Journal of Information Technology Ampera Vol. No. 2, e-ISSN: 2774-2121 https://journal-computing. org/index. php/journal-ita/index Strategi Mahasiswa dalam Menggunakan Bahasa Indonesia untuk Menjelaskan istilah Teknologi kepada Teman Sebaya Angelina Lanut1. Clementino Sushandro Cungkuru 2. Alsyam Asmoro Wijaya Kusuma3. Gracedelia Jeannywelasny Ngasa4* 1,2,3Program Studi Diploma Tiga Teknologi Informasi. Politeknik eLBajo Commodus. Labuan Bajo. Indonesia. 4Program Studi Diploma Tiga Perhotelan. Politeknik eLBajo Commodus. Labuan Bajo. Indonesia. Email: gracedeliangasa@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi mahasiswa dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk menjelaskan istilah teknologi kepada teman sebaya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari tujuh mahasiswa program studi Teknologi Informatika di Politeknik eLBajo Commodus. Labuan Bajo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan strategi seperti menyederhanakan istilah teknis, memakai bahasa sehari-hari, memberikan contoh atau analogi dari kehidupan sehari-hari, dan kadang mencantumkan istilah asing agar maknanya tetap jelas. Faktor yang memengaruhi strategi ini meliputi konteks pembicaraan, tingkat kesulitan istilah, kemampuan teman yang mendengar, pengalaman belajar di kampus, serta sumber belajar digital. Strategi ini terbukti efektif dalam mempermudah pemahaman teman sebaya, terutama ketika disertai contoh, analogi, atau praktik langsung. Fleksibilitas, kesabaran, dan penyesuaian bahasa sesuai audiens menjadi kunci agar konsep teknologi dapat dipahami dengan jelas dan mengurangi Kata kunci: Strategi Bahasa. Istilah Teknologi. Mahasiswa. Pemahaman Teman Sebaya. Bahasa Indonesia. PENDAHULUAN Bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa pemersatu dalam kehidupan akademik maupun non akademik. Bahwasannya untuk mewakili identitas, status, dan keadaan setiap orang di dunia maya selama interaksi sosial dalam komunitas, simbol diperlukan . Konteks ini mahasiswa juga sering This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. Journal of Information Technology Ampera Vol. No. 2, e-ISSN: 2774-2121 https://journal-computing. org/index. php/journal-ita/index terlibat dalam menjelaskan konsep istilah-istilah teknologi kepada teman sebaya. Perkembangan teknologi informasi ini muncul berbagai istilah baru khususnya mengunakan bahasa asing. Dalam konteks ini mahasiswa secara efektif mampu menjelaskan bahasa Indonesisa dengan baik walaupun mempunyai latar belakang yang tidak sama. Mahasiswa memiliki kemampuan dalam menjelaskan istilah teknologi menggunakan bahasa Indonesia, mereka juga mencerminkan dan menunjukan kemampuan berpikir secara kritis terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Bahwasannya Kemampuan berpikir kreatif berbeda untuk setiap orang dan bergantung pada latihan teratur yang mendorong pemikiran kreatif . Dalam dominasi istilah asing pada bidang teknologi. Mahasiswa penting memiliki strategi linguistik pada pesan yang mereka sampaikan supaya muda dipahami. Di lingkungan perguruan tinggi sangat berpengaruh efektivitas pembelajaran kolaborasi ilmiah, serta pelestarian fungsi bahasa Indonesia dalam bidang ilmu Mahasiswa masih banyak yang mengalami kesulitan dalam menjelaskan istilah teknologi dalam berbahasa Indonesia. Teknologi informasi dan komunikasi dapat menjadi sarana untuk meningkatkan ketertarikan mahasiswa dalam belajar Bahasa Indonesia. Teknologi komunikasi dan informasi memiliki peranan yang penting sebagai sarana untuk membantu proses pembelajaran . Mahasiswa