SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT RING WORM PADA KUCING DENGAN MENERAPKAN METODE CASE BASED REASONING Rossi Fatmawati*. Mukhlis Ramadhan**. Sri Murniyanti* *Program Studi Mahasiswa. STMIK Triguna Dharma **Program Studi Dosen Pembimbing. STMIK Triguna Dharma Article Info Article history: Received Jun 12th, 201x Revised Aug 20th, 201x Accepted Aug 26th, 201x Keyword: Sistem Pakar. Cased Based Reasoning. Ring Worm ABSTRACT Kucing adalah salah satu hewan yang paling banyak diminati di kalangan masyarakat. Manusia tentunya bisa merasakan sakit dan terkena penyakit begitupun juga dengan Penyebab dari penyakit hewan ada beberapa macam, yaitu disebabkan karena bakteri, parasit, jamur, virus atau alergi terhadap zat pada makanan pada produk tertentu. Salah satu penyebab kematian hewan peliharaan seperti kucing, yang paling banyak adalah virus, juga penyakit luar seperti scabies, allergic dermatitis, kutu lice. Eosinophilic granuloma, abses, kulit kering atau Ring Worm. Berdasarkan permasalahan di atas, maka dilakukanlah analisis terhadap masalah dengan menggunakan salah satu ilmu pengetahuan atau kecerdasan buatan yaitu sistem pakar dengan menggunakan metode Case Based Reasoning yang mana analisis ini dilakukan agar dapat membantu para pemelihara atau pemilik kucing dapat melakukan pendiagnosaan terhadap kucing peliharaan terhadap penyakit Ring Worm untuk mencegah penyakit semakin parah. Hasil yang didapatkan dari analisis perhitungan dengan menggunakan metode Case Based Reasoning dalam mendiagnosa penyakit Ring Worm adalah menemukan hasil persentasi kemiripan atau similarity terhadap diagnosa kasus lama dan solusi penangannya. Copyright A 2019 STMIK Triguna Dharma. All rights reserved. First Author Nama: Rossi Fatmawati Kampus :STMIK Triguna Dharma Program Studi : Sistem Informasi E-Mail : Fatmawatyrossi@gmail. PENDAHULUAN 1 Latar Belakang Hewan peliharaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan didalam kehidupan sehari-hari bagi sebagian masyarakat. Jenis hewan peliharaan sangat beragam seperti kucing, anjing, kelinci, burung dan lain Hewan juga mempunyai hak dan kesejahteraan (Animal Welfar. yang akan memenuhi segala bentuk hak asasi hewan seperti kebutuhan fisik, psikologi hewan dan kondisi lingkungan yang sesuai bagi Journal homepage: https://ojs. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Sasaran Animal Welfare adalah semua hewan yang berinteraksi dengan manusia dimana intervensi manusia sangat mempengaruhi kelangsungan hidup hewan yang dekat dengan manusia. Salah satu hewan yang paling banyak dekat dengan manusia adalah kucing. Ring Worm merupakan keratinisasi berlebih yang terdapat pada permukaan terluar kulit . termasuk kuku dan rambut. Ring Worm disebabkan oleh infeksi fungi yang termasuk dalam genus dermatofita di antaranya Microsporum. Trichophyton, dan Epidermophyton. Kejadian dermatofitosis pada anjing dan kucing yang diakibatkan ketiga genus zoophytic ini telah dilaporkan di seluruh belahan dunia. Kejadian dermatofitosis oleh M. canis pada kucing dilaporkan lebih tinggi dibanding pada anjing . Dari masalah yang terpapar diatas serta referensi yang di dapat diabuatlah penelitian ini dengan judul AuSISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT RING WORM PADA KUCING DENGAN MENERAPKAN METODE CASE BASED REASONINGAy. TINJAUAN PUSTAKA 1 Sistem Pakar Sistem pakar berasal dari istilah knowlage-based expert system. Istilah ini terbentuk karena untuk memecahkan masalah, sistem pakar sendiri menggunakan pengetahuan dari seorang pakar yang dimasukan ke dalam sebuah sistem komputer. Sistem pakar akan memberikan solusi pemecahan masalah yang akan didapatkan dari dialog dengan pengguna . Sistem pakar adalah suatu sistem yang dirancang untuk dapat menirukan keahli an dalam suatu bidang seorang pakar dalam menjawab pertanyaan dan memecahkan suatu Gambar 2. 