JURNAL AGRILINK Volume 8 No. 1 Februari 2026- ISSN : P 2252-5602 E 2302-6510 Potensi Ekowisata Pantai La Reva Di Desa Reva Nagori Sipolha Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Ecotourism Potential Of La Reva Beach In Reva Nagori Sipolha Village. Pematang Sidamanik District. Simalungun District Pamona Silvia Sinaga1 Nurul Syahrani2 . Rozalina2 Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Cendana Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Simalungun e-mail: rozalina. lubis@gmail. Abstrak : Potensi Ekowisata Pantai La Reva Di Desa Reva Nagori Sipolha Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun dibawah bimbingan Meylida Nurrachmania. Hut,M. Si sebagai ketua pembimbing dan Rozalina. Hut. Si sebagai anggota pembimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi & daya tarik ekowisata pantai La Reva dan untuk menganalisis kelayakan potensi & daya tarik ekowisata pantai La Reva di Desa Reva Nagori Sipolha Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun. Penelitian ini dilakukan di Desa Reva Nagori Sipolha Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun pada bulan Februari Maret 2022 dengan menggunakan metode Observasi. Objek penelitian ini adalah potensi ekowisata dan kelayakan potensi pantai La Reva. Kawasan Wisata Alam Pantai La Reva memiliki tiga potensi yaitu potensi keindahan pemandangan alam yang dapat melihat pemandangan Danau Toba juga pemandangan perbukitan hijau di sekeliling Kawasan Pantai La Reva, potensi area perkemahan/camping ground dan potensi area Batu Gondang. Kawasan objek wisata Pantai La Reva layak dikembangkan sebagai salah satu objek daerah tujuan Untuk kriteria daya tarik danau diperoleh nilai sebesar 77,08%. Untuk kriteria daya tarik Gua diperoleh nilai sebesar 86,67% sedangkan untuk kriteria aksesibilitas diperoleh nilai sebesar 94,44%. Untuk kriteria pengelolaan dan pelayanan diperoleh nilai sebesar 83,33%. Untuk kriteria Akomodasi diperoleh nilai 33,33%. Untuk kriteria sarana dan prasarana penunjang diperoleh nilai sebesar 40,00% . Untuk kriteria Ketersediaan air bersih diperoleh nilai sebesar 93,33%. Dan untuk kriteria keamanan diperoleh nilai sebesar 66,67%. Serta kriteria Pemasaran diperoleh nilai sebesar 83,33%. Hasil dari penilaian pada Kawasan Wisata Alam Pantai La Reva dikatakan layak untuk dikembangkan karena memperoleh nilai sebesar 73,13%. Pantai La Reva memiliki daya tarik, aksesibilitas, pengelolaan dan pelayanan, serta sarana dan prasarana penunjang, akomodasi, ketersediaan air bersih, kemanan serta pemasaran yang cukup baik sehingga lebih memungkinkan untuk dilakukannya pengembangan wisata. Kata Kunci : Ekowisata. Pantai. Goa. Batu Gondang 30% selama lima tahun. Total devisa negara dari sektor pariwisata pada tahun 2016 mencapai 172 triliun. (Kementerian Pariwisata 2. Sumatera Utara juga memiliki potensi alam lainnya dalam peningkatan objek wisata yaitu Kabupaten Simalungun. Kabupaten Simalungun banyak potensi wisata alam salah satunya adalah Pantai La Reva. Pantai La Reva adalah salah satu daya tarik wisata pantai yang memiliki keindahan alam yang menakjubkan antara bentangan pantai pasir putih dan Danau Toba yang jernih, serta bentangan pegunungan yang terlihat mengelilingi kawasan dan sekitarnya. Pantai La Reva ini terletak di Desa Reva Nagori Sipolha