JURNAL KEPEMIMPINAN & PENGURUSAN SEKOLAH Homepage : https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/jp Email : jkps. stkippessel@gmail. p-ISSN : 2502-6445 . e-ISSN : 2502-6437 Vol. No. September 2025 Page 995-1006 A Author Jurnal Kepemimpinan & Pengurusan Sekolah ANALISIS SPASIAL PERSEBARAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PPKN UNIVERSITAS PGRI SUMATERA BARAT BERDASARKAN ASAL DAERAH TAHUN 2020Ae2023 Rika Despica1. Parwanida2. Zandi Putra3 1,2,3 Universitas PGRI Sumatera Barat. Indonesia Email: rikadespika@gmail. DOI: https://doi. org/10. 34125/jkps. Sections Info Article history: Submitted: 23 June 2025 Final Revised: 11 July 2025 Accepted: 16 August 2025 Published: 24 September 2025 Keywords: Distribution of PPKN Student Geography Information Systems PGRI University of West Sumatra ABSTRACT One measure of a university's success is its ability to reach prospective students from diverse regions. Student distribution by region is a key indicator of a program's attractiveness and the effectiveness of promotion and recruitment. This article discusses the spatial analysis of the distribution of students in the Pancasila and Citizenship Education (PPK. Study Program at the PGRI University of West Sumatra from 2020 to 2023. This study aims to identify student distribution patterns based on their region of origin and the factors that influence these choices. The method used in this study is a quantitative descriptive analysis with a GIS (Geographic Information Syste. approach to map the distribution of students. The results show that there is a tendency for student concentration from West Sumatra Province, dominated by the West Pasaman and Sijinjung areas. Meanwhile, from other provinces, the most consistent students come from Jambi Province, dominated by the Muaro Bungo and Teb areas. While Riau and Bengkulu provinces contribute little but participate every year, this has occurred a shift in distribution patterns over time. These findings are expected to provide insights for the development of student recruitment strategies and the development of study programs in the future. ABSTRAK Salah satu tolak ukur keberhasilan sebuah program studi di perguruan tinggi adalah sejauh mana program tersebut mampu menjangkau calon mahasiswa dari berbagai daerah. Persebaran mahasiswa berdasarkan asal daerah menjadi indikator penting dalam mengukur daya tarik program studi serta efektivitas promosi dan rekrutmen mahasiswa baru. Artikel ini membahas analisis spasial persebaran mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPK. di Universitas PGRI Sumatera Barat dari tahun 2020 hingga Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola distribusi mahasiswa berdasarkan asal daerah mereka dan faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan GIS (Geographic Information Syste. untuk memetakan sebaran mahasiswa. Hasil menunjukkan bahwa terdapat kecenderungan konsentrasi mahasiswa dari Provinsi Sumatera Barat yang di dominasi oleh daerah Pasaman Barat dan Sijinjung, sedangkan daru Provinsi lain yang paling konsiten berasal dari Provinsi Jambi yang di dominasi oleh daerah Muaro Bungo dan teb, sedangkan provinsi Riau dan Bengkulu memberi sumbangan yang sedikit namun ikut serta tiap tahunnya, hal ini terjadi pergeseran pola distribusi seiring dengan waktu. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan strategi rekrutmen mahasiswa serta pengembangan program studi di masa mendatang. Kata kunci: Persebaran Mahasiswa PPKN. Geografi lnformasi Sistem. Universitas PGRI Sumatera Barat Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Analisis Spasial Persebaran Mahasiswa Program Studi PPKN Universitas PPGRI Sumatera Barat Berdasarkan Asal Daerah Tahun 2020Ae2023 PENDAHULUAN Perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera Barat, menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu institusi yang berperan penting dalam dinamika ini adalah Universitas PGRI Sumatera Barat, yang berkomitmen untuk menghasilkan tenaga pendidik berkualitas, terutama dalam bidang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPK. Program Studi PPKn di universitas ini telah berhasil menarik perhatian calon mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia, berkat upaya dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya kompeten tetapi juga memiliki nilai integritas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi mahasiswa Program Studi PPKn berdasarkan asal daerah mereka dari tahun 2020 hingga 2023. Fokus penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dinamika demografis mahasiswa PPKn, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mereka dalam mendaftar di Universitas PGRI Sumatera Barat. Data yang diperoleh dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menunjukkan bahwa jumlah mahasiswa di perguruan tinggi, khususnya di Universitas PGRI Sumatera Barat, mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Pendidikan tinggi merupakan pilar utama dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul dan kompeten. Salah satu tolak ukur keberhasilan sebuah program studi di perguruan tinggi adalah sejauh mana program tersebut mampu menjangkau calon mahasiswa dari berbagai daerah. Persebaran mahasiswa berdasarkan asal daerah menjadi indikator penting dalam mengukur daya tarik program studi serta efektivitas promosi dan rekrutmen mahasiswa baru. Perkembangan pendidikan tinggi menuntut perguruan tinggi untuk memahami karakteristik mahasiswanya secara menyeluruh, termasuk dari mana asal mereka berasal. Informasi mengenai daerah asal mahasiswa memiliki peranan penting dalam merancang strategi promosi dan pemerataan akses Pendidikan (Permatasari et al. , 2. Universitas PGRI sebagai lembaga pendidikan tinggi perlu mengetahui persebaran geografis mahasiswa setiap tahunnya agar dapat mengevaluasi pola penerimaan mahasiswa baru dan menjangkau daerah yang masih kurang terwakili. Program Studi PPKn sebagai bagian dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI telah mengalami dinamika dalam jumlah dan sebaran mahasiswanya. Mengetahui dari mana mahasiswa berasal menjadi penting dalam rangka merancang strategi rekrutmen, pengembangan kurikulum kontekstual, serta membangun jejaring alumni. Teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) atau Geographic Information System (GIS) menjadi alat yang efektif dalam memetakan dan menganalisis persebaran spasial data, termasuk data mahasiswa. SIG mampu menyajikan informasi dalam bentuk peta digital yang tidak hanya menggambarkan lokasi, tetapi juga intensitas sebaran serta pola hubungan antar wilayah. Penggunaan SIG dalam dunia pendidikan sudah terbukti mampu memberikan informasi yang lebih akurat dan mudah dipahami oleh berbagai pihak, termasuk manajemen kampus dan pemangku kepentingan (Purwanto & Andrasmoro, 2. Dalam empat tahun terakhir . 