JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 323-338 Mempertahankan Eksistensi dan Peluang Melalui Komunitas Indonesian Social Blogpreneur Ani Berta. Prada Hafiz Mahardika* LSPR Communication & Business Institute. Jakarta. Indonesia mahardika@gmail. Abstract Currently, the popularity of blogs is starting to decline but they still hold potential for use by online communities, including the blogger community. This study analyzed and examined the Blogger Community, specifically the Indonesian Social Blogpreneur Community, better known as the ISB Community. The purpose of this study was to explore the various opportunities for earning income in the digital realm, particularly through blogging opened opportunities for related professions such as content writing for websites, social media management, and content creation on other platforms. The study used a qualitative with case study method with Community of Practice The research data were obtained from interviews with four bloggers who were members of the ISB Community and had received various opportunities from their blogging activities. The results show that the community plays a significant role in helping its members explore their potential and seize opportunities. Consistent participation in community activities has positively impacted bloggers, allowing them to develop their The implications of this study suggest that continuous capacity building through various programs designed to foster a growth mindset is an effective way to empower community members. Keywords: Blogger Community. Blogpreneur. ISB Community. Digital Platform. Blogging Abstrak Pada saat ini kepopuleran blog mulai menurun namun masih ada potensi untuk digunakan oleh komunitas online, salah satunya dalam komunitas blogger. Penelitian ini menganalisis dan mengkaji Komunitas Blogger yaitu Indonesian Social Blogpreneur Community lebih dikenal dengan Komunitas ISB. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi berbagai peluang melalui blog ke profesi lain yang masih berkaitan dengan platform digital, misalnya content writer website, social media manager, dan content creator pada platform lainnya. Penelitian menggunakan kualitatif dengan metode studi kasus dengan konsep Communities of Practice. Data penelitian bersumber dari hasil wawancara dengan empat orang blogger anggota Komunitas ISB yang telah mendapatkan berbagai peluang dari kegiatan blogging. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran komunitas yang memfasilitasi anggotanya dalam menggali potensi dan peluang yang dilakukan secara konsisten berdampak terhadap blogger dalam mengembangkan kemampuannya. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa memberikan capacity building berkelanjutan melalui berbagai program yang didesain untuk menanamkan Growth Mindset anggotanya merupakan cara efektif dalam proses pemberdayaan. Kata Kunci: Komunitas Blogger. Blogpreneur. Komunitas ISB. Digital Platform. Blogging PENDAHULUAN Pengguna platform blog yang mengalami penurunan dengan indikator sebagian besar penggunanya beralih ke platform sosial media lain. Beralihnya sebagian Blogger dalam membuat konten dari blog ke sosial media lain, dilatarbelakangi oleh singkatnya proses pembuatan konten pada media sosial selain blog yang, tidak memerlukan banyak effort seperti mencari referensi tulisan artikel, mengoptimalisasikan situs web agar muncul di halaman teratas pada mesin pencari dengan teknik SEO (Search Engione Optimizatio. dan berbagai proses lainnya (Maryulis, 2. Blog adalah sebuah platform berbentuk website berfungsi sebagai wadah untuk menulis artikel populer dan isi artikel dapat dimodifikasi sesuai keperluan dan mengikuti ciri khas dari pemilik blog tersebut. Platform blog terdiri dari Blog Domain dan Top Level Domain (TLD) (Sulistiani, 2. Masing-masing platform memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Biasanya. Blog Domain tidak berbayar dan dapat diakses oleh siapapun sebagai wadah untuk menulis artikel personal. Contohnya Domain Blogspot. Wordpress dan Tumblr serta Submitted: January 2025. Accepted: June 2025. Published: September 2025 ISSN: 2614-8498 . DOI: https://doi. org/10. 32509/pustakom. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 323-338 Kompasiana. Indonesiana dan berbagai platform blog aggregator lainnya. Sedangkan Blog TLD digunakan untuk tujuan professional seperti untuk kegiatan komersial dengan Au. comAy lalu untuk organisasi, institusi pendidikan dan pemerintah menggunakan Au. orgAy bahkan berbasis Negara seperti Indonesia menggunakan Au. idAy dan Inggris Au. ukAy dan Negara-negara lainnya (Jasmadi, 2. Pemilik akun blog sebagai pengelolanya disebut Blogger yang datang dari masyarakat umum atau lintas profesi. Seorang blogger menuliskan konten artikel secara independen dengan menuangkan berbagai opini pribadi yang dikaitkan dengan isu yang tengah berkembang (Heaton, 2. , mengelaborasi isi pikiran dan pengalaman pribadi yang dijadikan sebagai catatan kegiatan serta rutinitasnya dengan memasukkan unsur storytelling dan feature. Perkembangan blog hingga awal 2010 blog di Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai platform untuk menuangkan konten personal saja namun berkembang menjadi kanal bisnis dalam bentuk review produk dan jasa (Augustina, 2. Bahkan blogger pun kerap dilibatkan dalam kegiatan konferensi pers bersama media Seiring perkembangan tersebut, diikuti dengan kehadiran banyak agency yang menghubungkan antara blogger dengan brand untuk berkolaborasi dan saling memberikan benefit Dalam praktiknya, blogger dapat memberikan ulasan terkait brand yang bekerjasama dengan job brief yang diberikan oleh agency atau perusahaan yang mewakili brand (Adhikara, 2. Perkembangan blogger yang terus bertambah did ukung dengan keterhubungan melalui media sosial Facebook. X yang dulunya twitter serta Instagram, membuat komunikasi antar blogger menjadi mudah untuk saling berbagi informasi tentang pekerjaan melalui blog serta terhubung