Kecamatan Pematang Sidamanik dengan jarak sekitar 30 menit dari kota Parapat menggunakan kendaraan. PENDAHULUAN Latar Belakang Pemerintah menargetkan pada tahun 2020 jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia sebanyak 20 juta jiwa. Pada peringkat ke-4 penyumbang devisa nasional sebesar 9,3% dibandingkan penerimaan devisa pariwisata tertinggi yaitu 13% dibandingkan industri minyak bumi, batu bara. Pertumbuhan negatif Pariwisata menyumbang 9,8 juta pekerjaan secara nasional, atau 8,4%, dan menempati urutan keempat di antara semua sektor industri. Dalam hal penciptaan lapangan kerja, sektor pariwisata telah tumbuh sebesar JURNAL AGRILINK Volume 8 No. 1 Februari 2026- ISSN : P 2252-5602 E 2302-6510 Pantai La Reva adalah salah satu destinasi wisata yang berpotensi untuk dikembangan dikarenakan Pantai La Reva menawarkan panorama alam yang indah dan Danau Toba yang jernih, serta berbeda dari pantai pada umumnya karena memiliki pasir putih yang hanya ada beberapa pantai yang berpasir putih di kawasan Danau Toba. Pantai La Reva ini berada di kawasan Danau Toba, sehingga pantai ini cocok dijadikan sebagai objek wisata. Akan tetapi Pantai La Reva belum menjadi destinasi wisata yang optimal. Kondisi pantai La Reva masih sangat alami dengan keindahan alamnya yang masih terjaga, dengan kondisi alam yang berpotensi sebagai objek wisata alam yang ada di Pantai La Reva. Maka sangat penting dilakukan penelitian untuk menilai potensipotensi wisata alam yang ada di Pantai La Reva serta mengetahui kelayakannya, apakah layak dikembangkan atau belum layak dikembangkan sebagai daerah tujuan Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Kehutanan pada Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Simalungun. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari - Maret 2022. Lokasi kegiatan penelitian adalah di Desa Reva Nagori Sipolha Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun. Alat yang digunakan dalam penelitian ini ialah kamera digital untuk dokumentasi melakukan perhitungan, dan alat tulis. Metode Pengambilan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Metode survei yaitu pengumpulan data yang dilakukan melalui metode observasi. Metode observasi langsung di sepanjang jalur tracking dikawasan Wisata Pantai La Reva. Objek yang dianggap berpotensi dan memiliki daya tarik akan dicatat. Metode kepustakaan yaitu pengumpulan data dapat kepustukaan yaitu merupakan suatu cara untuk memperoleh data dengan cara membaca literature, laporan, karya ilmiah, dan hasil penelitian yang berkaitan dengan penelitian,Metode dokumentasi merupakan mendokumentasikan sumber-sumber di permasalahan yang sedang diteliti atau dari hasil publikasi lembaga-lembaga atau instansi pemerintah yang terkait. Variabel Penelitian Variabel yang dianalisis pada penelitian ini yaitu mengacu pada Pedoman Analisis Daerah Operasi Objek dan Daya Tarik Wisata Alam ADOODTWA Dirjen PHKA 2003. Perumusan Masalah Bagaimana potensi & daya tarik ekowisata di kawasan pantai La Reva? Apakah layak dikembangkan atau belum layak dikembangkan sebagai salah satu daerah tujuan ekowisata? Tujuan Penelitian Untuk mengetahui potensi & daya tarik ekowisata pantai La Reva. Untuk menganalisis kelayakan potensi & daya tarik ekowisata pantai La Reva. Manfaat Penelitian Sebagai bahan informasi