Vol. No. September 2024 e-ISSN 2723-0120 p-ISSN 2828-3511 PENGARUH NILAI-NILAI SOSIAL. PENGAKUAN PROFESIONAL, LINGKUNGAN KERJA. DAN MOTIVASI EKONOMI TERHADAP MINAT MAHASISWA AKUTANSI MENJADI AKUNTAN PUBLIK (Pada Mahasiswa Akutansi S1 STIE Di Pekanbaru Tahun 2. Marini Sirait1*. Sri Wahyuni2. Suci Ramadhani3 STIE Persada Bunda. Pekanbaru. Indonesi. *safawahyuni@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor nilai-nilai sosial, pengakuan profesional, lingkungan kerja dan motivasi ekonomi terhadap minat mahasiswa menjadi akuntan publik secara parsial dan simultan. Penelitian ini menggunakan data primer yang langsung diperoleh melalui angket yang diisi oleh para mahasiswa akutansi S1 semester VII di STIE yang berada di Pekanbaru tahun akademik 2022-2023. Jumlah sampel sebanyak 156 orang. Sampel diambil menggunakan metode purposif sampling dan penentuan distribusi sebaran sampel tersebut untuk setiap STIE yang berada di Pekanbaru diambil secara acak dan dibagi jumlahnya secara proporsional pada masing-masing STIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial nilai-nilai sosial, pengakuan profesional, lingkungan kerja dan motivasi ekonomi berpengaruh terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik. Sedangkan secara simultan keempat variabel bebas tersebut berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik. Besarnya pengaruh keempat variabel tersebut secara korelasi memiliki kontribusi (R. yang besar terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik yaitu sebesar 49,1%. Sedangkan sisanya 50,1% lagi dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci: Nilai sosial. Pengakuan Profesional. Lingkungan Kerja. Motivasi Ekonomi Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik. Abstract This research aims to determine the influence of social values, professional recognition, work environment and economic motivation on students' interest in becoming public accountants partially and simultaneously. This research uses primary data directly obtained through a questionnaire filled out by VII semester undergraduate accounting students at STIE in Pekanbaru for the 2022-2023 academic The total sample was 156 people. Samples were taken using a purposive sampling method and determining the distribution of the sample for each STIE in Pekanbaru was taken randomly and divided proportionally into each STIE. The research results show that partially social values, professional recognition, work environment and economic motivation influence students' interest in becoming public Meanwhile, simultaneously the four independent variables have a significant effect on the dependent variable Student Interest in Becoming a Public Accountant. The magnitude of the influence of these four variables in correlation has a large contribution (R. to students' interest in becoming public accountants, namely 49. Meanwhile, the remaining 50. 1% is influenced by other variables not examined in this research. Keywords: Social Values. Professional Recognition. Work Environment. Economic Motivation and Student Interest in Becoming Public Accountants. PENDAHULUAN Pemilihan karir profesi merupakan langkah awal dalam dunia pekerjaan bagi seorang Dalam profesi akuntan, terdapat beberapa macam pemilihan karir, pilihan tersebut antara lain adalah sebagai akuntan pemerintah, akuntan perusahaan, akuntan pendidik dan akuntan publik. Dari berbagai macam pilihan profesi akuntan tersebut, salah satu yang dapat dipilih oleh mahasiswa jurusan akutansi nantinya sebagai profesi karir pekerjaannya, adalah sebagai akuntan publik. Menurut Dilmy . , akuntan publik merupakan profesi akuntan dimana akuntan tersebut mengabdi kepada publik. Menurut Aprilyan . , profesi akuntan publik bisa termasuk profesi termahal karena sumber pendapatan terbesar dari akuntan publik telah bergeser dari jasa audit ke jasa konsultasi manajemen. Tax and Business Journal Jurnal Pajak dan Bisnis Volume 5. Nomor 2. September 2024 Menurut data dari Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) bahwa secara keseluruhan, jumlah akuntan yang terdaftar sampai dengan tahun 2021 ada sekitar 40. 