sering memakai istilah serapan secara langsung tanpa menyertakan padanan atau penjelasan yang jelas, sehingga menyebabkan komunikasi di antara mereka menjadi kurang efektif. Selain itu, keterbatasan kosakata teknologi dalam bahasa Indonesia membuat mahasiswa cenderung lebih memilih menggunakan bahasa Inggris saat membicarakan topik yang berkaitan dengan teknologi. Selain itu, ada beberapa Universitas yang melakukan observasi dan hasilnya menunjukkan bahwa seorang mahasiswa memiliki berbagai macam strategi dalam menjelaskan istilah teknologi menggunakan bahasa Indonesia, seperti penerjemahan Secara faktual, kontekstual, dan penggunaan perbandingan. Dalam Proses komunikasi, komunikator menyampaikan pesan Kepada komunikan dengan tujuan agar komunikan Mengerti yang dimaksud oleh komunikator . , akan tetapi penelitian yang mengkaji kedalam strategi tersebut masih terbatas. Sebagian besar observasi tersebut masih berfokus pada aspek penerjemahan bahasa dan bukan praktik komunikasi antar mahasiswa di lingkungan akademik yang bersifat bebas tetapi berisi kaidah kebahasaan yang Berdasarkan pembahasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa masih terdapat celah penelitian terkait strategi linguistik yang digunakan oleh mahasiswa ketika memakai bahasa Indonesia untuk menjelaskan istilah-istilah teknologi kepada rekan sebayanya. Meskipun teknologi membawa banyak manfaat, ada beberapa permasalahan yang dihadapi dalam penerapan teknologi 16 | Strategi Mahasiswa dalam Menggunakan Bahasa Indonesia . Journal of Information Technology Ampera Vol. No. 2, e-ISSN: 2774-2121 https://journal-computing. org/index. php/journal-ita/index dalam pendidikan Bahasa Indonesia. Salah satunya adalah kesenjangan akses . Mayoritas penelitian sebelumnya berfokus pada aspek leksikal atau bentuk penerjemahan formal, sedangkan kajian yang membahas cara mahasiswa memilih, menyesuaikan, dan mengomunikasikan istilah teknologi dalam interaksi sehari-hari masih sangat terbatas. Pemahaman mengenai strategi tersebut sebenarnya krusial untuk menelusuri bagaimana bahasa Indonesia menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi dan bagaimana kemampuan komunikatif mahasiswa berkembang dalam konteks era digital. Berbagai strategi yang digunakan mahasiswa untuk menjelaskan istilah teknologi kepada teman sebaya dalam bahasa Indonesia antara lain meliputi upaya pengetahuan yang diperoleh dan dapat menentukan kecerdasan dan pengetahuan mencari padanan kata yang sesuai, memberikan penjelasan tambahan, menggunakan contoh konkret, atau memadukan istilah asing dengan penjelasan dalam bahasa Indonesia agar maknanya lebih mudah dipahami. Kecerdasan Linguistik (Berhubungan dengan Bahas. Kecerdasan linguistik adalah kecerdasan untuk mengelola kata, atau kemampuan untuk menggunakan kata-kata secara efektif baik secara lisan maupun tulisan. Orang-orang cerdas di bidang ini dapat membantah, meyakinkan, menghibur, atau mengajar secara efektif melalui kata-kata yang di ucapkan . Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk serta pola strategi berbahasa yang digunakan oleh mahasiswa, sekaligus menganalisis faktor linguistik maupun non-linguistik yang berperan dalam menentukan cara mereka menjelaskan istilah teknologi dalam interaksi dengan teman sebaya. Pentingnya penelitian ini dapat menyajikan terkait teoritis dalam bidang sosiolinguistik dalam bidang pembelajaran bahasa, terkait bahasa yang di gunakan di Rana teknologi hasil penelitian ini juga dapat menjadi referensi bagi dosen dan mahasiswa dalam berkembangnya kurikulum dalam merancang