e-ISSN 2746-3656 doi: https://doi. org/10. 24114/jfi. Jurnal Fibonaci Volume 05. : 1 - 11, 2024 Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis. Kemampuan Spasial. Kemampuan Literasi Matematis. Kemampuan Berpikir Visual, dan Kemampuan Komunikasi Matematis Terhadap IP Semester Mahasiswa Adis Arivia Dewi Br Ginting1. Edi Syahputra2 Pendidikan Matematika. Universitas Negeri Medan . Sumatera Utara. Indonesia 1adisariviadewi@gmail. Diterima 8 Maret 2024, disetujui untuk publikasi 25 April 2024 Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : . apakah terdapat pengaruh secara simultan antara kemampuan berpikir kritis, kemampuan spasial, kemampuan literasi matematis, kemampuan berpikir visual, dan kemampuan komunikasi matematis terhadap IP semester mahasiswa, . apakah terdapat pengaruh secara parsial antara kemampuan berpikir kritis, kemampuan spasial, kemampuan literasi matematis, kemampuan berpikir visual, dan kemampuan komunikasi matematis terhadap IP semester mahasiswa. Penelitian ini menerapkan data primer melalui pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini ialah mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Negeri Medan angkatan 2020 dengan sampel sebanyak 38 mahasiswa. Analisis regresi berganda merupakan analisis data yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan yaEaycnycycycuyci > yaycycaycayceyco . ,027 > 2,. yang mengindikasikan bahwa secara simultan, terdapat pengaruh positif antara kemampuan berpikir kritis, kemampuan spasial, kemampuan literasi matematis, kemampuan berpikir visual, dan kemampuan komunikasi matematis terhadap IP semester mahasiswa, yakni sebesar 88,2%. Kemudian, ditemukan juga hasil ycEaycnycycycuyci dari setiap variabel lebih besar dari ycycycaycayceyco . cEaycnycycycuyci > ycycycaycayceyco ) yang mengindikasikan bahwa ada pengaruh positif secara parsial antara kemampuan berpikir kritis, kemampuan spasial, kemampuan literasi matematis, kemampuan berpikir visual, dan kemampuan komunikasi matematis terhadap IP semester mahasiswa. [PENGARUH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS. KEMAMPUAN SPASIAL, KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS. KEMAMPUAN BERPIKIR VISUAL. DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS TERHADAP IP SEMESTER MAHASISWA] (Jurnal Fibonaci, 05. : 1 - 11, 2. Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kritis. Kemampuan Spasial. Kemampuan Literasi Matematis. Kemampuan Berpikir Visual. Kemampuan Komunikasi Matematis Pendahuluan Pendidikan ialah proses belajar seumur hidup seseorang, yang dilakukan secara formal maupun informal dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, keahlian, hingga kualitas diri seseorang yang memberikan peluang untuk seseorang dapat berkontribusi secara positif di dalam kehidupan masyarakat di sekitarnya. Pendidikan adalah cara untuk mendapatkan dan meningkatkan wawasan, keahlian, tingkah laku, dan pengalaman peserta didik, yang dapat diterapkan dan menjadi pedoman dalam kehidupan peserta didik (Dianti et al. 2022: . Berbicara tentang pendidikan tidak dapat terlepas dari prestasi belajar. Demi melahirkan manusia yang berkualitas, siswa wajib mempunyai prestasi belajar yang bagus. Di semua institusi pendidikan, khususnya perguruan tinggi, prestasi belajar merupakan kriteria penting untuk mengukur keberhasilan pembelajaran yang telah Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Medan Pada jenjang universitas, capaian akademik mahasiswa diukur dengan Indeks Prestasi (IP) di tiap semesternya. Sedangkan keseluruhan IP yang diperoleh selama perkuliahan dikenal dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). membobotkan hasil rata-rata yang diterima oleh mahasiswa dalam suatu mata kuliah berdasarkan "Angka Kredit". Standar nilai bervariasi dari 4 (A, tertingg. hingga 0 (E, gaga. Nilai kredit ditetapkan berdasarkan bobot setiap mata kuliah . iasanya 1 sampai dengan 4 Satuan Kredit Semester/SKS). Bobot ini didasarkan pada tingkat kepentingan suatu mata kuliah dalam menciptakan lulusan yang berkompetensi (Sutikno & Widhoyoko, 2020: . Terdapat banyak kemampuan yang harus mahasiswa miliki untuk mendukung proses pembelajarannya sehingga mahasiswa mampu mendapatkan hasil pembelajaran yang maksimal serta mendukung kecerdasannya. Berpikir kritis Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis. Kemampuan Spasial. Kemampuan Literasi Matematis. Kemampuan dan Kemampuan Komunikasi Matematis Terhadap IP Semester Mahasiswa merupakan satu dari banyaknya kemampuan yang wajib dikuasai mahasiswa. