HUBUNGAN MOTIVASI DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEPATUHAN DIET PASIEN HIPERTENSI DI POLI KLINIK RUMAH SAKIT UMUM MITRA MEDIKA ASSOCIATED MOTIVATION AND FAMILY SUPPORT WITH THE LEVEL OF DIETARY ADHERENCE OF HYPERTENSIVE PATIENTS AT POLYCLINIC OF MITRA MEDIKA HOSPITAL Afina Muharani Syafitriani. Mulidan K Dosen Prodi D3 Keperawatan. Fakultas Farmasi Dan Kesehatan. Institut Kesehatan Helvetia Medan. Sumatera Utara. Indonesia Email PenulisK: mulidanzakaria@helvetia. ABSTRAK Hipertensi adalah keadaan ketika tekanan darah di pembuluh darah meningkat secara kronis. Hal ini terjadi karena jantung bekerja lebih keras memompa darah untuk memenuhui kebutuhan oksigen dan nutrisi tubuh. Penyakit ini dapat menggangu fungsi organ-organ lain, terutama organorgan vital seperti jantung dan ginjal. Tujuan penelitian mengidentifikasi karakteristik demografi responden berdasarkan usia, jenis, kelamin, pendidikan, pekerjaan, motivasi dan dukungan keluarga pada pasien hipertensi. Metode Desain penelitian merupakan survey analitik. Populasi penelitin 176 orang dan pengambilan sampel menggunakan tehnik Total Sampling yaitu tehnik pengambilan sempel dimana jumlah hasil dari populasi di tetapkan menjadi sampel berjumlah sebanyak 43 orang, cara pengambilan sampel random sampling Analisi data digunakan uji Chi-square. Hasil penelitian pasien Hipertensi berdasarkan jenis kelamin perempuan mayoritas 34 r . ,0%), pendidikan SD mayoritas 30 . ,6%), usia 75-90 tahun mayoritas 29 . ,0%). Dan kategori pekerjaan buruh mayoritas 25 . ,7%). memiliki motivasi baik 38 . ,3%), dan motivasi cukup 25 . ,7%) Dari 43 memiliki dukungan keluarga mendukung 33 . ,4%), dan keluarga tidak mendukung 30 . ,8%). hasil stastik pada bagian pearson chi-square terlihat nilai a simp. Sig sebesar 0,008. Karena nilai y value . < . , disimpulkan terdapat hubungan signifikan antara motivasi dengan Kepatuhan diet Pasien Hipertensi dan nilai a simp. Sig sebesar 0,009. Karena nilai y value . < . ,05. penelitian Ada Hubungan Motivasi Dan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kepatuhan Diet Pasien Hipertensi Di Poli Klinik Rumah Sakit Umum Mitra Medika . Kata kunci : Motivasi. Dukungan Keluarga. Tingkat Kepatuhan Diet Abstract Background. Hypertension is a chronic disorder in which the blood pressure in the blood vessels is This occurs when the heart works harder to pump blood to fulfill the body's oxygen and nutritional This condition can impair the function of other organs, particularly important organs like the heart and kidneys. Objective of study was to identify the demographic characteristics of respondents based on age, gender, gender, education, occupation, motivation and family support in hypertensive patients. method This study was an analytical survey design. The population was 176 persons, and 43 respondents were taken as the sample by using total sampling methodology, and random sampling. The Chi-square test was performed to analyze the data. Result based on gender were the majority of women 34 . 0%), the majority of primary school education were 30 . 6%), the majority of age 75-90 years were 29 . 0%). And the majority of labor categories 25 . 7%) have good motivation 38 . 3%), and moderate motivation 25 . 7%) Of the 43 have family support supports 33 . 4%), and family did not support 30 . 8%). Statistical results on the Pearson chi-square section showed the a simp. Sig value of 0. 