Jurnal Ilmiah Sosio Agribis (JISA) Volume 22. Nomor 1 : 45-52 ISSN: 1412-1816 . ISSN: 2614-4549 . ANALISIS KEUNTUNGAN PEMASARAN BUNGA MAWAR POTONG (Rosa hybrida L. ) DI SURABAYA Marketing Profit Analysis of Cut Roses (Rosa hybrida L. ) in Surabaya 1*,2,3 Dinda Ayu Sofiana1*. Koesriwulandari2. Endang Siswati3 Department Agribusiness. Faculty of Agriculture. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya *Correspondence author: Dinda Ayu Sofiana dindaasofiana@gmail. ABSTRACT The purpose of this study is to find out marketing costs, analyze profits in marketing and find out the factors that influence the marketing advantages of cut roses at the Kayoon Flower Market Surabaya. The research method used is simple random sampling. The respondents in this study were 30 cut rose vendors. The data analysis method uses multiple linear regression analysis. Based on the results of multiple linear regression, the marketing profit model of cut roses at the Kayoon Flower Market Surabaya is as follows: Y= 2956323,939 Ae 2,973X1 1,067X2 6,892X3 Ae 0. 475X4 e. Based on F Ae statistics of 4,346 with a significance of 0. 008%, it can be interpreted that simultaneously all marketing activities carried out include stand rental costs, levy costs, transportation costs and labor costs have a significant effect on marketing profits cut roses at Kayoon Flower Market Surabaya. Partially marketing activities that have a significant effect on marketing profits are stand rental costs and transportation costs. Keywords: Cut Roses. Marketing Profits. Multiple Linear Regression ABSTRAK Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui biaya pemasaran, menganalisis keuntungan dalam pemasaran dan mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keuntungan pemasaran bunga mawar potong di Pasar Bunga Kayoon Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah simple random sampling. Responden dalam penelitian ini adalah 30 pedagang bunga mawar Metode analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil regresi linier berganda, maka model keuntungan pemasaran bunga mawar potong di Pasar Bunga Kayoon Surabaya adalah sebagai berikut : Y= 2956323. 939 Ae 2. 973X1 1. 067X2 6. 892X3 Ae 475X4 e. Berdasarkan F Ae statistik sebesar 4. 346 dengan signifikansi 0,008 %, dapat diartikan bahwa secara simultan semua aktivitas pemasaran yang dilakukan meliputi biaya sewa stand, biaya retribusi, biaya transportasi dan biaya tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap keuntungan pemasaran bunga mawar potong di Pasar Bunga Kayoon Surabaya. Secara parsial aktivitas pemasaran yang berpengaruh signifikan terhadap keuntungan pemasaran adalah biaya sewa stand dan biaya transportasi. Kata Kunci : Bunga Mawar Potong. Keuntungan Pemasaran. Regresi Linier Berganda PENDAHULUAN Diperoleh pengetahuan bahwasanya bangsa ini termasuk ke dalam negara agraris dimana ekosistem di dalamnya terdiri atas keberagaman dengan kondisi iklim pertanian dan iklim tropis di garis khatulistiwa, hal ini amat mendukung untuk perkembangan bisnis. Salah satu usaha komoditas hortikultura yang bernilai tinggi seperti sayuran, buah-buahan, tanaman obat, serta tanaman hias diinginkan mampu mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat Indonesia (Qodriyah et al. , 2. Didapatkan pengetahuan