Ekasakti Pareso Jurnal Akuntansi e-ISSN: 2985-6612 | p-ISSN: 2985-6620 Vol. No. Juli 2026 Website: https://ejurnal-unespadang. id/EPJA Pengaruh Pengetahuan Akuntansi. Pelatihan Akuntansi dan Pendidikan Pemilik Terhadap Informasi Akuntansi dengan Ketidakpastian Lingkungan Sebagai Variabel Moderasi pada UMKM di Nagari Lubuk Gadang Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan Bunga Lestari1*. Rice Haryati2. Yulia Syafitri3 Fakultas Ekonomi. Universitas Ekasakti. Padang. Indonesia Fakultas Ekonomi. Universitas Ekasakti. Padang. Indonesia Fakultas Ekonomi. Universitas Ekasakti. Padang. Indonesia Corresponding Author: kumkumlestari15@gmail. Abstrak: Penelitian ini menggunakan teori motivasi. Teori motivaasi pertama kali di cetuskan oleh bedard dan chi . dan spilker . , dalam teori motivasi pengetahuan akuntansi, pelatihan akuntansi dan pendidikan pemilik memiliki hubungan timbal balik yang kuat terhadap informasi akuntansi. Teori ini menyimpulkan bahwa kemampuan dari pemilik usaha/manajer dalam menggunakan informasi akuntansi pada usaha akan semakin baik apabila mempunyai pengetahuan akuntansi yang baik dan tinggi. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 543 orang dan metode pengambilan sampel yang dilakukan dengan menggunakan rumus Dengan metode tersebut diperoleh sampel sebanyak 85 reponden. Didasarkan atas data primer dari hasil survei yang bersifat eksplanatori dengan menggunakan kuesioner yang terstruktur yang langsung dibagikan ke 85 responden pada UMKM yang terdaftar di Nagari Lubuk Gadang. Teknik analisis data memakai Moderated Analysis Regression (MRA). penelitian menunjukkan bahwa : . pengetahuan akuntansi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap informasi akuntansi, . pelatihan akuntansi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap informasi akuntansi, . pendidikan pemilik secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap informasi akuntansi, . pengetahuan akuntansi, pelatihan akuntansi, dan pendidikan pemilik berpengaruh secara simultan terhadap informasi akuntansi, . ketidakpastian lingkungan secara signifikan mampu memoderasi pengetahuan akunatansi, pelatihan akuntansi, dan pendidikan pemilik terhadap informasi akuntansi Kata Kunci: Pengetahuan Akuntansi. Pelatihan Akuntansi. Pendidikan Pemilik. Informasi Akuntansi. Ketidakpastian Lingkungan. Abstract: This study uses motivation theory. The motivation theory was first triggered by Bedard and Chi . and Spilker . , in the motivational theory of accounting knowledge, accounting training and owner education have a strong mutual relationship with accounting This theory concludes that the ability of business owners/managers to use accounting information in business will be better if they have good and high accounting The population in this study consisted of 543 people and the sampling method was carried out using the slovin formula. With this method, a sample of 85 respondents was Based on primary data from the explanatory survey results using a structured questionnaire that was directly distributed to 85 respondents in MSMEs registered in Nagari DOI: https://doi. org/10. 