https://ejournal. org/index. php/Itiqadiah p-ISSN: x x. e-ISSN: x x, hal. DOI: a MAHAR PERNIKAHAN DALAM PANDANGAN HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF Azizah Alifiyah Harahap Institut Pendidikan Tapanuli Selatan (IPTS) E-Mail: azizahalifiyah@gmail. Abstract The history of dowry since the Prophet Syu'aib provided opportunities for workers for eight to ten years. The dowry process since hosting, may not be determined but implicitly there must be dowry if there is already a qobul permit, it may also be determined before the marriage contract. The amount of dowry is in accordance with the ability of the prospective husband. The legal basis comes from the Qur'an and hadith. Mahar is a condition for marriage not to get married. Terms of a worship are carried out before practicing the pillars of marriage. If the condition has finished the problem, just leave the gift after the initial intercourse between husband and wife. If it is stated that the number of dowry is proud of itself if there is a large number If there is a slight sense of humiliation, especially the wife and family and the husband. As if the rich bought valuable items if they were called the price. Mentioning wrong giving, even hurting the juice is certainly getting wrong. Mention dowry or alms to describe the alms of charity, not to believe in Allah and later in the Mahar is paid by the husband after the first initial contact Keywords: Dowry. Marriage. Islamic Law. Positive Law Abstrak Sejarah mahar sejak Nabi SyuAoaib memberikan kesempatan untuk pekerja selama delapan sampai sepuluh tahun. Proses mahar sejak peminangan, boleh tidak ditentukan namun secara tersirat pasti ada mahar jika sudah ada ijab qobul, boleh juga ditentukan sebelum akad nikah. Besaran mahar sesuai dengan kemampuan calon suami. Dasar hukumnya bersumber dari Alquran dan hadis. Mahar adalah syarat nikah bukan rukun nikah. Syarat suatu ibadah dilakukan sebelum mengamalkan rukun nikah. Jika syarat sudah selesai masalahnya, tinggal pemberiannya sesudah awal senggama suami dan Jika disebutkan jumlah mahar terjadi bangga diri jika besar Jika sedikit terjadi rasa hina diri terutama isteri dan keluarganya dan pihak suami. Seolah-olah kaya membeli barang berharga jika disebut Menyebutkan pemberian salah, bahkan sampai menyakitikan perasan tentu semakin salah. Menyebutkan mahar atau sedekah menggambarkan sedekah riya, tidak beriman kepada Alloh dan hari Mahar dibayar suami setelah menggauli awal pertama Keyword: Mahar. Perkawinan. Hukum Islam. HukumPositif 52 | IAotiqadiah: Jurnal Hukum dan Ilmu-ilmu Kesyariahan. Vol. 1 No. Februari 2024 Mahar Pernikahan Dalam Pandangan Hukum IslamA| Azizah Alifiyah Harahap Pendahuluan Pendahuluan merupakan pengantar kepada pembaca dalam hal apa saja yang akan diuraikan dalam tulisan dimaksud. Untuk itu dalam menuntaskan masalah mahar maka sanagt penting diuraikan tentang sejarah, prosesnya, besarannya, dasar hukumnya, apakah mahar syarat atau rukun nikah, perlu penyebutan jumlah mahar sat akad nikah dan kapan dibayarkan mahar (Ridwan, 2. Dalam suroh al-Qoshosh ayat 27 menjelaskan tentang sejarah mahar dalam Islam yaitu: a a A e U AaIa eI a eIaEa aO aI a aOa a eI A A acCA a aA Aaua eI ae aIIeA a AO NaaO aeIA ca a ACa aE uaIaO a aOa a eI a eI aE aEa ua eaO eIaA s AaO a aA a