0Ae2. Program Studi PPKn Universitas PGRI terus mengalami dinamika jumlah mahasiswa baru. Namun, belum banyak kajian yang secara khusus menganalisis asal daerah mahasiswa tersebut dalam bentuk pemetaan geospasial. Padahal, informasi ini sangat penting untuk mengevaluasi efektivitas promosi kampus, memetakan persebaran jaringan alumni, serta merancang strategi pengembangan wilayah Fokus penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dinamika demografis mahasiswa PPKn, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mereka dalam mendaftar di Universitas PGRI Sumatera Barat. Data yang diperoleh dari Kementerian Pendidikan dan Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Analisis Spasial Persebaran Mahasiswa Program Studi PPKN Universitas PPGRI Sumatera Barat Berdasarkan Asal Daerah Tahun 2020Ae2023 Kebudayaan Republik Indonesia menunjukkan bahwa jumlah mahasiswa di perguruan tinggi, khususnya di Universitas PGRI Sumatera Barat, mengalami peningkatan walaupun tidak banyak, hal ini dapat lihat bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi ini mulai meningkat. Namun, meskipun terjadi peningkatan jumlah mahasiswa secara keseluruhan, distribusi mahasiswa berdasarkan daerah asal sering kali tidak merata. Ketidaksimetrian ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk aksesibilitas pendidikan, variasi biaya pendidikan, dan upaya promosi mengenai program studi yang Dalam hal ini, pendekatan spasial akan diterapkan untuk memberikan gambaran lebih jelas mengenai pola distribusi mahasiswa PPKn, dengan harapan dapat memetakan wilayah-wilayah yang berpotensi kurang terlayani dalam hal akses pendidikan tinggi. Studi ini juga relevan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, di mana pemerintah berupaya menciptakan pemerataan akses pendidikan tinggi di seluruh wilayah. Analisis spasial tidak hanya akan menyajikan data statistik, tetapi juga memberikan wawasan yang dapat membantu pihak universitas dalam memahami karakteristik mahasiswa mereka dengan lebih baik. Dengan memahami karakteristik tersebut. Universitas PGRI Sumatera Barat diharapkan dapat merumuskan strategi yang lebih efektif dalam menarik mahasiswa dari daerah-daerah yang kurang terlayani. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberikan informasi berharga mengenai persebaran mahasiswa, tetapi juga menjadi landasan yang kokoh bagi pengambilan keputusan dalam pengembangan program studi dan kebijakan rekrutmen di Universitas PGRI Sumatera Barat. Melalui pendekatan berbasis data dan analisis yang mendalam, diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia serta mendukung upaya menciptakan pemerataan akses pendidikan yang lebih baik di seluruh Inisiatif ini diharapkan dapat mengantarkan masa depan pendidikan tinggi di Sumatera Barat, dan lebih luas lagi di Indonesia, menuju arah yang lebih gemilang dan inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan persebaran mahasiswa Program Studi PPKn Universitas PGRI berdasarkan asal daerah dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pimpinan program studi dalam mengambil kebijakan berbasis data spasial, sekaligus memberikan kontribusi akademik dalam pengembangan pemanfaatan SIG di bidang pendidikan. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, karena berupaya memberikan gambaran secara sistematis dan numerik terkait pola persebaran mahasiswa berdasarkan asal daerah. Desain penelitian difokuskan pada pemanfaatan data sekunder yang bersumber dari basis data akademik Program Studi PPKn Universitas PGRI. Data tersebut kemudian dianalisis dan divisualisasikan secara spasial agar pola distribusinya dapat ditafsirkan secara Alat bantu utama dalam analisis spasial adalah perangkat lunak ArcGIS versi 10. yang memungkinkan peneliti untuk memetakan data atribut . sal daerah mahasisw. ke dalam bentuk peta tematik. Data spasial wilayah administratif diambil dari shapefile resmi Badan Informasi Geospasial (BIG), kemudian dikombinasikan dengan data tabular jumlah mahasiswa per daerah asal menggunakan fitur