000 orang. Kemudian Kementerian Keuangan Republik Indonesia Sekretariat Jenderal Pusat Pembinaan Profesi Keuangan . K) merilis bahwa Daftar Kantor Akuntan Publik (KAP) yang telah memperoleh izin dari Menteri Keuangan Per 21 November 2022 ada sebanyak 463 kantor dengan jumlah akuntan publik yang terdaftar sebanyak 1. 368 orang namun yang aktif hanya sekitar 700 . ttps://akubank. indonesia-kekurangan-sdm-akuntan, diakses, 22/11/2. Sedangakan di Kota Pekanbaru jumlah Kantor Akuntan Publik (KAP) yang telah memperoleh izin dari Menteri Keuangan sampai tahun 2021 ada sebanyak 7 kantor dengan jumlah akuntan publik yang terdaftar sebanyak 58 orang namun yang aktif hanya sekitar 47 orang . id, 2. Sehingga dari data tersebut masih sangat terbuka peluang bagi para lulusan mahasiswa jurusan akutansi di Indonesia khususnya di Pekanbaru untuk menjadi seorang akuntan publik. Suryani . , dalam penelitiannya mengemukakan bahwa hanya 1,5% saja dari 540 mahasiswa akutansi di Lampung yang memilih karir sebagai akuntan publik. Penelitiaan tersebut mengindikasikan bahwa rendahnya minat para mahasiswa lulusan akutansi pada era ini untuk menjadi akuntan publik. Sehingga dalam penelitian ini, penulis mencoba untuk mengkaji dan menganalisis faktor apa saja yang sekiranya dapat mempengaruhi minat mahasiswa akutansi S1, khususnya pada mahasiswa akutansi S1 yang kuliah di seluruh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) di Pekanbaru terhadap profesi akuntan publik. Berdasarkan literatur terdahulu ada beberapa yang memengaruhi minat mahasiswa akuntansi untuk menjadi akuntan publik, antara lain: pertama nilai-nilai sosial, menurut Sari . , nilainilai sosial adalah faktor yang menunjukkan kemampuan seseorang di masyarakat, atau nilai seseorang yang dapat dilihat dari sudut pandang orang-orang lain di lingkungannya. Kedua yaitu pengakuan profesional, menurut Merdekawati dan Sulistyawati . , bahwa pengakuan profesional merupakan pengakuan terhadap prestasi atas suatu hal yang telah dilakukan. Hal ini didukung oleh penelitian Febriyanti . , serta penelitian Yopeng dan Hapsari . , yang menunjukkan bahwa pengakuan profesional berpengaruh terhadap minat mahasiswa akutansi memilih profesi akuntan publik. Faktor ketiga yaitu lingkungan kerja. Lingkungan kerja berhubungan dengan hal-hal yang ada dalam pekerjaan seperti tekanan pekerjaan, rutinitas pekerjaan atau tantangan pekerjaan. Menurut Suyono . , dalam penelitiannya dijelaskan bahwa pekerjaan sebagai akuntan publik lebih atraktif, lebih banyak membutuhkan waktu, tingkat persaingan dan banyaknya tekanan untuk menghasilkan pekerjaan yang lebih baik. Faktor keempat yaitu motif ekonomi. Senjari . dalam pemelitiannya menunjukkan bahwa motivasi ekonomi berpengaruh terhadap minat mahasiswa akutansi memilih profesi akuntan publik. Seseorang yang mempunyai motivasi diri yang kuat akan sesuatu hal tentunya akan cenderung berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan hal tersebut. Berdasarkan uraian dari latar belakang dan fonomena diatas, hal ini membuat penulis tertarik dan termotivasi untuk melakukan penelitian sejenis sesuai dengan permasalahan yang telah diuraikan tersebut dengan judul AuPengaruh Nilai-Nilai Sosial. Pengakuan Profesional. Lingkungan Kerja. Dan Motivasi Ekonomi Terhadap Minat Mahasiswa Akutansi Menjadi Akuntan Publik (Pada Mahasiswa Akutansi S1 STIE Di Pekanbaru