1 Struktur Sistem Pakar 2 Case Based Reasoning Case Based Reasoning merupakan penalaran berbasis kasus yang bertujuan untuk menyelesaikan suatu permasalahan baru dengan cara mengadaptasi solusi-solusi yang terdapat pada kasus-kasus sebelumnya yang mirip dengan kasus baru. Kasus baru dicocokkan . dengan kasus-kasus yang ada didalam basis data penyimpanan kasus . ase bas. dan menemukan satu atau lebih kasus yang mirip. Solusi yang dianjurkan melalui pencocokan kasus kemudian digunakan kembali untuk kasus yang serupa. Jika kasus baru tidak ada yang cocok didalam database penyimpanan kasus, maka CBR akan menyimpan kasus baru tersebut (Retai. di dalam basis data pengetahuan . Untuk setiap Vj OV, w*. =D. Case based reasoning (CBR) menggunakan pendekatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligen. yang menitik beratkan pemecahan masalah dengan didasarkan pada knowledge dari kasus Ae kasus sebelumnya. Secara detail CBR terbagi dalam empat tahap yaitu . Retrieve yaitu menemukan kembali kasus yang paling mirip dengan kasus baru yang akan dievaluasi. Reuse yaitu menggunakan kembali informasi atau pengetahuan yang telah tersimpan pada basis kasus untuk memecahkan masalah baru. Revise yaitu memperbaiki solusi yang diusulkan. Retain yaitu menyimpan pengetahuan yang nantinya akan digunakan untuk memecahkan masalah kedalam basis kasus yang ada. Pada proses ini apabila ternyata ditemukan solusi baru yang lebih baik dari solusi yang telah ada sebelumnya maka solusi baru tersebut akan diberi indeks dan disimpan untuk kemudian digunakan kembali pada kasus serupa pada masa yang akan datang. 3 Ring Worm Ring Worm adalah salah satu penyakit kulit infeksius yang dapat menyerang berbagai jenis hewan. Nama lain penyakit ini yaitu dermatofitosis, karena disebabkan oleh fungi . Tiga genus penyebabnya yaitu Microsporum. Trichophyton, dan Epidermophyton (Vermout et al. , 2. Pada umumnya Ring Worm terjadi akibat hewan terus berada di dalam kandang dalam waktu yang cukup lama, di mana Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 kandang tersebut memiliki kelembaban yang cukup tinggi. Sehingga jamur dapat berkembang dengan pesat melalui persebaran sporanya dalam kandang. UML (Unified Modeling Languag. (UML) Unified Modeling Language bukanlah suatu proses melainkan bahasa pemodelan secara grafis untuk menspesifikasikan, memvisualisasikan, membangun, dan mendokumentasikan seluruh artifak sistem perangkat lunak. Penggunaan model ini bertujuan untuk mengidentifikasikan bagian-bagian yang termasuk dalam lingkup sistem yang dibahas dan bagaimana hubungan antara sistem dengan subsistem maupun sistem lain di luarnya. METODOLOGI PENELITIAN 1 Metode Penelitian Metode penelitian digunakan agar penelitian lebih terstruktur dalam proses pencarian sumber informasi atau data yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dalam penelitian ini. Adapun teknik atau metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu : Data Collecting atau Pengumpulan Data Dalam penelitian ini untuk mendapatkan sumber informasi atau data mengenai penyakit Ring Worm, gejala maupun solusi penanganannya yaitu dengan melakukan wawancara kepada seorang pakar hewan bersama Andhini Mutiara Putri. Dari hasil wawancara yang saya lakukan kepada dr. Andhini, saya mendapatkan penjelasan secara inti pokok mengenai penyakit Ring Worm tersebut, gejala-gejala yang ditimbulkan penyakit beserta cara penanganannya. Studi Literatur atau Kajian Pustaka Dalam studi literatur atau kajian pustaka penelitian ini mencari referensi-referensi yang berkaitan dengan penyakit ringworm. Dari hasil wawancara yang dilakukan dan berdasarkan referensi yang didapat, maka didapatkan data gejala, solusi penyakit dan rekam medis dari penyakit Ring Worm tersebut. Tabel 3. 