ke berbagai acara yang dapat meningkatkan performa blognya. Berangkat dari kondisi tersebut, mulai bermunculan komunitas blogger dengan berbagai kategori, mulai dari komunitas dengan berbasis daerah seperti Komunitas Blogger Jakarta. Anging Mamiri-Makassar. Tapis Blogger-Lampung. Blogger Borneo Pontianak. Female Blogger Banjarmasin. Komunitas Blogger berbasis media seperti detik Blogger Community yang menginduk pada media detik. com dan platform Blogdetik. com telah ditutup pada 2016. Blog berbasis media yang memiliki komunitas dan masih eksis hingga sekarang adalah Kompasiana dengan induk media Kompas. Indonesiana dengan induk Tempo. Bisnismuda. id, dengan induk Bisnis Indonesia Group dan Retizen. id yang menginduk pada Republika. Dinamika kemunculan komunitas blogger juga mengerucutkan pada minat dan niche blog yang menghadirkan komunitas blogger berbasis niche seperti Komunitas Blogger Tekno. Indonesian Food Blogger. Beauty Blogger. Parenting Blogger dan sederet niche lifestyle sesuai dengan fokus minat masing-masing blogger. Sebagai upaya agar dinamika blogging agar tetap bertahan di tengah menurunnya spotlight untuk platform blog dari berbagai pihak yang berkepentingan mulai dari pengguna, pembaca hingga partner kolaborasinya maka beberapa Blogger berinisiatif mendirikan komunitas blogger sebagai tempat berkumpul, menghimpun dan mendapatkan informasi terkait kegiatan blogging hingga berbagai penguatan kapasitas melalui program belajar bersama (Rahmawati, 2. Salah satunya adalah Komunitas Blogger Indonesian Social Blogpreneur. Indonesian Social Blogpreneur biasa disebut Komunitas ISB merupakan komunitas berbasis online lahir pada 2016 (ISB, 2. berawal dari sebuah grup facebook tertutup yang berisi para blogger yang berbagi ide, pemikiran dan bertukar informasi mengenai cara mendapatkan peluang dan berbagai pekerjaan dari kegiatan menulis blog. Pada Juni 2016 Komunitas ISB diresmikan dengan hadirnya blog com serta sosial media lainnya sebagai penunjang seperti Instagram dan X yang dulunya Twitter @KomunitasISB. Berawal dari puluhan anggota dari seluruh Indonesia, kini berkembang menjadi ratusan dan bagi anggota loyal dan aktif, mendapatkan privilege masuk ke WhatsApp Group dengan proses kurasi yang lebih ketat dilihat dari keaktifan dan kualitas konten dari blog yang dimilikinya. Total jumlah anggota mencapai 1200 mencakup demografi usia 18-55 tahun dan tinggal di Indonesia dan luar negeri. Sedangkan anggota aktif yang berdomisili di Jakarta. Bogor. Tangerang. Bekasi dan penyangga Ibukota lainnya lebih kurang 300 blogger dari berbagai niche blog (ISB, 2. Mempertahankan Eksistensi dan Peluang Melalui Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (Ani Berta. Prada Hafiz Mahardik. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 323-338 Para anggota yang tergabung dalam Komunitas ISB memperoleh kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas blogging seperti kegiatan rutin workshop menulis, membuat infografis, video editing, public speaking. SEO (Seach Engine Optimizatio. hingga personality development. Dalam kegiatannya sesuai dengan tagline komunitas AuLearning. Sharing. Networking & OpportunityAy maka Komunitas ISB sangat menekankan kepada para anggotanya untuk aktif bersosialisasi, menimba ilmu sebanyak-banyaknya, belajar hal baru dan percaya diri dalam memperkenalkan kemampuannya sebagai upaya untuk memperoleh personal branding dan attention bagi calon partner kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi inovasi yang dapat dilakukan blogger di saat eksistensi platform Instagram dan Tik Tok yang semakin menempati posisi pengguna tertinggi dan paling banyak diminati anak muda membuat platform blog kurang mendapatkan perhatian lagi dari berbagai pihak. Pengguna mulai menurun dengan banyaknya blogger yang beralih aktivitasnya ke platform sosial media lain bahkan tak sedikit akun yang tidak aktif lagi. Kondisi tersebut menjadi hambatan bagi blogger yang masih aktif mengingat kini sebagian brand tidak menganggap lagi blog sebagai platform yang berpengaruh dalam membantu proses brand campaign produk atau jasanya. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah Communities of Practice dalam konsep ini ada tiga elemen utama yaitu, . Domain sebagai fokus area yang melatarbelakangi terbentuknya komunitas, . Community yaitu keberadaan anggota komunitas yang berkumpul dalam melakukan kegiatan bersama seperti berdiskusi, bertukar informasi hingga berkolaborasi dalam membuat karya. Practice adalah elemen ketiga yang merupakan implementasi bagaimana anggota komunitas mempraktikkan semua wawasan dan kemampuannya dari hasil berkegiatan dalam komunitas pada pekerjaan atau proses pembelajaran yang pengalamannya dibagikan kepada sesama anggota (Torres, 2. Penggunaan platform digital berupa blog, pernah disampaikan oleh (Romadhoni, 2. dalam penelitiannya yang menjelaskan cara blogger dalam meningkatkan kapasitas melalui penggunaan konten digital, berjejaring melalui komunitas hingga mengoptimalisasikan peringkat blognya di mesin Menanamkan kebiasaan untuk tetap berkomunikasi dalam komunitas walaupun dalam jarak jauh, menurut (Kusuma, 2. setiap anggota komunitas harus terlibat dalam percakapan dalam grup yang difasilitasi teknologi berupa aplikasi chat atau aplikasi pertemuan sebagai wadah berdiskusi dan bertukar informasi. Komunitas Blogger dapat menjembatani blogger potensial dengan calon pemberi kerjanya. Blog yang dioptimalisasikan menurut (Rayana, 2. dapat menjadi partner para pemasar dan praktisi PR dalam mendukung kegiatan promosi baik dalam pemasaran produk maupun kegiatan sosial Selain menjadi corong informasi bagi perusahaan, blogger juga berperan sebagai product tester yang dapat menuliskan hasil review dalam sebuah tulisan. Dari penelitian terdahulu yang dilakukan oleh (Romadhoni, 2. yang memberikan sudut pandang bahwa melaui blog, seseorang dapat mendalami pembuatan konten digital, berjejaring hingga mengoptimalisasikan SEO secara otodidak