Tahun 2023Ay. Pengaruh Nilai-Nilai Sosial terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik Menurut Sari . , nilai-nilai sosial adalah faktor yang menunjukkan kemampuan seseorang di masyarakat, atau nilai seseorang yang dapat dilihat dari sudut pandang orangorang lain di lingkungannya. Nilai sosial yang dimiliki setiap orang tentunya berbeda, hal tersebut berlaku juga pada akuntan. Seorang akuntan publik dipandang memiliki nilai sosial yang lebih dibandingkan dengan akuntan biasa. Wijayanti . , mengungkapkan bahwa nilai-nilai sosial dipertimbangkan oleh mahasiswa akuntansi dalam memilih profesi dimana hal tersebut meliputi kesempatan berinteraksi, kepuasan pribadi, kesempatan untuk menjalankan Copyright A 2024 pada penulis Lilis Sumarni, at al. Pengaruh Nilai-Nilai Sosial. PengakuanA. hobi, dan perhatian perilaku individu. Oleh karena itu nilai-nilai sosial dianggap sebagai salah satu faktor yang dapat mempengaruhi mahasiswa dalam pemilihan dan berminat sebagai akuntan publik. Hal tersebut didukung oleh penelitian Merdekawati dan Sulistyawati . , serta penelitian Suyono . , yang menunjukkan bahwa nilai-nilai sosial berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi memilih profesi akuntan publik. H1 : Diduga nilai-nilai sosial berpengaruh terhadap minat mahasiswa menjadi akuntan publik. Pengaruh Pengakuan Profesional terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik Priyanti dan Sinarwati . , mengungkapkan bahwa pengakuan profesional merupakan pengakuan terhadap prestasi atas suatu hal yang telah dilakukan. Pengakuan juga dapat dikatakan sebagai bentuk lain dari penghargaan yang tidak berwujud. Hal ini menunjukkan bahwa dalam pemilihan karir, mahasiswa tidak hanya mengharapkan penghargaan dalam bentuk finansial saja tetapi ingin mendapatkan pengakuan atas prestasi yang telah dicapainya. Menurut Maslow dalam (Priyono dan Marnis, 2. menjelaskan bahwa seseorang membutuhkan penghargaan atas hasil kerja yang telah dia lakukan. Pengakuan profesional merupakan salah satu bentuk penghargaan yang didapat seseorang atas kerja yang dia lakukan dari atasan atau suatu lembaga tertentu. Hal tersebut didukung oleh penelitian Febriyanti . , serta penelitian Yopeng dan Hapsari . , yang menunjukkan bahwa pengakuan profesional berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi memilih profesi akuntan publik. H2 : Diduga pengakuan profesional berpengaruh terhadap minat mahasiswa menjadi akuntan Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik Lingkungan kerja berhubungan dengan hal-hal yang ada dalam pekerjaan seperti tekanan kerjaan, rutinitas pekerjaan atau tantangan pekerjaan. Menurut Astuti . , lingkungan kerja akuntan publik merupakan lingkungan yang mempunyai banyak tantangan karena dengan bervariasinya jasa yang diberikan pada klien maka semakin banyak pula tekanan yang didapat agar mencapai hasil yang baik. Ketika ingin melakukan suatu tindakan, seseorang menilai terlebih dahulu apakah tindakan yang dilakukan memberikan keuntungan kepada dia atau tidak (Tandiontong, 2. Hal tersebut didukung oleh penelitian Febriyanti . , serta penelitian Widiatami dan Cahyonowati . , yang menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi memilih profesi akuntan H3 : Diduga lingkungan kerja berpengaruh terhadap minat mahasiswa menjadi akuntan Pengaruh Motivasi Ekonomi terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik Magdalena . , menyatakan bahwa berkarir di Kantor Akuntan Publik (KAP) merupakan suatu karir yang memberikan penghargaan finansial dan pengalaman kerja yang Berkarier di kantor Akuntan Publik dapat menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi atau besar daripada pendapatan yang didapat dari karir lainnya. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa motivasi ekonomi dapat menjadi sebuah dorongan dari dalam diri seseorang untuk meningkatkan kemampuan diri sendiri agar mendapatkan penghargaan finansial yang lebih baik. Oleh karena itu, motivasi ekonomi dianggap memiliki pengaruh terhadap minat mahasiswa menjadi akuntan publik. Hal tersebut didukung oleh Senjari . , yang menunjukkan bahwa motivasi ekonomi berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi memilih profesi akuntan publik. H4 : Diduga motivasi ekonomi berpengaruh terhadap minat mahasiswa menjadi akuntan Pengaruh Nilai-Nilai Sosial. Pengakuan Profesional. Lingkungan Kerja dan Motivasi Ekonomi terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik Nilai-nilai sosial dianggap sebagai salah satu faktor yang dapat mempengaruhi mahasiswa dalam pemilihan dan berminat sebagai akuntan publik. Sedangkan pengakuan Tax and Business Journal Jurnal Pajak dan Bisnis Volume 5. Nomor 2. September 2024 profesional merupakan salah satu bentuk penghargaan yang didapat seseorang atas kerja yang dia lakukan dari atasan atau suatu lembaga tertentu. Selanjutnya ada lingkungan kerja yang menjadi pertimbangan bagi mahasiswa untuk pemilihan profesi sebagai akuntan publik. Kemudian ada motivasi ekonomi mendasari mahasiswa akutansi memilih profesi untuk menjadi seorang akuntan publik. Hal tersebut karena dengan menjadi seorang akuntan publik tentunya mereka akan mendapatkan manfaat ekonomi dari gaji yang tinggi untuk membiayai H5 : Diduga nilai-nilai sosial, pengakuan profesional, lingkungan kerja dan motivasi ekonomi secara bersama-sama berpengaruh terhadap minat mahasiswa menjadi akuntan publik. METODE Sampel dan Pengumpulan Data Sampel pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa akutansi S1 Semester VII di STIE yang berada di Pekanbaru tahun akademik 2022-2023 sebanyan 60 orang. Sampel tersebut diambil dengan menggunakan metode purposif sampling dan penentuan distribusi sebaran sampel tersebut untuk setiap STIE yang berada di Pekanbaru diambil secara acak dan dibagi jumlahnya secara proporsional pada masing-masing STIE di Pekanbaru. Pengukuran Penelitian ini menggunakan skala internal dengan jawaban antara lain sangat setuju . Setuju . Cukup Setuju . Tidak Setuju . Sangat Tidak setuju . Berikut pengukuran indikator untuk variabel-variabel penelitian: . variabel Nilai-nilai sosial dari Apriliyan . , variabel Pengakuan Profesional dari Astuti . , variabel lingkungan kerja dari Sulistyawati . , variabel motivasi ekonomi dari Indra . , varuabel minat mahasiswa menjadi akuntan publik dari Astuti . HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Validitas dan Reliabilitas Tabel 1. 1 Hasil Uji Validitas Variabel Nilai-Nilai Sosial = X1 Pengakuan Profesional = X2 Lingkungan Kerja = X3 Motivasi Ekonomi = X4 Item Pearson Correlation Keterangan X1. 0,671 0,250 VALID X1. X1. X2. X2. X2. 0,806 0,710 0,655 0,862 0,859 0,250 0,250 0,250 0,250 0,250 VALID VALID VALID VALID VALID X2. X3. 0,830 0,727 0,250 0,250 VALID VALID X3. 0,768 0,250 VALID X3. X3. 0,799 0,755 0,250 0,250 VALID VALID X4. X4. X4. X4. X4. 0,478 0,448 0,545 0,646 0,698 0,250 0,250 0,250 0,250 0,250 VALID VALID VALID VALID VALID X4. 0,543 0,250 VALID X4. X4. 0,556 0,522 0,250 0,250 VALID VALID Copyright A 2024 pada penulis Lilis Sumarni, at al. Pengaruh Nilai-Nilai Sosial. PengakuanA. Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik = Y X4. X4. 0,675 0,613 0,621 0,647 0,715 0,250 0,250 0,250 0,250 0,250 VALID VALID VALID VALID VALID 0,573 0,250 VALID 0,638 0,583 0,666 0,479 0,250 0,250 0,250 0,250 VALID VALID VALID VALID Sumber: Data Olahan SPP Berdasakan tabel 1. 1 diatas menyatakan bahwa semua variabel valid. Tabel 1. 