JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI. Vol. No. Desember 2022, pp. 403 - 414 p-ISSN : 1979-116X . e-ISSN : 2614-8870 . C page 403 http://journal. id/index. php/kompak PENGARUH PROFITABILITAS. LEVERAGE. AKTIVITAS DAN LIKUIDITAS TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2018-2020 Damas Azrial Akbar1. Ida Nurhayati2 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Akuntansi. Universitas Stikubank Semarang e-mail: damasazrialakbar@mhs. Fakultas Ekonomika dan Bisnis Akuntansi. Universitas Stikubank Semarang e-mail: ida. nurhayati@edu. ARTICLE INFO Article history: Received 30 September 2022 Received in revised form 2 November20212 Accepted 10 November 2022 Available online 1 Desember 2022 ABSTRACT Financial statements are very important for investors for making investment decisions. Financial ratios are very useful for predicting the stock price in an enterprise in the future. This is because financial ratios can be used as guidelines for investors regarding the past and future performance. The research data used is secondary data taken from the annual report on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for 2018-2020. The population of this research is manufacture companies. Based on the purposive sampling method, the researches obtained 438 samples from 146 companies for 3 years, namely 2018-2020. This study uses panel data analysis techniques and SPPS. The results obtained show that the liquidity variable is a factor that influences the dependent variable in this study. Liquidity has a significant positive effect. And Leverage has a significant negative effect. Meanwhile, the factors that do not affect stock return are profitability and activity variables. Keywords: Stock Return. Profitability. Leverage. Activity. Liquid Received Sep 30, 2021. Revised Nov 2, 2022. Accepted Nov 10, 2022 p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 C ________________________________________________________________________________ Pendahuluan Investasi merupakan suatu penanaman sejumlah uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan di masa yang akan datang. Salah satu kegiatan investasi yang dapat dilakukan adalah dengan berinvestasi di pasar modal. Pasar Modal merupakan pasar yang memperdagangkan surat-surat berharga seperti saham, obligasi, waran, right, dan berbagai produk turunan . Beberapa cara yang dapat ditempuh perusahaan untuk menambah modal seperti melakukan pinjaman kredit kepada Bank, dan menjual aset, menjual saham perusahaan. Perusahaan yang sudah go public dapat menjual hak kepemilikan perusahaannya di pasar modal. Dana yang diperoleh perusahaan merupakan sumber pendanaan jangka panjang sehingga perusahaan dapat lebih mengoptimalkan pendanaan tersebut untuk melakukan aktivitasnya. Salah satu karakteristik pasar modal yaitu adanya ketidakpastian nilai perusahaan dimasa yang akan datang, sedangkan daya pikat yang dimiliki pasar modal yaitu merupakan suatu media untuk menyalurkan dan menghimpun dana selain di perbankan dan para investor dapat memilih jenis investasi yang diinginkan. Tujuan investor menginvestasikan modalnya adalah untuk mendapatkan pengembalian berupa return saham atas dana yang telah diinvestasikan di perusahaan. Imbalan tersebut bisa berupa dividen dan capital gain yang disebut return saham. Return merupakan hasil yang diperoleh dari investasi, return dapat berupa return realisasi yang sudah terjadi atau return ekspetasi yang belum terjadi tetapi diharapkan akan terjadi di masa yang akan datang (Jogiyanto, 2014:. Perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI menarik bagi investor. Hal ini dikarenakan Indonesia merupakan sebuah negara yang memiliki jumlah penduduk yang besar. Dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat ke produk yang dihasilkan oleh perusahaan manufaktur akan memberikan dampak pendapatan yang baik bagi perusahaan. Oleh karena itu perusahaan manufaktur yang memproduksi produk yang memenuhi kebutuhan sehari hari cenderung memiliki prospek yang bagus. Saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) bergerak di zona hijau pada perdagangan saham Selasa, . /3/2. Hal ini didukung dari laporan kinerja perseroan yang positif pada tahun Mengutip data RTI, saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik 5,12 persen ke posisi Rp 6. 