ELASTICITY p-ISSN: 3063-9859 e-ISSN: 3063-9468 Vol. No. 1, 2025 Journal of Applied Engineering Science PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMANFAATAN RUANG TERBUKA PUBLIK DI KOTA MASOHI (STUDI KASUS KORIDOR JALAN PATTIMURA KOTA MASOHI) Indayanni Namakule1. Andia Nurhaeny2. Adnan Affan Akbar Botanri3 1, 2. Universities Pattimura. Jl. Ir. Putuhena. Poka. Ambon. Maluku, 97233. Indonesia Email: indahnamakule15@gmail. Article History Received: 24-02-2025 Revision: 13-05-2025 Accepted: 28-05-2025 Published: 12-06-2025 Abstract. This study aims to understand the community's perception of the utilization of the Public Open Space at Koridor Jalan Pattimura. Masohi City, which is located in a strategic area. The research uses a qualitative method, with descriptive analysis and Behavioral Mapping to analyze the activity patterns of visitors at Koridor Jalan Pattimura. Data collection techniques include observation, semi-structured interviews, questionnaires, and documentation. The results show that the most dominant activity pattern in Koridor Jalan Pattimura is gathering . %), followed by exercise . %), walking . %), relaxing . %), socializing . %), cleaning . %), playing . %), refreshing . %), and street vendors . %). The most common activities are gathering, exercising, walking, socializing, and other social activities. Despite the available supporting facilities, most of them are not functioning properly and are already damaged. Therefore, the utilization of public open space for visitor activities requires government intervention to address issues related to security for those engaging in activities. Keywords: Community Perception. Activity Patterns. Public Open Space Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi masyarakat terhadap pemanfaatan Ruang Terbuka Publik di Koridor Jalan Pattimura Kota Masohi, yang terletak di kawasan strategis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan analisis deskriptif dan Behavioral Mapping untuk menganalisis pola aktivitas pengunjung di Koridor Jalan Pattimura. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara semi-struktural, kuisioner, dan Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian didapatkan bahwa pola aktivitas pengunjung pada koridor jalan Pattimura Kota Masohi paling dominan di Koridor Jalan Pattimura Kota Masohi adalah berkumpul . %), diikuti olahraga . %), berjalan . %), bersantai . %), bercengkrama . %), bersih-bersih . %), bermain . %), refresing . %), dan PKL . %). Aktivitas yang paling banyak adalah berkumpul, olahraga, berjalan, bercengkrama, serta aktivitas sosial lainnyaWalaupun terdapat berbagai fasilitas pendukung tetapi kebanyakan fasilitas yang ada tidak berfungsi semestinya dan sudah banyak yang rusak. Sehingga memanfaatan ruang terbuka publik bagi pengunjung melakukan aktivitas perlu dilakukan penanganan oleh pemerintah terhadap permasalahan dari segi keamanan terhadap masyarakat yang melakukan Kata Kunci: Persepsi Masyarakat. Pola Aktivitas. Ruang Terbuka Publik How to Cite: Namakule. Nurhaeny. , & Botanri. Persepsi Masyarakat Terhadap Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik di Kota Masohi (Studi Kasus Koridor Jalan Pattimura Kota Masoh. ELASTICITY: Journal of Applied Engineering Science, 2 . , 25-34. https://doi. org/10. 