Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 11 - 21 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. PENGARUH KONTEN PEMASARAN DAN E-WOM PADA APLIKASI TIKTOK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN STUDI PADA KONSUMEN STREET BOBA DI KOTA TANGERANG THE EFFECT OF MARKETING CONTENT AND E-WOM ON THE TIKTOK APPLICATION ON PURCHASE DECISIONS STUDY ON STREET BOBA CONSUMERS IN TANGERANG CITY Abdul Rauf 1. Asri Sulasnawati2. Achmad Haromain3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Muhammadiyah Tangerang e-mail: 1abdulrauf2umt. id, 2asrisulasnwt@gmail. Diterima 13-08-2024 Direvisi 24-08-2024 Disetujui 30-08-2024 Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Konten Pemasaran (X. dan E-WOM (X. Terhadap Keputusan Pembelian (Y) pada Produk Street Boba (Studi pada Konsumen di Kota Tangeran. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan penelitian survei. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 102 responden. Data di peroleh dari penyebaran kuesioner. Pengolahan data primer menggunakan excel dan Statistical Package For Social Science (SPSS) versi 26 sebagai evaluasinya. Sedangkan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi : uji instrument, uji asumsi klasik, analisis linear berganda, analisis korelasi, dan uji hipotesis. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel Konten Pemasaran (X. dan EWOM (X. memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian dibuktikan dengan hasil penelitian dimana pada tabel coeficients nilai sig 0,000 < 0,1 dan nilai Fhitung 150,626 > F tabel 2,36. Kata Kunci: Konten Pemasaran. E-WOM. Keputusan Pembelian Abstract - This study aims to analyze the effect of content marketing (X. and e-WOM (X. on purchasing decisions (Y) on Street Boba products . tudies on consumers in Tangerang Cit. This research is quantitative research and survey research. The samples taken in this study were 102 respondents. Data was obtained from distributing questionnaires. Primary data processing uses ms. excel and Statistical Package For Social Science (SPSS) version 26 as evaluation. While the data analysis used in this study includes: instrument tests, classical assumption tests, multiple linear analysis, correlation analysis, and hypothesis testing. The results of this study indicate that the variables Marketing Content (X. and E-WOM (X. have a positive and significant influence on Purchasing Decisions as evidenced by the results of the study where in the coefficients table the sig value is 0. <0. 1 and the F hitung value is 150. 626 > F table 2. Keywords: Content Marketing. E-WOM. Purchase Decisions PENDAHULUAN Revolusi industri 4. 0 yang terjadi di Indonesia diikuti oleh perkembangan teknologi yang semakin pesat memberikan banyak peluang bagi pelaku usaha. Efiensi dan efektivitas yang tercipta dalam proses produksi, penjualan dan pemasaran dapat menarik perhatian para pelaku usaha untuk berjualan dan memasarkan produk atau di sosial media sehingga dapat bersaing dan memenangkan persaingan terhadap pelaku usaha lainnya. Banyaknya kompetitor yang ada di media sosial menyebabkan banyaknya jenis merek produk yang ditawarkan kepada konsumen yang sehingga konsumen akan lebih selektif dalam memilih merek apa yang akan mereka konsumsi. Pelaku usaha diharuskan dapat menci kompetitif Copyright A 2024 Digital Business Journal (DIGIBIS) This work is Licensed Under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 1 - 10 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. dan ptakan produk atau dengan nilai yang memiliki daya saing sehingga konsumen dapat mempertimbangakan keputusan pembelian terhadap merek produk tersebut. Selain itu, modal utama untuk memenangkan