2 Hasil Uji Reliabilitas Variabel Jumlah Item Pernyataan Cronbach's Batas Alpha Reliabilitas Keterangan Nilai-Nilai Sosial = (X. 0,774 0,70 Realibel Pengakuan Profesional = (X. 0,802 0,70 Realibel Lingkungan Kerja = (X. 0,759 0,70 Realibel Motivasi Ekonomi = (X. 0,756 0,70 Realibel Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik = (Y) 0,759 0,70 Realibel Sumber: Data Olahan SPPSS Berdasarkan tabel 1. 2 daiatas menyatakan bahwa semua variabel reliabel. Uji Asumsi Klasik . Uji Normalitas Uji normalitas menggunakan uji K-S atau Model One Sample Kolmogorov- Smirnov Test. Tabel 1. 3 Hasil Uji Normalitas Statistik Kolomograv-Smirnov Normal Parameters a,b Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Sumber: Data Olahan SPSS Data yang terdistribusi normal ditunjukkan jika nilai signifikasi atau probabilitasnya diatas 0,05 yaitu 0,200. Uji Multikolinearitas Model (Constan. Nilai-nilai Sosial Pengakuan Profesional Lingkungan kerja Motivasi ekonomi Tabel 1. 4 Hasil Uji Multikolinearitas Collinearity Statistics Tolerance 0,681 0,616 0,588 0,805 VIF 1,569 1,624 1,701 1,242 Sumber: Data Olahan SPSS Tax and Business Journal Jurnal Pajak dan Bisnis Volume 5. Nomor 2. September 2024 Berdasarkan tabel diatas bahwa nilai VIF seluruh variabel lebih kecil dari 10 dan memiliki nilai Tolerance yang mendekati 1, sehingga disimpulkan tidak terjadi multikolinearitas . Uji Heteroskedastisitas Sumber: Data Olahan SPSS Gambar 1. 1 Grafik Scatterplot Berdasarkan gambar bahwa data terpencar dan tidak membentuk pola tertentu, sehingga dapat disimpulkan tidak terjadi heteroskedastisitas. Uji Linearitas Tabel 1. 5 Hasil Uji Linearitas Hubungan DFL. Sig Sig. Kesimpulan Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan 14,029 0,241 0,000 Linearity Publik * Nilai-nilai Sosial Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan 13,074 0,167 0,036 Linearity Publik * Pengakuan Profesional Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan 12,640 0,061 0,011 Linearity Publik * Lingkungan kerja Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan 11,441 0,983 0,023 Linearity Publik * Motivasi ekonomi Sumber: Data Olahan SPSS Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa hasil pengujian linearitas terhadap 60 sampel data penelitian, menunjukkan adanya hubungan antara kedua variabel . ebas dan terika. adalah linear, hal ini terbukti dari nilai F variabel bebas yakni hubungan dari : Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik terhadap Nilai-nilai Sosial sebesar 14,092 dengan nilai DFL Sig 0,241 dan p-value 0,000. Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik terhadap Pengakuan Profesional sebesar 13,074 dengan DFL Sig 0,167 dan p-value 0,036. Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik terhadap Lingkungan kerja sebesar 12,640 dengan DFL Sig 0,061 dan p-value 0,011. dan Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik terhadap Motivasi ekonomi sebesar 11,441 dengan DFL Sig 0,983 dan p-value 0,023 dimana masing-masing variabel tersebut memiliki nilai DFL > 0,05 dan Sig p-value < 0,05 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kedua model dalam penelitian ini adalah berbentuk linear. Uji Regresi Linear Berganda Tabel 1. 6 Hasil Uji Regresi Linear Berganda Model (Constan. Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. Copyright A 2024 pada penulis Lilis Sumarni, at al. Pengaruh Nilai-Nilai Sosial. PengakuanA. Nilai-nilai Sosial Pengakuan Profesional Lingkungan kerja Motivasi ekonomi Sumber: Data Olahan SPSS Model regresi linear berganda sebagai berikut: Y = 21,027 0,948X1 0,351X2 0,373X3 0,506X4 Hasil perhitungan dan persamaan analisis statistik koefisien regresi linear berganda tersebut dapat diartikan sebagai berikut: Nilai konstanta () sebesar 21,027 dapat diartikan bahwa, jika tidak dipengaruhi oleh variabel bebas, yaitu Nilai-nilai Sosial. Pengakuan Profesional. Lingkungan kerja dan Motivasi ekonomi maka Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik tidak akan mengalami perubahan dengan nilai konstanta sebesar 21,027 satuan. b atau nilai koefisien regresi X1 sebesar 0,948 dengan tanda positif, maka dapat diartikan bahwa, jika Nilai-nilai Sosial mengalami kenaikan satu satuan, maka Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik akan mengalami peningkatan sebesar 0,948 satuan. b atau nilai koefisien regresi X2 sebesar 0,351 dengan tanda positif, maka dapat diartikan bahwa, jika Pengakuan Profesional mengalami kenaikan satu satuan, maka Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik akan mengalami peningkatan sebesar 0,351 satuan. b atau nilai koefisien regresi X3 sebesar 0,373 dengan tanda positif, maka dapat diartikan bahwa, jika Lingkungan kerja mengalami kenaikan satu satuan, maka Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik akan mengalami peningkatan sebesar 0,373 satuan. b atau nilai koefisien regresi X4 sebesar 0,506 dengan tanda positif, maka dapat diartikan bahwa, jika Motivasi ekonomi mengalami kenaikan satu satuan, maka Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik akan mengalami peningkatan sebesar 0,506 satuan. Uji Koefisien Determinasi (R. Tabel 1. 7 Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate DurbinWatson Sumber: Data Olahan SPSS Besarnya nilai pengaruh tersebut ditunjukkan dari nilai R2 = 0,491 yaitu persentase pengaruh variabel independen yang terdiri dari Nilai-Nilai Sosial. Pengakuan Profesional. Lingkungan Kerja. dan Motivasi Ekonomi terhadap variabel dependen Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik. Hal ini berarti keempat variabel independen tersebut yaitu ilai-Nilai Sosial. Pengakuan Profesional. Lingkungan Kerja. dan Motivasi Ekonomi dapat mempengaruhi Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik sebesar 49,1% sedangkan sisanya 50,9% lagi dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. PEMBAHASAN Berdaarkan hasil uji statistik menyatakan bahwa Nilai-Nilai Sosial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik. Hasil penelitian ini didukung oleh beberapa penelitian terdahulu antara lain adalah penelitian Merdekawati dan Sulistyawati . Widiatami dan Cahyonowati . , serta penelitian Suyono . , yang juga menunjukkan hasil bahwa nilai-nilai sosial berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi memilih profesi akuntan publik. Dengan ditugaskannya seorang akuntan publik di berbagai tempat dengan perusahaan yang berbeda ciri dan terkadang dihadapkan pada kondisi yang tidak selalu ideal, menambah variasi pengalaman bekerja mereka, selain itu kesempatan untuk berinteraksi dengan para ahli selain dibidang akuntan publik lebih besar. Dengan semakin banyaknya seorang akuntan publik berinteraksi dengan ahli lain di bidang akuntansi maka akan meningkatkan pengetahuan yang ada padanya. Tax and Business Journal Jurnal Pajak dan Bisnis Volume 5. Nomor 2. September 2024 Berdasarkan hasil uji statistik menyatakan bahwa Pengakuan Profesional mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik. Hasil penelitian ini didukung oleh beberapa penelitian terdahulu antara lain adalah penelitian Febriyanti . , serta penelitian Yopeng dan Hapsari . , yang juga menunjukkan hasil bahwa pengakuan profesional berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi memilih profesi akuntan publik. Bahwa seseorang membutuhkan penghargaan atas hasil kerja yang telah dia Pengakuan profesional merupakan salah satu bentuk penghargaan yang didapat seseorang atas kerja yang dia lakukan dari atasan atau suatu lembaga tertentu. Dalam menjalani pekerjaan, tentunya seorang mahasiswa