JIGE 4 . JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION id/index. php/jige PENGGUNAAN APLIKASI E- AUDIT DALAM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN INSPEKTORAT POLRI Pramuja Sigit Wahono1. Safuan2. Musa Alkadhim Alhabshy3 1,2,3 Program Studi Magister Manajemen. Pascasarjana Universitas Jayabaya History Article Article history: Received Mei 18, 2023 Approved Mei 27, 2023 Keywords: E-audit Application. Management Information System. Inspectorate. Efficiency. Accuracy. ABSTRACT This research investigates the utilization of e-audit applications in the management information system of the Indonesian National Police Inspectorate. The Inspectorate plays a crucial role in upholding the integrity and efficiency of the Republic of Indonesia Police. However, the manual audit process faces challenges in terms of accuracy, efficiency, and standardization. Therefore, the utilization of e-audit applications is seen as a potential solution to enhance the effectiveness and efficiency of the audit system. This study employs a mixed-methods approach that combines literature review, observation, interviews, and surveys. The literature review provides an understanding of the utilization of eaudit applications and management information systems in the context of the Inspectorate. Observations and interviews were conducted to observe the existing audit processes and gain direct insights from auditors and Inspectorate staff. Surveys were utilized to collect data on users' perceptions and experiences with e-audit The findings indicate that the utilization of e-audit applications can enhance the efficiency, accuracy, and consistency of the audit process. E-audit applications enable process automation, accurate data collection, quick analysis, and efficient report generation. However, the implementation of e-audit applications also faces challenges such as the need for deep understanding, staff competence development, and adequate information technology infrastructure. This research contributes to understanding the role and benefits of utilizing e-audit applications in the management information system of the Inspectorate. Recommendations are provided to strengthen awareness and understanding, enhance staff competence, and overcome information technology infrastructure constraints. It is expected that the utilization of e-audit applications can improve the overall quality of internal supervision and transparency within the Indonesian National Police. Penggunaan Aplikasi E- Audit Dalam Sistem Informasi Manajemen Inspektorat Polri - 1122 Retna Widianingsih / Jurnal Ilmiah Global Education 4 . ABSTRAK Penelitian ini menginvestigasi penggunaan aplikasi e-audit dalam sistem informasi manajemen Inspektorat Polri. Inspektorat Polri memainkan peran kunci dalam menjaga integritas dan efisiensi Kepolisian Republik Indonesia. Namun, proses audit yang masih dilakukan secara manual menghadapi tantangan dalam hal akurasi, efisiensi, dan standarisasi. Oleh karena itu, penggunaan aplikasi e-audit dianggap sebagai solusi yang potensial dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem audit. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran yang menggabungkan metode studi literatur, observasi, wawancara, dan survei. Studi literatur memberikan pemahaman tentang penggunaan aplikasi eaudit dan sistem informasi manajemen dalam konteks Inspektorat Polri. Observasi dan wawancara dilakukan untuk mengamati proses audit yang ada dan memperoleh perspektif langsung dari para auditor dan staf Inspektorat Polri. Survei digunakan untuk mengumpulkan data tentang persepsi dan pengalaman pengguna terhadap aplikasi e-audit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi e-audit dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan konsistensi proses audit. Aplikasi e-audit memungkinkan otomatisasi proses, pengumpulan data yang akurat, analisis cepat, dan penyusunan laporan yang efisien. Namun, implementasi aplikasi e-audit juga menghadapi tantangan seperti kebutuhan akan pemahaman yang mendalam, pengembangan kompetensi staf, dan infrastruktur teknologi yang Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami peran dan manfaat penggunaan aplikasi e-audit dalam sistem informasi manajemen Inspektorat Polri. Rekomendasi diberikan untuk memperkuat kesadaran dan pemahaman, meningkatkan kompetensi staf, dan mengatasi kendala infrastruktur teknologi Diharapkan penggunaan aplikasi e-audit dapat meningkatkan kualitas pengawasan internal dan transparansi di Kepolisian Republik Indonesia secara keseluruhan. A 2023 Jurnal Ilmiah Global Education *Corresponding author email: 2022010161001@pascajayabaya. PENDAHULUAN Inspektorat Polri memegang peranan penting dalam menjaga integritas dan efisiensi Kepolisian Republik Indonesia. Sebagai bagian dari organisasi kepolisian. Inspektorat Polri bertugas untuk melakukan pengawasan internal, pemeriksaan, dan audit terhadap kegiatan operasional serta administratif. Namun, dalam era kemajuan teknologi informasi yang sedang berlangsung, kebutuhan akan transformasi digital dan efisiensi operasional semakin Oleh karena itu, penggunaan aplikasi e-audit menjadi esensial dalam mewujudkan perubahan positif dalam sistem informasi manajemen Inspektorat Polri. Saat ini, proses audit di Inspektorat Polri masih dilakukan secara manual, yang melibatkan banyak sumber daya manusia dan waktu yang signifikan. Pendekatan tradisional ini rentan terhadap kesalahan manusia dan membutuhkan waktu yang lama untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyajikan data audit. Selain itu, kurangnya standarisasi dalam pelaksanaan audit dan laporan hasil audit juga menjadi tantangan bagi Inspektorat Polri dalam mencapai efektivitas dan efisiensi yang optimal. Penggunaan Aplikasi E- Audit Dalam Sistem Informasi Manajemen Inspektorat Polri - 1123 Retna Widianingsih / Jurnal Ilmiah Global Education 4 . Untuk mengatasi tantangan yang ada dan mencapai tingkat keunggulan yang lebih tinggi. Inspektorat Polri perlu mengadopsi penggunaan aplikasi e-audit sebagai solusi yang Penggunaan teknologi informasi akan memberikan banyak manfaat, seperti otomatisasi proses audit, pengumpulan data yang akurat dan terstruktur, analisis yang lebih cepat, dan penyusunan laporan audit yang efisien. Aplikasi e-audit juga memungkinkan standarisasi proses dan laporan audit, sehingga meningkatkan konsistensi dan transparansi dalam pelaksanaan tugas Inspektorat Polri. Namun, untuk mewujudkan penggunaan aplikasi e-audit ini, beberapa tantangan harus Pertama, perlu adanya pemahaman yang mendalam mengenai potensi dan keuntungan yang ditawarkan oleh aplikasi e-audit. Inspektorat Polri perlu menyadari bahwa adopsi teknologi ini dapat mempercepat proses audit, meningkatkan akurasi hasil audit, dan meminimalkan risiko kesalahan manusia. Kedua, perlu diperhatikan bahwa implementasi aplikasi e-audit memerlukan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan teknis yang Pelatihan dan pengembangan kompetensi staf Inspektorat Polri dalam menggunakan aplikasi e-audit menjadi sangat penting. Selain itu, kendala-kendala infrastruktur teknologi informasi yang mungkin ada juga harus diatasi. Inspektorat Polri perlu memperkuat infrastruktur teknologi informasi yang ada, termasuk jaringan dan perangkat keras yang memadai untuk mendukung implementasi aplikasi e-audit. Dengan demikian. Inspektorat Polri dapat memastikan bahwa aplikasi e-audit dapat diintegrasikan dengan sistem informasi manajemen yang sudah ada. Ini akan memungkinkan data audit yang terkumpul melalui aplikasi e-audit untuk langsung terhubung dengan sistem yang ada, sehingga memudahkan proses pengolahan data dan pengambilan keputusan yang lebih cepat. Untuk mewujudkan penggunaan aplikasi e-audit ini, perlu adanya komitmen dari pihak terkait, baik tingkat manajemen maupun staf Inspektorat Polri. Dukungan dan kesadaran akan pentingnya transformasi digital serta manfaat yang dapat diperoleh dari penggunaan aplikasi e-audit akan menjadi kunci keberhasilan dalam implementasi ini. Selain itu. Inspektorat Polri juga perlu menjalin kerja sama dengan pihak-pihak eksternal, seperti ahli IT dan perusahaan teknologi, untuk memperoleh pemahaman dan dukungan yang lebih baik dalam mengimplementasikan aplikasi e-audit. Kolaborasi dengan pihak-pihak eksternal yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam pengembangan aplikasi e-audit akan membantu Inspektorat Polri dalam merancang, membangun, dan mengimplementasikan sistem yang sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan audit. Diharapkan, dengan penggunaan aplikasi e-audit dalam sistem informasi manajemen Inspektorat Polri, akan terjadi peningkatan signifikan dalam efisiensi, akurasi, dan efektivitas proses audit. Hal ini akan berkontribusi pada peningkatan kualitas pengawasan internal di Kepolisian Republik Indonesia secara keseluruhan, serta mendukung terciptanya organisasi yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab. Pengertian E-Audit Secara garis besar pengertian e-audit tidak berbedadengan pengertian audit secara umum, hanya sajaproses pengumpulan bukti, serta evalusai buktinyadilakukan dengan bantuan komputer. Bukti yangdikumpulkan untuk dievaluasi juga tidak lagi berupahard copy melainkan berbentuk file data komputer. Berdasarkan penjelasan diatas apabila dilihat daripemeriksaan yang dilakukan maka e- audit dapatdimasukkan kedalam kelompok audit around the computer. Dimana dalam audit around the computerpengujian yang dilakukan hanya sebatas kualitasinput dan output, tidak melakukan pengujian terhadap sistem EDP. Teknik ini cocok untuk kondisi: Penggunaan Aplikasi E- Audit Dalam Sistem Informasi Manajemen Inspektorat Polri - 1124 Retna Widianingsih / Jurnal Ilmiah Global Education 4 . Dokumen sumber tersedia dalam bentuk fisik. Dokumen mudah ditemukan. Output mudah ditelusuri dokumen sumbernya atau sebaliknya. Sistem komputer yang ada masih sederhana. Software aplikasi yang digunakan adalah software yg umum dipakai dan telah E-audit, adalah audit dengan bantuan komputer elektronik untuk menyelesaikan semua atau bagian dari audit. E-audit dilaksanakan dengan mempersiapkan software yang disesuaikan untuk membentuk database yang menyimpan berbagai Sebelum menjalankan proses audit, tentu saja proses audit terlebih dahulu. Audit planning . erencanaan audi. harus secara jelas menerangkan tujuan audit, kewenangan pemeriksa, adanya persetujuan managemen tinggi, dan metode audit. Metodologi audit: Audit subject. Menentukan apa yang akan diaudit . Audit objective. Menentukan tujuan dari audit. Audit Scope. Menentukan sistem, fungsi, danbagian dari organisasi yang secara spesifik/khusus akan diaudit. Preaudit Planning. Mengidentifikasi sumberdaya dan SDM yang dibutuhkan, menentukandokumen-dokumen apa yang diperlukan untukmenunjang audit, menentukan lokasi audit. Audit procedures and steps for data gathering. Menentukan cara melakukan audit untukmemeriksa dan menguji kendali, menentukansiapa yang akan . Evaluasi hasil pengujian dan pemeriksaan. Spesifik pada tiap organisasi. Prosedur komunikasi dengan pihak manajemenSpesifik pada tiap organisasi. Audit Report Preparation. Menentukan bagaimana cara memeriksa hasilaudit, yaitu evaluasi kesahihan dari dokumendokumen, prosedur, dan kebijakan dariorganisasi yang diaudit. Konsep Sistem e-audit E-Audit adalah sebuah sistem informasi manajemen audit yang nantinya akan dijadikan sebagai alat bantu para auditor untuk melaksanakan audit, baik untuk mengaudit Satker mabes Satker Polda. Ditempat yang sama Karo Renmin Brigjend Pol Mustakim menyampaikan bahwa mewujudkan e-Audit adalah salah satu bentuk dukungan program Kapolri yakni Polri Presisi. Dengan menggunakan eAudit diharapkan nantinya para auditor dapat melaksanakan audit dengan cepat, tepat dan tidak ada lagi kendala soal lokasi dan waktu. selain itu hal terpenting adalah dengan menwujudkan eaudit itu berarti Polri serius menjadi sebuah lembaga yang bersih dan akuntabel. METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif dengan Pendekatan yang dapat digunakan dalam penyusunan jurnal ini adalah pendekatan campuran atau mixed-methods approach. Pendekatan ini menggabungkan elemen-elemen pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif tentang Penggunaan Aplikasi E- Audit Dalam Sistem Informasi Manajemen Inspektorat Polri - 1125 Retna Widianingsih / Jurnal Ilmiah Global Education 4 . penggunaan aplikasi e-audit dalam sistem informasi manajemen Inspektorat Polri. Teknik