Jurnal EKOBIS: Kajian Ekonomi Dan Bisnis Vol. No. Desember 2023 ISSN Cetak : 2614-3631 ISSN Online : 2720-9466 Strategi Perbankan Dalam Memaksimalkan Kinerja Pegawai Pada Konteks Penempatan Dan Kepuasan Kerja Pt Bank Perkreditan Rakyat Sumatera Selatan (Riset Sdm Bank Bpr Sumsel Pasca Pandemi Covid . Arubina Bangsawan1. Muhammad Deni2. Tutik Pebrianti3. Indah Mawarni4 mulawarman_11@yahoo. id1, muhammaddeni1775@gmail. com2, tutikpebrianti@yahoo. indahmawarni@unisti. Dosen Tetap Universitas Sjakhyakirti Palembang ABSTRACT This research aims to determine the effect of employee placement and job satisfaction on the individual performance of Bank BPR Sumsel employees . The research design uses the causality method with Multiple Linear Regression data analysis techniques. The research object was 78 South Sumatra BPR Bank employees. The data collection method that the author uses in this research is by using a questionnaire which is carried out technically via Google Form (Onlin. The results of the research show that Employee Placement and Job Satisfaction have a positive and significant effect on the individual performance of Bank BPR Sumsel employees. Furthermore, between the two independent variables in this research, the variable that has a more dominant influence is the Employee Placement variable, namely 0. 512 (Positiv. on the Individual Performance variable, while the remaining variable is Job Satisfaction, which is 0. 271 (Positiv. Keywords: employee placement, job satisfaction, performance PENDAHULUAN Pandemi Covid-19 telah mengguncang dunia secara global, menyebabkan dampak besar di berbagai sektor, termasuk industri perbankan. Perbankan sebagai bagian integral dari sistem keuangan turut merasakan getaran perubahan yang signifikan dalam lingkungan Upaya penyesuaian yang cepat dan adaptasi terhadap situasi yang berubah telah menjadi keharusan bagi perusahaan perbankan untuk tetap relevan dan berkelanjutan selama masa pandemi ini. (Bidari & Nurviana, 2. Dalam konteks ini, manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan kepuasan kerja pegawai menjadi faktor krusial dalam membentuk kinerja pegawai. Penempatan SDM yang tepat menjadi strategi penting untuk memastikan bahwa pegawai ditempatkan pada peran yang sesuai dengan kemampuan dan kompetensi mereka, sekaligus mengoptimalkan potensi mereka dalam menghadapi tantangan yang muncul dalam pekerjaan mereka. (Wanda, 2. Pandemi Covid-19 juga telah membawa perubahan signifikan dalam pola kerja, termasuk penggunaan teknologi, kerja jarak jauh, dan penyesuaian terhadap perubahan perilaku nasabah. Hal ini berdampak pada tingkat kepuasan kerja pegawai perbankan, dimana pegawai harus beradaptasi dengan kondisi kerja yang baru dan dinamis. Keberhasilan dan kelangsungan perusahaan perbankan pasca pandemi Covid-19 sangat tergantung pada sejauh mana pegawai merasa puas dengan lingkungan kerja dan dukungan yang diberikan oleh perusahaan. (Tri Gita Jurnal EKOBIS: Kajian Ekonomi Dan Bisnis Vol. No. Desember 2023 ISSN Cetak : 2614-3631 ISSN Online : 2720-9466 Oktafia et al. , 2. Meskipun pentingnya peran penempatan SDM dan kepuasan kerja dalam meningkatkan kinerja pegawai perbankan di tengah pandemi telah diakui, namun masih kurangnya pemahaman tentang bagaimana pengaruh keduanya secara spesifik pada situasi pasca pandemi Covid-19 menjadikannya menarik untuk dieksplorasi lebih dalam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis pengaruh dari penempatan SDM dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai perbankan di era pasca pandemi. Memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana manajemen perbankan dapat merencanakan penempatan SDM yang efisien dan menciptakan lingkungan kerja yang memenuhi kebutuhan pegawai untuk meningkatkan kinerja mereka di tengah perubahan lingkungan