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 tahun 2006 . alam Kurniawati & Ekayanti, 2020: . menekankan bahwa peserta didik membutuhkan kemampuan berpikir kritis dalam kehidupannya dalam lingkungan yang terus berubah, tidak dapat diprediksi, dan kompetitif. Maulidah et al. mengungkapkan bahwasanya berpikir kritis adalah aktivitas berpikir sistematis dengan memungkinkan seseorang untuk menganalisis, mempertimbangkan, dan mengambil keputusan yang sistematis, logis, dan akurat yang kemudian dapat diterapkan secara efektif. Peserta didik yang menguasai ketrampilan berpikir kritis matematis mengkombinasikan pemikiran matematisnya dengan komunikasi, menyampaikan pemikiran matematisnya dengan koheren dan jelas pada peserta didik lain, pengajar, dan orang lain. Selain itu peserta didik juga bisa menelah dan memeriksa kembali strategi dan pemikiran matematisnya sendiri dan orang lain, serta mengungkapkan ide matematika dengan akurat. Sebab itu, peserta didik bisa menggunakan kemampuan berpikir kritis mereka untuk menjawab permasalahan matematika. Namun, kenyataannya, masih ditemukan peserta didik degan kemampuan berpikir kritis yang rendah. Hal ini bisa dibuktikan berdasarkan hasil observasi awal yang menemukan bahwa masih terdapat mahasiswa yang kesulitan menjawab soal-soal yang membutuhkan kemampuan berpikir kritis, hal ini dapat diartikan bahwa mahasiswa masih lemah dalam kemampuan berpikir kritis. Geometri ialah satu dari banyaknya materi pada pelajaran matematika yang harus peserta didik pelajari dari tingkatan sekolah dasar hingga tingkatan universitas. Geometri merupakan topik tersendiri yang harus dikuasai mahasiswa perguruan tinggi, khususnya pada jurusan Materi geometri pada perguruan tinggi menjadi rumit sebab menyajikan abstraksi dari pemahaman spasial dan visual, seperti pola, ukuran, hingga pemetaan. Abstraksi objek geometris dan kemampuan spasial yang rendah menyebabkan geometri menjadi sulit dipahami. (Bintoro & Sumaji, 2021: 1. Peserta didik harus memiliki kemampuan spasial. National Council Of Teacher Of Mathematics (NCTM) . alam Fatmahanik, 2021: . menegaskan bahwasanya kemampuan spasial sangat fundamental dalam upaya memahami hubungan serta karakteristik dalam geometri dan untuk memecahkan permasalahan matematika yang berada di Sudirman & Alghadari . 0: . juga mengungkapkan bahwa kemampuan spasial berperan penting dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, selama proses pengepakan, saat Berpikir Visual, menentukan apakah suatu kotak cukup besar untuk menampung barang yang akan dikemas di dalamnya, kita membutuhkan kemampuan spasial untuk melakukan hal tersebut. Namun, pentingnya kemampuan spasial tidak sejalan dengan apa yang ditemukan di lapangan. Hasil observasi awal menemukan fakta bahwa masih terdapat mahasiswa yang kesulitan menjawab soal-soal yang membutuhkan kemampuan spasial, artinya mahasiswa masih memiliki kemampuan spasial yang rendah. Literasi matematis merupakan hal yang tidak dapat terlepas dari matematika. Literasi matematis diartikan sebagai kapasitas seseorang untuk mempertahankan kehidupan individu di dalam masyarakat, kemampuan untuk membacamenulis yang cukup, dan kemampuan untuk melakukan operasi aritmatika dasar. Menurut OECD . alam Hapsari, 2019: . , literasi matematis adalah keterampilan matematika lengkap yang meliputi ketrampilan dalam merumuskan, menerapkan, dan memahami matematika di segala situasi. menerapkan matematika dalam kehidupan. Chasanah et al. 0: . menjelaskan bahwasanya ketrampilan literasi matematis siswa bisa diamati dari kemampuannya dalam menginterpretasikan matematika di berbagai konteks, juga kemampuannya dalam menalar secara matematis serta mengaplikasikan fakta, prosedur, dan konsep matematika untuk melukiskan, memaparkan, maupun memprediksi kejadian atau jumlah. Widdah & Faradiba . mengungkapkan bahwa kemampuan literasi matematis sangat penting untuk dapat mencurahkan ide, membuat konsep matematika, menalar, dan menyampaikan ide secara efektif menghasilkan literasi matematika yang sangat Literasi matematika dimaksudkan untuk