AEaO a eI a a aIaO a aIIA ca A aIaO au eI a aA )27( aEaa OIA ca AacEEa Ia Ia EA a aAEaOeEA Artinya: Berkatalah dia (Syu'ai. : "Sesungguhnya aku bermaksud menikahkan kamu dengan salah seorang dari kedua anakku ini, atas dasar bahwa kamu bekerja denganku delapan tahun dan jika kamu cukupkan sepuluh tahun maka itu adalah . uatu kebaika. dari kamu, maka aku tidak hendak memberati kamu. Dan kamu Insya Allah akan mendapatiku termasuk orang- orang yang baik. Nabi SyuAoaib ingin menikahkan salah satu putrinya kepada Musa, karena Musa orang yang kuat dan amanah atas ajuan dua purinya, dalilnya sebagai berikut: aA aO eCaOIA ca A aO a EA a caAEa eO aN a acIU Ia Ia EIA a aA) aOEa acI aO aa aI a aIe aOIa aO aA22( A aO aEA a AaOEa acI aaO ac aN eaECa a aIe aOIa Ca aEA a AO a aO a eI aO eN a aOIaOA a AA e AI Ca aE aI A ACaO Ea aN aI a acIA a A a aOaaOIaA e a aE aI CaEa a aE Ia eCaO aacO OA U aA eO U aEA a AEA a aA) AA23( AOA a AA a a aO aO aa Ia eI aOIa aN aI eI aaO aeI aaOA e aAEaO eae aOs CaEA A au acI a aOA a A aaOEacO auEaOA U AO Ia eI aO se AaCA a AE aE AaCa aE aA a A) Aa a aeNa au eaNa aI eaIaOA24( AaOA ca aA auIaO aE aI a eIa eEa auEA ca a Ia a eOa Ia Ia eECa eO aIA e aA) CaEA25( aAEEaIa OIA ca aACaOea EaIa AaEa acI a aNa aOCA e AA Ca aE aaE aA a a a AOaeaOEa aEOa e aOaEa ae a aIA a a a aAEa eO aN eECA )26( aAO eEaIa OIA a aue aNa aI Oa aA ca A e a e a eNa au acI aO ae aI aI ea e a ea eECa aOA Artinya: Dan tatkala ia menghadap kejurusan negeri Madyan ia berdoa . "Mudah-mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan yang benar". tatkala ia sampai di sumber air negeri Mad-yan ia menjumpai di sana sekumpulan orang yang sedang meminumkan . , dan ia menjumpai di belakang orang banyak itu, dua orang wanita yang sedang menghambat . Musa berkata: "Apakah maksudmu . engan berbuat at begit. ?" kedua wanita itu menjawab: "Kami tidak dapat meminumkan . ernak kam. , sebelum pengembalapengembala itu memulangkan . , sedang bapak Kami adalah orang tua yang telah lanjut umurnya". Maka Musa memberi minum ternak itu untuk . keduanya, kemudian dia kembali ke tempat yang teduh lalu berdoa: "Ya Tuhanku Sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang 53 | IAotiqadiah: Jurnal Hukum dan Ilmu-ilmu Kesyariahan. Vol. 1 No. Februari 2024 https://ejournal. org/index. php/Itiqadiah p-ISSN: x x. e-ISSN: x x, hal. DOI: a Engkau turunkan kepadaku". kemudian datanglah kepada Musa salah seorang dari kedua wanita itu berjalan kemalu-maluan, ia berkata: "Sesungguhnya bapakku memanggil kamu agar ia memberikan balasan terhadap . mu memberi minum . Maka tatkala Musa mendatangi bapaknya (Syu'ai. dan menceritakan kepadanya cerita . engenai diriny. Syu'aib berkata: "Janganlah kamu takut. kamu telah selamat dari orangorang yang zalim itu". Salah seorang dari kedua wanita itu berkata: "Ya bapakku ambillah ia sebagai orang yang bekerja . ada kit. , karena Sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja . ada kit. ialah orang yang kuat lagi dapat Proses menentukan mahar dalam Islam sudah dijelaskan, tidak mungkin belum dijelaskan (Akhmad Maimun, 2. Hal ini terdapat penjelasannya ayat berikut: a AEa eO aE eI ua eIA aAEaO eE aI eC aa Caa aNA a Aa Caa aNa aOA a AU aO aIaaON acaIA a A a aI Ea eI a aIacON acaI a eO a eA aaO Ea aN acI Aa aOA a aE aIa aA a aAEac eC a aI EIA a AEaO