1 Data Gejala Penyakit Ring Worm No. No. Gejala Gatal-gatal Rambut/bulu rontok Terjadinya kerusakan kulit Timbul keropeng dan bersisik Terlihat jelas lesinya dengan bentukan bulat simetris Kemerahan dan alopecia area yang kena Spot lesi makin multifocal dan ada infeksi sekunder dari bakteri Tabel 3. 2 Data Solusi Penyakit Ring Worm Kode Nama Penyakit Ring Worm Ringan Ring Worm Sedang Ring Worm Parah Solusi Gunakan 2% miconazole cream atau larutan thiabendazole setiap hari sampai sembuh. Gunakan 0,5% sulfur atau 1:300 larutan Captan sebagai pencuci 2 kali seminggu Berikan obat sistemik, seperti microcrystalline griseofulvin dan tidak boleh lebih dari 60 mg/kbb/hari 3 Algoritma Sistem 1 Flowchart Metode Case Based Reasoning Algoritma sistem pada penelitian ini akan digambarkan dengan flowchart. Flowchart program merupakan suatu keterangan yang rinci mengenai tentang bagaimana prosedur sesungguhnya yang dilakukan oleh suatu program. Berikut flowchart program pada penelitian ini yaitu: Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Gambar 3. 2 Flowchart System Metode Case Based Reasoning 2 Analisa Permasalahan Dalam membangun sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit Ring Worm pada kucing berdasarkan gejala-gejala yang dialami maka perlu dilakukan teknik pengumpulan data pengetahuan pakar mengenai jenis penyakit Ring Worm. Berikut ini merupakan jenis penyakit Ring Worm pada kucing berserta gejala-gejala klinis pada umumnya yang dialami oleh kucing berdasarkan hasil dari kepakaran seorang dokter hewan: Pembentukan basis pengetahuan jenis penyakit Ring Worm Ada 2 jenis penyakit Ring Worm, yaitu sebagai berikut: Penyakit Ring Worm ringan Untuk kondisi ini biasa kucing tidak mengalami terlalu parah dan lesi yang terbentuk juga masih tergolong kecil dan pada kulit tidak terlalu parah perubahannya. Penyakit Ring Worm sedang Untuk kondisi ini biasa kucing mengalami perkembangan pada lesi yang terbentuk. Jika tanpa ada penanganan maka akan menjadi parah. Penyakit Ring Worm parah Untuk kondisi ini biasanya gejala-gejala yang timbul akan semakin banyak terutama rontoknya bulu dan lesi akan lebih terlihat dan disekitaran area kulit akan terlihat rusak, keropeng dan bersisik. Pembentukan basis pengetahuan kasus atau rekam medis terhadap kucing yang pernah menderita penyakit Ring Worm. Tabel 3. 5 Bobot Parameter Kepentingan Gejala Terhadap Penyakit No. Kepentingan Bobot Penting Sangat Penting Berdasarkan parameter bobot kepentingan gejala terhadap penyakit, maka didapatkan data pengetahuan untuk interpretasi pakar terhadap penyakit Ring Worm sebagai berikut: Contoh Kasus Baru : Hasil dan Perhitungan Jika diketahui kasus baru dengan gejala sebagai berikut: Gatal-gatal Rambut/bulu rontok Timbul keropeng dan bersisik Terlihat jelas lesinya dengan bentukan bulat simetris Kemerahan dan alopecia area yang kena Spot lesi makin multifocal dan ada infeksi sekunder dari bakteri Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Dari kasus dengan gejala di atas, maka akan dihitung similarity penyakit terhadap data kasus lama. Untuk perhitungan dapat menggunakan rumus sebagai berikut: S1 x W1 S2 x W2 U Sn x Wn ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . cEycycuycaycoyceyco, yaycaycyc. = W1 W2 U Wn Tabel 3. 