675 per saham. Saham INDF dibuka naik 175 poin ke posisi Rp 6. 525 per saham. Saham INDF sempat di level tertinggi 6. 750 dan terendah 6. 525 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 10. 619 kali dengan nilai transaksi Rp 216,7 miliar. Sementara itu, gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung melemah. IHSG melemah 0,77 persen ke posisi 252,71. Sebanyak 357 saham melemah sehingga menekan IHSG. 151 saham menguat dan 129 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1. 979 kali dengan volume perdagangan saham 19,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 11 triliun. Investor asing jual saham Rp 192,21 miliar. Saham INDF menguat setelah melaporkan kinerja keuangan 2020 yang tumbuh positif. Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), penjualan perseroan tumbuh 6,7 persen menjadi Rp 81,73 triliun pada 2020 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 76,59 triliun. Perusahaan Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) memiliki kinerja yang baik terlihat dari kemampuan IDNF dalam mendapatkan laba yang termasuk tinggi dari tahun sebelumnya. Kinerja yang baik tersebut membuat para investor tertarik untuk menanam modalnya pada perusahaan IDNF, akibatnya return saham IDNF menjadi tinggi. Laju pergerakan return saham dipengaruhi juga oleh faktor internal perusahaan, yaitu kinerja keuangan perusahaan. Laporan keuangan tersebut digunakan para inverstor untuk menganalisis saham. Faktor-faktor ang mempengaruhi return saham diantaranya adalah Profitabilitas. Solvabilitas . , rasio Aktivitas dan Profitabilitas merupakan kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba selama _________________________________________________________________________________ Received Sep 30 , 2022. Revised Nov 29, 2022. Accepted Nov 12, 2022 p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 ________________________________________________________________________________ periode tertentu pada tingkat penjualan, asset dan modal saham tertentu. Apabila profitabilitas suatu perusahaan mengalami peningkatan maka perusahaan tersebut dapat melaksanakan operasionalnya dengan baik. Penelitian terhadulu menyatakan bahwa Rasio Profitabilitas berpengaruh signifikan Terhadap Return Saham (Utami & Murwaningsih 2. Hasil penelitian tersebut di dukung penelitian dari Tasya, dkk . Berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Dewi dkk . menyatakan bahwa Return on Equity (ROE) tidak berpengaruh terhadap Return Saham, hal ini dikarenakan tinggi rendahnya Return on Equity (ROE) tidak akan mempengaruhi investor dalam pengambilan keputusan investasinya, karena apabila perusahaan mampu mengelola modalnya dengan baik maka akan mampu menghasilkan profit. Maka tidak semua perusahaan yang modalnya menurun akan berpengaruh pada return saham perusahaan Hal ini didukung juga oleh penelitian dari Kurniawan . , dan Listyarini dkk . bahwa ROE tidak berpengaruh terhadap return saham. Rasio Leverage merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana aktiva perusahaan dibiayai dengan utang. Artinya berapa besar beban utang yang ditanggung perusahaan dibandingkan dengan aktivanya. Hasil penelitian tersebut didukung oleh Listyarini . mengungkapkan bahwa bahwa DER berpengaruh positif terhadap return saham. Berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Triwibowo & Murniningsih . bahwa leverage (DER) tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap return saham. hal ini sejalan dengan penelitian Dewi, dkk . Tasya, dkk . dan Wafiyah . yang mengungkapkan bahwa DER tidak berpengaruh terhadap return saham. variabel leverage yang di proyeksikan dengan debt to equity