Volume 1 Nomor 1 Bulan : Oktober 2024 MJ BAHRAIN : JURNAL KEUANGAN ISLAM DAN AKUNTANSI PENERAPAN AKAD MUDHARABAH PADA PRODUK SIMPANAN HARI RAYA IDUL FITRI DI BMT UGT NUSANTARA MALANG KOTA Anggi Diah Puspitasari1 Yulia Citra2 Andriati Azizah Syafitri3 1,2,3 Perbankan SyariAoah. Universitas Islam Raden Rahmat Malang. Malang. Indonesia ABSTRAK Penelitian ini menganalisis penerapan akad mudharabah musytarakah pada produk tabungan hari raya Idul Fitri di BMT UGT Nusantara Cabang Malang Kota. Menggunakan metode kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini mengemukakan bahwa produk ini menggunakan nisbah bagi hasil 30% untuk nasabah dan 70% untuk BMT. Produk ini sangat menarik karena bagi hasil nya bisa di ambil dalam bentuk uang maupun barang menjelang hari raya Idul Fitri, sesuai kebijakan BMT UGT Nusantara sehingga meningkatkan minat nasabah untuk menabung. Analisis SWOT menunjukkan kekuatan BMT dalam layanan mobile yang mempermudah transaksi dan pengembalian simpanan tepat waktu, namun ada kelemahan dalam penggunaan IT oleh nasabah lanjut usia. Peluang terletak pada anggota dengan ekonomi tinggi, sedangkan ancaman datang dari persaingan ketat antar lembaga keuangan syariah. Penerapan akad ini terbukti memberikan manfaat signifikan bagi nasabah dan mendukung pertumbuhan ekonomi syariah lokal. KATA KUNCI Akad mudharabah. Simpanan idul fitri ABSTRACT This study analyzes the application of the mudharabah musytarakah contract in Eid al-Fitr savings products at BMT UGT Nusantara Malang Kota Branch. Using qualitative methods through observation, interviews, and documentation, this study suggests that this product uses a profit sharing ratio of 30% for customers and 70% for BMT. This product is very attractive because the profit sharing can be taken in the form of money and goods before Eid al-Fitr, according to the policy of BMT UGT Nusantara so as to increase customer interest in saving. SWOT analysis shows BMT's strength in mobile services that facilitate transactions and timely return of deposits, but there are weaknesses in the use of IT by elderly customers. The opportunity lies with members with high economies, while the threat comes from fierce competition among Islamic financial institutions. The implementation of this contract has proven to provide significant benefits for customers and support the growth of the Islamic economy. KEYWORDS Akad mudharabah. Eid al-fitr savings CONTACT: *jurnal. mj-bahroin@uniramalang. JOURNAL HOMEPAGE: https://ejournal. id/index. php/mj-bahrain MJ Bahrain : Jurnal Keuangan Islam dan Akuntansi A. PENDAHULUAN Saat ini ada beberapa jenis lembaga keuangan di Indonesia, yang memiliki perbedaan berdasarkan fungsi, status kepemilikan, pendapatan harga dan tingkatannya. Adapun beberapa jenis Perbankan seperti Bank sentral. Bank konvensional. Bank Umum dan Bank Perdesaan (Fartika. Sedangkan pada sektor keuangan syariah berbentuk seperti Bank Umum SyariAoah (BUS) dan Bank Perkreditan rakyat syariAoah (BPRS) yang bebas dari riba. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia terdapat 198 lembaga keuangan syariAoah yang terdiri dari 165 Bank perkreditan rakyat syariAoah, 12 Bank umum syariAoah, dan 21 unit-unit syariAoah, sedangkan Bank konvensional tersisa 107 unit dan yang ber operasi 64,80% (Otoritas jasa Keuangan, 2. Jumlah Bank umum konvensional di dalam negeri ini terus mengalami penyusutan yang disebabkan karena Bank umum di haruskan melakukan konsolidasi . sebagaimana aturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) (Otoritas jasa Keuangan, 2. Selain lembaga keuangan konvesional dan syariah, di Indonesia juga memiliki lembaga keuangan Non Bank seperti Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) (Jauhari, 2. BMT merupakan lembaga keuangan non bank yang berbasis syariAoah yang salah satunya BMT terbesar di Indonesia ialah. BMT UGT Nusantara yang terletak di Pasuruan. Jawa timur (Kalam, 2. BMT UGT Nusantara . ulu yang dikenal dengan BMT Sidogir. beridiri pada tahun 2000 hingga 23 tahun sampai saat ini. Akan tetapi BMT UGT Sidogiri merubah nama institusinya menjadi BMT UGT Nusantara. Alasan perubahan nama tersebut dikarenakan jumlah kantor BMT yang begitu banyak dari tahun ke tahun, dengan perubahan tersebut sehingga dengan dalih supaya BMT bisa terlihat sentral dan bisa dijangkau oleh seluruh Indonesia (Nusantara, 2. Pada saat ini BMT UGT Nusantara berkembang pesat baik di masyarakat perkotaan dan perdesaan. Hal ini di buktikan dengan banyaknya jumlah unit pelayanan anggota di kabupaten atau kota yang dinilai sangat potensial (Jauhari, 2. Pada saat ini BMT UGT Nusantara sudah memiliki 298 kantor cabang. BMT UGT Nusantara Kantor cabang dan Kantor kas yang tersebar di 10 provinsi se Indonesia. Kemudian BMT Sidogiri meraih rangking 6 dari 100 koperasi yang tersebar di Indonesia pada tahun 2019 (Nusantara, 2. BMT yang jumlahnya cukup banyak, dan memiliki fungsi dan manfaat yang baik, maka BMT menyediakan produk-produk simpanan yang di antaranya yaitu, tabungan umum syariAoah, tabungan haji, tabungan idul fitri dan lain-lain, ada juga produk pembiayaan (Amelia, 2. Produk ini di sediakan kepada masyarakat yang membutuhkan pinjaman atau ingin menggunakan pembiayaan (Alfiunita, 2. Dalam hal ini BMT UGT nusantara juga menyediakan pembiayaan modal kerja yang membantu permasalahan yang di hadapi oleh industri rumahan, ataupun usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) (Jamhari, 2. Maka dari itu BMT UGT Nusantara menjadi salah satu tujuan orang-orang melakukan kegaitan keuanganya disektor keuangan syariah, yang salah satunya terletak di Jl. Kebalen Wetan No. Jodipan kec. Blimbing. Kota Malang, jawa timur yaitu. BMT UGT Nusantara Cabang Malang kota yang dekat dengan Pasar Kebalen dan pasar besar malang yang mempunyai berbagai produk pembiayaan dan tabungan, salah satunya adalah tabungan idul fitri yang dimana tabungan ini menjadi produk unggulan yang diperuntukkan bagi nasabah baru yang ingin menabung tabungan hari raya idul fitri. Peneliti memilih tempat penelitian di BMT UGT Malang Kota, karena jika di bandingkan dengan BMT Capem Gadang, lebih banyak nasabah idul fitri di BMT UGT Malang kota yaitu 234 nasabah, sedangkan di BMT Capem Gadang hanya 52 nasabah, maka peneliti tertarik untuk menjadikan BMT UGT Malang kota sebagai tempat penelitian. Sejak di luncurkannya produk tersebut. BMT selalu mendapatkan respon yang positif dari masyarakat maupun anggota jadi setiap periode tahun ke tahun mengalami pertambahan anggota baru. Adapun manfaat tabungan idul fitri ini nasabah akan mendapatkan bagi hasil setiap bulan dimana BMT mendapatkan bagi hasil 70% sedangkan nasabah mendapat bagi hasil sebanyak 30%, diambilnya hanya satu kali yaitu pada pertengahan bulan ramadhan