7 Persamaan Gejala Kasus Baru Terhadap Kasus Lama Kasus Penyakit Ring Worm G1 G2 G3 G4 G5 G6 G7 Kasus Baru Oo Oo Oo Oo Oo Oo Domestik 1 Anggora 1 Domestik 2 Domestik 3 Persia 1 Domestik 4 Anggora 2 Anggora 3 Domestik 5 Domestik 6 Domestik 7 Anggora 4 Anggora 5 Persia 2 Domestik 8 Domestik 9 Domestik 10 Domestik 11 Anggora 6 Domestik 12 Berdasarkan tabel di atas, maka akan dihitung nilai kedekatan untuk setiap kasus lama dengan kasus baru sebagai berikut: Kedekatan antara kasus baru dengan kasus lama . ucing Domestik . S1 x W1 S2 x W2 U Sn x Wn ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . cEycycuycaycoyceyco, yaycaycyc. = W1 W2 U Wn ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . coycaycycyc ycu, yccycuycoyceycycycnyco . = 1 2 2 1 2 2 2 1 2 0 1 2 0 0 ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . coycaycycyc ycu, yccycuycoyceycycycnyco . = 1 2 2 1 2 2 2 ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . coycaycycyc ycu, yccycuycoyceycycycnyco . = = 0,5 Maka kedekatan kasus baru terhadap kasus lama pada kucing Domestik 1 adalah sebesar 0,5 atau persentasenya 50%. Kedekatan antara kasus baru dengan kasus lama . ucing anggora . S1 x W1 S2 x W2 U Sn x Wn ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . cEycycuycaycoyceyco, yaycaycyc. = W1 W2 U Wn ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . coycaycycyc ycu, ycaycuyciyciycuycyca . = 1 2 2 1 2 2 2 1 2 0 0 2 0 0 ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . coycaycycyc ycu, ycaycuyciyciycuycyca . = 1 2 2 1 2 2 2 ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . coycaycycyc ycu, ycaycuyciyciycuycyca . = = 0,417 Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Maka kedekatan kasus baru terhadap kasus lama pada kucing anggora 1 adalah sebesar 0,417 atau persentasenya 41,7%. Kedekatan antara kasus baru dengan kasus lama . ucing Domestik . S1 x W1 S2 x W2 U Sn x Wn ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . cEycycuycaycoyceyco, yaycaycyc. = W1 W2 U Wn ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . coycaycycyc ycu, yccycuycoyceycycycnyco . = 1 2 2 1 2 2 2 1 2 0 1 2 2 0 ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . coycaycycyc ycu, yccycuycoyceycycycnyco . = 1 2 2 1 2 2 2 ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . coycaycycyc ycu, yccycuycoyceycycycnyco . = = 0,667 Maka kedekatan kasus baru terhadap kasus lama pada kucing Domestik 2 adalah sebesar 0,667 atau persentasenya 66,7%. Kedekatan antara kasus baru dengan kasus lama . ucing Domestik . ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . cEycycuycaycoyceyco, yaycaycyc. = S1 x W1 S2 x W2 U Sn x Wn W1 W2 U Wn ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . coycaycycyc ycu, yccycuycoyceycycycnyco . = . 1 2 2 1 2 2 2 ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . coycaycycyc ycu, yccycuycoyceycycycnyco . = 1 0 0 1 2 2 2 1 2 2 1 2 2 2 = 0,667 Maka kedekatan kasus baru terhadap kasus lama pada kucing Domestik 3 adalah sebesar 0,667 atau persentasenya 66,7%. Kedekatan antara kasus baru dengan kasus lama . ucing Domestik . S1 x W1 S2 x W2 U Sn x Wn ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . cEycycuycaycoyceyco, yaycaycyc. = W1 W2 U Wn ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . coycaycycyc ycu, yccycuycoyceycycycnyco . = 1 2 2 1 2 2 2 0 2 0 0 2 0 0 ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . coycaycycyc ycu. Domestik . = 1 2 2 1 2 2 2 ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . coycaycycyc ycu, ycoycaycoycyycycuyci . = = 0,333 Maka kedekatan kasus baru terhadap kasus lama pada kucing Domestik 12 adalah sebesar 0,333 atau persentasenya 33,3%. Dari hasil perhitungan kedekatan dengan kasus lama maka kedekatan antara kasus baru terhadap kasus 10 yaitu kucing Domestik 6 dengan similarity 0,75 atau persentasi 75%, sehingga dapat nilai keyakinan bahwa kasus baru ini terdiagnosa penyakit Ring Worm parah dengan nilai diagnose 75%. Berikut adalah rekap hasil similarity kasus dari hasil perhitungannya: Tabel 3. 