E aIOA 236( aAEaO eE aI e aIaOIA a AaI aU a eE aI e aOAa aCUcA Artinya: Tidak ada kewajiban membayar . atas kamu, jika kamu menceraikan isteri-isteri kamu sebelum kamu bercampur dengan mereka dan kamu belum kamu menentukan maharnya . ebelum akad nika. Dan hendaklah kamu berikan suatu mut'ah . kepada mereka. Orang yang mampu menurut kemampuannya dan orang yang miskin menurut kemampuannya . , yaitu pemberian menurut yang patut. Yang demikian itu merupakan ketentuan bagi orang-orang yang berbuat kebajikan. Asbabun nuzul ini membantu kita untuk mendekati pemahaman, di mana ayat ini turun kasus seorang pria menikahi seorang wanita, belum menentukan jumlah maharnya sebelum akad nikah, kemudian dia ceraikan, maka Rosul perintahkan memberikan mutAoah yaitu peci (Maskur et al. , 2. Berarti boleh lakukan akad nikah walaupun suami dan isteri belum menentukan berapa dan apa maharnya. Namun secara tersirat, pasti wajib ada mahar jika ada akad nikah (Siregar & Mardiah, 2021. Jika mahar boleh belum ditentukan sebelum akad nikah, jadi berapa yang disebut tkan jumlah maharnya, mohon direnungkan Kembali. Dengan demikian mahar adalah syarat akad nikah, tetapi tidak disebutkan mahar saat ijab qobul akad nikah (Siregar, 2. 54 | IAotiqadiah: Jurnal Hukum dan Ilmu-ilmu Kesyariahan. Vol. 1 No. Februari 2024 Mahar Pernikahan Dalam Pandangan Hukum IslamA| Azizah Alifiyah Harahap Boleh ditentukan mahar sebelum akad nikah jumlah atau besarannya, atas dasar sepakat calon suami dan isteri, serta kedua orang tuanya jika masih ada (M. et al. , 2. Namun dalam ayat di atas tidak ada kata yang menjelaskan wajib disebutkan jumlah mahar saat ijab qobul. Kondisi menentukan mahar sebelum nikah, jika kasus seorang isteri yang muslimah, sedangkan suaminya masih kapir (NisaAo & Darmawan, 2. , dalilnya sebaagi ca A Aa eIaa IaON acaIA A aE ea aaON acaIA s A aE eI a aION acaI aIe Ia IaA s A aA a AacEEa a eEa aI auaO aI aI aN acI Aaua eIA a AaO aOac aN EacaOIa a aIIaO aua a a aE aI eE aIe Ia Iaa aI aNA AON acaI aO aaEA a A aaE N acaI a UcE Ea aN eI aO aaE Na eI Oaa EacOIa Ea aN acI aOaaONa eI aI a eIAaCaO aO aaE aIa aA a AEa eO aE eI a eI a eI aE aON acaI uaa a a eO a aION acaI a aA a caAuaEaO eE aEAA ca AacEEa Oae aE aI a eOIa aE eI aOA ca AA aI e aaOA aa aO eaEaO aI a eIAa eC a eI aO eEOa eaEaO aI a eIAaCaO a aE aE eI a eE aIA )10( AEaO UI aEaO UIA a acEEA a A a eI a aEO a aA Artinya: Hai orang-orang yang beriman, apabila datang berhijrah kepadamu perempuan-perempuan yang beriman, maka hendaklah kamu uji . Allah lebih mengetahui tentang keimanan maka jika kamu telah mengetahui bahwa mereka . beriman maka janganlah kamu kembalikan mereka kepada . uami-suami merek. orang-orang kafir. Mereka tiada halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tiada halal pula bagi Dan berikanlah kepada . uami suam. mereka, mahar yang telah mereka bayar. Dan tiada dosa atasmu mengawini mereka apabila kamu bayar kepada mereka maharnya. Dan janganlah kamu tetap berpegang pada tali . dengan perempuanperempuan kafir. dan hendaklah kamu minta mahar yang telah kamu bayar. dan hendaklah mereka meminta mahar yang telah mereka bayar. Demikianlah hukum Allah yang ditetapkan-Nya di antara kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Nonmuslim menikah, cerainya salah satunya masuk Islam demikian juga