The Influence Of Financial Literacy And Self-Control On Financial Management Of Unpab Management Students Stambuk 2022 Pengaruh Literasi Keuangan Dan Kontrol Diri Terhadap Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Manajemen Unpab Stambuk 2022 Salwida Nasution . Ramadhan Harahap . Noni Ardian . 1,2,. ARTICLE HISTORY Received . Maret 2. Revised . Mei 2. Accepted . Mei 2. KEYWORDS Financial Literacy. Self-Control. Financial Management. This is an open access article under the CCAeBY-SA . Universitas Pembangunan Panca Budi Medan Email: . salwidanasution@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan kontrol diri terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) angkatan 2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif manajemen Universitas Pembangunan Panca Budi Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang diperoleh sebanyak 77 mahasiswa . Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan aplikasi IBM SPSS 27. Literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan Kontrol diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan Literasi keuangan dan kontrol diri secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa prodi manajemen Universitas Pembangunan Panca Budi Penelitian ini hanya terbatas pada mahasiswa Universitas Pembangunan Panca Budi prodi manajemen sehingga hasil penelitian tidak dapat digeneralisasi untuk seluruh mahasiswa di Indonesia. Variabel yang diteliti terbatas pada literasi keuangan dan kontrol diri, sedangkan masih terdapat variabel lain yang dapat mempengaruhi pengelolaan keuangan mahasiswa efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu manajemen keuangan, khususnya dalam bidang literasi keuangan dan perilaku keuangan mahasiswa. Hasil penelitian dapat menjadi masukan bagi pihak universitas dalam merancang program edukasi keuangan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan mahasiswa. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu manajemen keuangan, khususnya dalam bidang literasi keuangan dan perilaku keuangan mahasiswa. Hasil penelitian dapat menjadi masukan bagi pihak universitas dalam merancang program edukasi keuangan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan mahasiswa. ABSTRACT This study aims to analyze the influence of financial literacy and self-control on the financial management of students in the Management Study Program of Panca Budi Development University (UNPAB) class of 2022. This type of research is quantitative with a survey approach. The study population was active management students of Panca Budi Development University. The sampling technique used purposive sampling, obtaining 77 students. The research instrument was a questionnaire with a Likert scale. The data analysis method used multiple linear regression analysis with the IBM SPSS 27 application. Financial literacy has a positive and significant effect on student financial management. Self-control has a positive and significant effect on student financial management. Financial literacy and self-control simultaneously have a significant effect on financial management of students in the Management Study Program of Panca Budi Development University, batch 2022. This study was limited to students in the Management Study Program of Panca Budi Development University, so the results cannot be generalized to all students in Indonesia. The variables studied were limited to financial literacy and self-control, while there are still other variables that can influence effective student financial management. This study contributes to the development of financial management science, especially in the field of financial literacy and student financial behavior. The research findings can provide input for universities in designing financial education programs to improve students' financial management skills. This research contributes to the development of financial management science, particularly in the areas of financial literacy and student financial The research findings can provide input for universities in designing financial education programs to improve students' financial management skills. PENDAHULUAN Di