bahwasanya tanaman hias ialah suatu jenis tanaman hortikultura dengan nilai pendapatan yang tinggi yang berpeluang untuk dijadikan usaha ataupun bisnis yang Pertumbuhan sektor tanaman hias di dalam negeri terkait dengan meningkatnya Jurnal Ilmiah Sosio Agribis. Volume 22 (Nomor . , 2022: 45-52 penghasilan konsumen, tuntutan lingkungan, perkembangan industri pariwisata, dan pembangunan kompleks rumah, hotel, dan perkantoran. Tanaman hias termasuk ke dalam tanaman dengan ciri morfologi nilai estetika dan eksotis, termasuk tanaman hias yang berbunga . risan, mawar, anggrek, sedap malam serta anthuriu. , tanaman hias dengan daun yang indah . ucuk merah, aglonema, puring, serta sipru. , serta tanaman hias yang berbentuk menyerupai pohon ataupun perdu . alem, bougenvil, beringin serta sika. (Mutakabbir & Duakaju, 2. Dalam hal ini, tanaman hias khususnya bunga termasuk ke dalam suatu produk hortikultura yang banyak diminati. Selain fungsi estetika, bunga juga menawarkan manfaat ekonomi. Budidaya tanaman hias ialah suatu prospek bisnis yang menarik. Bunga mawar ialah suatu bunga hias yang bisa dimanfaatkan untuk memulai bisnis. Mawar (Rosa hybrida L. ) ialah suatu jenis bunga potong yang populer di Indonesia. Bunga mawar potong banyak diminati oleh para dekorator, toko bunga, hotel, restoran dan konsumen bunga mawar untuk menghias interiornya. Bunga mawar telah menjadi bagian penting dari budaya Indonesia, dan sering ditampilkan di acara-acara seperti kelahiran, ritual keagamaan, perayaan kemerdekaan, dan pernikahan. Bunga mawar bersifat universal, yang diminati oleh seluruh kalangan, baik remaja maupun dewasa. Surabaya ialah suatu kota besar di Indonesia, yang mana pada akhirnya Surabaya mempunyai potensial yang besar dalam pemasaran bunga khususnya bunga mawar untuk memenuhi permintaan konsumen baik konsumen rumah tangga maupun non rumah tangga, yaitu perkantoran, hotel dan restoran. Pasar Bunga Kayoon ialah suatu pasar bunga terlengkap di Surabaya, bunga yang banyak dijual ialah Bunga Mawar. Bunga Mawar Potong dijual dengan harga rerata 2. 000 Ae 2. 500/tangkai. Dalam satu bulan pedagang bisa menjual mawar potong mencapai 800 hingga 1. 000 tangkai mawar. Volume pembelian bisa berubah-ubah karena permintaan konsumen tidak selalu menentu. Biasanya volume permintaan konsumen meningkat pada saat terdapat momen-momen special seperti Hari Ibu. Acara Wisuda. Hari Valentine. Pesta Ulang Tahun dan berbagai acara lainnya. Semakin meningkatnya volume permintaan bunga mawar harapannya tingkatan pendapatan semakin meningkat (Balau et al. , 2. Pedagang melaksanakan aktivitas-aktivitas pemasaran. Sebagai konsekuensinya pedagang mengeluarkan pembiayaan aktivitas. Hal itu terjadi karena ingin mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi. Aktivitas yang dilaksanakan seperti mengeluarkan pembiayaan transportasi untuk pengiriman bunga dari produsennya, menyewa stand untuk mereka berjualan, mengeluarkan pembiayaan retribusi, dan mengeluarkan pembiayaan tenaga kerja untuk karyawannya. Ini yang mempengaruhi keuntungan pemasaran. Pedagang juga melaksanakan perawatan tanaman hias Mawar Potong. Mawar Potong cukup dipotong batangnya per 1-3cm tiap hari agar pori-pori terbuka dan tidak mudah layu. Kemudian airnya diganti 2x sehari. Perawatan Mawar Potong tidak memerlukan