maupun melalui proses mentoring namun belum membahas lebih dalam area profesi yang dapat meningkatkan nilai jual dalam lingkup digitalpreneur melalui kekuatan personal branding blogger. Menurut (Smith, 2. bahwa teknologi dan komunitas merupakan dua komponen yang tak dapat dipisahkan untuk menjembatani proses pembelajaran di era digital. Selain dapat berbagi informasi juga dapat saling mengasah potensi. Terkait membangun branding diri, dalam penelitian (Hund, 2. menjelaskan bahwa aktualisasi blogger yang konsisten dijalankan dan berkomunitas dapat memudahkan proses selfbranding, pembentukan self-branding merupakan akumulasi hasil pengerucutan minat yang Proses yang berjalan tersebut memberikan kesempatan bagi dirinya untuk lebih berkembang dan mengasah kembali niche sebagai penguatan identitasnya di ranah publik. Penelitian tersebut juga menjelaskan potensi dan peluang yang lebih mudah menghampiri blogger dan mampu mengembangkan dirinya secara konsisten dengan kepekaan menangkap peluang dari informasi yang Penelitian tersebut belum mendalami bagaimana komunitas blogger dapat memberdayakan anggotanya dengan berbagai program berkelanjutan. Mempertahankan Eksistensi dan Peluang Melalui Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (Ani Berta. Prada Hafiz Mahardik. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 323-338 Kebaruan penelitian ini menjelaskan bagaimana peran komunitas blogger dapat memberdayakan wirausahawan digital melalui peningkatan strategi blogger dalam upayanya bertahan di era persaingan antar platform dan pengguna sosial media selain blog. Strategi tersebut dilakukan dengan menyerap dan memanfaatkan informasi dalam komunitas untuk dikembangkan lebih luas menjadi berbagai program rutin yang berhubungan dengan kegiatan blogging seperti pelatihan, gathering, networking yang output-nya dapat menggali peluang ke berbagai profesi yang masih linear dengan instrumen blogging. Seperti berbagai peluang digitalpreneur yang diraih empat informan dalam hasil penelitian ini. Penelitian ini memiliki tujuan sebagai upaya mengangkat kembali eksistensi blogger agar segala manfaat di dalamnya dapat memperkaya atmosfer digital yang begitu cepat dinamikanya. Karena manfaat dari kegiatan blogging masih sangat banyak yang dapat digali. Penelitian ini juga sebagai dukungan terhadap blogger dengan memberikan kepercayaan kembali terhadap berbagai karya dan aktualisasinya yang layak diperhitungkan sebagai partner kolaborasi. Wujud kolaborasi tersebut dapat dituangkan dalam dunia periklanan dan berbagai kampanye pemasaran lainnya melalui karya berupa artikel blog. Selain itu, dari penelitian ini dapat menumbuhkan kontribusi bagi penelitian berikutnya sebagai inovasi blogging yang adaptif dengan dinamika perkembangan platform media sosial di masa kini. Sekaligus menyoroti titik masalah dari kurangnya kepekaan berbagai pihak terhadap berbagai potensi yang masih banyak dalam dunia blogging untuk mendukung khasanah industri kreatif dan digitalpreneur (Maryulis, 2. METODOLOGI PENELITIAN Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dengan proses pengumpulan data dari hasil wawancara dan observasi kepada informan yang berasal dari Blogger anggota dari Komunitas Blogger ISB . Pengumpulan data ini untuk memahami pola interaksi dalam dinamika kegiatan blogging dalam perannya sebagai blogger untuk mendukung brand campaign (Warmika, 2. Nama Muhammad Jumardan Septia Wahyu Anggraeni Agung Kharisma Liza Fathiariani Tabel 1. Daftar Informan Akun Blog liza-fathia. Sumber: Dokumentasi Penulis, 2024 Kode Informan Pada tabel 1 merupakan informan, data yang terkumpul tersebut melalui proses kurasi dari beberapa blogger yang telah mengaplikasikan wawasan yang didapatnya ke dalam berbagai aktivitas digitalpreneur yang lebih luas selama bergabung dengan Komunitas ISB. Lalu diperoleh data hasil wawancara dikelompokkan berdasarkan proses kegiatan blogger dalam Komunitas ISB dengan konsep Communities of Practice dengan menjabarkan dalam tiga konsep dasarnya yaitu Domain. Community dan Practice (Sonsupap, 2. Pada masing-masing elemen tersebut menganalisis bagaimana setiap Blogger yang tergabung di Komunitas ISB mengolah dan memanfaatkan informasi di dalamnya untuk diaplikasikan dalam aktualisasi sebagai blogger dengan tujuan menambahkan penguatan kapasitas yang diperlukan hingga berhasil memperoleh berbagai benefitnya. Metode studi kasus fokus pada bagaimana Blogger berkomunikasi di dalam Komunitas ISB dalam menyampaikan berbagai aspirasi, tujuan dan harapannya terhadap komunitas sehingga dapat memperoleh ilmu dan pendukung lainnya yang dibutuhkan dalam menunjang kegiatan blogging Proses analisis juga melibatkan bagaimana Blogger meningkatkan kreativitas dan inovasinya agar karirnya dalam dunia digital melalui blogpreneur dapat bertahan dari kompetisi ketat dengan platform berikut pengguna sosial media lain selain blog (Siregar, 2. Mempertahankan Eksistensi dan Peluang Melalui Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (Ani Berta. Prada Hafiz Mahardik. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 323-338 Dalam memperkuat studi kasus maka data sekunder melalui studi literatur dilibatkan sebagai kajian dan referensi yang berkaitan dari berbagai sumber. Penelitian terkait pekerjaan berupa Digitalpreneur yaitu menjalankan aktivitas usaha dengan memanfaatkan teknologi dan sarana digital (Hennessy, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian dilaksanakan pada Juli - Oktober 2024. Komunitas ISB (Indonesian Social Blogpreneu. menyediakan program rutin bagi para anggotanya untuk mengikuti berbagai acara berupa pelatihan, talkshow, workshop hingga audisi untuk mendapatkan berbagai pekerjaan digital Berbagai pembelajaran yang disediakan diantaranya pelatihan menulis populer, menulis opini, menulis tutorial, membuat konten video, voiceover, public speaking, personality development, sosial media hingga optimalisasi SEO (Search Engine Optimizatio. Kegiatan tersebut dapat dilihat