008 with p-value . < . It was found that there was a strong association between hypertensive patients' motivation and dietary adherence and the a simp value. Sig of 0. p-value found . Conclusion in The study found motivation associated with family Journal Of Nursing Update. Volume 5 Nomor 2. Desember 2023 support and the level of adherence to diet of hypertension patients in the outpatient clinic of Mitra Medika Hospital in 2022. Keywords: Motivation. Family Support. Diet Compliance Level PENDAHULUAN Hipertensi adalah suatu keadaan ketika tekanan darah di pembuluh darah meningkat secara Hal tersebut dapat terjadi karena jantung bekerja lebih keras memompa darah untuk memenuhui kebutuhan oksigen dan nutrisi tubuh. Jika di biarkan, penyakit ini dapat menggangu fungsi organ-organ lain, terutama organ-organ vital seperti jantung dan ginjal . Peningkatkan tekanan darah juga di pengaruhui oleh beberapa faktor resiko antara lain meliput umur, jenis kelamin, riwayat keluarga, obesitas, kadar garam tinggi, dan kebiasaan hidup seperti merokok dan minuman Bagi yang memiliki faktor resiko ini. Seharusnya lebih waspada dan lebih dini dalam melakukan upaya-upaya preventif. Contohnya yang paling sederhana adalah rutin control tekanan darah lebih dari satu kali, serta berusaha menghindari faktor pencetus hipertensi . Menurut WHO tahun 2018 bahwa tercatat 1 milyar orang di dunia menderita hipertensi dan diperkirakan terdapat 7,5 juta kematian atau sekitar 12,8% dari seluruh total kematian di sebabkan oleh hipertensi . Menurut kementerian kesehatan Rebuplik Indonesia tahun 2019 sebanyak 110 jiwa . ,1%) sedangkan menurut data riset kesehatan dasar di Indonesia terdapat peningkatan preventif penderita hiprtensi dari tahun 2013-2018. Dimana pada tahun 2013 prevensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran penduduk usia lebih dari 18 tahun sebesar 25,8% menjadi 34,1% ditahun 2018 . Menurut data profil kesehatan Sumatera utara tahun 2018 prevensi hipertensi yang terdiri dari 33 kab/kota sebanyak 2. 891,393 jiwa yang terdiri dari laki-laki sebanyak 1. 427,613 jiwa dan perempuan sebanyak 1. 461,779 jiwa untuk provinsi Sumatra utara angka kejadian tekanan darah tinggi pada perempuan . ,6%) lebih tinggi dibanding dengan laki-laki . ,1%) angka kejadian semakin meningkat seiring dengan bertambahnya umur. Menurut data sesuai profil kesehatan kota medan angka kejadian hipertensi berjumlah 423,933 jiwa yang terdiri dari laki-laki berjumlah 206,973 jiwa dan perempuan berjumlah 216,969 jiwa . Menurut penelitian terdahulu yang dilakukan Isra, . tentang hubungan dukungan keluarga dengan derajat hipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Ranomuut kota Manado. Menunjukkan jumlah responden yang memiliki dukungan keluarga tinggi sebanyak 39 responden . ,4%), dan yang berada pada klasifikasi pre hipertensi sebanyak 37 responden . ,4%) dan yang berada pada klasifikasi %) dan didapatkan nilai p= 0,000 menunjukkan ada hubungan dukungan keluarga dengan derajat hipertensi . Menurut penelitian terdahulu yang dilakukan Sari tentang hubungan antara pengetahuan, motivasi, dan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di Puskesmas bada Kabupaten Aceh Besar. hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 24 responden . ,7%) yang memiliki motivasi tinggi dan patuh minum obat, sementara sebanyak 12 responden . ,3%) memiliki motivasi rendah dan tingkat kepatuhan minum obat . Berdasarkan survei awal yang dilakukan peneliti di Rumah Sakit Mitra Umum Medika Medan, peneliti mendapatkan data dari rekam medik, jumlah penderita hipertensi pada tahun 2022 dari bulan Mei berjumlah 176 orang. Peneliti juga melakukan wawancara singkat dan observasi terhadap beberapa orang pasien hipertensi. Dari hasil wawancara di dapatkan bahwa 5 orang mengatakan kurangnya motivasi dan dukungan keluarga seperti, aktivitas fisik, minum obat dan pengecekan tekanan darah dan 2 diantaranya mengatakan dapat melakukan perawatan diri maksimal. Journal Of Nursing Update. Volume 5 Nomor 2. Desember 2023 