bagi pihak Ae pihak yang membutuhkan. Tabel 1. Penjabaran Variabel Penelitian pada Kawasan Wisata Alam Pantai La Reva. Sub Sub indikator Variabel Indikator - Keindahan - Kenyamanan Kelayaka - Keselamatan n wisata Faktor Daya - Stabilitas air Alam Pantai La Ekowisata Reva - Kebersihan air JURNAL AGRILINK Volume 8 No. 1 Februari 2026- ISSN : P 2252-5602 E 2302-6510 Daya Gua Aksesib Penge Pelay Akom Saran a dan Air Bersi Keam Pema - Variasi kegiatan di - Variasi kegiatan di - Kekhasan - Keunikan dari - Keaslian - Keindahan/ - Keutuhan tata - Kepekaan - kondisi jalan - jarak dari - tipe jalan - Waktu - Pengelolaan - Kemampuan - Pelayanan - Jumlah kamar . Sarana Penunjang Penunjang - Volume - Jarak lokasi air bersih lokasi obyek - Dapat tidaknya air dialirkan ke - Kelayakan - Ketersediaan - Keamanan - Kebakaran . erdasarkan Penyeba. - Penebangan liar . ntuk - Perambahan . enggunaan - Bauran Pemasaran Jumlah nilai untuk satu kriteria penilaian ODTWA dapat dihitung dengan persamaan sebagai berikut : S=NxB Keterangan : S = Skor/nilai suatu kriteria N = Jumlah nilai unsur-unsur pada kriteria B = Bobot nilai Analisis Data Analisis Potensi Objek Obyek dan daya tarik yang dihasilkan akan dianalisa sesuai dengan kriteria evaluasi Pedoman Komisioner Daya Tarik Wisata Alam dalam PHKA2003, sesuai dengan nilai yang ditetapkan untuk masing-masing kriteria. JURNAL AGRILINK Volume 8 No. 1 Februari 2026- ISSN : P 2252-5602 E 2302-6510 Kriteria daya tarik Danau, daya tarik Gua dan ketersediaan air bersih diberi bobot 6 karena daya tarik dan ketersediaan air bersih menjadi alasan utama orang Aksesibilitas dan keamanan diberi bobot 5 karena merupakan faktor penting yang membantu wisatawan dalam Pengelolaan Ae Pelayanan dan pemasaran diberi bobot 4 karena merupakan faktor untuk wisatawan berkunjung. Untuk sarana Ae prasarana dan akomodasi diberi bobot 3 karena hanya bersifat sebagai penunjang dalam kegiatan wisata. Hasil pengolahan data tersebut kemudian diuraikan secara Kriteria penilaian objek dan daya tarik wisata alam (Pedoman Analisis Daerah Operasi dan Daya Tarikk Wisata. Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Tahun 2. Kemudian, jika setiap subkriteria memiliki nilai maksimal, skor yang diperoleh dibandingkan dengan skor total Hasil evaluasi adalah sebagai didukung oleh aksesibilitas yang wajar. Indeks kelayakan <33,3%, kriteria destinasi wisata dengan potensi rendah, sarana, prasarana dan aksesibilitas rendah berdasarkan parameter tertentu. HASIL DAN PEMBAHASAN Potensi Wisata Alam Potensi suatu wisata alam adalah aset yang ada di suatu wilayah tertentu dikembangkan menjadi tujuan liburan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa potensi objek wisata alam di Kawasan Wisata Alam Pantai La Reva sangatlah Pada Kawasan Pantai La Reva ini terdapat potensi yang menonjol yaitu sebagai berikut: Potensi Keindahan Alam Suguhan pemandangan alam yang terdapat pada Kawasan Pantai La Reva kesejukannya serta letak kawasan yang indah mempesona dengan dapat melihat pemandangan view Danau Toba, begitu juga pemandangan hijau di perbukitan yang mengelilinginya dapat dilihat dari atas Kawasan jalan menuju Pantai La Reva yang menjadikan daya tarik guna menarik minat pengunjung. Pantai yang langsung berhadapan dengan Danau Toba ini mempunyai garis pantai pasir putih