JOINT (Journal of Information Technolog. Vol. 04 No 02 Agustus 2022, pp. ISSN: 2527-9467/. ISSN: 2656-7539 Augmented Reality Smart Catalog Furniture Pada CV. Rorompok Menggunakan User Defined Target Yogi Alamsyah1. Rizal Rachman2 Teknologi Informasi. ARS UNIVERSITY BANDUNG 1Yogiallamsyah@gmail. 2Rizalrachman@ars. IntisariAi Augmented Reality merupakan sebuah teknologi untuk menggabungkan dunia nyata dan dunia virtual dengan cara menampilkan objek-objek virtual di dunia nyata secara real time. Seringkali konsumen mendapati permasalahan ketika menentukan tata letak furniture agar sesuai dengan yang mereka inginkan. Hal ini tentu saja sangat memakan waktu dan tenaga, tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menciptakan suatu aplikasi Android khususnya katalog produk furniture dengan menggunakan Augmented Reality yang dapat digunakan untuk menggantikan objek furniture dengan objek virtual furniture berbentuk 3D. Metode markerless AR di pilih karena lebih efektif dan efisien. Hasil penelitian berupa aplikasi android smart catalog yang menampilkan Augmented Reality, fitur rotasi dan skala, serta fitur sosial media perusahaan. Kata kunciAi Augmented Reality. Furniture, 3D View. Objek 3D. Markerless AR AbstractAi Augmented Reality is a technology to combine the real world and the virtual world by displaying virtual objects in the real world in real time. Often consumers find problems when determining the layout of furniture to match what they want. This is of course very time and effort consuming, the main purpose of this research is to create an Android application, especially a furniture product catalog using Augmented Reality that can be used to replace furniture objects with 3D virtual furniture objects. The markerless AR method was chosen because it is more effective and efficient. The results of the research are an android smart catalog application that displays Augmented Reality, rotation and scale features, as well as corporate social media features. KeywordsAi Augmented Reality. Furniture, 3D View, 3D Objects. Markerless AR PENDAHULUAN CV. Rorompok merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang furniture yang terletak di Kabupaten Sumedang. Furniture adalah istilah yang digunakan untuk berbagai peralatan penunjang kebutuhan rumah tangga, perkantoran, sekolah, hingga pusat perbelanjaan. Furniture biasanya digunakan sebagai tempat menyimpan barang, tempat duduk, tempat tidur, tempat mengerjakan sesuatu, atau sebagai dekorasi ruangan . dalam satu adegan, pengguna aplikasi hanya perlu memilih tipe produk furniture yang tersedia dan mengarahkan kamera penanda maka dengan otomatis objek 3D akan muncul. II. METODE PENELITIAN Metode Pengumpulan Data Tak sedikit dari para konsumen yang tidak mengukur luas ruangan terlebih dahulu sebelum membeli furniture, sehingga bingung dalam menentukan letak furniture yang sesuai dengan luas ruangan, terkadang konsumen berkali-kali memindahkan barang lainnya agar furniture yang baru muat dalam ruangan sehingga memakan waktu dan menguras Hal ini merupakan permasalahan umum yang sering terjadi ketika membeli furniture. Implementasi Augmented Reality kedalam sebuah aplikasi Android bertujuan agar dapat meminimalisir permasalahan umum yang terjadi ketika membeli furniture . Untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini, penulis menggunakan beberapa metode pengumpulan data yang dapat mendukung dalam penulisan tugas akhir skripsi ini, metode pengumpulan data yang dimaksud adalah studi pustaka, wawancara, dan observasi. Penulis mengumpulkan beberapa referensi dari buku, jurnal, maupun internet dengan membaca, mempelajari, serta memahami referensi yang berkaitan dengan perancangan aplikasi Augmented Reality, berdasarkan penelitian sebelumnya yang berjudul AuImplementasi Augmented Reality Furniture Dengan User-Defined Target Berbasis AndroidAy . merancang sebuah aplikasi katalog furniture yang dapat memproyeksikan dan memposisikan furniture di dalam suatu ruangan yang di inginkan. Augmented Reality yaitu sebuah teknologi yang dapat menampilkan informasi secara virtual untuk diterapkan pada lingkungan nyata secara langsung. Teknologi Augmented Reality (AR) berbeda dengan Virtual Reality (VR) karena AR sendiri menggunakan lingkungan