strategi bahasa yang adaptif terhadap kemajuan istilah-istilah teknologi. Kesimpulannya adalah literasi atau keaksaraan dapat diartikan melek informasi dan melek teknologi, peka terhadap lingkungan, berpikir kritis bahkan peka terhadap politik dan isu sosial . Penelitian ini juga berfokus pada mahasiswa bagaimana caranya menjelaskan istilah-Istilah teknologi yang belum di sajikan dalam konteks cara mengunakan bahasa Indonesia dengan baik di era digital METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu metode penelitian yang bertujuan memahami dan menggambarkan fenomena secara mendalam melalui data berupa kata-kata, pengalaman, serta makna yang dibangun oleh para informan. Penelitian kualitatif Angelina Lanut1. Clementino Sushandro Cungkuru2, at all | 17 Journal of Information Technology Ampera Vol. No. 2, e-ISSN: 2774-2121 https://journal-computing. org/index. php/journal-ita/index memusatkan perhatian pada proses, situasi, dan perspektif individu secara alamiah, sehingga sangat tepat digunakan untuk mengungkap dinamika yang terjadi di lapangan. Pendekatan ini digunakan untuk menggali secara mendalam fenomena yang berkaitan dengan topik penelitian melalui pemahaman terhadap pengalaman, persepsi, serta interaksi para informan. Lokasi penelitian ditetapkan di Kampus Politeknik eLBajo Commodus labuan Bajo sebagai tempat berlangsungnya fenomena yang relevan dengan permasalahan penelitian. Penelitian ini berfokus pada Strategi Mahasiswa Dalam Menggunakan Bahasa Indonesia Untuk Menjelaskan istilah Teknologi Kepada Teman Sebaya, sehingga seluruh kegiatan pengumpulan data diarahkan untuk menjawab rumusan masalah dalam konteks penelitian tersebut. Informan penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan informan secara sengaja berdasarkan pertimbangan bahwa mereka memiliki pengalaman, pengetahuan, atau keterlibatan langsung dalam fenomena yang diteliti. Informan dalam penelitian ini meliputi Mahasiswa program studi teknologi informatika Politeknik eLBajo Commodus semester 3. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran yang komprehensif sesuai kebutuhan HASIL DAN PEMBAHASAN Strategi Mahasiswa dalam Menggunakan Bahasa Indonesia untuk Menjelaskan Istilah Teknologi Mahasiswa dapat menerapkan berbagai strategi dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk menjelaskan istilah teknologi, yaitu dengan memilih kata-kata yang ringkas, jelas, dan mudah dipahami tanpa mengubah makna Istilah asing dapat dijelaskan kembali menggunakan ungkapan dalam Bahasa Indonesia yang sepadan, kemudian diperkuat melalui contoh atau analogi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mahasiswa juga dapat mencantumkan istilah aslinya dalam tanda kurung agar konsep tetap akurat dan tetap dikenali dalam konteks global. Cara ini tidak hanya membantu penyampaian informasi menjadi lebih efektif, tetapi juga memperkuat kedudukan Bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan. Berdasarkan hasil wawancara dengan Kakak Tito, ia menjelaskan bahwa ketika menerangkan istilah teknologi kepada teman sebaya, ia selalu menyesuaikan bahasa yang digunakan dengan memakai bahasa sehari-hari agar 18 | Strategi Mahasiswa dalam Menggunakan Bahasa Indonesia . Journal of Information Technology Ampera Vol. No. 2, e-ISSN: 2774-2121 https://journal-computing. org/index. php/journal-ita/index penjelasannya tidak berbelit. Tito juga berusaha menyederhanakan istilah teknis IT dengan menggantinya ke dalam bahasa Indonesia yang lebih mudah dipahami, sehingga konsep yang dijelaskan dapat diterima dengan cepat oleh Tito