memudahkan peserta didik memahami berbagai masalah matematika. Untuk menghadapi dunia yang terus berubah, literasi matematis penting untuk dimiliki setiap manusia. Sayangnya, tidak semua peserta didik mempunyai kemampuan literasi matematis yang memadai. Hasil observasi awal menemukan fakta bahwa masih terdapat mahasiswa yang kesulitan menjawab soal-soal yang membutuhkan kemampuan literasi matematis, artinya mahasiswa masih memiliki kemampuan literasi matematis yang rendah. Untuk mempelajari matematika, kita membutuhkan sesuatu yang disebut dengan Visualisasi adalah kapasitas untuk melihat dan memahami permasalahan yang Visualisasi dapat digunakan menjadi alat kognitif yang ampuh untuk memecahkan masalah Sebab itu, kemampuan ini penting untuk studi dan penerapan matematika. Surya . alam Subakti & Listiani, 2022: . Jurnal Fibonaci C Volume 05 C Nomor 1 C Januari - Juni 2024 Adis Arivia Dewi Br Ginting. Edi Syahputra merupakan cara berpikir aktif dan analitik untuk menguasai, menafsirkan, dan menghasilkan pesan visual, yang berhubungan dengan melihat, membayangkan, dan merancang tujuan, serta memiliki tingkat kesadaran. Modelminds . alam Diharto et al. , 2021: . telah mengidentifikasi 10 alasan pentingnya berpikir visual dalam mengatasi persoalan matematika yang sulit. mempermudah pemahaman masalah kompleks, . membantu komunikasi dan penyelesaian masalah kompleks, . membantu komunikasi lintas budaya dan bahasa, . meningkatkan komunikasi emosional, . membantu dalam pemecahan masalah non-linear, . mendorong pemikiran kolaboratif dengan menciptakan bahasa bersama, . memetakan masalah untuk mengidentifikasi kesenjangan dan solusi. meningkatkan ingatan, menghasilkan ide konkret, dan hasil akurat, . memberikan pemahaman dari kesalahan dan pembelajaran, serta . merupakan motivator kuat untuk mencapai tujuan. Namun nyatanya, pentingnya kemampuan berpikir visual tersebut tidak selaras dengan fakta yang ditemukan di lapangan. Di mana, masih ditemukan peserta didik dengan kemampuan berpikir visual yang lemah berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan. NCTM . alam Putri et al. , 2019: . mengungkapkan bahwa matematika bertujuan untuk membekali kemampuan memecahkan menghubungkan konsep, dan memiliki sikap yang baik terhadap matematika pada peserta Tanjung & Nababan . 2: . menjelaskan bahwa komunikasi matematis memiliki peranan besar karena merupakan alat dan bahasa matematika yang menerapkan definisi eksplisit serta lambang khusus. Selain itu, setiap individu mengaplikasikan matematika dalam aktivitas sehari-hari. Susanto . alam Melinda & Zainil, 2020: 1. menjabarkan pentingnya komunikasi dalam matematika, yaitu : . menambah kemampuan peserta didik dalam menganalisis berbagai materi dalam kaitannya dengan pembelajaran matematika, . sebagai alat ukur pengetahuan dan wawasan matematika peserta didik, . membantu meningkatkan dan memperkuat pemahaman matematis siswa, . menumbuhkan sopan santun, dan menumbuhkan keterampilan sosial, . memungkinkan untuk dijadikan alat yang sangat berguna dalam mengembangkan komunikasi matematis. Akan tetapi, mengacu pada hasil pengamatan awal, kemampuan komunikasi matematis yang penting tersebut tidak selaras dengan fakta yang terdapat di lapangan. Di mana, masih ditemukan peserta didik dengan kemampuan komunikasi matematis yang lemah. Sehingga mengacu pada latar belakang permasalahan yang telah dijabarkan, maka peneliti mengambil sebuah judul penelitian, yaitu Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis. Kemampuan Spasial. Kemampuan Literasi Matematis. Kemampuan Berpikir Visual, dan Kemampuan Komunikasi Matematis terhadap IP Semester Mahasiswa. Jurnal Fibonaci C Volume 05 C Nomor 1 C Januari - Juli 2024 Tinjauan Teoretis Berpikir Kritis Saputri et al. 0: . menjelaskan berpikir kritis sebagai kapabilitas seseorang untuk berpikir secara terarah dan jelas tentang menelaah, sampai menemukan konsep yang diyakini benar dari sumber yang dapat dipercaya. Menurut Prasasti et al. 9: . , berpikir kritis adalah metode pengambilan keputusan agar mampu berpikir pada tingkat yang tinggi guna menyelesaiakn sebuah persoalan dengan secara sengaja, aktif, dan mempertimbangkan secara seksama semua informasi yang diperoleh dan Sedangkan menurut Rositawati, . 