JURNAL TABGHA Volume 3 No. 2 Oktober 2022 P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 RELEVANSI INERANSI KITAB YOEL 2:28-32 TERHADAP NUBUATAN MASA KINI Kasten Situmorang, 2 Hendry Sitohang, 3 Tony Suhartono Sekolah Tinggi Teologi Bethel Indonesia, 2 Sekolah Tinggi Teologi Bethel Indonesia, 3 Sekolah Tinggi Teologi Tabgha kasten_situmorang@yahoo. com, 2 sitohanghendry@gmail. com , 3 tonyst3b@ac. Abstract The purpose of this study is to explain the importance of the inerrancy of the Bible from the author's point of view, prove that the fulfillment of the prophecy of Joel 2:28-32 and find out the relevance of the gift of prophecy today with qualitative descriptive research methods, where data collection techniques are by means of literature study and testimony. Writer. The findings and conclusions . that the inerrancy of the Bible is very important to be studied by believers, because it has implications for all areas of life. The prophecy of the book of Joel 2:28-32 began to be fulfilled at Pentecost when the disciples received the outpouring of the Holy Spirit and will end until the perfect one comes the second time, namely Jesus Christ the Lord. The Bible never states that prophecy ends, if the Lord Jesus has not come a second time. So the author concludes that prophecy still exists today and is very much needed in building and maturing God's congregation. Keywords: Inerrancy. Prophecy. Present Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pentingnya ineransi alkitab dari sudut pandang penulis, membuktikan bahwa telah terjadi penggenapan nubuatan Yoel 2: 28-32 dan mengetahui relevansi karunia nubuatan masa kini dengan metode penelitian deskriptif kualitatif, dimana teknik pengumpulan data dengan cara studi pustaka dan kesaksian Adapun temuan dan kesimpulan . bahwa Ineransi Alkitab sangat penting untuk dipelajari oleh orang percaya, karena berimplikasi pada seluruh bidang kehidupan. Nubuatan kitab Yoel 2:28-32 mulai tergenapi pada peristiwa pentakosta ketika murid-murid menerima pencurahan Roh Kudus dan akan berakhir sampai yang sempurna itu datang kedua kali, yakni Yesus Kristus Tuhan. Alkitab tidak pernah menyatakan bahwa nubuatan berakhir, apabila Tuhan Yesus belum datang untuk kedua kalinya. Sehingga penulis berkesimpulan bahwa nubuatan masih ada sampai sekarang ini dan sangat dibutuhkan dalam membangun dan mendewasakan jemaat Tuhan Kata Kunci: Ineransi. Nubuatan. Masa PENDAHULUAN pelita bagi kakiku dan terang bagi Ay Sedangkan, 2 Timotius 4:16 mengatakan bahwa alkitab merupakan pedoman terutama dan paling utama untuk orang percaya. Sejak awal, pendapat historis gereja oleh Bapak gereja mula-mula, seperti Ireneus. Cyril. Agustinus. Aquinas termasuk tokoh reformasi Wesley. Luther dan Calvin berpegang teguh kalau Alkitab Ineransi Alkitab adalah doktrin yang menyatakan bahwa Alkitab dalam bentuk Dokrin ini sangat penting karena menjadi pondasi utama orang Kristen di dalam rujukan untuk mengambil sebuah keputusan. (Sunarto, n. ) Mazmur 119:105 menerangkan. AuFirman-Mu itu JURNAL TABGHA Volume 3 No. 2 Oktober 2022 P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 Mengetahui nubuatan masa kini. Memperkaya ineransi dan nubuatan. sempurna adanya atau bersifat ineransi (Gleason L Archer Jr 2. Namun demikian. Ineransi Alkitab beberapa teolog yang ingin meredifinisikan kembali Alkitab. Termasuk, kaum injili yang salah satu tokoh utamanya Norman Geisler menyuarakan peringatan kepada teolog injili yang mencoba untuk mendefinisikan kembali istilah AuineransiAy Dalam Tingkat Tinggi International Council on Biblical Inerrancy dan Chicago Statements . on Biblical Inerrancy and Hermeneutics . yang penyimpangan semacam itu. (F David Farnel 2. Selain itu penulis akan meneliti tentang penggenapan nubuatan Yoel 2: 28-32 yang mulai digenapi pada saat pentakosta terjadi, (Djaka Christianto Silalahi, n. ) dan penulis juga akan meneliti adanya pandangan seperti Dr. Giffin yang menyatakan bahwa nubuatan telah berhenti saat berakhirnya era kerasulan pada akhir abad pertama, karunia-karunia berhenti secara berangsur-angsur, hingga padam sama sekali pada saat kanon itu diberikan bagi gereja di abad ke empat, karena kanon merupakan salah satu tahapan pertumbuhan gereja. Apakah benar pendapat Dr. Giffin nubuatan itu telah berhenti sekarang ini? Sementara itu ada kelompok yang mempercayai bahwa nubuatan masih eksis dan akan berakhir sampai Tuhan Yesus datang untuk yang kedua kali. Agar pembahasan menjadi fokus. Penulis membatasi penjabaran dipusatkan pada beberapa pertanyaan sebagai . Apakah Ineransi alkitab itu? . Apakah penggenapan nubuatan Yoel telah terjadi? . Masih relevankah karunia nubuatan masa kini? Tujuan penulisan ini adalah untuk: Menjelaskan pentingnya ineransi alkitab dari sudut pandang penulis. Membuktikan bahwa telah terjadi penggenapan nubuatan Yoel 2: 28-32. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dengan cara studi pustaka dan kesaksian penulis. Pencarian sumber - sumber yang dibutuhkan buku dan artikel pada jurnal yang terbit pada 10 . tahun terakhir HASIL DAN PEMBAHASAN Ineransi Alkitab Ineransi memiliki pengertian bahwa Alkitab memiliki kualitas bebas dari segala kesalahan, tidak dapat salah dan tidak menyatakan sesuatu yang bertentangan dengan fakta. Doktrin Ineransi sangat penting karena: melekat pada karakter Tuhan, kebenaran esensial, diajarkan dalam alkitab, merupakan posisi sejarah dari Gereja Kristen. (Garrett with Merruck, n. Evangelical Theology Society (ETS) menyatakan bahwa dasar ineransi adalah karakter Tuhan yang tidak dapat berbohong Ibrani 6:18. Titus 1:2 (F David Farnel, n. Ineransi Alkitab adalah fondasi bagi iman orang percaya, maka untuk mengerti isi Alkitab seseorang harus menafsirkan (Daniel Lucas Lukito, n. Ineransi tidak menyatakan bahwa salinan Alkitab adalah sempurna. Lalu bagaimana dengan akurasi Alkitab terjemahan? Kritik teks pada Alkitab terjemahan yang baik, menyatakan hampir tidak ada yang Sehingga bila seseorang membaca Alkitab dengan terjemahan baik, ia dapat yakin bahwa terjemahan tersebut adalah firman Tuhan dengan derajat akurasi tertinggi. (W. Gary Crampton, n. Berikut ini beberapa pandangan Ineransi: . AuFull InerrancyAy menyatakan bahwa Alkitab bukan buku teks ilmiah yang memiliki tujuan sejarah atau JURNAL TABGHA Volume 3 No. 2 Oktober 2022 menyediakan data ilmiah. Apabila tersaji didalam Alkitab terkait sains dan sejarah, pernyataan tersebut tidak menyesatkan dan benar adanya. Pandangan ini dianut oleh Roger Nicole. Harold Lindsell dan Millard Ericson. (H. Wayne House 1. Chicago Statement on Biblical Innerancy (CSBI) menyatakan hal yang sama bahwa Alkitab itu benar dalam segala subyek yang tertulis, baik dalam penebusan, etika, sejarah, ilmu pengetahuan, dan lainnya. Penulis meyakini bahwa apa yang tertulis dalam Kejadian sampai Wahyu adalah Firman Tuhan yang utuh, apa yang difirmankan Allah pasti terjadi karena dialah yang maha kuasa pencipta manusia, alam dan segala isinya. AuLimited InerrancyAy menyatakan kalau sifat ineransi di dalam Alkitab terbatas, hanya berkaitan dengan doktrin yang terhubung dengan keselamatan saja. Pandangan ini dianut Stephen Davis dan William Lasor. (H. Wayne House, n. ) . AuInerrancy of PurposeAy menyatakan kalau Alkitab tidak bersalah dalam maksud dan tujuan penulisannya dalam menuntun manusia kepada persekutuan dengan Kristus. Namun, tidak tepat bila mengaitkan sifat tidak mungkin salah dengan hal-hal yang Pandangan ini dianut oleh James Orr dan Jack Rogers. AuThe Irrelevancy of InerrancyAy menyatakan Ineransi adalah konsep negatif, tidak biblical dan menciptakan dis-unity pada gereja. Pandangan ini dianut oleh David Hubbard. Konferensi Ineransi yang diselenggarakan oleh John Mac Arthur dan The Master's Seminary . Ae8 Maret 2. , merupakan peristiwa penting bagi Injili. Para pemimpin Injili dari seluruh dunia berkumpul di Los Angeles. California, untuk membahas pentingnya Pernyataan Chicago tentang Ineransi Alkitab. Para menekankan satu hal: Jika Kristus memiliki efek lanjutan dalam hidup, kita harus tetap sepenuh hati berkomitmen pada ineransi Alkitab dan tidak malu untuk (Note video for The MasterAos Seminary 2. Allah adalah penyebab utama Alkitab, sehingga Alkitab P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 membawa serta otoritas ilahi dan mampu mengikat hati nurani dalam hal iman dan Di sisi lain,Protestan menyatakan bahwa Alkitab merupakan norma tertulis tertinggi yang mengikat hati nurani Argumentasi Alkitab bersifat ineransi adalah karakter Allah itu Allah adalah pribadi sempurna yang tidak bisa melakukan kesalahan (Roma 3:4. Titus 1:2. Ibrani 6:. Bila Allah kebenaran Alkitab tidak dapat dijamin Bila Allah berencana pasti terlaksana (Yesaya 46:11. Yeremia 51:. Walaupun penulisan Alkitab inisiatifnya adalah Allah yang tidak mungkin melakukan kesalahan. Roh Kudus yang memimpin penulisan alkitab secara