dan dimana bagi hasilnya itu berupa barang atau parcel, jadi dari bagi hasil yang berbentuk parcel itu akan menjadi daya tarik masyarakat yang ingin menabung di BMT karena merasa senang selain menabung juga mendapatakan hadiah (Jamhari, 2. Produk ini menggunakan akad mudharabah musytarakah karena dana tabungan dikelola oleh bank dan dananya diputar sehingga tidak dikenakan pembayaran tetapi juga menimbulkan manfaat langsung dan tidak langsung. Berangkat dari permasalahan tersebut, peneliti ingin menganalisis penerapan akad mudharabah pada produk tabungan hari raya idul fitri, tabungan hari raya idul fitri sendiri merupakan tabungan regular dalam 10 bulan dengan minimal setoran Rp 50. 000 per bulan, karena pada dasarnya yang dimaksud dengan produk tabungan hari raya idul fitri adalah memberikan manfaat dan memberikan kemudahan bagi masyarakat sekitar untuk lebih banyak menabung di hari raya idul fitri, karena tabungan tersebut hanya dapat ditarik pada saat hari raya dan tabungan tersebut juga memberikan hadiah kepada nasabahnya (Pangesti, 2. Berdasarkan data dan pembahasan diatas maka peneliti melakukan penelitan bagaimana Penerapan Akad Mudharabah Pada Poduk Simpanan Hari Raya Idul Fitri di BMT UGT Nusantara Cabang Malang Kota. METODE PENELITIAN Metode berisi jenis metode atau jenis pendekatan yang digunakan, uraian data kualitatif dan/atau kuantitatif, prosedur pengumpulan data, dan prosedur Teknik analisis data. Secara sederhana, sampaikan cara ilmiah dalam mencari dan mendapatkan data dan memiliki kaitan dengan prosedur dalam melakukan penelitian dan teknis penelitian yang ditulis dengan bahasa jelas, padat, dan ringkas, tidak teoritis, tapi dengan penggunaannya secara HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil dari penelitian ini yaitu produk simpanan idul fitri merupakan simpanan jangka panjang yang tidak bisa di ambil sewaktu-waktu, sehingga simpanan ini cocok menggunakan akad mudharabah musytarakah, yang dimana akad tabungan tersebut berdasarkan prinsip syariAoah dengan nisbah. Nasabah 30% sedangkan BMT 70%. Simpanan ini diambil hanya satu kali yaitu pada pertengahan bulan ramadhan dan dimana bagi hasilnya itu berupa barang untuk kebutuhan hari raya yang sesuai dengan kebijakan BMT UGT Nusantara, jadi dari bagi hasil yang berbentuk barang itu akan menjadi daya tarik masyarakat yang ingin menabung di BMT karena merasa senang selain menabung juga mendapatakan hadiah, dan tabungan ini sudah sesuai dengan ketentuan syariAoah. Hasil Penelitian . Penerapan Akad Mudharabah Pada Produk Simpanan Hari Raya Idul Fitri BMT UGT Nusantara cabang Malang Kota menciptakan produk penghimpun dana yang menggunakan akad mudharabah mustyarakah, yaitu Simpanan Hari Raya Idul Fitri. Tujuan dari simpanan ini untuk rencana persiapan kebutuhan hari raya idul fitri. Produk Simpanan Hari Raya Idul Fitri ini menggunakan akad mudharabah musytarakah dengan nisbah 30:70 (Nasabah : BMT). Secara singkat Mudharabah merupakan akad bagi hasil ketika pemilik dana . hohibul Maa. menyediakan modal 100% kepada pengelola dana (Mudhari. untuk di kelola dana tersebut, dengan syarat keuntungan nya yang di hasilkan akan di bagi di antara mereka menurut kesepakatan yang telah di tentukan sebelumnya dalam akad (SaAodiyah & Arifin, 2. Hasil wawancara dengan salah satu staf BMT menjelaskan bahwa pembukaan tabungan idul fitri ini di awali dengan