Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 . 686 - 685 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Pengaruh Indeks Dow Jones. Suku Bunga The Fed, an Bitcoin Terhadap IHSG Firmansyah Indra Saputra1. Eko Purwanto2 1,2 Program Studi Manajemen. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Pembangunan Nasional AuVeteranAy Jawa Timur saputrafirmansyahindra@gmail. com, ekopasca@upnjatim. ABSTRACT This research was conducted to examine the effect of the Dow Jones Index. The Fed Interest Rate, and Bitcoin on the Indonesian Composite Stock Price Index (IHSG). The data used is secondary data taken based on closing prices and monthly fluctuations from financial websites. The population is in the form of time series data for 58 months starting from 1 June 2018 to 31 March 2023 using a saturated sample. Data analysis in the study used the classical assumption test . ulticollinearity, heteroscedasticity, autocorrelation, normalit. , multiple linear regression, determinant coefficient, and T test. The results showed that the Dow jones index had a positive effect on the JCI. The Fed's interest rate had a positive effect on the JCI, and Bitcoin has no effect on the JCI. The test results stated that the Dow Jones Index had a positive influence on the JCI. The Fed's Interest Rate had a positive influence on the JCI, and Bitcoin had no influence on the JCI. Kata Kunci: Bitcoins. Dow Jones. IHSG. The Fed ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh Indeks Dow Jones. Suku Bunga The Fed, dan Bitcoin terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Indonesia (IHSG). Data Yang digunakan adalah data sekunder diambil berdasarkan closing price dan fluktuasi bulanan dari website keuangan. Populasi berupa data time series sejumlah 58 bulan yang dimulai dari 1 Juni 2018 hingga 31 Maret 2023 dengan menggunakan sampel jenuh. Analisa data pada penelitian menggunakan uji asumsi klasik . ultikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi, normalita. , regresi linear berganda, koefisien determinan, dan uji T. Hasil penelitian menunjukan bahwa indeks Dow Jones berpengaruh positif terhadap IHSG, suku bunga The Fed berpengaruh positif terhadap IHSG, dan Bitcoin tidak berpengaruh terhadap IHSG. Hasil pengujian menyebutkan Indeks Dow Jones berpengaruh positif terhadap IHSG. Suku Bunga The Fed berpengaruh positif terhadap IHSG, dan Bitcoin tidak berpengaruh terhadap IHSG. Keywords: Bitcoin. Dow Jones. IHSG. The Fed PENDAHULUAN Kegiatan Investasi merupakan sebuah komitmen atas sumber daya yang dimiliki dan diberikan agar memperoleh sebuah laba. Para investor yang melakukan kegiatan investasi memiliki tujuan yakni memperoleh imbal hasil di masa yang akan datang (Tandelilin 2010: . Banyak sekali instrument-instrumen dalam berinvestasi seperti saham, crytptocurrency, obligasi, dan deposito yang memberikan tingkat resiko dan keuntungan yang tidak sama. Para investor dapat melakukan kegiatan investasi dengan banyak cara satu diantaranya melalui pasar modal. Menurut Purwanto dan Wikartika . keberadaan pasar modal sangat menguntungkan kepada para investor. Hal tersebut karena pasar modal menawarkan berbagai jenis 686 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 . 686 - 695 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. instrumen investasi keuangan yang dapat diperdagangkan melalui penanaman modal yang dimiliki. Tabel 1 Jumlah Investor Pasar Modal Sumber : . (Dalam Oran. Pada gambar diatas menunjukan kenaikan jumlah investor pasar modal di Indonesia. Hal ini menunjukan bahwa pengetahuan para investor seputar investasi meningkat dengan baik. kenaikan jumlah investor ini menandakan bahwa modal dapat memberikan imbal hasil oleh para investor dikarenakan banyak investor mempercayakan dananya di pasar modal karena mengharapkan imbal hasil keutungan dari sumber daya dana yang telah ditanamkan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggambarkan pergerakan harga saham secara keseluruhan yang terdata