utuh sehingga tidak ada kesalahan yang terjadi dalam penulisan. Penulisan inspiransi dari Allah. Inspirasi diartikan Allah mempengaruhi dan mengawasi seutuhnya sehingga penulis Alkitab, menyusun dan mencatat pesan Allah dalam bentuk kata kata tanpa kesalahan. (Charles 1. Ineransi dan inspirasi berjalan bersamaan. Inspirasi mengacu pada sumber ilahi dan proses penulisan Alkitab, sedangkan ineransi mengacu pada produk hasil inspirasi sehingga Alkitab (Cornish, n. ) 2 Timotius 3:16 berkata, segala tulisan yang diilhamkan . Allah sangat bermanfaat untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan dan orang dalam kebenaran. Kata terjemahan AudiinspirasikanAy berasal dari kata Yunani AutheoneustosAy dihembusi, nafas Allah atau dimasuki 2 Petrus 1:21 menjelaskan bahwa nubuatan dalam kitab suci tidak boleh manusia, tetapi berasal dari dorongan Roh KudusAy. Para nabi sering menegaskan bahwa apa yang disampaikan berasal dari Allah. Berkali-kali mereka menyatakan. JURNAL TABGHA Volume 3 No. 2 Oktober 2022 AuDemikianlah firman TuhanAy. Nabi Yeremia mengatakan. Auinilah perkataan perkataan yang telah difirmankan Tuhan kepada Israel dan tentang Yehuda (Yeremia 30:. AuTetapi sekarang jugaAy Demikianlah firman TUHAN. Auberbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh (Yoel 2:. Sehingga dapat disimpulkan. Tuhan berfirman, maka Dialah pemilik semua gagasan tulisan dalam Alkitab. adanya dorongan dari Roh Kudus dalam menulis Alkitab. Bagaimana dengan naskah Alkitab salinan? Diperkirakan naskah kuno Perjanjian Baru berjumlah (Josh McDowell, n. ) Meskipun terjemahan, naskah dikerjakan dengan kehati-hatian dan ketelitian. Frederic Kenyon berkata: AuOrang Kristen dapat Alkitab tangannya dan yakin di tanggannya ada firman Allah yang benar, yang diturunkan perubahan yang berarti selama berabad (Josh McDowell 2. Allah mempunyai otoritas tertinggi disurga dan dibumi . Tawarikh 29:. Arthur W. Pink mengatakan: Menyebut Allah berdaulat sama dengan mengatakan Allah sebagai yang Mahatinggi, sanggup melakukan kehendak-Nya seorangpun dapat menolak tangan-Nya dengan berkata kepadaNya. AuApa yang Kubuat?Ay (Daniel 4:. Menyebut Allah berdaulat sama dengan mengatakan Allah Aumemerintah bangsabangsaAo (Mazmur 22:. Allah Maha Kuasa berarti Allah bisa menjaga seluruhnya ketika Alkitab itu dituliskan oleh hamba-Nya. Yesus mengajar, bahwa Perjanjian Lama adalah firman yang memberi kesaksian tentang diriNya. Yesus berkata. AuAbraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku. Ay (Yohanes 8:. Dalam Yohanes 5:46 Dia berkata. AuMusa menulis tentang Aku. Ay Bila Yesus mengatakan bahwa Alkitab memberi kesaksian tentang diri-Nya, berarti Yesus memberi kesaksian tentang Alkitab. (John Stott 1. Yesus menegaskan P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 bahwa Perjanjian Lama memiliki otoritas Ilahi (Matius 4:4,7,. Yesus kesejarahan Perjanjian Lama dapat dipercaya (Matius 24:37-38 bandingkan Matius 10:15. 12:42. 19:4-. Yesus menegaskan. AuKitab Suci tidak dapat dibatalkan. Ay Pada khotbah di Bukit Yesus mengatakan: Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membatalkan Hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk Karena itu Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya Ay (Matius 5:17-. Bila Allah dalam Perjanjian Lama memanggil para nabi untuk mencatat dan menafsirkan dan mengajarkan apa yang dibuat-Nya. Yesus memanggil para rasul untuk mencatat apa yang Dia buat, katakan, dan utus. Yesus menjanjikan Roh Kudus kepada rasul-Nya memimpin mereka ke dalam kebenaranNya (Yohanes 14:25-. Yesus menanamkan otoritas-Nya kepada rasul, pengajaran mereka mencerminkan sikap mereka kepada-Nya. (John R. Stott 1. Pengakuan Yesus terhadap Firman jelas menegaskan bahwa Alkitab dapat dijamin kebenarannya atau Ineran. Penggenapan nubuatan Yoel 2:28-32 Yoel bin Petuel berasal dari Yudea, diutus Tuhan menjadi seorang nabi bagi bangsa Israel. Tujuan penulisan Kitab Yoel adalah: . mengumpulkan umat Israel dalam suatu perkumpulan raya yang kudus di hadapan Tuhan . :14. 