31933/epja. Licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License 360 | Page e-ISSN: 2985-6612 | p-ISSN: 2985-6620 Vol. No. Juli 2026 Lubuk Gadang, the data analysis technique used Moderated Analysis Regression (MRA). The results of the study showed that: . accounting knowledge partially had a significant effect on accounting information, . accounting training did not have a significant effect on accounting information, . owner education partially had a significant effect on accounting information, . accounting knowledge, accounting training, and owner education had a simultaneous effect on accounting information, . environmental uncertainty was significantly able to Moderate accounting knowledge, accounting training, and owner education on accounting information Keywords: Accounting Knowledge. Accounting Training. Owner Education. Accounting Information. Environmental Uncertainty. PENDAHULUAN Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (UMKM) adalah usaha produktif yang dimiliki oleh perorangan atau badan usahaan. UMKM memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia, berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja, pengurangan kemiskinan, dan pengembangan sektor ekonomi lokal . Pada dasarnya informasi akuntansi sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM karena akuntansi merupakan alat yang menghasilkan output berupa informasi yang digunakan oleh informasi tersebut untuk suatu pengambilan keputusan. Sedangkan pengetahuan akuntansi merupakan wawasan mengenai cara mengelompokkan, menganalis dan mencatat hal-hal yang berkaitan dengan aktivitas keuangan suatu usaha. pelatihan akuntansi merupakan sebuah proses atau program pembelajaran yang dirancang dalam mengembangkan wawasan, pengetahuan dan keterampilan di bidang akuntansi. Pendidikan merupakan faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan sebuah bisnis. Pemilik dengan pendidikan yang memadai lebih mampu memahami dan memanfaatkan informasi akuntansi untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih baik. Dalam dunia bisnis yang dinamis dan seringkali tak terduga, ketidakpastian lingkungan memegang peranan penting dalam mendorong kemajuan UMKM yang cerdas dalam pengelolaan keuangan. Ketika perubahan signifikan melanda pasar atau regulasi, pelaku UMKM yang sebelumnya mungkin kurang memperhatikan detail keuangan, kini cenderung untuk mencari dan memahami informasi akuntansi. Masalah utama dalam pembangunan usaha mikro,kecil dan menengah adalah mengenai pengelolaan keuangan, karena banyak UMKM yang beranggapan bahwa pengelolaan keuangan merupakan hal yang mudah dan sederhana, namun kenyataannya, pengelolaan keuangan membutuhkan keterampilan akuntansi yang baik oleh pelaku bisnis. UMKM di Nagari Lubuk Gadang masih banyak yang tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai akuntansi untuk kelancaran operasional. Sehingga proses pembukuan berlangsung lama dan cenderung terjadi kesalahan. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dan kepustakaan. Teknik pengumpulan data penelitian ini dokumentasi, wawancara, kuesioner. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer melalui Kuesioner disebarkan dan sekaligus dikumpulkan langsung oleh peneliti. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah umkm yang terdaftar di dinas koperasi dan perdagangan di Kabupaten Solok Selatan, teknik pengambilan sampel ini yuU mengunakan rumus slovin N= 1 ycAyce 2 . Analisis penelitian ini menggunakan Regresi linear berganda untuk menganalisis besarnya hubungan dan pengaruh variabel independen yang jumlahnya lebih dari dua menggunakan program SPSS 26. Populasi penelitian adalah seluruh umkm yang terdaftar di dinas koperasi dan perdagangan di kabupaten solok selatan yang Page 361 e-ISSN: 2985-6612 | p-ISSN: 2985-6620 Vol. No. Juli 2026 berjumlah 543 orang. Penelitian ini melibatkan 85 sampel yang dipilih menggunakan rumus slovin dan sesuai dengan kriteria yang telah di tetapkan. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Uji Normalitas Untuk menguji apakah data berdistribusi normal atau tidak dilakukan uji Kolmogrov Smirnov test, dengan ketentuan apabila nilai signifikasi diatas 0,05 maka data memiliki distribusi normal. Tabel 1. Hasil Uji Normalitas Normal Parametersa,b Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Dari tabel diatas didapatkan hasil nilai residual sebesal 0,200 lebih besar dari 0,05 dari total sampel sebesar 85 yang berarti data yang sedang diuji berditribusi normal. Hasil Uji Heteroskedastisitas Heteroskedastisitas, yang merupakan masalah ketidaksetaraan varians residual dalam model regresi, dapat dideteksi menggunakan uji koefisien korelasi Rank Spearman. Metode ini melibatkan pengkorelasian nilai absolut residual hasil regresi dengan semua variabel bebas. Uji statistik yang yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji glejser, bila sig yang diperoleh lebih kecil dari 0,05 maka persamaan regresi tersebut mengandung hasil uji heteroskedastisitas ditunjukkan pada tabel sebagai berikut : Tabel 2. Hasil Uji Heteroskedastisitas Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Beta Model Error (Constan. 13,414 8,053 0,024 0,076 0,339 PLA 0,001 0,172 0,002 0,009 0,074 0,013 Dependent Variable: ABS_RES 1,666 1,189 0,021 0,117 Sig. 0,100 0,203 0,983 0,908 Dari hasil perhitungan yang terdapat di tabel diatas dapat diketahui bahwa seluruh variabel memenuhi syarat uji heteroskedastisitas yang memiliki nilai sig besar dari 0,05 yang artinya tidak terjadi heteroskedastisitas. Hasil Uji Multikolonearitas Untuk mengetahui adanya multikolonearitas dapat dilihat dari Variance Inflation Factor (VIF), apabila nilai VIF < 10 maka terjadi multikoloneritas dan apabila nilai tolerance > 0,1 maka tidak terjadi multikoloneritas. Untuk mengetahui hasil uji multikoloneritas pada penelitian ini dapat dilihat dari tabel 3 berikut ini: Page 362 e-ISSN: 2985-6612 | p-ISSN: 2985-6620 Vol. No. Juli 2026 Tabel 3 Hasil Uji Multikoloneritas Coefficientsa Standardized Coefficients Beta Model (Constan. PLA Sig. Collinearity Statistics Tolerance VIF Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa semua variabel telah lolos dari uji multikolonearitas karena nilai VIF lebih kecil dari 10, yang berarti data yang digunakan tidak terjadi multikolonearitas. Hasil Analisa Regresi Linear Berganda Analisis regresi linear berganda adalah metode statistik yang digunakan untuk memahami dan memodelkan hubungan antara satu variabel dependen . dengan dua atau lebih variabel independen . Tujuannya adalah untuk memprediksi nilai variabel dependen berdasarkan nilai-nilai variabel independen, serta untuk mengidentifikasi seberapa besar dan ke arah mana pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel Tabel 4. Hasil Analisa Regresi Linear Berganda Coefficientsa Unstandardized Coefficients Std. Error Model (Constan. 50,226 0,400 PLA -0,042 0,270 Dependent Variable: PIA 12,639 0,120 0,112 0,116 Standardized Coefficients Beta 0,354 -0,040 0,248 3,974 3,343 -0,374 2,032 Sig. 0,000 0,001 0,709 0,017 Dari persamaan tersebut dapat dilihat bahwa hasil dari uji regresi linear berganda yaitu : PIA= 50,226 0,400PA -0,042PLA 0,270PP Konstanta sebesar 50,226, artinya jika tidak ada pengetahuan akuntansi, pelatihan akuntansi dan pendidikan pemilik (X1=X2=X3=. maka nilai informasi akuntansi Koefisien pengetahuan akuntansi adalah sebesar 0,400 artinya pengetahuan akuntansi berpengaruh positif terhadap informasi akuntansi Koefisien pelatihan akuntansi adalah sebesar -0,042 artinya pelatihan akuntansi berpengaruh negatif terhadap informasi akuntansi Koefisien pendidikan pemilik adalah sebesar 0,270 artinya pendidikan pemilik berpengaruh secara positif terhadap informasi akuntasi Hasil Uji Moderating Regression Analysis (MRA) Uji moderating regression analysis (MRA) digunakan untuk mengetahui apakah variabel kualitas laba mampu memodrasi pengaruh pengetahuan akuntansi, pelatihan akuntansi dan pendidikan pemilik terhadap informasi akuntansi. Page 363 e-ISSN: 2985-6612 | p-ISSN: 2985-6620 Vol. No. Juli 2026 Tabel 5. Hasil Uji Moderating Regression Analysis (MRA) Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Model 26,14 19,707 (Constan. 