pada Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menjadi pedoman terkait perkembangan kegiatan di pasar modal. Dalam menentukan saham yang akan dipilih, investor bisa melihat IHSG sebagai acuan sebelum melakukan pembelian sebuah saham. Menurut prinsip permintaan dan penawaran menyebutkan bahwa saat terjadi kenaikan permintaan maka harga akan naik. sedangkan saat terjadi kenaikan penawaran maka harga akan cenderung turun konsep ini yang menyebabkan terjadinya sebuah pergerakan pada IHSG. Pergerakan IHSG juga dipengaruhi oleh banyak faktor. Menurut Samsul dalam Setiawan & Mulyani . Faktor tersebut salah satunya datang bisa dari kondisi ekonomi makro pengaruh Kondisi makro ekonomi global tercemin dari pergerakan sebuah indeks Indeks global bisa menggambarkan bagaiamana baik tidaknya sebuah perusahaan di negara tersebut. Dengan mengetahui seluruh kondisi perusahaan suatu negara berdasarkan indeks sahamnya dapat memberikan gambaran mengenai kondisi ekonomi dari suatu negara. Terdapat banyak sekali indeks-indeks global seperti Indeks Dow Jones Industrial. Average (DJIA). Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) berpengaruh lebih besar karena berasal dari Amerika. Amerika adalah sebuah negara dengan ekonomi yang sangat besar . 687 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 . 686 - 695 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. : Dow Jones : IHSG Gambar 1 Trend Indeks Dow Jones dan IHSG saat Pandemi Covid-19 Sumber : w. Pada gambar diatas terlihat bahwa Indeks Dow Jones mengalami trend penurunan terjadi saat dunia tengah dilanda pandemi Covid-19 terlihat bahwa saat pandemi Covid-19 mulai melanda di akhir tahun 2019 menyebabkan krisis global hal ini dapat dilihat pada grafik Indeks Dow Jones yang mengalami trend penurunan. Kondisi serupa terjadi pada pasar modal Indonesia yang mengalami trend penurunan saat pandemic Covid-19. Selain indeks global, ada beberapa faktor global lain yang berpengaruh pada pergerakan IHSG yaitu adalah tingkat suku bunga global. Jika di Indonesia menggunakan patokan dan acuan Bank Indonesia sebagai pengatur tingkat suku bunga maka dalam konteks global The Fed yang mengatur tingkat suku bunga global. Tingkat suku bunga The Fed sangat berperan penting bagi perekonomian dunia khususnya di Indonesia. Hal ini ditunjukan dengan masuknya investor asing yang turut berkontribusi dalam pasar saham Indonesia. Dikutip dari laman id, bahwa jumlah komposisi investor pasar saham di Indonesia terdiri dari 58,21% investor lokal dan 41,79% investor asing hal ini mengindikasikan walaupun jumlah investor asing tidak sebanyak investor lokal stigma negatif dari ekonomi global bisa memicu investor asing untuk meninggalkan pasar saham Indonesia sehingga akan mempengaruhi kondisi pergerakan IHSG. Ketika suku bunga The. Fed terjadi kenaikan maka bunga pinjaman bank di Amerika akan meningkat hal tersebut tentunya akan sangat berdampak kepada aspek ekonomi Di Indonesia. Bunga yang tinggi memberikan daya tarik investor asing untuk menempatkan modal yang dimiliki ke instrument investasi yang lebih aman dan mengutungkan yaitu deposito. Saat investor asing berbondong-bondong untuk berinvestasi ke dalam deposito tentunya banyak sekali investor yang menarik atau keluar dari instrument investasi lain seperti pasar saham Indonesia hal ini menyebabkan investor asing lebih memilih untuk wait and see pergerakan IHSG dan bisa saja investor asing menarik seluruh aset di pasar saham Indonesia yang menyebabkan sebuah pergerakan negatif bagi IHSG. 688 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 . 686 - 695 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Produk dan instrument investasi lain juga turut mempengaruhi peregerakan IHSG. Seperti yang diketahui, banyak sekali jenis instrument-instrument investasi yang bisa dipilih oleh investor yang menawarkan tingkat keuntungan dan juga tingkat resiko yang berbeda-beda. Cryptocurrency merupakan suatu mata uang digital yang berbasis jaringan internet dan transaksinya dilakukan secara peer-to-peer tanpa melalui pihak ke 3. Dalam perkembangannya, harga bitcoin pada awal tahun 2015 harga bitcoin menyentuh titik terendahnya yaitu US$ 317. Range harga ini berlanut hingga awal Di tahun 2017 harga bitcoin mengalami kenaikan yang sangat tajam yaitu sebesar $20. 