Jurnal CyberTech Vol. No. September 2019,pp. ISSN: Sistem Pendukung Keputusan dalam Memilih Karyawan PHK pada PT. Andalan Medan Menggunakan Metode Weight Aggregated Sum Product Assesment (WASPAS) Syahirpan *. Nurcahyo Budi Nugroho**. Usti Fatimah Sari Sitorus Pane ** * Program Studi Mahasiswa. STMIK Triguna Dharma ** Program Studi Dosen Pembimbing. STMIK Triguna Dharma Article Info Article history: Received Revised Accepted Keyword: Sistem Pendukung Keputusan. Waspas. Pemutusan Hubungan Kerja(PHK)Ay. ABSTRACT Aset terpenting dalam suatu organisasi untuk menggerakkan sumber daya lain adalah Manusia. Sumber Daya Manusia dapat mempengaruhi kinerja organisasi atau perusahaan dari segi efektivitas dan efisiensi baik secara langsung maupun tidak langsung. Di Indonesia, pemutusan hubungan kerja (PHK) telah diatur dalam UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UU Ketenagakerjaa. PHK merupakan peyebab berakhirnya hak dan kewajiban antara pengusaha dan pekerja. Banyaknya latar belakang yang memperngaruhi perusahaan untuk melakukan PHK, salah satunya di beberapa perusahaan adalah yang mengalami penyusutan biaya produksi . Sistem pendukung keputusan adalah sistem interaktif berbasis komputer yang membantu pengambilan keputusan, memanfaatkan data dan model untuk menyelesaikan masalah yang tidak terstruktur . Konsep Sistem Pendukung Keputusan (SPK) pertama kali diperkenalkan pada awal tahun 1970-an oleh Michael S. Scott Morton dengan istilah Decisiyn System . Metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) adalah sebuah kerangka untuk mengambil keputusan dengan efektif atas persoalan yang kompleks dengan menyederhanakan dan mempercepat proses pengambil keputusan dengan memecahkan persoalan. Metode ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan yang lebih tepat dan mempunyai kepastian yang lebih kuat tanpa adanya perubahan ataupun penambahan pada pengetahuannya. Kata Kunci : AuSistem Pendukung Keputusan. Waspas. Pemutusan Hubungan Kerja(PHK)Ay. Copyright A 2020 STMIK Triguna Dharma. All rights reserved First Author: Nama : Syahirpan Kampus : STMIK Triguna Dharma Program Studi : Sistem Informasi E-Mail : Ssyahirpan@gmail. PENDAHULUAN Aset terpenting dalam suatu organisasi untuk menggerakkan sumber daya lain adalah Manusia. Sumber Daya Manusia dapat mempengaruhi kinerja organisasi atau perusahaan dari segi efektivitas dan efisiensi baik secara langsung maupun tidak langsung. Pada saat ini dunia khususnya indonesia sedang disibukkan dengan ada nya pandemi wabah dengan nama Covid-19. Pandemi virus COVID-19 memiliki konsekuensi luas di luar penyebaran penyakit dan upaya Pandemi telah menyebar di seluruh dunia, negara-negara yang terserang penyakit ini menghadapi Journal homepage: https://ojs. P-ISSN : x-x E-ISSN : x-x tingkat kematian dan kerugian ekonomi yang cukup tinggi. Beberapa negara pasar saham saat ini menghadapi crash ditengah kondisi ini yang mengharuskan banyak perusahaan khususnya perusahaan-perusahaan diindonesia yang akhirnya mem-PHK karyawannya. Dalam artikel berita yang dimuat oleh com. Jumlah pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat dampak pandemi Covid-19 di wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumu. terus bertambah. Di Indonesia, pemutusan hubungan kerja (PHK) telah diatur dalam UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UU Ketenagakerjaa. PHK ini menyebabkan