muslim suami isteri satu murtad maka wajib cerai. Suami isteri Islam, belum dicampuri suami satu murtad, maka otomatis batal nikah (Hasiah. Menikahi nonmislim haram dalilnya QS, al-Baqoroh ayat 221. Maka iddahnya seperti iddah cerai, jika hamil sampai melahirkan, jika masih haid 3 kali haid, jika monofous 3 bulan. Gunanya menungu apakah ada kesadaran suami yang kapir mau Islam. Jika selama iddah tidak mau muslim, maka mereka otomatis cerai karena keislaman isteri (Siregar & Mardiah, 2021. Selama mereka suami dan isteri, jika ada mahar dikasih suami yang kapir, maka isteri wajib mengembalikan maharnya disamkan dengan tolaq khuluAo, di mana isteri minta cerai (QS, al-Baqoroh ayat . 55 | IAotiqadiah: Jurnal Hukum dan Ilmu-ilmu Kesyariahan. Vol. 1 No. Februari 2024 https://ejournal. org/index. php/Itiqadiah p-ISSN: x x. e-ISSN: x x, hal. DOI: a Dengan demikian isteri memilih duluan mahar ditentukan nikah kedua kepada muslim, apakah cukup biaya mengembalikan mahar kepada suami yang pertama masih kapir. Manfaatnya agar dia suami yang kapir mendapat modal untuk menikah dengan wanita, mudah-mudahan dapat isteri yang Muslimah. Masih wajar isteri membayar maharnya, karena dia sudah menikah dengan seorang muslim yang didambakannya (Siregar, 2. Menyebutkan pemberian salah, bahkan sampai menyakitikan perasaan tentu semakin salah, dalilnya sebagai berikut: ca aA aOaE Oae Ia aI A AacEEa aO eEOa eO aI eaa a Aa aIaEaNa aE aIa aEA a caCaa aE eI a eE aI aI aO eaaO EaEacaO Oa eI aA aC aIEaNa a a a EIA a AOa aOac aN EacaOIa a aIIaO aE aea EaOA ca AaO aOA )264( acEEa aE Oa eNaO eECa eO aI eaA aaOIA a AEaOA a a eEU aE Oa eC aaOIA a AIA a A eOs Ia acI aEA a aNa aO a UE Aa aa aENA a a AEa eO aN a aU a s AA eA aOA Artinya: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan . sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti . erasaan si penerim. , seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan Dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah Dia bersih . idak bertana. mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan. dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir. Kata aCaa aE eIA a artinya sedekah, sama dengan istilah mahar dengan AaOaaOA )4( A Aa aEEaONa aNIaOU aI aOUA a A eIA a pada suroh an-NisaAo ayat 4 U A eOs Ia eINa Ia eAA a aCa a aN acI aI eEaU Aaua eI a eIa Ea aE eIA a AEIA a A aA Janganlah kamu menghilangkan . sedekahmu dengan menyebutnyebutnya dan menyakiti . erasaan si penerim. , termasuk menyebutnya saat akad nikah, jika banyak bangga jika sedikit menyakiti perasan, menjadi omongan orang banyak. Seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia, jadi pemberian yang disebutkan menggambarkan sedekah riya, dan menggambarkan manusia yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian Mahar Syarat Nikah Bukan Rukun Syarat merupakan serangkaian ibadah yang wajib dikerkajakan sebelum pellaksanaan rukun ibadahnya. Selanjutnya syarat itu masih melekat pada rukunnya. Contohnya syarat solat berwuduAo hukumnya wajib. Saat mengerjakan rukun solat kita tetap dalam keadaan berwudu (Akhmad 56 | IAotiqadiah: Jurnal Hukum dan Ilmu-ilmu Kesyariahan. Vol. 1 No. Februari 2024 Mahar Pernikahan Dalam Pandangan Hukum IslamA| Azizah Alifiyah Harahap Maimun, 2. Ao. Jika batal wuduAo maka batal solat, demikian syarat lainnya