070, kenaikan yang sangat tajam ini mengindikasikan bahwa bitcoin memiliki volatilitas yang sangat tinggi. Kenaikan tersebut juga membawa perhatian yang besar bagi investor dunia dan investor Indonesia karena dianggap memiliki return yang sangat tinggi. Saat kenaikan harga bitcoin terjadi, investor-investor yang memiliki aset pada instrument investasi lain seperti saham mulai menarik aset yang dimiliki untuk diinvestasikan ke bitcoin. Hal ini menimbulkan terjadinya banyak sekali penjualan-penjualan saham oleh investor. Dari ketidakseimbangan dalam mekanisme pasar mengakibatkan harga saham menjadi turun sehingga pergerakan pada IHSG juga mengalami penurunan. Teori Signal (Signaling Theor. dikemukakan untuk pertama kalinya oleh Spence . Teori Signal menyebutkan bagaimana pemberi informasi memberikan sinyal kepada investor dimana mereka melihat sebuah probabilitas yang baik (Saputri dan Anwar, 2. Pemilik informasi memberikan sebuah informasi kepada penerima informasi berupa sinyal yang dilakukan melalui sebuah proses Informasi yang diberikan sebagai bentuk pengumuman untuk memberikan sinyal kepada investor dalam pengambilan keputusan investasi. Prinsip signaling tersebut memberikan pelajaran bahwa setiap tindakan mengandung informasi. Salah satu informasi yang digunakan oleh pemilik informasi dalam melakukan sebuah analisanya dengan melihat kondisi pasar yang dapat terjadi karena kekuatan permintaan dan kekuatan penawaran pada pasar. Beberapa peneliti terdahulu telah meneliti terkait fenomena diatas beserta variabel-variabel yang digunakan. Seperti penelitian Roofica & Pertiwi . dengan hasil Indeks. Dow. Jones berpengaruh positif terhadap IHSG. Penelitian yang dilakukan oleh Kingkin . dengan hasil Suku Bunga The Fed berpengaruh negatif terhadap IHSG. Pada penelitian Du et. , . meyebutkan bahwa Bitcoin negatif terhadap IHSG. Rumusan. masalah pada penelitian ini adalah Apakah Indeks,Dow. Jones. Suku. Bunga,The Fed, dan Bitcoin secara parsial berpengaruh terhadap IHSG Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh Indeks Dow Jones. Suku Bunga The Fed, dan Bitcoin secara parsial terhadap IHSG. METODOLOGI PENELITIAN Metode Yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitaif. Variabel terdiri dari variabel. terikat yaitu indeks harga,saham gabungan (IHSG) dan variabel,bebas yaitu indeks Dow Jones, suku bunga The Fed, dan Bitcoin. Populasi pada 689 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 . 686 - 695 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. penelitian ini yaitu mencakup semua aktivitas pergerakan harga saham yang terdaftar dalam BEI. Populasi pada penelitian ini yakni data bulanan mulai dari 1 Mei 2018 hingga 31 Maret 2023. Sampel yang digunakan yaitu sampel jenuh. Peneliti menetapkan pengambilan data bulanan mulai dari 1 Juni 2018 hingga 31 Maret 2023 dengan jumlah total sampel . yang didapatkan pada penelitian ini yaitu sebesar 58 data sampel penelitian. Sumber data sekunder IHSG merupakan data closing price bulanan yang diperoleh dari idx. Sumber data sekunder Indeks Dow Jones merupakan data closing,price bulanan yang diperoleh melalui investing. Sumber data sekunder suku bunga The Fed merupakan ringkasan data bulanan yang diperoleh dari federalreserve. Sumber data sekunder Bitcoin merupakan data closing price bulanan yang diperoleh dari tradingview. Teknik pengambilan dan pengumpulan data melalui studi. pustaka dan studi dokumentasi. Analisis yang digunakan yaitu merupakan regresi linear berganda. Sebelum memasuki tahap analisis regresi, linear berganda data diuji dengan menggunakan uji asumsi klasik . eteroskedastisitas, multikolinieritas, autokorelasi, dan normalita. Setelah terpenuhi maka