Pareto: Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis Vol. 5 No. 1 Februari 2020 ANALISIS PENGARUH AKTIVITAS PROMOSI. GAYA HIDUP KONSUMEN DAN KEMUDAHAN TRANSAKSI TERHADAP MINAT BELI ONLINE (PENELITIAN PADA MAHASISWA STIE DAN STKIP NIAS SELATAN) Paskalis Dakhi1 ABSTRAK Minat beli online meningkat dalam beberapa tahun ini hal ini terlihat dengan semakin meningkatnya transaksi bisnis secara online. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh aktivitas promosi, gaya hidup konsumen terhadap minat beli online. Penelitian ini dilakukan terhadap mahasiswa STIE dan STKIP Nias Selatan yang sudah melakukan transaksi online. Teknik analisis data yaitu analisis jalur . ath analysi. model regresi berganda. Teknik penentuan sampel adalah teknik non probability sampling yaitu purposive sampling, dengan dasar penentuan sampel adalah mahasiswa yang sudah melakukan transaksi secara online. Jumlah populasi adalah 2700 orang, sedangkan sampel adalah 100 orang. Berdasarkan analisis hasil penelitian secara parsial aktivitas promosi memiliki pengaruh terhadap minat beli online. Sedangkan gaya hidup konsumen berpengaruh secara parsial terhadap minat beli online. Kemudahan transaksi tidak berpengaruh terhadap minat beli online. Secara simultan aktivitas promosi, gaya hidup konsumen dan kemudahan transaksi berpengaruh terhadap minat beli Hasil analisis koefisien korelasi antara variabel independen exogenous aktivitas promosi dengan kemudahan transaksi yaitu cukup dan searah, kemudian analisis koefisien korelasi antara variabel independen exogenous aktivitas promosi dengan gaya hidup konsumen yaitu kuat dan searah. Kemudian analisis koefisien korelasi antara variabel independen exogenous gaya hidup konsumen dan kemudahan transaksi yaitu cukup dan searah. Kata kunci: aktivitas promosi, gaya hidup konsumen, kemudahan bertransaksi dan minat beli online PENDAHULUAN Perkembangan teknologi digital saat ini berdampak pada meningkatnya transaksi secara Hal ini juga membuka peluang kepada produsen untuk memasarkan produknya secara online kepada konsumen. Sebaliknya konsumen dengan akses yang sama dapat mengetahui informasi berbagai pilihan produk yang diinginkan melalui media online khususnya aplikasi belanja online. Beberapa faktor yang dipertimbangkan oleh konsumen sehingga berminat membeli secara online antara lain stimuli promosi yang secara terus menerus dilakukan oleh toko belanja online melalui aktivitas promosi yang meingkat. Lingkungan sosial, budaya dan pekerjaan yang dikategorikan sebagai gaya hidup konsumen yang saat ini. Kemudian adanya pilihan-pilihan yang lebih luas terhadap konsumen dalam bertransaksi online seperti sistem pembayaran yang dipermudah dengan Cash On Delivery (COD) dan kredit dan biaya DTY Program Studi Manjemen STIE Nias Selatan . akhi20paskalis@gmail. pengiriman yang juga semakin murah. Transaksi online, banyak dilakukan oleh hampir semua jenjang usia, mulai usia tua sampai dengan usia muda. Dengan berbagai profesi, mulai dari pengusaha, profesional, pegawai dan karyawan, ibu rumah tangga, mahasiswa, pelajar memanfaatkan berbagai kemudahan ini sehingga membentuk suatu gaya hidup konsumen dan produsen yang baru yaitu transaksi online. Meningkatnya transaksi online kelihatan dari jumlah pengguna aplikasi online yang meningkat dari kurun waktu 3 tahun terakhir yaitu 2017 s/d 2019, khususnya data Quartal I dan II. Data transaksi dari 10 toko besar online di Indonesia yaitu: Tokopedia. Shopee. Bukalapak,Lazada. Blibli. JD ID. Orami. Bhinneka. Blanja dan Zalora seperti pada Grafik 1. Grafik 1 Toko Online dan Jumlah Pengunjung di Indonesia QI dan QII 2017, 2018 dan 2019 QI -2017 Pengunjung Web Bulanan Year To Year QII -2017 QI -2018 QII- 2018 QI -2019 QII- 2019 QI -2017 QII -2017 QI -2018 QII- 2018 QI -2019 QII- 2019 Sumber: Iprice, 2019 Berdasarkan survey awal di lingkungan STIE dan STKIP Nias Selatan juga terlihat bahwa mahasiswa semakin banyak yang melakukan transaksi online sehingga peneliti tertarik untuk mengetahui pengaruh aktivitas promosi, gaya hidup konsumen dan kemudahan bertransaksi