sekitar A250 meter menawarkan pemandangan alam yang indah dan dapat bersantai menikmati gemuruh ombak yang landai. Obyek Wisata Pantai La Reva Fasilitasnya antara lain tersedianya perahu untuk menjelajahi pantai, berenang, memancing, atau menyewa ban hanya untuk bersantai sambil menikmati keindahan pantai dan deburan ombak. Potensi Area Perkemahan/Camping Ground Area perkemahan/camping ground adalah suatu sarana perkemahan untuk para pengunjung yang berkunjung dengan melakukan kegiatan di kawasan ini yang memiliki tujuan lebih dekat lagi pada alam Nilai Indeks Kelayakan Suatu Objek Wisata = Skor Kriteria Skor Total Kriteria X 100% Karsudi . menyatakan bahwa setelah dibandingkan, diperoleh persentase indeks Indikator kelayakan kawasan ekowisata adalah sebagai berikut: - Tingkat kelayakan > 66,6% : layak - Tingkat kelayakan 33,3% - 66,6% : belum layak dikembangkan - Tingkat kelayakan < 33,3% : tidak layak dikembangkan Tingkat kelayakan yang dipakai dalam penelitian ini untuk indeks kelayakan sebesar >66,6% Memiliki standar destinasi wisata dengan potensi, sarana dan prasarana yang tinggi, berdasarkan parameter yang diberikan dan didukung oleh aksesibilitas yang memadai. Indeks kelayakan 33,3% - 66,6% didasarkan pada parameter yang diberikan dan memiliki kriteria tujuan wisata dengan potensi, saran dan infrastruktur sedang. JURNAL AGRILINK Volume 8 No. 1 Februari 2026- ISSN : P 2252-5602 E 2302-6510 Dijelaskan pula bahwa tempat wisata yang juga dikenal sebagai tempat wisata dengan sumber daya alam yang unik dapat mendorong kehadiran wisatawan ke daerah tujuan wisata. serta dapat memberikan pengalaman yang menarik dengan adanya ikatan antara unsur-unsur yang ada di alam dan juga kebutuhan untuk melestarikannya, serta dapat memberikan kesan khusus dan pengalaman yang luar biasa yang dapat dinikmati saat berkemah. Berkemah merupakan wisata minat khusus yang mulai di gemari oleh kalangan lintas pendidikan, strata sosial, lintas Kegiatan berkemah identik dengan pramuka, pecinta alam, dan kegiatan khusus yang membutuhkan tenda sebagai tempat tinggal Potensi Keunikan Batu Gondang Lokasi Batu Gondang terletak di sebelah Pantai La Reva ke arah Sipolha. Perjalanan ke Lokasi batu gondang wajib menggunakan kapal . ia dana. yang berjarak 100 meter dan memakan waktu sekitar 5 menit dari Pantai La Reva. Batu Gondang terdiri dari beberapa Batu yang tergantung di langit-langit tepi danau. Batu yang memiliki estetika seperti Gondang menempel di dinding batu tepian danau. Batu-Batu yang bergantung tersebut akan menghasilkan suara seperti Gong atau Tagading atau sejenisnya bila dipukul dengan benda keras. Namun, untuk menghasilkan suara yang sempurna, batubatu tersebut tidak boleh dipukul secara Tepi Danau yang melengkung ke dalam membuat tepi tersebut terlihat seperti Goa kecil yang berrongga. Indikator Kelayakan Wisata Alam Pantai La Reva Daya Tarik Danau Daya Tarik Gua Pantai La Reva terdapat sebuah Goa yang bernama Goa Singirngir. Jarak menuju Goa dari pantai La Reva sekitar 800 meter dan memakan waktu sekitar 20 menit berjalan kaki. Goa ini dulunya bernama Goa Singirngir yang sekarang juga disebut Goa Mimpi. Ditemukan tahun 1998 oleh warga setempat bermarga Manik, berdasarkan mimpi atau Ilham yang diterima. Namun, yang pertama sekali masuk dan menjelajah goa ini bukan