analisis data dengan studi literatur, observasi, wawancara, dan survei, penulis jurnal dapat mendapatkan data yang beragam dan mendalam. Pendekatan campuran memungkinkan penyajian temuan yang holistik dan validasi yang lebih baik berupa cara mengoprasikan aplikasi e-audit mabes Polri. HASIL PENELITIAN Implementasi Penggunaan Aplikasi E- Audit Dalam Sistem Informasi Manajemen Inspektorat POLRI Pertama yang harus dilakukan adalah pengguna masuk kelaman eaudit Polri hingga manampilkan Halaman login seperti gambar dibawah ini : Gambar 1 Pada Dashboard Awal, akan menampilkan Halaman seperti gambar dibawah ini : Gambar 2 Maka Pengguna akan diarahkan pada sebuah menu yang dapat dipilih dan dipergunakan untuk pengajuan audit, sebagaimana gambar dibawah ini : Penggunaan Aplikasi E- Audit Dalam Sistem Informasi Manajemen Inspektorat Polri - 1126 Retna Widianingsih / Jurnal Ilmiah Global Education 4 . Gambar 3 Pada menu selanjutnya, pengguna diarahkan pada menu persiapan yang merupakan langkah awal dalam memanfaatkan menu dan fitur E-Audit. Menu input Surat Perintah (Spri. seperti gambar dibawah ini : Gambar 3. Gambar 3. Setelah menu Menu input Surat Perintah (Spri. , maka pengguna akan diarahkan pada menu KKA, tampilan yang tertera dalam halaman menu KKA sebagai berikut : Penggunaan Aplikasi E- Audit Dalam Sistem Informasi Manajemen Inspektorat Polri - 1127 Retna Widianingsih / Jurnal Ilmiah Global Education 4 . Gambar 4 Pada Tahap pelaksanaan, pengguna akan menjumpai Menu Input Tabulasi, sebagaimana yang tertera pada gambar berikut ini : Gambar 5 Pada Tahapan selanjutnya, pengguna akan diarahkan pada menu Tahapan Pelaporan, menu input LHA, sebagaimana gambar berikut ini : Gambar 6. Penggunaan Aplikasi E- Audit Dalam Sistem Informasi Manajemen Inspektorat Polri - 1128 Retna Widianingsih / Jurnal Ilmiah Global Education 4 . Gambar 6. Jika semua menu-menu yang tersaji telah dilalui oleh pengguna dan Jika temuan sudah di tindak lanjuti oleh auditi, klik tombol tinjut auditee untuk memberikan tanggapan atas tindak lanjut yang diberikan, sebagaimana gambar berikut ini : Gambar 7 Dalam audit lapangan ditemukan indikator yang dinilai masuk dalam kategori Yang pertama adalah mengenai akses ke Laman Web E-Audit yang harus dibatasi karena kondisi yang rawan akan serangan siber dan menyebabkan beberapa penelitian memiliki keterbatasan, dikecualikan hanya pada pengguna-pengguna yang telah diberi akses untuk menggunakannya. Hal ini tidak terjadi pada seluruh Inspektorat pada jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Hal lain yang masuk dalam kategori observasi adalah keterbatasan kuota jumlah penelitian. Sampai dengan saat audit lapangan tetaplah berlangsung, belum ada kebijakan yang menetapkan yang mengharuskan penggunakan secara virtual menggunakan Aplikasi E-Audit, adapun Aplikkasi E-Audit hanya merupakan bagian dari Sistem Informasi Manajemen yang harus dimiliki oleh instansi Kepolisian RI. KESIMPULAN Bahwa Penggunaan aplikasi e-audit dapat meningkatkan efisiensi dalam proses audit di Inspektorat Polri. Automatisasi proses, pengumpulan data yang akurat, dan analisis cepat yang disediakan oleh aplikasi e-audit dapat mengurangi waktu dan upaya yang diperlukan dalam melaksanakan audit. Penggunaan Aplikasi E- Audit Dalam Sistem Informasi Manajemen Inspektorat Polri - 1129 Retna Widianingsih / Jurnal Ilmiah Global Education 4 . Aplikasi e-audit juga dapat meningkatkan akurasi dan konsistensi dalam audit. Dengan menghilangkan ketergantungan pada proses manual, risiko kesalahan manusia dapat dikurangi, dan standar audit dapat diterapkan secara konsisten. Terdapat manfaat yang dihasilkan dari penggunaan aplikasi e-audit, termasuk penyusunan laporan yang lebih efisien, kemampuan untuk melacak jejak audit secara elektronik, dan kemungkinan analisis data yang lebih mendalam untuk mengidentifikasi pola atau kecenderungan yang relevan. Namun, implementasi aplikasi e-audit di Inspektorat Polri juga menghadapi beberapa Diperlukan pemahaman yang mendalam tentang teknologi dan sistem informasi yang terlibat, pengembangan kompetensi staf yang sesuai, dan penyediaan infrastruktur teknologi yang memadai. DAFTAR PUSTAKA