Jurnal Farmasi SYIFA Volume 2. Nomor 2. Halaman 37-41. Agustus 2024 Homepage: https://wpcpublisher. com/jurnal/index. php/JFS UJI SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL 96% DAUN MARKISA UNGU (Passiflora edulis Sim. Phytochemical Screening Test of 96% Ethanol Extract of Purple Passion Fruit Leaves (Passiflora edulis Sim. Chintya Hayu Septiningrum1. Reni Ariastuti1*. Ahwan1 Program Studi Sarjana Farmasi. Universitas Sahid Surakarta *Corresponding author: reniariafarmasi@usahidsolo. Info Artikel Diterima: 01 Agustus 2024 Direvisi: 17 Agustus 2024 Dipublikasikan: 17 Agustus 2024 This is an open access article under the CC BY-NC 0 license. ABSTRAK Markisa ungu (Passiflora edulis Sim. diketahui mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antioksidan seperti karotenoid, antosianin, flavonoid, dan vitamin C. Daun markisa ungu (Passiflora edulis Sim. telah diketahui memiliki kandungan senyawa Skrining fitokimia pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder pada ekstrak etanol daun markisa ungu. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen laboraturium. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa proses yaitu penyiapan simplisia, ekstraksi simplisia menggunakan metode maserasi dengan etanol 96%, dan skrining fitokimia. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun markisa ungu (Passiflora edulis Sim. positif mengandung senyawa flavonoid, fenolik, tanin, saponin, alkaloid, dan steroid. Kata Kunci: Daun Markisa Ungu. Ekstraksi. Passiflora edulis Sims. Skrining Fitokimia ABSTRACT Purple passion fruit (Passiflora edulis Sim. is known to contain bioactive compounds that have the potential to act as antioxidants such as carotenoids, anthocyanins, flavonoids and vitamin C. Purple passion fruit (Passiflora edulis Sim. leaves are known to contain flavonoid compounds. Phytochemical screening in this study aims to determine the content of secondary metabolite compounds in the ethanol extract of purple passion fruit leaves. The research method used is laboratory experiments. This research was carried out using several processes, namely simplicia preparation, simplicia extraction using the maceration method with 96% ethanol, and phytochemical screening. Based on research, it can be concluded that the ethanol extract of purple passion fruit leaves (Passiflora edulis Sim. contains positive flavonoid, phenolic, tannin, saponin, alkaloid and steroid Keywords: Extraction. Purple Passion Fruit Leaves. Passiflora edulis Sims. Phytochemical Screening PENDAHULUAN Markisa ungu (Passiflora edulis Sim. diketahui mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antioksidan seperti karotenoid, antosianin, flavonoid, dan vitamin C. Kandungan senyawa antioksidan pada buah markisa ungu menunjukkan potensi buah markisa tersebut sebagai sumber antioksidan alami (Dos Reis et. Berdasarkan penelitian Phamiwon ekstrak metanol daun Passiflora edulis Sims memiliki antioksidan yang tinggi aktivitas. Senyawa flavonoid dan tanin yang mendominasi adanya antioksidan karena aktivitas pembersihan radikal yang baik di semua pengujian (Phamiwon et al. Ekstraksi adalah suatu metode yang digunakan dalam proses pemisahan suatu menggunakan sejumlah pelarut sebagai pemisah (Aprillah, 2. Ekstraksi merupakan salah satu teknik pemisahan kimia untuk memisahkan atau menarik satu atau lebih komponen atau senyawasenyawa dari suatu sampel dengan menggunakan pelarut tertentu yang sesuai (Leba, 2. Metode penyarian atau ekstraksi yang digunakan pada penelitian ini yaitu maserasi. Pemilihan metode ekstraksi ini digunakan karena sederhana, mudah, dan tanpa melalui proses Jurnal Farmasi SYIFA pemanasan, sehingga kemungkinan akan rusaknya komponen senyawa fitokimia dapat diminimalkan. Proses penyarian atau ekstraksi dilakukan dengan merendam serbuk simplisia dengan pelarut etanol 96% karena pelarut etanol merupakan pelarut yang universal, lebih selektif, tidak beracun serta etanol dipilih sebagai pelarut karena mampu untuk