dilanjutkan analisis regresi. linear berganda. HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 2 Hasil Uji Asumsi Klasik Uji Asumsi. Klasik Uji Multikolinieritas Uji Heteroskedastisitas Uji Autokorelasi Uji Normalitas Hasil Uji Tolerance, . > 0,01 VIF, . < 10 Sig. > 0,05 -2 < 0,261 < 2 Kolmogorov-Smirnov Test 0,661 > 0,05 Keterangan Tidak terjadi Multikolineritas Tidak Terjadi Heteroskedastisitas Tidak terjadi Autokorelasi Berdistribusi Normal Untuk melihat adanya suatu pengaruh antara variabel bebas yaitu indeks Dow,Jones (X. , suku. bunga The. Fed (X. , dan Bitcoin (X. terhadap variabel terikat IHSG (Y) maka digunakan analisis,regresi. linear berganda. Pengujian data dilakukan melalui aplikasi IBM SPSS versi 21 dan diperoleh hasil ringkasan olah data sebagai Tabel 3 Ringkasan Hasil Analisis Regresi Linear Berganda Model Koefisien Beta 690 | Volume 6 Nomor 2 2024 T Hitung Signifikansi Keterangan Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 . 686 - 695 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Indeks Dow Jones Suku Bunga The Fed Bitcoin 0,076 0,017 5,998 0,000 0,009 1,091 0,280 Constant R Square Berpengaruh Positif Berpengaruh Positif Tidak Berpengaruh = 3259. = 0,644 Berdasarkan pada tabel di atas diperoleh sebuah persamaan regresiilineariberganda sebagai berikut: IHSG = 3259. 578 0,076 X1 316. 550 X2 0,009 X3 e Nilai konstanta . 259,578 menunjukan bahwa apabila seluruh variabel bebas memiliki nilai yang konstan maka variabel terikat bernilai 3. 259,578. Nilai koefisien regresi variabel bebas Indeks,Dow. Jones (X. 0,076. Menunjukan apabila Indeks. Dow. Jones meningkat satu point maka IHSG akan mengalami peningkatan 0,076 point dengan anggapan variabel bebas lainnya memiliki nilai Nilai koefisien regresi. variabel bebas Suku,Bunga The. Fed (X. Menunjukan apabila Suku. Bunga The,Fed meningkat satu point maka IHSG mengalami 550 point dengan anggapan variabel bebas lainnya memiliki nilai Nilai koefisien,regresi variabel bebas Bitcoin (X. 0,009. Menunjukan apabila Bitcoin meningkat satu point maka IHSG akan mengalami peningkatan 0,009 point dengan anggapan variabel bebas lainnya memiliki nilai konstan. Hasil koefisien determinasi dengan nilai R Square 0,644. hal tersebut menunjukan bahwa IHSG dipengaruhi variabel bebas pada penelitian ini (IndeksiDowiJones. SukuiBunga TheAyFed, dan Bitcoi. sebesar 64,4%. Sedangkan 35,6% lainnya dipengaruhi oleh variabel lainnya. Uji T yang dilakukan menggunakan tingkat signifikansi 5% . Uji Parsial Pengaruh Indeks Dow Jones (X. terhadap IHSG (Y) Nilai Signifikansi < 0,05 dan nilai T hitung Ou T tabel . ,472 Ou 1,. serta koefisien nilai T hitung positif sehingga dapat disimpukan secara parsial Indeks Dow Jones (X. berpengaruh positif secara signifikan terhadap IHSG (Y). Uji Parsial Pengaruh Suku Bunga The Fed (X. terhadap IHSG (Y) nilai Signifikansi < 0,05 dan nilai T hitung Ou T tabel . ,998 Ou 1,. serta koefisien nilai T hitung positif sehingga dapat disimpukan secara parsial Suku Bunga The Fed (X. berpengaruh positif secara signifikan terhadap IHSG (Y). Uji Parsial Pengaruh Bitcoin (X. terhadap IHSG (Y) nilai Signifikansi > 0,05 dan nilai - T tabel < T hitung < T tabel (-1,672 < 1,091 < 1,. sehingga dapat disimpukan secara parsial Bitcoin (X. tidak berpengaruh terhadap IHSG (Y). Pengaruh Indeks Dow Jones Terhadap IHSG Dari pengujian yang sudah dilaksanakan dapat disimpulkan. secara parsial Indeks,Dow. Jones (X. berpengaruh positif secara signifikan terhadap IHSG (Y). Hal ini memiliki artian ketika Indeks Dow Jones terjadi kenaikan harga maka . IHSG juga 691 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 . 