi kinerja karyawan melalui item pernyataan yang masih rendah yang disebutkan pada pembahasan. Hasil ini dapat menjadi bahan kajian bagi peneliti selanjutnya. Selain itu penelitian selanjutnya dapat menambahkan variabel bebas lain untuk meningkatkan koefisien determinasi dari kinerja karyawan. Referensi