JURKAMI: Jurnal Pendidikan Ekonomi http://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/JPE JURKAMI Volume 4, no 1, 2019 PENGARUH EDUPRENEURSHIP DAN PRAKTEK KERJA TERHADAP KEMAMPUAN LIFE SKILL MAHASISWA Emilia Dewiwati Pelipa1, dan Anna Marganingsih2 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, Indonesia Email: pelipaemilia@gmail.com, amargningsih@gmail.com Diterima: 25 Februari 2019; Disetujui: 27 Maret 2019; Diterbitkan: 1 April 2019 Abstract: This study aims to determine, the effect of Edupreneurship and Job Training partially on student life skills. The method used in this study is explanation. The data collection tool used is a questionnaire. The population in this study was the VI Semester Students of Economic Education Study Program at STKIP Persada Khatulistiwa Sintang Academic Year 2017/2018 which numbered 49 people. The sampling technique used in this study was purposive sampling.The results showed that Edupreneurship and Job Training partially had a significant influence on student life skills. Edupreneurship and Job Training simultaneously have a significant influence on student life skills. Among the variables of Edupreneurship and Job Practice variables that have the most significant influence on Student Life Skill variables are Edupreneurship variables. Keyword: Edupreneurship, Job Training, life skill Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui,Pengaruh Edupreneurship dan Praktek Kerja secara parsial terhadap life skill mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksplanasi. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Semester VI Program Studi pendidikan ekonomi di STKIP Persada Khatulistiwa Sintang Tahun Akademik 2017/2018 yang berjumlah 49 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Edupreneurship dan Praktek Kerja secara parsial memiliki pengaruh secara signifikan terhadap life skill mahasiswa. Edupreneurship dan Praktek Kerja secara simultan memiliki pengaruh secara signifikan terhadap life skill mahasiswa. Diantara variabel Edupreneurship dan Praktek Kerja variabel yang pengaruhnya paling signifikan terhadap variabel life Skill Mahasiswa adalah variabel Edupreneurship. Kata kunci: Edupreneurship, Praktek Kerja, life skill Copyright © 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 JURKAMI: Jurnal Pendidikan Ekonomi JURKAMI Volume 4, no 1, 2019 | 21 Inggris, PENDAHULUAN yaitu education dan Life skill sangat diperlukan oleh entrepreneurship. Dua kata ini dijadikan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja. satudengan maksud untuk menciptakan Persaingan yang makna baru. Adapun secara harfiah,dalam nantinya akan dihadapi oleh mahasiswa English – Indonesia Dictionary karya John ketika lulus dari perguruan tinggi sangat M. Echols dan Hassan Shadily, makna dari menuntut life skill yang mereka miliki. Life education adalah pendidikan. Sedangkan skill entrepreneurship secara harfiah memiliki dalam dunia merupakan keterampilan, dan kerja kemampuan, kesanggupan yang makna kewirausahaan. diperlukan seorang untuk menjalankan kehidupan nyata yang akan dihadapinya. Pendidikan bisa didapatkan dari mana saja. Sekolah, lembaga bimbingan belajar, program home schooling, keluarga, serta lingkungan sekitar. Perguruan tinggi sebagai lembaga formal dapat menjadi wadah sebagai sarana untuk membentuk dan mempersiapkan mahasiswa yang terdidik dan memiliki life skill. Edupreneurship adalah pendekatan melalui skenario pembelajaran yang dapat menghidupkan ide wirausaha mahasiswa. Pendekatan pembelajaran berorientasi Edupreneurship merupakan pendidikan