251 Pesat: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat | Vol. 4 No. 1 Februari 2025 Sosialisasi Program Adopsi Taman Di Kelurahan Bumi Ayu Kota Dumai Hildawati1. Andi Desy Musdiana2. Prodi Ilmu Administrasi Niaga. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning Dumai. Riau E-mail: hildrias81@gmail. com, 2andiidesymusdiana@gmail. Abstract A green, well-maintained, and aesthetically pleasing environment is a fundamental need for communities to improve their quality of life. Urban parks and green open spaces play a crucial role in maintaining urban ecosystem balance and providing recreational areas for residents. However, many parks are poorly maintained, especially in urban areas like Bumi Ayu Village. Dumai City. One solution to this problem is the adoption of parks program, which involves the community in the maintenance and management of parks in their neighborhoods. This program aims to raise awareness about the importance of green spaces and encourages active participation in creating and maintaining small gardens at home. Through this program's socialization, it is hoped that park maintenance working groups will be established, fostering long-term stewardship and strengthening social bonds among With support from the government and the community, this initiative aims to make Bumi Ayu Village a green and environmentally friendly area in Dumai City and serve as a model for other neighborhoods. Keywords: Green Environment. Urban Park. Park Adoption Program. Park Maintenance. Community Participation. Abstrak Lingkungan yang hijau, asri, dan tertata dengan baik merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi masyarakat dalam menciptakan kualitas hidup yang lebih baik. Taman kota dan ruang terbuka hijau memegang peranan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan memberikan kenyamanan bagi warga. Namun, banyak taman yang tidak terawat dengan baik, terutama di kawasan perkotaan seperti Kelurahan Bumi Ayu. Kota Dumai. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah melalui program adopsi taman, yang melibatkan masyarakat dalam pemeliharaan dan pengelolaan taman di lingkungan mereka. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ruang terbuka hijau, serta mendorong partisipasi aktif warga dalam menciptakan dan merawat taman mini di rumah mereka. Melalui sosialisasi program ini, diharapkan dapat terbentuk kelompok kerja taman yang dapat memelihara taman secara berkelanjutan, serta mempererat hubungan sosial antarwarga. Dengan dukungan dari pemerintah dan masyarakat, program ini diharapkan dapat menjadikan Kelurahan Bumi Ayu sebagai kawasan hijau dan ramah lingkungan di Kota Dumai, serta menjadi contoh bagi kelurahan lainnya. Kata kunci: Lingkungan Hijau. Taman Kota. Program Adopsi Taman. Pemeliharaan Taman. Partisipasi Masyarakat. Pesat Vol. 4 No. 1 Februari 2025 Pendahuluan Program "Sosialisasi Program Adopsi Taman di Kelurahan Bumi Ayu Kota Dumai" bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keberadaan ruang hijau di lingkungan permukiman dan mendorong partisipasi aktif warga dalam menciptakan taman-taman mini di sekitar tempat tinggal mereka. Dengan mengadopsi pendekatan berbasis komunitas, program ini berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan sehat melalui pembuatan serta pemeliharaan taman-taman kecil yang dapat dinikmati bersama oleh warga. Melalui sosialisasi yang interaktif dan berbasis pada keterlibatan masyarakat, diharapkan ada pembentukan kesadaran kolektif akan pentingnya keberlanjutan lingkungan, di samping pencapaian tujuan program yang berdampak positif bagi kualitas hidup METODE Metode yang digunakan dalam kegiatan "Sosialisasi Program Adopsi Taman di Kelurahan Bumi Ayu Kota Dumai" dirancang untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh kepada masyarakat dan mendorong partisipasi aktif warga dalam program ini. Adapun rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi berbagai bentuk aktivitas yang terstruktur dan interaktif sebagai berikut: Sosialisasi Program Adopsi Taman Kegiatan dimulai dengan pemaparan materi tentang konsep, tujuan, manfaat, dan langkah-langkah program adopsi taman. Materi ini akan disampaikan melalui presentasi visual menggunakan proyektor, poster, dan brosur, serta penekanan pada pentingnya ruang hijau untuk kesehatan fisik dan mental. Selain itu, akan dibahas juga mekanisme pelaksanaan program