era digital yang berkembang pesat, pengelolaan keuangan menjadi keterampilan fundamental yang harus dikuasai oleh setiap individu untuk mencapai kesejahteraan finansial (Koskelainen et al. Pengelolaan keuangan pribadi telah menjadi isu global yang semakin mendapat perhatian. Jurnal Fokus Manajemen. Vol. 6 No. 2 2026 page: 417 Ae 426 | 417 p-ISSN 2809-9931 e-ISSN 2809-9141 terutama di kalangan generasi muda yang akan menjadi pelaku ekonomi di masa depan. Menurut data Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD, 2. , sekitar 65% generasi muda di negara berkembang mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan pribadi, yang berdampak pada tingginya angka kredit macet dan rendahnya tingkat tabungan. Permasalahan pengelolaan keuangan tidak hanya berdampak pada kesejahteraan individu, tetapi juga pada stabilitas ekonomi makro suatu Negara (Lusardi & Mitchell, 2. Di Indonesia, kondisi pengelolaan keuangan masyarakat, khususnya generasi muda, masih Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan OJK . menunjukkan bahwa hanya 49,68% masyarakat Indonesia yang memiliki literasi keuangan yang baik. Data ini mengindikasikan bahwa generasi muda, termasuk mahasiswa, masih memerlukan peningkatan kemampuan dalam mengelola keuangan pribadi (Rahmawati & Haryono. Data OJK . menunjukkan bahwa jumlah penerima pinjaman online berusia 19-34 tahun yang mencakup mahasiswa dan pekerja muda mencapai 10,91 juta penerima dengan nilai pinjaman Rp26,87 triliun pada Juni 2023, meningkat 25,9% dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini diperparah dengan rendahnya kesadaran untuk menabung dan berinvestasi. Berdasarkan hasil penelitian, meskipun 86% mahasiswa menyatakan rutin menyisihkan sebagian dari pendapatan untuk ditabung, namun hanya 3% yang memiliki produk investasi, dan sebagian besar belum berinvestasi secara benar. Ketidakmampuan mengelola keuangan dengan baik menyebabkan mahasiswa mengalami berbagai masalah keuangan, termasuk tidak memiliki dana darurat dan terjebak dalam masalah utang (Siregar & Anggraeni, 2. Salah satu faktor yang diduga kuat mempengaruhi pengelolaan keuangan mahasiswa adalah literasi keuangan. Literasi keuangan didefinisikan sebagai pengetahuan dan kemampuan masyarakat untuk menggunakan konsep keuangan dasar dalam pengambilan keputusan keuangan sehari-hari (Lusardi & Mitchell, 2. Seseorang yang memiliki literasi keuangan yang baik akan memiliki beberapa pengetahuan dasar tentang konsep keuangan utama. Pengetahuan ini bisa terlihat dari pemahaman atas produk Ae produk keuangan seperti tabungan, deposito, asuransi, obligasi dan lain sebagainya(Harahap & Irawan, 2. Namun demikian, kondisi literasi keuangan mahasiswa di Indonesia masih memprihatinkan. Data terbaru dari Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2024 menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 65,43%, meningkat signifikan dari tahun-tahun sebelumnya (OJK, 2. Hasil SNLIK menunjukkan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 66,46 persen pada tahun 2024, dengan indeks inklusi keuangan mencapai 75,02 persen. Pada tahun 2025, indeks literasi keuangan tetap bertahan di angka 66,46 persen, sementara indeks inklusi keuangan mengalami peningkatan yang cukup signifikan menjadi 80,51 persen (OJK, 2. Angka tersebut masih menggambarkan bahwa hampir setengah dari populasi Indonesia belum memiliki literasi keuangan yang Rendahnya literasi keuangan di kalangan mahasiswa memiliki implikasi serius terhadap perilaku pengelolaan keuangan mereka. Literasi keuangan yang rendah menyebabkan individu rentan mengambil keputusan keuangan yang buruk, seperti terjerat utang dan perilaku konsumtif yang berlebihan (Tampubolon, 2. Data OJK menunjukkan bahwa kelompok usia 19-34 tahun yang terdiri dari mahasiswa dan pekerja memiliki nilai akumulasi gagal bayar utang pinjaman online sebesar Rp602,69 miliar pada Agustus 2023, atau berkontribusi sekitar 39,38% dari total kredit macet pinjol nasional (Databoks, 2. Ketidakmampuan mengelola keuangan dengan baik menyebabkan mahasiswa sering mengalami defisit keuangan, tidak memiliki dana darurat, dan bahkan terjebak dalam masalah utang yang serius (Sutrisno. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki pengetahuan yang rendah tentang konsep dasar keuangan, produk simpanan dan pinjaman, asuransi, maupun investasi (J-PIPS. Rendahnya literasi keuangan ini berdampak langsung pada kemampuan mahasiswa dalam mengelola keuangan pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan keuangan (Ardian et al. , 2. Selain literasi keuangan, kontrol diri . elf-contro. juga merupakan faktor penting yang mempengaruhi pengelolaan keuangan mahasiswa. Kontrol diri didefinisikan sebagai kemampuan individu untuk mengatur dan mengendalikan perilaku, pikiran, dan emosi demi mencapai tujuan jangka panjang dengan menunda gratifikasi sesaat (Tangney et al. , 2. Dalam konteks keuangan, kontrol diri menjadi elemen penting dalam perilaku manajemen keuangan yang mencakup kemampuan untuk menetapkan tujuan keuangan, memperkirakan biaya secara akurat, mempertimbangkan berbagai alternatif sebelum membuat keputusan keuangan, serta memenuhi tenggat waktu pembayaran tepat waktu (Harahap & Irawan, n. Heck, 1. 418 | Salwida Nasution. Ramadhan Harahap. Noni Ardian. The Effect Of Financial Literacy And SelfControl On Financial ManagementA Literasi keuangan dan kontrol diri secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa, dengan kontribusi sebesar 73,6 %. (Setianingsih et al. , 2. Kontrol diri berperan sebagai mediator dalam hubungan antara literasi keuangan dan perilaku konsumtif, yang mengindikasikan bahwa literasi keuangan akan lebih efektif dalam meningkatkan pengelolaan keuangan ketika individu memiliki kontrol diri yang baik (Marcella et al. , 2. LANDASAN TEORI Grand Theory: Theory of Planned Behavior (TPB) Penelitian tentang pengelolaan keuangan banyak didasarkan pada Theory of Planned Behavior (TPB) yang dikembangkan oleh Ajzen . Teori ini menjelaskan bahwa perilaku individu ditentukan oleh niat . , yang dipengaruhi oleh tiga faktor utama: sikap terhadap perilaku . ttitude toward behavio. , norma subjektif . ubjective norm. , dan kontrol perilaku yang dipersepsikan . erceived behavioral contro. Berdasarkan Theory of Planned Behavior, efikasi diri keuangan bersama dengan sikap dan norma subjektif dapat memprediksi intensi dan tindakan pengelolaan keuangan seseorang (Harahap et al. , 2. Dalam konteks pengelolaan keuangan. TPB menjelaskan bahwa perilaku keuangan seseorang dipengaruhi oleh sikap positif terhadap pengelolaan uang, tekanan sosial dari lingkungan sekitar, dan keyakinan terhadap kemampuan diri dalam mengelola keuangan (Ajzen, 2. Teori ini telah terbukti efektif dalam memprediksi berbagai perilaku keuangan, termasuk perilaku menabung, investasi, dan penganggaran pada mahasiswa (Tan et al. , 2. Adapun Indikator Indikator pengelolaan keuangan yaitu, konsumsi . , arus kas . ash flow managemen. ,ta bungan dan investasi . aving and investmen. ,dan manajemen utang . redit managemen. (Kholilah & Iramania. Literasi Keuangan literasi keuangan sebagai kemampuan untuk memproses informasi ekonomi dan membuat keputusan yang terinformasi tentang perencanaan keuangan, akumulasi kekayaan, utang, dan pensiun. Mereka mengidentifikasi tiga konsep fundamental yang harus dipahami individu: pemahaman tentang suku bunga dan bunga majemuk, inflasi, dan diversifikasi risiko (Lusardi & Mitchell, 2. Tingkat literasi keuangan yang tinggi pada setiap individu akan mendorong peningkatan kinerja keuangan, di mana pengetahuan keuangan merupakan modal dasar dalam pengambilan keputusan finansial yang efektif (Geby Citra Ananda et al. , 2. Literasi keuangan sering diukur berdasarkan empat indikator inti yang dikembangkan oleh Chen & Volpe . Keempat indikator ini mencakup aspek-aspek fundamental yang menentukan tingkat literasi keuangan seseorang yaitu : pengetahuan keuangan dasar, tabungan dan pinjaman, kredit/utang, dan manajemen resiko. Kontrol Diri Kontrol diri . elf-contro. adalah kemampuan individu untuk mengatur dan mengelola pikiran, emosi, dorongan, dan perilaku mereka sendiri dalam rangka mencapai tujuan jangka panjang dan menghindari konsekuensi negatif (Baumeister et al. , 1. Dalam definisi yang lebih operasional, kontrol diri mengacu pada kemampuan individu untuk menekan atau merintangi dorongan impulsif, menunda kepuasan segera, dan melakukan penyesuaian diri yang tepat terhadap situasi yang dihadapi (Tangney, . Baumeister. Boone, 2. Indikator kontrol diri dalam penelitian ini didasarkan pada model Burger . , yang mengelompokkan kemampuan kontrol pribadi ke dalam lima dimensi yaitu : kontrol perilaku . ehavioral contro. , mengontrol stimulus . timulus contro. , kemampuan memperoleh informasi . nformation contro. , kemampuan melakukan penilaian . ognitive appraisa. , dan kemampuan mengambil keputusan . ecisional contro. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Menurut Sugiyono . , metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif kausal, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan sebab akibat antara dua variabel atau lebih (Sugiyono, 2. Dalam penelitian ini, peneliti ingin mengetahui pengaruh literasi keuangan dan kontrol diri sebagai variabel independen terhadap pengelolaan keuangan sebagai variabel dependen pada mahasiswa UNPAB Stambuk 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif Manajemen Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Stambuk 2022 yang Jurnal Fokus Manajemen. Vol. 6 No. 2 2026 page: 417 Ae 426 | 419 p-ISSN 2809-9931 e-ISSN 2809-9141 berjumlah 352 orang mahasiswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Purposive Sampling yang dihitung menggunakan rumus Slovin, maka peneliti menambahkan jumlah sampel menjadi 77 mahasiswa. Pengumpulan data yang digunakan dengan penyebaran kuesioner berisi pernyataan-pernyataan yang akan dibagikan ke responden melalui bantuan google form. Analisis yang dipakai pada penelitian ini adalah pengujian instrumen . engujian validitas dan reliabilita. , pengujian asumsi klasik . ji normalitas, uji multikoliniearitas, uji heterokedastisita. , analisis regresi linier berganda, pengujian hipotesis . ji t dan uji f ), analisis koefisien determinasi (R. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Uji Validitas Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner (Ghozali, 2. Uji validitas dilakukan dengan cara mengkorelasikan skor masing-masing item dengan skor total item menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Tabel 1. Hasil Uji Validitas Variabel Item r hitung LK1 0,824 LK2 0,715 LK3 0,848 Literasi LK4 0,710 Keuangan LK5 0,848 LK6 0,813 LK7 0,852 LK8 0,742 Kontrol Diri KD1 0,775 KD2 0,856 KD3 0,781 KD4 0,738 KD5 0,674 KD6 0,539 KD7 0,801 KD8 0,808 KD9 0,831 KD10 0,738 Pengelolaan PK1 0,712 Keuangan PK2 0,739 PK3 0,751 PK4 0,709 PK5 0,729 PK6 0,736 PK7 0,655 PK8 0,643 Sumber: Data Diolah. SPSS Versi 27 r tabel Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Berdasarkan tabel 1. menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan pada setiap variabel memiliki nilai r hitung > r tabel . 227 ) dengan tingkat signifikansi 5% dan N=77. Hal ini menunjukkan bahwa semua item pernyataan dalam kuesioner dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai instrumen Uji Reliabilitas Menurut Ghozali . , uji Realibilitas adalah pengujian untuk mengukur konsistensi internal dari indikator-indikator sebuah variable. Reliabilitas menunjukkan sejauh mana suatu alat ukur dapat memberikan hasil yang konsisten apabila dilakukan pengukuran berulang kali. Metode yang paling umum digunakan untuk menguji reliabilitas yaitu CronbachAos Alpha 420 | Salwida Nasution. Ramadhan Harahap. Noni Ardian. The Effect Of Financial Literacy And SelfControl On Financial ManagementA Tabel 2. Hasil Uji Realiabilitas Variabel Cronbach's Alpha Literasi Keuangan (X. 0,916 Kontrol Diri (X. 0,916 Pengelolaan Keuangan 0,857 (Y) Sumber: Data Diolah. SPSS Versi 27 Standar Keterangan 0,60 0,60 0,60 Reliabel Reliabel Reliabel Hasil Uji Asumsi Klasik Metode Kolmogorov Smirnov Test Tabel 3. Hasil Uji Normalitas Dengan Metode Kolmogorov Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parametersa,b Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. c Sumber: Data Diolah. SPSS Versi 27 Berdasarkan tabel 3. diatas menunjukkan hasil pengujian Kolmogorov Smirnov mempunyai nilai signifikansi (Asymp. Sig. 2-taile. yaitu 0,200 sehingga nilai signifikansi 0,200 > 0,05 maka