mengekstraksi senyawa polar maupun non polar (Fridawanti et al, 2. Skrining fitokimia atau yang biasa pula disebut dengan penapisan fitokimia merupakan suatu uji pendahuluan yang digunakan dalam menentukan golongan senyawa metabolit sekunder yang mempunyai aktivitas biologi dari suatu Skrining fitokimia pada tumbuhan ini dapat dijadikan sebagai informasi awal dalam mengetahui golongan senyawa kimia yang terdapat didalam suatu tumbuhan. Dalam percobaan, skrining fitokimia ini dapat dilakukan dengan menggunakan pereaksi-pereaksi tertentu sehingga dapat diketahui golongan senyawa kimia yang terdapat pada tumbuhan tersebut (Nainggolan et al. METODE Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen laboraturium. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu daun markisa ungu yang diperoleh dari Boyolali. Jawa Tengah. Determinasi Tanaman Determinasi tanaman untuk mengetahui kebenaran yang berkaitan dengan ciri-ciri morfologi pada sampel tanaman buah markisa ungu, yang dilakukan di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu. Jawa Tengah. Alat dan Bahan Alat Alat-alat yang digunakan adalah alat-alat gelas . , neraca analitik (Aci. , dan Rotary Evaporator (RE100-pr. Bahan Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah alumunium foil (Klimpa. , asam askorbat (Merc. , daun markisa ungu. FeCl3. H2SO4. Asam Anhidrat. AlCl3 (Emsur. , aquadest (Loka. , metanol 96 % (Emsur. Volume 2. Nomor 2. Agustus 2024 Pereaksi Dragendroff. Serbuk Logam Mg. Norit. Kloroform. Amoniak, kertas saring (Merc. , etanol 96 % (Rachma Sar. Pembuatan Ekstrak Etanol Daun Markisa Ungu Daun markis ungu (Passiflora edulis Sim. yang digunakan pada penelitian ini diperole dari Boyolali. Jawa Tengah. Daun markisa dipisahkan dari batangnya, kemudian di cuci dengan air mengalir dan dipotong, setelah itu dikeringkan menggunakan oven. Daun markisa ungu yang sudah kering ditimbang sehingga diperoleh berat simplisia 250,95 gram kemudian dimasukkan ke dalam wadah maserasi dan ditambahkan pelarut etanol 96% sebanyak 3. 350 mL selama 2 x 24 jam dalam keadaan tertutup dan terlindung dari cahaya matahari sambil sesekali dilakukan pengadukan, selanjutnya dilakukan remaserasi hingga bening. Kemudian, disaring dengan menggunakan kertas saring dan diperoleh ekstrak cair. Ekstrak cair tersebut dipekatkan dengan menggunakan rotary evaporator sampai pelarut menguap hingga diperoleh ekstrak dari daun markisa ungu. Ekstrak cair yang sudah dipekatkan tersebut dikentalkan di atas water bath hingga diperoleh ekstrak kental daun markisa ungu (Passiflora edulis Sim. Identifikasi Senyawa Metabolik Sekunder Pembuatan larutan uji untuk skrining fitokimia dengan cara, ekstrak etanol daun markisa ungu ditimbang 0,5 gram kemudian dilarutkan dengan kloroform 5 mL dengan perbandingan . , kemudian di kocok kuat dan biarkan sejenak hingga terbentuk dua lapisan yaitu lapisan air dan Pada lapisan tersebut dilakukan pengujian sebagai berikut : Uji Flavonoid Letakkan 2 tetes lapisan air pada plat tetes, tambahkan sedikit serbuk logam Mg dan 2 tetes HCL . , timbulnya warna kuning Ae orange sampai merah menunjukkan adanya senyawa flavonoid (Sari et al. , 2. Uji Fenolik Letakkan 2 tetes lapisan air pada plat tetes, kemudian tambahkan 2 tetes pereaksi FeCl3, terbentuknya warna hijau, merah,biru atau hitam yang kuat menandakan adanya kandungan fenolik (Sari et al. , 2. Jurnal Farmasi SYIFA Uji Tanin Letakkan 2 tetes lapisan air pada plat tetes, tambahkan FeCl3 10% 2 tetes , jika terbentuk warna biru tua atau hijau kehitaman menunjukkan adanya tanin (Robinson, 1. Uji Terpenoid dan Steroid Lapisan kloroform disaring dengan norit, hasil saringan dipipet 3 tetes dan dibiarkan mengering pada plat tetes, setelah kering tambahkan 2 tetes asam asetat anhidrat dan 1 tetes H2SO4 . jika terbentuk warna merah menandakan adanya terpenoid dan jika terbentuk warna biru atau hijau menandakan adanya steroid (Sari et al. , 2. Uji Saponin Sebanyak 0,1 gram ekstrak daun markisa ungu dilarutkan dengan aquadest 