Berdasarkan latar belakang diatas maka peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul Auhubungan motivasi dan dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan diet pasien hipertensi di poli klinik Rumah Sakit Umum Mitra MedikaAy. METODE Penelitian ini dilakukan dari Maret sampai Juni 2022. dengan Sampel pada penelitian ini adalah responden hipertensi sebanyak 43 Lansia di ruangan Poli Klinik Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan . Populasi yang digunakan dalam penelitian ini sebagai subjek khusus adalah seluruh pasien hipertensi yang berada di ruangan Poli Klinik Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan Tahun 2022 sebanyak 176 pasien dari bulan Mei 2022. Dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Analisis data menggunakan program SPSS 1. Analisis univariat dilakukan dengan cara menganalisis data yang menghasilkan distribusi dan presentase dari setiap variabel yaitu Variabel faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diet pasien hipertensi, dan analisa bivariat dilakukan dengan menggunakan uji chi-square untuk melihat hubungan variabel independen dan dependen. HASIL Karakteristik Responden Tabel 1. Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin. Pendidikan. Usia, dan Pekerjaan di Rumah Umum Sakit Mitra Medika Jumlah Karakteristik Jenis Kelamin Laki-Laki Perempuan Pendidikan SMP SMA Diploma/Sarjana Usia 45-75 Tahun 75-90 Tahun >90 Tahun Pekerjaan Buruh Swasta Petani Wiraswasta TNI/Polri Total Berdasarkan tabel 4. 1 karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin menunjukkan bahwa dari jumlah 63 responden . %) responden mayoritas responden berjenis kelamin perempuan dengan jumlah 34 responden . ,0%). Karakteristik berdasarkan pendidikan menunjukkan bahwa dari kategori SD berjumlah 30 responden . ,6%). SMP berjumlah 14 responden . ,2%). SMA Journal Of Nursing Update. Volume 5 Nomor 2. Desember 2023 berjumlah 13 responden . ,6%), dan Diploma/Sarjana 6 respoden 9,5%). Karakteristik berdasarkan usia menunjukkan bahwa mayoritas responden usia 75-90 Tahun berjumlah 29 responden, usia >90 tahun berjumlah 22 responden . ,9%), dan 45-75 tahun berjumlah 12 responden . ,0%). Karakteristik berdasarkan usia menunjukkan bahwa mayoritas responden usia 75-90 Tahun berjumlah 29 responden, usia >90 tahun berjumlah 22 responden . ,9%), dan 45-75 tahun berjumlah 12 responden . ,0%) Karakteristik berdasarkan pekerjaan menunjukkan bahwa dari kategori pekerjaan buruh berjumlah 25 responden . ,7%). swasta berjumlah 18 responden . ,6%), petani berjumlah 10 responden . ,9%), wiraswasta berjumlah 5 responden . ,9%), dan TNI/Polri berjumlah 5 responden . ,9%). Analisis Univariat Analisa univariat bertujuan untuk mengetahui distribusi frekuensi dari suatu jawaban responden terhadap variabel berdasarkan masalah penelitian yang dituangkan dalam tabel distribusi Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Puskesmas Glugur Darat Tahun 2022. Didapatkan hasil penelitian sebagai berikut: Tabel 2 Distribusi Frekuensi Motivasi dengan Tingkat Kepatuhan Diet Pasien Hipertensi di Poli Klinik Rumah Sakit Umum Mitra Medika Jumlah Motivasi Baik Cukup Total Berdasarkan tabel 4. 2 dapat diketahui bahwa dari jumlah 63 responden . %), mayoritas responden memiliki motivasi baik sebanyak 38 responden . ,3%). Tabel 3 Distribusi Frekuensi Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kepatuhan Diet Pasien Hipertensi di Poli Klinik Rumah Sakit Umum Mitra Medika Jumlah Dukungan Keluarga Mendukung Tidak Mendukung Total Berdasarkan tabel 4. 