bisnis yang cepat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengambilan keputusan strategis bagi manajemen perbankan untuk menghadapi tantangan dan peluang pasca pandemi Covid-19. PT. Bank Perkreditan Rakyat Sumatera Selatan (Bank BPR Sumse. merupakan sebuah bank perkreditan rakyat yang berlokasi di Provinsi Sumatera Selatan. Indonesia. Sebagai bank perkreditan rakyat, fungsi utamanya adalah memberikan kredit dan layanan perbankan kepada masyarakat, terutama untuk sektor mikro, kecil, dan menengah bagi masyarakat di daerah Sumatera Selatan. Pasca pandemi COVID-19, sektor perbankan, termasuk Bank BPR Sumsel, menghadapi beberapa tantangan dalam mengelola sumber daya manusia (SDM) mereka. Beberapa tantangan tersebut antara lain dalam hal pengelolaan perubahan. Pandemi COVID-19 telah menyebabkan perubahan besar dalam cara bank beroperasi. Pengenalan teknologi digital, kebijakan kerja fleksibel, dan penyesuaian proses bisnis yang menjadikannya kebutuhan mendesak. SDM perbankan harus siap beradaptasi dengan perubahan ini dan tetap berkompeten dalam lingkungan kerja yang berubah dengan cepat. Penempatan yang tepat dan kepuasan kerja berperan penting dalam meningkatkan kinerja sumber daya manusia (SDM) di Bank BPR Sumsel. Penempatan yang tepat membantu memaksimalkan potensi pegawai dengan menempatkannya di posisi yang sesuai dengan keterampilan dan minat mereka. Dalam posisi yang tepat, pegawai memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri dan meningkatkan kualitas kerja mereka. Kepuasan kerja sangat mempengaruhi produktivitas dan motivasi pegawai. Pegawai yang puas dengan pekerjaan mereka cenderung lebih berkinerja baik, bertahan di perusahaan, dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan. Selain itu, kepuasan kerja juga berkontribusi pada kesejahteraan mental pegawai dan mendorong inovasi serta kreativitas dalam organisasi secara maksimal. Dengan memperhatikan penempatan yang tepat dan kepuasan kerja pegawai, organisasi dapat menciptakan lingkungan kerja yang produktif, berdaya saing, dan mendukung pertumbuhan karier pegawai. Investasi dalam manajemen SDM yang efektif dan perhatian terhadap kepuasan kerja pegawai akan berdampak positif bagi kinerja keseluruhan organisasi. Oleh sebab itu, maka menjadi penting untuk memahami bagaimana penempatan tenaga kerja dan kepuasan kerja di Bank BPR Sumsel serta pengaruhnya terhadap kinerja pegawai pasca pandemic covid-19. Hal ini diperuntukkan agar kedepan setiap kebijakan strategis yang di ambil oleh perusahaan dapat diarahkan untuk memaksimalkan kinerja SDM dalam mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Jurnal EKOBIS: Kajian Ekonomi Dan Bisnis Vol. No. Desember 2023 ISSN Cetak : 2614-3631 ISSN Online : 2720-9466 Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Bagaimana pengaruh penempatan terhadap kinerja pegawai Bank BPR Sumsel? . Bagaimana pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai Bank BPR Sumsel? . Bagaimana gambaran indeks Kepuasan Kerja pegawai di Bank BPR Sumsel? LANDASAN TEORI Definisi Kinerja Kinerja mengacu pada tingkat pencapaian hasil atau prestasi seseorang atau suatu organisasi dalam mencapai tujuan atau tugas tertentu. (Ainanur & Tirtayasa, 2. Dalam konteks individu, kinerja berkaitan dengan sejauh mana seseorang mencapai target dan harapan yang ditetapkan oleh atasan atau organisasi. Sementara itu, dalam konteks organisasi, kinerja berarti sejauh mana organisasi mencapai tujuan strategisnya. Kinerja dapat diukur melalui berbagai indikator, seperti produktivitas, kualitas kerja, efisiensi, dan efektivitas. (Rivai, 2. Faktor Pengaruh Kinerja Ada berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kinerja individu maupun organisasi. Beberapa faktor utama yang mempengaruhi kinerja meliputi: . Kompetensi: Tingkat kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan individu dalam menjalankan tugas-tugas tertentu secara efektif. Motivasi: Tingkat semangat, antusiasme, dan dorongan individu untuk mencapai tujuan dan kinerja yang tinggi. Lingkungan Kerja: Faktor-faktor dalam lingkungan kerja seperti dukungan dari rekan kerja, atasan, dan budaya organisasi dapat mempengaruhi kinerja individu. Sumber Daya: Ketersediaan dan akses terhadap sumber daya yang diperlukan untuk melaksanakan tugas-tugas dengan baik, seperti peralatan, teknologi, dan dana. Penghargaan dan Pengakuan: Pengakuan atas kinerja yang baik dan pemberian imbalan yang layak dapat meningkatkan motivasi dan kinerja individu. Keseimbangan Kehidupan Kerja dan Kehidupan Pribadi: Keseimbangan yang baik antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi dapat berdampak positif pada kinerja individu. (Edison et al. , 2. Perbankan Mikro Perbankan mikro adalah lembaga keuangan yang memberikan layanan perbankan kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Perbankan mikro memiliki peran penting dalam meningkatkan inklusi keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi. (Baskara, 2. Kinerja pegawai merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan perbankan Kinerja pegawai yang tinggi dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi, sehingga dapat meningkatkan layanan dan keuntungan perbankan mikro. (Syam, 2. Penempatan dan kepuasan kerja adalah dua faktor yang dapat mempengaruhi kinerja Penempatan yang tepat dapat memberikan kesempatan kepada pegawai untuk mengembangkan potensinya dan berkontribusi secara maksimal. Kepuasan kerja dapat meningkatkan motivasi dan produktivitas pegawai. (Iskandar, 2. Jurnal EKOBIS: Kajian Ekonomi Dan Bisnis Vol. No. Desember 2023 ISSN Cetak : 2614-3631 ISSN Online : 2720-9466 Hubungan dengan Penempatan SDM Penempatan SDM adalah proses menempatkan seseorang dengan kompetensi dan kualifikasi yang sesuai pada posisi yang tepat dalam organisasi. Ketepatan dalam penempatan SDM sangat berpengaruh pada kinerja individu dan organisasi secara keseluruhan. (Toreh et al. Jika seseorang ditempatkan di posisi yang sesuai dengan kemampuannya, maka peluang untuk mencapai kinerja yang baik akan meningkat. (Mustamin, 2. Penempatan SDM yang tepat akan memastikan bahwa individu memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk melaksanakan tugas dengan efektif, serta memberikan dukungan yang dibutuhkan oleh lingkungan kerja. Selain itu, penempatan SDM juga harus mempertimbangkan motivasi dan preferensi individu, sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang memungkinkan mereka untuk berkembang dan berkinerja lebih baik. Hubungan dengan Kepuasan Kerja Kepuasan kerja adalah tingkat kepuasan dan kebahagiaan seseorang terhadap pekerjaan yang dijalankan. Kinerja dan kepuasan kerja memiliki hubungan yang kompleks dan saling (Dany & Nayati, 2. Ketika seseorang merasa puas dengan pekerjaannya, maka cenderung kinerjanya juga akan meningkat. Sebaliknya, kinerja yang baik juga dapat meningkatkan tingkat kepuasan kerja. Faktor-faktor yang berkontribusi pada kinerja yang tinggi, seperti motivasi dan penghargaan, juga berperan dalam meningkatkan kepuasan kerja. Dengan demikian, perhatian terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja seperti kepuasan kerja adalah penting dalam mencapai kinerja yang optimal baik ditingkat individu maupun organisasi secara keseluruhan. Kerangka Pemikiran Kerangka konseptual penelitian merupakan suatu model konseptual tentang bagaimana teori berhubungan dengan berbagai faktor yang telah diidentifikasi. Dalam penelitian ini disusunlah kerangka konseptual pemikiran bahwa Kinerja Pegawai (Y) dipengaruhi oleh Penempatan SDM (X. , dan Kepuasan Pegawai (X. , yang digambarkan sebagai berikut: Kerangka Konseptual