menambahkan bahwa ia sering menggunakan analogi atau contoh sederhana, misalnya menggambarkan bahwa dalam dunia IT Aukalau kamu suruh A, dia akan keluar A. kalau tidak seperti itu, program bisa error. Ay Menurutnya, penjelasan seperti ini membantu orang memahami logika dasar Meski begitu, dalam beberapa situasi Tito lebih memilih menyebut istilah asing terlebih dahulu, terutama istilah berbahasa Inggris, karena mayoritas istilah di bidang IT memang berasal dari bahasa tersebut dan lebih mudah dikenali sebelum dijelaskan lebih lanjut. Berdasarkan hasil wawancara dengan kakak Syhaif menjelaskan bahwa ketika menerangkan istilah teknologi kepada teman sebaya, ia menggunakan bahasa sehari-hari agar lebih mudah dipahami dan sering menyederhanakan istilah teknis IT dengan menjelaskan fungsi serta tujuannya menggunakan contoh yang dekat dengan kehidupan, seperti menggambarkan AudataAy sebagai rak arsip. Ia juga memakai analogi untuk memperjelas konsep, misalnya menjelaskan firewall sebagai pos keamanan atau satpam yang menjaga agar ancaman tidak masuk. Meskipun begitu, dalam beberapa situasi Syhaif tetap menggunakan istilah asing terlebih dahulu, terutama istilah berbahasa Inggris, agar teman-temannya mengenal istilah aslinya dan memahami maknanya sebelum diberikan penjelasan lebih sederhana. Berdasarkan hasil wawancara dengan kakak Dandy, ia menjelaskan bahwa ketika menerangkan istilah teknologi kepada teman sebaya, ia menyesuaikan bahasa dengan menggunakan bahasa sehari-hari agar lebih mudah dipahami. Ia juga sering memakai analogi, misalnya menjelaskan cloud storage sebagai loker penyimpanan online, serta menyederhanakan istilah teknis IT dengan mengubahnya menjadi penjelasan yang lebih dekat dengan kehidupan, seperti menyebut kapasitas sebagai Aukapasitas jalan data. Ay Meskipun begitu. Dandy kadang tetap menggunakan istilah bahasa Inggris terlebih dahulu dan kemudian menjelaskannya agar teman-temannya tidak hanya mengerti maknanya, tetapi juga mengenal istilah aslinya yang umum dipakai dalam dunia IT. Berdasarkan hasil wawancara dengan kakak Ecak, ia menjelaskan bahwa ketika menerangkan istilah teknologi kepada teman sebaya, ia lebih memilih menggunakan bahasa sehari-hari agar penjelasan lebih mudah Ia juga menyederhanakan istilah teknis IT dengan menjelaskan fungsi dan tujuannya secara sederhana, serta menggunakan contoh seperti ketika menjelaskan firewall kepada orang yang bukan dari bidang TI. Berbeda dengan beberapa informan lain. Ecak tidak memilih menggunakan istilah asing terlebih Angelina Lanut1. Clementino Sushandro Cungkuru2, at all | 19 Journal of Information Technology Ampera Vol. No. 2, e-ISSN: 2774-2121 https://journal-computing. org/index. php/journal-ita/index dahulu karena menurutnya penjelasan dengan bahasa Indonesia jauh lebih mudah dipahami oleh teman-temannya. Berdasarkan hasil wawancara, terlihat bahwa ketika menerangkan istilah teknologi kepada teman sebaya, para informan cenderung menyesuaikan bahasa yang digunakan agar lebih mudah dipahami. Mereka lebih memilih menggunakan bahasa sehari-hari dan menyederhanakan istilah teknis IT dengan mengaitkannya pada contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, penggunaan analogi juga menjadi strategi utama untuk membantu pemahaman konsep, misalnya menjelaskan firewall sebagai satpam, cloud storage sebagai loker online, atau logika program dengan perintah dan keluaran. Strategi ini menunjukkan bahwa pemilihan bahasa dan analogi menjadi kunci agar informasi teknologi dapat diterima dengan cepat dan jelas oleh pendengar yang tidak memiliki latar belakang teknis. Meskipun demikian, terdapat perbedaan dalam penggunaan istilah asing, khususnya istilah berbahasa Inggris yang umum dalam dunia IT. Sebagian informan cenderung menyebut istilah asing terlebih dahulu sebelum dijelaskan dengan bahasa sederhana, agar pendengar mengenal istilah asli dan konteks Namun, ada juga yang lebih memilih menggunakan Bahasa Indonesia sejak awal karena dianggap lebih mudah dipahami. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun penyederhanaan bahasa dan penggunaan analogi penting, strategi komunikasi tetap dapat berbeda tergantung pada pengalaman dan persepsi individu terhadap efektivitas penyampaian informasi. Secara keseluruhan, wawancara ini menekankan bahwa komunikasi teknologi yang efektif tidak hanya bergantung pada materi yang disampaikan, tetapi juga pada kemampuan menyesuaikan bahasa dan pendekatan dengan audiens. Faktor yang Memengaruhi Strategi Penggunaan Bahasa Mahasiswa Berbagai faktor memengaruhi strategi mahasiswa dalam menggunakan bahasa ketika menjelaskan istilah teknologi, di antaranya kemampuan literasi, pemahaman terhadap konsep teknologi, dan kebiasaan akademik yang terbentuk di lingkungan belajar. Mahasiswa yang memiliki literasi bahasa yang baik biasanya lebih mampu memilih diksi yang tepat, merangkai kalimat secara runtut, dan menyesuaikan penjelasan agar lebih mudah dipahami. Penguasaan terhadap konsep teknologi juga berkontribusi besar karena memudahkan mahasiswa menginterpretasikan istilah asing menjadi penjelasan yang sederhana dan relevan. Selain itu, pengaruh lingkungan seperti arahan dosen, budaya akademik, serta ketersediaan referensi berbahasa Indonesia turut membentuk cara mahasiswa merancang strategi berbahasa sehingga penjelasan materi teknologi dapat tersampaikan secara lebih jelas dan efektif. 20 | Strategi Mahasiswa dalam Menggunakan Bahasa Indonesia . Journal of Information Technology Ampera Vol. No. 2, e-ISSN: 2774-2121 https://journal-computing. org/index. php/journal-ita/index Menurut kakak Tito, pemilihan strategi saat menjelaskan istilah teknologi sangat tergantung pada kemampuan lawan bicara. Tito menjelaskan bahwa ia menyesuaikan bahasa dan penjelasan yang digunakan berdasarkan seberapa memahami teman-temannya terhadap istilah teknologi tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa konteks sosial dan tingkat pemahaman audiens menjadi faktor penting dalam menentukan cara ia menyampaikan informasi. Selain itu, kakak Tito menyebutkan bahwa pengalaman belajar di kampus, seperti tugas presentasi atau diskusi, memengaruhi cara ia menjelaskan istilah teknologi karena di lingkungan kampus bahasa yang digunakan jarang berfokus pada istilah TI. Media sosial dan sumber belajar digital juga memberi pengaruh positif, karena Tito dapat menemukan banyak konten terkait teknologi yang membantu memperkaya kosakata dan cara menjelaskan istilah TI. Kemampuan teman sebaya juga menjadi pertimbangan, karena beberapa teman tidak memahami istilah teknologi tertentu, sehingga Tito perlu menyesuaikan bahasa agar lebih mudah dimengerti. Menurut kakak Syhaif, faktor yang memengaruhi pemilihan strategi ketika menjelaskan istilah teknologi adalah konteks pembicaraan dan kemampuan lawan bicara. Ia menekankan pentingnya menyesuaikan cara menjelaskan agar teman-temannya dapat memahami maksud yang disampaikan dengan jelas. Pengalaman belajar di kampus, seperti tugas presentasi atau diskusi, juga memengaruhi cara kakak Syhaif menjelaskan istilah teknologi. Dengan menyederhanakan penjelasan, ia dapat membantu teman-temannya memahami konsep