PUBLIPRENEUR POLIMEDIA: JURNAL ILMIAH JURUSAN PENERBITAN POLITEKNIK NEGERI MEDIA KREATIF Vol. No. December 2023 hal. Submitted: 17 October 2023 Revised: 5 November 2023 Accepted: 25 November 2023 PHOTOGRAPH OF THE RUINS OF RADIO MALABAR ON MOUNT PUNTANG (PHOTOGRAPHY AS A COMMUNICATION TOOL TO PROMOTE CULTURAL HERITAGE) Irpan Riana1*. Yuda Syah Putra2. 1Politeknik Negeri Media Kreatif 2Politeknik Negeri Media Kreatif Irpan_riana@polimedia. id1, yudasputra@polimedia. ABSTRACT This research explores the role of photography as a communication tool in the context of cultural heritage promotion, focusing on the Ruins of Radio Malabar on Mount Puntang. Adopting a qualitative and case study approach, this study deeply analyzes photographic works depicting the beauty and historical value of the ruins. The results of visual analysis reveal that photography not only captures the physical condition but also creates a captivating visual narrative. The use of good composition, clever lighting, and focus on aesthetic elements successfully enhances the appeal of these photographs. Findings from interviews with the community and visitors indicate that photography can stimulate awareness, appreciation, and emotional involvement in cultural Effective visual strategies, including the use of social media as a distribution channel, have proven to expand the reach of cultural heritage promotion messages. This research contributes to the development of more innovative and positively impactful visual communication strategies for the preservation and increased appreciation of cultural heritage in Indonesia. Thus, photography is not merely a documentation tool but also a medium empowering public awareness and supporting cultural heritage preservation efforts amid technological advancements and societal changes. Keywords: Photography. Cultural Heritage. Ruins of Radio Malabar on Mount Puntang FOTO RERUNTUHAN RADIO MALABAR GUNUNG PUNTANG (FOTOGRAFI SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI UNTUK MEMPROMOSIKAN CAGAR BUDAYA) ABSTRAK Penelitian ini mengeksplorasi peran fotografi sebagai alat komunikasi dalam konteks promosi cagar budaya, dengan fokus pada Reruntuhan Radio Malabar Gunung Puntang. Mengadopsi pendekatan kualitatif dan studi kasus, penelitian ini menganalisis secara mendalam karya-karya fotografi yang menggambarkan keindahan dan nilai sejarah reruntuhan tersebut. Hasil analisis visual mengungkapkan bahwa fotografi tidak hanya mengabadikan keadaan fisik, tetapi juga menciptakan narasi visual yang memikat. PUBLIPRENEUR POLIMEDIA: JURNAL ILMIAH JURUSAN PENERBITAN POLITEKNIK NEGERI MEDIA KREATIF Vol. No. December 2023 hal. Submitted: 17 October 2023 Revised: 5 November 2023 Accepted: 25 November 2023 Penggunaan komposisi yang baik, pencahayaan yang cerdas, dan fokus pada elemen estetik berhasil meningkatkan daya tarik foto-foto tersebut. Temuan dari wawancara dengan masyarakat dan pengunjung menunjukkan bahwa fotografi mampu merangsang kesadaran, apresiasi, dan keterlibatan emosional terhadap cagar budaya. Strategi visual yang efektif, termasuk penggunaan media sosial sebagai saluran distribusi, juga terbukti dapat memperluas jangkauan pesan promosi cagar budaya. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi komunikasi visual yang lebih inovatif dan berdampak positif dalam pelestarian dan peningkatan apresiasi terhadap warisan budaya di Indonesia. Dengan demikian, fotografi bukan hanya sebagai alat dokumentasi, tetapi juga sebagai medium yang dapat memberdayakan kesadaran masyarakat dan mendukung upaya pelestarian cagar budaya di tengah arus perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Kata kunci : Fotografi. Cagar Budaya. Reruntuhan Radio Malabar Gunung Puntang PUBLIPRENEUR POLIMEDIA: JURNAL ILMIAH JURUSAN PENERBITAN POLITEKNIK