9: . berpikir kritis ialah tahapan dalam menginterpretasi dan menilai situasi yang memiliki tujuan, aktif, kompeten, dan jelas yang mengikut sertakan proses pengamatan, merumuskan permasalahan, memutuskan pilihan, analisis, serta melaksanakan studi ilmiah dan di akhir akan menghasilkan sebuah konsep. Maka, disimpulkan bahwa berpikir kritis ialah keterampilan individu dalam berpikir secara rasional dan logis. Hal ini melibatkan pengolahan serta analisis informasi untuk mengambil Berpikir kritis digunakan dalam pemecahan masalah, yakni dalam bidang matematika maupun kehidupan sehari-hari. Kemampuan Spasial Menurut Lusyana & Lestari . 2: . penalaran spasial ialah kumpulan proses kognitif yang menggunakan pengetahuan mendasar tentang bentuk, posisi, dan transformasi objek dua dimensi dan tiga dimensi untuk membangun korelasi di antara bangunan tersebut dan memanipulasi informasi yang dapat diamati untuk memecahkan masalah terkait. Sedangkan Suparmi et al. 2: . menyatakan kemampuan spasial sebagai kemampuan membayangkan, memutar, memahami, mengorientasikan, serta mengorganisir keterkaitan spasial antara objek secara mental. Berdasarkan pendapat tersebut, ditarik kesimpulan yakni kemampuan spasial Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis. Kemampuan Spasial. Kemampuan Literasi Matematis. Kemampuan dan Kemampuan Komunikasi Matematis Terhadap IP Semester Mahasiswa merupakan kemampuan untuk memahami unsur atau definisi bangun ruang tertentu seperti bentuk, posisi, dan transformasi, serta memecahkan masalah yang terkandung di dalam bangun ruang Kemampuan Literasi Matematis Dalam matematika, tidak cukup bagi peserta didik hanya dengan kemampuan berhitung, namun juga kapasitas untuk berpikir kritis, logis, dan struktur untuk menyelesaikan Penyelesaian mengarah pada permasalahan yang dijumpai pada rutiniitas sehari-hari. Jenis ketrampilan matematika ini disebut sebagai literasi Budiyanti et al. 2: . menyatakan bahwa literasi matematika mengacu pada kapasitas untuk mengaplikasikan prinsip dasar matematis yang dipelajari di sekolah dalam kehidupan nyata. Menurut Nurlaili et al. , literasi matematika merupakan kapabilitas memanfaatkan, serta memahami suatu rumus matematika pada segala situasi persoalan seharihari. Kemampuan khusus ini mencakup kapasitas berpikir matematis, penerapan konsep dalam mendefinisikan suatu kejadian secara matematis. Menurut Indrawati & Wardono . 9: . , literasi matematis merupakan keterampilan seseorang yang meliputi kompetensi merumuskan, matematika pada beragam kondisi dengan penalaran matematis, penerapan ide, fakta, prosedur, dan alat matematika untuk melukiskan, memaparkan, serta meramal fenomena, serta mengaitkannya pada kehidupan nyata. Maka, berdasarkan pendapat tersebut, ditarik kesimpulan bahwa kemampuan literasi matematis adalah keterampilan individu untuk menginterpretasikan persoalan matematika pada segala situasi persoalan sehari-hari. Kemampuan Berpikir Visual Menurut Surya . alam Yunita et al. , 2020: , berpikir visual adalah proses berpikir secara mendalam dan aktif untuk memahami, menginterpretasikan, dan menghasilkan informasi visual, di mana terjadi keterkaitan antara melihat, membayangkan, dan menggambarkan sebagai tujuan serta bisa diterapkan, mirip dengan pemikiran verbal. Berpikir visual menurut Atika et . memvisualisasikan dalam mengolah dan mengevaluasi informasi yang mengintegrasikan unsur visual atau menyajikan data matematis dalam bentuk gambar. Sedangkan. Kustiawati et . 8: . mendefinisikan kemampuan berpikir visual sebagai aktivitas berpikir yang melibatkan Berpikir Visual, kegiatan membayangkan, menyajikan, dan menggunakan representasi matematis yang berbeda . rafik, diagram, tabel, dan gamba. Berdasarkan pemikiran tersebut, maka diambil kesimpulan bahwa kemampuan berpikir visual ialah ketrampilan untuk memahami, menggambarkan informasi yang diberikan ke berbagai model matematis seperti grafik, diagram, dan tabel. Kemampuan Komunikasi Matematis Kemampuan komunikasi matematis ialah matematis berupa tulisan ataupun ucapan, dan kapabilitas untuk menerima dan memberikan gagasan secara menyeluruh kepada yang lain untuk memperdalam pemahaman (Mubaroqah et , 2023: . Pendapat lain menyatakan bahwa komunikasi matematika merupakan cara pengungkapan sesuatu ke dalam model matematika seperti gambar, simbol, benda nyata, grafik, atau tabel (Dianti et al. 2022: . Sejalan dengan pendapat tersebut. Tanjung & Nababan . 