atau istilah yang mungkin terdengar rumit. Selain itu, kakak Syhaif menyebutkan bahwa media sosial dan sumber belajar digital memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap penggunaan istilah teknologi. Banyak kalimat atau kata baru yang ia temukan dari sumber digital dapat digunakan untuk mempermudah penjelasan. Kemampuan teman sebaya juga menjadi pertimbangan penting, karena beberapa teman belum familiar dengan istilah teknologi tertentu. Oleh karena itu, kakak Syhaif selalu menyesuaikan bahasa dan istilah yang digunakan agar lebih mudah dipahami oleh semua orang di Menurut kakak Dandy, faktor yang memengaruhi pemilihan strategi ketika menjelaskan istilah teknologi tergantung pada konteks pembicaraan. Jika suasana obrolan santai, kakak Dandy cenderung menggunakan bahasa yang santai agar percakapan lebih mudah dipahami. Ia menyebutkan bahwa pengalaman belajar di kampus, seperti tugas presentasi atau diskusi, tidak terlalu memengaruhi cara ia menjelaskan istilah teknologi karena bahasa yang digunakan di kampus jarang berkaitan langsung dengan istilah IT. Kakak Dandy juga menekankan bahwa media sosial dan sumber belajar digital sangat membantu dalam penggunaan istilah teknologi. Ia sering menonton konten tentang IT yang memberinya banyak referensi dan kosakata baru untuk Angelina Lanut1. Clementino Sushandro Cungkuru2, at all | 21 Journal of Information Technology Ampera Vol. No. 2, e-ISSN: 2774-2121 https://journal-computing. org/index. php/journal-ita/index mempermudah penjelasan. Selain itu, kemampuan teman sebaya turut memengaruhi pemilihan bahasa kakak Dandy, karena jika teman-temannya paham tentang IT, kakak Dandy juga bisa menyesuaikan cara dan kecepatan penjelasan agar lebih efektif dan mudah dimengerti. Menurut kakak Ecak, faktor yang memengaruhi pemilihan strategi ketika menjelaskan istilah teknologi adalah tingkat kesulitan istilah dan konteks Ia cenderung menggunakan bahasa Indonesia yang lebih sederhana agar penjelasan lebih mudah dipahami oleh lawan bicara. Pengalaman belajar di kampus, seperti diskusi atau tugas presentasi, juga memengaruhi cara kakak Ecak menjelaskan istilah teknologi. Saat beberapa teman tidak memahami istilah tertentu, kakak Ecak menyederhanakan penjelasan agar semua peserta diskusi dapat mengikuti dengan lebih mudah. Selain itu. Kakak Ecak menyatakan bahwa media sosial sangat membantu dalam mengenal istilah baru di bidang teknologi. Platform digital memberikan banyak referensi yang dapat digunakan untuk memperkaya kosakata dan mempermudah penjelasan. Kemampuan teman sebaya juga memengaruhi pemilihan bahasa, karena jika berbicara dengan teman yang sudah familiar dengan teknologi. Kakak Ecak tetap menggunakan istilah teknis tanpa perlu menyederhanakan, menyesuaikan bahasa dengan tingkat pemahaman audiens. Berdasarkan hasil wawancara, faktor utama yang memengaruhi strategi dalam menjelaskan istilah teknologi adalah konteks pembicaraan, tingkat kesulitan istilah, dan kemampuan lawan bicara. Penyesuaian bahasa dilakukan agar materi yang disampaikan dapat dipahami dengan jelas oleh audiens. Dalam situasi santai, bahasa yang digunakan cenderung lebih ringan, sedangkan untuk audiens yang kurang familiar dengan istilah teknologi, penjelasan disederhanakan menggunakan bahasa yang lebih umum. Hal ini menunjukkan bahwa aspek sosial dan karakteristik audiens sangat berperan dalam menentukan cara penyampaian informasi. Selain itu, pengalaman belajar di kampus, media sosial, dan kemampuan teman sebaya juga memengaruhi cara menjelaskan istilah Tugas presentasi dan diskusi di