warga lokal, tapi seorang turis asing berkebangsaan Belanda. Goa Singirngir disebutkan memiliki lorong yang panjang hingga ke permukaan air Danau. Namun, karena medannya yang gelap dan minim kadar oksigen, terlalu berisiko untuk mencobanya. Batas aman yang diperbolehkan oleh pemandu lokal hanya 20 meter ke dalam perut bumi. Hingga saat ini tidak banyak yang mengenal tempat ini. Walaupun berada di pinggiran Danau Toba, tapi masih tersembunyi dan jarang dikunjungi. Aksesibilitas Aksesibilitas Kawasan Wisata Alam Pantai La Reva merupakan faktor penting diperhatikan untuk memudahkan para wisatawan menuju ke lokasi wisata. Saat melewati jalur trekking pengunjung dapat menikmati panorama alam yang indah dan Pemandangan Danau Toba. Jalan menuju pantai La Reva cukup terjal dan licin terutama di musim penghujan, tetapi menjadi tantangan tersendiri bagi penikmat tantangan ekstrim. Pengunjung harus melewati pinggiran Danau Toba untuk sampai ke Batu Gondang dengan menggunakan Kapal. Aksesibilitas yang dimaksud seperti kondisi jarak jalan darat, tipe jalan serta waktu tempuh dan merupakan suatu kondisi lebih mudah atau lebih sulit menjangkaunya (Putri, 2. Pengelolaan dan Pelayanan Aset utama dan alasan mengapa wisatawan terlibat dalam kegiatan pariwisata adalah Daya tarik merupakan faktor yang memungkinkan orang untuk mengunjungi dan melihat secara langsung dimana objek wisata itu berada. Setiap atraksi memiliki nilai tersendiri, dan nilai ini menunjukkan seberapa besar daya tarik tersebut dapat menarik minat (Marpaung et al. , 2. menyatakan bahwa itu adalah sumber daya alam yang potensial dan menarik bagi mempromosikan cinta mereka terhadap alam. JURNAL AGRILINK Volume 8 No. 1 Februari 2026- ISSN : P 2252-5602 E 2302-6510 Lembaga yang paling lemah justru pengelola kawasan atau para pemandu wisata, apabila kedua pihak ini maju, maka berkembangAy(NDONDO, 2. Akomodasi Akomodasi adalah suatu kriteria penting untuk kegiatan industri perjalanan, terutama wisatawan yang datang dari tempat yang cukup jauh. Akomodasi dapat diartikan sebagai sesuatu yang diberikan untuk mengatasi masalah, misalnya perumahan atau penginapan tidak tetap bagi individu yang perlu melakukan perjalanan (Sabrina, 2. Oleh karena itu, pengunjung tempat wisata tersebut juga harus mempertimbangkan faktor Sarana dan Prasarana Penunjang Kota Perapat. Air Bersih Air bersih adalah salah satu jenis sumber daya berbasis air yang bermutu baik dan biasa oleh manusia untuk dikonsumsi atau dalam melakukan aktivitas mereka sehari-hari. Air bersih merupakan faktor penting sehingga harus diberikan oleh pengelola dengan tujuan agar tamu merasa nyaman saat berkunjung Keamanan Keamanan mungkin merupakan faktor utama yang diantisipasi wisatawan. Jika berkunjung ke tempat wisata, wisatawan tentu mengantisipasi keamanan yang baik sehingga wisatawan yang datang tidak perlu khawatir. Pemasaran Kebijakan pemasaran yang disebut bauran pemasaran yaitu produk, harga, distribusi dan promosiAy (Fatimah, n. Oleh karena itu, pengunjung tempat wisata tersebut juga harus mempertimbangkan faktor Pemasaran. Penilaian Objek dan Daya Tarik Wisata Alam Dalam mendukung kemajuan industri wisata alam, harus dibarengi dengan sarana dan prasarana pendukung yang memadai, karena wisatawan tidak hanya datang untuk menikmati objek wisata, tetapi