3 dapat diketahui bahwa dari jumlah 63 responden . %), mayoritas responden memiliki dukungan keluarga mendukung sebanyak 33 responden . ,4%). Tabel 4 Distribusi Frekuensi Tingkat Kepatuhan Diet Pasien Hipertensi Di Poli Klinik Rumah Sakit Umum Mitra Medika Jumlah Kepatuhan Diet Pasien Hipertensi Patuh Tidak Patuh Journal Of Nursing Update. Volume 5 Nomor 2. Desember 2023 Total Berdasarkan tabel 4. 4 dapat diketahui bahwa dari jumlah 63 responden . %), mayoritas responden memiliki kepatuhan diet pasien hipertensi patuh sebanyak 43 responden . ,3%). Analisa Bivariat Analisa bivariat bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara variabel bebas . dengan variabel terikat . Tabel 5 Tabulasi Silang Motivasi Dengan Tingkat Kepatuhan Diet Pasien Hipertensi Di Poli Klinik Rumah Sakit Umum Mitra Medika Kepatuhan Diet Pasien Hipertensi Motivasi Baik Cukup Total Patuh Tidak Patuh Jumlah P-Value 0,008 Berdasarkan tabel 4. 5 tabulasi silang antara motivasi dengan kepatuhan diet pasien hipertensi tersebut diatas, diketahui bahwa dari jumlah 63 responden . %), yang memiliki kategori motivasi baik dengan kepatuhan diet pasien hipertensi patuh berjumlah 28 responden . ,4%), cukup dengan kepatuhan diet pasien hipertensi patuh berjumlah 10 responden . ,9%), dan motivasi baik dengan kepatuhan diet pasien hipertensi tidak patuh berjumlah 10 responden . ,9%), motivasi cukup dengan kepatuhan diet pasien hipertensi tidak patuh berjumlah 15 responden . ,8%). Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Poli Klinik Rumah Sakit Mitra Medika Medan Tahun 2022, dengan menggunakan uji Chi-Square didapatkan nilai yang signifikan atau nilai p-value 0,008 dan nilai . Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada hubungan yang signifikan antara motivasi dengan kepatuhan diet pasien hipertensi di Di Poli Klinik Rumah Sakit Mitra Medika Medan Tabel 6 Tabulasi Silang Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kepatuhan Diet Pasien Hipertensi Di Poli Klinik Rumah Sakit Umum Mitra Medika Tahun 2022. Kepatuhan Diet Pasien Hipertensi Dukungan Keluarga Patuh Tidak Patuh Jumlah Mendukung Tidak Mendukung Total P-Value 0,009 Berdasarkan tabel 4. 6 tabulasi silang antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pasien hipertensi tersebut diatas, diketahui bahwa dari jumlah 63 responden . %), yang memiliki kategori dukungan keluarga mendukung dengan kepatuhan diet pasien hipertensi patuh berjumlah 25 responden . ,7%), tidak mendukung dengan kepatuhan diet pasien hipertensi patuh berjumlah 13 responden . ,6%), dan kategori dukungan keluarga mendukung dengan kepatuhan diet pasien Journal Of Nursing Update. Volume 5 Nomor 2. Desember 2023 hipertensi tidak patuh berjumlah 8 responden . ,7%), tidak mendukung dengan kepatuhan diet pasien hipertensi tidak patuh berjumlah 17 responden . ,0%). Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Poli Klinik Rumah Sakit Mitra Medika Medan Tahun 2022, dengan menggunakan uji Chi-Square didapatkan nilai yang signifikan atau nilai p-value 0,009 dan nilai . Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pasien hipertensi di Poli Klinik Rumah Sakit Mitra Medika Medan. PEMBAHASAN Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin. Pendidikan. Usia, dan Pekerjaan di Rumah Umum Sakit Mitra Medika. Berdasarkan tabel 4. 1 karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin menunjukkan bahwa dari jumlah 63 responden . %) responden mayoritas responden berjenis kelamin perempuan dengan jumlah 34 responden . ,0%). Karakteristik berdasarkan pendidikan menunjukkan bahwa dari kategori SD berjumlah 30 responden . ,6%). SMP berjumlah 14 responden . ,2%). SMA berjumlah 13 responden . ,6%), dan Diploma/Sarjana 6 respoden 9,5%). Karakteristik berdasarkan usia menunjukkan bahwa mayoritas responden usia 75-90 Tahun berjumlah 29 responden, usia >90 tahun berjumlah 22 responden . ,9%), dan 45-75 tahun berjumlah 12 responden . ,0%) Karakteristik berdasarkan pekerjaan menunjukkan bahwa dari kategori pekerjaan buruh berjumlah 25 responden . ,7%). swasta berjumlah 18 responden . ,6%), petani berjumlah 10 responden . ,9%), wiraswasta berjumlah 5 responden . ,9%), dan TNI/Polri berjumlah 5 responden . ,9%). Motivasi Pasien Hipertensi Dari hasil penelitian yang dilakukan di Poli Klinik Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan Tahun 2022. Berdasarkan tabel 4. 