kampus mendorong penyederhanaan istilah agar lebih mudah dipahami, sementara media sosial dan konten digital menyediakan kosakata baru yang membantu memperkaya penjelasan. Kemampuan teman sebaya menentukan apakah istilah teknis dapat digunakan langsung atau perlu disederhanakan. Secara keseluruhan, strategi penggunaan istilah teknologi merupakan kombinasi dari konteks sosial, pengalaman akademik, sumber belajar digital, dan tingkat pemahaman audiens. Efektivitas Strategi dalam Membantu Pemahaman Teman Sebaya Efektivitas strategi penggunaan bahasa terlihat dari kemampuan mahasiswa membantu teman sebaya memahami istilah teknologi dengan lebih 22 | Strategi Mahasiswa dalam Menggunakan Bahasa Indonesia . Journal of Information Technology Ampera Vol. No. 2, e-ISSN: 2774-2121 https://journal-computing. org/index. php/journal-ita/index Ketika istilah asing dijelaskan menggunakan bahasa Indonesia yang sederhana, disertai contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, serta tetap mencantumkan istilah aslinya untuk menjaga ketepatan makna, teman sebaya lebih cepat mengerti materi. Strategi ini juga membuat proses diskusi berjalan lebih lancar dan meminimalkan terjadinya salah pengertian. Selain itu, penggunaan bahasa Indonesia yang komunikatif turut membantu mencegah kesalahpahaman dan memperkuat pemahaman bersama, sehingga konsep teknologi yang sebelumnya dianggap sulit dapat dipahami seluruh anggota kelompok belajar dengan lebih baik. Berdasarkan hasil wawancara dengan kakak Tito, strategi yang paling efektif untuk membuat teman memahami istilah teknologi adalah dengan menjelaskan sekaligus mempraktekkannya, sehingga teman tidak hanya mendengar tetapi juga melihat penerapannya secara langsung. Respons teman bervariasi, ada yang langsung memahami, namun ada juga yang membutuhkan penjelasan tambahan. Kakak Tito menyebutkan bahwa teman-temannya kerap memberikan umpan balik positif, misalnya dengan mengatakan. AuOh ternyata begitu caranya, terima kasih. Ay Apabila masih ada yang belum memahami, kakak Tito akan menjelaskan ulang dengan cara yang lebih sederhana dan menggunakan bahasa yang lebih mudah dimengerti, menunjukkan bahwa fleksibilitas dan kesabaran sangat penting dalam memastikan pemahaman teman terhadap istilah teknologi. Berdasarkan hasil wawancara dengan kakak Syhaif, strategi yang paling efektif untuk membuat teman memahami istilah teknologi adalah dengan menjelaskan sambil mempraktekkannya, sehingga teman tidak hanya mendengar tetapi juga melihat penerapannya secara langsung. Respons teman bervariasi tergantung materi. sebagian langsung memahami, sementara sebagian lain memerlukan penjelasan tambahan yang disertai praktik agar lebih Teman-temannya juga kerap memberikan umpan balik positif, misalnya dengan mengatakan. AuOh begitu caranya, baik sudah mas. Ay Jika masih ada yang belum memahami, kakak Syhaif mengganti cara penjelasan dan tetap mempraktekkannya agar lebih mudah dimengerti, menunjukkan bahwa kesabaran, fleksibilitas, dan praktik langsung sangat penting dalam membantu teman memahami istilah teknologi. Berdasarkan hasil wawancara dengan kakak Dandy, strategi yang paling efektif untuk membuat teman memahami istilah teknologi adalah dengan menjelaskannya menggunakan bahasa sehari-hari, karena penggunaan bahasa formal atau teknis sering membuat teman bingung. Respons teman bervariasi tergantung individu. ada yang langsung mengerti, namun ada juga yang masih membutuhkan penjelasan tambahan. Teman-temannya kerap memberikan umpan balik, misalnya mengatakan. AuSaya kurang paham, tapi setelah kamu