Join Attributes by Location. Selain visualisasi peta, dilakukan juga analisis deskriptif untuk melihat persebaran frekuensi mahasiswa dari tiap kabupaten/kota selama periode 2020 hingga 2023. Pengolahan data tabular dilakukan menggunakan Microsoft Excel untuk pengelompokan, rekapitulasi Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Analisis Spasial Persebaran Mahasiswa Program Studi PPKN Universitas PPGRI Sumatera Barat Berdasarkan Asal Daerah Tahun 2020Ae2023 jumlah, dan penyusunan tabel frekuensi. Hasil analisis ini menjadi dasar dalam proses penyusunan peta intensitas persebaran mahasiswa berdasarkan skala warna . olor ram. , sehingga dapat dengan mudah diketahui wilayah mana yang mendominasi dan mana yang memiliki kontribusi paling sedikit. Dalam tahapan analisis spasial, peneliti juga mempertimbangkan faktor jarak geografis antara daerah asal dengan lokasi kampus sebagai salah satu variabel penjelas mengapa distribusi mahasiswa cenderung terkonsentrasi pada wilayah tertentu. Analisis ini dilakukan dengan menghitung jarak udara . aris luru. dari pusat kota masing-masing daerah asal menuju lokasi Universitas PGRI sebagai pusat tujuan. Melalui metode ini, penelitian tidak hanya menggambarkan persebaran secara numerik, tetapi juga memberikan pemahaman visual yang kuat terhadap pola dan karakter distribusi mahasiswa. Pendekatan geospasial dinilai tepat karena dapat mengintegrasikan data statistik dengan elemen keruangan dalam satu kesatuan analisis (Basuki & Hariyanto, 2. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi pola distribusi mahasiswa berdasarkan daerah asal mereka, serta melihat faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan mereka untuk mendaftar di Universitas PGRI Sumatera Barat. Selain itu, analisis juga mencakup perbandingan jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun untuk melihat tren perubahan persebaran mahasiswa. Hasil dari analisis ini akan disajikan dalam bentuk peta tematik yang menunjukkan sebaran mahasiswa PPKn berdasarkan daerah asal, serta grafik yang menggambarkan perubahan jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai dinamika persebaran mahasiswa di Universitas PGRI Sumatera Barat. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Persebaran Mahasiswa Tahun 2020 Berdasarkan Hasil penelitian. Peta persebaran mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPK. angkatan 2020 Universitas PGRI Sumatera Barat menunjukkan distribusi spasial mahasiswa berdasarkan kabupaten/kota asal di wilayah Sumatera dan sekitarnya. Berdasarkan peta tersebut, titik-titik persebaran mahasiswa ditampilkan dalam bentuk simbol bulat berwarna biru toska yang tersebar pada beberapa wilayah administratif. Sebaran mahasiswa angkatan 2020 didominasi oleh daerah-daerah yang berdekatan secara geografis dengan kampus utama Universitas PGRI Sumatera Barat. Titik dengan jumlah simbol yang lebih banya menunjukkan jumlah mahasiswa yang lebih banyak dari daerah tersebut. Kota Padang tampak menjadi pusat sebaran utama, diikuti oleh Kabupaten Sijunjung, tanah datar. Dharmasraya, dan Agam. Menariknya, persebaran tidak hanya terkonsentrasi di Sumatera Barat. Terdapat beberapa titik sebaran mahasiswa di luar provinsi, seperti Provinsi Bengkulu dan kota bandung serta di wilayah barat seperti pulau Mentawai. Ini mengindikasikan bahwa meskipun sebagian besar mahasiswa berasal dari daerah sekitar kampus, ada potensi jangkauan promosi kampus ke luar wilayah provinsi. Di sisi lain, wilayah-wilayah seperti Pesisir Selatan, solok. Padang Pariaman dan beberapa daerah yang berdekatan dengan kota padang tampak tidak memiliki representasi mahasiswa, atau memiliki jumlah yang sangat Persebaran mahasiswa berdasarkan daerah asalnya dapa di lihat pada grafik dan gambar berikut ini: Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Analisis Spasial Persebaran Mahasiswa Program Studi PPKN Universitas PPGRI Sumatera Barat Berdasarkan Asal Daerah Tahun 2020Ae2023 Gambar. 