2 dapat diketahui bahwa dari jumlah 63 responden . %), yang memiliki motivasi baik mayoritas 38 responden . ,3%), dan motivasi cukup mayoritas 25 responden . ,7%). Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Zulfa tentang pengaruh promosi kesehatan terhadap motivasi pasien hipertensi tentang pelaksanaan diet hipertensi di Poli klinik penyakit dalam RS. Rajawali Bandung, hasil penelitian menunjukan tidak ada perbedaan yang signifikan antara motivasi pasien hipertensi mengenai pelaksanaan diet hipertensi sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan dengan nilai p value 0,043 > . Motivasi berasal dari kata latin yang berarti to move. Secara umum mengacu pada adanya kekuatan dorongan yang menggerakkan kita untuk berperilaku tertentu. Oleh karena itu, dalam mempelajari motivasi kita akan berhubungan dengan hasrat, keinginan, dorongan dan tujuan. Menurut asumsi peneliti di Poli Klinik Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan Dari 63 pasien hasil kuesioner didapatkan lebih dari separuh pasien . ,9%) memiliki motivasi rendah terhadap kepatuhan diet hipertensi, hal ini disebabkan karena pasien yang mengkonsumsi santan yaitu sebanyak 45,7% dan pasien konsumsi buah-buahan, sayuran dan mengurangi makanan yang asin dan berlemak agar tekanan darah terkontrol yaitu sebanyak . ,6%), pasien yang memiliki motivasi tinggi yaitu sebanyak . ,1%), hal ini disebabkan karena adanya keinginan dari pasien untuk patuh terhadap diet hipertensi dan tidak memakan makanan yang mengandung santan yaitu sebanyak . ,3%). Journal Of Nursing Update. Volume 5 Nomor 2. Desember 2023 Dukungan Keluarga Pasien Hipertensi Dari hasil penelitian yang dilakukan di Poli Klinik Rumah Sakit Mitra Umum Medika Medan Berdasarkan tabel 4. 3 dapat diketahui bahwa dari jumlah 63 responden . %), yang memiliki kategori dukungan keluarga mendukung mayoritas 33 responden . ,4%) sedangkan yang memiliki kategori dukungan keluarga tidak mendukung minoritas 30 responden . ,6%). Penelitian ini sejalan dengan penelitian Fitri yang berjudul AuHubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet rendah garam dan Keteraturan Kontrol Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Poliklinik RSUD Tugu Rejo SemarangAy yang memperoleh hasil penelitian bahwa ada hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet rendah garam pada penderita hipertensi dengan p-value 0,017 . -value <0,. Keluarga dapat menjadi faktor yang sangat berpengaruh dalam menentukan keyakinan dan nilai kesehatan bagi individu serta memainkan peran penting dalam program perawatan dan pengobatan. Pengaruh normative pada keluarga dapat memudahkan atau mengahmabt perilaku kepatuahn, selain dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan diperlukan untk mempertinggi tingkat kepatuhan, dimana tenaga kesehatan adalah seseorang yang berstatus tinggi bagi kebanyakan pasien, sehingga apa yang dianjurkan akan Menurut asumsi penelitian di Poli Klinik Rumah Sakit Mitra Medika Medan Dari 63 pasien hasil kuesioner menunjukkan bahwa anggota keluarga yang memberikan dukungan secara baik serta menunjukkan sikap peduli kepada anggota keluarga yang menderita hipertensi memiliki peran penting dalam kepatuhan berobat perhatian anggota keluarga mulai dari mengantarkan ke pelayanan kesehatan, membantu pembiayaan berobat, mengingatkan minum obat, terbukti lebih patuh menjalani Kepatuhan Diet Pasien Hipertensi Dari hasil penelitian yang dilakukan di Poli Klinik Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan Tahun 2022. Berdasarkan tabel 4. 