nyata sedangkan VR menggunakan lingkungan buatan . Akan tetapi dalam perancangannya tidak tersedia fitur pendukung dan hanya berfokus pada Augmented Reality nya saja, maka dari itu penulis tertarik untuk mengembangkan aplikasi katalog furniture dengan menambahkan beberapa fitur baru di dalamnya seperti chat, lokasi perusahaan, sosal media dan lain sebagainya. Metode Markerless AR dipilih karena merupakan metode yang baru dan memiliki fitur yang tidak dmiliki oleh metode Marker Based Tracking, dengan metode Markerless AR maka pengguna aplikasi tidak membutuhkan banyak gambar target apabila ingin menampilkan objek 3D yang berbeda Metode Pengembangan Sistem Aplikasi katalog furniture pada penelitian ini dikembangkan dengan menggabungkan suara, gambar, teks dan animasi atau objek 3D yang tentunya tak lepas dari JOINT (Journal of Information Technolog. Vol 04 No 02. Agustus 2022 Maka dari itu dalam penelitian ini penulis melakukan perancangan aplikasi dengan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang merupakan sebuah metode pengembangan multimedia dengan 6 karakteristik yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing dan distributor yang mana tahapan tersebut tidak harus berurutan dalam pengerjaanya, tahapan tersebut dapat bertukar posisi . Di bawah ini adalah gambaran dari tahapan MDLC. Gambar 3. Tampilan Menu utama. Scene Tipe Produk Merupakan menu tipe furniture slider yang akan muncul sesuai dengan kategori furniture yang dipilih oleh user dengan pilihan 3D view dan augmented reality. Sumber: . Gambar 1. Tahapan Metode MDLC. Hasil Penelitian Dari penelitian ini penulis menemukan sebuah solusi atas permasalahan umum yang terjadi, yaitu dengan mengembangkan sebuah aplikasi simulasi produk furniture khususnya untuk calon konsumen CV. Rorompok umumnya untuk masyarakat yang mengalami masalah ketika hendak menata furniture. Aplikasi dibuat dengan menggabungkan konsep, desain dan bahan berupa gambar 2D serta audio yang tentunya menggunakan pedoman metode MDLC. Scene Pembukaan Tampilan awal ketika pengguna mengakses aplikasi. Gambar 4. Tampilan Tipe Produk. Scene 3D View Merupakan scene yang dibuat khusus untuk perangkat yang belum support augmented reality, dengan fitur rotasi dan gani warna objek. Gambar 2. Tampilan Pembukaan. Scene Menu Utama Desain slider pada menu utama berisi tombol kategori produk yaitu kursi, meja, kitchenset dan rak tv. Gambar 5. Tampilan Tipe Produk. Alamsyah. : Augmented Reality Smart Catalog Furniture A Scene Augmented Reality Scene ini adalah tampilan pada saat kamera akan mendeteksi marker, scene ini merupakan scene Augmented Reality. Tabel 1. Pengujian Black Box. Keterangan Tujuan Hasil Menampilkan Animasi Loading Loading Animasi Berfungsi Animasi Slider Animasi Slider Pada Tombol Pada Tombol Kategori Kategori Pengujian Status Berhasil Animasi Loading Pengujian Tampilan Scene Kategori Furniture Gambar 6. Scene Augmented Reality. State Matchine Diagram Berikut ini adalah alur kerja aplikasi yang telah digambarkan menjadi sebuah diagram seperti yang ada pada gambar dibawah ini. Furniture Furniture Berfungsi Berfungsi Pengujian Tombol Beralih Ke Beralih Ke Scene Tipe Scene Tipe Scene Tipe Furniture Furniture Furniture Pengujian Animasi Slider Animasi Slider Pada Tombol Pada Tombol Tipe Furniture Tipe Furniture Berfungsi Berfungsi Tampilan fungsi Tipe Furniture Berhasil Berhasil Berhasil Pada pengujian augmented reality, penulis melakukan pengujian dengan menguji jarak maksimal tracking kamera untuk menampilan augmented reality. Seperti yan ada pada tabel dibawah ini. Tabel 2. Pengujian jarak Augmented Reality Gambar 6. State Matchine Diagram. No. Jarak . Hasil Terdeteksi Terdeteksi Tidak Terdeteksi Tidak Terdeteksi Tidak Terdeteksi IV. HASIL PENGUJIAN Pengujian ini bertujuan untuk mengamati kekurangan dan kesalahan pada sistem aplikasi yang telah dirancang, kekurangan dan kesalahan tersebut kemudian dievaluasi sehingga sistem aplikasi telah sesuai dengan hasil yang Pengujian yang dijalankan menggunakan pengujian blackbox functional, yang mana pengujian dilakukan hanya pada fungsionalitas nya saja. Hasil pengujian sistem aplikasi dapat dilihat pada tabel berikut. JOINT (Journal of Information Technolog. Vol 04 No 02. Agustus 2022 REFERENSI