pembiayaan apapun. Selain itu, pada saat menjualnya mereka juga menawarkan berbagai macam permodelan/karangan bunga dengan bentuk yang amat cantik. Semakin banyak permintaan dari konsumen semakin besar juga keuntungan yang didapatkan. Sebagaimana yang didasarkan pada potensial dan peluang pasar bunga mawar potong di Jawa Timur khususnya di Pasar Bunga Kayoon Surabaya yang mana pada akhirnya didapatkan judul kajian AuAnalisis Keuntungan Pemasaran Bunga Mawar Potong (Rosa hybrida L. ) Di SurabayaAy (Arbi et al. , 2. Berdasarkan permasalahan diatas, maka peneliti dapat merumuskan masalah yang harus dijawab dalam penelitian ini yakni berapakah biaya pemasaran dan keuntungan pemasaran bunga mawar potong di Pasar Bunga Kayoon Surabaya dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keuntungan pemasaran bunga mawar potong di Pasar Bunga Kayoon Surabaya. Berdasarkan rumusan masalah yang telah disajikan diatas maka peneliti tertarik untuk menganalisis biaya pemasaran dan keuntungan pemasaran bunga mawar potong di Pasar Bunga Kayoon Surabaya dan menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keuntungan pemasaran bunga mawar potong di Pasar Bunga Kayoon Surabaya. Pembiayaan dalam proses pemasaran termasuk ke dalam pembiayaan yang harus dikeluarkan dalam proses memasarkan suatu produk, dimana didalamnya terdiri atas pembiayaan transportasi, sewa stand, tenaga kerja serta retribusi. Jarak, skala usaha pedagang, jumlah karyawan, dan kualitas termasuk ke dalam berbagai faktor yang menentukan besarnya pembiayaan yang dikeluarkan dalam proses memasarkan suatu produk. Harga konsumen akhir dan bagian petani akan dipengaruhi oleh jumlah pembiayaan yang JISA. ISSN: 1412-1816 . ISSN: 2614-4549 . Dinda Ayu Sofiana Ae Analisis Keuntungan Pemasaran Bunga Mawar Potong (Rosa hybrida L) di . dikeluarkan dalam proses memasarkan suatu produk. Pembiayaan yang dikeluarkan dalam proses memasarkan suatu produk juga berdampak pada efektif tidaknya suatu badan usaha pemasaran dalam menyebarkan produknya. Selisih antara harga yang terdapat di pasaran ke produsennya serta harga yang diberi oleh konsumennya dilaksanakan pengurangan terhadap pembiayaan yang dikeluarkan dalam proses memasarkan suatu produk dikenal sebagai keuntungan yang didapatkan dari proses pemasarannya Karena setiap kelembagaan berusaha unttuk memperoleh keuntungannya, pembiayaan setiap agen pemasaran berbeda. Semakin banyak informasi yang dimiliki produsen, kelembagaan yang berkaitan dengan proses memasarkan suatu produk, dan konsumen terkait dengan cara memperoleh informasi pasar, maka margin pemasaran akan semakin merata (Lukitaningsih. Teknik regresi linear dimanfaatkan untuk mendapatkan permodelan keterkaitan diantara variabel terikatnya dengan satu ataupun lebih variabel bebas. Regresi linier sederhana dimanfaatkan bila hanya ada satu variabel bebas dalam permodelan, dan terkait dengan regresi linier berganda dimanfaatkan bila ada beberapa variabel bebas. METODE PENELITIAN Lokasi penelitian dilakukan di Pasar Bunga Kayoon Surabaya yang ditentukan secara sengaja (Purposive Samplin. Sasaran dari penelitian ini adalah pedagang pengecer bunga mawar potong. Responden pada kajian ini ialah pedagang pengecer bunga mawar potong di Pasar Bunga Kayoon Surabaya. Pemilihan responden ditetapkan dengan