pada tabel 2. Semua topik pembelajaran tersebut rutin dibagikan kepada anggota yang berminat. Prosesnya harus melalui pendaftaran dengan seleksi. Pengurus Komunitas biasanya mengumumkan semua acaranya di akun instagram, facebook dan WhatsApp Group. Menurut Narasumber X1 yang merupakan blogger dan salah satu pengurus juga di Komunitas ISB, seleksi dilakukan dalam keikutsertaan berbagai program untuk mempertahankan kualitas proses belajar mengajar yang mana Komunitas ISB lebih memprioritaskan pada kegiatan dengan kualitas bukan pada kuantitas. Hal ini bermaksud agar tujuan pembelajaran materi berlangsung dengan pendampingan yang terukur dan ter-follow up oleh setiap pematerinya. Hasilnya, setiap pelatihan yang didapatkan terimplementasi dalam karya berupa konten atau assignment yang diberikan oleh setiap pemateri. Pemateri yang dihadirkan berasal dari sesama anggota dalam Komunitas ISB yang memiliki expertise dalam bidangnya juga dari eksternal yang merupakan pemateri profesional. Semua materi diberikan tergantung pada kebutuhannya. Dalam pelaksanaannya, materi yang disediakan dalam setiap sesinya berdasarkan kesediaan para pemateri dan jadwalnya ditentukan dari Komunitas ISB. Setiap anggota juga diberikan kesempatan untuk memberikan masukan atas materi yang ingin dipelajari melalui polling yang disediakan oleh pengurus komunitas. Pengajuan biasanya berupa materi dan narasumber yang diinginkan. Tabel 2. Daftar Program Komunitas ISB (Indonesian Social Blogpreneu. Nama Kegiatan Pelaksanaan ISB Workshop Menulis. SEO. Video. Infografis Per bulan ISB Talkshow Personality Development. Public Speaking Per kondisi One Day One Post Tantangan menulis artikel setiap hari Per dua bulan Selasa Sharing Praktisi Berbagi Per Selasa ISB Trip Traveling bersama Per kondisi ISB Charity Kegiatan sosial online & offline Per kondisi Sumber: Dokumentasi Penulis, 2024. Daftar kegiatan pada Komunitas ISB yang tercantum pada Tabel 2 merupakan program rutin komunitas yang dapat menunjang skills para anggotanya, penulis melakukan analisis bagaimana pola interaksi blogger ke internal maupun eksternal komunitas pada saat mengikuti berbagai kegiatan yang diminatinya termasuk mempraktikannya melalui konsep Communities of Practice dalam tiga elemen utama yaitu Domain. Community dan Practice. Mempertahankan Eksistensi dan Peluang Melalui Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (Ani Berta. Prada Hafiz Mahardik. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 323-338 Gambar 1. Konsep Communities of Practice Sumber: Dokumentasi Penulis, 2024. Gambar 1 menunjukkan saling terikatnya ketiga elemen dalam konsep Communities of Practice yang mana Domain menjadi acuan dan alasan sebuah komunitas terbentuk. Alasan utama tentu dari kesepakatan atas minat yang sama. Community adalah berbagai individu yang memiliki minat dan tujuan sama dalam suatu bidang dan berkumpul untuk berdiskusi, bertukar informasi hingga berbagi peluang di dalam komunitas. Sedangkan Practice adalah cakupan ilmu pengetahuan, wawasan, dan skills yang diimplementasikan secara berkelanjutan. (Torres, 2. Domain Wadah aktualisasi blogger yang terdapat dalam Komunitas ISB memiliki domain spesifik yaitu kombinasi blogging dan entrepreneurship menjadi rumah kedua untuk blogger yang masih aktif dan tetap memperjuangkan platform blog sebagai tempat berkaryanya. Narasumber X1. X2. X3 dan X4 sebelum menemukan Komunitas ISB merasakan berjuang sendiri dan tidak mendapatkan fasilitas dan informasi yang benar-benar dibutuhkan secara spesifik karena berbagai informasi yang sebelumnya selalu tersedia, mulai berkurang dan sudah tidak banyak blogger yang bertahan untuk tetap konsisten. Gambar 2. Salah satu kegiatan workshop SEO. Pemateri Muhammad Junardan (X. Sumber: Dokumentasi Internal Komunitas Indonesian Social Blogpreneur, 2023 Gambar 2 adalah salah satu kegiatan Komunitas ISB dalam program ISB Workshop yang rutin dilakukan untuk memperkaya keterampilan anggota komunitas dalam menguasai teknik penulisan SEO Mempertahankan Eksistensi dan Peluang Melalui Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (Ani Berta. Prada Hafiz Mahardik. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 323-338 (Search Engine Optimizatio. dan yang menjadi pemateri adalah Informan X2 sebagai anggota yang memiliki keterampilan SEO dan merupakan praktisi SEO Specialist pada sebuah perusahaan agency digital di Jakarta. Kegiatan tersebut sebagai salah satu implementasi untuk saling memberdayakan di dalam komunitas. Bertemunya para blogger termasuk keempat Narasumber X1. X2. X3 dan X4 yang bergabung dengan Komunitas ISB merasa mendapatkan angin segar karena semua anggotanya memiliki tujuan yang sama yaitu ingin tetap berkarya melalui akun blog masing-masing dengan tetap mengoptimalisasikannya sebagai sumber penghasilan berupa penghasilan utama maupun penghasilan X1 setelah setahun bergabung di Komunitas ISB mendapatkan kepercayaan menjadi salah satu pengurusnya sebagai pengelola sosial media komunitas dan halm ini memaksanya untuk belajar berkomunikasi secara intens dengan banyak anggota yang ada di dalamnya. X1 semakin memahami bagaimana cara kerja kreatif blogger dan cara menggali inovasi seiring banyaknya informasi penting yang diserapnya setiap hari melalui grup chat komunitas. X2 dan X3 awal bergabung pada saat mengikuti acara workshop menulis secara luring dan merasakan ada jawaban kebutuhannya untuk meningkatkan karya blogging ke depannya. Sedangkan X4 yang bertempat tinggal di Aceh belum sempat mengikuti kegiatan Komunitas ISB secara luring namun telah bergabung sejak pertama Komunitas ISB hadir dan selalu aktif dalam berbagai kegiatan secara daring. Domain yang spesifik dalam Komunitas ISB menjadikan setiap anggotanya mudah memahami budaya dan idealisme di dalamnya sehingga umpan balik kedua belah pihak dapat saling memberikan manfaat yang tepat dan memudahkan dalam menjalani proses yang beriringan. Community Kegiatan blogging di Komunitas ISB, memberikan