ratio tidak berpengaruh terhadap return saham diartikan bahwa investor belum sepenuhnya memanfaatkan informasi yang ada pada laporan keuangan dalam melakukan keputusan investasi (Krismandi & Amanah 2. Menurut Kasmir . menyatakan bahwa Rasio aktifitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur aktivitas perusahaan dalam menggunakan aktiva yang dimilikinya atau dapat pula dikatakan rasio untuk mengukur tingkat efisiensi pemanfaatan sumber daya perusahaan. Menurut penelitian dari Dewi, dkk . menyatakan bahwa TATO berpengaruh positif signifikan terhadap Return saaham. Total Assets Turn Over menggambarkan aktivitas yang dilakukan perusahaan dalam melakukan operasinya baik dalam kegiatan penjualan, pembelian, dan kegiatan lainnya. Bila nilai Total Assets Turn Over ditingkatkan berarti terjadi kenaikan penjualan bersih perusahaan. Peningkatan penjualan bersih akan mendorong peningkatan laba yang akan direspon dengan peningkatan harga saham perusahaan yang akhirnya akan meningkatkan return saham Hal ini di dukung juga penelitian dari Wafiyah . bahwa TATO berpengaruh Positif Signifikan terhadap return saham. Namun pernyataan tersebut tidak sejalan dengan penelitian dari Tasya, dkk . bahwa TATO tidak berpengaruh terhadap return saham. Likuiditas adalah rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek (Kasmir, 2019:. Menurut penelitian dari Wati, dkk . bahwa Likuiditas (CR) berpengaruh positif terhadap Return Saham. Hal ini menunjukkan semakin besar rasio likuiditas perusahaan, semakin besar kemampuan perusahaan untuk membayar Semakin besar kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya semakin baik tingkat return saham perusahaan. Hal tersebut didukung oleh peneliti Krismandari & Amanah . bahwa CR berpengaruh positif signifikan terhadap return saham. Berbeda hasil dengan penelitian yang dilakukan oleh Triwibowo & Murniningsih . Bahwa CR tidak berpengaruh terhadap return saham. hasil penelitian tersebut didukung oleh Tasya, dkk . bahwa CR tidak berpengaruh terhadap return saham. Beberapa investor memiliki pendapat yang berbeda, dimana Current Ratio (CR) yang tinggi justru mencerminkan kemampuan perusahaan untuk mengoptimalkan aktiva lancar dalam kondisi yang kurang baik. Karena dengan nilai Current Ratio (CR) yang tinggi ini ternyata return saham yang dihasilkan perusahaan hanya kecil, sehingga CR tidak berpengaruh terhadap return saham (Dewi dkk, 2. Didukung juga oleh penelitian dari Pratiw dkk . dan Tasya, dkk . bahwa CR tidak dapat mempengaruhi return saham, hal Pengaruh Profitabilitas. Leverage. Ukuran Perusahaan. Sales Growth, dan Kualitas Audit Terhadap Tax Avoidance (Tri Wahyun. JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 ________________________________________________________________________________ ini dikarena kan CR yang tinggi menunjukkan adanya dana yang menganggur yang dapat mengurangi laba perusahaan. Hasil penelitian tersebut sejalan dengan penelitian dari Wafiyah . dan Listyarini, dkk . bahwa CR tidak dapat berpengaruh terhadap return saham. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu masih terdapat research gap dan dengan adanya fenomena yang terjadi terkait dengan return saham maka peneliti tertarik melakukan penelitian lebih lanjut mengenai Pengaruh Profitabilitas. Laverage. Rasio Aktivitas, dan likuiditas Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Manufaktur Yang Tercatat Pada Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2018-2020. Berdasarkan teori yang telah di paparkan dapat disusun model penelitian sebagai berikut: Profitabilitas (X. Leverage (X. Tax Avoidance (Y) Aktivitas (X. Likuiditas (X. Gambar 1 Kerangka Penelitian Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap permasalahan dalam suatu penelitian. Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah: H1: Profitabilitas berpengaruh positif terhadap return saham H2: Leverage berpengaruh negatif terhadap return saham H3: Aktivitas berpengaruh positif terhadap return saham H4: Likuiditas berpengaruh positif terhadap return saham Metode Penelitian Penelitian ini mengambil populasi perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2018 Ae 2020. Teknik Sampling yang digunakan yaitu purposive sampling method dengan mempertimbangkan kriteria tertentu dan sesuai dengan tujuan penelitian. Kriteria sampel dalam penelitian ini sebagai berikut: Perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018, 2019 dan 2020 Perusahaan manufaktur yang menerbitkan annual report berturut-turut tahun 2018-2020. Perusahaan yang menyajikan harga saham berturut-turut tahun 2018-2020. Hasil dan Pembahasan 1 Hasil 1 Statistik Deskriptif Tabel 1 Statistik Deskriptif Minimum Maximum Mean Std. Deviation Return on Equity Debt to Equity Ratio ,02 ,07 2,25 2,96 ,3602 ,9098 ,22360 ,40219 Total Assets Turnover Current Ratio ,02 ,11 5,54 21,15 ,9627 1,4845 ,26076 1,01340 Return Saham -,00 9,64 ,5236 ,44832 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2022 : 403 - 414 p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 ________________________________________________________________________________ Valid N . Berdasarkan hasil analisis uji statistika deskriptif pada tabel 1 dapat diuraikan mengenai statistik deskriptif dalam penelitian yang menunjukkan bahwa nilai minimum return on equity sebesar 0,02 dan nilai maksimum sebesar 2,25. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya return on equity pada sampel penelitian ini berkisar 0,02 sampai 1,73 dengan rata Ae rata . 0,3602 pada standar deviasi sebesar 0,22360. Nilai ROE tertinggi pada PT. Merck Tbk tahun 2018 yaitu 2,25 atau sebesar 225% sedangkan nilai ROE terendah pada PT. Multi Prima Sejahtera Tbk tahun 2020 yaitu 0,02 atau sebesar 20%. Nilai minimum Debt to Equity Ratio sebesar 0,07 dan nilai maksimum sebesar 2,96. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya Debt to Equity Ratio pada sampel penelitian ini berkisar 0,07 sampai 2,96 dengan rata Ae rata . 0,9098 pada standar deviasi sebesar 0,40219. Nilai Debt to Equity Ratio tertinggi pada PT. Indomobil Sukses International Tbk tahun 2018 yaitu 2,96 atau sebesar 296% sedangkan nilai Debt to Equity Ratio terendah pada PT. Multi Prima Sejahtera Tbk tahun 2019 yaitu 0,07 atau sebesar 70%. Nilai minimum Total Assets Turnover sebesar 0,02 dan nilai maksimum sebesar 5,54. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya Total Assets Turnover pada sampel penelitian ini berkisar 0,02 sampai 5,54 dengan rata Ae rata . 0,9627 pada standar deviasi sebesar 0,26076. Nilai Total Assets Turnover tertinggi pada PT. Alakasa Industrindo Tbk tahun 2018 yaitu 5,54 atau sebesar 554% sedangkan nilai Total Assets Turnover terendah pada PT. Panasia Indo Resources Tbk tahun 2019 yaitu 0,02 . %). Nilai minimum current ratio sebesar 0,11 dan nilai maksimum sebesar 21,15. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya current ratio pada sampel penelitian ini berkisar 0,11 sampai 21,15 dengan rata Ae rata . 1,4845 pada standar deviasi sebesar 1,01340. Nilai current ratio tertinggi pada PT. Kirana Megatara Tbk tahun 2019 yaitu 21,15 sedangkan nilai terendah pada PT. Asia Pacific Fibers Tbk tahun 2020 yaitu 0,11. Nilai minimum return saham sebesar 0,00 dan nilai maksimum sebesar 9,64. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya return saham pada sampel penelitian ini berkisar 0,00 sampai 9,64 dengan rata Ae rata . 0,5236 pada standar deviasi sebesar 0,44832. Nilai return saham tertinggi pada PT. Sat Nusapersada Tbk tahun 2018 yaitu 9,64 sedangkan nilai terendah pada PT. Organon Pharma Indonesia Tbk tahun 2019 yaitu 0,00. 2 Uji Normalitas Unstandardized Residual Valid N . Tabel 2 Uji Normalitas Skewness Kurtosis Statistic Statistic Std. Error Statistic Std. Error -,165 ,129 ,270 ,259 Dari hasil output uji normalitas pada tabel 4. 