menggunakan metode acak sederhana (Simple Random Samplin. Populasi pada kajian ini ialah pedagang bunga mawar potong yang terdapat di Pasar Bunga Kayoon Surabaya, di pilih 30 pedagang untuk di jadikan Jumlah responden tersebut di anggap sudah representative yaitu mewakili keadaan senyatanya secara keseluruhan. Data yang digunakan dalam analisis ini berupa data kuantitatif dan kualitatif. Kedua jenis data tersebut berasal dari data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan melalui wawancara dengan menggunakan kuisioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari BPS (Badan Pusat Statisti. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis. Analisis meliputi biaya pemasaran, keuntungan pemasaran, dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keuntungan pemasaran bunga mawar potong digunakan perhitungan sebagai berikut : Total pembiayaan yang pedagang keluarkan pengecer dalam pemasaran bunga mawar potong di Pasar Bunga Kayoon Surabaya. yea ycyc = Oc ycycya ycycya ycycyc ycycye yeO=ya Keterangan : BP1 = pembiayaan Sewa Stand BP2 = pembiayaan Retribusi BP3 = pembiayaan Transportasi BP4 = pembiayaan Tenaga Kerja Selisih harga yang dibayarkan pedagang pengecer bunga mawar potong dan harga yang diberikan oleh konsumen. yea ycyc = . cyeU Oe ycyeE) yc Oe Oc ycyeO yeO=ya Keterangan : = Keuntungan yang diperoleh dari proses pemasaran = Harga Jual = Harga Beli = Banyaknya Produk Penganalisisan ini dimanfaatkan untuk melihat besaran dari pengaruh berbagai faktor independen seperti pembiayaan sewa stand (X. , pembiayaan retribusi (X. , pembiayaan JISA. ISSN: 1412-1816 . ISSN: 2614-4549 . Jurnal Ilmiah Sosio Agribis. Volume 22 (Nomor . , 2022: 45-52 transportasi (X. , pembiayaan tenaga kerja (X. terhadap variable dependent yaitu keuntungan yang didapatkan dari upaya memasarkan bunga mawar potong di Pasar Bunga Kayoon Surabaya (Fitria et al. , 2. Y = 0 1X1 2x2 3X3 4X4 e Dimana : 1, 2, 3, 4 = Keuntungan = Konstanta = Koefisien Regresi = pembiayaan Sewa Stand (Rp/bula. = pembiayaan Retribusi (Rp/bula. = pembiayaan Transportasi (Rp/bula. = pembiayaan Tenaga Kerja (Rp/bula. = Variable Penganggu . isturbance erro. Uji Simultan (Uji F) dimanfaatkan guna memperoleh pengetahuan terkait dengan apakah seluruh variable independent mempengaruhi variable dependent (Sena, 2. Variable dependent pada kajian ini ialah keuntungan yang didapatkan dari upaya memasarkan bunga mawar potong dan terkait dengan variable independentnya ialah pembiayaan sewa stand, pembiayaan retribusi, pembiayaan transportasi, pembiayaan tenaga kerja. Rumus uji F hitung ialah di bawah ini : Rumus uji F hitung ialah yakni : ycya /. eUOey. aOey. eaOeyeU) Dimana O = Koefisien regresi = Jumlah sampel . = Banyaknya parameter atau koefisien regresi plus constant. Hipotesis A H0 O 1 = 0, artinya segala variable independent bukan termasuk ke dalam penjelas yang nyata dengan variable dependent. A H0 O 1 O 0, artinya segala variable independent secara simultan termasuk ke dalam penjelas yang nyata dengan variable dependent Melalui proses perbandingan diantara nilai F hitung dengan F menurut tabel bisa menentukan pengambilan keputusan. Tingkat signifikansi () ditetapkan dengan besarannya yakni 5%. Kriteria pengujian : Jika F statistik O F tabel . = 0,5: db = n Oe k Oe . maka hipotesis H0 