pengayaan melalui berbagai program yang dapat mengoptimalisasikan akun blog setiap anggotanya mulai dari mengoptimalisasi konten artikel agar terindeks di mesin pencari, memberi ilustrasi menarik pada template blog dengan tema-tema yang sesuai dengan personalnya hingga menambah berbagai fitur tambahan dalam platform blog yang dapat dimodifikasi. Konten blog yang bertujuan untuk saling berbagi informasi ini, kerap diajak kerja sama oleh brand atau institusi untuk ikut mengkampanyekan programnya dalam akun-akun blog yang dipilihnya melalui perantara komunitas atau langsung kepada blogger dalam proses ajakan kerjasamanya. Sebagai penguat dalam menumbuhkan minat brand, agency dan institusi dalam mengajak kerja sama dengan blogger. Komunitas ISB memfasilitasi skills lainnya untuk menunjang daya jualnya dengan menambahkan keahlian lain yang relevan dengan digitalpreneur. Komunitas ISB memberikan kesempatan kepada para anggotanya untuk tampil menjadi pemateri, latihan menjadi moderator acara komunitas hingga menjadi host talkshow. Terutama bagi para anggota yang memiliki keahlian spesifik di bidang yang dikuasainya baik sebagai praktisi, akademisi dan expertise masing-masing. X1 selama bergabung dengan Komunitas ISB, mempelajari cara berkomunikasi lebih baik lagi, terutama pada saat berinteraksi di dalam grup chat dengan blogger lainnya saat saling berbagi pengalaman dan informasi. X1 yang memiliki kemampuan membuat storytelling dan bekerja sebagai SEO Specialist di salah satu digital agency di Jakarta pun berpartisipasi menjadi pemateri SEO dan seputar Copywriting dalam Program Selasa Sharing untuk sesama blogger di Komunitas ISB dan beberapa acara luring yang diselenggarakan komunitas. Pada awalnya X1 kurang peka dengan berbagai potensi yang ada dalam dirinya yang dapat dikembangkan namun melalui proses pengamatan dari ragam informasi yang didapatkan dari berbagai obrolan dan sesi berbagi pengalaman dari sesama blogger. X1 pun mencoba untuk meningkatkan personal branding dengan medium blog dalam mengangkat expertise seperti memperbanyak artikel Mempertahankan Eksistensi dan Peluang Melalui Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (Ani Berta. Prada Hafiz Mahardik. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 323-338 tutorial dan menjadikan beberapa artikel sebagai percontohan karya yang diajukan sebagai portofolio artikel dengan nilai SEO tinggi. X1 menerapkan beberapa tip yang disampaikan pemateri personality development dan public speaking di Komunitas ISB dan mengaplikasikannya dengan diawali menjadi volunteer di Komunitas ISB. Gambar 3. Muhammad Junardan (X. sedang mengisi pelatihan menulis untuk karyawan. Sumber: Dokumentasi pribadi Muhammad Jumardan, 2024 Pada Gambar 3, merupakan proses X1 mendapatkan umpan balik dan sambutan baik dari audiens saat beberapa kali mendapatkan undangan untuk mengajar optimalisasi SEO di beberapa perusahaan dan institusi bahkan hingga ke luar kota. Sesuai prinsip dari Komunitas ISB bahwa anggotanya yang telah berdaya dan memiliki kapasitas mumpuni maka harus memberikan kontribusi di luar komunitas. X1 pun mendirikan perkumpulan dengan nama AuMenjadi Content WriterAy dan X1 tidak hanya berbagi di Komunitas ISB namun berbagi ilmu dan peluang juga dalam perkumpulan yang dibuatnya secara khusus. Berbeda dengan X2 yang menjadikan motivasi saat bergabung di Komunitas ISB. X2 kerap mempelajari bagaimana sesama blogger yang berprestasi di dalam komunitas mengasah karyanya. tertantang untuk meningkatkan jam terbang dan rekognisi karya secara nasional dengan mengikuti banyak perlombaan menulis terutama lomba menulis artikel blog. Awalnya sulit mendapatkan kemenangan dalam berbagai lomba tersebut namun berkat beberapa saran yang dibagikan dalam grup Komunitas ISB dan kegigihannya dalam mempelajari cara menulis terstruktur dengan kekuatan storytelling maka X2 terus berusaha belajar maksimal bahkan sampai mengikuti berbagai workshop yang diadakan dalam komunitas dan mempelajari tulisan-tulisan para langganan juara lomba blog. Progress mulai dicapai dan X2 mulai dikenal namanya karena selalu bertengger di jajaran pemenang lomba blog di beberapa brand bahkan X2 mengikuti berbagai kegiatan juga di komunitas lain yang semakin melebarkan peluangnya. Gambar 4. Septia Wahyu Anggraeni (X. menjuarai Lomba Menulis Blog Hari Bhayangkara ke-76 Sumber: Dokumentasi Septia Wahyu Anggraeni, 2022 Mempertahankan Eksistensi dan Peluang Melalui Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (Ani Berta. Prada Hafiz Mahardik. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 323-338 Gambar 5. Septia Wahyu Anggraeni (X. Penulis Buku "Tiga Tahun Perjalanan Serikat Pekerja Petrokimia Gresik Mengabdi dan Mengukir Aksi" Sumber: Dokumentasi Septia Wahyu Anggraeni, 2023 Pada Gambar 4. X2 mengabadikan moment saat memperoleh penghargaan sebagai pemenang Lomba Blog Hari Bhayangkara ke-76 dan kemenangan yang diperolehnya dari lomba blog lainnya pun sudah mencapai puluhan penghargaan. Sedangkan pada Gambar 5. X2 mulai dipercaya oleh beberapa institusi salah satunya Petrokimia Gresik. X2 menuliskan buku yang berisi kegiatan dari Perjalanan Serikat Pekerja Petrokimia Gresik. Mendapatkan banyak prestasi dari perlombaan menulis artikel blog. X2 pun beberapa kali diundang menjadi pembicara dan acara-acara brand serta institusi. X2 kembali mengasah kemampuannya dalam berkomunikasi di depan publik dengan tidak melewatkan berbagai workshop yang diadakan dalam Komunitas ISB. Berkembang dari pendalaman materi dalam setiap sesi workshop. X2 juga mengintegrasikan konten-konten artikel blognya untuk dibagikan ke semua kanal sosial media yang dimilikinya terutama melalui Instagram reels. X2 membuat konten berdasarkan kegiatan yang diikutinya dan setiap moment berharga yang dijalaninya tak lepas dari melibatkan blog sebagai trigger bahan utama konten yang dapat dipecah menjadi beberapa bagian konten sosial medianya. Berkegiatan dan melakukan sesuatu secara bersama dengan orang-orang yang memiliki kegiatan dalam domain yang sama akan memberikan semangat seperti yang diutarakan oleh X3 yang mengawali keikutsertaannya dalam Komunitas ISB pada suatu acara workshop menulis luring. mendalami berbagai kegiatan belajar di Komunitas ISB beriringan dengan mencari potensi di luar. Sambil menjalankan progress untuk konsisten update artikel di blognya. X3 juga berusaha berbagi ke sekolahan untuk membagikan ilmu yang selama ini didapatnya dari Komunitas ISB. Berikut ungkapan X3 terkait motivasinya saat membagikan kembali ilmu yang didapatkannya. Mempertahankan Eksistensi dan Peluang Melalui Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (Ani Berta. Prada Hafiz Mahardik. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 323-338 Gambar 6. Agung Kharisma (X. bersama e-book karyanya Sumber: Dokumentasi Agung Kharisma, 2024 Pada Gambar 6. X3 mengarsipkan keterampilannya dalam mengoptimalisasi SEO dalam bentuk e-book sebagai bagian kontribusinya pada masyarakat luas agar mendapatkan edukasi literasi digital yang memiliki nilai tambah dari SEO. AuSaya terinspirasi dari Komunitas ISB untuk memberikan kontribusi kepada banyak pihak terutama yang membutuhkan ilmu menulis dari dasar, maka dari itu saya membuat sesi pelatihan dan menyebarkan e-book tentang SEO yang dibuatnya berdasarkan materi SEO yang diajarkan oleh Mas Ardan pada saat workshop ISB. Ay Memanfaatkan hasil belajar di Komunitas ISB. X4 yang memulai menulis artikel di blog sejak 2007 menekuni kegiatan blogging di sela-sela pekerjaan sebagai dokter umum. X4 selama bergabung di Komunitas ISB sering memanfaatkan obrolan atau diskusi di grup menjadi sumber inspirasi untuk diangkat dalam sebuah artikel. Contohnya, saat membahas mental health, parenting dan tutorial blog di dalam grup. X4 akan mencatat poin-poin menarik dan digabungkan dengan isu yang terjadi di luar. AuDengan adanya komunitas, salah satunya Komunitas ISB memberikan jalan lebih luas untuk saya menjadi blogpreneur mengingat informasi dan kegiatan di dalamnya benar-benar menjadi jembatan untuk blogger mendapatkan akses ke beberapa pekerjaan seperti brand campaign dan informasi lomba blog. Ay X4 menyatakan hal tersebut sebagai ungkapan rasa syukurnya bahwa aktivitas menulis blog yang dijalaninya memberikan jalan ke beberapa kesempatan istimewa terhadap profesi utamanya sebagai dokter. X4 pernah mengisi materi kesehatan di acara Selasa Sharing pada saat pandemi covid di grup chat Komunitas ISB dan X4 tidak segan untuk menjadi narasumber terkait tema kesehatan untuk menjadi penambah poin sumber ahli medis bagi rekan-rekan blogger-nya. Mempertahankan Eksistensi dan Peluang Melalui Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (Ani Berta. Prada Hafiz Mahardik. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 323-338 Gambar 7. Liza Fathiariani (X. sebagai salah satu Key Opinion Leader Sumber: Perempuanleuser. com, 2022 Pada Gambar 7. X4 menjadi key opinion leader dalam sebuah acara workshop. Profesinya sebagai dokter yang juga blogger, membuat X4 memanfaatkannya sebagai sarana untuk berbagi pengetahuan kesehatan dengan mudah baik melalui workshop, talkshow, seminar dan artikel blog. Meningkatkan personal branding adalah salah satu wawasan yang didapatkannya dari hasil berkegiatan di Komunitas ISB, membuat hasil tulisan bertema kesehatan di blognya menuai prestasi karena selain menggabungkan secara teknis dan pengetahuannya di bidang kesehatan. X4 juga membuat kreativitas serta pendalaman konten kesehatan yang tidak kaku karena beberapa materi yang dipelajarinya selalu menyertakan kiat storytelling. Bukan hanya reward materi dari hasil pekerjaan blogging berupa endorsement saja yang didapatkan X4 selama berkegiatan di Komunitas ISB. X4 juga mendapatkan rekognisi berangkat dari karya blogging-nya menjadi blogger yang memberikan impact terhadap literasi digital di lingkungan kerjanya di rumah sakit serta organisasi kesehatan yang diikutinya juga followers-nya di media sosial. Practice Berbagai ilmu, jejaring dan peningkatan kemampuan yang didapatkan dari Komunitas ISB membawa X1. X2. X3 dan X4 tidak hanya mendapatkan pengayaan terkait blogging saja namun ada stimulasi untuk mengembangkannya ke peluang di luar blogging. Anggota Komunitas ISB masing-masing mengerahkan strategi inovasi dan mengintegrasikan karya blognya berupa artikel yang dipecah menjadi konten media sosial baik untuk konten Instagram. X dan lain-lain. Memenuhi penyesuaian integrasi karya ini. X1. X2. X3 dan X4 dan sebagian besar anggota komunitas mengoptimalisasikan berbagai workshop yang didapat, baik pembuatan video, infografis, voiceover dan lain-lain untuk dikolaborasikan dengan karya blognya. Sebagai praktik dari penerapan hasil belajar dan interaksi bersama dalam grup komunitas maka didapatkan data pencapaian dari X1. X2. X3 dan X4 pada tabel 3 di bawah ini. Tabel 3. Pencapaian Informan di luar kegiatan blogging Blogging Outside Achievements Informan Public Speaker Corporate Content Writer (KOL) Key Opinion Leader Book Writer Mempertahankan Eksistensi dan Peluang Melalui Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (Ani Berta. Prada Hafiz Mahardik. Community Building JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 323-338 Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Sumber: Dokumentasi Penulis, 2024 Pada Tabel 3, menunjukkan pencapaian dari keempat Informan yang berhasil memperoleh peluang dan menuai hasil dari berbagai kegiatan di dalam komunitas. X1 selain tetap menjadi Blogger namun aktualisasinya berkembang dengan menjadi public speaker, content writer, penulis buku dan membuat komunitas sendiri sebagai medium berbagi keterampilannya. Sedangkan X2 selain menjadi Blogger, dapat menyalurkan kemampuan menulisnya dengan menjadi penulis buku dan content writer untuk perusahaan dan organisasi. X3 juga tetap menjadi Blogger dan mengembangkan keterampilan menulisnya lebih luas ke penulis buku dan membuat komunitas baru serta membuat konsep pelatihan