Jurnal EKOBIS: Kajian Ekonomi Dan Bisnis Vol. No. Desember 2023 ISSN Cetak : 2614-3631 ISSN Online : 2720-9466 HYPOTHESIS Berdasarkan alur pemikiran di atas, maka hipotesis yang dapat dirumuskan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Penempatan SDM berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai Bank BPR Sumsel Kepuasan Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai Bank BPR Sumsel METODOLOGI PENELITIAN Desain Penelitian Secara umum desain penelitian yang penulis gunakan adalah desain penelitian kausalitas dengan Eksplorasi Sains Berbasis Fenomena Gab sebagai fokus masalah. Desain penelitian kausal adalah desain penelitian yang disusun untuk menguji kemungkinan adanya pengaruh antar Dalam desain penelitian ini, pengaruh secara umum dapat diprediksi oleh peneliti sehingga peneliti dapat menyatakan klasifikasi variabel penyebab, variabel perantara, dan variabel terikat. (Sanusi, 2. Operasional Variabel . Kinerja Pegawai (Y). Indikator kinerja pegawai Bank BPR Sumsel dirumuskan menjadi 5 . indikator utama yaitu sebagai berikut: . Kualitas, . Kuantitas, . Ketepatan Waktu, . Efektifitas, dan . Kemandirian. Penempatan kerja (X. Untuk penempatan kerja pegawai, indikator utama yang menjadi acuan Bank BPR Sumsel terdiri dari 4 kategori yaitu sebagai berikut: . Latar belakang pendidikan, . Keterampilan, . Minat, . Pengalaman. Kepuasan Kerja Pegawai (X. Untuk mengevaluasi tingkat kepuasan kerja di Bank BPR Sumsel, maka digunakan standar 8 . indikator utama. Yaitu sebagai berikut: . Pay Satisfaction, . Promotion Satisfaction, . Supervision Satisfaction, . CoWorker Satisfaction, . Satisfaction With The Work itself . Engagement, . Komitmen Organisasi, . Fasilitas Kerja Populasi dan Sampel Populasi adalah kumpulan individu atau obyek penelitian yang memiliki kualitas serta ciriciri yang telah ditetapkan. Berdasarkan ciri-ciri tersebut, populasi dapat dipahami sebagai kelompok individu atau obyek pengamatan yang minimal memiliki satu persamaan karakteristik. Berdasarkan definisi tersebut maka populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Bank BPR Sumsel yang berasal dari 3 kantor Cabang sebanyak 78 orang. Sementara itu untuk pengambilan sampel dalam penelitian ini penulis menggunakan sampel jenuh di mana jumlah responden yang akan diteliti diambil semuanya dari total jumlah Populasi yang ada. (Sanusi, 2. Maka dari itu sampel dalam penelitian ini ditentukan sebanyak 78 orang pegawai Bank BPR Sumsel yang tersebar di tiga wilayah operasional yaitu Kantor Pusat Operasional (Palemban. Kantor Cabang Sekayu, dan Kantor Cabang Lahat. Jurnal EKOBIS: Kajian Ekonomi Dan Bisnis Vol. No. Desember 2023 ISSN Cetak : 2614-3631 ISSN Online : 2720-9466 Pengumpulan Data Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner berupa Google Form yang dilakukan secara online Teknik Analisa Data Teknik analisis data yang penulis gunakan adalah uji kausalitas dengan menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda dengan menggunakan SPSS versi 21. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Intrumen Penelitian Pada penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuesioner. Sebelum data hasil kuesioner dilakukan pengujian hipotesis, terlebih dahulu dilakukan pengujian validitas dan pengujian reliabilitas instrumen sebagai berikut: Validitas Penelitian Uji validitas dilakukan untuk melihat sejauh mana indikator-indikator yang membentuk konsep dapat mewakili variabel yang dibentuk dalam penelitian. Sebuah konsep dapat mewakili variabel yang dibentuk apabila nilai corrected item correlation . kor korelas. > r tabel. Nilai rtabel ditentukan sebagai berikut: Standar r-Tabel [DF (N-K)] DF . Ae . = 75 DF 75 . -Hitung = 0,. Berdasarkan hasil olah data, dapat disimpulkan bahwa kesemua butir pernyataan kuisioner memiliki nilai