ditetapkan untuk dilakukan penerimaan dan H1 ditetapkan untuk dilakukan penolakan. Hal ini mengartikan bahwasanya segala variable independent tidak memberikan pengaruh pada variable dependent secara Jika F statistik > F tabel . = 0,5: db = n Oe k Oe . maka hipotesis H0 ditetapkan untuk dilakukan penolakan dan H1 ditetapkan untuk dilakukan penerimaan Hal ini mengartikan bahwasanya segala variable independent memberikan pengaruh pada variable dependent secara Hal ini mengartikan bahwasanya seluruh variable independent menghasilkan pengaruh pada variable dependent secara bersamaan. Uji T Statistik dimanfaatkan untuk didapatkan pengetahuan besaran dari pengaruh setiap variable independent dalam memberikan penjelasan terkait dengan variasi variable dependent. Pengujian ini dimanfaatkan untuk menguji apakah keterkaitan diantara variable X dan Y nyata, dan apakah variable X1. X2. X3. X4 menghasilkan pengaruh terhadap variable Y . euntungan yang didapatkan dari upaya memasarkan bunga mawar poton. Rumus Uji T hitung ialah yakni : JISA. ISSN: 1412-1816 . ISSN: 2614-4549 . Dinda Ayu Sofiana Ae Analisis Keuntungan Pemasaran Bunga Mawar Potong (Rosa hybrida L) di . Rumus T Hitung = . eEyeOOeyeE) Dimana O = Koefisien bebas ke Oe i = Nilai hipotesis nol = Simpangan baku dari variabel bebas ke Oe 1 ycyeE Hipotesis A H0 : 1 = 0. Variable independent secara parsial bukan termasuk ke dalam faktor penjelas yang nyata untuk variable dependent. A H0 : 1 O 0. Variable independent secara parsial termasuk ke dalam faktor penjelas yang nyata untuk variable dependent. Statistik t . ji satu sis. dimanfaatkan untuk menentukan apakah hipotesis yang diajukan ditetapkan untuk dilakukan penerimaan atau ditetapkan untuk dilakukan penolakan. Kriteria Jika t statistik O t tabel . = 0,05, db = n Oe k Oe . maka hipotesis H0 ditetapkan untuk dilakukan penerimaan dan H1 ditetapkan untuk dilakukan penolakan. Hal ini mengartikan bahwasanya variable independent secara individual tidak memberikan pengaruh yang nyata dengan variable dependent. Jika t statistik > t tabel . = 0,05, db = n Oe k Oe . Ketika nilai T hitung > T tabel, maka hipotesis H0 ditetapkan untuk dilakukan penolakan dan H1 ditetapkan untuk dilakukan penerimaan. Hal ini mengartikan bahwasanya variable independent secara individual dan signifikan memberikan pengaruh dengan variable dependent. Dalam uji T ini dilaksanakan pada derajat kebebasan dengan tingkat keyakinan yang dimanfaatkan yakni 95% atau = 5% HASIL DAN PEMBAHASAN Biaya Pemasaran Total pembiayaan termasuk ke dalam jumlah seluruh pembiayaan yang pedagang keluarkan mawar potong selama satu bulan. Pembiayaan rata-rata sewa stand, pembiayaan retribusi, pembiayaan transportasi, pembiayaan tenaga kerja di Pasar Bunga Kayoon Surabaya yakni Rp. 900/bulan. Penerimaan Pemasaran Penerimaan termasuk ke dalam seluruh pendapatan yang di terima dari penjualan mawar potong dari konsumen. Jumlah penjualan mawar potong dalam satu bulan rata-rata 1. tangkai dengan harga jual rata-rata per tangkai Rp. Yang mana pada akhirnya total penerimaan yang di bisa pedagang mawar potong di Pasar bunga Kayoon Surabaya yakni Rp. 666 /bulan. Keuntungan Pemasaran Keuntungan termasuk ke dalam selisih harga yang dibayarkan ke produsen mawar potong dengan harga jual ke konsumen dikurangi pembiayaan-pembiayaan