di tingkat lingkungan RT, termasuk pembagian tanggung jawab dan pembentukan tim penggerak taman. Diskusi Interaktif dan Tanya Jawab Sesi diskusi ini bertujuan untuk menggali pertanyaan dan solusi dari warga terkait tantangan dalam penerapan program adopsi taman. Diskusi juga menjadi sarana bagi warga untuk berbagi ide kreatif dan pengalaman sukses terkait pemeliharaan taman, yang nantinya dapat menjadi referensi dalam pengelolaan taman komunitas di lingkungan mereka. Workshop Pembuatan Taman Mini atau Replika Taman Melalui workshop ini, warga akan diberi pengetahuan praktis tentang cara membuat taman mini di pekarangan rumah atau lahan kosong di sekitar lingkungan mereka. Selain itu, simulasi pembuatan taman di lahan kosong juga akan dilaksanakan untuk memberikan gambaran langsung mengenai pengelolaan ruang hijau yang produktif dan bermanfaat bagi komunitas. Komitmen dan Deklarasi Program Adopsi Taman Kegiatan ditutup dengan penandatanganan deklarasi bersama sebagai komitmen untuk mendukung dan menjalankan program adopsi taman secara berkelanjutan. Deklarasi ini akan mencakup perjanjian antara warga, tokoh masyarakat, pengurus RT, dan pihak kelurahan yang menegaskan tanggung jawab bersama dalam pemeliharaan taman-taman yang telah dibuat. Dengan penerapan metode yang partisipatif dan berbasis pada pendidikan lingkungan, diharapkan program ini dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan asri. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan Sosialisasi Program Adopsi Taman di Kelurahan Bumi Ayu Kota Dumai berhasil dilaksanakan dengan partisipasi yang sangat baik dari masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya ruang terbuka hijau (RTH) dan mendorong mereka untuk berperan aktif dalam pengelolaan taman di wilayah tersebut. Berdasarkan dokumentasi dan pelaksanaan kegiatan, beberapa hasil yang dicapai antara lain: Tingkat Partisipasi Masyarakat Kegiatan ini berhasil menarik perhatian masyarakat dengan jumlah peserta yang mencapai 200 orang. Keberagaman peserta, termasuk perangkat kelurahan, ibu rumah tangga, pemuda, serta tokoh masyarakat, menunjukkan adanya kesadaran awal yang tinggi terhadap pentingnya RTH. Hal ini tercermin dari tingginya tingkat partisipasi dan keaktifan mereka dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Pesat Vol. 4 No. 1 Februari 2025 Pemahaman tentang Konsep Adopsi Taman Melalui berbagai sesi yang meliputi ceramah dan diskusi interaktif, masyarakat berhasil memperoleh pemahaman yang lebih dalam mengenai konsep adopsi taman. Beberapa topik utama yang disampaikan adalah pentingnya taman sebagai ruang publik, tanggung jawab bersama dalam merawat taman, serta langkah-langkah konkret yang dapat diambil untuk memulai program adopsi taman. Hasil evaluasi melalui kuesioner menunjukkan bahwa sebagian pesar peserta memahami konsep ini dan merasa termotivasi untuk berkontribusi langsung. Identifikasi Taman Potensial untuk Adopsi Salah satu hasil utama dari kegiatan ini adalah pemetaan taman-taman yang memiliki potensi untuk diadopsi oleh warga. Tiga taman yang diidentifikasi adalah Taman Bumi Hijau. Taman Sejahtera, dan Taman Inspirasi. Masyarakat secara sukarela memilih untuk mengadopsi taman-taman tersebut melalui pembentukan kelompok kerja yang akan bertanggung jawab dalam perawatan dan pengelolaan taman-taman Pemilihan taman-taman ini didasarkan pada pertimbangan lokasi yang strategis serta potensi pengembangan fasilitas yang dapat dinikmati oleh seluruh warga. Kolaborasi dengan Pemerintah dan Komunitas Lokal Salah satu pencapaian penting adalah terjalinnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan komunitas lingkungan. Pemerintah kelurahan menyatakan komitmennya untuk mendukung program adopsi taman dengan menyediakan berbagai fasilitas pendukung, seperti alat kebersihan, bibit tanaman, dan pelatihan Komunitas lokal juga berkomitmen untuk menjadi pendamping dalam implementasi program ini, yang akan membantu memastikan keberlanjutan dan kesuksesan program. Rencana Tindak Lanjut Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, masyarakat bersama dengan pemerintah kelurahan menyusun rencana aksi yang meliputi berbagai kegiatan, seperti kerja bakti rutin di taman yang diadopsi, pengembangan taman tematik . eperti taman edukasi dan taman bermain ana. , serta pengadaan pelatihan pengelolaan taman. Rencana ini menunjukkan komitmen jangka panjang dari semua