terhadapi minat beli online pada mahasiswa STIE dan STKIP Nias Selatan. Dari uraian diatas, maka penelitian bertujuan yaitu untuk mengetahui: Seberapa besar pengaruh variabel aktivitas promosi, gaya hidup konsumen dan kemudahan transaksi terhadap minat beli online secara parsial. Seberapa besar pengaruh variabel aktivitas promosi, gaya hidup konsumen dan kemudahan transaksi terhadap minat beli online secara gabungan. TINJAUAN PUSTAKA Aktivitas Promosi Menurut Tjiptono . , promosi adalah bentuk komunikasi pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi/ membujuk dan atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli, dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan. Menurut Gitosudarmo . , pengertian promosi adalah kegiatan yang ditujukan untuk mempengaruhi konsumen agar mereka mengenal produk yang ditawarkan oleh perusahaan kepada mereka dan kemudian mereka menjadi senang lalu membeli produk tersebut. Gaya Hidup Konsumen Menurut Assael dalam Yuniarti . , gaya hidup menggambarkan Aukeseluruhan diri seseorangAy dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Menurut Suranto dan Rismiati dalam Yuniarti . ,gaya hidup adalah pola hidup seseorang dalam dunia kehidupan sehari-hari yang dinyatakan dalam kegiatan, minat, dan pendapat yang Kemudahan Bertransaksi Davis dalam Nasution . mendefinisikan kemudahan penggunaan . ase of us. sebagai suatu tingkatan dimana seseorang percaya bahwa komputer dapat dengan mudah dipahami. Kemudahan penggunaan didefinisikan sebagai suatu tingkat atau keadaan dimana seseorang yakin bahwa dengan menggunakan sistem tertentu tidak diperlukan usaha apapun . ree of effor. atau teknologi tersebut dapat dengan mudah dipahami oleh pengguna (Davis, 1. Minat Beli Online Minat beli merupakan kecenderungan konsumen untuk membeli suatu merek atau mengambil tindakan yang berhubungan dengan pembelian yang diukur dengan tingkat kemungkinan konsumen melakukan pembelian (Assael, 2. Menurut Simamora . minat beli muncul karena adanya stimulus positif mengenai sebuah objek sehingga memunculkan motivasi konsumen terhadap suatu produk Kerangka Berpikir dan Hipotesis Berdasarkan rumusan masalah dan tinjauan literatur maka kerangka berpikir dan hipotesis seperti pada gambar 1. Gambar 1 Kerangka Berpikir Model Diagram Jalur Pengaruh Aktivitas Promosi. Gaya Hidup Konsumen dan Kemudahan Transaksi terhadap Minat Beli Online Aktivitas Promosi (X. Gaya Hidup Konsumen (X. Minat Beli Online (Y) Kemudahan transaksi (X. Sumber: penelitian, 2019 Hipotesis yang diajukan pada penelitian adalah: H0: Variabel Aktivitas Promosi. Gaya Hidup Konsumen. Kemudahan Transaksi tidak berpengaruh terhadap Minat Beli Online secara gabungan maupun parsial. H1: Variabel Aktivitas Promosi. Gaya Hidup Konsumen. Kemudahan Transaksi berpengaruh terhadap Minat Beli Online secara gabungan maupun parsial. METODE PENELITIAN Jenis penelitian kuantitatif pendekatan analisis jalur . ath analysi. model regresi berganda yaitu penelitian model sebab akibat dengan melihat pengaruh variabel eksogenous terhadap variabel endogenous. Menurut Sarwono . analisis jalur Aumerupakan teknik analisis yang digunakan untuk menganalisis hubungan sebab akibat yang inheren antara variabel yang disusun berdasarkan urutan temporer dengan menggunakan koefisien jalur sebagai besaran nilai dalam menentukan besarnya pengaruh variabel independen exogenous terhadap variabel dependen endogenousAy. Populasi adalah seluruh mahasiswa STIE dan STKIP Nias Selatan yang berjumlah 2680 orang. Selanjutnya Sarwono . menyatakan bahwa untuk penelitian analisis jalur jumlah responden minimum 100 orang dan untuk analisis kompleks 400 orang. Pada penelitian ini responden berjumlah 100 orang. Teknik penentuan sampel yaitu purposive sampling yaitu responden memiliki karakteristik adalah mahasiswa/i yang sudah melakukan pembelian melalui aplikasi online Shopee. Lazada dan Tokopedia. Teknik pengumpulan data yaitu melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Teknik menganalisis data yaitu analisis jalur model regresi berganda dan menggunakan