5 di atas maka perhitungan nilai Z Skewness: Z skewness = Skewness = -0,165 = -0,165 = -1,279 0,129 Ooyi/ycA Ooyi/ycyeye Sedangkan perhitungan nilai Z kurtosis: Z kurtosis = Kurtosis = 0,270 0,270 = 1,042 0,259 Ooyaye/ycA Ooyaye/ycyeye Berdasarkan perhitungan di atas, diperoleh nilai Z Skewness sebesar -1,279 < 1,96 dan nilai Z Pengaruh Profitabilitas. Leverage. Ukuran Perusahaan. Sales Growth, dan Kualitas Audit Terhadap Tax Avoidance (Tri Wahyun. JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 ________________________________________________________________________________ Kurtosis sebesar 1,042 < 1,96. Hasil tersebut dapat disimpulkan data yang diteliti telah terdistribusi secara normal. 3 Uji Multikolinieritas Tabel 3 Uji Multikolinieritas Coefficientsa Model (Constan. Return on Equity Collinearity Statistics Tolerance VIF ,959 1,042 Debt to Equity Ratio Total Assets Turnover ,816 ,987 1,225 1,013 Current Ratio ,820 1,220 Dependent Variable: Return Saham Berdasarkan hasil output uji multikolinearitas pada tabel 4. 6 di atas, dapat dilihat bahwa tidak ada variabel yang menunjukkan nilai Tolerance < 0,1 atau dalam artian semua variabel penelitian memiliki nilai Tolerance > 0,1. Kemudian dari hasil output nilai VIF (Variance Inflation Facto. menunjukkan bahwa tidak ada variabel yang mempunyai nilai VIF > 10 atau semua variabel dalam penelitian memiliki nilai VIF < 10. Dengan demikian, disimpulkan bahwa antar variabel penelitian tidak terjadi masalah gejala multikolinieritas dalam model regresi. 4 Uji Autokorelasi Tabel 4 Uji Autokorelasi Model Summaryb Adjusted R Std. Error of DurbinModel R Square Square the Estimate Watson ,358 ,128 ,118 ,29890 1,847 Predictors: (Constan. Return on Equity. Debt to Equity Ratio. Total Assets Turnover. Current Ratio Dependent Variable: Return Saham Berdasarkan hasil output pengujian autokorelasi di atas, diperoleh nilai Durbin Ae Watson dengan total sampel 344 perusahaan sebesar 1,847 dengan menggunakan tingkat signifikansi 5%, jumlah sampel . 344 dan jumlah variabel independen 4 . , maka didapatkan nilai dU 1,80737. Sehingga nilai 4 Ae dU sebesar 2,19263. Dengan demikian nilai tersebut menunjukkan dU < dW < 4 Ae dU yaitu 1,80737 < 1,847 < 2,19263. Maka dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini tidak terjadi adanya gejala autokorelasi. JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2022 : 403 - 414 p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 ________________________________________________________________________________ 5 Uji Heteroskedastisitas Tabel 5 Uji Heteroskedastisitas Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model Std. Error (Constan. ,001 ,088 Return on Equity ,061 ,074 Debt to Equity Ratio Total Assets Turnover Current Ratio Dependent Variable: Abs_Res Sig. ,000 ,409 ,293 -,020 ,044 ,062 ,864 ,752 ,022 ,018 ,212 Berdasarkan hasil output pengujian heteroskedastisitas dengan uji glejser diperoleh nilai signifikansi untuk variabel return on eqquity sebesar 0,409. variabel debt to equity ratio sebesar 0,864. variabel total assets turnover sebesar 0,752. dan variabel current ratio sebesar 0,212. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa nilai setiap variabel memiliki nilai signifikansi lebih dari 0,05 yang berarti menunjukkan model regresi dalam penelitian tidak terjadi masalah heteroskedastisitas. 6 Hasil Analisis Regresi Berganda Tabel 6 Analisis Regresi Berganda Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients Beta Model Std. Error (Constan. ,271 ,130 Return on Equity -,045 ,109 -,023 Debt to Equity Ratio -,248 ,066 ,222 Total Assets Turnover -,018 ,092 -,010 Current Ratio ,041 ,026 ,093 Dependent Variable: Return Saham Sig. 2,089 ,037 -,417 ,677 3,776 ,001 -,195 ,845 1,575 ,016 Model persamaan dari analisis regresi berganda yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini yaitu: Yt = 0,271 -0,045 ROE - 0,248 DER Ae 0,018 TATO 0,041 CR e 7 Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. Tabel 7 Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. Model Summary Adjusted R Model R Square Square ,358 ,128 ,118 Std. Error of the Estimate ,29890 Pengaruh Profitabilitas. Leverage. Ukuran