54373/elastic. Namakule et al. Persepsi Masyarakat terhadap Pemanfaatan RuangA PENDAHULUAN Ruang terbuka publik akan diabaikan jika tidak dapat memberikan rasa kenyamanan dan keamanan bagi penggunanya, seperti yang dijelaskan oleh Wakhidah . Ketika berada di ruang terbuka publik, terkadang muncul perasaan tidak aman atau takut, yang disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu kondisi ruang yang gelap dan potensi tindak kejahatan. Hal ini menunjukkan adanya masalah dalam ruang terbuka publik yang dapat mengurangi partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan kota. Oleh karena itu, perhatian pemerintah dalam perencanaan dan penataan ruang terbuka publik sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, baik perempuan maupun laki-laki, sehingga mereka dapat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas di ruang tersebut. Ruang Terbuka Publik yang diambil dalam penelitian ini adalah Koridor jalan Pattimura. Jalan Pattimura merupakan jantung dari Kota Masohi, dimana dilihat dalam dokumen RPJMD . encana pembangunan jangka menengah daera. Kabupaten Maluku Tengah 2017-2022. Kota Masohi ini diarahkah menjadi kota berkelanjutan, selain itu jalan Pattimura ialah satu-satunya ruang terbuka publik yang memiliki fungsi sebagai identitas kota Masohi. Dalam dokumen RTBL (Rencana tata bangunan dan lingkunga. Kabupaten Maluku tengah, koridor jalan Pattimura dinyatakan sebagai ruang terbuka publik dengan memiliki kawasan yang strategis dimana kawasan ini dijadikan sebagai kawasan berkumpulnya masyarakat satu dengan yang Sebagai ruang publik, koridor jalan Pattimura dilihat secara eksisting memiliki berbagai aktivitas sosial didalamnya seperti olahraga, tempat berkumpul, rekreasi, refresing, berjalan, berlalu lalang serta menunggu bagi masyarakat kota. Ruang Terbuka Publik dimana dengan memiliki fungsi sosial yang beragam, setidaknya koridor jalan Pattimura ini dapat memberikan kenyaman dan keamanan terhadap pengunjung dalam beraktivitas didalamnya. Namun seperti dilihat dari eksisting koridor jalan Pattimura sebagai ruang terbuka publik ini kurang di manfaatkan secara keseluruhan oleh pengunjung yang melakukan aktivitas didalamnya, dimana penggunjung yang datang berkunjung, bersantai, olahraga dan lain sebagainya, menggunakan ruang terbuka publik ini hanya terlihat di beberapa titik saja tidak di keseluruhan koridor jalan Pattimura. Hal ini karenakan fasilitas yang tersedia masih kurang memadai dan kurang terawat. Oleh karna itu diperlukan penelitian untuk mengkaji persepsi masyarakat terhadap pemanfaatan ruang terbuka publik di Kota Masohi, dengan fokus pada pola aktivitas yang dilakukan penggunaan dalam ruang terbuka publik di Koridor Jalan Pattimura Kota Masohi. Namakule et al. Persepsi Masyarakat terhadap Pemanfaatan RuangA METODE Pada Penelitian ini jenis metode yang di gunakan ialah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data dengan cara survey, survey di lakukan dengan cara observasi lapangan, wawancara . emi terstruktu. , dan kuesioner. Dengan mengambil populasi ialah pengunjung pada jalan Pattimura di Kota Masohi, pemeritah (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Maluku Tengah, dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Maluku Tenga. dengan sampel sebanyak 60 orang. Analisis data yang digunakan dalam mengolah data pada penelitian ini ialah secara analisis deskriptif, dan analisis Behavioral mapping yang digunakan untuk mengidentifitsi pola aktivitas pengunjung pada kawasan koridor jalan pattimura kota Masohi, dari hari kerja sampai hari libur, diaman dari padi samapi malam hari. , serta membuat kesimpulan dari rumusan masalah dan tujuan dalam penelitian. HASIL DAN DISKUSI Koridor Jalan Pattimura adalah salah satu ruang terbuka publik yang berada di Kota Masohi dengan Panjang koridor jalan 806 m dan lebar jalan 40 m serta luas koridor jalan Paatimura 32,240 m2. Terletak di pusat kota, dekat dengan kawasan perkantoran, militer, kesehatan, pendidikan, pemukiman, dan perdagangan, area ini digunakan masyarakat untuk aktivitas seperti jalan santai, olahraga, senam, bersantai, dan