8 Hasil Rekap Perhitungan Similarity Kasus Baru Dengan Kasus Lama Nilai Similarity No. Kasus Baru Kasus Lama Penyakit Hasil Persen Domestik 1 Ring Worm Parah Anggora 1 0,417 41,7% Ring Worm Ringan Kasus Baru Domestik 2 0,667 66,7% Ring Worm Parah Domestik 3 0,667 66,7% Ring Worm Parah Persia 1 0,25 Ring Worm Ringan ycIycnycoycnycoycaycycnycyc . coycaycycyc ycu, yccycuycoyceycycycnyco . = Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Domestik 4 Anggora 2 Anggora 3 Domestik 5 Domestik 6 Domestik 7 Anggora 4 Anggora 5 Persia 2 0,333 0,25 0,583 0,583 0,750 0,333 0,667 0,333 0,167 33,3% 58,3% 58,3% 33,3% 66,7% 33,3% 16,7% Ring Worm Sedang Ring Worm Ringan Ring Worm Parah Ring Worm Parah Ring Worm Parah Ring Worm Sedang Ring Worm Parah Ring Worm Sedang Ring Worm Ringan PEMODELAN DAN PERANCANGAN SISTEM 1 Pemodelan Sistem Pemodelan sistem yang akan dibangun merupakan gambaran model sistem berdasarkan model berorientasi objek dengan menggunakan standarisasi unified modeling languge (UML). Adapun standarisasi diagram yang digunakan biasanya adalah use case diagram, activity diagram dan class diagram. Gambar 4. 1 Use case Diagram Mendiagnosa Penyakit Ring Worm Pada kucing 1 Skenario Sistem dan Use case Diagram Use case diagram digunakan untuk menggambarkan hal-hal yang dilakukan oleh aktor dalam menggunakan sistem yang akan dibangun. Dalam pembuatan use case diagram akan didukung dengan pembuatan skenario terlebih dahulu sebagai keterangan use case diagram. Admin Pemilik Gambar 4. 1 Use case Diagram Mendiagnosa Penyakit Ring Worm Pada kucing 2 Activity Diagram Berikut ini adalah activity diagram yang dirancang untuk sistem yang akan dibangun. Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Gambar 4. 2 Activity Diagram Mendiagnosa Penyakit Ring Worm pada kucing 3 Class Diagram Pembuatan sistem yang akan dibangun yaitu sistem untuk mendiagnosa penyakit Ring Worm, maka untuk class diagram-nya sebagai berikut: Gambar 4. 3 Class Diagram Mendiagnosa Penyakit Ring Worm pada kucing HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Kebutuhan Sistem Dalam membangun sistem yang telah dirancang, dibutuhkan beberapa sistem yang harus dipersiapkan mulai dari Hardware dan Software dalam pembangunan dan penggunaan sistem. 1 Perangkat Keras (Hardwar. Perangkat keras yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Laptop dengan spesifikasi . ore i3-350M) Kapasitas Hardisk . GB) Ram 2 GB DDR3 2 Perangkat Lunak (Softwar. Adapun perangkat lunak yang digunakan untuk membangun sistem dalam penelitian ini yaitu sebagai Sistem Operasi Windows 10 Software Aplikasi yang digunakan (Visual Studio Code. XAMPP v3. 4 dan Bootstrap v5. 2 Hasil Tampilan Antarmuka Tampilan antar muka adalah gambar hasil tampilan halaman dari aplikasi desktop sistem yang telah dibuat yang disesuaikan dengan perancangan interface sebelumnya. Adapun gambaran tampilannya adalah sebagai berikut: Tampilan antar muka adalah gambar hasil tampilan halaman dari aplikasi web sistem yang telah dibuat yang disesuaikan dengan perancangan interface padaBAB IV sebelumnya. Adapun gambaran tampilannya adalah sebagai berikut: Halaman Tampilan Login Pada halaman login ada beberapa fungsional yang terletak di halaman login, yaitu : label username, label password dan submit login. Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Gambar 5. 1 Halaman Tampilan Login Halaman Tampilan Menu Utama Pada halaman menu utama ada beberapa fungsional yang terdapat pada menu yaitu: class main-menu home, class main-menu pengguna, class main-menu konsultasi, class main-menu data gejala, class mainmenu data penyakit, class main-menu informasi dan juga slide gambar. Untuk tampilan halaman menu utama dapat dilihat pada gambar 5. 2 berikut: Gambar 5. 