menjelaskannya saya mengerti sedikit. Ay Jika masih ada yang belum memahami. Angelina Lanut1. Clementino Sushandro Cungkuru2, at all | 23 Journal of Information Technology Ampera Vol. No. 2, e-ISSN: 2774-2121 https://journal-computing. org/index. php/journal-ita/index kakak Dandy akan memberikan contoh dan menjelaskan dengan lebih detail agar istilah teknologi tersebut dapat dipahami dengan jelas. Berdasarkan hasil wawancara dengan kakak Ecak, strategi yang paling efektif untuk membuat teman memahami istilah teknologi adalah dengan menjelaskannya menggunakan istilah sehari-hari. Respons teman bervariasi. sebagian langsung lebih memahami, sementara sebagian lain meminta contoh tambahan agar lebih jelas. Teman-temannya juga pernah memberikan umpan balik positif, misalnya dengan menjelaskan ulang materi yang telah kakak Ecak sampaikan sebelumnya, menunjukkan bahwa penjelasannya dapat dipahami. Jika masih ada yang belum mengerti, kakak Ecak akan menjelaskan ulang secara lebih detail dan memberikan contoh yang mudah dipahami agar istilah teknologi tersebut benar-benar dimengerti oleh semua teman. Berdasarkan hasil wawancara, efektivitas strategi penggunaan bahasa dalam menjelaskan istilah teknologi sangat dipengaruhi oleh kemampuan mahasiswa menyesuaikan cara penyampaian dengan kebutuhan teman sebaya. Strategi yang paling efektif meliputi penggunaan bahasa sehari-hari atau bahasa Indonesia yang sederhana, disertai contoh yang dekat dengan kehidupan seharihari, serta praktik langsung dari istilah yang dijelaskan, sehingga teman tidak hanya mendengar tetapi juga melihat penerapannya secara nyata. Respons teman bervariasi. sebagian langsung memahami, sementara sebagian lain memerlukan penjelasan tambahan atau contoh lebih spesifik. Umpan balik positif, seperti komentar bahwa penjelasan dapat dimengerti atau pengulangan materi oleh teman, menunjukkan bahwa pendekatan komunikatif dan fleksibel sangat membantu. Ketika masih ada yang belum memahami, penjelasan ulang dengan bahasa lebih sederhana, pemberian contoh yang jelas, dan praktik langsung terbukti efektif dalam memastikan seluruh anggota kelompok belajar memahami istilah teknologi dengan lebih baik dan meminimalkan KESIMPULAN Mahasiswa menggunakan berbagai cara untuk menjelaskan istilah teknologi dalam Bahasa Indonesia supaya teman sebaya lebih mudah mengerti. Cara-cara tersebut antara lain memakai bahasa sehari-hari, menyederhanakan istilah teknis, memberi contoh atau analogi dari kehidupan sehari-hari, dan kadang mencantumkan istilah asing agar maknanya tetap jelas. Strategi yang dipakai dipengaruhi oleh situasi pembicaraan, tingkat kesulitan istilah, kemampuan teman yang mendengar, pengalaman belajar di kampus, serta informasi dari media sosial atau sumber belajar digital. Penyesuaian cara menjelaskan ini membuat informasi lebih mudah diterima dan dimengerti oleh teman sebaya. 24 | Strategi Mahasiswa dalam Menggunakan Bahasa Indonesia . Journal of Information Technology Ampera Vol. No. 2, e-ISSN: 2774-2121 https://journal-computing. org/index. php/journal-ita/index Strategi ini efektif karena teman lebih cepat memahami istilah teknologi saat diberikan contoh, analogi, atau praktik langsung. Mahasiswa juga siap menjelaskan ulang atau memberi contoh tambahan jika ada teman yang belum Dengan begitu, pemahaman teman meningkat dan kesalahpahaman bisa dihindari. Secara keseluruhan, keberhasilan komunikasi teknologi tidak hanya tergantung pada materi, tetapi juga pada kemampuan mahasiswa menyesuaikan bahasa dan cara penyampaian dengan teman yang mendengar. REFERENCES