literasi digital bagi banyak perusahaan. X4 memperkuat personal branding melalui blog dan profesi dokter sebagai penguat trust atas konten-konten kesehatan yang dibagikannya. X1 selain memiliki expertise sebagai content writer dan SEO Specialist, memperdalam desain komunikasi visual dengan bantuan medium aplikasi Canva dan video editing, menjadikan kemampuannya bertambah dan X1 juga mengembangkan kontribusinya ke luar komunitas dengan menerima tawaran mengajar mobile vlogging untuk beberapa komunitas dan brand. Khusus kemampuan pada SEO Specialist X1 mengarsipkan modul SEO dengan membukukan dalam e-book yang dibuatnya dan dapat dibagikan kepada umum dan peserta pelatihan SEO secara gratis. X2 mengambil poin plus lain dari kegiatan blogging memanfaatkan sesi belajar public speaking untuk mengakomodir peluang yang kerap menawarkan kerja sama sebagai MC, moderator atau menjadi pembicara sebuah acara. Seiring perjalanan aktivitasnya X2 berhasil mengangkat personal branding sebagai penulis yang lebih luas dengan acuan digandeng sebuah institusi untuk menulis sebuah buku internalnya. X2 juga mendapatkan kesempatan mengisi konten website untuk beberapa X3 menerapkan materi pelajaran tentang manajemen event yang didapatkan dari Komunitas ISB baik dari acara formalnya maupun dari diskusi kasual yang disimaknya di dalam grup chat untuk membuat pelatihan-pelatihan berbayar maupun gratisan terkait blogging. SEO dan copywriting untuk media lainnya. X4 memaksimalkan karya dengan melibatkan profesi sebagai dokter dalam mengoptimalisasikan kontennya baik untuk artikel blog maupun media sosialnya yang lainnya untuk memperkuat pemahaman persoalan mental health dan aspek-aspek medis lainnya yang perlu diketahui masyarakat. X4 pun tidak pernah melewatkan kesempatan untuk mengikuti berbagai perlombaan menulis blog dengan effort maksimal sebagai tambahan penghasilan. Pembahasan Merujuk pada penelitian sebelumnya tentang blog sebagai medium karir blogger melalui digital oleh (Romadhoni, 2. dan tentang komunitas yang dapat mendorong branding oleh (Hund, 2. membuat penelitian ini menemukan bahwa komunitas ISB bukan sekadar komunitas yang dapat mengumpulkan anggotanya untuk berkegiatan namun menjadi penyedia agen perubahan dari para anggotanya yang berdaya untuk dapat menyebarkan kembali manfaat ke luar komunitas agar dampak baik dari berkegiatan dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Menjadi pembeda antara penelitian ini dengan penelitian terdahulu adalah dari studi kasus yang dilakukan, penulis terlibat aktif dalam kegiatan komunitas sekaligus menghasilkan data konkret dari hasil wawancara dengan informan sehingga kegiatan komunitas benar-benar terlihat dan tercermin dari keterampilan yang dimiliki para anggota komunitas melalui pemberdayaan komunitas. Mempertahankan Eksistensi dan Peluang Melalui Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (Ani Berta. Prada Hafiz Mahardik. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 323-338 Dari penelitian ini juga ditemukan bahwa platform blog bukan sekadar platform untuk menulis dan mempublikasikan artikel namun lebih dari itu, blog dapat memotivasi penggunanya untuk belajar lebih dari sekadar menulis seperti membuat desain visual sendiri sebagai ilustrasi konten blognya, membuat infografis sebagai rangkuman atau presentasi atas konten yang dibuatnya, membagikan potongan-potongan dari konten artikel blog ke media sosial lain sebagai upaya integrasi hingga mengasah public speaking untuk menunjang kontennya agar dapat dikomunikasikan lebih maksimal. Dari semua pembelajaran membuat konten selain artikel tersebut. Blogger di dalam Komunitas ISB menyalurkan kemampuannya lebih luas lagi ke profesi digitalpreneur lainnya seperti menjadi content writer, speaker, book writer hingga konseptor acara. Fokus pada pengembangan profesi melalui proses belajar dari platform blog ke berbagai digitalpreneur lainnya jarang dibahas pada penelitian sebelumnya bahkan terlalu teoretis dan minim implementasi. Dari berbagai temuan dalam penelitian ini, masih ada kekurangan dalam hal dukungan pemerintah, swasta dan masyarakat umum dalam berkolaborasi serta memberikan dukungan terhadap penguatan pemberdayaan pada blogger, komunitas blogger serta eksistensinya agar dapat menjadi bagian dari instrumen ekonomi digital dan membantu meningkatkan literasi masyarakat umum sebagai berikut. Domain Secara spesifik, domain dalam komunitas yang menyatukan fokus pada blogging sebagai medium berkarya para blogger untuk berbagi informasi, mendukung proses pengembangan karir digitalpreneur dan membangun personal branding selayaknya mendapatkan dukungan berbagai pihak dalam meningkatkan kesadaran bahwa blog memiliki nilai strategis sebagai media edukasi publik terkait literasi digital dan sebagai media promosi. Dalam hal ini, pemerintah dapat mendukung blogger dari sisi penyediaan infrastruktur digital seperti kecepatan jaringan internet yang merata di setiap daerah, agar blogger di daerah pun diberikan kemudahan dalam mengakses pembelajaran melalui blog dan bergabung pada komunitas online. Pemerintah juga dapat menyediakan ruang kerja bersama di beberapa titik atau memberikan kebijakan melalui kementerian yang berhubungan, seperti Kementerian Komunikasi dan Digital juga Kementerian Ekonomi Kreatif untuk memberikan dukungan tempat bagi kegiatan rutin komunitas yang berkelanjutan. Untuk perlindungan hukum saat berkarya, selama ini, blogger hanya berpijak pada UU ITE, belum ada kebijakan pemerintah untuk melindungi aktivitas blogger dalam mendukung ekspresi karyanya, seperti halnya wartawan memiliki Dewan Pers. Blogger juga memerlukan sebuah asosiasi khusus karena konteksnya berbeda dengan media sosial lainnya. Konten berupa artikel yang mengekspresikan kebebasan berpendapat rentan disalah artikan oleh beberapa pihak. (Firman, 2. Pihak swasta dapat berperan aktif juga mendukung blogger dengan memfasilitasi infrastruktur yang dapat bermanfaat jangka panjang yang dapat menjadi