Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. No. 2 Januari 2025. Hal. DOI: https://doi. org/10. 62017/jkmi Penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Sebagai Upaya Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Di Sumatera Utara Salsabila Syakira*1 Afri Ningtias2 Dwiyana Mawarni3 Sri Hajijah Purba4 Elsa Yoreina Purba5 1,2,3,4,5 Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Indonesia *e-mail: salsabila0266syakira@gmail. com1, afriningtias2@gmail. com2 , dwiyanamawarni52@gmail. srihajijahpurba@uinsu. id4, elsayoreinapurba@gmail. Abstrak Sistem informasi merupakan sebuah tata kelola yang dilakukan untuk mengumpulkan, memasukkan, mengolah, dan menyimpan data selain itu, informasi disimpan, dikelola, dikendalikan, dan dilaporkan sehingga organisasi dapat mencapai tujuannya. Sistem informasi mengalami perubahan besar sebagai akibat dari kemajuan teknologi internet saat ini. Bagaimana pengaruh penerapan SIMRS di Sumatera Utara terhadap pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit yang ada di Sumatera Utara. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review (SLR) untuk mengkaji penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di Sumatera Utara. Penelitian ini juga menggunakan metode pengumpulan data dengan melakukan melakukan skrining awal berdasarkan relevansi judul. Berdasarkan hasil penelusuran di Google Scholar dengan kata kunci system informasi kesehatan di Sumatera Utara didapatkan 200 artikel Google Scholar . yang sesuai dengan kata kunci tersebut. Metode penelitian yang didapatkan berupa cross sectional, literature review, deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan case Dapat disimpulkan bahwa penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di Sumatera Utara masih menghadapi berbagai tantangan dan belum sepenuhnya optimal. Kata Kunci: SIMRS. Pelayanan Kesehatan. Sumatera Utara Abstract Information systems are a governance carried out to collect, enter, process, and store data in addition, information is stored, managed, controlled, and reported so that the organization can achieve its goals. Information systems have undergone major changes as a result of advances in internet technology today. How does the implementation of SIMRS in North Sumatra affect health services in hospitals in North Sumatra? This research method uses a systematic literature review (SLR) approach to examine the implementation of the Hospital Management Information System (SIMRS) in North Sumatra. This study also uses a data collection method by conducting initial screening based on the relevance of the title. Based on the search results on Google Scholar with the keyword health information system in North Sumatra, 16,200 Google Scholar articles . were obtained that match the keywords. The research methods obtained are cross-sectional, literature review, qualitative descriptive, quantitative descriptive and case control. It can be concluded that the implementation of the Hospital Management Information System (SIMRS) in North Sumatra still faces various challenges and is not yet fully optimal. Keywords: SIMRS, health service. North of Sumatera PENDAHULUAN Sistem informasi dapat diartikan sebagai sebuah tata kelola yang dilakukan agar dapat mempermudah dalam proses pengumpulan, pemasukkan, pengolahan, penyimpanan data, dan juga untuk menyimpankan, mengelolakan, pengendalian, dan pelaporan sebuah informasi sehingga organisasi tersebut dapat mencapai tujuannya. Berkembangnya teknologi digital saat ini sangat berdampak besar dalam system informasi. Sistem informasi yang dulunya dilaksanakan dengan cara konvensional kini sudah menggunakan teknologi yang berbasis web dikarenakan jangkauannya yang banyak dan memungkinkan banyak masyarakat untuk mendapatkan informasi dengan efisien dimanapun dan kapanpun, sehingga proses memasukkan data dapat JKMI P-ISSN 3026-4723 | E-ISSN 3026-4715 Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. No. 2 Januari 2025. Hal. DOI: https://doi. org/10. 62017/jkmi dilakukan dimana pun dan dapat diatur dari satu tempat sebagai sentral Sistem Informasi Manajemen (SIM). (Triandini et al, 2. Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) adalah bagian dari Sistem Informasi Kesehatan dan merupakan sistem teknologi informasi komunikasi yang mengelola serta menghubungkan semua alur proses pelayanan yang ada di rumah sakit. SIMRS menggunakan jaringan koordinasi, pelaporan, dan prosedur administrasi untuk mengolah dan menghubungkan informasi secara efisien. Sumber daya manusia (SDM), sebagai pengguna SIMRS, adalah komponen prioritas penerapan teknologi baru ini. Lima komponen tersebut adalah perangkat keras . , perangkat lunak . , data, dan jaringan. Alur pengadopsian dan penerapan SIMRS adalah komponen perilaku manusia yang memengaruhi kelancaran penerapan SIMRS. Deklarasi Kemenkes Indonesia Nomor 228 Tahun 2002 tentang berkaitan dengan Prinsip Perencanaan Bantuan Minimal di Klinik menyatakan bahwa sebuah klinik membutuhkan ahli bantuan agar dapat memberikan pelayanan Kesehatan dasar yang bermutu kepada Masyarakat Tujuan SIMRS adalah agar memberikan informasi yang akurat informasi itu yang disajikan tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan guna membantu pengelolaan dan menjaga akuntabilitas dalam penyediaan layanan perawatan kesehatan di klinik. Disajikan tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan untuk membantu pengelolaan dan menjaga akuntabilitas menyediakan pelayanan perawatan kesehatan di klinik. (Hasibuan et al. , 2. Rumah Sakit sendiri dapat diartikan sebagai sarana Kesehatan dimana tim ahli yang berpengalaman dapat menangani permasalahan medis yang terkait pengobatan dan Kesehatan Menurut Pedoman tahun 2016 Indonesia Pedoman Klinik 82 merupakan pusat layanan kesehatan personal yang memberikan dukungan administratif bagi Kemenkes panjang, pendek, dan krisis Indonesia. Klinik 82 adalah pusat perawatan Kesehatan pribadi yang menawarkan dukungan administratif untuk pasien panjang, pendek, dan krisis. Pengelolaan jasa kesehatan. TI, atau informasi teknologi, yang mempunyai perankrusial dan menjadi salah satu faktor keberhasilan pelayanan kepada warga mempunyai peranan yang krusial dan menjadi salah satu faktor keberhasilan pelayanan masyarakat. Sistem informasi system yang efektif mampu menyediakan persyaratan klinis di beberapa area, yang jika diterapkan, akan meningkatkan kualitas perawatan pasien mampu menyediakan persyaratan klinis di beberapa area yang jika diterapkan akan meningkatkan kualitas perawatan pasien. (Bara, 2. (Saufinah et al, 2. Berdasarkan Implementasi SIMRS Indonesia sangat bervariasi, di Indonesia sudah disusun dalam UU No. 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit, pada tiap rumah sakit harus melaksanakan pendataan dan pelaporan tengtang segala operasional rumah sakit dalam bentuk Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Oleh karenanya, seluruh rumah sakit harus menerapkan SIMRS dengan menggunakan open source seperti yang telah disusun dalam Permenkes No. 82 Tahun 2013 tentang SIMRS. Berdasarkan data dari Bagian Program dan Informasi, dari total 2734 rumah sakit, hanya 1423 rumah sakit yang memiliki SIMRS dan Sementara itu, 134 rumah sakit lainnya juga sudah memiliki SIMRS tetapi tidak berfungsi dan sebanyak 1177 RS belum memiliki SIMRS sama sekali. Penerapan SIMRS di rumah sakit memberikan beragam kemudahan dalam alur operasional rumah sakit. Keuntungan penggunaan sistem informasi rumah sakit dapat dikatakan memiliki peranan yang krusial untuk sektor kesehatan karena berkontribusi dalam membantu beragam aktivitas dan pelayanan kesehatan yang amat detail dan beragam. Banyaknya keuntungan menggunakan SIMRS memerlukan adanya analisis penggunaan SIMRS guna memperbaiki mutu layanan kesehatan di Indonesia. (Bambang & Dety, 2. Pengaturan sistem digitalisasi mencakup perancangan dan pengawasan aplikasi SIMRS serta pengaturan atau pernyempurnaan informasi pasien di rumah sakit. Sementara itu. JKMI P-ISSN 3026-4723 | E-ISSN 3026-4715 Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. No. 2 Januari 2025. Hal. DOI: https://doi. org/10. 