Software SPSS HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Jalur Model Regresi Berganda Berikut adalah hasil pengujian pada model yang dikembangkan pada penelitian ini. Terdapat dua macam pengujian yang dilakukan dalam model yaitu uji kesesuaian model dan uji kausalitas dan korelasi melalui uji koefisien regresi dan korelasi. Gambar 2 Diagram Jalur Pengaruh Aktivitas Promosi. Gaya Hidup Konsumen dan Kemudahan Transaksi terhadap Minat Beli Online Tabel 1 Descriptive Statistics Mean MinatBeliOnlineY AktivitasPromosiX1 GayaHidupKonsumenX2 KemudahanTransaksiX3 Std. Deviation 32,8400 33,1200 30,9900 34,9000 4,51646 4,21464 3,92993 3,68893 Tabel 2 Model Summaryb Model ,632a R Square Adjusted R Square ,400 ,381 Std. Error of the Estimate Durbin-Watson 3,55284 2,028 Predictors: (Constan. KemudahanTransaksiX3. AktivitasPromosiX1. GayaHidupKonsumenX2 Dependent Variable: MinatBeliOnlineY Tabel 3 ANOVAa Sum of Squares Model Regression Residual 807,666 1211,774 Mean Square 269,222 12,623 Sig. ,000b 21,328 Total 2019,440 Dependent Variable: MinatBeliOnlineY Predictors: (Constan. KemudahanTransaksiX3. AktivitasPromosiX1. GayaHidupKonsumenX2 Tabel 4 Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Std. Error (Constan. 3,503 AktivitasPromosiX1 ,334 GayaHidupKonsumen ,322 KemudahanTransaksi ,237 Dependent Variable: MinatBeliOnlineY 3,979 ,105 Sig. Beta ,312 ,880 3,193 ,381 ,002 ,113 ,281 2,857 ,005 ,124 ,178 1,906 ,060 Tabel 5 Correlations AktivitasPr GayaHidup Kemudaha omosiX1 Konsumen nTransaksi Pearson AktivitasPromosiX Correlation Sig. -taile. Pearson GayaHidupKonsum Correlation Sig. -taile. Pearson KemudahanTransak Correlation Sig. -taile. Pearson MinatBeliOnlineY Correlation MinatBeli OnlineY ,538** ,461** ,545** ,000 ,000 ,000 ,538** ,470** ,532** ,000 ,000 ,000 ,461** ,470** ,454** ,000 ,000 ,000 ,545** ,532** ,454** Sig. -taile. ,000 **. Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. ,000 ,000 Gambar 3 Gambar 4 Validitas Hasil Riset Uji Kelayakan Model Regresi Berdasarkan tabel 3, hasil perhitungan IBM SPSS didapatkan angka F penelitian sebesar 21,328 > F tabel sebesar 2,68. Jadi Ho ditolak dan H1 diterima. Artinya ada hubungan linier antara variabel independen exogenous aktivitas promosi, gaya hidup konsumen dan kemudahan transaksi terhadap minat beli online. Kesimpulannya ialah model regresi diatas sudah layak dan benar. Uji Ketepatan Predictor yang Digunakan Berdasarkan tabel 1, hasil perhitungan diatas nilai standar error of estimate sebesar 3,5528 < standar deviasi 4,2146 . ariabel aktivitas promos. , 3,9249 . ariabel gaya hidup konsume. , 3,6889 . ariabel kemudahan transaks. Kesimpulannya ketiga variabel exogenous yang digunakan sebagai predictor sudah benar. Uji Kelayakan Koefisien Regresi Kesimpulannya hanya dua variabel yang mempunyai koefisien regresi yang signifikan, yaitu variabel yang nilai signifikan dibawah 0,05. Variabel tersebut antara lain aktivitas promosi memiliki nilai signifikan 0,002 dan gaya hidup konsumen 0,005. Sedangkan variabel kemudahan transaksi koefisien regresi tidak signifikan karena 0,060 > 0,05. Uji Autokorelasi Untuk mengatahui apakah terdapat autokorelasi atau tidak dalam model regresi, ketentuannya adalah: terjadi autokorelasi jika nilai Durbin and Watson = 13. Dari hasil perhitungan pada tabel 2, diperoleh nilai Durbin-Watson sebesar 2,028. Berarti tidak terjadi autokorelasi dalam model regresi yang sudah dibuat. Uji Multikolinieritas Dari hasil perhitungan pada tabel 5, korelasi antar variabel bebas tidak ada yang sangat tinggi, yaitu : korelasi aktivitas promosi dan gaya hidup konsumen sebesar 0,538 dan korelasi aktivitas promosi dengan kemudahan transaksi sebesar 0,461 kemudian korelasi gaya hidup konsumen dan kemudahan transaksi sebesar 0,470. Sehingga dengan demikian tidak terjadi multikolinieritas antar variabel independen yang digunakan pada model regresi ini. Uji Linieritas Berdasarkan gambar 4, dapat disimpulkan data sudah membentuk garis lurus dari sisi kiri bawah ke kanan atas sesuai dengan teori linieritas. Sehingga dapat disimpulkan