2:15-. menasihati umat Israel untuk bertobat serta kembali kepada Allah dengan kesungguhan, serta memohon kemurahan Allah . :12-. mencatat janji Tuhan kepada bangsa yang bertobat . :183:. Sedangkan ciri-ciri kitab Yoel yakni: . salah satu karya sastra yang JURNAL TABGHA Volume 3 No. 2 Oktober 2022 terindah dalam Perjanjian Lama. berisi nubuat Perjanjian Lama yang paling terkemuka tentang pencurahan Roh Kudus atas seluruh . mencatat banyak malapetaka, seperti: kebakaran, serangan musuh, bencana di langit sebagai bentuk hukuman Allah atas kemerosotan rohani. menekankan bahwa Allah terkadang bekerja melalui bencana alam dan serbuan pasukan musuh supaya mendatangkan pertobatan, kebangungan rohani, dan penebusan. memeragakan seorang nabi yang dekat dengan Allah dan dapat mengajak umat secara meyakinkan untuk bertobat. (Marthen Mau, n. Penggenapan nubuatan Yoel 2:2832 tentang pencurahan Roh Kudus oleh Allah diawali dengan nubuatan Yesus kepada murid-murid sebelum Ia terangkat ke Surga dalam Kis 1:8. Pada hari Pentakosta orang percaya berkumpul di kamar loteng, seketika dari langit turun seperti tiupan angin keras memenuhi seluruh rumah dan tampak pada mereka lidah-lidah nyala api yang bertebaran lalu hinggap pada mereka. Lalu, penuhlah murid-murid dengan Roh Kudus dan mulai berbicara dalam Bahasa lain. Orang-orang dari banyak bangsa yang berkumpul di Yerusalem tencengang lalu beberapa dari antara mereka menyindir bahwa para murid sedang mabuk oleh anggur manis. Menjelaskan sesungguhnya. Petrus digerakan Roh Kudus untuk mengkotbahkan kitab Yoel 2:28-32 yang bertujuan membuktikan bahwa zaman akhir telah dibawa datang oleh adven Yesus Kristus dan pemberian kuasa kharismatik kepada gereja-Nya oleh Roh Kudus Allah. Petrus menyatakan bahwa Yoel 2:28-29 digenapi dihadapan Yerusalem menyaksikan pemberitaan Injil dalam banyak Bahasa oleh 120 murid. Anakanak laki-laki serta perempuan Israel, para teruna, orang tua, dan bahkan para budak Roh, menyaksikan perbuatan ajaib Allah P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 kepada kumpulan orang yang beribadah pada hari raya Pentakosta. Kis 2:19-20 menutup perikop Yoel ini, yang meramalkan terjadinya fenomena yang mencolok, bahkan merupakan bencana di langit dan di bumi sebelum kedatangan kembali Tuhan pada akhir zaman untuk mengadakan penghakiman. Kejadian tersebut meliputi perubahan matahari menjadi gelap gulita pada siang bulan menjadi darah, dan atmosfir di sekeliling bumi akan diliputi Audarah dan api dan gumpalan - gumpalan asap. Ay Namun. Petrus tidak bermaksud mengatakan bahwa manifestasi itu terjadi tepat waktu Selanjutnya Petrus mengutip Yoel 2:30-32 untuk menunjukkan alur nubuatan yang pasti digenapi sebelum zaman akhir semakin mendekat. Dengan kata lain (Marthen Mau 2. Peristiwa Pentakosta yang terjadi di Kisah Para Rasul pasal ke-2, adalah sebagai penggenapan nubuatan nabi Yoel . :28-. , dimana peristiwa tersebut mendorong para Rasul untuk menjadi saksi Kristus yang transformatif. Salah satu yang paling mencolok dalam perubahan individu adalah Petrus dengan gagah berani berkotbah dan menantang masyarakat sekitar untuk bertobat dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat (Kis. 2:14-. Di dalam Petrus terkandung kuasa Roh Kudus yang membuat para pendengar Auhati mereka sangat terharuAy . dan mengambil tindakan nyata untuk bertobat, dibaptis, dan bergabung ke komunitas baru. Bahkan jika melihat bukti, kehadiran peristiwa Pencurahan Roh Kudus di kamar loteng memulai era gereja mulamula. Lebih lanjut bisa dikatakan, pelayanan Roh melalui dan bersama para orang percaya jauh lebih powerful dibanding sebelum peristiwa Pentakosta. Relevansi Nubuatan Masa Kini Kami penulis, mengangkat tema ini JURNAL TABGHA Volume 3 No. 2 Oktober 2022 berbeda-beda dan sudah berabad-abad tentang Nubuatan. Prof. Giffin menyatakan, bahwa nubuat bersifat fundasional. Karenanya karunia itu telah padam pada akhir era kerasulan pada akhir abad pertama (Dio Pradipta 2. Ada beberapa pandangan tentang nubuatan dimaksud yang mengatakan bahwa nubuatan itu telah berhenti sebab alkitab telah kanonisasi, dan ada lagi orang berpandangan nubutan itu masih terus berlangsung sampai yang sempurna itu datang kedua kalinya yaitu Tuhan Yesus Kristus yang datang kedua kalinya sebagai hakim atas semua manusia. Perbedaan berlangsung sampai saat ini, itu sebabnya tema ini ditulis sebagai respon obyektif, alkitabiah tentang Karunia Nubuatan. Nubuat adalah penglihatan dari Allah dalam karya Roh Kudus yang disampaikan kepada hamba-Nya demi kebaikan umat manusia. Istilah AunubuatAy berasal dari bahasa Ibrani Acia iA- nevu'ah dengan akar kata Ac aA- nava', yang berarti bernubuat atau melakukan tindakan kenabian yang menyangkut banyak hal. Diantaranya adalah Auberkata-kata di bawah pengaruh Roh AllahAy,(BP, n. nubuatan dipergunakan oleh nabi baik Selanjutnya, terbentuk pula kata A coaA- navi', nabi, yakni seseorang yang berbicara atau bernubuat di bawah pengaruh Roh Allah. 