berakhirnya hak dan kewajiban antara pekerja dan pengusaha. Beragam latar belakang perusahaan melakukan PHK, salah satunya adalah upaya penyusutan biaya produksi di beberapa perusahaan. PT. Andalan Medan Merupakan perusahaan yang bergerak dibidang suplier hydraulic Cylinder yang memiliki cukup banyak karyawan, ditengah pandemik Covid-19 ini PT. Andalan Medan juga terkena dampaknya sehingga omset perusahaan sangat turun drastis. Maka pihak dari menejemen perusahaan berupaya melakukan pengurangan karyawan. Untuk mengatasi permasalahan yang ada maka dibutuhkan suatu sistem informasi Sistem Pendukung Keputusan agar memudahkan HRD untuk memilih karyawan mana yang akan di PHK oleh Sistem pendukung keputusan merupakan sistem interaktif berbasis komputer yang membantu pengambilan keputusan, memanfaatkan data dan model untuk menyelesaikan masalah yang tidak terstruktur Konsep SPK pertama kali diperkenalkan pada awal tahun 1970-an oleh Michael S. Scott Morton dengan istilah Decisiyn System . Metode WASPAS merupakan kerangka untuk mengambil keputusan yang efektif atas persoalan yang kompleks dengan menyederhanakan dan mempercepat proses pengambil keputusan dengan memecahkan persoalan tersebut kedalam bagian-bagiannya, menata bagian atau variabel ini dalam suatu susunan hirarki untuk mempengaruhi hasil pada situasi tersebut. METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan bagian dari suatu cara atau prosedur yang digunakan untuk mengumpulkan data. Dalam penulisan penelitian ini, ada beberapa hal untuk mendapatkan data yang diperlukan, antara lain: Teknik Pengumpulan Data (Data Collectin. Adapun beberapa teknik yang digunakan dalam pengumpulan data dari penelitian yaitu: Pengamatan (Observas. Observasi merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara melakukan tinjauan langsung ke tempat study kasus dimana akan dilakukan penelitian. Dalam hal ini peneliti melakukan observasi di PT. Andalan Medan . Wawancara (Intervie. Teknik wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang data dari pihak-pihak yang memiliki wewenang agar memperoleh data yang dibutuhkan untuk menunjang penelitian ini. Studi Kepustakaan (Library Searc. Untuk mendapatkan hasil teori yang valid untuk dijadikan sebuah landasan dapat mempelajari beberapa buku referensi dan juga menggunakan jurnal publikasi Nasional yang berkaitan dengan Sistem Pendukung Keputusan, dengan metode WASPAS dengan jumlah literatur yang digunakan sebanyak 25 dengan rincian: 23 jurnal nasional,2 buku nasional. Algoritma sistem merupakan penjelasan langkah-langkah penyelesaian masalah dalam perancangan Sistem Pendukung Keputusan untuk menentukan karyawan PHK dengan menggunakan metode WASPAS. Journal homepage: https://ojs. P-ISSN : x-x E-ISSN : x-x Gambar 1. Flowchart Metode WASPAS ANALISA DAN HASIL 1 Kriteria dan Sub Kriteria Pengambilan keputusan ini berdasarkan pada kriteria yang sudah menjadi penentu dalam melakukan studi kelayakan penerima pensiun dini, berikut ini adalah kriteria yang digunakan. Tabel 1. Table Kriteria KRITERIA BOBOT KODE KRITERIA Kinerja KEUNTUNGAN Benefit Kehadiran Benefit Etika dan Sopan Santun Benefit Surat Peringatan Cost Pengalaman Kerja Pendidikan Benefit Benefit Sub Kriteria Berdasarkan data yang didapat tersebut perlu dilakukan konversi setiap kriteria untuk dapat dilakukan pengolahan kedalam metode WASPAS. Berikut ini adalah tabel Korversi dari