Perusahaan. Sales Growth, dan Kualitas Audit Terhadap Tax Avoidance (Tri Wahyun. JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 ________________________________________________________________________________ Predictors: (Constan. Return on Equity. Debt to Equity Ratio. Total Assets Turnover. Current Ratio Berdasarkan hasil output pengujian koefisien determinasi pada tabel 7 di atas, dapat dilihat dari nilai Adjusted R Square sebesar 0,118 . ,8%) variabel dependen return saham dapat dijelaskan oleh variabel return on equity, debt to equity ratio, total assets turnover dan current ratio, sedangkan sisanya sebesar 88,2% . % 11,8%) dijelaskan oleh variabel Ae variabel lain di luar model penelitian. 8 Uji Statistik F Tabel 8 Uji Model Fit (Uji Ae F) ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Sig. Regression 2,791 ,698 3,576 ,007b Residual 66,147 ,195 Total 68,938 Dependent Variable: Return Saham Predictors: (Constan. Return on Equity. Debt to Equity Ratio. Total Assets Turnover. Current Ratio Berdasarkan tabel 4. 10 telah diperoleh hasil uji statistik F secara simultan nilai signifikan sebesar 0,007 < 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa variabel return on equity, debt to equity ratio, total assets turnover, dan current ratio berpengaruh terhadap variabel dependen return saham dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 sehingga model dinyatakan Fit. 9 Uji Statistik T Tabel 9 Uji Hipotesis t Model (Constan. Return on Equity Debt to Equity Ratio Total Assets Turnover Current Ratio Dependent Variable: Return Saham Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta ,271 ,130 -,045 ,109 -,023 -,248 ,066 ,222 -,018 ,092 -,010 ,041 ,026 ,093 2,089 -,417 3,776 -,195 1,575 Sig. ,037 ,677 ,001 ,845 ,016 Pengaruh Profitabilitas . eturn on equit. terhadap Return Saham Berdasarkan hasil uji hipotesis di atas, diperoleh nilai koefisien variabel profitabilitas (ROE) sebesar -0,045 dengan arah negatif, nilai t sebesar -0,417 dan nilai signifikansi sebesar 0,677 > 0,05. Hasil ini mengindikasikan bahwa profitabilitas (ROE) tidak berpengaruh terhadap return saham. Dengan demikian. H1 ditolak. Pengaruh Leverage . ebt to equity rati. terhadap Return Saham Berdasarkan hasil uji hipotesis di atas, diperoleh nilai koefisien variabel leverage (DER) sebesar -0,248 dengan arah negatif, nilai t sebesar 3,776 dan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05. Hasil ini mengindikasikan bahwa leverage (DER) berpengaruh negatif signifikan terhadap return Dengan demikian. H2 diterima. Pengaruh rasio Aktivitas . otal assets turnove. terhadap Return Saham JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2022 : 403 - 414 p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 ________________________________________________________________________________ Berdasarkan hasil uji hipotesis di atas, diperoleh nilai koefisien variabel rasio aktivitas (TATO) sebesar -0,018 dengan arah negatif, nilai t sebesar -0,195 dan nilai signifikansi sebesar 0,845 > 0,05. Hasil ini mengindikasikan bahwa rasio aktivitas (TATO) tidak berpengaruh terhadap return Dengan demikian. H3 ditolak. Pengaruh Likuiditas . urrent rati. terhadap Return Saham Berdasarkan hasil uji hipotesis di atas, diperoleh nilai koefisien variabel likuiditas (CR) sebesar 0,041 dengan arah positif, nilai t sebesar 1,575 dan nilai signifikansi sebesar 0,016 < 0,05. Hasil ini mengindikasikan bahwa likuiditas (CR) berpengaruh positif signifikan terhadap return Dengan demikian. H4 diterima. 