pihak untuk menjaga dan merawat taman-taman yang telah diadopsi. Dampak Awal yang Dirasakan Beberapa dampak awal yang sudah mulai dirasakan setelah kegiatan ini antara lain C Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ruang terbuka hijau dan peran mereka dalam pengelolaannya. C Inisiatif dari beberapa kelompok masyarakat untuk memulai kegiatan perawatan taman secara mandiri, baik di tingkat keluarga maupun kelompok komunitas. C Meningkatnya rasa kebersamaan dan solidaritas antarwarga melalui kegiatan kolaboratif dalam merawat taman. Berdasarkan hasil yang diperoleh, kegiatan Sosialisasi Program Adopsi Taman di Kelurahan Bumi Ayu menunjukkan dampak yang sangat positif terhadap kesadaran lingkungan masyarakat. Tingginya partisipasi dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya memahami pentingnya ruang terbuka hijau, tetapi juga merasa memiliki tanggung jawab untuk berperan aktif dalam pengelolaan lingkungan mereka. Keberhasilan ini juga tidak lepas dari adanya dukungan penuh dari pemerintah kelurahan dan komunitas lokal yang memfasilitasi kegiatan tersebut. Peningkatan pemahaman masyarakat tentang konsep adopsi taman adalah langkah awal yang penting dalam menciptakan program yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya melibatkan pembuatan taman, tetapi juga mencakup pengelolaan dan pemeliharaan taman secara bersama-sama oleh warga, yang menjadi inti dari keberhasilan program tersebut. Penguatan kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah kelurahan menjadi fondasi penting dalam memastikan bahwa program ini berjalan dengan lancar dan berkelanjutan. Pemetaan taman yang berpotensi diadopsi juga merupakan langkah konkret yang menunjukkan keberhasilan dalam melibatkan masyarakat dalam perencanaan. Dengan memilih taman-taman yang ada di sekitar permukiman, masyarakat tidak hanya terlibat dalam aspek fisik pembuatan taman, tetapi juga dalam pengelolaan Pesat Vol. 4 No. 1 Februari 2025 sosial yang mendalam, menciptakan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dalam mengelola ruang terbuka hijau sangat efektif dalam membangun kesadaran kolektif serta meningkatkan keterlibatan aktif masyarakat. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi kelurahan lain dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan. KESIMPULAN DAN SARAN Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi program adopsi taman dapat menjadi langkah efektif untuk memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan Dengan tingginya antusiasme dan partisipasi masyarakat, diharapkan program ini mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi Kelurahan Bumi Ayu. Melalui dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, program ini tidak hanya akan menciptakan lingkungan yang lebih asri dan sehat, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dalam masyarakat, menjadikan Kelurahan Bumi Ayu sebagai contoh penerapan program adopsi taman yang berhasil. Agar program ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan, beberapa saran berikut dapat menjadi pertimbangan: Peningkatan Kapasitas Masyarakat Mengadakan pelatihan lanjutan tentang pengelolaan taman, seperti teknik penanaman, pemangkasan, dan pengelolaan limbah organik. Melibatkan ahli lingkungan untuk memberikan pendampingan kepada kelompok kerja masyarakat. Monitoring dan Evaluasi Melakukan pemantauan rutin terhadap perkembangan taman yang diadopsi. Mengadakan evaluasi berkala untuk menilai keberhasilan program dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Peningkatan Kolaborasi Mencari dukungan dari pihak ketiga, seperti perusahaan lokal atau organisasi nirlaba, untuk membantu pembiayaan dan pengembangan taman. Mendorong komunitas lingkungan setempat untuk terlibat aktif sebagai pendamping program. Pengembangan Program Menginisiasi kegiatan tambahan, seperti lomba kebersihan taman atau edukasi lingkungan untuk anak-anak, guna menjaga semangat masyarakat dalam merawat Memanfaatkan taman sebagai ruang edukasi dan rekreasi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dengan upaya yang terencana dan berkelanjutan, program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih asri dan sehat, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kelurahan Bumi Ayu. Semoga keberhasilan program ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengelola ruang terbuka hijau secara partisipatif. DAFTAR PUSTAKA