berkumpul. Terdapat 9 akses kendaraan, dengan 5 jalur di sisi kiri dan 4 di sisi kanan. Dilengkapi dengan pedestrian luas dan petugas kebersihan, kawasan ini juga memiliki monumen sebagai pusat Kota Masohi. Namun, kurangnya tempat sampah dan fasilitas yang tidak terawat menyebabkan sampah berserakan, membuat area ini terlihat kotor. Gambar 1 Peta Persebaran fasilitas pada Ruang Terbuka Publik Koridor Jalan Pattimura Kota Masohi Namakule et al. Persepsi Masyarakat terhadap Pemanfaatan RuangA Mengidentifikasi Pola Aktivitas dalam Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik bagi Masyarakat di Koridor Jalan Pattimura Kota Masohi Koridor Jalan Pattimura adalah ruang terbuka publik yang digunakan untuk berbagai aktivitas seperti olahraga, senam, rekreasi, berkumpul, serta kegiatan pemerintah seperti apel dan kerja bakti. Dengan fasilitas seperti lampu jalan, kursi taman, dan patung, kawasan ini juga menjadi tempat interaksi sosial yang menarik. Aktivitas yang beragam menunjukkan pentingnya ruang ini bagi masyarakat, sehingga pengunjung perlu menjaga fasilitas yang ada. Tabel 1 Macam-macam aktivitas di koridor Jalan Pattimura Kota Masohi Waktu Aktivitas Keterangan Bersiha. Bersih-bersih Pagi Para tukang bersih-bersih yang bertugas membersikan Olahraga area Koridor Jalan Pattimura Kota Masohi Bersantai Olahraga Berjalan Aktivitad berolahraga seperti senam, jalan pagi/jalan santai, lari, silat dan lain sebagainya. Bersantai Penggunjung yang bersantai menikmati suasanan di pagi hari Berjalan Penggunjung yang melewati koridor jalan untuk berpergian di suatu tempat seperti, pasar, sekolah, kantor, rumah sakit dan lain sebagainya Besantai Besantai Siang Berjalan Pengunjung bersantai atau berisitriakat menokmati Pedagang pemandangan di waktu siang kaki lima Berkumpul Banyak pengunjung yang berkumpul dan nongrong untuk menikmati susasan siang hari dengan teman, pacar, keluarga pada Ruang Terbuka Publik Koridor Jalan Pattimura Kota Masohi Berjalan Penggunjung yang melewati koridor jalan untuk berpergian atau balik dari di suatu tempat seperti, pasar, sekolah, kantor, rumah sakit dan lain sebagainya Pedagagang kaki lima Pedagang yang berjualan pada Pedistrian Ruang Terbuka Publik Koridor Jalan Pattimura Kota Masohi Bersantai Bersantai Sore Berkumpul Menemukan beberapa orang yang bersantai atau Olahraga duduk-duduk menggobrol, makan, dan minum sambal Bersihmenikmati suusan sore hari. Berkumpul Bermain Ditemu juga pemuda-mepudi yang sedang berkumpul Refresing/ atau nongkrong dengan teman-temanya di kawasan Ruang Terbuka Publik Koridor Jalan Pattimura Olahraga Namakule et al. Persepsi Masyarakat terhadap Pemanfaatan RuangA Pedagang kaki lima Malam Olahraga Bersanti Berkumpul Berfoto Pedagang kaki lima Pengunjung yang beraktivitas Lari Sore. Jalan Sore serta bersepeda dapa kawasan Ruang Terbuka Publik Koridor Jalan Pattimura. Bersih-bersih Petugas keberihan pada sore hari Bermain Pengunjung yang berkunjung dengan anak-anaknya yang sedang bermain pada kawasan Ruang Terbuka Publik Koridor Jalan Pattimura. Refresing/ berfoto Pengunjung yang sedang berfoto untuk mengabadikan momen dan lain sebagainya Pedagang kaki lima Pedagang yang berjualan pada Pedistrian Ruang Terbuka Publik Koridor Jalan Pattimura Kota Masohi Olahraga Tedapat Latihan silat pada malam hari di perantara Masjid Agung Ibnu Abdullah yang berada pada kawasan Ruang Terbuka Publik Koridor Jalan Pattimura Kota Masohi Bersanti Pengunjung bersantai serta duduk-dukuk menikmati suasana malam Kota Masohi Berkumpul Berkumpul dan meningkamti susasan malam bersamama teman, pacar, dan keluarga. Berfoto Berfoto depan patung suekarno, mundaran dan depan perpustakaan daerah. Pedagang kaki lima