kriteria yang digunakan : Tabel 2. Konversi Kriteria Kinerja Kriteria Kinerja Bobot Alternatif Buruk Cukup Journal homepage: https://ojs. P-ISSN : x-x E-ISSN : x-x Tabel 2. Konversi Kriteria Kinerja(Lanjuta. Bobot Alternatif Kriteria Kinerja Baik Sangat Baik Tabel 3. Konversi Kriteria Kehadiran No Kehadiran Bobot Alternatif Buruk Cukup Baik Sangat Baik Tabel 4. Konversi Kriteria Etika dan Sopan Santun No Etika dan Sopan Santun Bobot Alternatif Buruk Cukup Baik Sangat Baik Tabel 5. Konversi Kriteria Surat Peringatan Sakit Bobot Alternatif Tidak Ada SP-1 SP-2 Tabel 6. Konversi Kriteria Pengalaman Kerja No Pengalaman Kerja Bobot Alternatif Tidak Ada <= 1 Tahun <= 2 Tahun <= 3 Tahun >= 4 Tahun Tabel 7. Konversi Kriteria Pendidikan No Pendidikan Bobot Alternatif SMA/K D-3 S-1 S-2 Berdasarkan uraian diatas maka perlu dilakukan konversi setiap kriteria dengan tabel kriteria agar dapat dilakukan perhitungan. Berikut ini adalah konversi data alternatif kedalam matriks keputusan Journal homepage: https://ojs. P-ISSN : x-x E-ISSN : x-x Tabel 8. Hasil Konversi Data Alternatif Nama ACHMAD DODI SURYANTI DONI TIRTA AGUS SALAHUDIN RIAN DARIUS ZIKRI HASAN SONIA PUTRI MELVA SINAGA WIDIA RACHMA SARI AGUS SURYA JAMALUDDIN SETIAWAN NASRI PUTRI SRI UTAMI YAHYA KARTIKA SARI SRI ASTUTI RONIANSYAH SIREGAR MHD RETNO FITRI RAMADHANI NUR HASANAH Sesuai dengan referensi yang telah dipaparkan pada bab sebelumnya, berikut ini adalah langkahlangkah penyelesaiannya yaitu : Lakukan Pembentukan Matriks Keputusan WASPAS Membuat Matriks Normalisasi WASPAS dari Matriks Keputusan WASPAS dihitung dengan rumus ycyeOyeU = ycyeOyeU = ycyeO. yeU ycyeCyeoyeO. ycyeOyeU ycyeOyeayeO. ycyeOyeU Keterangan : ycIycnyc = Matriks alternative j pada kriteria i Journal homepage: https://ojs. P-ISSN : x-x ycUycnyc = 1, 2, 3, 4, . ,n adalah nomor urutan atribut atau kriteria = 1, 2, 3, 4, . ,m adalah nomor urutan alternatif = Matriks Normalisasi alternatif j pada kriteria i C1 Kinerja ya1. 1 = = 0,8 = 0,8 = 0,8 = 0,8 = 0,8 = 0,6 1 = = 0,6 = 0,6 = 0,6 = 0,6 = 0,8 = 0,6 = 0,8 = 0,6 = 0,4 = 0,8 = 0,8 = 0,8 = 0,8 Journal homepage: https://ojs. E-ISSN : x-x P-ISSN : x-x E-ISSN : x-x Untuk menghitung nilai normalisasi matriks selanjutnya dilakukan dengan cara perhitungan yang sama seperti perhitungan diatas dan setelah maka didapatkan hasil berikut: 0,667 0,667 0,667 0,667 0,667 Menghitungan Nilai Matriks Tertinggi (Q. Dengan menggunakan rumus sebagai berikut : Q=0,5 Ocnj=1 wj xij 0,5yyIj=1 . eoyeOyeU)yeoyeU. Keterangan : Dimana : Qi : Nilai dari Q ke i ycUycnyc yc : Perkalian nilai ycUycnyc dengan bobot . 0,5 : Ketetapan = 1, 2, . , gAe kriteria/atribut dengan status maximize = g 1, g 2, . , nAe kriteria/atribut dengan status minimize =. ,8*0. ,8*0. ,8*0. ,4*0. ,6*0. ,4*0. ,80. * . ,80. * . ,80. * . ,40. * . ,60. * . ,40. ) = 0,657 Q10 Q11 Q12 Q13 Q14 Q15 Q16 Q17 =0,758 =0,834 =0,776 =0,735 =0,623 =0,706 =0,574 =0,575 =0,608 =0,814 =0,715 =0,717 =0,771 =0,581 =0,503 =0,508 Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. P-ISSN : x-x Q18 Q19 Q20 E-ISSN : x-x =0,812 =0,767 =0,611 Melakukan Perangkingan dan Pengurutan Berdasarkan nilai Qi di atas, berikut ini adalah hasil daripenilaian skala perangkingan yaitu sebagai Berdasarkan Tabel 10 Karyawan PHK . Table 9. Hasil Perangkingan Metode WASPAS Nama Nilai Ranking ACHMAD DODI 0,657 SURYANTI 0,758 DONI TIRTA 0,834 AGUS SALAHUDIN 0,776 RIAN DARIUS 