1 Grafik Daerah asal mahasiswa PPKn tahun 2020 Berdasarkan Grafik di atas dapat kita lihat bahwa daerah asal mahasiswa PPKn tersebar di 4 provinsi yaitu, 60% dari jumlah mahasiswa berasal dari Summatera Barat dengan di dominasi oleh daerah Pasaman Barat, sedangkan Provinsi jambi sebanyak 20% yang di dominasi wilayah Tebo dan Muaro Bungo, sedangkan dari Bengkulu sebanyak 13 % yaitu dari wilayah Muko-Muko dan terdapat juga dari Bandung sebeasar 7%. Gambar 2. Persebaran Mahasiswa PKN Angkatan 2020 Universitas PGRI Sumbar Pada bagian bawah peta terdapat grafik Nearest Neighbor Ratio (NNR), yaitu metode statistik untuk menilai apakah distribusi titik pada peta bersifat acak, mengelompok . , atau tersebar merata . Nilai NNR < 1 . 59 pada peta in. menunjukkan bahwa persebaran mahasiswa bersifat mengelompok . , bukan menyebar merata. Hal ini memperkuat temuan visual bahwa mahasiswa angkatan 2020 terkonsentrasi pada beberapa wilayah saja, tidak merata ke seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Analisis Spasial Persebaran Mahasiswa Program Studi PPKN Universitas PPGRI Sumatera Barat Berdasarkan Asal Daerah Tahun 2020Ae2023 2 Persebaran Mahasiswa Tahun 2021 Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai latar belakang mahasiswa Program Studi PPKn Universitas PGRI Sumatera Barat pada tahun 2021, berikut disajikan grafik dan peta yang menunjukkan sebaran mahasiswa berdasarkan daerah asalnya. Visualisasi ini bertujuan untuk memperlihatkan distribusi geografis mahasiswa, serta potensi persebaran minat terhadap program studi ini di berbagai wilayah. Gambar 3. Grafik Daerah asal mahasiswa PPKn tahun 2021 Berdasarkan Grafik di atas dapat kita lihat bahwa daerah asal mahasiswa PPKn tersebar di 3 provinsi yaitu, 79% dari jumlah mahasiswa berasal dari Summatera Barat dengan di dominasi oleh daerah Pasaman Barat, sedangkan Provinsi jambi sebanyak 13% yang di dominasi wilayah Tebo dan Muaro Bungo, sedangkan dari Provinsi Aceh terdapat 4%, pada tahun ini Provinsi Riau dan dan bengkulu tidak ada yang merupakan termasuk basis data daerah asal mahaiswa PPkn Universitas PGRI Sumatera Barat. Gambar 4. Persebaran Mahasiswa PKN Tahun 2021 Universitas PGRI Sumatera Barat Berdasarkan Hasil Penelitian. Peta persebaran mahasiswa angkatan 2021 menunjukkan distribusi asal mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Analisis Spasial Persebaran Mahasiswa Program Studi PPKN Universitas PPGRI Sumatera Barat Berdasarkan Asal Daerah Tahun 2020Ae2023 Kewarganegaraan (PPK. Universitas PGRI Sumatera Barat yang cukup luas dan mulai mengalami peningkatan jangkauan dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan peta visual, simbol-simbol berwarna hijau yang mewakili asal mahasiswa tersebar cukup merata di wilayah Sumatera Barat bagian barat dan tengah, serta mulai menjangkau provinsiprovinsi di luar Sumatera Barat seperti Riau. Jambi, bahkan provinsi Aceh. Berbeda pada Angkatan 2020 Kota Padang tidak lagi menjadi kosentrasi terbesar sebaran mahasiswa tetapi mahasiwa paling banyak itu berasal dari kabupaten pasaman Barat. Selain itu, pada peta juga tampak adanya persebaran mahasiswa yang mulai muncul dari daerah Solok Selatan. Solok, dan Padang Pariaman. Salah satu temuan penting dari peta ini adalah munculnya sebaran mahasiswa dari daerah yang