Pedagang yang berjualan pada Pedistrian dan jalan yang berjualan buah dan bubur di Ruang Terbuka Publik Koridor Jalan Pattimura Kota Masohi Koridor Jalan Pattimura Kota Masohi dikunjungi berbagai kalangan untuk aktivitas seperti bersih-bersih, olahraga, bersantai, berfoto, refresing, berjalan, menunggu, dan berkumpul. Penelitian yang dilakukan dari 22 hingga 28 April menunjukkan pola aktivitas berdasarkan waktu kerja, waktu libur, serta pagi, siang, sore, dan malam hari. Hari Kerja Pagi hari . :00-09:00 WIT) Pengunjung yang berkunjung pada kawasan Ruang terbuka publik koridor jalan Pattimura ialah . Bersih-bersih. Petugas kebersihan rutin membersihkan Koridor Jalan Pattimura setiap pagi, . Berjalan. Pengunjung melintasi koridor untuk pergi ke suatu tempat, . Apel, kerja bakti, senam, jalan santai. Pemerintah dan berbagai instansi mengadakan apel, kerja bakti. Namakule et al. Persepsi Masyarakat terhadap Pemanfaatan RuangA senam, dan jalan santai di Koridor Jalan Pattimura untuk menyambut hari besar seperti Hari Guru. Siang Hari . :00-14:00 WIT) Pada siang hari di hari kerja pengunjung yang berkunjung pada kawasan Ruang terbuka publik koridor jalan Pattimura yaitu . Bersantai dan berkumpul. Pengunjung Koridor Jalan Pattimura bersantai dan berkumpul sambil berbincang dengan teman-teman, . Menunggu jemputan. Pengunjung duduk santai sambil menunggu jemputan dan menikmati pemandangan, . Berjualan (PKL). Pedagang kaki lima berjualan buah di badan jalan pada siang hari. Sore Hari . :00-18:00 WIT) Sore hari pada hari kerja merupakan yang paling ramai pengunjung karena aktivitas pulang kantor dan aktivitas-aktivitas lain pengunjung yaitu . bersantai, pengunjung duduk santai menikmati suasana sore di koridor jalan pattimura, . bersih-bersih, petugas kebersihan merapikan kawasan pada sore hari, dan . refresing, pengunjung bermain bersama anak sambil bersantai di kawasan ini. Malam Hari . :00-23:00 WIT) Aktivitas pengunjung pada malam hari pada hari kerja yaitu . Nongkrong/Berkumpul. Pengunjung duduk bersama teman menikmati suasana malam di Kota Masohi, . Bersantai. Pengunjung duduk santai dan bercengkrama dengan teman menikmati malam, . Refresing dan berfoto. Pengunjung bersantai dan berfoto di depan Patung Ir. Soekarno, dan . Berolahraga. Pengunjung berlatih silat di kawasan dekat Masjid Agung Ibnu AbdullahHari Libur . Berkumpul & bersantai dengan . Berjalan di atas Trotoar Gambar 2 aktivitas pengunjung pada hari kerja pada koridor Jalan Pattimura Kota Masohi Namakule et al. Persepsi Masyarakat terhadap Pemanfaatan RuangA Pada hari libur aktivitas pengunjung pada kawasan ruang terbuka publik koridor jalan Pattimura dilihat dari empat waktu yang dimana sebagai berikut: Pagi Hari pada Jam . :00-09:00 WIT) C Bersih-bersih, petugas kebersihan merapikan Ruang Terbuka Publik Koridor Jalan Pattimura di pagi hari. Senam pagi, masyarakat melakukan senam pagi di depan perpustakaan daerah. Berolahraga . alan dan lari pag. : pengunjung berolahraga jalan dan lari pagi di kawasan C Bersantai, pengunjung duduk santai sambil menunggu dimulainya senam. Siang Hari Jam . :00-14:00 WIT) C Bermain. Pengunjung bermain dan bersantai dengan teman-teman di kawasan ini. Berfoto/berjalan, pengunjung berjalan sambil berfoto di Koridor Jalan Pattimura. Berjualan, pedagang kaki lima menjual buah di kawasan Ruang Terbuka Publik ini. Sore Hari . :30-18:30 WIT) C Bersantai, pengunjung bersantai sambil menikmati suasana sore di Koridor Jalan Pattimura. Olahraga, pengunjung berlari sore melewati kawasan ini. Bersih-bersih, petugas kebersihan merapikan kawasan pada sore hari Malam Hari . :00-00:00 WIT) C Refresing dan berfoto, pengunjung refresing dan berfoto di depan baileo setelah pulang