0,735 ZIKRI HASAN 0,623 SONIA PUTRI 0,706 MELVA SINAGA 0,574 WIDIA RACHMA SARI 0,575 AGUS SURYA 0,608 JAMALUDDIN 0,814 SETIAWAN NASRI 0,715 PUTRI SRI UTAMI 0,717 YAHYA 0,771 KARTIKA SARI 0,581 SRI ASTUTI 0,503 RONIANSYAH SIREGAR 0,508 MHD RETNO 0,812 FITRI RAMADHANI 0,767 NUR HASANAH 0,611 Tabel 10. Hasil Pengurutan Nilai Nama DONI TIRTA 0,834 JAMALUDDIN 0,814 MHD RETNO 0,812 AGUS SALAHUDIN 0,776 YAHYA 0,771 FITRI RAMADHANI 0,767 SURYANTI 0,758 RIAN DARIUS 0,735 PUTRI SRI UTAMI 0,717 SETIAWAN NASRI 0,715 SONIA PUTRI 0,706 ACHMAD DODI 0,657 ZIKRI HASAN 0,623 NUR HASANAH 0,640 AGUS SURYA 0,608 KARTIKA SARI 0,581 WIDIA RACHMA SARI 0,575 MELVA SINAGA 0,574 WASPAS Ranking Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. P-ISSN : x-x E-ISSN : x-x Tabel 10. Hasil Pengurutan Nilai (Lanjuta. Nama Ranking RONIANSYAH SIREGAR SRI ASTUTI 0,508 0,503 KESIMPULAN Adapun simpulan akhir dari penelitian ini yaitu sebagai berikut: Berdasarkan hasil analisa maka dibutuhkan suatu sistem yang mampu memilih karywan yang akan di PHK, maka dari itu dirancanglah sebuah sistem yang mampu menerapkan metode WASPAS sehingga dapat membantu perusahaan PT. Andalan Medan dalam memilih karyawan PHK. Berdasarkan hasil penelitian, menerapkan metode WASPAS diawali dengan membuat matriks keputusan untuk normaliasi kriteria, kemudian menghitung nilai (Q. untuk menentukan nilai matriks tertinggi dan dilakukan pembentukan kesimpulan pengetahuan baru bagi PT. Andalan Medan dalam bentuk tabel yang dimana tertera nilai 5 terendah yang menjadi prioritas untuk diPHK. Berdasarkan hasil rancangan sistem yang telah dirancang dapat digunakan sebagai solusi masalah untuk memilih karyawan PHK secara tepat dan akurat. Berdasarkan hasil implementasi, sistem yang dibangun dapat membantu pihak perusahaan PT. Andalan Medan dalam memilih karyawan yang akan di PHK. UCAPAN TERIMA KASIH Puji syukur kehadirat Allah SWT atas izin-Nya yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga dapat menyelesaikan jurnal ilmiah ini. Pada kesempatan ini diucapkan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada kedua Orang Tua tercinta yang selama ini memberikan doAoa dan dorongan baik secara moril maupun materi sehingga dapat terselesaikan pendidikan dari tingkat dasar sampai bangku perkuliahan dan terselesaikannya jurnal ini. Di dalam penyusunan jurnal ini, banyak sekali bimbingan yang didapatkan serta arahan dan bantuan dari pihak yang sangat mendukung. Oleh karena itu dengan segala kerendahan hati, diucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Dr. Rudi Gunawan. SE. Si. , selaku Ketua Sekolah Tinggi Manajemen InFormatika Dan Komputer (STMIK) Triguna Dharma Medan. Bapak Dr. Zulfian Azmi. ST. Kom. , selaku Wakil Ketua I Bidang Akademik STMIK Triguna Dharma Medan. Bapak Marsono. Kom. Kom. , selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi STMIK Triguna Dharma Medan. Bapak Nurcahyo Budi Nugroho. Kom. Kom. , selaku Dosen Pembimbing I yang telah memberikan saran, arahan dan dukungannya serta motivasi, sehingga penelitian ini dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Ibu Usti Fatimah Sari Sitorus Pane. Kom. Kom. , selaku Dosen Pembimbing II yang telah memberikan bimbingan tata cara penulisan, saran dan motivasi sehingga penelitian ini dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Seluruh Dosen. Staff dan Pegawai di STMIK Triguna Dharma Medan. REFERENSI