r-hitung lebih besar dari pada r-tabel . -Hitung > r-Tabe. Artinya dapat disimpulkan bahwa butir pernyataan yang diajukan pada kuisioner sudah memenuhi kriteria Validitas (Vali. dan dapat dilanjutkan untuk tahap pengolahan data berikutnya. Uji Realibilitas Penelitian Uji reliabilitas dilakukan untuk mengukur apakah skor hasil pengukuran terbebas dari kesalahan dalam pengukuran atau menunjukkan tingkat konsistensi alat ukur. Hasil reliabilitas menunjukkan bahwa alat ukur penelitian yang digunakan dinyatakan reliabel jika nilai alpha > 0,60. Berdasarkan hasil olahan data dengan menggunakan uji reliabilitas menunjukkan bahwa semua data dapat dinyatakan reliabel, hal ini dikarenakan nilai alpha yang diperoleh > 0,60. Berikut ini adalah rincian hasil olahan data sesuai pada tabel berikut: Tabel Uji Reliabilitas VARIABEL Cronbach'Alpha Result Penempatan (Kompetens. 0,707 0,60 Reliabel Kepuasan Kerja Pegawai 0,927 0,60 Reliabel Kinerja 0,875 0,60 Reliabel Jurnal EKOBIS: Kajian Ekonomi Dan Bisnis Vol. No. Desember 2023 ISSN Cetak : 2614-3631 ISSN Online : 2720-9466 Sumber: Data Primer Ae (Output SPSS) Standar nilai Cronbach'Alpha adalah 0,60. Berdasarkan data tersebut dapat dilihat bahwa nilai Loading Factor (Cronbach'Alph. Lebih besar dari (>0,. Maka dapat disimpulkan bahwa semua variabel telah memenuhi ketentuan (Reliabe. dan dapat dilanjutkan ketahap pengujian UJI KESESUAIAN MODEL (MODEL FIT) Menurut (Ghozali, 2. , uji kesesuaian model dilakukan untuk mengukur ketepatan fungsi regresi sampel dalam menaksir nilai aktual secara statistik. Uji kesesuaian model dapat diukur dari nilai statistik F sebagai berikut: Tabel. Uji Kesesuaian Model (Model-Fi. Uji Kesesuaian Model (F-Signifika. Probability DF1 DF2 F-Tabel F-Hitung Keterangan 0,05 3,119 88,194 Significant Keterangan : Df1 = k-1 k = jumlah variabel . ebas terika. Df2 = n-k n = jumlah observasi/sampel pembentuk regresi. ANOVAa Sig Standar (Si. Model Regresi 0,000 0,05 Sumber: Data Primer Ae (Output SPSS) Result Significant Berdasarkan hasil pengolahan data di atas, dapat dilihat bahwa nilai F-Hitung > F-Tabel . ,194 > 3,. dan Signifikan pada . < . Maka dapat disimpulkan Model Regressi yang diajukan telah memenihi syarat Goodness-Fit (Sesua. dan dapat di lanjutkan ke tahap pengujian berikutnya. HASIL ANALISIS REGRESSI LINEAR BERGANDA Uji Koefisien Determinasi Tabel Model Summaryb Model Summaryb Model R Square ,838a Adjusted R Square ,702 ,694 Std. Error of the Estimate ,372154 Predictors: (Constan. V_Kep. V_PenK Dependent Variable: V_KinR Sumber: Data Primer Ae (Output SPSS) Jurnal EKOBIS: Kajian Ekonomi Dan Bisnis Vol. No. Desember 2023 ISSN Cetak : 2614-3631 ISSN Online : 2720-9466 Koefisien determinasi digunakan untuk menguji kualitas Goodness-Fit dari model Regressi. Besarnya nilai R-Square adalah . yang artinya Variabilitas dari Variabel Dependen (Kinerja Pegawai Bank BPR Sumse. yang dapat dijelaskan oleh Variabel Independent (Penempatan dan Kepuasan Kerj. adalah sebesar 70,2%. Jadi dapat disimpulkan bahwa model Regressi cukup Baik untuk memprediksi pengaruh dari Variabel Dependen yaitu Kinerja Pegawai Bank BPR Sumsel. Sisanya 29,8% dijelaskan oleh Variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam model Regressi ini. PERSAMAAN MODEL REGRESI & UJI PENGARUH KAUSALITAS Tabel Coefficientsa Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients Model Std. Error Beta 1 (Constan. -,672 ,296 -2,270 V_PenK ,763 ,094 ,629 8,092 V_Kep ,356 ,093 ,296 3,808 Dependent Variable: V_KinR Sumber: Data Primer Ae (Output SPSS) Sig. ,026 ,000 ,000 Model Persamaan Regressi (Y = a bX . Y = (- 0,. 