juga menikmati fasilitas sarana dan prasarana yang bagus (Nugraha, 2. Sarana dan prasarana penunjang yang ada tidak cukup lengkap karena letak Desa Reva jauh dari Hasil penilaian diperoleh melalui observasi pengamatan langsung di lapangan. Hasil penilaian Potensi tingkat kelayakan Kawasan Wisata Alam Pantai La Reva dapat dilihat pada Tabel 20 Tabel 20. Hasil Penilaian Objek dan Daya Tarik Wisata Alam Pantai La Reva No. Kriteria Daya Tarik Danau Daya Tarik Gua Aksesibilitas Pengelolaan Dan Pelayananan Akomodasi Bobot (B) Nilai (N) Skor (S) Skor Total(S. Indeks (I) Ket 77,08 Layak 86,67 Layak 94,44 Layak 83,33 Layak 33,33 40,00 93,33 Belum Layak Belum Layak Layak Sarana Dan Prasarana Air Bersih Keamanan 66,67 Layak Pemasaran 83,33 Layak 73,13 Layak Tingkat Kelayakan JURNAL AGRILINK Volume 8 No. 1 Februari 2026- ISSN : P 2252-5602 E 2302-6510 Ket : (B) Sesuai Kriteria Penilaian dari Dirjen PHKA Tahun 2003 (N) Hasil Penilaian terhadap Objek dan Daya Tarik Wisata (S) Perkalian antara Bobot dengan Nilai (ST) Skor Total untuk setiap Kriteria (II) Indeks Kelayakan Perbandingan Skor dengan Skor Tertinggi besar dan layak untuk dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata. Semakin banyak potensi tempat wisata pada suatu kawasan, maka akan menarik banyak wisatawan untuk datang ke daerah Dapat dilihat dari hasil penilaian bahwa hampir semua kriteria penilaian termasuk dalam kategori layak untuk Pada unsur daya tarik wisata di Kawasan Wisata Alam Pantai La Reva yang memiliki pengaruh yang lebih besar adalah daya tarik wisata alamnya karena di kawasan ini sangat menyuguhkan keindahan pemandangan alam, keunikan dan kegiatan wisatanya juga bergantung pada alam seperti menikmati segarnya udara di bawah pepohonan, berfoto untuk mengabadikan kenangan di pantai pasir putih yang menyuguhkan pemandangan Danau Toba juga pemandangan hijau yang mengelilingi perbukitan dan suasana nya pun sangat bergantung pada alam. Daya tarik wisata tersebut merupakan faktor utama dalam wisata, pernyataan ini sesuai dengan Basiya dan Rozak . yang menyatakan bahwa daya tarik wisata seringkali bersifat random atau asal jadi, padahal kualitas daya tarik wisata merupakan faktor yang utama dan kunci dalam menentukan minat wisatawan untuk berkunjung ke destinasi. Pengembangan kegiatan pariwisata harus mencerminkan tujuan pembangunan yang diharapkan dapat menyediakan kebutuhan pariwisata yang layak dan dapat dicapai berdasarkan potensi yang ada serta dapat memahami kebutuhan serta keinginan para Pantai La Reva dekat dengan pusat kota Parapat, maka tidak terlalu sulit untuk mengembangkannya, akses jalan ke lokasi memadai dan kerja sama yang baik diperlukan demi perkembangannya. Dalam proses pengembangan Pantai La Reva sebagai destinasi wisata tidak terlepas dari kendala-kendala yang dihadapi seperti rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pengembangan pariwisata, kurangnya modal dan rendahnya sumber daya manusia, terutama tenaga yang Berdasarkan Pada Tabel 20 di atas dapat dijelaskan bahwa secara keseluruhan berdasarkan rata-rata hasil penilaian objek dan daya tarik Pantai La Reva merupakan kawasan yang memiliki potensi serta layak dijadikan dan dikembangkan. Hasil dari penilaian pada Kawasan Wisata Alam Pantai La Reva dikatakan layak untuk dikembangkan karena memperoleh