seperti tutup aurat, menghadap qiblat, suci badan dan tempat solat dari najis. Dibandingkan dengan puasa, kita tetap dalam keadaan dalam menbatalkan puasa, karena syaratnya menahan diri dari segala yang membatalkan puasa. Islam, balig, jangan haid, jangan sedang nifas, namun syarat itu tidak disebutkan saat puas atau solat, seperti aku puasa aku Islam, aku solat aku sedang dalam wudu(Siti Solekhah, 2. Ao. Dan lainnya dari syarat itu sendiri : Berdasarkan perbandingan syarat solat dan puasa dengan mahar, di mana mahar itu syarat akad nikah, tidak perlu disebutkan saat ijab qobul akad Namun mahar sebagai syarat nikah tetap terpaut atau terikat dalam ijab qobul akad nikah sampai kapan suami mampu tetpa menajdi utangnyaAo kecuali dimaafkan oleh isterinya Analisisnya dijelaskan dalam Alquran pada suroh al-Baqoroh ayat 236 dijelaskan boleh belum ditentukan mahar sebelum akad nikah namun secara tersirat wajib ada mahar jika sudah diselenggarakan ada akad Ayat 237 pada suroh al-Baqoroh boleh ditentukan jumlah mahar sebelum akad nikah, tetapi penyebutan saat akad nikah tidak dijelaskan apakah disebutkan aau tidak Ketidak ada penjelasannya dalam ayat di atas, maka yang berwenang menjelaskannya tentu Rosul bukan umat Penyebutan mahar saat ijab qobul akad nikah tidak perlu penjelasan dalam Kitab Fiqh Malik (Shulton, 2. sebagai berikut: Ucapan ijab dari wali aA a eI aEe aEa a eIaO Aa aaEIaA, dalam kitab Fiqh Maliki, sebagai berikut: aA a eO a acOe aEAU aA a eI aEe aEa a eIaO aEIaA: a AO aECa eO aE eE aOEaOA ca A EA a AaeEO aA e a A a eI aEe aOa acOe ) A: aA ( EA: AO aCa eO aE aNA a e AaO aI ac aE EA a AA aA aCUA a aA aOEa eO Ea eI OAU a eIaO a eO aI aO aEEaaO aEIaA a A aIA Contoh ucapan Ijab dari wali yang shohih adalah : Aku nikahkan kepadamu Putriku si Fulanah walaupun tidak menyebutkan maharnya, jika perwakilan wali nikah lafazh ijabnya: Aku perwakilan meniikahkan kepadamu si anu binti sianu, atau perwakilkan menikahkan fulanah . ebut 57 | IAotiqadiah: Jurnal Hukum dan Ilmu-ilmu Kesyariahan. Vol. 1 No. Februari 2024 https://ejournal. org/index. php/Itiqadiah p-ISSN: x x. e-ISSN: x x, hal. DOI: a tanpa menyebut jumlah maharnya. Boleh juga dengan contoh lafazh langsung wali nasab (A aI aA a a a eIA a A ) a eI aE eaEa a eartinya: AuAku nikahkan kepadamu Hafshoh putri AoUmar. Atau dengan lafazh . aAOI eEa eIOa aOA s a Aa acO eaEa E aaO aIa a eIa aE eEA Artinya Aku nikahkan kepadamu Karimah putri Kultsum al-Himr. Contoh lafazh akad nikah dalam hadis tanpa menyebutkan jumlah mahar adalah A aI aA a a a eIA a A a eI aEe aEa a eAAdalilnya sebagai berkut: ca A eIA a AI a ea aIaA ca AOA ca aA eA ca A e aA A eI aN aIA a acEEa eIA a acEEA a A aI a aA a AIa aA a A aE aI e aIA a UAaOeA a acEEa aIacNA a AE eN aO a Ca aE a ea aIaOA a acaIa aaO eEOa aIA a AA ca A aI a eIa eE aA a AOa aA e A a OIa aaOac aIA ca AO aEA ca A aI a Ia eI aIaO ae aeI a EA a a a eIA a Aa a acIA a A aA e a ANeIa O a aO aEIa Ia eI A acEEA a AA aA a AA a A a eAA ca AAEacOA a eAEac aI CaA a AaCa eEa au eI aeA a aA aI a AaEa aCOA a AaO a eE aIaOIa a Ca aEA a acIa Aa a aeA a aAe aIIa eIA a acEEA a AEa eO aN aOA a AEa eO aN a eAA a A aNa a Ue a aOAA a A a eIA A aI a AaEa aCOa a a AaO AaCa aE Cae aa EaO a eI aaE a aa acO a Oa eOIa O aNa Ca aEA a a a eIA a A aI a Ca aEA a A a eI aE eaEa a eAA a A a AaO a eI