2: . menyatakan bahwa komunikasi matematis digambarkan sebagai kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dengan membaca, menulis, mendengarkan, menganalisis, menafsirkan, dan memeriksa istilah, simbol, konsep, dan pengetahuan matematika yang diperhatikan dengan prosedur mendengarkan, menyajikan, dan mendiskusikan. Maka, mengacu pada gagasan tersebut, bisa disimpulkan bahwasanya komunikasi matematis ialah ketrampilan dalam menyampaikan pemikirannya berbentuk tulisan maupun lisan ke dalam model matematika yang memuat simbol, konsep, istilah, maupun rumus matematika. Indeks Prestasi Berhasil atau tidaknya kegiatan belajar Pencapaian belajar pada jenjang persekolahan tersebut menunjukkan keberhasilan proses belajar Pada jenjang perguruan tinggi, pencapaian hasil belajar dari program pembelajaran yang telah dilakukan disebut Darjono Amurwaningsih . 3: . mendefenisikan indeks prestasi sebagai angka yang memperlihatkan keberhasilan atau prestasi mahasiswa dalam sebuah semester, yang ditentukan pada akhir setiap semester dan dihitung menggunakan skala Sedangkan Yelfera et al. 2: . menyatakan prestasi akademik merupakan hasil dari sebuah tahapan evaluasi pembelajaran yang umumnya dirumuskan dalam bentuk kuantitatif Jurnal Fibonaci C Volume 05 C Nomor 1 C Januari - Juni 2024 Adis Arivia Dewi Br Ginting. Edi Syahputra . ngka-angk. yang khusus dibuat untuk tahapan penilaian tersebut, seperti mata kuliah, nilai tugas, nilai ujian, dan sebagainya. Berdasarkan pendapat tersebut, maka disimpulkan bahwa indeks prestasi ialah nilai numerik yang mencerminkan pencapaian atau perkembangan belajar seorang mahasiswa dalam satu periode semester, dinilai pada akhir setiap mahasiswa Pendidikan Matematika angkatan 2020 Universitas Negeri Medan. Untuk hasil perhitungannya dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 1. Deskriptif Data Variabe Nilai Minimu Nilai Maximu Mea Std. Devias 68,00 91,25 7,44 60,00 95,00 Metode Penelitian 50,00 93,00 Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Negeri Medan pada bulan September 2023 dengan melibatkan 38 mahasiswa pendidikan matematika Penelitiann ini menerapkan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, di mana pengumpulan data menggunakan isntrumen tes yang dapat mengukur setiap kemampuan mahasiswa. Penelitian ini melibatkan tiga tahap yang dilaksanakan secara berurutan. Tahap pertama yaitu menyiapkan instrument tes yang sesuai dengan indikator yang telah Instrument tes ini kemudian divalidasi oleh tiga validator, yaitu tiga dosen jurusan matematika Universitas Negeri Medan, serta diuji coba kepada 30 mahasiswa untuk menguji validitas dan reliabilitas seluruh instrument tes. Tahap kedua yaitu pelaksanaan penelitian, di mana peneliti memberikan instrument tes kepada mahasiswa secara langsung atau tatap muka. Tahap ketiga yaitu analisis data. Data yang diperoleh kemudian dikonversi ke dalam rentang 0-100 menggunakan rumus : Skor kemampuan = skor yang diperoleh : skor 52,00 96,00 56,25 93,75 50,00 95,00 Hasil dan Pembahasan Hasil Penelitian Data yang dikumpulkan berupa data Penelitian ini memperoleh serangkaian data yang mencakup: . hasil tes kemampuan berpikir kritis mahasiswa. hasil tes kemampuan spasial mahasiswa. hasil tes kemampuan literasi matematis mahsiswa. hasil tes kemampuan berpikir visual mahasiswa. hasil tes kemampuan komunikasi matematis mahasiswa, dan . data indeks prestasi semester mahasiswa Deskripsi Data Hasil Penelitian Data yang dideskripsikan pada penelitian ini meliputi data indeks prestasi mahasiswa (Y), kemampuan berpikir kritis . cU1 ), kemampuan spasial . cU2 ), kemampuan literasi matematis . cU3 ), kemampuan berpikir visual . cU4 ), dan kemampuan komunikasi matematis . cU5 ) yang diambil dari 38 Jurnal Fibonaci C Volume 05 C Nomor 1 C Januari - Juli 2024 9,01 11,63 11,55 9,65 10,31 Pengujian Prasyarat Analisis Data UJi Normalitas Galataksiran Pengujian memanfaatkan uji normalitas liliefors. Untuk menetapkan apakah distribusi data penelitian mengikuti distribusi normal, maka akan dibandingkan ya0 dengan yaycycaycayceyco pada taraf 0,05, pengambilan keputusan : Apabila ya0 < yaycycaycayceyco maka data berdistribusi normal Apabila ya0 > yaycycaycayceyco maka data tidak berdistribusi normal (Sudjana, 2017: . Tabel 2. Hasil Uji Normalitas Variabel Nilai Nilai Kesimpulan ycya ycyeiyeCyeEyeIyes Y atas ycU1 0,1437 Normal Y atas ycU2 0,1437 Normal Y atas ycU3 0,1437 Normal Y atas ycU4 0,1437 Normal Y atas ycU5 0,1437 Normal Uji Linearitas Uji linearitas memiliki maksud untuk menentukan apakah ada keterkaitan pada variabel bebas dengan variabel terikat yang membentuk pola kurva linear. Jika nilai sig. Deviation Linearity > 0,05, disimpulkan uji linearitas sudah terpenuhi. Sebaliknya, jika nilai sig. Deviation Linearity < 0,05, disimpulkan uji linearitas tidak terpenuhi. Tabel 3. Hasil Uji Linearitas Variabel Sig. Kesimpulan X1 Terhadap Y 0,911 Linear X2 Terhadap Y 0,875 Linear X3 Terhadap Y 0,829 Linear X4 Terhadap Y 0,672 Linear X5 Terhadap Y 0,123 Linear Uji Multikolinearitas Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis. Kemampuan Spasial. Kemampuan Literasi Matematis. Kemampuan dan Kemampuan Komunikasi Matematis Terhadap IP Semester Mahasiswa Uji multikolinearitas bermaksud untuk melihat apakah suatu variabel memiliki kombinasi linier dengan variabel lainnya. Uji ini menggunakan metode Collinary Diagnostic, yang melihat hasil uji berdasarkan nilai VIF. Di mana nilai VIF < 10 mengindikasikan bahwa multikolinearitas tidak terjadi antara variabel pada model regresi. Tabel 4. Hasil Uji Multikolinearitas Collinearity Statistics Model Tolerance VIF berpikir kritis Spasial Literasi Visual Mengacu multikolinearitas tersebut, ditemukan bahwa semua variabel mempunyai nilai VIF < 10, artinya seluruh data tidak mengalami Uji Heteroskedastistias Uji heteroskedatisitas dilakukan untuk menganalisis model regresi yang akan dihasilkan dari data penelitian, yakni apakah terdapat kesamaan varian antara pengamat satu dengan Data dikatakan tidak tergejala heteroskedatisitas apabila nilai sig. > 0,05 Tabel 5. Hasil Uji heteroskedatisitas Model Sig. (Constan. berpikir kritis Mengacu pada tabel tersebut, diperoleh bahwa semua variabel mempunyai nilai sig. 0,05, artinya seluruh data tidak tergejala Analisis Regresi Berganda Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat maka digunakan analisis regresi berganda. Uji F. UJi t, dan Koefisien Determinasi . cI2 ) digunakan dalam penelitian ini. Pengujian Hipotesis Secara Simultan (Uji-F) Tabel 6. Pengujian Hipotesis Secara Simultan Model Sum of Squares Berpikir Mean Square Visual. Sig. 1 Regressi Residual Total Mengacu pada tabel output SPSS tersebut, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan yaEaycnycycycuyci = 48. 027 > yaycycaycayceyco = 2,503, sehingga disimpulkan ya0 ditolak serta ya1 diterima, yaitu variabel bebas pada penelitian ini yakni kemampuan berpikir kritis, kemampuan spasial, kemampuan literasi matematis, kemampuan berpikir visual, dan kemampuan komunikasi siginifikan terhadap IP Semester Mahasiswa. Pengujian Hipotesis Secara Parsia (Uji-. Tabel 7. Pengujian Hipotesis Secara Parsial Standa Unstandard rdized Coeffic Coefficients ients Model Std. Error 1 (Consta Beta Sig. Spasial Literasi Visual Mengacu pada tabel 7, maka ditarik hasil seperti di bawah ini. Pengaruh kemampuan berpikir kritis terhadap IP Semester Mahasiswa Variabel kemampuan berpikir kritis memiliki nilai sig. sebesar 0,000 < 0. 05 serta ycEaycnycycycuyci = 3,920 > ycycycaycayceyco = 2,037 artinya ya0 ditolak dan ya1 diterima yaitu kemampuan berpikir kritis berpengaruh signifikan secara parsial terhadap IP Semester. Pengaruh kemampuan spasial terhadap IP Semester Mahasiswa Variabel kemampuan spasial memiliki nilai sebesar 0,034 < 0. 05 serta ycEaycnycycycuyci = 2,218 > ycycycaycayceyco = 2,037 artinya ya0 ditolak dan ya1 diterima yaitu kemampuan spasial berpengaruh signifikan secara parsial terhadap IP Semester. Pengaruh kemampuan Literasi Matematis terhadap IP Semester Mahasiswa Jurnal Fibonaci C Volume 05 C Nomor 1 C Januari - Juni 2024 Adis Arivia Dewi Br Ginting. Edi Syahputra Variabel kemampuan literasi matematis mempunyai nilai sig. sebesar 0,025 < 0. 05 serta ycEaycnycycycuyci = 2,357 > ycycycaycayceyco = 2,037 artinya ya0 ditolak dan ya1 diterima yaitu Kemampuan Literasi Matematis berpengaruh signifikan secara parsial terhadap IP Semester. Pengaruh kemampuan Berpikir Visual terhadap IP Semester Mahasiswa Variabel kemampuan berpikir visual memiliki nilai sig. sebesar 0,034 < 0. 