mengharapkan pengakuan tersebut akan dia dapatkan ketikan bekerja nanti dalam hal ini menjadi akuntan publik. Berdasarkan hasil uji statistik menyatakan bahwa Lingkungan Kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik. Hasil penelitian ini didukung oleh beberapa penelitian terdahulu antara lain adalah penelitian Febriyanti . , serta penelitian Widiatami dan Cahyonowati . , yang juga menunjukkan hasil bahwa lingkungan kerja berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi memilih profesi akuntan publik. Mahasiswa akuntansi yang memiliki jiwa kompetensi tinggi cenderung ingin mendapatkan pekerjaan yang mempunyai tantangan sehingga mahasiswa tersebut. Berdarakan hasuil uji statistik menyatakan bahwa motivasi ekonomi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik. Hasil penelitian ini didukung oleh beberapa penelitian terdahulu antara lain adalah penelitian Senjari . , yang juga menunjukkan hasil bahwa motivasi ekonomi berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi memilih profesi akuntan publik. Berkarir di Kantor Akuntan Publik (KAP) merupakan suatu karir yang memberikan penghargaan finansial dan pengalaman kerja yang Berkarier di kantor Akuntan Publik dapat menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi atau besar daripada pendapatan yang didapat dari karir lainnya. PENUTUP Kesimpulan Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh nilai-nilai sosial, pengakuan profesional, lingkungan kerja dan motivasi ekonomi terhadap minat mahasiswa menjadi akuntan publik secara parsial dan simultan. Berdasarkan hasil pembahasan, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Secara parsial Nilai-Nilai Sosial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik. Secara parsial Pengakuan Profesional mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik. Secara parsial Lingkungan Kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik. Secara parsial Motivasi Ekonomi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik. Secara simultan keempat variabel bebas yang terdiri dari Nilai-Nilai Sosial. Pengakuan Profesional. Lingkungan Kerja, dan Motivasi Ekonomi berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik. Saran Pada nilai-nilai sosial, mahasiswa akuntansi belum memahami sepenuhnya bahwa Profesi akuntan publik akan mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan orang lain, sehingga hal tersebut harus disosialisakan kepada para mahasiswa akutansi. Pada pengakuan profesional, masih banyak mahasiswa yang belum paham bahwa profesi akuntan publik akan banyak memberikan kesempatan karier yang terus berkembang. Hal ini perlu ditingkatkan lagi pemahaman bagi mahasiswa akuntansi bahwa profesi akuntan publik merupakan profesi yang bergensi dikalangan dunia kerja, sehingga minat mahasiswa menjadi akuntan publik harus terus ditingkatkan, mengingat jumlah Kantor Copyright A 2024 pada penulis Lilis Sumarni, at al. Pengaruh Nilai-Nilai Sosial. PengakuanA. Akuntan Publik yang belum banyak di Indonesai. Hal ini menjadi peluang bagi mahasiswa akuntansi untuk berprofesi sebagai akuntan publik. Pada lingkungan kerja, mahasiswa akuntansi akan mengalami persaingan kerja yang tinggi sehingga diharapkan mahasiswa akuntansi memiliki etos kerja yang baik. Pada motivasi ekonomi, belum maksimal karena belum seluruh mahasiswa yang paham bahwa profesi akuntan publik akan mendapatkan pekerjaan yang memberikan gaji tambahan . i luar gaji pokok, seperti hono. yang tinggi, sehingga pemahaman profesi akuntan publik di kalangan mahasiswa jurusan akutansi khususnya di STIE masih perlu untuk ditingkatkan Untuk penelitian selanjutnya diharapkan menambahkan variabel yang diduga dapat memengaruhi minat mahasiswa akuntansi menjadi akuntan publik. DAFTAR PUSTAKA