NEGERI MEDIA KREATIF Vol. No. December 2023 hal. Submitted: 17 October 2023 Revised: 5 November 2023 Accepted: 25 November 2023 PENDAHULUAN cagar budaya seperti Radio Malabar Cagar budaya, sebagai peninggalan Gunung Puntang. Dalam kata-kata Charles E. Osgood, masyarakat, memerlukan perhatian "Gambar dapat mengatakan lebih dari dan upaya pelestarian agar tetap hidup mencerminkan kekuatan komunikatif generasi mendatang. Dalam konteks visual yang dimiliki fotografi. ini, fotografi muncul sebagai alat Indonesia, sebuah negara yang kaya komunikasi yang memegang peran akan warisan budaya, fotografi tidak krusial dalam mempromosikan dan hanya berfungsi sebagai alat untuk mengabadikan momen, tetapi juga Pernyataan nilai-nilai budaya yang terkandung di Seiring dengan kemajuan memperkenalkan kekayaan budaya menjadi medium dokumentasi visual, kepada masyarakat luas. Salah satu tetapi juga menjadi pemersatu narasi contoh nyata penggunaan fotografi sejarah dan kebudayaan. Cagar budaya budaya adalah penelitian oleh Dr. Suprapto. Dalam "Peran Fotografi Reruntuhan Radio Malabar di Gunung Mempromosikan Cagar Budaya di Puntang Indonesia," Martosuwignyo menyoroti arsitektural yang tinggi. Pada era digital ini, fotografi menjadi media mempromosikan keberagaman budaya komunikasi yang sangat berpengaruh Indonesia, termasuk cagar budaya. Fotografi sebagai medium komunikasi memiliki kekuatan untuk merangkul PUBLIPRENEUR POLIMEDIA: JURNAL ILMIAH JURUSAN PENERBITAN POLITEKNIK NEGERI MEDIA KREATIF Vol. No. December 2023 hal. Submitted: 17 October 2023 Revised: 5 November 2023 Accepted: 25 November 2023 membawa mereka pada perjalanan positif terhadap upaya pelestarian dan Melalui penggunaan teknologi fotografi, kita terhadap warisan budaya yang ada di dapat mengabadikan keindahan dan Radio Malabar Gunung Puntang. keunikan reruntuhan Radio Malabar, serta menggambarkan nilai sejarah METODE PENELITIAN Penelitian pendekatan kualitatif dengan studi meningkatkan kesadaran masyarakat kasus sebagai kerangka metodologi terhadap pentingnya pelestarian cagar Menurut Lexy J. Moeloeng. AuPendekatan kualitatif adalah Pendekatan Pentingnya terletak pada upaya memahami peran fotografi sebagai media komunikasi data-data yang efektif dalam konteks promosi berupa kata-kata tertulis atau lisan dari cagar budaya. Dengan memfokuskan orang-orang dan perilaku yang dapat diamatiAy. Gunung Radio Puntang. Malabar Penelitian merupakan penelitian yang bertujuan bertujuan untuk menggali dampak mengkomunikasikan nilai-nilai sejarah terhadap suatu pandangan, penilaian, menganalisis sejauh mana fotografi dapat meningkatkan kesadaran publik karakteristik umum seseorang atau terhadap pelestarian cagar budaya. sekelompok masyarakat tentang nilai- Melalui tentang bagaimana fotografi dapat kegiatan ritual dan gejala-gejala khusus menjadi alat yang kuat dalam promosi kemanusiaan yang lain. (Hanurawan cagar budaya, diharapkan penelitian Fattah. 2001: . PUBLIPRENEUR POLIMEDIA: JURNAL ILMIAH JURUSAN PENERBITAN POLITEKNIK NEGERI MEDIA KREATIF Vol. No. December 2023 hal. Submitted: 17 October 2023 Revised: 5 November 2023 Accepted: 25 November 2023 Pendekatan kualitatif dipilih karena terkait dengan peran fotografi dalam menjelajahi dan memahami fenomena Analisis yang kompleks, seperti peran fotografi mendalam terhadap berbagai karya dalam mempromosikan cagar budaya, fotografi yang terkait dengan cagar dengan mendalam dan kontekstual. budaya dilakukan untuk mengevaluasi Dalam desain penelitian, studi kasus elemen visual yang paling efektif Fotografi karena memberikan ruang bagi peneliti Pengolahan dan Analisis Data dalam konteks nyata, dalam hal ini, terkumpul akan diolah dan dianalisis kasus-kasus spesifik terkait dengan Pemilihan Analisis kasus-kasus pola, tema, dan pesan yang muncul tersebut akan