05 serta ycEaycnycycycuyci = 2,221 > ycycycaycayceyco = 2,037 artinya ya0 ditolak dan ya1 diterima yaitu kemampuan berpikir visual berpengaruh signifikan secara parsial terhadap IP Semester. Pengaruh kemampuan Berpikir Visual terhadap IP Semester Mahasiswa Variabel matematis memiliki nilai sig. sebesar 0,034 < 0. serta ycEaycnycycycuyci = 2,505 > ycycycaycayceyco = 2,037 artinya ya0 ditolak dan ya1 diterima yaitu kemampuan komunikasi matematis berpengaruh signifikan secara parsial terhadap IP Semester. Koefisien Determinasi . cya ) Tabel 8. Koefisien Determinasi Mode Adjusted Square R Square Std. Error of the Estimate Merujuk pada output tersebut, ditemukan koefisien determinasi (R-squar. bernilai 0,882. Nilai tersebut menunjukkan bahwasanya variabel bebas pada penelitian ini yakni kemampuan berpikir kritis, kemampuan spasial, kemampuan literasi matematis, kemampuan berpikir visual, berkontribusi secara siginifikan terhadap IP Semester sebesar 88,2%, dan variabel lain yang tidak diselidiki pada penelitian ini berpengaruh sebesar 11,8% Pembahasan Penelitian ini dilakukan di Universitas Negeri Medan dengan menggunakan sampel sebanyak 38 mahasiswa-mahasiswi program studi pendidikan matematika angkatan 2020. Adapun salah satu hipotesis yang diajukan pada penelitian ini yaitu kemampuan berpikir kritis, kemampuan kemampuan berpikir visual, dan kemampuan komunikasi matematis berpengaruh secara simultan terhadap IP Semester Mahasiswa. Berdasarkan serangkaian uji asumsi klasik yang telah dilakukan, diperoleh bahwa data berdistribusi normal, memenuhi asumsi linearitas, tidak mengalami multikolinearitas, serta gejala heteroskedastisitas tidak terjadi. Jurnal Fibonaci C Volume 05 C Nomor 1 C Januari - Juli 2024 Setelah data memenuhi asumsi klasik, maka data dapat dianalisis untuk menentukan apakah ada pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat dengan memanfaatkan pengujian hipotesis regresi linier berganda. Kemudian, diperoleh garis regresinya yaitu Y = 17,036 0,256ycU1 0,134ycU2 0,128ycU3 0,161ycU4 0,172ycU5 . Bilangan koefisien pada setiap variabel adalah positif, artinya kemampuan berpikir kritis, kemampuan spasial, kemampuan literasi matematis, kemampuan berpikir visual, serta kemampuan komunikasi matematis memiliki pengaruh positif terhadap IP semester mahasiswa. Uji F menunjukkan hasil bahwasanya nilai yaEaycnycycycuyci = 48. 027 serta yaycycaycayceyco = 2,503, ditemukan yaEaycnycycycuyci > yaycycaycayceyco berdasarkan dasar pengambilan keputusan yang diterapkan pada penelitian ini maka bisa diambil kesimpulan bahwa kemampuan berpikir kritis, kemampuan spasial, kemampuan literasi matematis, kemampuan berpikir visual, dan kemampuan komunikasi matematis secara simultan berpengaruh kuat terhadap IP Semester Mahasiswa. Adapun besar pengaruh kemampuan berpikir kritis, kemampuan spasial, kemampuan literasi matematis, kemampuan berpikir visual, dan kemampuan komunikasi matematis terhadap IP semester adalah sebesar 88,2%. Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis terhadap IP Semester Mahasiswa Hasil uji t variabel ycU1 terhadap Y menunjukkan bahwa variabel Kemampuan Berpikir Kritis mempunyai nilai ycEaycnycycycuyci = 3,920 serta ycycycaycayceyco = 2,037. Ditemukan ycEaycnycycycuyci > ycycycaycayceyco , memberikan pengaruh terhadap IP semester Penelitian ini memperoleh hasil yang sesuai dengan temuan yang diungkap Nurfitriyanti et al . dalam penelitiannya menemukan bahwasanya pada tingkat signifikansi 5%, berpikir kritis secara signifikan mempengaruhi prestasi belajar siswa. Hasil yang sama diungkap Saputri et al . yang memperoleh temuan bahwa secara signifikan hasil belajar peserta didik dipengaruhi oleh kemampuan berpikir kritis. Pengaruh Kemampuan Spasial terhadap IP Semester Mahasiswa Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis. Kemampuan Spasial. Kemampuan Literasi Matematis. Kemampuan dan Kemampuan Komunikasi Matematis Terhadap IP Semester Mahasiswa Hasil uji t ycU2 terhadap Y menunjukan bahwa variabel Kemampuan Spasial memiliki nilai ycEaycnycycycuyci = 2,218 serta ycycycaycayceyco = 2,037. Ditemukan ycEaycnycycycuyci > ycycycaycayceyco yang artinya kemampuan spasial berpengaruh terhadap IP semester mahasiswa. Temuan ini sejalan dengan temuan Juliyanti et al. yang juga memperoleh kesimpulan bahwasanya hasil