Perwira Journal of Community Development Vol. 5 (No. 2025, 84-88 ISSN Online 2798-3706 PENDAMPINGAN PENGELOLAAN KEUANGAN SANTRI PANTI ASUHAN NURUL ISLAM TLOGOSARI SEMARANG Taufiq Andre Setiyono1. Mekani Vestari2. Muhammad Yusuf3. Muliawan Hamdani4. Khoirul Attiq5 1,2,3 Program Studi Akuntansi. Universitas BPD Program Studi Manajemen. Universitas BPD Penulis Korespondensi: Taufiq Andre Setiyono . ugaspaktaufiq@gmail. ABSTRAK Masalah keuangan dalam penyelenggaraan pesantren sering menjadi kendala dalam pelaksanaan kegiatannya, baik dalam hal penganggaran, pembukuan, pengaturan administrasi, alokasi dana dan kebutuhan pengembangan pondok pesantren, maupun dalam proses aktivitas keseharian panti asuhan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pengelolaan keuangan bagi santri panti asuhan nurul islam tlogosari semarang. Kegiatan ini meliputi kegiatan sosialisasi dan tanya jawab. Kegiatan ini diharapkan bisa memberikan manfaat berupa pemahaman mendasar kepada para santri didalam mengelola keuangan pribadi mereka. Selain itu diaharapkan pengabdian ini juga bisa memberikan gambaran sederhana didalam proses pencatatan keluar masukknya uang saku untuk masing-masing santri. Dengan demikian para santri bisa mengevaluasi diri untuk lebih baik lagi dalam pengelolaan keuangan dikemudian waktu. Mitra pengabdian adlah seluruh Santri Panti Asuhan Nurul Islam Tlogosari yang berjumlah 35. Hasil dari kegitan ini berupa pemahaman mendasar bagi para santri dan pengurus panti asuhan didalam mengelola keuangan dan membuat pencatatan sederhana. Kata Kunci : pendampingan, pengelolaan keuangan, panti asuhan. PENDAHULUAN eiring dengan berkembangnya zaman, pondok pesantren dituntut untuk mengikuti dinamika global, terutama dalam hal manajemen pondok pesantren . Dalam UU no 18 tahun 2019 tentang pesantren dijelaskan bahwa pesantren adalah lembaga yang berbasis masyarakat dan didirikan oleh perseorangan, yayasan, organisasi masyarakat Islam, dan/atau masyarakat yang menanamkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT . menyemaikan akhlak mulia serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, dan memelihara keseimbangan hubungan manusia dengan Allah SWT. , manusia dengan sesama manusia, manusia dengan alam, dan manusia dengan dirinya sendiri, serta menjaga dan memperkuat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui pendidikan, dakwah Islam, keteladanan, dan pemberdayaan masyarakat dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pada dasarnya pondok pesantren memang lembaga pendidikan tradisional. Dalam penyelengaraan pendidikan keuangan merupakan hal yang sangat penting dalam proses pendidikan dan potensi yang sangat menentukan jalannya suatu proses pendidikan . Panti Asuhan merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berada di Kota Semarang. Panti asuhan sebagai tempat tinggal bagi anak-anak yatim piatu dan anak terlantar mengakibatkan kondisi lingkungan dan prasarana panti asuhan mempunyai peranan yang sangat penting dalam membentuk karakter dan kepribadian anak-anak . Gambar 1. Gedung Utama Panti Asuhan Nurul Islam Tlogosari Semarang Kebutuhan dan keinginan manusia dalam kehidupannya tidak lepas dari uang sebagai alat pembayaran . Masalah keuangan dalam penyelenggaraan pesantren sering menjadi kendala dalam pelaksanaan kegiatannya, baik dalam hal penganggaran, pembukuan, pengaturan administrasi, alokasi dana dan kebutuhan pengembangan pondok pesantren, maupun dalam proses aktivitas keseharian pondok pesantren . Permasalahan keuangan tidak Perwira Journal of Community Development Vol. 5 (No. 2025, 84-88 ISSN Online 2798-3706 boleh dianggap remeh, untuk itu perlu adanya sosialisasi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan bagi para santri agar keuangan bisa digunakan dengan lebih efektif dan efisien . Mengenai peran pengelolaan keuangan pendidikan, ditekankan bahwa pendanaan memiliki peran krusial dalam tiga aspek: ekonomi pendidikan yang berkaitan dengan total belanja sosial, keuangan sekolah yang terkait dengan kebijakan sekolah yang mengubah uang menjadi layanan untuk siswa, dan pengelolaan pajak usaha sekolah yang perlu diatur sesuai dengan tujuan kebijakan . Uang saku dari orang tua menjadi salah satu sumber pemasukan keuangan pribadi santri . Sistem manajemen keuangan dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting agar terhindar dari masalah keuangan . Kemampuan manajemen keuangan bukan hanya sekadar kemampuan mengelola uang, melainkan kunci utama untuk mengelola hidup secara keseluruhan. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mengalami kemajuan yang pesat memberikan banyak sekali kemudahan salah satunya kemudahan dalam bidang akuntansi baik secara teori maupun praktik. Fenomena ini medorong peneliti untuk melaksanakan kegiatan pengabdian berupa sosialisasi pengelolaan keuangan kepada para santri di panti asuhan, tambahkan tujuan pengabdian. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan mendasar . ransfer knowledg. dalam pengelolaan keuangan, baik dalam penggunaan maupun pencatatan ringkas. Diharapkan para santri dapat mengelola keuangan secara baik, efisien dan efektif. Selain itu diharapkan para santri juga dapat membuat catatan keuangan sederhana agar dapat mengetahui keadaan finansialnya. METODE Pendampingan pengelolaan keuangan para santri yang dilakukan di pondok pesantren nurul islam tlogosari semarang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan didalam mengelola keuangan para santri. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 16 Desember 2024 bertempat di Panti Asuhan Nurul Islam Tlogosari Semarang. Santri beserta pengurus yang menghadirinya berjumlah 35 peserta, baik laki-laki maupun perempuan. Berikut adalah metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan pendampingan ini: Pendekatan Partisipatif Pendampingan dilakukan dengan melibatkan seluruh santri di pondok pesantren nurul islam tlogosari semarang, baik santri laki-laki maupun santri Perempuan, baik yang masih duduk dibangku SD. SMP. Maupun SMA. Hal ini untuk memastikan bahwa semua pihak memahami dan terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan perbaikan. Kegiatan yang dilakukan pada metode ini adalah diskusi kelompok, forum tanya jawab, dan pelatihan berbasis masalah yang dihadapi pondok pesantren. Pendekatan Edukasi dan Pelatihan Kegiatan pendampingan dimulai dengan pemberian pelatihan tentang dasar-dasar pengelolaan keuangan yang baik, termasuk manajemen keuangan, pencatatan keuangan, pembuatan laporan keuangan sederhana dan sistem pencatatan keuangan sederhana. Kegiatan yang dilakukan adalah pengenalan tentang prinsip-prinsip akuntansi dasar dan manajemen keuangan serta praktik langsung dalam pencatatan transaksi keuangan, penyusunan anggaran, dan pembuatan laporan keuangan sederhana. Pendampingan Secara Langsung (OnSite Coachin. Pendampingan dilakukan secara langsung di lokasi pondok pesantren, dengan memantau dan membantu para santri didalam menjalankan aktivitas keuangan sehari-hari. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa konsep-konsep yang telah dipelajari dapat diterapkan secara praktis. Penggunaan IPTEK Perkembangan teknologi di zaman sekarang, dakwah Islam tentu tidak harus jalan di tempat tapi juga perlu menyesuaikan . Melesatnya peningkatan Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), berbagai pendekatan inovatif mulai diterapkan . Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) sangat membantu proses pemahaman dan memungkinkan peserta membangun pengalaman belajar dengan menggunakan perangkat Sehingga mereka tidak sekedar menulis dengan alat tulis, melainkan peserta juga merasakan bagaimana menjalankan komputer. Monitoring dan Evaluasi Setelah pelatihan dan pendampingan awal kegiatan, maka akan dilakukan monitoring dan evaluasi diakhir kegiatan untuk menilai sejauh mana para santri Pondok Pesantren Nurul Islam Tlogosari Semarang dapat mengimplementasikan pengelolaan keuangan yang telah dipelajari. HASIL dilakukan oleh tim dosen Universitas BPD dengan dibantu oleh mahasiswa Universitas BPD, baik prodi akuntansi maupun manajemen berjalan dengan baik. Panti asuhan nurul islam tlogosari semarang selaku mitra pengabdian menyambut dengan hangat kegiatan ini. Perwira Journal of Community Development Vol. 5 (No. 2025, 84-88 ISSN Online 2798-3706 Kegiatan diawali dengan registrasi, baik dari tim pengabdian maupun mitra pengabdian. Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan perwakilan tim pengabdian, sambutan tuan rumah, pemaparan materi dari dosen, tanya jawab, dan diakhiri dengan doa penutup oleh ustadz panti Adapun materi yang dijabarkan sebagai berikut: Pengelolaan Keuangan Santri Materi pertama yang disampaikan adalah tentang bagaimana pengelolaan keungan untuk Pengelolaan keuangan santri merupakan suatu proses perencanaan, pengorganisasianm pelaksanaan, dan pengendalian penggunaan dana yang dimiliki oleh santri secara bijak dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Melalui pengelolaan keuangan yang bijak, para santri diharapkan bisa mengatur antara pemasukan dan Gambar 3. Penyampaian Materi Hidup Hemat Ala Islam hidup hemat bagi seorang santri tidaklah harus berpuasa setiap hari, melainkan santri harus berani mengekang keinginannya. Pola hidup sederhana dapat difokuskan kepada kebutuhan, bukan keinginan. Nilai hidup hemat ini tentunya sejalan dengan ajaran islam yang mengajarkan untuk bersifat qonaAoah . erasa cuku. dan tawadhuAo . endah hat. , sehingga santri tidak mudah tergoda oleh gaya hidup konsumtif. Gambar 2. Penyampaian Materi Pedoman Akuntansi Pesantren pedoman keuangan pesantren merupakan serangkaian aturan, kebijakan maupun prosedur yang disusun untuk mengatur secara transparan dan akuntabel seluruh proses pengelolaan dana Titik berat poin ini adalah bagiaman panti asuhan dapat membuat laporan keuangan Hal tersebut karena keuangan pesantren pastilah tidak terlepas dari donatur, baik secara individu, instansi maupun Gambar 4. Penyampaian Materi Tips Dan Trik Menghindari Penipuan Sebagai kawula muda, tentunya rasa ingin beli jajan sangatlah kuat. Namun dengan kita mengajarkan untuk menahan membeli makanan ringan menjadi membeli makanan berat, diharapkan tingkat kenyangnya kan bertahan lebih Sehingga alokasi dana yang dikeluarkan tentunya akan lebih hemat. Belum lagi terkait dengan adanya tren, selama barang yang dimiliki masih bisa dipakai, tentunya itu lebih bijak daripada sekedar mengikuti tren. Perwira Journal of Community Development Vol. 5 (No. 2025, 84-88 ISSN Online 2798-3706 Tlogosari Semarang Saran memperluas sasaran peserta, tidak sekadar santri dan pengurus panti asuhan, melainkan bisa kepada masyarakat umum, terlebih kepada pihakphak yang berhubungan dengan panti asuhan seperti para donatur. Selain itu semoga kedepannya ada yang dapat membuatkan aplikasi sederhana sehingga proses pencatatan dapat dilakukan secara lebih modern. Gambar 5. Penyampaian Materi Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Kegiatan ini tentunya tidak hanya berhentti begitu saja, melaikan tim pengabidan senantiasa memastikan bahwa seluruh tahapan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana. Monitoring dilakukan selama kegiatan dengan memastikan kesesuaian materi dalam proses transfer knowledge. Adapun evaluasi kegiatan difokuskan kepada tiga aspek, yakni proses, hasil dan dampak kegiatan. Evaluasi proses dilakukan melalui dokumentasi dan catatan lapangan, eavaluasi hasil dilakukan dengan membandingkan antara pre test dan post tes, dan dampak kegiatan meliputi sejauh mana para peserta menerapkan dalam kegiatan dikemudian KESIMPULAN Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pendampingan pengeloaan keuangan santri di panti asuhan nurul islam tlogosari semarang mendapatkan tanggapan yang baik dan antusias, baik dari pengurus maupun santrinya. Hal ini dibuktikan dengan adanya pasrtisipasi seluruh santri dan sebagian perwakilan asatidz yang mengikuti kegatan ini. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih nyata kepada segenap keluarga panti asuhan nurul islam tlogosari semarang didalam transfer knowladge kepada masyarakat Gambar 6. Berfoto Bersama Sebagian Santri. Asatidz. Dan Pengelola Panti Asuhan Nurul Islam UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih terutama ditujukan kepada Universitas BPD yang telah memberikan dana untuk kegitan pengabdian kepada masyarakat kali ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pihak panti asuhan nurul islam tlogosari semarang yang berkenan menjadi mirtra. Begitu juga kepada segenap dosen dan mahasiswa yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini serta berbagai pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu yang telah membantu pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada msayarakat DAFTAR PUSTAKA