memungkinkan peneliti dari data observasi, wawancara, dan untuk mengumpulkan data yang lebih analisis fotografi. Pemilihan kasus- mendalam dan kontekstual. kasus spesifik juga memungkinkan Pengumpulan Data yang dilakukan adanya perbandingan dan kontrast, memalui observasi yaitu pengamatan langsung terhadap lokasi cagar budaya variasi dalam strategi visual yang dan dampak visual fotografi dilakukan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang strategi visual HASIL DAN PEMBAHASAN yang digunakan. Wawancara yakni Stasiun Radio Malabar merupakan stasiun Radio pertama di dunia yang mendalam dengan para fotografer, ahli Indonesia dan Belanda yang di bangun setempat dilakukan untuk menggali oleh orang Belanda pada tahun 1917- pandangan dan pengalaman mereka Letak Stasiun Malabar berada di PUBLIPRENEUR POLIMEDIA: JURNAL ILMIAH JURUSAN PENERBITAN POLITEKNIK NEGERI MEDIA KREATIF Vol. No. December 2023 hal. Submitted: 17 October 2023 Revised: 5 November 2023 Accepted: 25 November 2023 Bandung Selatan, tepatnya kawasan Gunung Puntang. Malabar. Kecamatan Pegunungan Cimaung. Kabupaten Bandung. Kondisi saat ini Stasiun Radio Malabar Stasiun radio tersebut dihancurkan oleh masyarakat dan pejuang Indonesia pada saat peristiwa Bandung Lautan Api, dengan tujuan digunakan lagi oleh bangsa Belanda maupun Jepang. Reruntuhan stasiun Gambar 1. Nostalgia di Waktu Fajar Karya : Irpan Riana, 2022 Radio Malabar saat ini dikelola oleh Perum Perhutani Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Banjaran. Foto ini memotret reruntuhan Radio Bagian Malabar Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Banjaran. Hutan Kesatuan (KPH) Pemangkuan Bandung hangat dan memukau. Siluet bangunan Selatan. Tempat tersebut saat ini dijadikan menghadirkan citra sejarah yang telah sebagai objek wisata alam terbuka dan Reruntuhan yang terperinci bumi perkemahan yang dibuka untuk menyoroti keanggunan dan keindahan Dalam pemotretan ini ada beberapa keadaan usang. aspek yang harus ditekankan dan digunakann dalam karya foto seperti komposisi, pencahayaan, titik fokus, dan teknis lainnya untuk mendapatkan hasil karya fotografi yang baik. Berikut beberapa karya foto yang dihasilkan: PUBLIPRENEUR POLIMEDIA: JURNAL ILMIAH JURUSAN PENERBITAN POLITEKNIK NEGERI MEDIA KREATIF Vol. No. December 2023 hal. Submitted: 17 October 2023 Revised: 5 November 2023 Accepted: 25 November 2023 dan menyoroti tekstur bangunan yang Dalam beberapa foto, cahaya matahari senja memberikan nuansa yang dramatis, menciptakan suasana yang penuh emosi dan nostalgia. Pengaruh Visual terhadap Kesadaran Publik Gambar 2. Jejak Waktu Karya : Irpan Riana, 2022 termasuk pengunjung dan masyarakat Foto ini menggambarkan jejak waktu yang terukir pada dinding-dinding fotografi-fotografi tersebut memiliki menambahkan nuansa dramatis pada komposisi visual. Reruntuhan yang Pemirsa menyatakan bahwa penuh karakter ini menjadi saksi bisu visualisasi yang kuat dari reruntuhan perjalanan panjang, menandai waktu Radio dan perubahan yang tak terelakkan. Hasil Fotografi Reruntuhan Radio Malabar Gunung Puntang. Pada tingkat emosional, terhadap foto-foto reruntuhan Radio foto-foto ini berhasil merangsang rasa Malabar Gunung Puntang, ditemukan ingin tahu dan apresiasi terhadap bahwa penggunaan komposisi visual warisan budaya. yang baik dapat meningkatkan daya Strategi Visual untuk Meningkatkan tarik dan kesan dramatis dari cagar Kesadaran Publik, dari analisis data, budaya tersebut. Fotografi-fotografi teridentifikasi beberapa strategi visual tersebut berhasil menangkap detail Retakan Analisis Visual Belanda megah, merinci unsur-unsur artistik. Malabar Penggunaan perspektif yang PUBLIPRENEUR POLIMEDIA: JURNAL ILMIAH JURUSAN PENERBITAN POLITEKNIK NEGERI MEDIA KREATIF Vol. No. December 2023 hal. Submitted: 17 October 2023 Revised: 