lebih jauh, seperti di wilayah Jambi dan Aceh. Meskipun jumlah mahasiswa dari daerah-daerah tersebut kemungkinan belum besar . imbol tampak keci. , hal ini menunjukkan bahwa promosi kampus atau jaringan alumni mulai memberikan dampak yang signifikan di luar provinsi induk. Dari sudut pandang spasial, persebaran mahasiswa angkatan 2021 cenderung semakin menyebar . dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini diperkuat oleh indikator Nearest Neighbor Ratio (NNR) yang ditampilkan di bagian bawah kiri peta. Nilai NNR pada peta ini berada sedikit di bawah nilai acak . , mengindikasikan bahwa pola sebaran sudah tidak terlalu mengelompok . , melainkan mulai menyebar secara lebih merata, meskipun belum sepenuhnya acak atau homogen. 3 Persebaran Mahasiswa Tahun 2022 Sebagai gambaran yang lebih jelas tentang daerah asal mahasiswa Program Studi PPKn Universitas PGRI Sumatera Barat pada tahun 2022, berikut disajikan grafik dan peta yang menunjukkan sebaran mahasiswa berdasarkan daerah asalnya. Visualisasi ini bertujuan untuk memperlihatkan distribusi geografis mahasiswa, serta potensi persebaran minat terhadap program studi ini di berbagai wilayah berikut ini: Gambar 5. Grafik Daerah asal mahasiswa PPKn tahun 2022 Berdasarkan Grafik di atas dapat kita lihat bahwa daerah asal mahasiswa PPKn tersebar di 3 provinsi yaitu, 70% dari jumlah mahasiswa berasal dari Summatera Barat dengan di dominasi oleh daerah Pasaman Barat, sedangkan Provinsi jambi sebanyak 20% yang di dominasi wilayah Tebo dan Muaro Bungo, sedangkan dari Riau terdapat 7% yang berasal dari daerah Taluak Kuantan, sedangkan dari bengkulu terdapat sebanyak 3% yaitu dari Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Analisis Spasial Persebaran Mahasiswa Program Studi PPKN Universitas PPGRI Sumatera Barat Berdasarkan Asal Daerah Tahun 2020Ae2023 wilayah Muko-Muko. Gambar 6. Persebaran Mahasiswa PKN Tahun 2022 Universitas PGRI Sumatera Barat Berdasarkan Hasil Penelitian, persebaran mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPK. Universitas PGRI Sumatera Barat angkatan 2022 menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam jumlah dan cakupan wilayah asal mahasiswa dibandingkan dua tahun sebelumnya. Berdasarkan visualisasi peta, tampak bahwa jumlah titik persebaran semakin padat, dan simbol sebaran mahasiswa berwarna kuning tersebar secara luas di berbagai kabupaten/kota di Pulau Sumatera. Wilayah Sumatera Barat masih menjadi kontributor utama mahasiswa, ditandai dengan padatnya sebaran di Kota Padang. Kabupaten Pesisir Selatan. Solok. Tanah Datar. Padang Pariaman, dan Pasaman Barat. Ukuran simbol di daerah-daerah ini cukup besar, menandakan jumlah mahasiswa yang relatif tinggi. Ini memperlihatkan bahwa kedekatan geografis dan jaringan sosial masih memengaruhi keputusan calon mahasiswa dalam memilih kampus. Namun, yang paling mencolok dari peta ini adalah peningkatan jumlah mahasiswa dari provinsi luar Sumatera Barat, khususnya dari Riau. Jambi. Bengkulu dan Mentawai. Pada bagian kiri bawah peta, ditampilkan grafik Nearest Neighbor Ratio (NNR), yang berfungsi untuk mengukur pola distribusi spasial mahasiswa. Nilai NNR pada peta ini adalah sekitar 0. 95, yang mengindikasikan bahwa pola persebaran mahasiswa tidak lagi mengelompok secara ketat . , tetapi mulai mendekati pola acak . andom distributio. Ini menunjukkan kemajuan dari sisi jangkauan spasial kampus. Dengan kata lain, meskipun mahasiswa tetap banyak berasal dari daerah sekitar kampus, jumlah mahasiswa dari luar daerah meningkat dan mulai menunjukkan pola sebaran yang lebih merata ke seluruh wilayah Sumatera bagian tengah dan timur. 