Jurnal Vokasi. Vol 1 No. 1 April 2017 - ISSN : 2548-4117 (Media Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH IKAN MENJADI PRODUK MAKANAN Faridah1. Saifuddin2. Salmiyah3. Cut Aja Rahmawati4. Yuniati5 1,2,3,4,5 Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Lhokseumawe Ida4699@yahoo. Abstrak Aplikasi ipteks program hibah desa ini telah dilakukan di desa Jambo Timu kecamatan Blang Mangat, kota Lhokseumawe dengan memanfaatkan limbah ikan dalam proses pembuatan makanan riangan. Produk makanan yang dihasilkan adalah abon ikan. Ikan merupakan salah satu sumber daya alam yan dihasilkan di desa tersebut, karena sebagian besar penduduk di desa tersebut adalah ikan. Selama ini ikan yang berlebih atau sebagian telah menjadi limbahnya kurang dimanfaatkan menjadi sumber makanan yang memiliki nilai ekonomis. Pelatihan ini dilakukan bagikelompok nelayan dan kelompok ibu-ibu pkk di desa JamboTimu Kota Lhokseumawe. Desa Jambo Timu merupakan salah satu desa yang berada di kota Lhokseumawe. Desa tersebut terletak di pingir pantai kota Lhokseumawe. Penduduk di desa Jambo Timur 70% adalah Selama ini hasil tanggkapan ikan masih belum banyak dimanfaatkan menjadi nilai ekonomis. Selama ini ikan hasil tangkapan seperti ikan tongkol yang cukup banya kalau musim panen ikan tongkol, ikankecil-kecil dan ikan yang jarang laku di jual belum dimanfaatkan, terkadang di buangsaja. Oleh sebabitu, pengabdian inidilakukan ingin melatih para kelompok nelayan dan kelompok ibu-ibu pkk dengan memanfaatkan limbah ikan menjadi produk makanan ringan yang memiliki nilai ekonomis. Diharapkan darihasil pelatihan ini para nelayan dan ibu pkk bisa memanfaatkan limbah ikan menjadi produk makanan yang dapat meningkatkan pendapatan penduduk di desa tersebut. Kata Kunci : Limbahikan, nelayan, ibu-ibu, pkk, produk, makanan PENDAHULUAN Desa jambo timu adalah dea yang terletak di pingir pantai. Di desa tersebut sebagai besar penduduknya adalah nelayan. Selama ini ikan yang dihasilkan dari nelayan Desa Jambo Timu merupakan desa nelayan. Sebagaian besar penduduk desa jambo timu adalah nelayan . Di desa tersebut banyak menghasilkan jenis ikan seperti ikan tuna, ikan tongkol, ikan teri, ikan pari, ikan selam, ikan dencis dan lainnya. Selama ini ikanikan tersebut hanya di jual di pasar sedangkan ikan yang tidak terjual di pasar hanya di buang saja atau sebagain di keringkan saja secara tradisional. Desa Jambo Timu merupakan salah satu Desa Politeknik Negeri Lhokseumawe. Adapun program pelatihan pengolahan limbah ikan berupa pembuatan makanan ringan seperti abon ikan. Limbah ikan merupakan limbah yang dibuang percuma padahal dari segi kandungan gizi, masih sangat layak untuk dikonsumsi. Limbah ikan di sini adalah ikan yang tidak laku di jual di pasar. Oleh karena itu diperlukan penanganan untuk mengolah limbah ikan tersebut dijadikan produk makanan, yang siap dijual. Untuk meningkatkan keahlian parapenduduk dalam mengolah limbah ikan menjadi produk Produk pangan yang di lolah dari sumber ikan merupakan salah satu pangan. Pangan merupakan salah satusumber energi . Untuk mengolah limbah ikan menjadi bahan pangan dilakukan sebuah kegiatan Kegiatan dalam bentuk pelatihan pada masyarakat ini sangat relevan untuk memecahkan permasalahan yang ada di desa Jambo Timu Kecamatan Blang Mangat. Jurnal Vokasi. Vol 1 No. 1 April 2017 - ISSN : 2548-4117 (Media Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat Permasalahan masyarakat di desa jambo timu diantaranya ang ada sebagai Apakah limbah ikan dapat diolah menjadi makanan ringan ? Apakah dengan melatih kelompok nelayan dan ibu-ibu pkk di desa Jambo Timu dapat meningkatkan keahlian dalam membuat produk makanan menjadi abon ikan? Apakah pengolahan limbah ikan menjadi pendapatan penghasilan nelayan dan ibu PKK di desaJamboTimu? Bagaimana tanggapan para nelayan dan ibu PKK serta perangkat desa Jambo Timu terhadap pelatihan pengolahan limbah ikan menjadi produk makanan ringan seperti abon Pelaksanaan pelatihan ini dilakukan di desa jambo timu, dalam pelaksanaan pelatihan ii dilakukan beberapa tahap kegiatantan Kerangka Pemecahan Masalah Berdasarkan Permasalahan yang dirasakan oleh kelompok nelayan dan kelompok ibuibu pkk di desa JamboTimu di Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe yaitu belum dimanfaatkannya limbah ikan secara maksimal, maka ditemukan suatu alternatif untuk memecahkan permasalahan tersebut yaitu