62017/jkmi pengelolaan jaringan komputer atau internet mencakup pengembangan, pemeliharaan, pengecekan, serta perbaikan jaringan yang digunakan rumah sakit (Supriyono, 2. Pengelolaan website meliputi perencanaan dan evaluasi situs rumah sakit, perancangan berita, entri artikel, pembaruan data, serta manajemen email. Selain itu, pengelolaan komputer atau jaringan printer melibatkan pengecekan dan perbaikan perangkat tersebut di rumah sakit. (Agustina & Susilani, 2. Salah satu kesulitan dalam pengelolaan kesehatan klinik adalah keterlambatan pertumbuhan pasien yang diakibatkan oleh masalah struktural klinik. Hal ini utamanya terjadi karena pihak rumah sakit belum mampu dalam memberikan informasi yang relevan dengan kondisi pasien dan terkait dengan seluruh pelayanan yang diberikan, sebagai akibat belum terintegrasinya sistem dan pelayanan yang ada. Untuk selesaikan permasalahan dengan implementasi SIMRS, infrastruktur internal rumah sakit dan hasil data yang dikumpulkan dari pengguna . harus sesuai dengan peran yang ditetapkan sebelumnya. SIMRS telah dirancang untuk mendukung segala aspek teknologi informasi dalam operasional medis. (Ratna et al, 2. Dengan adanya Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), kita dapat memperoleh data analisis yang lebih efisien dan dimanfaatkan untuk merumuskan kebijakan di Tingkat pusat. Ini termasuk pengelolaan BPJS, identifikasi penyakit yang paling umum dialami masyarakat, dan berbagai informasi lain yang menjadi acuan dalam pengambilan keputusan. Dalam laporan tinjauan penerapan Sistem Informasi Rumah Sakit Online (SIRS) di Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2015, secara nasional. SIRS menempati peringkat ke-29. Pada tahun 2014, dari 166 rumah sakit yang telah melaporkan ke SIRS Online, hanya 23 rumah sakit yang mencapai standar capaian sebesar 70%. (Septiyani & Sulistiadi, 2. Dari latar belakang penelitian ini penulis bermaksud untuk mengidentifikasi Penerapan Sistem Informasi Kesehatan Rumah Sakit (SIMRS) di Sumatera Utara sebagai upaya optimalisasi atau meningkatkan pelayanan Kesehatan. METODE Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review (SLR) yang memanfaatkan sumber dari Google Scholar untuk mengkaji penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di Sumatera Utara. Data yang digunakan berasal dari tahun Kriteria inklusi dalam penelitian ini mencakup jurnal yang tersedia dalam bentuk teks lengkap . ull tex. , dan berbahasa Indonesia. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar dengan kata kunci AuSIMRSAy, pelayanan kesehatan, dan AuSumatera UtaraAy. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelusuran di Google Scholar menggunakan kata kunci system informasi kesehatan di Sumatera Utara didapatkan sebanyak 16. 200 artikel Google Scholar . = . yang tepat dengan kata kunci tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah Crosectional, review literatur, deskriptif kuantitatif, dan case control adalah metode penelitian yang Buku ini akan diterbitkan dari 2019 hingga 2020 dan ditulis dalam bahasa Indonesia. Hasil pencarian literatur yang sesuai dengan kata kunci tersebut menghasilkan 299 artikel . Selain itu, beberapa jurnal dievaluasi untuk kelayakan full text berdasarkan kriteria inklusivitas dan ekslusi, dan didapatkan 8 artikel . Setelah itu, artikel yang dikumpulkan dipilih kembali dan diuraikan serta dianalisis secara mendalam. JKMI P-ISSN 3026-4723 | E-ISSN 3026-4715 Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. No. 2 Januari 2025. Hal. DOI: https://doi. org/10. 62017/jkmi Tabel 1. Hasil studi seleksi literatur Penulis Jurnal (Tahu. Judul Penelitian Muhammad Analisis Persiapan dan Kualitatif Hanafi Batu Pemanfaatan SIMRS Di RS Bara . Balimbingan Kabupaten Simalungun Tahun 2021 Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa SIMRS di Rumah Sakit Balimbingan sudah diterapkan dan menurut hasil wawancara dengan para informan dapat disimpulkan bahwa dengan adanya SIMRS dapat mempermudah pekerjaan para penerapannya belum sempurna dikarenakan masih ada unit kerja yang belum tersambung sehingga masih diproses secara manual seperti bagian keuangan dan Welly. Daniel. Rumondang