2 Halaman Tampilan Menu Utama Halaman Tampilan Pengguna Halaman ini memiliki beberapa fungsional yaitu: label nama, label jenis kucing, label Usia Kucing, submit berat kucing submit mulai konsultasi. Gambar 5. 3 Halaman Tampilan Pengguna Halaman Tampilan Konsultasi Halaman ini memiliki beberapa fungional yang untuk menampilkan keterangan gejala dan checkbox ya atau Gambar 5. 4 Halaman Tampilan Konsultasi Halaman Tampilan Data Gejala Halaman ini memiliki fungsional yang berfungsi untuk menampilkan list tabel data gejala, yaitu : Gambar 5. 5 Tampilan Data Gejala Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Halaman Tampilan Data Penyakit Halaman ini memiliki beberapa fungional untuk menampilkan tabel data penyakit yaitu: tabel Ring Worm ringan. Ring Worm sedang dan Ring Worm parah. Gambar 5. 6 Tampilan Data Penyakit Halaman Tampilan Laporan Halaman ini berfungsi untuk menampilkan dan mencetak laporan. Gambar 5. 7 Tampilan Laporan Halaman Tampilan Informasi Halaman untuk menampilkan informasi data. Gambar 5. 8 Tampilan Informasi 1 Identifikasi Sistem Identifikasi sistem merupakan penjelasan dari kelebihan dan kekurangan sistem yang telah dibangun. 1 Kelebihan Sistem Adapun kelebihan aplikasi yang dibangun yaitu sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit Ring Worm pada kucing dengan menggunakan pemrograman web adalah sebagai berikut: Aplikasi dapat memberikan hasil dari konsultasi berdasarkan gejala yang dimasukan dengan hasil yang optimal berdasarkan penerapan metode Case Based Reasoning. Aplikasi memberikan informasi secara efektif dan efisien. KESIMPULAN DAN SARAN 1 Kesimpulan Adapun kesimpulan dari penelitian ini berdasarkan dari rumusan masalah adalah sebagai berikut: Penerapan metode Case Based Reasoning dilakukan dengan cara memberikan nilai bobot setiap gejala pada penyakit Ring Worm, agar dapat dilakukan proses perhitungan dengan meteode tersebut dan mendapatkan hasil persentase diagnosa terhadap penyakit Ring Worm. Dalam merancang sebuah sistem pakar dengan metode Case Based Reasoning dengan melakukan penerapan algoritma pada metode tersebut kedalam sistem yang dibangun untuk mendiagnosa penyakit Ring Worm Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Proses pengujian sistem pakar yang telah dibuat dengan menerapkan algoritma dari metode Case Based Reasoning dengan cara menjalankan sistem, kemudian memilih setiap gejala berdasarkan diagnosa seperti percobaan analisis yang telah dilakukan dan melihat hasil persentase diagnosa penyakit Ring Worm terhadap kuing apakah sudah sesuai antara hasil analisis perhitungan dengan sistem yang telah dibuat. 2 Saran Dalam penelitian ini diharapkan mendapatkan saran sebagai pertimbangan kepada pihak-pihak yang berkepentingan guna untuk mengembangkan penelitian yang telah dibuat agar dapat menyempurnakan hasil dari penelitian ini, sehingga penelitian ini bisa lebih baik lagi kedepannya. Adapun saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut: Diharapkan penelitian selanjutnya dapat menerapkan metode lain dari sistem pakar dalam proses penyelesaian guna untuk melakukan solusi pemecahan masalah dan juga sebagai perbandingan untuk melihat hasil diagnosa dengan tingkat konsistensi nilai kepercayaan terhadap diagnosa dari gejala-gejala penyakit yang dihadapi. Diharapkan untuk pengembangan selanjutnya dapat menggunakan bahasa pemrograman android, dikarenakan saat ini dan banyak dilihat berdasarkan kondisi penggunaan mobile yang sangat meningkat sehingga aplikasi android lebih pantas untuk digunakan berdasarkan minat masyarakat. Pada sistem yang telah dibangun dalam penelitian ini, masih ada beberapa fungsi yang mesti harus dikembangkan untuk menyempurnakan lebih baik lagi aplikasi yang telah dibangun. DAFTAR PUSTAKA