2 Petrus 1:21 (TB) sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus seseorang berbicara atas nama Allah. Menurut Wayne Grudem. AuBernubuat adalah menyampaikan pesan Allah secara spontan di dalam pikiranAy, sesuai ajaran Paulus yang tertulis dalam 1 Korintus 14:29-31, yang mengatakan. AuTentang nabi - nabi baiklah dua atau tiga orang di antaranya berkatakata dan yang lain menanggapi apa yang mereka katakan. Tetapi jika seorang lain yang duduk di situ mendapat pernyataan. P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 maka yang pertama itu harus berdiam diri. Sebab kamu semua boleh bernubuat seorang demi seorang, sehingga kamu semua dapat belajar dan beroleh kekuatanAy. Selanjutnya, mendapat AupernyataanAy secara spontan yang ditimbulkan oleh Allah di dalam (Wayne Grudem. Packer 2. Berdasarkan AupernyataanAy inilah. AunubuatAy mengenai sesuatu yang baru saja ditimbulkan Allah dalam pikiran. Jadi bernubuat adalah kemampuan khusus yang diberi kepada seseorang yang dipakai Allah untuk menerima dan menyampaikan pesan. Nubuatan bersumber dari Allah dan disampaikan kepada umat. Indti dari kedatangan atau kelahiran Yesus ke Setidaknya terdapat 25 . ua puluh lim. nubuatan dalam Perjanjian Lama tentang UYesus tergenapi semuanya dalam Perjanjian Baru. Selanjutnya, apakah seteklah Gereja secara khusus karunia nubuat disebutkan bersamaan dalam dua Kitab, kedatangan Tuha Yesus nubuatan masih Eksis ? Perjanjian Baru kurang lebih tiga puluh kali mengenai nubuat dan bernubuat 1 Korintus 12:10. Kepada yang seorang Roh memberikan . EAO-energemata dunames. , dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat . -propheteia. , dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh (AAC - diakrisei. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata (O-gls. , dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh . AA Ohermeneia gls. Dalam Surat Roma Kitab Roma 12:6. AuDemikianlah JURNAL TABGHA Volume 3 No. 2 Oktober 2022 P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 Karunia ini tidak dibutuhkan lagi pada masa sesudahnya, atau lebih tepatnya setelah kanonisasi hingga pada masa kini. Kedua. Alkitab belum selesai dibuat sehingga Allah masih berbicara secara spontan melalui para nabi maupun mereka yang memiliki karunia nubuatan, akan tetapi Alkitab sudah diwahyukan oleh Allah, sudah kanonisasi dan rampung maka Nubuatan tidak perlu lagi. Ketiga. Kita berulangkali mendengar orang mengatakan: AuTuhan berkata kepada sayay kita harus berhati-hati dengan orang demikian karena tanpa sadar orang ini sedang memberikan kesan bahwa ia langsung menerima wahyu dari Tuhan. Ay Keempat. Prof. Giffin menyatakan, bahwa nubuat bersifat fundasional, karenanya karunia itu telah padam pada akhir era kerasulan pada akhir abad pertama. (Djaka Christianto Silalahi, n. ) Namun, ada kelompok yang mengatakan bahwa nubuatan masih terus berlangsung sampai Yesus Kristus datang kedua kali. kita mempunyai karunia yang berlainlainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat . baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita. Jelas bahwa Perjanjian Baru, khususnya surat surat pastoral Paulus, memasukan karunia nubuatan dua kali dalam daftar karunia. Hal itu memberikan gambaran pentingnya karunia nubuatan yang diberikan Roh Kudus untuk memperlengkapi gereja Tuhan . Kor. Maksud dan Tujuan Karunia Nubuatan Apabila Alkitab yang adalah Firman Tuhan menuliskan sesuatu, tentu tak satu kekuasaan pun yang membendungnya hingga tidak terjadi, maka berikut ini ulasan tentang nubuatan dalam Kitab Perjanjian baru. Nubuatan merupakan manifestasi ilahi yang masih terus berbicara bagi umat-Nya hingga saat ini. Namun hal ini bukan berarti terdapat semacam Auwahyu baruAy di luar Alkitab. Pengilhaman melalui karunia nubuatan merupakan tuntunan Tuhan bagi umatnya yang kontekstual sesuai dengan zaman dan situasi yang dihadapi saat ini. Dengan kata lain, jika kita menerima bahwa Allah masih bekerja hingga saat ini, maka secara logis kita pun harus menerima bahwa Ia masih berbicara saat ini. Oleh karena untuk menyatakan pemeliharaanNya yang ajaib itu. Tuhan perlu AuberbicaraAy baik eksplisit maupun implisit, baik melalui Alkitab maupun secara khusus melalui pesan nubuatan yang dapat berupa pesan, doa, puji-pujian, dan lainya. Firman yang tertulis adalah pedoman final