2 Pembahasan Pengaruh Profitabilitas terhadap Return Saham Nilai koefisien regresi diperoleh sebesar -0,045 dan nilai signifikansi uji t sebesar 0,677 lebih besar dari nilai probabilitas 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel profitabilitas yang diproksikan return on equity tidak berpengaruh terhadap return saham sehingga pada penelitian ini hipotesis pertama ditolak. Return on equity digunakan untuk mengukur besarnya tingkat pengembalian para pemegang saham atas investasi yang dilakukan sehingga besarnya angka akan menunjukkan seberapa baik pihak manajemen perusahaan mengelola dan memanfaatkan investasi pemegang saham (Listyarini dkk, 2. Variabel return on equity tidak berpengaruh terhadap return saham artinya tinggi rendahnya nilai return on equity tidak mempengaruh investor sebagai pemegang saham dalam mengambil keputusan untuk berinvestasi. Hal ini dikarenakan jika perusahaan mampu mengelola modal dengan baik dan tepat maka perusahaan akan memperoleh laba atau profit. Oleh karena itu, tidak semua perusahaan yang modalnya mengalami penurunan akan berpengaruh pada tingkat besarnya return saham. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian Dewi dkk . dan Listyarini dkk . yang menunjukkan return on equity tidak berpengaruh terhadap return saham. Sedangkan hasil penelitian ini bertentangan dengan penelitian yang dilakukan oleh Utami dan Marwaningsari . Tasya dkk . Irawan . , dan Noviyanti dkk . yang menunjukkan return on equity berpengaruh positif signifikan terhadap return saham. Pengaruh Leverage terhadap Return Saham Nilai koefisien regresi diperoleh sebesar -0,248 dan nilai signifikansi uji t sebesar 0,001 lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel leverage yang diproksikan debt to equity ratio berpengaruh negatif signifikan terhadap return saham sehingga pada penelitian ini hipotesis kedua diterima. Debt to equity ratio merupakan rasio yang membandingkan jumlah hutang yang dimiliki perusahaan dengan modal sendiri agar mampu mengetahui setiap rupiah modal sendiri untuk jaminan hutang. Berdasarkan teori sinyal, pendanaan dari unsur hutang yang lebih besar daripada modal sendiri dapat memberikan sinyal buruk terhadap investor. Bagi perusahaan, besarnya hutang tidak boleh melebihi modal sendiri agar beban yang ditanggung tidak terlalu tinggi karena akan mempengaruhi tingkat kepercayaan investor terhadap harga saham. Pada hasil koefisien regresi dengan arah negatif artinya apabila debt to equity ratio naik satu satuan maka return saham mengalami penurunan dan apabila debt to equity ratio mengalami penurunan maka return saham akan mengalami kenaikan. Hasil penelitian juga mengindikasikan jika beban perusahaan semakin berat maka kinerja perusahaan semakin buruk dan berdampak pada penurunan harga saham dan return saham juga menurun. Hasil ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Irawan . Fauziyah . , dan Dewi . membuktikan bahwa debt to equity ratio berpengaruh negatif signifikan terhadap return Sedangkan hasil penelitian ini bertentangan dengan penelitian Veniranda . Panjaitan dan Tanjaya . Fuada . , dan Khoiriyah . tidak berpengaruh terhadap return saham. Pengaruh aktivitas terhadap return saham Hipotesis ketiga menyatakan total assets turnover berpengaruh positif terhadap return saham. Pengaruh Profitabilitas. Leverage. Ukuran Perusahaan. Sales Growth, dan Kualitas Audit Terhadap Tax Avoidance (Tri Wahyun. JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 ________________________________________________________________________________ Nilai koefisien regresi diperoleh sebesar -0,018 dan nilai signifikansi uji t sebesar 0,845 lebih besar dari nilai probabilitas 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel aktivitas yang diproksikan total assets turnover tidak berpengaruh terhadap return saham sehingga pada penelitian ini hipotesis ketiga ditolak. Rasio aktivitas menunjukkan sejauh mana efisiensi perusahaan dengan assets untuk memperoleh penjualan. Kemudian total assets turnover digunakan untuk mengukur efektivitas penggunaan setiap rupiah dana yang ada pada assets agar menghasilkan penjualan. Hasil penelitian yang telah dilakukan membuktikkan total assets turnover tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap return saham artinya aktivitas perusahaan yang rendah pada tingkat penjualan tertentu mengakibatkan semakin besarnya dana pada assets yang tidak produktif. Rasio aktivitas kurang tepat untuk mengukur return saham dikarenakan