0,096 1,037 PLA -0,471 1,399 0,272 1,463 0,316 2,588 PA * KL 0,390 0,022 PLA * KL -0,325 0,026 PP * KL 0,024 0,212 Dependent Variable: Informasi Akuntansi 0,186 -0,797 0,252 1,334 0,304 -0,334 2,221 0,115 Sig. 0,878 1,833 -1,051 2,186 0,509 0,807 -0,464 1,909 0,004 0,296 0,028 0,613 0,857 0,884 0,003 Dari tabel diatas diketahui bahwa variabel interaksi interaksi ( PA*KL) sebesar 0,390 artinya pengetahuan akuntansi terhadap ketidakpastian lingkungan berpengaruh positif terhadap informasi akuntansi, dimana jika pengetahuan akuntansi terhadap ketidakpastian lingkungan meningkat satu satuan maka akan meningkatkan informasi akuntansi sebesar 0,390 variabel interaksi (PLA*KL) sebesar -0,325 artinya pelatihan akuntansi terhadap ketidakpastian lingkungan berpengaruh negatif terhadap informasi akuntansi, dimana jika pelatihan akuntansi terhadap ketidakpastian lingkungan menurun satu satuan maka akan menurunkan informasi akuntansi sebesar -0,325 satuan variabel interaksi (PP*KL) sebesar 0,024 artinya pendidikan pemilik terhadap ketidakpastian lingkungan berpengaruh positif terhadap informasi akuntansi, dimana jika pendidikan pemilik terhadap ketidakpastian lingkungan meningkat satu satuan maka akan meningkatkan informasi akuntansi sebesar 0,024 Hasil Uji Koefisien Determinasi Analisis determinasi dalam regresi linear berganda bertujuan untuk mengukur seberapa baik model regresi yang telah dibuat bisa menjelaskan hubungan antar variabel independen terdiri atas pengetahuan akuntansi (X. pelatihan akuntansi (X. pendidikan pemilik (X. secara simultan terhadap variabel dependen yang terdiri dari informasi akuntansi (Y). Hasilnya dapat dilihat pada tabel berikut ini: Tabel 6. Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summary Std. Error of the Estimate Adjusted R Square Model R Square 0,326 0,294 0,554a Predictors: (Constan. Pendidikan Pemilik. Pengetahuan Akuntansi. Pelatihan Akuntansi 1,42658 Berdasarkan tabel 6 diatas dapat disimpulkan bahwa Adjusted R Squarese sebesar 0,294 atau 29,4% hal ini menunjukkan bahwa persentase sumbangan variabel independen Page 364 e-ISSN: 2985-6612 | p-ISSN: 2985-6620 Vol. No. Juli 2026 pengetahuan akuntansi (X. pelatihan akuntansi (X. dan pendidikan pemilik (X. terhadap variabel dependen informasi akuntansi (Y) sebesar 0,294 atau 29,4%. Sedangkan sisanya 70,6% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini: Tabel 7 Hasil Uji Koefesien Determinasi Persamaan 2 Model Summary Adjusted R Square Model 0,594 R Square 0,255 Std. Error of the Estimate 4,96974 0,178 Predictors: (Constan. PIA*KL. PA. PLA. PP *KL Berdasarkan tabel 7 diatas dapat diketahui bahwa nilai uji R2 adalah sebesar 0,178 hal ini berarti variabel pengetahuan akuntansi, pelatihan akuntansi dan pendidikan pemilik dapat menjelaskan sebesar 17,8% terhadap informasi akuntansi pada 85 sampel UMKM di Nagari Lubuk Gadang Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan. Kenaikan R squre ini menunjukkan adanya peningkatan model dalam menjelaskan variabel dependen setelah ditambahkan variabel moderasi. Sisanya 82,2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Hasil Uji Hipotesis Hasil Uji t Uji T, atau sering disebut uji parsial, adalah metode statistik inferensial yang digunakan untuk menentukan apakah setiap variabel independen . memiliki pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap variabel dependen . secara individual. Hasil uji t dari penelitian ini dapat disajikan pada tabel berikut ini: Coefficientsa Unstandardized Coefficients Std. Error Model (Constan. 