4 Persebaran Mahasiswa Tahun 2023 Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang daerah asal mahaiswa PPkn universitas PGRI Sumatera Barat dari tahun 2023, berikut ini adalah visualisasi data dalam bentuk grafik berikut ini: Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Analisis Spasial Persebaran Mahasiswa Program Studi PPKN Universitas PPGRI Sumatera Barat Berdasarkan Asal Daerah Tahun 2020Ae2023 Gambar 7. Grafik Daerah asal mahasiswa PPKn tahun 2023 Berdasarkan Grafik di atas dapat kita lihat bahwa daerah asal mahasiswa PPKn tersebar di 3 provinsi yaitu, 85% dari jumlah mahasiswa berasal dari Summatera Barat dengan di dominasi oleh daerah Pasaman Barat, sedangkan Provinsi jambi sebanyak 13% yang di dominasi wilayah Tebo dan Muaro Bungo, sedangkan dari riau dan Bengkulu masingmasing sebanyak 2% yaitu dari wilayah Muko-Muko. Gambar 8. Persebaran Mahasiswa Tahun 2023 Berdasarkan Hasil Penelitian. Peta persebaran mahasiswa Program Studi PPKn Universitas PGRI Sumatera Barat angkatan 2023 memperlihatkan pola sebaran yang cenderung terkonsentrasi pada wilayah-wilayah inti di sekitar kampus, terutama di provinsi Sumatera Barat. Titik-titik sebaran mahasiswa ditunjukkan oleh simbol bulat berwarna merah yang sebagian besar berlokasi di bagian barat dan tengah provinsi. Wilayah dengan kontribusi asal mahasiswa terbesar tetap berada di Kabupaten Pasaman Barat. Padang pariaman. Sijunjung dan Pesisir Selatan. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya . , jumlah titik sebaran pada peta tahun 2023 terlihat menurun. Sebaran mahasiswa dari luar Sumatera Barat, seperti Riau dan Bengkulu, tidak lagi terwakili atau tidak muncul pada peta tahun ini. Hal ini menunjukkan bahwa jangkauan spasial program studi pada tahun 2023 mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Analisis Spasial Persebaran Mahasiswa Program Studi PPKN Universitas PPGRI Sumatera Barat Berdasarkan Asal Daerah Tahun 2020Ae2023 Nilai Nearest Neighbor Ratio (NNR) sebesar 1. 0117 pada peta tahun 2023 menunjukkan bahwa pola persebaran mahasiswa berada dekat dengan pola acak . Meskipun tidak terkonsentrasi secara ekstrem, persebaran mahasiswa tidak menunjukkan pola yang lebih menyebar dibandingkan tahun sebelumnya. Artinya, meskipun titik-titik menyebar, luas jangkauan sebaran secara wilayah justru mengalami penyempitan. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat fluktuasi jumlah mahasiswa Program Studi PPKn Universitas PGRI Sumatera Barat dari tahun 2020 hingga 2023. Penurunan jumlah mahasiswa pada tahun 2021 dapat dihubungkan dengan dampak pandemi COVID-19, sedangkan peningkatan pada tahun 2022 menunjukkan adanya pemulihan dan minat yang meningkat terhadap pendidikan Namun, pada tahun 2023, jumlah mahasiswa kembali mengalami penurunan, yang menunjukkan bahwa masih ada tantangan yang harus dihadapi oleh universitas dalam mempertahankan dan meningkatkan jumlah pendaftar. Persebaran mahasiswa Program Studi PPKn Universitas PGRI Sumatera Barat pada tahun 2020Ae2023 pada umumnya berasa dari provinsi Sumatera Barat, didominasi oleh wilayah-wilayah Pasaman Barat. Pesisir Selatan. Sijunjung. Solok, dan Tanah Datar. Untuk meningkatkan jangkauan wilayah penerimaan mahasiswa, program studi perlu memperkuat strategi promosi ke luar provinsi, terutama ke wilayah yang sebelumnya pernah berkontribusi. Pemanfaatan alumni sebagai agen promosi lokal dapat membantu memperluas jangkauan informasi kampus. Selain itu, analisis spasial perlu dijadikan bagian dari evaluasi tahunan untuk memantau efektivitas promosi dan arah pengembangan wilayah penerimaan mahasiswa baru secara data-driven. REFERENSI