disimpulkan bahwa nilai residual berdistribusi secara normal dan memenuhi asumsi normalitas. Metode Grafik P-Plot Gambar 1. Hasil Uji Normalitas Dengan Metode Grafik P-Plot Sumber: Data Diolah. SPSS Versi 27 Berdasarkan gambar 1. di atas menunjukkan, sebaran titik yang merapat pada garis diagonal memberikan konfirmasi bahwa data penelitian berdistribusi normal. Dengan demikian, model regresi ini dinyatakan layak dan memenuhi asumsi normalitas. Uji Mulikoliearitas Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas . (Ghozali, 2. Model regresi yang baik adalah memiliki distribusi data normal atau mendekati normal. Untuk mendeteksi normalitas data dapat dilakukan dengan Menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov Test. Tabel 4. Hasil Uji Mulikoliearitas Variabel Tolerance Literasi Keuangan ( X1 ) 0,680 VIF 1,472 Keterangan Tidak terjadi multikolinearitas Kontrol Diri ( X2 ) 1,472 Tidak terjadi multikolinearitas 0,680 Sumber: Data Diolah. SPSS Versi 27 Jurnal Fokus Manajemen. Vol. 6 No. 2 2026 page: 417 Ae 426 | 421 p-ISSN 2809-9931 e-ISSN 2809-9141 Berdasarkan tabel 4. menunjukkan bahwa nilai Tolerance > 0. 10 dan nilai VIF < 10 untuk semua variabel independen. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terjadi multikolinearitas dalam model regresi. Uji Heteroskedastisitas Uji heterokedastisitas bertujuan menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain (Ghozali, 2. Jika variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan lain tetap, maka disebut homoskedastisitas dan jika berbeda disebut heterokedastisitas. Model regresi yang baik adalah yang homoskedastisitas atau tidak terjadi Metode Glejzer Tabel 5. Hasil Uji Heteroskedastisitas Dengan Metode Glejzer Unstandardized Coefficients Model Std. Error (Constan. Literasi Keuangan KontrolDiri Sumber: Data Diolah. SPSS Versi 27 Standardized Coefficients Beta Sig. Berdasarkan tabel 5. menunjukkan bahwa nilai signifikansi semua variabel independen > 0. sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas dalam model regresi. Metode Scatterplot Gambar 2. Hasil Uji Normalitas Dengan Metode Grafik Scatterplot Berdasarkan gambar 2. menunjukkan bahwa, pengujian heteroskedastisitas dengan metode scatterplot, dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas dalam model regresi penelitian ini. Hal ini ditunjukkan dengan penyebaran titik-titik residual yang acak dan tidak membentuk pola tertentu. Regresi Linear Berganda Analisis regresi linear berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Menurut (Ghozali, 2. , analisis regresi pada dasarnya adalah studi mengenai ketergantungan variabel dependen dengan satu atau lebih variabel independen, dengan tujuan untuk mengestimasi dan memprediksi rata-rata populasi atau nilai rata-rata variabel dependen berdasarkan nilai variabel independen yang diketahui. Tabel 6. Hasil Uji Regresi Linear Berganda Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model Std. Error (Constan. Literasi Keuangan Kontrol Diri Dependent Variable: Pengelolaan Keuangan Sumber: Data Diolah. SPSS Versi 27 Standardized Coefficients Beta Sig. 422 | Salwida Nasution. Ramadhan Harahap. Noni Ardian. The Effect Of Financial Literacy And SelfControl On Financial ManagementA Berdasarkan tabel 6. menunjukkan bahwa model persamaan regresi sebagai berikut: Y = 7,673 0,248X1 0,379X2 Penjelasan dari hasil pengolahan data tersebut adalah: A Konstanta . sebesar 7,673 Artinya, jika variabel Literasi Keuangan (X. dan Kontrol Diri (X. nilainya adalah nol atau tidak mengalami perubahan, maka tingkat Pengelolaan Keuangan (Y) sudah berada pada angka 7,673 satuan. A Koefisien Regresi Literasi Keuangan (X. sebesar 0,248 Menunjukkan bahwa setiap ada pertumbuhan satu satuan pada variabel Literasi Keuangan, maka Pengelolaan Keuangan (Y) diprediksi akan mengalami peningkatan sebesar 0,248. Hubungan positif ini mengisyaratkan bahwa semakin baik pemahaman literasi seseorang, semakin meningkat pula efektivitas pengelolaan keuangannya. A Koefisien Regresi Kontrol Diri (X. sebesar 0,379 Apabila variabel Kontrol Diri mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka nilai Pengelolaan Keuangan (Y) akan terangkat