tentang kebenaran Allah yang telah diwahyukan, namun adalah keliru jika kita pun mengabaikan suara Firman Allah Yang Hidup itu. Beberapa keberatan yang diajukan sebagai bentuk kritik terhadap karunia nubuatan atau dalam konteks ini mengenai eksistensi suara Tuhan di masa kini adalah: Pertama. Karunia nubuatan merupakan karunia khusus yang terbatas hanya pada saat pendirian jemaat. Mulamula pada zaman PB dan telah berhenti seiring dengan ditulisnya kitab wahyu. Kontra Eksistensi Nubuatan / Suara Tuhan Kritik tentang berakhirnya nubuatan datang dari asumsi bahwa Alkitab telah final dan mejadi Ausuara AllahAy di dunia modern sesuai 1Korintus 13:10. Hipotesis ini menyebabkan penolakan terhadap karunia nubuatan khususnya yang berkaitan dengan sifat supranaturalnya dan mendegradasi makna nubuatan Sikap kepada kalangan Kharismatik ketika sebagai Aunabi palsuAy mengindikasikan kegagalan pemahaman konsepsi doctrinal dalam teologi Pentakosta mengenai karunia nubuatan. Perbedaan pandangan atau doktrin yang dibuat manusia Sikap yang benar adalah memakai perspektif Tuhan, dengan menguji nubuatan, apakah sesuai dengan Firman Tuhan atau tidak?. Selanjutnya. Wahyu 22:18 Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataanperkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan JURNAL TABGHA Volume 3 No. 2 Oktober 2022 sesuatu kepada perkataanperkataan ini. Allah kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Hipotesis ini menimbulkan dua konsekuensi logis yang fatal, . Membungkam Allah. Allah dilarang berbicara selain melalui Alkitab. Penolakan supranatural Allah di masa kini. Allah dilarang bicara, hanya diperbolehkan mendemonstrasikan kuasa-Nya. Hipotesis bentuk teologi yang mengerdilkan kuasa Allah sekaligus menggunakan standar ganda. Pernyataan Karunia bernubuat dalam pengertian meramal tidak sah dan salah merupakan pernyataan yang tidak konsisten karena: Bernubuat Allah menyampaikan pesan Pesan Allah dan pesan Allah itu bertujuan membangun, menasihati, meninggalkan dosa dan menghibur . Korintus 14:. Allah UmatNya dengan Karunia Roh Kudus, dalam 1 Korintus 12:7-10, yang salah satunya adalah Karunia bernubuat. Karunia memberitakan Injil, berkhotbah, dan Jika sama, tentu Paulus tidak menggunakan istilah Aukarunia untuk bernubuatAy (Propheteu. untuk merujuk pada satu hal yang memiliki arti sama. Justru sangat membingungkan jika Paulus menggunakan dua istilah berbeda untuk satu maksud yang sama. Tidak ada dasar Alkitab yang menyatakan bahwa setelah kanonisasi Alkitab. Allah langsung kepada manusia. Menyangkut ayat 10 umumnya dipahami kalangan kontra eksistensi karunia nubuatan yang dimaksud dengan Auyang sempurna tibaAy adalah Alkitab, sehingga baik karunia nubuatan, maupun bahasa Roh sudah Pandangan penulis berdasarkan Auyang tibaAy mengacu pada kedatangan Kristus, bukan Alkitab. P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 Paulus menyatakan tiga karunia yang akan berakhir ketika yang sempurna itu datang yaitu Aunubuat, bahasa roh dan pengetahuanAy . Kor 13:. Jika disandingkan dengan argumen bahwa ketika Alkitab selesai dikanonkan maka seharusnya yang berhenti itu bukan hanya (Yosep Belay, n. ) Bahasa roh dan nubuat . aik yang dipahami sebagai ramalan maupun khotba. , tetapi juga Jelas nampak terlihat sentimen teologis sehingga argumen ini sangat tidak proporsional. Bahkan dalam beberapa bagian argumen di atas, karunia Injil. Bagaimana dengan pernyataan bahwa karunia nubuatan . aik ramalan maupun pesan sponta. terbatas pada masa pra kanonik karena Alkitab belum selesai ditulis? Argumen ini juga tidak dapat dipertahankan, karena Paulus dengan tegas menyatakan bahwa tujuan utama . hususnya nubuata. adalah untuk membangun, menasehati dan menghibur jemaat. Hal ini menyatakan secara implisit bahwa selama tubuh Kristus masih ada di dunia, karunia nubuatan masih tetap berlangsung demi merealisasikan tujuan Allah. Memisahkan karunia nubuatan dalam gereja, sama halnya membangun tubuh Kristus yang Maka sekali lagi, argumentasi ini juga tidak sejalan dengan tujuan dari karunia bernubuat. Keliru jika dikatakan Efesus 2:20 menyatakan bahwa nubuatan adalah karunia temporer. Itu adalah dediksi teologis bukan eksegesis. Ayat ini tidak berbicara soal berhentinya karunia karunia wahyuwi, tetapi berbicara tentang siapa yang menjadi fondasi. Efesus 4:14 juga tidak berarti menyatakan bahwa Kristus tidak memberikan nabi lagi dalam pradigma pembangunan tubuh Kristus, maka nubuatanpun akan tetap ada hingga pembangunan Tubuh Kristus itu selesai yaitu saat tercapainya kedewasaan Sekalipun nabi sebelum dan JURNAL TABGHA Volume 3 No. 2 Oktober 2022 Kristus mengucapkan hal-hal masa depan (Mat. 24:15. Kis. 11:28. 