aO AaEaaea EaOaEA aAe aIIa AaEaaeA a AOA a AEaOA a a a eIA a AEa eO aN a eO aa Ia IaOA a aA eOU Aa aE eIA a aA aI a AA a Aa eE s AaCa eEa ua eI aea a eI aE eaEa a eAA ca a aIa aaO a eE s AaEa eI Oa e a e uaEA a AaO a acI aA ca AAEacOA ca AO aEA AOA a Aa aN aA a aA aeA a aAO a OIA a aAEac aI Aa a eI aE e a aN uaOacNa AaEa aCOaIaO aaO a eE s AaCa aE EaaEacEa aO aeA a acEEA a AEa eO aN aOA a acEEA ca aAEA ca aAEA a AEaOaEA ca AAEacOA ca AO aEA acEEA a A aE eIa a acI aA a eA aea au acaE aIaO CaA a a AaEa eI a e a e auEaOeEa Ca eEa Ia a eI Ca aE AauaIacNa Ea eI Oa eIIa eIaO a eI a e a a auEaOeEa AaO aIA a acEEA a Aa eAA ca AAEacOA AEac aI aOEa eO aa aE aN EaCa a eE a aNA a AaO aca aA a ca AO aEA a acEEA a AEa eO aN aOA a AEa eO aN aOA a AacEEA a AEac aI Cae aE aaNa AaEa eI a aE eI aeE eAA Artinya: Telah menceritakan kepada kami Abu Al Yaman telah mengabarkan kepada kami Syu'aib dari Az Zuhri dia berkata, telah mengabarkan kepadaku Salim bin Abdullah bahwa dia mendengar Abdullah bin Umar radliallahu 'anhuma bercerita, bahwa Umar bin Khattab berkata ketika Hafshah binti Umar menjanda dari Khunais bin Hudzafah As Sahmi -ia termasuk di antara sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang ikut serta dalam perang Badr dan meninggal di Madinah-. Umar berkata, "Maka aku datangi Usman bin 'Affan dan kutawarkan Hafshah kepadanya. Aku berkata, "Jika engkau mau, maka aku akan menikahkan kepadamu dengan Hafshah binti Umar. " Utsman hanya memberi jawaban, "Aku akan melihat perkaraku dulu, " aku lalu menunggu beberapa malam, kemudian ia menemuiku dan berkata, "Nampaknya aku tidak akan menikah pada saat ini. " Umar berkata, "Kemudian aku menemui Abu Bakr, kukatakan padanya, "Jika engkau menghendaki, maka aku akan menikahkan kepadamu dengan Hafshah binti Umar. " Abu Bakar hanya terdiam dan tidak memberi jawaban sedikitpun Dan kemarahanku kepadanya jauh lebih memuncak daripada kepada Utsman. Lalu aku menunggu beberapa malam, ternyata Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meminangnya. Maka aku menikahkannya dengan beliau. Kemudian Abu Bakr menemuiku dan berkata, "Sepertinya engkau marah kepadaku ketika engkau menawarkan Hafshah kepadaku dan aku tidak memberi jawaban sedikitpun. " Aku menjawab, "Ya. " Abu Bakr berkata, "Sebenarnya tidak ada yang menghalangiku untuk memberi jawaban kepadamu mengenai apa yang engkau tawarkan kepadaku, 58 | IAotiqadiah: Jurnal Hukum dan Ilmu-ilmu Kesyariahan. Vol. 1 No. Februari 2024 Mahar Pernikahan Dalam Pandangan Hukum IslamA| Azizah Alifiyah Harahap kecuali aku mengetahui bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sering menyebut-nyebutnya, dan tidak mungkin aku akan menyebarkan rahasia Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Kalaulah beliau meninggalkannya, tentu aku akan menerima Jika perwakilan maka lafazhnya disebutkan: Aku perwakilan: Aku nikahkan kepadamu A . ebutkan nama calon ister. , binta A . arus disebutkan nama wali asliny. Lafazh qobul dari calon suami ACaa eEa IaEa a aN a eOA A( ea aOO a aNAartinya Aku terima nikahnya, penjelasannya sebagai berikut: ca A a a eI aOCaO aEA: A aOCaaO UEAU A aON aaO a acOe aEa a eO a eI aEe aEAU AA A aOaEAU AE eO a Ca a eEa IaEa a aN a eO ea aOO a aNA e a s AA ac EIaEa a auaO aA a AA UE uIac aI aOA AeE eIEaA a AaOA a AO a eOA a AA ac acuaE aEa