persaingan dari produk atau dibutuhkan inovasi dan kreativitas (Shofa, 2018:. Keputusan pembelian adalah sebuah keputusan konsumen untuk membeli suatu barang atau dengan melalui berbagai pe rtimbangan tertentu. Keputusan pembelian merupakan suatu proses dimana konsumen mengenali masalah, mencari informasi tentang produk atau merek tertentu dan mengevalusasi seberapa baik setiap alternatif dapat memecahkan masalah, yang kemudian mengarah pada keputusan pembelian (Tjiptono, 2014:. Kualitas produk, harga, distribusi suatu perusahan harus dipasarkan atau dibungkus melalui berbagai macam promosi. Promosi m erupakan suatu kegiatan yang dilakukan pemasar untuk menyampaikan informasi mengenai produknya dan membujuk konsumen agar mau membelinya (Olson dan Peter, 2014 : . Promosi menjadi kegiatan yang harus dilakuakan pelaku usaha untuk dapat mempengaruhi konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan atau dipasarkan. Jenis kegiatan pemasaran digital untuk melakukan promosi di media sosial sangat beraneka ragam seperti konten marketing dan atau disingkat E WoM Electronic Word of Mouth . Konten pemasaran adalah strategi pemasaran untuk mendistribusikan, merencanakan dan membuat isi konten yang menarik dengan tujuan untuk menarik target serta mendorong mereka menjadi konsumen suatu perusahaan (Karr, 2. Konten yang dibuat harus terkait dengan merek dan informasi mengenai produk sehingga dapat membantu calon konsumen untuk mengambil keputusan atas barang yang ditawarkan. Konten pemasaran sering digunakan di era digital saat ini karena lebih murah dan bisa menyasar pasar lebih luas dalam memperkenalkan produk dibanding pemasaran secara Menurut Holliman dan Rowley . , perbedaan mendasar antara pemasaran konten dan pemasaran tradisional adalah pesan pemasaran konten berfo kus pada minat konsumen daripada menjual produk. Dengan fokus pada minat konsumen maka pelaku usaha akan mudah untuk memberikan informasi produk yang ditawarkan sesuai dengan yang diinginkan konsumen. Selain konten pemasaran, di era digital kini terkenal dengan pemasaran melalui Electronic Word of Mouth (E-WoM). Menurut Kotler dan Armstrong . 8: . Electronic Word of Mouth (E-WoM) adalah versi internet dari periklanan mulut-ke-mulut. Prosesnya yaitu para konsumen berinteraksi dengan membicarakan produk tertenti sebagai http://jurnal. id/index. php/digibis Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 1 - 10 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. ekspresi pemikirannya, dan dalam bentuk konten yang dibuat . ser-generated content. , ulasan produk dan posting media sosial (Chu & Kim, 2. Sebelum melakukan keputusan untuk membeli produk tersebut, konsumen membutuhkan informasi yang valid dan benar atas sebuah produk yang diinginkan, electronic word of mouth akan sangat membantu mereka untuk mendapatkannya. Electronic word of mouth menjadi hal yang cukup penting untuk pertimbangan konsumen dalam membeli berbagai macam produk. Promosi melalui pemasaran konten dan electronic word of mouth saat ini banyak ditemukan di media sosial karena maraknya masyarakat yang menggunakan media sosial salah satunya aplikasi TikTok. TikTok merupakan salah satu media sosial yang sedang popular saat ini, terurama di Indonesia. TikTok adalah platform video pendek yang berfokus pada pembuatan konten video, pencarian video, menambahkan teman dan mengobrol di aplikasi tersebut yang tujuan utamanya menjadi aplikasi hiburan dengan menyediakan beraneka ragam video pendek dengan konten yang menarik. Salah satu jenis kuliner yang terkenal dan banyak diminati saat ini yaitu minuman boba karena perkembangan sosial media dan ketertarikan masyarakat untuk mencoba halhal baru. Melalui media sosial