4 dapat diketahui bahwa dari jumlah 63 responden . %), yang memiliki kategori kepatuhan diet pasien hipertensi patuh sebanyak 38 responden . ,3%) sedangkan yang memiliki kategori kepatuhan diet pasien hipertensi tidak patuh sebanyak 25 responden . ,7%). Penelitian ini sejalan dengan penelitian kurniati prihatin,baig ruli fatmawati, marthilda suprayitna tentang faktor-faktor yang mempengaruhui kepatuhan berobat penderita hipertensi. Angka kepatuhan yang melakukan pengobatan di wilayah kerja pukesmas penimbung tahun 2019 hanya sebesar 13% dan angka ketidakpatuhan sebesar 86%. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dari penelitian ini berjumlah 1014 kunjungan pasien. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 84 responden dengan cara accidental sampling. Kepatuhan adalah tingkat perilaku seorang pasien yang tertuju terhadap intruksi atau petunjuk yang di berikan dalam bentuk terapi apapun yang ditentukan, baik diet, latihan, pengobatan atau menepati janji pertemuan dengan dokter. Kepatuhan merupakan suatu perubahan perilaku dari perilaku yang tidak patuh ke perilaku yang patuh. Jadi kepatuhan mengambarkan sejauh mana pasien berperilaku untuk melaksanakan aturan dalam pengobatan dan perilaku yang di sarankan oleh tenaga kesehatan . Menurut asumsi peneliti di Poli Klinik Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan Dari 63 kepatuhan yaitu isolasi Sosial dan keluarga karena Keluarga memberi dukungan dan membuat keputusan mengenai perawatan dari anggota keluarga yang sakit, kesembuhan dan kesehatan keluarga yang sakit tekanan darah tinggi atau hipertensi tergantung pada dukungan keluarga yang sangat Journal Of Nursing Update. Volume 5 Nomor 2. Desember 2023 berpengaruh dalam menentukan keyakinan dan nilai kesehatan individu serta dapat juga menentukan tentang program pengobatan yang dapat mereka terima. Semakin positif dukungan keluarga makan tingkat program kepatuhan semakin tinggi dan sebaliknya. Motivasi Dengan Kepatuhan Diet Pasien Hipertensi Dari hasil penelitian yang dilakukan di Poli Klinik Rumah Sakit Mitra Medika Medan Tahun 2022, berdasarkan tabel 4. 5 tabulasi silang hubungan motivasi dengan kepatuhan diet pasien hipertensi tersebut diatas, diketahui bahwa dari jumlah 63 responden . %), yang memiliki kategori motivasi baik dengan kepatuhan diet pasien hipertensi patuh berjumlah 28 responden . ,4%), cukup dengan kepatuhan diet pasien hipertensi patuh berjumlah 10 responden . ,9%), dan motivasi baik dengan kepatuhan diet pasien hipertensi tidak patuh berjumlah 10 responden . ,9%), motivasi cukup dengan kepatuhan diet pasien hipertensi tidak patuh berjumlah 15 responden . ,8%). Adanya motivasi dimulai dengan mimpi atau keinginan dan biasanya disertai dengan antusiasme, apabila seseorang bersemangat terhadap tujuannya dan merasakan kepercayaan yang kuat dalam hati, maka sesorang tersebut akan berusaha untuk mencapainya. Dan tanpa kepercayaan, seseorang juga mungkin tidak akan melakukan apa pun yang telah ditetapkan untuk dilakukan . Motivasi berasal dari kata latin yang berarti to move. Secara umum mengacu pada adanya kekuatan dorongan yang menggerakkan kita untuk berperilaku tertentu. Oleh karena itu, dalam mempelajari motivasi kita akan berhubungan dengan hasrat, keinginan, dorongan dan tujuan. Menurut asumsi peneliti di Poli Klinik Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan Dari 63 pasien hasil kuesioner didapatkan lebih dari separuh pasien . ,9%) memiliki motivasi rendah terhadap kepatuhan diet hipertensi, hal ini disebabkan karena pasien yang mengkonsumsi santan yaitu sebanyak 45,7% dan pasien konsumsi buah-buahan, sayuran dan mengurangi makanan yang asin dan berlemak agar tekanan darah terkontrol yaitu sebanyak . ,6%), pasien yang memiliki motivasi tinggi yaitu sebanyak . ,1%), hal ini disebabkan karena adanya keinginan dari pasien untuk patuh terhadap diet hipertensi dan tidak memakan makanan yang mengandung santan yaitu sebanyak . ,3%). Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Pasien Hipertensi Dari hasil penelitian yang dilakukan di Poli Klinik Rumah Sakit Mitra Umum Medika Medan Tahun 2022, berdasarkan tabel 4. 5 tabulasi silang hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pasien hipertensi tersebut diatas, diketahui bahwa dari jumlah 63 responden . %), yang memiliki kategori dukungan keluarga mendukung dengan kepatuhan diet pasien hipertensi patuh berjumlah 25 responden . ,7%), tidak mendukung dengan kepatuhan diet pasien hipertensi patuh berjumlah 13 responden . ,6%), dan kategori dukungan keluarga mendukung dengan kepatuhan diet pasien hipertensi tidak patuh berjumlah 8 responden . ,7%), tidak mendukung dengan kepatuhan diet pasien hipertensi tidak patuh berjumlah 17 responden . ,0%). Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Poli Klinik Rumah Sakit Mitra Umum Medika Medan Tahun 2022, dengan menggunakan uji Chi-Square didapatkan nilai yang signifikan atau nilai p-value 0,009 dan nilai . Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pasien hipertensi di Poli Klinik Rumah Sakit Mitra Medika Medan Tahun 2022. Penelitian ini sejalan dengan penelitian kurniati prihatin,baig ruli fatmawati, marthilda suprayitna tentang faktor-faktor yang mempengaruhui kepatuhan berobat penderita hipertensi. Angka kepatuhan yang melakukan pengobatan di wilayah kerja pukesmas penimbung tahun 2019 hanya sebesar 13% dan angka ketidakpatuhan sebesar 86%. Jenis penelitian Journal Of Nursing Update. Volume 5 Nomor 2. Desember 2023 ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dari penelitian ini berjumlah 1014 kunjungan pasien. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 84 responden dengan cara accidental . Menyatakan dukungan keluarga adalah sikap, tindakan dan penerimaan keluarga terhadap Anggota keluarga dipandang sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam lingkungan Anggota keluarga memandang bahwa orang yang bersifat mendukung selalu siap memberikan pertolongan dan bantuan jika diperlukan . Keluarga dapat menjadi faktor yang sangat berpengaruh dalam menentukan keyakinan dan nilai kesehatan bagi individu serta memainkan peran penting dalam program perawatan dan pengobatan. Pengaruh normative pada keluarga dapat memudahkan atau mengahmabt perilaku kepatuahn, selain dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan diperlukan untk mempertinggi tingkat kepatuhan, dimana tenaga kesehatan adalah seseorang yang berstatus tinggi bagi kebanyakan pasien, sehingga apa yang dianjurkan akan KESIMPULAN Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan berdasarkan hasil dari uji chi-square terlihat nilai a simp. Sig sebesar 0,008. Karena nilai y value . < . , maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi dengan Kepatuhan diet Pasien Hipertensi dan hasil stastik pada bagian pearson chi-square terlihat nilai a Sig sebesar 0,009. Karena nilai y value . < . , maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan Kepatuhan diet Pasien Hipertensi Di Poli Klinik Rumah Sakit Mitra Umum Medika. UCAPAN TERIMAKASIH Terimakasuh kepada Bapak/Ibu Direktur Rumah sakit Mitra Medika telah memberikan ijin untuk meneliti di lingkungan RS. DAFTAR PUSTAKA