21:10. Why. 1:3. pelayanan esensial mereka adalah umat-Nya . kehadiran firman Allah. Sebagaimana nabi-nabi Perjanjian Lama mengkhotbahkan perjanjian dan hukum, belas-kasihan dan penghakiman, demikian nabi-nabi Perjanjian Baru mengkhotbahkan Injl dan kehidupan iman untuk membangun dan menguatkan . Kor. 14:3. Kis. , dan Paulus mengharapkan semua orang di gereja Korintus tanpa kekecualian melakukan pelayanan ini. Konten nubuat memang dapat disampaikan dalam khotbah, tetapi berkhotbah tidak sama dengan bernubuat. Ada tiga hal dalam nubuat: . konten ditentukan oleh Roh Kudus, berisi forthtelling dan/atau foretelling . konten dikomunikasikan Roh Kudus kepada penerimanya . konten dikomunikasikan penerima kepada orang lain. Penekanan Mac Arthur menyamakan nubuat dengan khotbah atau penginjilan mengindikasikan bahwa ia mengabaikan poin . , dan hanya menekankan poin . saja, yaitu nubuat yang dikomunikasikan oleh manusia kepada publik. (Djaka Christianto Silalahi, ) Padahal, fokus dari to speak public adalah kepada hal teknis, sedangkan sifat "meramalkan" yang terkait dengan poin . , lebih berpusat kepada konten serta "sumber" dari nubuat itu. Jadi, dengan menggunakan fokus pada hal teknis. Mac Arthur mengalihkan perhatian pembacanya dari sumber dan konten karunia nubuat yang dikerjakan dan dikomunikasikan Roh Kudus kepada khotbah yang disampaikan oleh manusia. Poin . memang bersifat teknis, tetapi Sedangkan poin . lebih antroposentris ("nubuat kita" dalam 1 Korintus 13:. , sehingga ia bersifat " in part'. P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 zaman saja. Zaman itu mencakup rentang waktu sejak ia menulis kedatangan "yang sempurna", yang akan menghentikan karunia itu dan sifat "in part" nubuat. " Zaman yang diperkenalkan. Paulus itu dapat dilihat melalui skema, "sekarangAy, tetapi nanti bagaimana? Dalam Korintus 13:12 Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri Karena itu, pendirian cessationis . ang tidak percaya nubua. bertentangan dengan pemikiran Paulus karena harus menyajikan setidaknya dua zaman, zaman sebelum dan sesudah era kerasulan di akhir abad pertama atau zaman sebelum dan sesudah selesainya penulisan kanon. Roh Kudus masih berkarya pada zaman yang disebut Yoel sebagai, "hari-hari terakhir. " (Kis. 2:1. Setelah Roh Kudus dicurahkan, masa di mana Roh Kudus tetap 'ada' di dunia, dengan demikian, disebut sebagai "zaman Roh Kudus. " Batasan "zaman Roh Kudus" adalah ayat 20, yaitu hingga "kedatangan hari Tuhan. " Pada zaman ketika masih dikategorikan sebagai "hari-hari terakhir" itulah Roh Kudus berdaulat untuk mengoperasikan "penglihatan," "mimpi," dan "bernubuat" yang disebutkan dalam nubuat Yoel. Karena itu, pendirian kedaulatan Roh Kudus, tidak hanya menentang nubuat Yoel yang dikutip ulang oleh Petrus di Hari Pentakosta. Berdasarkan 1 Korintus 14:24-25, sifat wahyuwi nubuat yang diucapkan nabi maupun bukan nabi dapat berkaitan dengan penyingkapan "rahasia" hati manusia secara spontan. Itu adalah forthtelling, dan tidak selalu foretelling . Tetapi kalau semua bernubuat, lalu masuk orang yang tidak beriman, mereka diyakinkan oleh semua dan diselidiki oleh semua. segala rahasia yang terkandung di dalam hatinya menjadi Nubuat Masih ada sampai hari ini Terdapat dua bukti karunia nubuat masih beroperasi sampai sekarang. Pertama. Paulus hanya mengenal satu JURNAL TABGHA Volume 3 No. 2 Oktober 2022 P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 zaman kecepatan dan data industri telah menyatu secara sistem digital seluruh dunia, dan sudah dimulai dengan zaman 0, zaman teknologi semua pekerjaan by sistem yang separuh pekerjaan manusia digantikan oleh teknologi termasuk robot. Tentu sebagai umat Allah kita selalu meminta petunjuk dan mendengar suara Allah, dimana Allah yang kita sembah bukanlah Allah yang bisu tetapi Allah yang berbicara dengan caraNya sendiri dalam hal ini melalui: Melalui Alkitab, alam. Kejadian Hidup. Melalui Hati dan Batin, dan melalui Nubuatan yang disampaikan Allah kepada orang, yang dipenuhi Roh Kudus dan dipercaya Allah, dengan tanda tidak Bertentangan dengan Alkitab Firman Tuhan. Mendatangkan suasana kegembiraan, kebahagiaan, damai sejahtera, walaupun itu tegoran dari Tuhan tetapi menjadi berkat bagi yang menerima suara Roh Kudus dan orang lain. Kesaksian Kasten Situmorang. Pada awal Tahun 2020, saat pandemi covid 19 sedang merambah ke seluruh dunia, hampir semua orang ketakutan, penulispun diperhadapkan dengan dua tugas penting yakni sebagai pelayan Tuhan di keluarga dan gereja pemerintahan yang harus berhadapan dengan ratusan orang karena tugas pelayanan pembebasan tanah untuk jalan Pada, 28 Maret 2020 pukul 4. 