kewirausahaan yang dalam proses pembelajaran yang berfokus pada kegiatan berwirausaha baik secarateori maupun praktik. merupakan suatu inovasi pendekatanpembelajaran Program studi pendidikan ekonomi suatu yang menekankan pada kegiatan proses belajar- STKIP persada Khatulistiwa sudah mulai mengajar menyiapkan mahasiswa untuk memiliki (kontekstual), sehingga selain mendidik, kecakapan hidup yang baik (life skill) pendekatan ini memungkinkan mahasiswa dengan sesuai dapat mempelajari proses pengolahan tuntutan dunia kerja dan melakukan suatu bahanmenjadi kegiatan bermanfaat dan bernilai ekonomi” meyesuaian praktek kurikulum bagi mahasiswa. Kegiatan perkuliahan dilakukan berbasis Edupreneurship dan mahasiswa dilatih untuk terjun langsung ke dunia kerja dengan praktek kerja di instansi-instansi terkait. dikaitkan objeknyata produk yang Praktek kerja yang dilakukan oleh mahasiswa program studi pendidikan ekonomi adalah magang di Instansiinstansi terkait seperti sekolah-sekolah, koperasi, Edupreneurship yang credit union dan lembaga merupakan keuangan lainnya. Kegiatan ini sudah gabungan dari dua kata dalam bahasa berlangsung selama satu tahun terakhir. Copyright © 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 22 | Emilia Dewiwati Pelipa, Anna Marganingsih, Pengaruh Edupreneurship dan Praktek Harapannya setelah lulus dari perguruan peserta tinggi mahasiswa memiliki life skill yang yangberiman, baik dan sudah siap memasuki dunia kerja Yang Maha Esa, berakhlak mulia,sehat, baik bekerja sebagai wirausaha ataupun berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan bekerja sebagai pegawai di lembaga menjadi warga Negara yang demokratis pemerintah maupun swasta. serta bertanggung jawab. Edupreneurship yang memiliki gabungan makna dari education dan entrepreneurship merupakan satu kesatuan yang tidak untuk dipisahkanmaknanya. Keduanya menjadi satu kesatuan oleh sebab proses yang dilaksanakan memang refleksi daripada pendidikankewirausahaan, konsep maksudnya adalah mendidik seseorang untuk dapat mengerjakan dan menghasilkan sesuatu yang bernilai jual dan kemudian dapat dimanfaatkan olehnya sendiri atau kelompok. Adapun mengenai tujuan daripada dilaksanakannya edupreneurshipini tidak lain sejalan dengan Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dalam Bab II Pasal 3 mengenai Dasar,Fungsi, dan Tujuan yang menyebutkan bahwa: Pendidikan Nasional mengembangkan berfungsi kemampuan danmembentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalamrangka mencerdaskan agar menjadi bertakwa manusia kepada Allah Menurut (Ningsih dkk, 2012) Program KAJIANTEORI merupakan didik kehidupan bangsa, bertujuan untukberkembangnya potensi PKL yang dilaksanakan di intansi/perusahaan meliputi: 1. Praktik dasar kejuruan, dapat dilaksanakan sebagian di sekolah, dan sebagian lainnya apabilaindustri di industri, memiliki fasilitas pelatihan di industrinya. Apabila industri tidak memiliki fasilitas pelatihan, maka kegiatan praktik dasar kejuruan sepenuhnya dilakukan di sekolah 2. Praktik keahlian produktif, dilaksanakan di industri dalam bentuk “on job training”, kegiatanmengerjakan produksi atau berbentuk pekerjaan jasa (pekerjaan sesungguhnya) di industri/perusahaan sesuai programkeahliannya. Pelaksanaan yang demikian juga dapat dijadikan pedoman dasar pelasanan PKL pada perguruan tinggi. Meskipun setiap perguruan tinggi memiliki pedoman dan aturan yang berbeda-beda. Yang dimaksud dengan Praktek kerja dalam penelitian ini adalah praktek kerja yang dilakukan oleh Copyright © 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 JURKAMI: Jurnal