NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Volume 5. Issue 2. Mei 2024 DOI: https://doi. org/10. 55681/nusra. Homepage: ejournal. id/index. php/nusra p-ISSN: 2715-114X e-ISSN: 2723-4649 PENGARUH INTESITAS PEMBERIAN TUGAS MANDIRI TERSTUKTUR TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA TEKNIK SIPIL PADA MATA KULIAH FISIKA DASAR Alpiana Hidayatulloh1*. Gusti Ayu Esty Windhari2. Fika Septina Pangaribuan1 Program Studi Teknik Sipil. Universitas Pendidikan Mandalika. Indonesia Program Studi Teknik Pertambangan. Universitas Pendidikan Mandalika. Indonesia *Corresponding author email: alpianahidayatulloh@undikma. Article History ABSTRACT Received: 1 May 2024 Revised: 19 May 2024 Published: 28 May 2024 This research aims to see how much influence structured independent assignments have on the learning outcomes of FSTT civil engineering students at the Mandalika Education University. The objects in this research were 120 students. Of the 120 students, there were those in the experimental class and there were the control classes who were chosen This research is experimental research using a quasiexperiment method. The data collection technique is by giving 7 essay Student answers were analysed using descriptive qualitative methods where the data from the analysis was presented in tabular The results of the analysis show that the post-test results show that the experimental class has a mean value, maximum value, minimum value and standard deviation that is greater than the control class. This shows that providing structured independent assignments has an influence on student learning outcomes. Keywords: Structured Independence. Civil Engineering Students. Learning Outcomes. Basic Physics Copyright A 2024. The Author. How to cite: Hidayatulloh. Windhari. , & Pangaribuan. Pengaruh Intesitas Pemberian Tugas Mandiri Terstuktur Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Teknik Sipil Pada Mata Kuliah Fisika Dasar. NUSRA : Jurnal Penelitian Dan Ilmu Pendidikan, 5. , 720Ae724. https://doi. org/10. 55681/nusra. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Volume 5. Issue 2. Mei 2024 LATAR BELAKANG Dalam proses pembelajaran dikelas sering kali terpusat pada dosen dimana mahasiswa hanya menjadi pendengar yang baik dan lebih pasif hal itu dapat menciptakan proses pembelajaran di kelas menjadi kurang efektif. Hal itu akan menjadi masalah jika hal tersebut tidak segera diperbaiki sistemya, maka dari itu siswa meningkatkan kemampuan dirinya dan lebih aktif dalam mengembangan materi yang disampaikan melalui pemberian tugas. pemberian tugas merupakan salah satu bagian dari rangkaian kegiatan belajar yang berkesinambungan dan terencana dengan Dalam permendiknas No. 22 tahun 2007 tentang standar isi menyebutkan diantaranya bahwa beban belajar diartikan sebagai waktu yang dibutuhkan peserta didik untuk mengikuti kegiatan pembelajaran dengan system tatap muka, penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak Tugas yang diberikan kepada mahasiswa yang yang dimaksud disini adalah berupa tugas mandiri. Tugas mandiri merupakan kegiatan pembelajaran yang dirancang oleh dosen dalam rangka pendalaman materi mahasiswa dan dikerjakan individu di luar kegiatan tatap muka. Pemberian tugas mandiri merupakan salah kegiatan pembelajaran dalam rangka pendalaman materi untuk mencapai standar kompetensi. Tugas mandiri dapat merangsang anak untuk aktif belajar secara individu maupun kelompok Jenis tugas memiliki banyak jenisnya salah satunya adalah tugas terstruktur, dimana tugas terstruktur merupakan sebuah tugas yang diberikan kepada peserta didik tehadap suatu materi pembelajaran, dimana waktu pengumpulan tugas terstruktur ditentukan oleh dosen bisa pada pembelajaran berikutnya atau keesokan Mulyasa . tugas terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Hal yang serupa dengan Bandono . tugas pembelajaran berupa pendalaman materi untuk peserta didik, dirancang untuk mencapai kompetensi dengan waktu penugasan yang sudah ditentukan. Pemberian tugas terstruktur dilakukan sebagai kegiatan dalam pendalaman materi pembelajaran oleh mahasiswa yang Adapun tujuan dalam pemberian tugas mandiri terstruktur adalah, . Siswa memiliki kesempatan melatih diri belajar . Belajar menjadi lebih menarik karena dapat dipelajari diluar jam proses pembelajaran dan tidak batasi oleh kelas. Mahasiswa mengerjakan soal latihan yang disajikan dalam tugas. Jadi dalam hal ini peneliti akan pembelajaran dengan memberikan tugas mandiri yang terstuktur supaya kita dapat mengetahui tingkat pemahaman materi yang telah disampaikan. Dengan adanya proses pembelajaran dengan metode memberikan tugas mandiri terstruktur dapat memberikan dampak yang positif bagi