terlalu banyak investor hanya melihat assets baru yang lebih efisien. Hasil penelitian ini didukung oleh Triwibowo dan Murniningsih . Tasya dkk . Marlindja dan Meirisa . dan Khoiriyah . membuktikkan total assets turnover tidak berpengaruh terhadap return saham. Sedangkan hasil penelitian ini bertentangan dengan penelitian Dewi dkk . Wafiyah . Panjaitan dan Tanjaya . yang menunjukkan total assets turnover berpengaruh positif signifikan terhadap return saham. Pengaruh likuiditas terhadap return saham Hipotesis keempat menyatakan current ratio berpengaruh positif terhadap return saham. Nilai koefisien regresi diperoleh sebesar 0,041 dan nilai signifikansi uji t sebesar 0,016 lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel likuiditas yang diproksikan current ratio berpengaruh positif signifikan terhadap return saham sehingga pada penelitian ini hipotesis keempat diterima. Current ratio menunjukkan sejauh mana aktiva lancar menutupi kewajiban Ae kewajiban lancar. Berdasarkan teori sinyal, perusahaan ingin memberikan informasi kepada investor bahwa perusahaan mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya dan kredibilitas perusahaan juga meningkat. Semakin tinggi atau baik current ratio maka perusahaan semakin likuid sehingga kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek semakin tinggi. Dengan demikian, minat investor untuk menanamkan modal di perusahaan dan berdampak pada peningkatan return saham para investor. Hasil penelitian ini didukung oleh Dewi . Krismandari dan Amanah . yang membuktikkan bahwa current ratio berpengaruh positif signifikan terhadap return saham. Sedangkan hasil penelitian tersebut bertentangan dengan penelitian yang dilakukan oleh Tasya dkk . Listyarini dkk . , dan Noviyanti . yang membuktikkan current ratio tidak berpengaruh terhadap return saham. Kesimpulan dan Saran Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Profitabilitas . eturn on equit. tidak berpengaruh terhadap return saham. Hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa besar kecilnya return on equity tidak mempengaruhi tingkat return saham. Leverage . ebt to equity rati. berpengaruh negatif signifikan terhadap return saham. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai debt to equity ratio mempengaruhi tingkat nilai return saham yang diperoleh investor. Aktivitas . otal assets turnove. tidak berpengaruh terhadap return saham. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kenaikan ataupun penurunan rasio aktivitas yang diproksikan dengan total assets turnover tidak mempengaruhi return saham. Likuiditas . urrent rati. berpengaruh positif signifikan terhadap return saham. Hasil penelitian ini membuktikkan semakin tinggi nilai current ratio maka akan mempengaruhi minat investor untuk menanamkan modal sehingga berdampak pada peningkatan return JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2022 : 403 - 414 p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2614-8870 ________________________________________________________________________________ Saran Berdasarkan kesimpulan dan keterbatasan penelitian yang telah diuraikan di atas, maka saran untuk peneliti selanjutnya sebagai berikut: Bagi peneliti selanjutnya dapat menambah variabel penelitian untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi nilai return saham seperti variabel kebijakan dividen, struktur modal, faktor makroekonomi, operating cash flow, suku bunga dan inflasi serta faktor eksternal lainnya. Pada periode pengamatan dalam pengambilan sampel perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dapat diperpanjang dengan jangka waktu yang lebih lama agar hasil penelitian lebih valid dan diperoleh gambaran yang lebih jelas terkait kondisi pasar modal Indonesia. Bagi investor maupun calon investor sebelum melakukan investasi, diperlukan untuk melihat bagaimana tingkat likuiditas perusahaan tersebut karena mencerminkan tingkat keaktifan suatu saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Daftar Pustaka