686 - 695 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. mengalami kenaikan harga juga, sebaliknya saatIndeks Dow Jones terjadi penurunan harga maka IHSG juga mengalami penurunan. Amerika Serikat merupakan poros dunia dengan pengaruh terbesar dari berbagai aspek seperti politik, sosial, dan Dalam aspek ekonomi Amerika menjadi pusat ekonomi bagi negara lain salah satunya seperti penggunaan mata uang dolar sebagai mata uang global. Kebijakan-kebijakan ekonomi yang dilakukan oleh Amerika menjadikan sebuah acuan bagi negara lain termasuk indonesia. hal ini memberikan efek penularan pergerakan ekonomi yang searah ketika terjadi sebuah pergolakan karena adanya sebuah hubungan antar negara istilah ini sering disebut contagion effect atau efek Beberapa emiten yang terdaftar pada BEI dimana bergerak pada bidang ekspor impor dan juga memiliki hubungan perdagangan dengan Amerika Serikat, keberlangsungan perusahaan tersebut bergantung pada kondisi ekonomi Amerika Serikat selain itu juga bergantung pada mata uang dollar. Saat Indeks Dow Jones terjadi kenaikan yang menggambarkan kondisi ekonomi Amerika Serikat sedang dalam kondisi baik maka dapat memberikan dampak baik terhadap kondisi keuangan emiten-emiten dalam Bursa Efek Indonesia yang bergerak pada bidang ekspor impor dan yang memiliki hubungan perdagangan dengan Amerika Serikat. Hal ini memberikan sinyal positif kepada investor lokal agar menginvestasikan modal yang dimilikinya pada emiten-emiten yang bergerak pada bidang ekspor impor dan memiliki hubungan perdagangan dengan Amerika Serikat. Selain itu, sinyal positif tersebut dapat mendorong aliran modal asing terhadap emiten emiten tersebut karena keadaan perusahaan yang bagus dapat menarik investor asing untuk menanamkan modalnya. Sehingga pergerakan IHSG merespon positif ketika Indeks Dow Jones mengalami kenaikan begitu pula sebaliknya. Hasil penelitian tersebut konsisten dengan Roofica & Pertiwi . yang menyatakan bahwa Indeks Dow Jones berpengaruh signifikan dan positif terhadap IHSG. Pengaruh Suku Bunga The Fed Terhadap IHSG Dari pengujian yang sudah dilaksanakan dapat disimpulkan secara parsial Suku,Bunga The. Fed (X. berpengaruh positif dan signifikan,terhadap IHSG (Y). Hal Tersebut memiliki arti ketika Suku. Bunga The,Fed terjadi kenaikan makaIIHSG mengalami kenaikan harga juga, sedangkan ketika Suku,Bunga TheiFed mengalami penurunani maka IHSG mengalami penurunan juga. Secara teori, kenaikan suku bunga The Fed berpengaruh negatif terhadap pergerakan IHSG. ketika suku bunga The Fed naik maka investasi produk dollar akan menarik investor karena hasil yang didapatkan lebih tinggi, akibatnya investor mnearik instrumen investasi saham pada emiten-emiten yang terdaftar pada BEI dan beralih ke luar negeri sehingga harganya mengalami penurunan dan mempengaruhi peregerakan IHSG. Namun selama periode penelitian yaitu mulai bulan Juni 2018 Ae Maret 2023 Suku Bunga The Fed berpengaruh positif terhadap IHSG. Hal ini dapat terjadi karena tepatnya pada tahun 2020 terjadi krisis global yang melanda bursa keuangan yang berimbas di seluruh dunia. Krisis ini bermula ketika terjadinya pandemi COVID-19. Dampak dari krisis itu begitu parah 692 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 . 686 - 695 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. tingkat pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan. Karena kondisi perekonomian yang demikian buruk hingga tingkat PDB Amerika Serikat mencapai -2,8%. The Fed saat itu menurunkan tingkat suku bunga hinggake level 0,25%. Penurunan tingkat suku bunga berhasil memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat dengan PDB naik 5,9% pada awal 2021. Namun selama tahun 2021 The Fed tetap mempertahankan suku bunganya meskipun kondisi perekonomian Amerika Serikat telah berangsur pulih hingga akhirnya pertama kali dinaikkan pada Ketika kondisi perekonomian Amerika Serikat mencapai target yang telah ditentukan The Fed yaitu Pertumbuhan PDB sebesar 2% maka keputusan menaikkan tingkat suku bunga menjadi lebih bisa diterima. Oleh sebab itu, walaupun pada awal tahun 2022 dimana diperkirakan tingkat suku bunga The Fed mengalami kenaikan dan karena didukung data yang solid, pasar saham Amerika Serikat dan juga pasar saham Indonesia juga tidak merasa kaget dan justru pada pasar saham Indonesia mengalami kenaikan ketika terjadinya kenaikan