memberikan pelatihan pengolahan limbah ikan, melalui kerjasama perguruan tinggi Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai salah satu mitra desa binaan. Dimana deesa Jambo Timu merupakan salah satu desa binaan Politeknik Negeri Lhokseumawe. Dan juga Pelatihan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguuruan Tinggi yaitu pengabdian pada Perguruan tinggi sebagai mitra masyarakat seharusnya memberikan masayarakat di lingkungannya. Dari analisis permasalahan maka dilakukan sebuah kegiatan pelatihan membuat salah satu produk makanan yang berbasis ikan seperti pembuatan abon ikan. Sehingg hasil ikan yang melimpah dapat dimanfaatkan dan dapat menghasilkan produk makan yang bernilai ekonomis. Abon ikan merupakan produk yang memadukan cara pengawetan ikan dengan perebusan atau pengukusan, penambahan bumbuAebumbu tertentu dan Produk ini mempunyai tekstur yang lembut rasa dan aroma yang khas, baon ikan dapat digunakan untuk lauk makan nasi dan juga bisa digunakan makan roti maupun sebagai isi pada beberapa makanan kecil. Umumnya abon ikan dibuat dari daging ikan cakalang, tongkol, tuna, lele, patin dan ikan cucut . Metode Pelaksanaan Kegiatan Program masyarakat (P2M) ini menggunakan beberapametode pelatihan. Metodepelatihan demonstrasi, dan tanya jawab. Metode memberikan informasi tentang jenis-jenis manfaat limbah ikan, kandungan gizi, teknik pengolahan, aspek peluang usaha, serta perhitungan sederhana rugi laba, dan teknik Metode demonstrasi dilakukan dalam memberikan resep, menggunakan peralatan yang mudah dan mengolah produk sehingga menghasilkan produk makanan. Pelatihan ini juga akan mendemonstrasikan cara pengemasan produk makanan yang baik sehingga dapat di jual dipasar. Metode Tanya jawab dilakukan selama proses pelatihan baik secara teoritis maupun dalam kegiatan praktik. Pelatihan ini dilakukan untuk pemecahan masalah terhadap kerangka pemecahan masalah di atas, dilakukan melalui peningkatan keterampilan dalam program pelatihan pengolahan limbah ikan, kegiatan ipteks ini akan Dengan adanya pelatihan ini para warga desa jambo timu diharapkan dapat memanfaatkan ikan menjadi sebuah olahan Olahan pangan yang dihasilkan menjadi sebuah abon ikan yang memiliki nilai ekonomis, sehingga diharpkan dengan adanya pelatihan ini, warga desa jambo timu dapat memanfaatkan ilmu dan menerapkan skill untuk meningkatkan pendapatan dengan memanfaatkan ikan hasil tangkapan METODE PELAKSANAAN Jurnal Vokasi. Vol 1 No. 1 April 2017 - ISSN : 2548-4117 (Media Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan selama 6 bulan yang terbagi dalam tiga tahap yaitu : . tahap perencanaan, . tahap pelaksanaan, . tahap evaluasi. Indikator keberhasilan ini akan ditinjau keberhasilan dari pengabdian yang telah Evaluasi akan dilakukan dari pelaksanaan pelatihan. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pelatihan Kegiatan pengabdian ipteks desa binaan telah dilakukan di desa Jamo Timu Blang Mangat Lhkseumawe. Pengabdian yang dilakukan oleh tim di ikuti oleh warga yang ada di desa Dimana warga desa tersebut hampir sebagian besar berprofesi sebagai Hasil tangkapan ikan dari nelayan tersebut selama ini hanya di jual di pasar. Jika hasil tangkapan ikan tersebut terlalu banyak dan tidak laku di jual, selama ini hanya sebagian besar terbuang percuma dan diolah secara tradisional yaitu dilakukan penjemuran saja. Oleh sebat itu pengabdian ini dilakukan oleh pengusul untuk meningkatkan nilai ekonomis dari sisi bahan baku dan dari pendapatan warga sebagai Pada tabel 1. memberikan hasil dari pengabdian yang telah dilakukan. Khalayak Sasaran Strategis Khalayak sasaran strategis dalam pelatihan ini adalah kelompok nelayan dan kelompok ibu-ibu PKK yang ada di Desa JamboTimu Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe. Dimana kelompok nelayan dan kelompok ibu PKK di desa tersebut yang sebagian besarpenghasilan dari menangkap ikan memerlukan sebuah perekonomian mereka. Selama ini mereka hanya mencarikan di laut dan para ibu PKK sering vakum dalam kegiatan. Di sisi lain, banyak ditemukan sumberdaya alam yang berlimpah yang belum dimanfaatkan secara Salah satunya adalah limbah Banyak hasil tangkapan ikan yang tidak dijual atau tidak laku dijual di pasar di buang atau hanya di olah secara tradisonal dengan proses pengeringan. Hasil yang diperoleh hanya untuk mengkonsumsi Oleh sebab itu, pengabdian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah ikan menjadi produk makanan, selain dapat di konsumsi sendiri dapat juga di jual di pasar. Pengabdian yang dilakukan melakukan pelatihan bagi warga desa jambo timu memberikan hasil yang sangat Disini warga yang mengikuti pelatihan merupakan perwakilan dari setiap lorong yang ada di desa tersebut. Pelatihan dalam proses pembuatan abon dari ikan tangkapan nelayan yang merupakan pekerjaan sebagain besar mata pencarian dari warga di desa jambo timu. Evaluasi dan Kriteria Keberhasilan Pelatihan pengolahan limbah ikan menjadi produk makanan ini akan dilakukan dan kemudian akan dilakukan pengamatan langsung melalui kinerja dalam proses persiapan bahan, pelaksanaan pelatihan dan evaluasi akhir dari pelatihan. Pelatihan ini akan di evaluasi keberhasilannya dengan memiliki indikator yang telah disiapkan. Tabel. 1 Hasil pengabdian ipteks desa binaan dalam pengolahan limbah ikan Parameter Peserta mengikuti pelatihan Peserta memahami proses pembuatan makanan ringan dari ikan Peserta dapat membuatan makanan ringan dari ikan seperti abon ikan Produk makanan ringan yang dihasilkan seperti abon ikan Pembahasan Satuan Jumlah bungkus/250 Jurnal Vokasi. Vol 1 No. 1 April 2017 - ISSN : 2548-4117 (Media Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kegiatan ipteks ini telah dilakukan di desa Jambo Timu kecamatan Blang Mangat kota Lhokseumawe. Ipteks ini dilakukan di desa tersebut disebabkan karena di desa tersebut memiliki sumber daya alam yang cukup untuk di olah menjadi bahan yang lebih Desa Jambo timu adalah sebuah desa yang terletak di pingiran pantai yang sebagian besar penduduk disana sebagai Selama ini hasil tangkapan nelayan langsung di jual di pasar lokalmaupun Hasil tangkapan ikan dari nelayan tidak semuanya bisa di tampung atau di jual di pasar. Ada sebagian ikan hasil tangkapan yang melimpah atau hasil tangkapan yang tidak laku di jual hanya di olah secara tradisional yaitu hanya di lakukan penjemuran biasa. ibu ibu pkk memanfatkan ikan sebagai bahan baku dalam pembuatan abon ikan. Dalam pelatihan ini para peserta dengan antusia mengikuti dan melakukan praktek pembuatan abon dari ikan. Pelatihan ini diikuti oleh 10 peserta, masing-masing peserta mengikuti dengan melakukan praktek langsung cara membuat abon dari Selama ini ikan yang berlebih dan limbah ikan banyak di buang atau di olah dilakukan dengan cara tradisional. Dengan adanya pelatihan ini para nelayan dan ibuibu pkk diharapkan dapat membuat abon ikan jika hasil nelayan melimpah. Untuk meningkatkan nilai tambah dari ikan yang melimpah atau tidak laku di jual di pengabdian kepada masyarakat tentang pengolahan limbah ikan menjadi bahan produk makanan yang memiliki nilai Salah satu produk yang dihasilkan dari limbah ikan tersebut adalah abon ikan. Pelatihan yang diikuti oleh para peserta yang terdiri dari para nelayan dan ibu-ibu pkk dalam proses pembuatan abon dari ikan berlangsung dengan baik. Disini para peserta 90% dapat melakukan proses pembuatan abon dari ikan. Setelah dilakukan pelatihan ini abon ikan yang dihasilkan dibagikan kepada para peserta dan peralatan dari pelatihan ini diberikan kepada perangkat desa Jambo Timu. Blang Lhokseumawe. Proses pengolahan abon ikan sangat mudah dan menggunakan alat-alat yang sangat Pengabdian ini di ikuti oleh nelayan dan ibu-ibu Pkk yang ada di desa tersebut . Pengabdian ini dilakukan dengan melatih para nelayan dan Dengan dilakukan pelatihan ipteks ini diharapkan desa jambo Timu sebagai salah satu desa binaan Politeknik Negeri Lhokseumawe dapat berkembang sesuai dengan visi dan misi desa serta visi dan misi Lhokseumawe. (Peserta pelatihan dan instruktur pelatihan serta alat dan bahan ) Jurnal Vokasi. Vol 1 No. 1 April 2017 - ISSN : 2548-4117 (Media Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat Pengukusan ikan Pemasakan bumbu abon Pencampuran ikan yang telah di suwir dengan bumbu Gambar 1. Prose pelatihan pengolahan ikan menjadi prodak abon ikan Proses pembuatan abon ikan tidak KESIMPULAN Dari hasil pelatihan ini di dapat berupa lama dan mudah kesimpulan di antaranya: Dalam Para peserta 90% dapat menguasai menghasilkan 15 bungkus abon proses pembuatan abon ikan ikan, 1 bungkus abon ikan beratnya Ikan dapat dibuat sebagai bahan 250 gr. baku dalam pembuatan abon ikan Jurnal Vokasi. Vol 1 No. 1 April 2017 - ISSN : 2548-4117 (Media Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat DAFTAR PUSTAKA