00 wib, penulis berdoa di kamar doa pribadi dengan suasana menyembah Tuhan dalam roh dan kebenaran seraya minta petunjuk untuk menyikapi keadaan, lalu penulis mendengar bisikan Roh Kudus Tuhan manusia untuk fokus kepada Tuhan dan murni menyembah Tuhan. Ada rasa sukacita dan gembira yang tidak terungkapkan dirasakan oleh penulis pada saat mendengar bisikan Roh Kudus, yang menjalankan tugas pelayanan dan tugas Lalu, apa yang terjadi? Oleh nyata, sehingga ia sujud menyembah kepada Allah dan mengaku: "Sungguh. Allah ada di tengahtengah kamu. Sifat "penyingkapan" oleh Roh Kudus ini dapat kita kategorikan sebagai "wahyuwi", tidak bersifat meramalkan. Dengan demikian, baik forthtelling maupun foretelling tetap bersifat spontan dan Jika benar di abad pertama sebagian orang Kristen telah akrab dengan konsep kanon, maka isu tentang "ketegangan otoritas" antara karuniakarunia sebenarnya telah diselesaikan melalui fakta bahwa sejak zaman itu Allah telah mengoperasikan dua jenis konten wahyu, yaitu yang bersifat kanonikal dan Intinya, karena Allah yang mengoperasikan kedua jenis konten wahyu-Nya, jelaslah bahwa Dia tidak pernah mendorong munculnya isu tentang "ketegangan Adanya rancangan Allah tentang kedua jenis konten wahyu-Nya justru menjamin "ketegangan karunia-karunia wahyuwi dengan otoritas dihadirkan-Nya Oleh karena Allah tidak pernah mengindikasikan adanya gagasan tentang "ketegangan otoritas", maka munculnya isu itu tentu merupakan gagasan manusia, yang dapat dikatakan bertentangan dengan gagasan Allah. Oleh karena isu "Ketegangan menyertakan perbincangan tentang isu "perbedaan otoritas", maka isu demikian pun tidak pernah ada dalam gagasan Allah. Namun demikian, pihak karismatik tentu harus dapat menanggapi isu tersebut, terlebih lagi setelah mereka mengutip pernyataan Paulus bahwa "pengetahuan kita" dan "nubuat kita" bersifat "in partAy. Kontektual / Situasi Dunia selalu Kita masih mengetahui namanya zaman batu entahkah karena faktor usia, atau membaca, selanjutnya zaman revolusi industri, zaman 4. 0, merupakan JURNAL TABGHA Volume 3 No. 2 Oktober 2022 karena kasih anugerah-Nya, sampai dengan tulisan ini dibuat, penulis tetap sehat walafiat, tugas berjalan dengan baik walaupun asisten pribadi terserang Covid19. Meskipun, setiap hari ada kontak fisik dengan asisten pribadi . embawa berkas dan tas penuli. Ada kekuatan baru dan imun yang bertambah dirasakan oleh penulis karena kegembiraan lawatan Roh Kudus. Kesaksian Hendry Sitohang. Pada saat bersyafaat di Menara Doa on-line GBI Padang Sumatera-Barat di pertengahan tahun 2021 terdorong untuk memperkatakan Yesaya 50:4 bahwa GBI Padang diberikan lidah seorang murid untuk memberi semangat baru dan dipertajam pendengarannya. Kemudian dalam beberapa minggu kemudian, dalam pesan di Menara Doa, pemimpin GBI Padang. Pdt Djohan Makmur mengatakan mendapatkan kekuatan dan semangat baru setelah mendengarkan pesan nubuatan dari penulis. Penulis satu, dua dan tiga sepakat bahwa semua suara roh, haruslah diuji. Apakah sesuai dengan Firman atau tidak? jika tidak, maka pastikan itu bukan dari Tuhan. Pengalaman penulis. Roh Kudus berbicara sederhana dan tidak berbelatbelit. P-ISSN 2722-6190 E-ISSN 2830-5299 sempurna itu datang kedua kali, yaitu Yesus Kristus Tuhan. Nubuatan sangat penting didalam membangun dan mendewasakan gereja Tuhan, tambahan, sangat dianjurkan oleh Paulus untuk dimiliki oleh jemaat. Kebutuhan akan nubuat Allah sangat dibutuhkan sampai sekarang ini. Disisi lain, tidak ada pernyataan Alkitab yang menyatakan nubuatan telah berakhir. Sehingga penulis berpandangan bahwa nubuatan itu masih ada sampai sekarang dan akan berakhir sampai Tuhan Yesus datang untuk kedua kalinya. Penulis merekomendasikan agar Tuhan: mengajarkan kepada jemaat pengertian yang benar tentang Ineransi, supaya jemaat tidak tersesat dengan ajaran tidak . mendoakan dan mengaktifasi karunia nubuatan pada jemaat dalam rangka membangun dan mendewasakan jemaat serta perluasan kerajaan Allah. DAFTAR PUSTAKA