wawancara antara nasabah dengan costumer sevice, costumer service ini akan menjelaskan secara detail tentang tabungan idul fitri tersebut proses pembukaan tabungan idul fitri tidak berbeda jauh dengan tabungan lainnya. pembukaan rekening baru di BMT tidak dikenakan biaya admin. Ketentuan-ketentuan tabungan idul fitri . Tabungan Idul Fitri menggunakan Akad mudharabah. Tabungan khusus untuk Hari Raya Idul Fitri . Telah menjadi anggota BTM UGT Nusantara Cabang Malang Kota dan membayar Simpanan wajib Rp. Merupakan Simpanan dengan waktu 12 bulan untuk keperluan Hari Raya Idul Fitri. Simpanan dapat diambil 2 minggu sebelum Hari Raya. Mendapatkan bonus bingkisan fitri. Untuk membuka rekening Tabungan Idul Fitri, anggota harus mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening. Penabung telah memiliki rekening tabungan BTM sebagai asal . ource accoun. Pembukaan rekening dapat dilakukan di seluruh cabang BTM saat buka kas. Kepada penabung diberikan buku tabungan. Tertanggung adalah penabung yang telah memenuhi persyaratan BTM. Bagi hasil yang kompetitif. Setoran awal minimal 60. Jumlah setoran tidak terbatas. Manfaat dan keuntunganya . Transaksi mudah dan transparan sehingga memudahkan melihat perkembangan setiap saat, . Aman, terhindar dari riba dan haram . Ikut membantu sesama ummat . a`awu. Mendapatkan bagi hasil bulanan yang halal dan menguntungkan atau dapat dirupakan barang untuk kebutuhan hari raya sesuai kebijakan BMT UGT Nusantara. Dapat digunakan sebagai jaminan pembiayaan. Persyaratan Tabungan Idul Fitri Menyerahkan photocopy identitas diri (KTP/SIM) yang masih . Jumlah nasabah 5 tahun terakhir Tahun Jumlah Sumber : Data diolah Dari data tabel di atas nasabah BMT UGT Nusantara Cabang Malang Kota setiap tahunya semakin bertambah. Perhitungan Bagi hasil tabungan idul fitri Untuk mengetahui perhitungan bagi hasil yaitu menggunakan rumus perhitungan sebagai berikut: Total pendapatan Ae beban operasional = Bagi hasil penabung dan SHU Jadi total pendapatannya di kurangi beban operasional dan sisanya itu masuk ke bagi hasil penabung dan SHU. Dari hasil wawancara dengan salah satu staf di BMT yaitu dalam penentuan perolehan bagi hasil tabungan idul fitri di BMT UGT Nusantara tidak membatasi jumlah dana yang di tabung setiap harinya namun. BMT memberi standar minimal jumlah saldo tabungan anggota yaitu sebesar Rp 50. Hasil dari nisbah tabungan idul fitri di BMT UGT Nusantara ini dapat berubah setiap bulannya apabila saldo rata-rata tabungan nasabah berbeda. Pembahasan Berdasarkan hasil wawancara dengan staf di BMT, analisis SWOT dapat dilihat kelebihan dan kekurangan BMT UGT Nusantara dan dapat di tinjau dari keseluruhan operasional serta analisisnya antara lain sebagai SWOT ANALYSIS Strenght (Kekuasaa. Degan adanya BMT UGT mobile mempermudah nasabah dan marketing untuk mengecek saldo simpanan, tujuan BMT memberikan layanan BMT UGT mobile untuk mengurangi adanya kesalahan yang di sebabkan oleh marketing ataupun nasabah. Ketetapan waktu pengembalian simpanan tepat waktu Deksripsi pembiayaan nasabah mengikuti prosedur pelayanan kepada nasabah Weaknes Keterbatasan penggunaan IT di karenakan lebih (Kelemaha. banyak nasabah yang sudah lanjut usia Oppurnity Memiliki anggota dengan tingkat ekonomi tinggi dan (Peluan. bisa mendorong komunikasi melalui pendekatan Peningkatan anggota profesional Threat Adanya persaingan yang