Berjualan. PKL berjualan bubur di kawasan ini pada malam hari. Bersantai, pengunjung duduk santai bersama teman di Koridor Jalan Pattimura. Berfoto dan refresing . Berolahraga Gambar 3 Aktivitas pengunjung pada hari libur di koridor jalan Pattimura Kota Masohi Namakule et al. Persepsi Masyarakat terhadap Pemanfaatan RuangA Pola aktivitas pengunjung berdasarkan sampel 60 orang menunjukkan berbagai aktivitas di lokasi eksisting, yang dapat dilihat pada tabel di bawah ini, beserta jumlah pengunjung yang Tabel 2 Aktivitas ruang terbuka publik Koridor Jalan Pattimura Kota Masohi Aktivitas Ruang Terbuka Publik Koridor Jalan Pattimura Kota Masohi Berkumpul Olahraga Berjalan Bersantai Bercengkrama Bersih-bersih Bermain Refresing/berfoto PKL Pola aktivitas pengunjung pada kawasan Ruang Terbuka Publik Koridor jalan Pattimura Kota Masohi sangat beragaman, sehingga dapat dilihat pada diagram pola aktivitas dibawah ini sebagai berikut: Gambar 4 Aktivitas pada Koridor Jalan Pattimura Kota Masohi Berdasarkan tabel dan diagram lingkaran, aktivitas paling dominan di Koridor Jalan Pattimura Kota Masohi adalah berkumpul . %), diikuti olahraga . %), berjalan . %), bersantai . %), bercengkrama . %), bersih-bersih . %), bermain . %), refresing . %), dan PKL . %). Aktivitas yang paling banyak adalah berkumpul, olahraga, berjalan, bercengkrama, serta aktivitas sosial lainnya. Mengenai kepadatan pengunjung, interval jarak antar aktivitas terdekat adalah 12303,2, sementara yang paling rendah adalah 3,34322, sebagaimana terlihat dalam peta kepadatan aktivitas pengunjung. Namakule et al. Persepsi Masyarakat terhadap Pemanfaatan RuangA Gambar 5 Peta tingkat kepadatan ruang terbuka publik Koridor Jalan Pattimura Kota Masohi Pola aktivitas di Koridor Jalan Pattimura didominasi oleh aktivitas berkumpul, sementara PKL lebih sedikit. Menurut Nazarudin . , ruang terbuka publik penting untuk interaksi sosial dan biasanya digunakan untuk berjalan, bersantai, bermain, atau membaca. Kustianingrum . menyatakan bahwa elemen fisik ruang memengaruhi pola aktivitas. Sehingga dimana Faktor-faktor yang memengaruhi pola aktivitas ruang terbuka publik meliputi ruang, pelaku, dan waktu. KESIMPULAN Pola Aktivitas yang dilakukan pada Ruang Terbuka Publik Koridor Jalan Pattimura Kota Masohi ini memiliki berbagai macam aktivitas didalamanya dan memiliki berbagai kalangan pengunjung yang melakukan aktivitas didalamnya. Aktivitas yang sering terjadi antara lain Aktivitas Olahraga, bersantai, berjalan, menunggu, berdagang dan bermain, koridor ini digunakan sebagai tempat perkumpul dan berinteraksi antar masyarakat, dengan diligat aktivitas aktivitas paling dominan di Koridor Jalan Pattimura Kota Masohi adalah berkumpul . %), diikuti olahraga . %), berjalan . %), bersantai . %), bercengkrama . %), bersihbersih . %), bermain . %), refresing . %), dan PKL . %). Aktivitas utama di kawasan ini meliputi berkumpul, olahraga, berjalan, bercengkrama, dan aktivitas sosial lainnya, didukung fasilitas seperti lampu jalan, kursi taman, dan tempat sampah. Kesadaran pengunjung untuk merawat fasilitas sangat penting agar kawasan tetap menjadi tempat aktivitas masyarakat. Namakule et al. Persepsi Masyarakat terhadap Pemanfaatan RuangA REKOMENDASI Rekomendasi yang dapat di berikan dalam penelitian ini sebaga berikut: Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah perlu menjaga fasilitas publik, meningkatkan pengawasan dengan CCTV, dan bekerjasama dengan masyarakat agar fasilitas-fasilitas yang tersediah tetap terawat dan berfungsi dengan baik. Masyarakat bersama-sama pengembangan Ruang Terbuka Publik Koridor Jalan Pattimura Kota Masohi, serta menjaga kebersihan dan kondisi lingkungan sekitar. REFERENSI