10 mL lalu Larutan yang telah dipanaskan didinginkan kemudian dikocok. Timbulnya menunjukkan adanya saponin (Hasim dkk. Uji Alkaloid Sebanyak 2-3 tetes lapisan kloroform ditambahkan dengan 1 mL kloroform amoniak dan 1 tetes asam sulfat 2 N, kemudian dikocok kuat dan diamkan sampai terbentuk dua lapisan (Sari et. , 2. , ambil lapisan asam . apisan ata. lalu tambahkan 1-2 tetes pereaksi. Reaksi dengan pereaksi mayer akan terbentuk endapan putih, dengan pereaksi Dragendorff terbentuk endapan merah jingga dan dengan pereaksi Wagner terbentuk endapan coklat (Sangkal et , 2. HASIL Determinasi Tanaman Determinasi tanaman ini dilakukan di B2P2TOOT dengan hasil menunjukkan bahwa sampel yang digunakan benar tanaman buah markisa ungu dengan nama latin (Passiflora edulis Sim. Tujuan dari dilakukannya determinasi tanaman yaitu untuk mengetahui kebenaran identitas tanaman dan menghindari kesalahan dalam pengumpulan bahan yang akan diteliti. Pembuatan Ekstrak Etanol Daun Markisa Ungu Volume 2. Nomor 2. Agustus 2024 Pada penelitian ini digunakan sebanyak 250,95 gram simplisia kering kemudian dimasukkan ke dalam wadah maserasi dan ditambahkan pelarut etanol 96% sebanyak 3. mL selama 2 x 24 jam. Ekstrak cari yang sudah disaring kemudian di evaporator dan diuapkan di waterbath hingga diperoleh ekstrak kental. Ekstrak kental yang diperoleh, selanjutnya dihitung rendemennya, rendemen adalah perbandingan antara ekstrak yang diperoleh dengan simplisia awal. Rendemen perbandingan berat akhir . eat ekstrak yang dihasilka. dengan berat awal . erat ekstrak kerin. dikalikan 100% (Wijaya et al. , 2. Nilai rendemen hasil ekstraksi maserasi dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Hasil Rendemen Ekstrak Daun Markisa Ungu Berat Berat Simplisia Sampel Ekstrak Kering Rendemen Simplisia Daun Markisa 250,95 14,5% Ungu (Passiflora edulis Sim. Hasil dari tabel 1 menunjukan bahwa hasil rendeman yang dihasilkan dari proses maserasi menunjukan nilai yang baik, dimana syarat hasil rendeman yang baik bila lebih dari 10% (Insani et al. Tabel 1. Hasil Skrining Fitokimia Senyawa Hasil Terjadi perubahan Flavonoid warna menjadi orange Terjadi perubahan Fenolik warna hijau kehitaman Terjadi perubahan Tanin warna hijau kehitaman Terpenoid dan Terjadi perubahan Steroid warna hijau muda Saponin Alkaloid Terbentuk busa 2 menit Terbentuk endapan berwarna coklat Ket Steroid Keterangan : ( ) = mengandung senyawa (-) = tidak mengandung senyawa Skrining Fitokimia Skrining fitokimia dilakukan secara kualitatif menggunakan reaksi warna dengan Jurnal Farmasi SYIFA tujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak etanol buah markisa ungu. Hasil uji skrining fitokimia dapat dilihat pada tabel 2. PEMBAHASAN Metode penyarian atau ekstraksi yang digunakan pada penelitian ini yaitu maserasi. Pemilihan metode ekstraksi ini digunakan karena sederhana, mudah, dan tanpa melalui proses pemanasan, sehingga kemungkinan akan rusaknya komponen senyawa fitokimia dapat diminimalkan. Proses penyarian atau ekstraksi dilakukan dengan merendam serbuk simplisia dengan pelarut etanol 96% karena pelarut etanol merupakan pelarut yang universal, lebih selektif, tidak beracun serta etanol dipilih sebagai pelarut karena mampu untuk mengekstraksi senyawa polar maupun non polar (Fridawanti et al, 2. Didapatkan hasil maserasi berupa ekstrak kental dengan berat 36,4 gram. Berdasarkan hasil skrining pada tabel 1. ekstrak etanol daun markisa ungu (Passiflora edulis Sim. positif mengandung senyawa flavonoid, fenolik, tanin, saponin, steroid, dan Hal tersebut serupa dengan penelitian yang dilakukan oleh (Gultom dkk. , 2. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun markisa ungu (Passiflora edulis sim. positif mengandung senyawa flavonoid, fenolik, tanin, steroid, saponin dan alkaloid. UCAPAN TERIMA KASIH Saya ucapkan terima kasih kepada pihakpihak yang telah membantu saya terutama dosen pembimbing 1 dan pembimbing 2 saya yang telah membimbing saya selama pelaksanaan penelitian. REFERENSI