5 November 2023 Accepted: 25 November 2023 unik, penekanan pada detil artistik, kesadaran publik, pihak terkait dapat dan pengaturan cahaya yang cermat mengoptimalkan penggunaan media pelestarian dan peningkatan apresiasi Fotografi-fotografi masyarakat terhadap warisan budaya. tersebut menjadi sarana efektif untuk memotivasi masyarakat untuk lebih KESIMPULAN memahami, menghargai, dan terlibat Penelitian ini menunjukkan bahwa fotografi dapat dianggap sebagai alat Masyarakat komunikasi yang sangat efektif dalam Media Sosial yang merupakan salah mempromosikan dan meningkatkan satu temuan menarik adalah bahwa kesadaran terhadap cagar budaya, fotografi-fotografi reruntuhan Radio khususnya Reruntuhan Radio Malabar Malabar Gunung Keterlibatan Puntang. Rekomendasi berfokus pada pengembangan strategi keterlibatan masyarakat yang lebih visual yang lebih inovatif, kolaborasi Dengan menggunakan platform pemanfaatan media sosial sebagai Instagram Facebook. Diharapkan temuan ini dapat mendorong diskusi, dan memperluas memberikan panduan berharga untuk Pembahasan Impilkasi Praktis, yang Dalam konteks penelitian telah memberikan kontribusi praktis ini, fotografi telah membuktikan diri sebagai alat komunikasi yang sangat komunikasi visual dalam promosi efektif dalam mempromosikan dan cagar budaya. Dengan memahami cagar budaya, dengan studi kasus pada gambar-gambar ini menciptakan buzz PUBLIPRENEUR POLIMEDIA: JURNAL ILMIAH JURUSAN PENERBITAN POLITEKNIK NEGERI MEDIA KREATIF Vol. No. December 2023 hal. Submitted: 17 October 2023 Revised: 5 November 2023 Accepted: 25 November 2023 Reruntuhan Radio Malabar Gunung Kesimpulannya, hasil penelitian ini Puntang. memberikan pemahaman mendalam karya-karya fotografi mengungkapkan tentang bagaimana fotografi dapat bahwa penggunaan komposisi yang menjadi kekuatan yang mendorong baik, pencahayaan yang cerdas, dan kesadaran dan keterlibatan masyarakat fokus pada detail artistik mampu dalam pelestarian cagar budaya. Oleh menciptakan narasi visual yang kuat. karena itu, strategi komunikasi visual Karya-karya Analisis merangsang rasa ingin tahu, apresiasi, pelestarian dan peningkatan apresiasi pesan sejarah dan kebudayaan dengan terhadap warisan budaya di masa Ditemukan Fotografi seperti penggunaan perspektif unik membentuk cerita yang menginspirasi dan penekanan pada elemen estetik, dan menghidupkan kembali nilai-nilai dapat secara signifikan meningkatkan kultural yang berharga. Selain DAFTAR PUSTAKA menjadi saluran yang efektif untuk Abdullah. Ketika Fotografi mendistribusikan foto-foto tersebut. Berbicara: Refleksi Kritis Fotografi memperluas jangkauan pesan promosi Indonesia. Jakarta: Buku Fixi. cagar budaya. Fotografi bukan hanya Agus Sachari dan Yan-yan Sunarya ( sekadar dokumentasi visual, tetapi juga merupakan medium yang dapat Kesenirupaan menginspirasi dan membuka pintu Wancana Transformasi BudayaAy. Bandung. ITB. pelestarian warisan budaya. Desain Dunia Indonesia Dalam PUBLIPRENEUR POLIMEDIA: JURNAL ILMIAH JURUSAN PENERBITAN POLITEKNIK NEGERI MEDIA KREATIF Vol. No. December 2023 hal. Submitted: 17 October 2023 Revised: 5 November 2023 Agus Sachari. Budaya Visual Teknik, dan Seni. Yogyakarta: IndonesiaAy. Jakarta. Erlangga. Charles Osgood Accepted: 25 November 2023 Media Pressindo. The Robert A. Manners dan David Kaplan. Measurement of Meaning. USA, Teori BudayaAy University of Illinois Press. Yogyakarta. Pustaka Pelajar. Hanurawan Fattah . Kontroversi Rusman. , & Herumurti. Pendekatan Kuantitatif Mengenal Dunia Fotografi Digital. Pendekatan Kualitatif Dalam Jakarta: Penerbit Buku Kompas. Soetjipto. "Fotografi dan Penelitian Psikologi. Malang. Penerbit Universitas Negeri Pemahaman Malang. Panduan Praktis Menghasilkan Antropologi Budaya. Volume 5. , 45-58. Karya Indah. Sunaryo. Seni Fotografi: Gramedia Pustaka