yang dikeluarkan selama proses aktivitas pemasaran. Keuntungan yang didapatkan pedagang bunga Mawar Potong di Pasar Bunga Kayoon Surabaya rerata yakni Rp. 833 dalam satu bulan. Dengan rumus di bawah ini : yea ycyc = . cyeU Oe ycyeE) yc Oe Oc ycyeO yeO=ya ycyc = ycyc Oe ycyeO ycyc = yc. yiyiyi Oe ya. yyaya ycyc = ya. yiyiyi/yeEyenyesyeCyea JISA. ISSN: 1412-1816 . ISSN: 2614-4549 . Jurnal Ilmiah Sosio Agribis. Volume 22 (Nomor . , 2022: 45-52 Koefisien Determinasi Tabel 1. Hasil Analisis Koefisien Determinasi Keuntungan Pemasaran Bunga Mawar Potong di Pasar Bunga Kayoon Surabaya Tahun 2021. Permodelan R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Sebagaimana yang didasarkan pada hasil pengpenganalisisanan yang dilaksanakan Koefisien Determinasi sebagaimana yang diketahui dari tabel 1 yakni R2 = 41%, berarti 41% keuntungan yang didapatkan dari upaya memasarkan bunga mawar potong di Surabaya dipengaruhi oleh variable - variable yang dimasukkan ke dalam permodelan, yaitu sewa stand dan transportasi. Dan terkait dengan sisanya 59% dipengaruhi oleh variable lain yang tidak dimasukkan ke dalam permodelan, misalnya bongkar muat, perawatan bunga mawar potong, grading dan sortasi. Analisis Regresi Linier Dapat dilihat dari hasil penganalisisan regresi linier berganda, maka permodelan keuntungan yang diperoleh dari proses pemasaran potongan dari bunga krisan ialah yakni : Tabel 2. Hasil Analisis Regresi Faktor yang Memberikan pengaruh dengan keuntungan yang diperoleh dari upaya memasarkan Bunga Potong Krisan di Pasar Bunga Kayoon Surabaya Tahun 2021. Standardized Permodelan Unstandardized Coefficients Coefficients Sig. Std. Error Beta (Constan. Sewa Stand Retribusi Transportasi Tenaga Kerja Sebagaimana yang didasarkan pada hasil pengpenganalisisanan yang dilaksanakan regresi linier berganda, maka permodelan keuntungan yang didapatkan dari upaya memasarkan bunga mawar potong ialah di bawah ini : Y = 2956323. 939 Ae 2. 973X1 1. 067X2 6. 892X3 Ae 0. Uji F (Secara Simulta. Tabel 3. Hasil Analisis Uji F Secara Simultan memberikan pengaruh dengan keuntungan yang diperoleh dari upaya memasarkan Bunga Potong Krisan di Pasar Bunga Kayoon Surabaya Tahun 2021. Permodelan Sum of Squares Mean Square Sig. Regression Residual Total Sebagaimana yang didasarkan pada hasil pengpenganalisisanan yang dilaksanakan, didapatkan pengetahuan nilai F-statistik yakni 4. 346 ataupun lebih besar dari tingkatan nyata 0. ( = 5%). Bisa diartikan bahwasanya secara simultan seluruh aktivitas pemasaran yang dilaksanakan terdiri atas pembiayaan sewa stand, pembiayaan retribusi, pembiayaan transportasi, dan pembiayaan tenaga kerja menghasilkan pengaruh nyata dengan keuntungan yang didapatkan dari proses memasarkan bunga mawar potong di Pasar Bunga Kayoon Surabaya. Uji T (Secara Parsia. Hasil penganalisisan parsial untuk masing-masing variable independent yakni : Biaya Sewa Stand Sebagaimana yang didasarkan pada hasil pengpenganalisisanan yang dilaksanakan, nilai T-statistika -2. 572 yang mana nilai nyatanya yakni 0. 