mahasiswa dalam memahami materi pembelajaran dan lebih aktif di dalam proses pembelajaran. Pengaruh Intensitas Pemberian Tugas Mandiri Terstruktur Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Teknik Sipil . Oe Hidayatulloh et al NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan METODE PENELITIAN Objek dalam penelitian ini adalah mahasiswa teknik sipil yang terdiri dari 2 kelas sebanyak 120 mahasiswa. Objek penelitian dipilih secara random. Adapaun Desain penelitian yang digunakan dalam hal ini adalah metode quasi ekspriment . ksprimen Metode Quasi ekspriment merupakan sebuah metode yang memiliki kelompok control, tetapi tidak berfungsi sepenuhnya untuk mengontrol variable Ae variable luar yang mempengaruhi pelaksanaan eksperimen (Sugiyono,2. adapaun desain penellitian yang digunakan pada tabel dibawah ini Kelompok Pretes Perlakuan Postest Ekspriment O1 Kontrol Keterangan : nilai rata Ae rata pretest kelas : nilai rata Ae rata pretest kelas control : diberikan perlakuan : tidak diberikan perlakuan Y1 dan Y2: nila rata Ae rata post test Dalam penelitan kita menggunakan 2 variabel ada kelas ekspriment yang merupakan variable bebas dengan diberikan perlakuan yaitu dengan diberikan tugas mandiri terstruktur dan ada kelas control yang merpakan variable terikat yang tidak Pengambilan sampel dilakukan secara acak kemudian untuk pengambilan data dengan memberikan tes tulis sebanyak 7 butir soal yang akan diberika kepada kelas ekspriment dan kelas control. Sebelum soal diberikan kepada mahasiswa telebih dahulu soal di uji validasi dan uji reabilitasnya. Selain itu dilakukan uji pembeda soal supaya mengetahui seberapa besar pembeda mahasiswa yang mampu dan mahasiswa yang tida mampu dalam menyelesaikan soal Volume 5. Issue 2. Mei 2024 Kemudian hasil postest akan diolah untuk mencari mean, nilai maksimal, nilai minimal dan simpangan baku. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian dilakukan pada mahasiswa jurusan teknik sipil sebanyak 2 kelas yang terdiri dari kelas A dan B sebanyak 120 Kelas A jadikan sebagai kelas ekspriment dan kelas B dijadikan sebabagi kelas control. Kelas eksprimen diberikan berlakukan dengan memberikan tugas terstruktur secara mandiri sedangkan untuk kelas control tidak diberikan perlakuan seperti kelas ekprimen. Tapi dalam hal ini diharapkan kedua kelas tersebut diharapkan memiliki kemampuan yang sama dalam memecahkan masalah yang diberikan oleh doden berupa postest. Sebelum melakukan postest soal yang akan diberikan kepada mahasiswa terlebih dahulu diuji validasi, reabilitas. Adapun soal yang divalidasi dari 10 soal ada 7 soal yang valid dan berhak untuk di jadikan sebagai instrument postest. Sedangkan reabilitas dari instrument tersebut adalah 0,9>0,6 . 7 soal yang diberikan kepada mahasiswa dalam bentuk essay. Adapun hasil dari postest adalah akan disajikan dalam bentuk tabel di bawah ini Tabel 1. Data hasil postest kelas ekspriment Statistik Nilai Statistik Nilai Jumlah Mean Nilai Nilai Simpanga n baku Jumlah Mean Nilai Nila Simpanga n baku 8,95 10,30 Pengaruh Intensitas Pemberian Tugas Mandiri Terstruktur Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Teknik Sipil . Oe Hidayatulloh et al NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Tabel 2. Data hasil postest kelas control Statistik Nilai Statistik Nilai Jumlah Mean hasil Nilai Nila Simpanga n baku Jumlah Mean hasil Nilai Nila Simpanga n baku 7,39 6,96 Dari tabel 1 dan tabel 2 kita bisa melihat perbedaan hasil postest mahasiswa yang diberikan perlakuan. elas eksprime. dan yang tidak diberikan perlakuan. elas Pada tabel 1 merupakan hasil postest mahsiswa pada kelas eskprimen, bisa kita lihat bahwa hasil pretest dan postest mengalami peningkatan ketika diberikan perlakuan dengan memberika tugas mandiri Sedangkan pada tabel 2 untuk kelas control memiliki hasil pretest dan postest yang tidak jauh beda karena tidak diberika perlakuan sehingga berpengaruh tehadap hasil postest. hal itu menunjukkan mempengaruhi hasil belajar dari mahasiswa. Karena dengan pemberian tugas mandiri terstruktur dapat membantu mahasiswa untuk mempermudah proses pemahaman dan lebih banyak waktu dalam memahami materi yang telah disampaikan pada proses sesuai dengan pendapat Mulyasa . pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi KESIMPULAN Bedasarkan hasil penelitian dapat kami simpulkan bahwa sering memberikan tugas mandiri terstruktur memberikan pengaruh Volume 5. Issue 2. Mei 2024 kepada hasil belajar kepada mahasiswa. Hal itu dapat dilihat dari telihat dari hasil belajar mahasiswa pada kelas eksprimen dan kelas Dimana kelas eksprimen memiliki nilai mean, nila maksimal, minimal dan simpangan baku lebih besar daripada kelas DAFTAR PUSTAKA