Pendidikan Ekonomi JURKAMI Volume 4, no 1, 2019 | 23 mahasiswa program studi pendidikan solusi sehingga mampu mengatasinya. ekonomi di sekolah-sekolah, koperasi, Adapun pengertian lainnya adalah credit union dan lembaga terkait “kecakapan lainnya dengan indikator penilaian (1) kecakapan yang dimiliki seseorang prestasi; (2) keterampilan dan (3) dalam kecakapan. kehidupannya dalam statusnya sebagai `Kecakapan hidup (life skill) dapat merupakan menjalani hidupdan mahkluk individu dalam konteks alam sebagai keterampilan atau kemampuan untuk hidup sekitar” (Rudiyanto, 2003). beradaptasi Menurut Satori (2002), kecakapan danberperilaku positif, yang hidup tidak semata-mata memiliki memungkinkan seseorang mampu kemampuan tertentu saja (vocational menghadapi berbagai tuntutan dan job), tantangan dalam kehidupan secara kemampuan lebih secara fungsional seperti membaca, efektif. Kecakapan hidup namun ia harus dasar memiliki pendukungnya mencakup lima jenis, yaitu: (1) menulis, kecakapan mengenal diri, (2) dan memecahkan masalah, mengelola kecakapan berpikir, (3) kecakapan sumber-sumber daya, bekerja dalam sosial, (4) kecakapan akademik, dan tim atau kelompok,terus belajar di (5) kecakapan kejuruan. tempat tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 26 ayat (3) disebutkan bahwa :Pendidikan kecakapan hidup adalah pendidikanyang memberikan kecakapan personal, sosial,intelektual, dan vokasional untuk bekerja atau usaha mandiri. Menurut Depdiknas dimiliki kecakapan seseorang menghadapi yangharus untuk problem hidup berani dan kehidupan dengan wajar tanpa merasa tertekan, kemudian secara proaktif dan kreatif mencari serta menemukan mempergunakan METODEPENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini peneliti mengunakan bentuk penelitian eksplanasi dengan paradigma ganda dua variabel independen dan satu variabel dependen. (2003), kecakapan hidup (life skill) merupakan bekerja, merumuskan teknologi dan lain sebagainya. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 menghitung, Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan Ekonomi STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Teknik sampling yang digunakan teknik purposive sampling, yaitu teknik penentuan sempling dengan pertimbangan Copyright © 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 24 | Emilia Dewiwati Pelipa, Anna Marganingsih, Pengaruh Edupreneurship dan Praktek tertentu, berdasarkan pertimbangan yang bahwa derajat hubungan antara variable menjadi sampel dalam penelitian ini independen edupreneurship dan praktek adalah mahasiswa semester enam yang kerja terhadap variable dependen life skill sudah melakukan kegiatan praktek kerja mahasiswa berada pada derajat kekuatan berjumlah 49 orang mahasiswa. hubungan sangat kuat. Berdasarkan table Teknik yang pengumpulan digunakan untuk interpretasi koefisien korelasi nilai 0,80 - adalah teknik 1,000 masuk tingkat hubungan yang data komunikasi tidak langsung. sangat kuat. Nilai R Square sebesar 0,652 HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini menggunakan angket sebagai instrument utama menunjukkan kontribusi variable untuk edupreneurship dan praktek kerja terhadap mendapatkan data. Hasil data angket variable kemampuan life skill mahasiswa. selanjutnya diolah menggunakan alat bantu Berdasarkan nilai tersebut dapat diketahui statistik dan diperoleh hasil pengujian bila kontribusi variable edupreneurship sebagai berikut: dan praktek kerja terhadap kemampuan Berdasarkan output SPSS diketahui nilai constant auntuk life skill mahasiswa adalah sebesar 65,2%. kolom Berdasarkan nilai