ketat antar lembaga keuangan (Ancama. syariAoah. Sumber : Data diolah . Akad Mudharabah Pada Produk Simpanan Hari raya Idul Fitri Menurut hasil wawancara dan observasi peneliti di BMT UGT Nusantara Malang Kota, menyatakan bahwa produk simpanan ini merupakan simpanan jangka panjang yang tidak bisa di ambil sewaktuwaktu, sehingga simpanan ini cocok menggunakan akad mudharabah musytarakah, yang dimana akad tabungan tersebut berdasarkan prinsip syariAoah dengan nisbah. Nasabah30% sedangkan BMT 70%. Simpanan ini diambil hanya satu kali yaitu pada pertengahan bulan ramadhan dan dimana bagi hasilnya itu berupa uang maupun barang untuk kebutuhan hari raya yang sesuai dengan kebijakan BMT UGT Nusantara, jadi dari bagi hasil yang berbentuk barang itu akan menjadi daya tarik masyarakat yang ingin menabung di BMT karena merasa senang selain menabung juga mendapatakan hadiah. Akad Mudharabah Mustyarakah Pelaksanaan akad mudharabah musytarakah di BMT ini, cenderung untuk semua produk menggunakan akad yang sama, di karenakan untuk meminimalisir terjadinya sistem bunga . akad mudharabah ini tidak hanya di terapkan di produk simpanan saja tentu juga di terapkan di produk pembiayaan, karena jka dana simpanan di putar maka akan menjadi dana yang menguntungkan. Dalam segi perhitungan bagi hasilnya BMT selaku pengelola dana mendapatkan bagi hasil 70% dari Rp. etoran awa. yang di peroleh setiap bulannya. Sedangkan untuk pemilik dana mendapatkan 30% sesuai dengan kesepakatan di awal perjanjian. BMT selaku pengelola dana memberikan hadiah berupa barang kepada nasabah tertentu di setiap periode akhir yang bertujuan untuk memberikan semangat kepada nasabah karena, dibalik kita menabung di BMT kita juga mendapatkan hadiah dan cara ini merupakan salah satu cara untuk mempertahankan nasabah agar tidak pindah ke lembaga keuangan lain. Pada dasarnya akad mudharabah mustyarakah ini adalah gabungan dari akad mudharabah dan akad mustyarakah. Akad mudharabah mustyarakah yang digunakan BMT UGT Nusantara cabang malang kota pada simpanan hari raya idul fitri ini sudah sesuai dengan Fatwa dewan syariah nasional No. 50/DSN/MUI/i/2006. KESIMPULAN Produk simpanan idul fitri merupakan simpanan jangka panjang yang tidak bisa di ambil sewaktu-waktu, sehingga simpanan ini cocok menggunakan akad mudharabah musytarakah, yang dimana akad tabungan tersebut berdasarkan prinsip syari'ah dengan nisbah. Nasabah 40% sedangkan BMT 60%. Dalam tabungan ini, anggota mendapatkan hasil bulanan yang halal dan menguntungkan atau dapat dirupakan barang untuk kebutuhan hari raya sesuai kebijakan BMT UGT Nusantara. Setoran awal minimal untuk tabungan ini adalah Rp 10. dengan biaya administrasi sebesar Rp 5. Penarikan tabungan dapat dilakukan paling awal 2 Minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri. Sebelum membuka tabungan Idul Fitri di BMT UGT Nusantara, pastikan untuk memahami dengan baik syarat dan ketentuan yang berlaku, termasuk nisbah bagi hasil dan kebijakan penarikan tabungan. Penelitian ini diharapkan menjadi suatu referensi bagi masyarakat yang kurang paham mengenai konsep akad mudharabah dalam lembaga keuangan syariah serta bagi pihak pengelola. Pada penelitian ini masih banyak kekurangan, maka dari itu hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk penelitian selanjutnya agar dapat menyempurnakan penelitian serupa. REFERENCES / DAFTAR PUSTAKA