belajar matematika peserta didik kelas Vi SMPN Labuapi kemampuan spasial. Hasil penelitian yang sejalan juga diungkap oleh Inayah & Sugiarni . yang memperoleh temuan bahwasanya kemampuan spasial berpengaruh kuat pada hasil belajar peserta didik, yakni sebesar 75,5% hasil belajar matematika dipengaruhi oleh kemampuan spasial, sedangkan kemampuan lain yang tidak diteliti pada penelitian tersebut berpengaruh sebesar 24,5%. Pengaruh Kemampuan Literasi terhadap IP Semester Mahasiswa Matematis Hasil uji t variabel ycU3 terhadap Y menunjukan bahwa variabel Kemampuan literasi matematis memiliki nilai ycEaycnycycycuyci = 2,357 serta ycycycaycayceyco = 2,037 yang menandakan bahwasanya ycEaycnycycycuyci > ycycycaycayceyco . Oleh sebab itu. Kemampuan Literasi Matematis berpengaruh terhadap IP Semester Mahasiswa. Hal ini sesual dengan temuan yang diungkap dalam penelitian yang dilakukan oleh Tambunan . yang memperoleh nilai ycEaycnycycycuyci = 5. 645 dan 00, artinya kemampuan literasi berpengaruh pada hasil belajar. Harefa et al. dalam penelitiannya juga menemukan bahwa hasil belajar yang dicapai siswa secara kuat, yakni sebesar 93%, dipengaruhi oleh kemampuan literasi matematis, sedangkan 7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Pengaruh Kemampuan Berpikir Visual terhadap IP Semester Mahasiswa Variabel kemampuan berpikir visual memiliki nilai ycEaycnycycycuyci = 2,221 serta ycycycaycayceyco = 2,037 di mana ycEaycnycycycuyci > ycycycaycayceyco yang berarti kemampuan berpikir visual berpengaruh terhadap IP Semester Mahasiswa. Hal ini sesual Berpikir Visual, dengan temuan Yunita et al. dalam penelitiannya menjabarkan bahwasanya dalam proses belajar matematika, keterampilan berpikir visual sangat diperlukan. Berfikir secara visual adalah suatu pilihan yang mampu memahami matematika dengan lebih efektif. Presmeg . alam Adnyana, 2. menyatakan bahwa berpikir visual memiliki peran penting menemukan keterkaitan antara elemen-elemen Penggunaan memungkinkan peserta didik untuk mengurai masalah menjadi format yang lebih sederhana, mengidentifikasi keterkaitan antar elemen, mengonsepkan ulang pemahaman mereka terhadap permasalahan tersebut, termasuk mengenali metode yang dapat diterapkan pada masalah serupa. Pengaruh Kemampuan Komunikasi Matematis terhadap IP Semester Mahasiswa Variabel matematis memiliki nilai ycEaycnycycycuyci = 2,505 serta ycycycaycayceyco = 2,037. Ditemukan ycEaycnycycycuyci > ycycycaycayceyco yang berarti kemampuan komunikasi matematis berpengaruh terhadap IP Semester Mahasiswa. Hal ini sesual dengan temuan yang diungkap dalam penelitian yang dilakukan oleh Afiani . memperoleh ycEaycnycycycuyci = 4. 98 untuk ycU1 . emampuan matemati. dan ycycycaycayceyco = 2. cEaycnycycycuyci > ycycycaycayceyco ) yang mengindikasikan bahwasanya hasil belajar matematika secara positif dan signifikan dipengaruhi oleh kemampuan komunikasi Hasil yang sama didapat oleh Dewi et al. dalam penelitian yang berpengaruh kuat, yakni sebesar 83,7% dari prestasi belajar peserta didik kelas Vi SMPN 22 Mataram dipengaruhi oleh kemampuan komunikasi matematis. Penutup Jurnal Fibonaci C Volume 05 C Nomor 1 C Januari - Juni 2024 Adis Arivia Dewi Br Ginting. Edi Syahputra Merujuk pada hasil penelitian yang sudah Melalui hasil uji F, diperoleh bahwa yaEaycnycycycuyci = 027 serta yaycycaycayceyco = 2,503. Ditemukan yaEaycnycycycuyci > yaycycaycayceyco . Oleh disimpulkan bahwasanya ada pengaruh secara simultan antara kemampuan berpikir kritis, kemampuan spasial, kemampuan literasi matematis, kemampuan berpikir visual, dan kemampuan komunikasi matematis terhadap IP Semester Mahasiswa. Nilai ycI2 adalah sebesar 0,882 artinya Kemampuan Berpikir Kritis . cU1 ). Kemampuan Spasial . cU2 ). Kemampuan Literasi Matematis . cU3 ). Kemampuan Berpikir Visual . cU4 ) dan Kemampuan Komunikasi Matematis . cU5 ) terhadap IP Semester Mahasiswa (Y) memberikan presentase pengaruh sebesar 0,882 atau 88,2%. Lalu 11,8 % dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak dikaji pada penelitian ini. Terdapat pengaruh secara parsial antara Kemampuan Berpikir Kritis. Kemampuan Spasial. Kemampuan Literasi Matematis. Kemampuan Berpikir Visual. Kemampuan Komunikasi Matematis Semester Mahasiswa. Pernyataan tersebut berdasarkan hasil uji-t tiap-tiap variabel yang diterapkan. Daftar Pustaka