suku bunga The Fed. Dengan mengetahui alasan mengapa The Fed melakukan penurunan tingkat suku bunganya, seperti yang diketahui bahwa perekonomian Amerika Serikat turun pasca pandemi COVID-19. Saat ini ekonomi Amerika Serikat telah pulih, maka suku bunga yang dipertahankan The Fed sangat rendah saat itu juga seharusnya telah dinaikkan. Hasil penelitian ini sejalan oleh penelitian Miyani & Wiagustini . yang menyebutkan bahwa suku bunga The Fed Berpengaruh positif terhadap IHSG. Sedangkan hasil penelitian tersebut bertolak belakang oleh penelitian Kingkin . yang menyebutkan suku bunga The Fed berpengaruh negatif terhadap IHSG. Pengaruh Bitcoin Terhadap IHSG Dari pengujian yang sudah dilaksanakan dapat disimpulkanisecara parsial Bitcoin (X. tidak berpengaruh secara signifikan terhadapIIHSG (Y). Hal ini memiliki arti ketika Bitcoin mengalami kenaikan ataupun penurunan harga maka IHSG tidak merespon terhadap fluktuasi harga Bitcoin. Hal tersebut terjadi dikarenakan Bitcoin tidak memiliki legalitas yang jelas dan bahkan tidak diakui di banyak negara sebagai mata uang. Indonesia juga tidak mengakui Bitcoin sebagai mata uang. Pada saat tahun 2021 Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi mengharamkan Bitcoin sebagai instrumen investasi karena ketidakjelasan produknya . sehingga para investor maupun trader mempertimbangkan untuk melakukan hedging atau menanamkan modal yang dimiliki ketika Bitcoin mengalami kenaikan. Hasil penelitian tersebut selaras dengan penelitian Aisah, et al . yang menyebutkan bahwa variabel Bitcoin tidak berpengaruh signifikan, terhadap IHSG. Sementara hasil penelitian tersebut bertolak belakang dengan penelitian Du et. yang menyebutkan bahwa Bitcoin berpengaruh terhadap. harga,saham Amerika Serikat. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan pengujian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan yaitu Indeks Dow Jones memberikan kontribusi searah dengan pergerakan IHSG . Hal ini menunjukan bahwa saat terjadi kenaikan ataupun penurunan harga Indeks Dow Jones 693 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 . 686 - 695 P-ISSN 2656-274x E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47476/reslaj. Maka memberikan kontribusi searah dengan pergerakan harga IHSG. Saat Indeks Dow Jones mengalami kenaikan yang menggambarkan kondisi ekonomi Amerika Serikat yang sedang dalam kondisi baik maka dapat memberikan dampak baik terhadap kondisi keuangan emiten-emiten dalam Bursa Efek Indonesia yang bergerak pada bidang ekspor impor dan yang memiliki hubungan perdagangan dengan Amerika Serikat. Kondisi tersebut memberikan sebuah sinyal positif kepada para investor agar menanamkan modal yang dimiliki, begitupula sebaliknya. Suku bunga The Fed memberikan kontribusi searah dengan pergerakan IHSG. Hal ini dikarenakan The Fed mempertahankan suku bunganya dalam jangka waktu yang lama meskipun kondisi perekonomian Amerika Serikat telah berangsur pulih. The Fed menaikan suku bunganya setelah memakan waktu yang cukup lama pasar saham Indonesia merespon dengan baik dan tidak kaget karena didukung oleh data perekonomian Amerika Serikat yang telah baik. Bitcoin tidak memberikan kontribusi terhadap pergerakan IHSG. Hal ini memiliki arti ketika Bitcoin mengalami kenaikan ataupun penurunan harga maka IHSG tidak merespon terhadap fluktuasi harga Bitcoin karena legalitas Bitcoin di Indonesia belum diakui. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, penulis memberikan saran terkait dengan adanya informasi dari penelitian ini dapat memberikan refrensi atau pengambilan keputusan bagi investor ketika membeli sebuah saham dengan memperhatikan faktor-faktor global (Indeks Dow Jones, suku bunga The Fed, dan Bitcoi. dengan memperhatikan kondisi pasar pada IHSG. Peneliti berikutnya diharapkan agar menambahkan variabel-variabel global lainnya yang terindikasi dapat mempengaruhi pergerakan IHSG dan juga menambah masa penelitian sehingga penelitian yang dihasilkan menjadi lebih akurat. DAFTAR PUSTAKA