016 berarti secara parsial pembiayaan sewa stand menghasilkan pengaruh nyata dengan keuntungan yang didapatkan dari proses JISA. ISSN: 1412-1816 . ISSN: 2614-4549 . Dinda Ayu Sofiana Ae Analisis Keuntungan Pemasaran Bunga Mawar Potong (Rosa hybrida L) di . memasarkan bunga mawar potong di Pasar Bunga Kayoon Surabaya. Nilai koefisien regresi 973 yang berarti ketika pembiayaan sewa stand dinaikkan yakni Rp 1,- maka keuntungan pemasaran akan menurun yakni 2. Biaya Retribusi Sebagaimana yang didasarkan pada hasil pengpenganalisisanan yang dilaksanakan, nilai T-statistika 0. 474 yang mana nilai nyatanya yakni 0. 639 berarti secara parsial pembiayaan retribusi tidak menghasilkan pengaruh nyata dengan keuntungan yang didapatkan dari proses memasarkan bunga mawar potong di Pasar Bunga Kayoon Surabaya. Nilai koefisien regresi 067 yang berarti ketika pembiayaan retribusi dinaikkan yakni Rp 1,- maka keuntungan pemasaran akan meningkat yakni 1. Biaya Transportasi Sebagaimana yang didasarkan pada hasil pengpenganalisisanan yang dilaksanakan, nilai T-statistika 2. 011 yang mana nilai nyatanya yakni 0. 055 berarti secara parsial pembiayaan transportasi menghasilkan pengaruh nyata dengan keuntungan yang didapatkan dari proses memasarkan bunga mawar potong di Pasar Bunga Kayoon Surabaya. Nilai koefisien regresi 892 yang berarti ketika pembiayaan transportasi dinaikkan yakni Rp 1,- maka keuntungan pemasaran akan meningkat yakni 6. Biaya Tenaga Kerja Sebagaimana yang didasarkan pada hasil pengpenganalisisanan yang dilaksanakan, nilai T-statistika -0. 988 yang mana nilai nyatanya yakni 0. 332 berarti secara parsial pembiayaan tenaga kerja tidak menghasilkan pengaruh nyata dengan keuntungan yang didapatkan dari proses memasarkan bunga mawar potong di Pasar Bunga Kayoon Surabaya. Nilai koefisien regresi yakni -0. 475 yang berarti ketika pembiayaan tenaga kerja dinaikkan yakni Rp 1,- maka keuntungan pemasaran akan menurun yakni 0. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Sebagaimana yang didasarkan pada hasil pembahasan maka bisa disimpulkan di bawah ini : Pembiayaan yang dikeluarkan dalam proses memasarkan suatu produk yang dikeluarkan untuk memasarkan bunga mawar potong di Pasar Bunga Kayoon Surabaya rerata mencapai Rp. 900/bulan. Keuntungan yang didapatkan pedagang bunga mawar potong di Pasar Bunga Kayoon Surabaya rerata mencapai Rp. 766/bulan. Sebagaimana yang didasarkan pada hasil penganalisisan yang dilaksanakan, didapatkan pengetahuan nilai F-statistik yakni 4. 346 ataupun lebih besar dari tingkatan nyata 0,05 (=5%). Bisa diartikan bahwasanya secara simultan seluruh aktivitas pemasaran yang dilaksanakan terdiri atas pembiayaan sewa stand, pembiayaan retribusi, pembiayaan transportasi, pembiayaan tenaga kerja menghasilkan pengaruh nyata dengan keuntungan yang didapatkan dari proses memasarkan bunga mawar potong di Pasar Bunga Kayoon Surabaya. Secara parsial aktivitas pemasaran yang menghasilkan pengaruh nyata terhadap keuntungan pemasaran ialah pembiayaan sewa stand dan pembiayaan transportasi. Saran Dan terkait dengan saran yang bisa dikemukakan dalam Skripsi ini ialah di bawah ini: Harapannya pedagang bunga mawar mampu bersaing dengan pedagang bunga yang lain salah satunya dengan cara mengikuti berbagai event/pameran tanaman hias agar penjualan bunga mawar lebih banyak meraup keuntungan dan bunga mawar yang mempunyai berbagai macam variasi ini lebih dikenal lagi oleh seluruh kalangan masyarakat. JISA. ISSN: 1412-1816 . ISSN: 2614-4549 . Jurnal Ilmiah Sosio Agribis. Volume 22 (Nomor . , 2022: 45-52 DAFTAR PUSTAKA