output SPSS dari Unstandardized Coefficients B adalah table anova diketahui jika nilai F hitung sebesar 7,184 dan nilai Edupreneurship 43,075 dibandingkan dengan nilai F table 0,503 dan praktek kerja sebesar 0,446. Jadi sebesar 3,19. Niali F hitung 43,075 > t dapat diketahui persamaan regresinya table 3,19 berdasarkan hasil tersebut dapat adalah Y=7,184 disimpulkan + 0,503 + 0,446. bahwa variable Persamaan regresi tersebut menunjukkan edupreneurship dan praktek kerja memiliki adanya pengaruh secara simultan terhadap variable kontribusi positif dari kuat lemahnya variable edupreneurship dan praktek kerja kemampuan life skill mahasiswa. terhadap life skill Berdasarkan output SPSS pada Setiap peningkatan tabel coefficients nilai t hitung untuk edupreneurship dan praktek kerja akan variable Edupreneurship sebesar 7,439 > meningkatkan kemampuan life skill pada dari nilai t table sebesar 2,013 dan nilai sig mahasiswa pendidikan ekonomi STKIP 0,000 lebih kecil dari taraf kesalahan 0,05 persada khatulistiwa Sintang. artinya mahasiswa. secara parsial atau individu Berdasarkan hasil output SPSS variable edupreneurship memberi table model summary diperoleh nilai R pengaruh positif terhadap sebesar 0,807 nilai tersebut menunjukkan kemampuan life skill mahasiswa. signifikan Copyright © 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938 JURKAMI: Jurnal Pendidikan Ekonomi JURKAMI Volume 4, no 1, 2019 | 25 Nilai t hitung variable praktek kerja 2. Edupreneurship dan Praktek Kerja sebesar 3,486 lebih besar dari nilai t table secara simultan memiliki pengaruh sebesar 2,013 dan nilai sig 0,01 lebih kecil secara signifikan terhadap life skill dari taraf kesalahan 0,05 artinya secara mahasiswa. parsial atau individu variable praktek kerja member pengruh positip 3. Diantara variabel Edupreneurship signifikan dan Praktek Kerja variabel yang terhadap kemampuan life skill mahasiswa. Nilai t hitung pengaruhnya edupreneurship terhadap paling variabel sebesar 7,439 lebih besar dari nilai t hitung Mahasiswa praktek kerja sebesar 3,486 maka dapat Edupreneurship. disimpulkan diantara adalah signifikan life Skill variabel variable Edupreneurship dan variable praktek kerja DAFTAR PUSTAKA yang Arifin, Muhhamad, ” Analisa Dan Perancangan Sistem Informasi Praktek Kerja Lapangan Pada Instansi/Perusahaan” Jurnal SIMETRIS, Vol 5 No 1 April 2014 paling mempengaruhi variable kemampuan life skill mahasiswa adalah variable Edupreneurship. Berdasarkan hasil penelitian ini sangat diharapkan agar kegiatan Edupreneurship dan praktek kerja di prodi ekonomi terus ditingkatkan dan terus dikembangkan lanjutannya inovasi kedepan pembelajaran agar mahasiswa memiliki life skill yang berkualitas dan memiliki persiapan yang matang untuk memasuki dunia kerja ketika lulus dari perguruan tinggi. PENUTUP Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang sudah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1. Edupreneurship Kerja secara pengaruh dan Praktek parsial memiliki secara Departemen Pendidikan Nasional, Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Fadlullah, „Pendidikan Entrepreneurship Berbasis Islam dan Kearifan Lokal‟ Jakarta: Diadit Media Press, 2011 John M. Echols (dkk.), “English-Indonesia Dictionary” Jakarta: Pustaka Utama Shadili, 2000 P. W. Ningsih, T. Lusiani, and V. Nurcahyawati, “Rancang bangun sistem informasi praktek kerja industri berbasis web ( studi kasus : smk al-azhar menganti gresik ),” Jurnal JSIKA, vol. 1, no. 1, 2012 signifikan terhadap life skill mahasiswa. Copyright © 2019 STKIP Persada Khatulistiwa Sintang | e-ISSN 2541-0938