nilai sebesar 73,13%. Hal ini sesuai dengan yang ditemukan oleh karsudi dkk. bahwa nilai indeks objek wisata >66. layak untuk dikembangkan. Dengan nilai tiap kriteria pada daya tarik Danau kawasan wisata alam memperoleh nilai sebesar 77,08% layak untuk dikembangkan, kriteria pada daya tarik Gua memperoleh nilai sebesar 86,67% layak untuk dikembangkan, aksesibilitas memperoleh nilai sebesar 94,44% layak untuk dikembangkan, pengelolaan dan pelayanan mendapat nilai 83,33% dikembangkan, akomodasi memperoleh nilai sebesar 33,33% belum layak untuk dikembangkan, sarana dan prasarana juga memperoleh nilai sebesar 40,00% belum layak untuk dikembangkan, ketersediaan air bersih mendapat nilai sebesar 93,33% layak untuk dikembangkan. Keamanan juga memperoleh nilai sebesar 66,67% layak untuk dikembangkan, dan yang terakhir Pemasaran memperoleh nilai 83,33% Hasil penilaian Kawasan Wisata Alam Pantai La Reva memperlihatkan bahwa kawasan tersebut memiliki potensi yang JURNAL AGRILINK Volume 8 No. 1 Februari 2026- ISSN : P 2252-5602 E 2302-6510 terampil dalam dunia pariwisata. Beberapa pemerintah setempat . epala Des. sebagai upaya pengembangan Pantai La Reva antara lain memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang daya tarik melestarikan lingkungan serta memberikan pelatihan sadar wisata kepada masyarakat sekitar objek wisata. Hal tersebut dilakukan dengan harapan pengelolaan Pantai La Reva lebih terjamin dan terarah. wisata sehingga masyarakat sekitar juga memiliki kesejahteraan yang lebih baik tanpa merusak hutan yang ada di kawasan wisata tersebut. Selain itu Pantai La Reva sebaiknya dilakukan pembenahan lokasi, memperbaiki sistem pengelolaan objek wisata dan melakukan penambahan pengunjung setiap hari. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Kawasan Wisata Alam Pantai La Reva memiliki tiga potensi yaitu potensi keindahan pemandangan alam yang dapat melihat pemandangan Danau Toba juga pemandangan perbukitan hijau di sekeliling Kawasan Pantai La Reva, perkemahan/camping potensi area Batu Gondang. Berdasarkan hasil kesimpulan Tingkat Kelayakan Pantai La Reva adalah 73,13% dan layak untuk Pantai La Reva memiliki daya tarik Danau, daya tarik Gua, aksesibilitas, pengelolaan dan pelayanan, keamanan serta pemasaran yang memadai sehingga lebih memungkinkan untuk Tingkat kelayakan yang digunakan dalam penelitian ini didasarkan pada parameterparameter yang telah ditetapkan dan memiliki potensi kawasan wisata alam, fasilitas, dan standar infrastruktur yang didukung oleh aksesibilitas yang sesuai 66,6%. Ini adalah indikator kelayakan yang Saran Pemerintah memperhatikan Pantai La Reva untuk dikelola dan dijadikan salah satu sumber pendapatan asli daerah dengan melakukan pengembangan dan sosialisasi kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi Barus. Patana. , & Afifuddin. Analisis Potensi Obyek Wisata Dan Kesiapan Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat Di Kawasan Danau Linting Kabupaten Deli Serdang. Peronema Forestry Science Journal, 2. , 143Ae Bilqis. , & Irfal. Persepsi Guru Dan Dosen Tentang Homestay Dalam Melakukan Kegiatan Wisata Edukasi Sekolah. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 26. Bilad. Potensi Ekowisata Berbasis Masyarakat (Studi : Kampung Wambar Distrik Fakfak Timur Tenga. DAFTAR PUSTAKA