media TikTok buka 100 gerai milik Street Boba (@streetbob. , ia menerapkan strategi pemasaran yang menarik dan memanfaatkan banyak pengikutnya serta popularitasnya dengan tujuan memperkenalkan bisnisnya kepada publik. Pemasaran digital yang dilakukan Street Boba beraneka ragam dengan beberapa jenis konten pemasaran dan E-WoM yang dibuat. Namun dengan banyaknya kompetitor yang menjual jenis minuman yang serupa, menjadi sebuah peluang juga ancaman bagi Street Boba. TINJAUAN PUSTAKA Konten Pemasaran Menurut Rebecca Lieb . , konten pemasaran adalah strategi pemasaran dengan cara menghasilkan konten yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada target . yang bersifat persuasi, atas produk yang dipasarkan. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Fadhillah. Galih Ginanjar . Riska . Tri Indra mengatakan bahwa variabel konten pemasaran memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian H1 = Terdapat pengaruh Konten Pemasaran terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Produk Street Boba di Kota Tangerang. http://jurnal. id/index. php/digibis Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 1 - 10 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. Electronic Word of Mouth (E-WOM) E-WoM adalah pernyataan positif atau negatif apa pun yang dibuat oleh calon pelanggan, pelanggan tetap atau mantan pelanggan tentang suatu produk atau perusahaan, yang tersedia bagi banyak orang dan lembaga melalui internet (HennigThurau et al, 2. dalam (Redondo et al. , 2. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Sudiksa Nency Silviana . Dewi Ida. Bagus mengatakan bahwa variabel Electronic Word of Mouth memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. H 2 = Terdapat Pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Produk Street Boba di Kota Tangerang. METODE Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan metode survei. Penelitian kuantitatif adalah penemuan Jenis penelitian yang menghasilkan penemuan yang dapat dicapai . dengan menggunkan prosedur prosedur statistik atau cara cara lain dari kuantif ikasi . Pendekatan kuatitatif memusatkan perhatian pada gejala gejala yang mempunyai karakteristik tertentu di dalam kehidupan manusia yang dinamakannya sebagai variabel. Informasi yang dikumpulkan oleh peneliti dari responden menggunakan kuesioner. Menurut Sugiyono . , penelitian survei ini pengumpulan data yang dilakukan menggunakan instrument kuesioner/wawancara untuk mendapatkan tanggapan dari responden. Penelitian survei dilakukan untuk memperoleh fakta-fakta dari gejala gejala yang ada dan dan mencari keterangan keterangan secara faktual tanpa mengetahui mengapa gejala tersebut ada. HASIL Uji Validitas Berdasarkan hasil uji validitas menggunakan pearson correlation instrument dari variabel Konten Pemasaran (X. E-WOM (X. Dan Keputusan Pembelian (Y) yang terdiri dari 10 item menunjukkan dari butir 1 sampai dengan 10 valid, karena nilai r hitung . lebih besar dari r tabel . Uji Reliabilitas Menunjukan nilai Reliabilitas (Alpha Croncbac. tiap variabel. Untuk variabel Konten Pemasaran (X. nilai Alpha Cronbach sebesar 0,918, untuk variabel E-WOM (X. sebesar 0,882, dan Keputusan Pembelian (Y) sebesar 0,903 karena nilai dari Setiap http://jurnal. id/index. php/digibis Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 1 - 10 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. pernyataan pada variable Konten Pemasaran. E-WOM dan Keputusan Pembelian nilai Alpha Cronbach > 0,60 sehingga dinyatakan Reliabel. Uji Normalitas Uji normalitas dengan Uji One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test dengan ketentuan apabila nilai sig 2-tailed lebih dari 0,5. Berdasarkan hasil uji K-S