eAa E ac e aOA Pasal penjelasan syahnya lafazh Ijab Aa acOe aEa a eO a eI aE eaEA, syahnya ucapan calon suami atau qobul adalah A Ca a eEa IaEa a aN a eO ea aOO a aNAdan tidak ucapan ijab kecuali dengan kata Aa acO eaEa a eO a eI aEe aEA Ayat di atas menjelaskan bahwa Nabi SyuAoaib memberikan upah kepada Musa berupa kambing yang banyak yang diperuntukkan untuk mahar calon isterinya serta modal kerja selanjutnya setelah menikah dalilnya sebagai berikut: ca A EA Aa Ea aEaO aaO aE eI Ia eI aN a a a sA U Aa Ca aE aeE a eN aE aN eI aEaO auIaO aIaea IA U AO IA a Aa Ia eI a aIA a aEa acI CA a AO eE a a aE aOA a AO aIOA a AA a AA a A a a eN aE aN aIA a a )29( aAEaOIA e a A EaaEac aE eI A a caA a eO ae aOs Ia Ia EIA Artinya Maka tatkala Musa telah menyelesaikan waktu yang ditentukan dan dia berangkat dengan keluarganya, dilihatnyalah api di lereng gunung ia berkata kepada keluarganya: "Tunggulah . i sin. , sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa suatu berita kepadamu dari . api itu atau . sesuluh api, agar kamu dapat menghangatkan badan. Timbul permasalahan kapan diberikan yang pasti oleh Musa kepada Isterinya, tidak ada lafazh yang menjelaskannya dalam ayat ini Jadi pemberian mahar oleh suami setelah senggama awal, agar isteri tidak ada kesempatan membodohi calon suaminya. Bahwa dia katanya perawan pada hal bukan lagi, maka awal malam pertama dia bilang sama suami, aku sedang haid, antarkan aku pualng sementara ke umah Setelah habis masa haidku aku beri tahu agar abang menjemput Ternayata dia lari atau kabur menikah dengan laki-laki lain. Karena 59 | IAotiqadiah: Jurnal Hukum dan Ilmu-ilmu Kesyariahan. Vol. 1 No. Februari 2024 https://ejournal. org/index. php/Itiqadiah p-ISSN: x x. e-ISSN: x x, hal. DOI: a sudah dapat akta nikah sebagai tanda janda terhormat, dan sudah mendapat mahar sekian juta. Kepada calon suami saat awal malam pertama bilang sama isteri, jika kamu nati ternyata masih perawan maka semua mahr ini milikmu, nmaun jika tidak maka anda tidak ada hakmu sedikitpun. Yakinlah anda jika masih perawan maka dia mau dites, jika tidak tentu dia tidak mau Cara mentesnya, ambil sarung tangan terbuat dari karet tipis, baru masukkan jari kelingkingmu, jika teriak benaran dan kesakitan yang amat, maka masukkan lagi induk jarimu tentu dia tambah sakit. Atau yang peraktisnya, saat pinangan dilihatkan sama pihak medis yang jujur atas pilihan calon suami apakah masih perawan atau tidak Kesimpulan Sejarah mahar sejak Nabi SyuAoaib memberikan kesempatan untuk pekerja selama 8 sampai tahun. Proses mahar sejak peminangan, boleh tidak ditentukan namun secara tersirat pasti ada mahar jika sudah ada ijab qobul, boleh juga ditentukan sebelum akad nikah. Besaran mahar sesuai dengan kemampuan calon suami. Dasar hukumnya bersumber dari Alquran dan Mahar adalah syarat nikah bukan rukun nikah. Syarat suatu ibadah dilakukan sebelum mengamalkan rukun nikah. Jika syarat sudah selesai masalahnya, tinggal pemberiannya sesudah awal senggama suami dan isteri. Jika disebutkan jumlah mahar terjadi bangga diri jika besar jumlahnya. Jika sedikit terjadi rasa hina diri terutama isteri dan keluarganya dan pihak Seolah-olah kaya membeli barang berharga jika disebut harganya. Menyebutkan pemberian salah, bahkan sampai menyakitikan perasan tentu semakin salah. Referensi