0,763 0,356 e Variabel Independen Penempatan Kepuasan Kerja t-hitung 8,092 3,808 t-tabel 1,992 1,992 Result Eligible Eligible Variabel Independen Penempatan Kepuasan Kerja Sig 0,000 0,000 Standar (Si. 0,05 0,05 Result Significant Significant Berdasarkan tabel Caoefficientsa di atas, dapat dijelaskan hal-hal sebagai berikut: Nilai Beta (B) pada Coefficientsa Kinerja Pegawai (Y) adalah sebesar (- 0,. Constant (Teta. & Nilai Beta (B) pada Coefficientsa Penempatan Pegawai (X. adalah sebesar 0,763 (Positi. Maka secara Konseptual dapat dirumuskan persamaan regresi yaitu: AuJika Kinerja Pegawai (Y) saat ini dalam keadaan Konstan atau tetap (-0,. , maka apabila terjadi perubahan (Positi. sebesar 1x pada Penempatan Pegawai (X. hal ini secara langsung . dapat menyebabkan pengaruh sebesar 0,763 (Positi. pada variabel Kinerja Pegawai (Y). Nilai Beta (B) pada Coefficientsa Kinerja Pegawai (Y) adalah sebesar (- 0,. Constant Jurnal EKOBIS: Kajian Ekonomi Dan Bisnis Vol. No. Desember 2023 ISSN Cetak : 2614-3631 ISSN Online : 2720-9466 (Teta. & Nilai Beta (B) pada Coefficientsa Kepuasan Kerja (X. adalah sebesar 0,356 (Positi. Maka secara Konseptual dapat dirumuskan persamaan regresi yaitu: AuJika Kinerja Pegawai (Y) saat ini dalam keadaan Konstan atau tetap (-0,. , maka apabila terjadi perubahan (Positi. sebesar 1x pada Kepuasan Kerja (X. hal ini secara langsung . dapat menyebabkan pengaruh sebesar 0,356 (Positi. pada variabel Kinerja Pegawai (Y). Pada Variabel Penempatan Nilai t-hitung > t-tabel . ,092 > 1,. dan Signifikansi pada angka . ,000 < 0,. Artinya dapat disimpulkan bahwa Penempatan Pegawai (X. Berpengaruh Signifikan terhadap Kinerja Pegawai Bank BPR Sumsel (Y) . Pada Variabel Kepuasan Kerja Nilai t-hitung > t-tabel . ,808 > 1,. dan Signifikansi pada angka . ,000 < 0,. Artinya dapat disimpulkan bahwa Kepuasan Kerja (X. Berpengaruh Signifikan terhadap Kinerja Pegawai Bank BPR Sumsel (Y) . Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa Penempatan Pegawai (X. dan Kepuasan Kerja (X. Berpengaruh secara Positif dan Signifikan Terhadap Kinerja Pegawai Bank BPR Sumsel (Y) KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpuan PT. Bank Perkreditan Rakyat Sumatera Selatan (Bank BPR Sumse. : Bank BPR Sumsel adalah sebuah bank perkreditan rakyat yang beroperasi di provinsi Sumatera Selatan. Indonesia. Bank ini fokus pada memberikan layanan keuangan kepada masyarakat setempat, terutama UMKM dan individu. Sebagai bank regional. Bank BPR Sumsel berusaha untuk mendukung perkembangan ekonomi daerah dan memberikan akses keuangan kepada penduduk di wilayah Sumatera Selatan. Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu aset terpenting bagi Bank BPR Sumsel. Keberadaan SDM yang berkualitas dan kompeten memiliki peran krusial dalam mendukung kesuksesan dan pertumbuhan perusahaan. Investasi dalam pengembangan SDM yang berkualitas akan memberikan manfaat jangka panjang bagi bank BPR Sumsel dalam mencapai tujuan bisnisnya dan memberikan layanan terbaik kepada nasabah diseluruh Provinsi Sumatera Selatan. Riset SDM ini dilakukan mulai tanggal 02 februari 2023 s/d tanggal 28 februari 2023 di Bank BPR Sumsel. Total sampel yang ikut berpartisipasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 78 orang pegawai Bank BPR Sumsel yang tersebar di-tiga wilayah operasional. Diantaranya sebanyak 51 orang . ,4%) berasal dari Kantor Pusat Operasional (KPO), 12 orang . ,4%) Kantor Cabang Sekayu (KC. Sekay. , dan sebanyak 15 orang . ,2%) berasal dari Kantor Cabag Lahat (KC. Laha. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penempatan pegawai dan kepuasan kerja berpengaruh secara postif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Bank BPR Sumsel. Penempatan mendapatkan porsi yang lebih tinggi dibandingkan kepuasan kerja pegawai terhadap kinerja SDM di Bank BPR Sumsel. Dari hasil survey yang dilakukan didapatkan beberapa hasil temuan yang menarik antara lain dari sisi penempatan pegawai Bank BPR Sumsel. Jika ditinjau dari latar belakang pendidikan, ditemukan bahwa sebanyak 20,51% pegawai memiliki latar belakang pendidikan yang tidak sesuai Jurnal EKOBIS: Kajian Ekonomi Dan Bisnis Vol. No. Desember 2023 ISSN Cetak : 2614-3631 ISSN Online : 2720-9466 dengan posisi yang saat ini mereka tempati, namun meskipun demikian dengan melihat rasio tingkat keterampilan, minat dan pengalaman yang lebih tinggi pegawai Bank BPR Sumsel tetap mampu memberikan kinerja terbaik mereka untuk perusahaan. Hal ini juga didukung oleh kebijakan perusahaan yang secara terus menerus . memberikan pelatihanpelatihan yang bermanfaat bagi pegawai Bank BPR Sumsel, baik itu pelatihan yang bersifat teknis, refreshment maupun sertifikasi professional dengan persyaratan tertentu sehingga menjadikan SDM lebih semangat untuk selalu mengembangkan kemampuan dan kompetensi mereka. Dari hasil studi kepuasan kerja, ditemukan bahwa rata-rata rasio indeks berada pada kategori 4 (Tingg. Artinya tingkat kepuasan kerja di Bank BPR Sumsel dalam kondisi yang sangat baik. Namun meskipun demikian, jika ditinjau dari indikator kepuasan kerja didapati bahwa rasio kepuasan akan gaji, kebijakan akan promosi dan fasilitas kerja merupakan indikator yang paling rendah nilainya. Berkisar antara 3,573 Ae 3,635 skala 5,00. Hal ini sebagai bahan evaluasi untuk Bank BPR Sumsel jika ingin meningkatkan kinerja perusahaan di masa yang akan datang. Dari hasil survey kinerja individual didapati hasil bahwa indeks persepsi kinerja individual tergolong tinggi. Namun dari sisi kuantitas kerja perlu ditingkatkan untuk mempercepat tercapainya target perusahaan yang utamanya dalam penjualan produk perbankan dan menekan rasio NPL (Non-Performing Loa. agar tetap stabil (< 5%). Saran Sebagai catatan dan rekomendasi pada penelitian ini sebagai berikut: Penempatan kerja merupakan faktor dominan yang berpengaruh terhadap kinerja SDM Bank BPR Sumsel. Penempatan kerja yang baik adalah proses krusial dalam mengisi posisi di perusahaan dengan calon karyawan yang paling sesuai. Agar berhasil, beberapa faktor perlu diperhatikan khususnya dalam hal pendidikan. Meskipun di bank BPR Sumsel yang utama adalah minat, keterampilan, dan pengalaman. Namun apabila didukung oleh tenaga kerja yang juga memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai dengan posisi jabatan tentunya akan lebih efektif untuk mendorong spesialisasi dari setiap individu SDM agar dapat bekerja secara maksimal. Pada indikator kepuasan kerja nilai yang paling rendah adalah rasio kepuasan akan gaji, kebijakan promosi, dan fasilitas kerja. Gaji, kebijakan promosi, dan fasilitas kerja memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kinerja Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor perbankan. Untuk itu Manajemen Bank BPR Sumsel dapat membuat suatu kebijakan agar ketimpangan rasio gaji antara pegawai baru dan pegawai yang sudah lama bekerja dapat Seperti misalnya membuat struktur dan skala upah yang berbasis jabatan fungsional atau Golongan jabatan dalam kepegawaian. Kebijakan Promosi Dalam hal kebijakan promosi, kebijakan promosi yang jelas dan transparan merupakan faktor penting dalam meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan perbankan. Ketika karyawan melihat kesempatan untuk meningkatkan karir dan mendapatkan pengakuan atas prestasi mereka, mereka akan lebih termotivasi untuk mencapai hasil yang lebih baik. Perbaikan fasilitas fisik. Fasilitas kerja yang baik dan kondisi kerja yang nyaman sangat berpengaruh pada kepuasan dan kinerja SDM di perbankan. Fasilitas yang memadai, seperti ruang kerja yang bersih, lingkungan kerja yang aman, peralatan yang modern, dan teknologi yang canggih, dapat Jurnal EKOBIS: Kajian Ekonomi Dan Bisnis Vol. No. Desember 2023 ISSN Cetak : 2614-3631 ISSN Online : 2720-9466 membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja. DAFTAR PUSTAKA