sebesar 0,379. Hal ini membuktikan bahwa kontrol diri memberikan kontribusi positif yang signifikan terhadap cara individu mengelola keuangan mereka. Uji Parsial (Uji . Uji statistik t pada dasarnya menunjukkan seberapa jauh pengaruh satu variabel independen secara individual dalam menerangkan variasi variabel dependen. (Ghozali, 2. Tabel 7. Hasil Uji Parsial (Uji . Model (Constan. Literasi Keuangan Kontrol Diri Sumber: Data Diolah. SPSS Versi 27 Standardized Coefficients. Beta Sig. Berdasarkan tabel 7. Menunjukkan bahwa, olah data statistik dengan jumlah sampel . sebanyak 77 orang, ditetapkan nilai ttabel sebesar 1,665 pada tingkat signifikansi 0,05. Adapun rincian pengaruh masing-masing variabel independen terhadap pengelolaan keuangan dapat dijabarkan sebagai berikut: Variabel literasi keuangan menunjukkan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pengelolaan Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai t hitung sebesar 2,764, yang mana lebih besar dari ttabel . ,764 > 1,. Selain itu, nilai signifikansinya mencapai 0,007, lebih kecil dari standar 0,05. Dengan demikian, hipotesis pertama (H. dalam penelitian ini dinyatakan diterima. Variabel kontrol diri juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan. Secara statistik, nilai thitung sebesar 4,950 jauh melampaui nilai ttabel . ,950 > 1,. dengan tingkat signifikansi 0,000 yang berada di bawah 0,05. Oleh karena itu, hipotesis kedua (H. dalam penelitian ini dinyatakan diterima. Uji Simultan (Uji F) Uji statistik F pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabel independen yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen (Ghozali, 2. Tabel 8. Hasil Uji Simultan (Uji F) ANOVAa Model Sum of Squares df Regression Residual Total Dependent Variable: Pengelolaan Keuangan Predictors: (Constan. Kontrol Diri. Literasi Keuangan Sumber: Data Diolah. SPSS Versi 27 Mean Square Sig. Berdasarkan tabel 8. Menunjukkah bahwa, pengujian secara simultan pada tabel di atas, ditemukan bahwa variabel literasi keuangan dan kontrol diri secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengelolaan keuangan. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 37,288, yang jauh lebih besar dibandingkan dengan F tabel . ,288 > 3,. Tingkat signifikansi yang diperoleh Jurnal Fokus Manajemen. Vol. 6 No. 2 2026 page: 417 Ae 426 | 423 p-ISSN 2809-9931 e-ISSN 2809-9141 sebesar 0,000 . ebih kecil dari 0,. memperkuat kesimpulan bahwa hipotesis ketiga (H. dalam penelitian ini diterima. Koefisien Determinasi (R. Koefisien determinasi (RA) pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen (Ghozali, 2. Nilai koefisien determinasi adalah antara nol dan satu . < RA < . Tabel 9. Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. Model Summaryb Model R Square Adjusted R Square Predictors: (Constan. KontrolDiri. Literasi Keuangan Dependent Variable: Pengelolaan Keuangan Sumber: Data Diolah SPSS Versi 27 Std. Error Estimate Berdasarkan tabel 9. Menunjukkan bahwa, diperoleh nilai koefisien determinasi (R) sebesar 0,708, yang mengindikasikan adanya hubungan yang kuat antara variabel literasi keuangan dan kontrol diri terhadap pengelolaan keuangan. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,488 menunjukkan bahwa literasi keuangan dan kontrol diri secara bersama-sama memberikan kontribusi atau pengaruh sebesar 48,8% terhadap variasi pengelolaan keuangan. Sementara itu, sisanya sebesar 51,2 % dijelaskan oleh variabelvariabel lain di luar model penelitian ini, seperti faktor lingkungan, tingkat pendapatan, atau gaya hidup dan sebagainya. Pembahasan Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Pengelolaan Keuangan Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa Manajemen UNPAB Stambuk 2022. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung . > t tabel . dan nilai signifikansi 0. 007 < 0. Koefisien regresi yang positif . menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat literasi keuangan mahasiswa, maka semakin baik pula pengelolaan keuangan mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan mahasiswa, di mana mahasiswa dengan literasi keuangan yang tinggi memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengelola keuangan pribadi mereka (Sutrisno, 2. Pengaruh Kontrol Diri terhadap Pengelolaan Keuangan Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa Manajemen UNPAB Stambuk 2022. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung . > t tabel . dan nilai signifikansi 0. 000 < 0. Koefisien regresi yang positif . menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kontrol diri mahasiswa, maka semakin baik pula pengelolaan keuangan mereka. Temuan ini sejalan dengan penelitian Ghufron & Suminta . yang menyatakan bahwa kontrol diri merupakan faktor penting dalam pengelolaan keuangan pribadi. Mahasiswa dengan kontrol diri yang tinggi mampu mengendalikan impuls pembelian yang tidak terencana, menahan keinginan untuk berbelanja barang yang tidak dibutuhkan, dan memprioritaskan kebutuhan jangka panjang daripada kepuasan sesaat. Kontrol diri yang baik membantu mahasiswa untuk tetap konsisten dengan rencana keuangan yang telah dibuat, tidak mudah terpengaruh oleh ajakan teman untuk berbelanja impulsif, dan mampu menunda gratifikasi untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang. Dalam konteks mahasiswa yang seringkali memiliki keterbatasan finansial, kemampuan untuk mengontrol diri menjadi sangat krusial agar dapat bertahan secara finansial hingga akhir bulan. Pengaruh Literasi Keuangan dan Kontrol Diri secara Simultan terhadap Pengelolaan Keuangan Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan kontrol diri secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa Manajemen UNPAB Stambuk 2022. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung . > F tabel . dan nilai signifikansi 000 < 0. Nilai Adjusted R Square sebesar 0. 488 menunjukkan bahwa kedua variabel independen ini mampu menjelaskan 48. variasi dalam pengelolaan keuangan mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa literasi keuangan dan kontrol diri merupakan kombinasi yang saling melengkapi dalam membentuk perilaku pengelolaan keuangan yang baik. Pengetahuan keuangan saja tidak cukup tanpa disertai kemampuan untuk mengontrol perilaku pengeluaran, begitu pula sebaliknya. Mahasiswa 424 | Salwida Nasution. Ramadhan Harahap. Noni Ardian. The Effect Of Financial Literacy And SelfControl On Financial ManagementA yang memiliki literasi keuangan tinggi akan mengetahui apa yang seharusnya dilakukan, sementara kontrol diri yang baik memastikan bahwa pengetahuan tersebut dapat diaplikasikan dalam praktik seharihari. Hasil ini sejalan dengan penelitian Bai . yang menemukan bahwa literasi keuangan dan kontrol diri memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kesejahteraan finansial individu, di mana kombinasi antara pengetahuan keuangan dan kemampuan mengontrol diri menciptakan fondasi yang kuat bagi pengelolaan keuangan yang efektif . KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa literasi keuangan dan kontrol diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa Manajemen UNPAB Stambuk 2022, baik secara individu maupun simultan. Literasi keuangan yang tinggi membuat mahasiswa lebih mampu memahami konsep penganggaran, tabungan, dan investasi sehingga dapat mengambil keputusan keuangan yang bijak, sementara kontrol diri yang baik membantu mahasiswa menahan impuls pembelian dan memprioritaskan kebutuhan daripada keinginan. Secara bersama-sama, literasi keuangan dan kontrol diri menjelaskan 48,8% variasi dalam pengelolaan keuangan mahasiswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Saran Bagi mahasiswa, disarankan untuk meningkatkan literasi keuangan dengan membaca buku, mengikuti seminar atau workshop, serta memanfaatkan informasi digital terkait pengelolaan keuangan, serta melatih kontrol diri melalui pembuatan dan disiplin terhadap anggaran bulanan, membedakan kebutuhan dan keinginan, menghindari pembelian impulsif, dan membiasakan menabung secara rutin. Selain itu, mahasiswa sebaiknya mulai membuat perencanaan keuangan sederhana dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran, menyusun skala prioritas kebutuhan, serta menyisihkan dana untuk tabungan atau dana darurat agar pengelolaan keuangan menjadi lebih terstruktur dan efektif. DAFTAR PUSTAKA