upaya keberlangsungan pemberdayaan blogger dan sebagai perpanjangan tangan untuk mengedukasi lingkungannya. Dukungan tersebut salah satunya dapat melalui program pemberian hosting gratis atau fasilitas diskon dari penyedia layanan web hosting dan domain terutama untuk blog dengan Top Level Domain serta menyediakan fasilitas untuk berdiskusi serta mewadahi berbagai kegiatan blogger. Swasta dapat bekerja sama dengan komunitas untuk membangun program berkelanjutan yang bersifat simbiosis mutualisme. Masyarakat umum yang aktif dalam berbagai digital platform dapat mengakses platform blog sebagai tempat berkarya, misalnya untuk menyalurkan hobi menulis, menjadikan media promosi bagi UMKM, berbagi informasi atau belajar membuat desain visualnya. Bagi para blogger yang sudah lama berkarya, tentunya harus dapat mengajak banyak partisipan lagi untuk membuat karya blog sebagai upaya regenerasi. Karena regenerasi pengguna blog akan membantu blog kembali eksis dan mendapatkan sorotan kembali dari berbagai pihak karena menunjukkan bahwa era kini, karya blog masih relevan. (Nasrullah, 2. Mempertahankan Eksistensi dan Peluang Melalui Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (Ani Berta. Prada Hafiz Mahardik. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 323-338 Community Diperlukan lebih banyak lagi instansi pemerintah yang melibatkan kegiatan blogger dan komunitas dalam berbagai programnya, di antaranya memberikan capacity building terkait literasi digital dan keterampilan teknis bagi blogger yang berpotensi untuk dijadikan mitra seperti duta literasi atau perpanjangan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat terkait program pemerintah yang perlu disosialisasikan. Seperti yang pernah dilakukan oleh Kementerian Kesehatan yang menjadikan Blogger sebagai mitra strategis dalam mengkampanyekan Gerakan Hidup Sehat Masyarakat atau GERMAS (Kemenkes, 2. Swasta dapat menjadi partner kolaborasi dalam kegiatan komunitas dengan memberikan kepercayaan untuk menangani kegiatan internal perusahaan dalam jangka panjang. Sedangkan masyarakat umum, diharapkan dapat mengapresiasi dan mendukung berbagai kegiatan blogger dengan berpartisipasi hadir dalam kegiatan terbuka seperti seminar dan edukasi yang diberikan oleh komunitas blogger untuk masyarakat. Masyarakat juga dapat memanfaatkan setiap artikel blog dengan membagikan ke lingkungannya, memberikan umpan balik, mempromosikan artikel baik hingga membacanya untuk diambil manfaatnya. Practice Blogger memerlukan rekognisi atas karyanya sebagai pemantik agar dapat dimanfaatkan sebagai pemacu semangat berkarya, oleh karena itu, baik pemerintah atau swasta dapat menyelenggarakan sebuah festival tahunan khusus blogger beserta komunitasnya atau memberikan penghargaan kepada para blogger berpengaruh. Dengan adanya festival tahunan, akan memberikan ajang blogger berkumpul dari seluruh daerah di Indonesia bahkan mancanegara sehingga dapat membangun ekosistem blogging kembali. Seperti yang pernah terjadi pada Pesta Blogger 2007, 2008, 2009, 2010 dan berubah nama menjadi ON OFF pada 2011. Media mainstream juga disarankan berperan banyak dalam mempublikasikan berbagai karya dan prestasi blogger karena dapat menjadi partner penyebar berita dari sisi citizen journalism (Wendra, 2. Terkait publikasi, tidak hanya media mainstream yang disarankan mendukung karya blogger tersebut, pihak akademis pun dapat memperbanyak ulasan karya blogger sebagai upaya mengangkat kembali instrumen digital yang masih kaya manfaat dalam membuat artikel blog. Karya-karya blogger juga layak untuk mendapatkan tempat dalam ranah industri kreatif dan sebaiknya ada wadah untuk menampilkan berbagai karyanya dalam suatu acara pemerintahan atau swasta yang dapat menjembatani pada perluasan jejaringnya. Blogger berperan juga dalam menyumbang pada aktivitas pemasaran perusahaan dalam mendukung strategi promosinya melalui konten artikel berupa review produk, optimalisasi SEO, softselling hingga content marketing lainnya melalui blog (Augustina, 2. Pemerintah dan swasta juga dapat mendukung melalui sponsorship atas kegiatan blogger dan komunitasnya dalam keikutsertaan seminar, talkshow, workshop hingga kegiatan studi baik dalam skala nasional maupun internasional untuk memaksimalkan artikel blog dan melebarkan jejaring untuk kepentingan pribadi maupun membawa nama baik institusi dan komunitas. Hal ini akan menjadikan kontribusi blogger menjadi lebih konkret dalam menyumbangkan ilmu pengetahuan kepada masyarakat terkait literasi digital secara praktis. SIMPULAN Berbagai ilmu dan wawasan yang didapatkan oleh blogger melalui program pemberdayaan dari Komunitas ISB, membuat blogger mampu mengelaborasikan karya blognya dengan berbagai aktivitas lain di luar blogging baik sebagai pendorong motivasi, penggalian sumber inspirasi, stimulasi kreativitas dan inovasi dan sebagai penguatan karya utamanya sebagai blogger. Blog dapat berfungsi sebagai jembatan untuk belajar banyak hal dalam ranah digitalpreneur. Di tengah pesatnya pertumbuhan media sosial selain blog yang semakin meminggirkan eksistensi blogger saat ini namun Mempertahankan Eksistensi dan Peluang Melalui Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (Ani Berta. Prada Hafiz Mahardik. JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. September 2025, 323-338 blog masih menjadi medium yang dapat memberikan kesempatan kepada setiap pembelajar untuk mengembangkan kemampuan literasi digital lebih luas lagi. Hal ini berkaitan dengan spirit pada proses optimalisasi blog yang memerlukan beberapa tahapan, diantaranya membuat konsep, mencari referensi, menulis artikel, membuat ilustrasi untuk tulisan, penerapan storytelling, cakap dalam menggunakan teknologi dan kemampuan public speaking. Dari proses pembelajaran yang kompleks tersebut peran komunitas blogger yang memfasilitasi dan memberikan arahan dapat mengantarkan anggota-anggotanya untuk mendapatkan jalan peluang melalui digitalpreneur yang lebih luas. DAFTAR PUSTAKA