Evaluasi Sistem Informasi Manajemen rumah Sakit Di Instalasi Rekam Medis RSUP H. Adam Malik dengan Metode Hot-Fit Tahun 2019 Kuantitatif Berdasarkan Hasil penelitian ini meningkatnya penerapan SIMRS di RSUP H. Adam Malik maka semakin tinggi net benefit yang dihasilkan dari implementasi SIMRS Akhmad. Analisis Faktor-Faktor Ripai. Rizka Pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Umum Sembiring Kabupaten Deli Serdang Tahun 2020 Deskriptif Berdasarkan hasil penelitian berikut didapatkan bahwa belum seluruh unit di Rumah Sakit Umum Sembiring terintegrasi dengan SIMRS, contohnya pada unit rekam medis yang masih menggunakan cara manual sehingga dalam pelaporan SIRS online pada Badan Upaya Kesehatan Kemenkes RI masih sering terjadi kendala dan membutuhkan waktu yang lebih Zulfarahmi. Mustafa, . Analisis Penerapan Kualitatif Pengolahan Data Elektronik (EDP) Pada Sistem Informasi Akuntansi Di Rumah Sakit Umum Tanjung Pura. Kabupaten Langkat Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan bahwa pengolahan data akuntansi pada Rumah Sakit Umum Tanjung Pura sudah terotomatisasi oleh komputer sehingga, setiap data yang diinput akan langsung menghasilkan output dan dapat diperiksa oleh setiap kepala bagian keuangan yang dapat langsung digunakan oleh bagian yang JKMI P-ISSN 3026-4723 | E-ISSN 3026-4715 Jenis Penelitian Hasil Penelitian Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. No. 2 Januari 2025. Hal. DOI: https://doi. org/10. 62017/jkmi Ibnu. Yeni. Evaluasi Pelaksaan Kualitatif Wibowo Sistem Informasi Rumah Sakit (SIMRS) Menggunakan Metode Hot-Fit Di Rumah Sakit Umum Al Fuadi Binjai Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa penerapan SIMRS di Rumah Sakit Umum Al Fuadi masih belum optimal, hal ini disebabkan oleh jaringan yang kurang memadai sehingga beberapa komputer sulit terhubung, tenaga IT yang masih kurang, dan organisasi yang masih belum mampu dalam memanfaatkan data yang dihasilkan SIMRS untuk dapat melakukan peningkatan pelayanan kesehatan. Vaulina. Evaluasi Tata Kelola Kuantitatif Fati. Indra Teknologi InformasiPada Rawat Inap MenggunakanFramework COBIT (Studi Kasus: Rumah SakitUmum HKBPBalig. Dari hasil penelitian tersebut SIMRS di Rumah Sakit Umum HKBP Balige sudah berjalan namun belum persoalan pada bagian SDM dalam hal penerimaan pasien rawat inap yang berumur/lansia yang belum menyebabkan banyaknya data pasien yang tidak terisi atau tidak Hal ini menyebabkan keterlambatan dalam hal estimasi waktu, biaya serta pencatatan data kurang optimal sehingga mengakibatkan kemampuan sistem informasi yang terbatas dalam memecahkan masalah. Siti Ardianti. Hendra. Nurul Inayah Analisis Penerapan Teknologi Informasi Pada Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Dalam Pelayanan Rawat Inap (Studi Kasus di RSUD Aek Kanopan Kabupaten Labuhan Batu Utar. Kualitatif Berdasarkan didapatkan hasil bahwa RSUD Aek Kanopan sudah menggunakan dengan disertai teknologi yang mendukung maka sistem informasi ini akan mempermudah akses pihak manajemen RS untuk menghasilkan informasi terutama dalam bidang meningkatkan sistem pelayanan yang ada di RS tersebut. Yasinta Siregar Evaluasi Kepuasan Kuantitatif Pengguna Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Menggunakan Metode EUCS RSUD Doloksanggul Tahun Berdasarkan tersebut didapati bahwa RSUD Doloksanggul telah menerapkan SIMRS menggunakan jaringan internet hampir seluruh unit Rumah Sakit, hanya saja terdapat beberapa JKMI P-ISSN 3026-4723 | E-ISSN 3026-4715 Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. No. 2 Januari 2025. Hal. DOI: https://doi. org/10. 62017/jkmi permasalahan dalam penggunaan SIMRS di RSUD Doloksanggul seperti lamanya pengoperasian SIMRS saat pengambilan data dan informasi sehingga berpengaruh terhadap kepuasan pengguna SIMRS dalam hal ketepatan waktu yang mendapatkan kategori kurang puas. Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan hasil bahwa dengan penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di Sumatera Utara belum diterapkan secara sempurna dan masih banyak kendala yang harus dihadapi dalam upaya penerapannya seperti, akses jaringan dan kurangnya SDM yang mempengaruhi efektivitas dalam penerapan SIMRS di Sumatera Utara. Seperti pada penelitian Muhammad Hanafi di Rumah Sakit Balimbingan Kabupaten Simalungun, yang menyatakan bahwa dengan adanya penerapan SIMRS para karyawan di Rumah Sakit Balimbingan merasa lebih mudah dalam melakukan pekerjaannya, hanya saja beberapa bagian dari Rumah Sakit tersebut seperti keuangan dan pelaporan masih belum dalam dilakukan penerapan SIMRS. (Bara, 2. Menurut Welly et al, dalam penelitiannya di RSUP H. Adam Malik menyatakan bahwa semakin meningkatnya penerapan SIMRS di rumah sakit maka akan semakin tinggi pula net benefit atau manfaat yang dihasilkan dari penerapan SIMRS tersebut. (Dewi et al. , 2. Akhmad et al, juga menyatakan dalam penelitiannya di Rumah Sakit Umum Sembiring bahwa belum seluruh unit pada Rumah Sakit Umum Sembiring menerapkan SIMRS, salah satunya pada unit rekam medis, sehingga dalam pelaporannya SIRS online membutuhkan waktu yang lebih lama akibat masih seringnya terjadi kendala pada proses pelaporan tersebut. (Sholikh. Sedangkan pada penelitian Zulfahrahmi et al, di RSU Tanjung Pura Kabupaten Langkat juga menyatakan bahwa dengan adanya penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di RSU Tanjung Pura, dapat mempermudah dan mempersingkat waktu proses layanan kesehatan di rumah sakit tersebut, salah satunya pada bagian akuntansi yang sudah terotomatisasi oleh komputer sehingga dapat langsung menghasilkan output yang dapat diperiksa kepala bagian (Zulfarahmi et al. , 2. Pada penelitian Ibnu et al, di RSU Al Fuadi Binjai didapati bahwa penerapan SIMRS di RSU Al Fuadi Binjai masih kurang optimal dikarenakan sulitnya akses jaringan yang menyebabkan komputer sulit terhubung, kurangnya tenaga IT di rumah sakit tersebut sehingga masih belum dapat memaksimalkan penggunaan data yang diberikan SIMRS untuk meningkatkan pelayanan (Alhaq, 2. Hal ini juga didukung dengan penelitian Vaulina et al, di Rumah Sakit Umum HKBP di Balige, yeng menyatakan bahwa RSU HKBP di Balige sudah menerapkan SIMRS, hanya saja masih belum maksimal dalam penerapannya dikarenakan kurangnya pemahaman SDM terhadapat teknologi yang terkait dengan penerapan SIMRS di rumah sakit tersebut. (Napitupulu et al, 2. Namun. Siti Ardianti et al, pada penelitiannya di RSUD Aek Kanopan berpendapat bahwa dengan adanya penerapan SIMRS di RSUD Aek Kanopan yang dimana seluruh kegiatan manajemen rumah sakit dilakukan dengan terkomputerisasi ini dapat memudahkan akses pihak manajemen RS dalam mendapatkan informasi terutama dalam bidang akuntansi yang berfungsi untuk pencatatan laporan keuangan rumah sakit tersebut. (Ardianti et al, 2. Pada penelitian Yasinta Siregar di RSUD Doloksanggul juga menjelaskan bahwa RSUD Doloksanggul sudah menerapkan SIMRS, hanya saja masih terdapat beberapa kendala dalam penerapannya terhadap manajemen rumah sakit, salah satunya adalah lamanya proses JKMI P-ISSN 3026-4723 | E-ISSN 3026-4715 Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. No. 2 Januari 2025. Hal. DOI: https://doi. org/10. 62017/jkmi pengambilan data dan informasi sehingga berpengaruh terhadap kepuasan pengguna SIMRS di RSUD Doloksanggul. (Siregar, 2. KESIMPULAN Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di Sumatera Utara masih menghadapi berbagai tantangan dan belum sepenuhnya optimal. Beberapa rumah sakit telah menunjukkan manfaat penerapan SIMRS, seperti kemudahan akses data, efisiensi pengelolaan informasi, dan peningkatan layanan Namun, kendala seperti keterbatasan jaringan, kurangnya tenaga IT yang kompeten, serta kurangnya integrasi antara unit-unit rumah sakit masih menjadi hambatan utama. Penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi penerapan SIMRS memerlukan peningkatan infrastruktur teknologi, pelatihan sumber daya manusia, serta dukungan kebijakan dan regulasi yang lebih kuat. Dengan mengatasi tantangan tersebut. SIMRS memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan di Sumatera Utara, khususnya dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data yang cepat dan akurat. DAFTAR PUSTAKA