yaitu 0,72 sehingga dapat disimpulkan penyebaran data tersebut bersifat berdistribusi normal. Uji Multikolinieritas Nilai tolerance dan VIF dari Konten Pemasaran (X. sebesar 0,344 > 0,1 dan 2,909 < 10, untuk nilai tolerance dan VIF dari E-WOM (X. sebesar 0,344 > 0,1 dan 2,909 < 10. Dari hasil perhitungan tabel yang telah dilakukan menyatakan bahwa tidak ada dari setiap variabel independent yang memiliki nilai tolerance < 0,1 dan VIF > 10, hal ini menunjukan tidak terjadi gejala multikolinieritas antar sesama variabel independent dalam model Uji Heteroskedastisitas Tabel 1 Uji Heteroskedastisitas Standardized Coefficients Unstandardized Coefficients Model (Constan. Konten Pemasaran E-WOM Std. Error Sig. Beta Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa nilai Sig Konten Pemasaran sebesar 0,460 > 0,050 dan nilai Sig E-WOM sebesar 0,160 > 0,050, hal ini menunjukkan bahwa tidak terjadi heterokesdastisitas pada model regresi. http://jurnal. id/index. php/digibis Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 1 - 10 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. Uji Korelasi Berganda Tabel 2 Uji Korelasi Berganda Std. Error Change Adjusted of the Statistics Estimate R Squar Square Square Chang Chang e Sig. Chang Berdasarkan hasil dari data di atas dapat dilihat bahwa nilai sig f change dibawah 0,05 yaitu 0,000 yang menandakan adanya pengaruh atau korelasi dengan nilai koefisien korelasi berganda (R2 ) sebesar 0,753 yang didapat dari 0,868 x 0,868. Hal ini berarti terdapat korelasi yang kuat antar 0,60-0,799 dari variabel Konten Pemasaran dan E-WOM terhadap Keputusan Pembelian. Uji Regresi Berganda Tabel 3 Uji Regresi Berganda Unstandardized Coefficients Model Standardiz Coefficie Std. Error (Constan. Konten Pemasaran E-WOM Sig. Bet Berdasarkan hasil tabel di atas yang telah diuji dapat dikembangkan dengan mensubstitusikan nilai-nilai yang telah diperoleh ke dalam model persamaan linier sebagai YAo = a b1X1 b2X2 e (YA. = 3,734 0,303(X. 0,620(X. e Dari hasil subtitusi dapat disimpulkan bahwa : Nilai konstanta sebesar 3,734 menunjukan bahwa jika tanpa atau dengan variabel Konten Pemasaran dan E-WOM maka Keputusan Pembelian tetap akan memiliki nilai http://jurnal. id/index. php/digibis Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 1 - 10 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. sebesar 3,734 secara konstan. Nilai koefisien b1 sebesar 0,303 dengan nilai positif, artinya ketika Konten Pemasaran bertambah naik dengan asumsi variabel lain bersifat constan, maka Keputusan Pembelian juga mengalami peningkatan. Nilai koefisien b2 sebesar 0,620 dengan hasil positif, artinya ketika E-WOM bertambah naik dengan asumsi variabel lain bersifatconstan, maka Keputusan Pembelian juga mengalami peningkatan. Uji t Uji t dapat dilihat bahwa Konten Pemasaran (X. thitung 12,716 > ttabel 1,983 dan signifikansi p-value = 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan menolak H0 atau Konten Pemasaran (X. berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y). Hasil uji t dapat dilihat bahwa E-WOM (X. thitung 16,275 > ttabel 1,983 dan signifikansi p-value = 0,000 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan menolak H0 atau E-WOM (X. berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y). Hasil uji menunjukkan Konten Pemasaran berpengaruh positif dan siginifikan terhadap Keputusan Pembelian konsumen dan E-WOM memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Uji F Tabel 4 Uji F Model Sum Squares Mean Square Regression 3702. Residual Total Sig. Berdasarkan hasil data tabel di atas menunjukan bahwa nilai sig dari uji F adalah 0,000 < 0,01 artinya terdapat pengaruh signifikan dengan nilai positifdari Fhitung > Ftabel yaitu 150,626 > 2,36. Sehingga hipotesis nol (H. ditolak, artinya terdapat pengaruh secara bersama-sama dari variabel Konten Pemasaran dan E-WOM terhadap Keputusan Pembelian. http://jurnal. id/index. php/digibis Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 1 - 10 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. Uji Koefisien Determinasi Tabel 5 Uji Koefisien Determinasi Konten Pemasaran dan E-WOM Model Adjusted R Square Square Std. Error of Estimate Dari hasil perhitungan tabel di atas dapat dilihat bahwa R square miliki nilai sebesar 0,753, nilai tersebut didapat dari 0,868 x 0,868 = 0,753. Hal ini menunjukan bahwa pengaruh dari Konten Pemasaran dan E-WOM terhadap Keputusan Pembelian sebesar 75,3% . ,753 x 100%) sedangkan sisanya 24,7% . %-75,3%) dipengaruh dari variabel lain diluar penelitian. KESIMPULAN Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Konten Pemasaran dan E-WOM pada Aplikasi TikTok Terhadap Keputusan Pembelian Produk Street Boba (Studi Pada Konsumen di Kota Tangeran. yang dibantu dengan SPSS versi 26 dalam mengolah data, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Berdasarkan hasil olah data yang telah dilakukan di atas bahwa variabel Konten Pemasaran memiliki pengaruh yang positif dan signifikan memiliki hasil t hitung sebesar 12,716 > t tabel 1,983 dengan angka signifikan 0,000 < 0,1. Pengaruh yang diberikan sebesar 61,8%. Hasil tersebut membuktikan praduga dari hepotesis sebelumnya dimana terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari Konten Pemasaran terhadap Keputusan Pembelian. Berdasarkan hasil olah data yang telah dilakukan di atas bahwa variabel E- WOM memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian memiliki hasil t hitung sebesar 16,275 > t tabel 1,983 dengan angka signifikan 0,0000 < 0,1. Pengaruh yang diberikan sebesar 72,3%. Hasil tersebut membuktikan praduga dari hepotesis sebelumnya dimana terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari E-WOM terhadap Keputusan Pembelian. Konten Pemasaran dan E-WOM memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian dibuktikan dengan hasil penelitian dimana pada tabel coeficients nilai sig 0,000 < 0,1 dan nilai Fhitung 150,626 > F tabel 2,36, pada nilai http://jurnal. id/index. php/digibis Digital Business Journal (DIGIBIS) Volume 3 No. Hal : 1 - 10 E-ISSN 2963-8585 DOI: 10. 31000/digibis. koefisien mendapatkan hasil sebesar 75,3%. Artinya Konten Pemasaran dan E-WOM mempengaruhi Keputusan Pembelian sebesar 75,3%, selain itu, hasil tersebut membuktikan praduga dari hipotesis sebelumnya dimana terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari Konten Pemasaran dan E-WOM terhadap Keputusan Pembelian. Sementara sisanya 24,7% dipengaruhi oleh variabel lain (X) yang tidak diteliti . namun mempengaruhi Keputusan Pembelian (Y). Dilihat dari signifikansi hipotesis dapat dibuktikan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan Konten Pemasaran dan E-WOM pada Aplikasi TikTok secara simultan terhadap Keputusan Pembelian Produk Street Boba. Berdasarkan hasil studi dari kesimpulan yang telah diambil maka rekomendasi yang dapat diberikan adalah: Untuk Street Boba Disarankan kepada Outlet Street Boba agar selalu memberikaninformasi update produk yang existing atau produk baru kepada setiap konsumen baik secara langsung maupun Diharapkan Street Boba agar lebih aktif dan variative lagi dalam membuat konten terutama di Aplikasi TikTok. Bagi peneliti selanjutnya Diharapkan semakin memperluas penelitian yang serupa pada tempat atau lokasi yang berbeda dengan menambahkan variabel-variabel lain seperti variabel influencer, digital marketing dll, serta dapat menggunakan metode berbeda. DAFTAR PUSTAKA