50,226 0,400 PLA -0,042 0,270 Dependent Variable: PIA 12,639 0,120 0,112 0,116 Standardized Coefficients Beta 0,354 -0,040 0,248 3,974 3,343 -0,374 2,032 Sig. 0,000 0,001 0,709 0,017 Nilai t hitung dari variabel pengetahuan akuntansi adalah sebesar 3,343 yang nilainya lebih besar dari nilai t tabel sebesar 1. sehingga t hitung > t tabel dan nilai sig perhitungan yang diperoleh adalah sebesar 0,001 < 0,05 jadi H1 diterima. Nilai t hitung dari variabel pelatihan akuntansi adalah sebesar -0,374 yang nilainya lebih kecil dari nilai t tabel sehingga nilai t hitung < t tabel dan nilai sig perhitungan yang diperoleh adalah sebesar 0,709 > 0,05 jadi H2 di tolak. Nilai t hitung dari variabel pendidikan pemilik adalah sebesar 2,032 yang nilainya lebih besar dari t tabel sebesar 1. sehinggan nilai t hitung > t tabel dan nilai sig perhitungan yang diperoleh adalah sebesar 0,017 < 0,05 jadi H3 Page 365 e-ISSN: 2985-6612 | p-ISSN: 2985-6620 Vol. No. Juli 2026 Hasil Uji f Uji F dilakukan dengan melihat nilai F hitung dan nilai sig . Tabel ANOVA dari output SPSS. Hasil pengujian pada tabel berikut ini: Tabel 8. Hasil Uji f ANOVAa Sum Squares Model Regression 284,341 Mean Square 94,780 3,905 Sig. 0,012b Residual 1965,965 24,271 Total 2250,306 Dependent Variable: Informasi Akuntansi Predictors: (Constan. Pendidikan Pemilik. Pengetahuan Akuntansi. Pelatihan Akuntansi Dari tabel 10 tersebut diketahui nilai F hitung 3,905 yang lebih besar dari nilai F tabel sebesar 2,72 dan nilai sig yang dihasilkan dari perhitungan adalalah 0,012 yang lebih kecil dari yang digunakan sebesar 0,05 atau 5%. Sehinggan H4 diterima. Berpengaruh secara Tabel Hasil Uji F persamaan 2 ANOVAa Sum of Squares Model Regression 348,539 Residual 1901,767 Total 2250,306 Dependent Variable: PIA Predictors: (Constan. PIA*KL. PA. PLA. PP, *KL. Mean Square 49,791 3,016 Sig. 0,004b 24,698 Berdasarkan tabel 11 diatas menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,004 < 0,05 dan diketahui nilai F hitung sebesar 3,016 > 2,72 F tabel. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan secara simultan hubungan pengetahuan akuntansi (X. pelatihan akuntansi (X. dan pendidikan pemilik (X. dengan ketidakpastian lingkungan terhadap informasi KESIMPULAN Pengetahuan akuntansi berpengaruh signifikan terhadap informasi akuntansi pada UMKM di Nagari Lubuk Gadang Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan Pelatihan akuntansi tidak berpengaruh signifikan terhadap informasi akuntansi pada UMKM di Nagari Lubuk Gadang Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan Pendidikan Akuntansi berpengaruh signifikan terhadap informasi akuntansi pada UMKM di Nagari Lubuk Gadang Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan Pengeahuan Akuntansi. Pelatihan Akuntansi dan Pendidikan Pemilik berpengaruh secara signifikan dann positif terhadap Informasi Akuntansi pada UMKM di Nagari Lubuk Gadang Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan. Ketidakpastian Lingkungan terbukti memoderasi secara positif hubungan Pengetahuan Akuntansi. Pelatiahn Akuntansi, dan Pendidikan Pemilik Terhadap iInformasi Akuntansi Pada UMKM di Nagari Lubuk Gadang Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan. Page 366 e-ISSN: 2985-6612 | p-ISSN: 2985-6620 Vol. No. Juli 2026 DAFTAR PUSTAKA