bahwa linieritas pada model regresi ini sudah dipenuhi. Uji Normalitas Data Berdasarkan gambar 3, maka data berdistribusi normal karena data yang digunakan memiliki kecenderungan membentuk kurva bel. Hasil Riset Pengaruh Variabel Independen Aktivitas Promosi. Gaya Hidup Konsumen dan Kemudahan Transaksi Secara Gabungan Terhadap Minat Beli Secara Online Besarnya nilai R square (RA) pada tabel adalah 0,400. Angka tersebut mempunyai makna besarnya pengaruh variabel independen exogenous aktivitas promosi, gaya hidup konsumen, kemudahan transaksi terhadap minat beli online secara gabungan. Koefisien Determinasi (KD) dengan menggunakan rumus sebagai berikut: KD = RA x 100% KD = 0,400 x 100% KD = 40% Angka 40% mempunyai makna sebagai besarnya pengaruh variabel independen exogeneous aktivitas promosi, gaya hidup konsumen dan kemudahan transaksi terhadap minat beli online secara gabungan. Sedangkan sisanya dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut: e = 1- RA e = 1- 0,400 e = 0,600 atau dalam persen menjadi e = 0,600 x 100% e = 60%. Angka 60% mempunyai makna besarnya faktor lain dalam model diluar ketiga variabel independen exogenous. Atau variabilitas minat beli online dapat diterangkan menggunakan variabel independen exogenous aktivitas promosi, gaya hidup konsumen dan kemudahan transaksi adalah 40%, sedangkan pengaruh sebesar 60% disebabkan oleh variabel-variabel lain di luar penelitian ini. Pengaruh Variabel Independen Aktivitas Promosi. Gaya Hidup Konsumen dan Kemudahan Transaksi Secara Parsial Terhadap Minat Beli Secara Online Hubungan antara Variabel Exogenous Aktivitas Promosi dengan Variabel Endogenous Minat Beli Online Hasil penghitungan IBM SPSS menunjukkan angka t penelitian sebesar 3,193 > t tabel sebesar 1,980, dengan demikian keputusannya adalah HO ditolak dan H1 diterima. Artinya ada hubungan linier antara variabel independen exogenous aktivitas promosi dengan variabel endogenous minat beli online. Karena ada hubungan linier antara kedua variabel tersebut, maka variabel independen exogeneous aktivitas promosi mempengaruhi variabel endogenous minat beli online. Besarnya pengaruh variabel independen exogenous aktivitas promosi terhadap variabel endogenous minat beli online dengan nilai koefisien beta sebesar 0,312 atau 31,2%. Pengaruh ini signifikan karena nilai signifikansi hasil perhitungan 0,000 < 0,05. Hubungan antara Variabel Exogenous Gaya Hidup Konsumen dengan Variabel Endogenous Minat Beli Online Hasil penghitungan IBM SPSS menunjukkan angka t penelitian sebesar 2,857 > t tabel sebesar 1,980, dengan demikian keputusannya adalah HO ditolak dan H1 diterima. Artinya ada hubungan linier antara variabel independen exogenous gaya hidup konsumen dengan variabel endogenous minat beli online. Karena ada hubungan linier antara kedua variabel tersebut, maka variabel independen exogeneous gaya hidup konsumen mempengaruhi variabel endogenous minat beli online. Besarnya pengaruh variabel independen exogenous gaya hidup konsumen terhadap variabel endogenous minat beli online dengan nilai koefisien beta sebesar 0,281 atau 28,1%. Pengaruh ini signifikan karena nilai signifikansi hasil perhitungan 0,005< 0,05. Hubungan antara Variabel Exogenous Kemudahan Transaksi dengan Variabel Endogenous Minat Beli Online Hasil penghitungan IBM SPSS menunjukkan angka t penelitian sebesar 1,906 < t tabel sebesar 1,980. Dengan demikian keputusannya adalah HO diterima dan H1 ditolak. Artinya tidak ada hubungan linier antara variabel independen exogenous kemudahan transaksi dengan variabel endogenous minat beli online. Karena tidak ada hubungan linier antara kedua variabel tersebut, maka variabel independen exogenous kemudahan transaksi tidak mempengaruhi variabel endogenous minat beli online. Nilai koefisien Beta sebesar 0,178 atau 17,8%. Pengaruh ini tidak siginifikan karena nilai signifikansi hasil perhitungan 0,060 > 0,05. Korelasi Antar Variabel Independen Exogenous Aktivitas Promosi. Gaya Hidup Konsumen dan Kemudahan Transaksi Untuk interperetasi nilai koefisien korelasi digunakan kriteria (Sarwono:2. 0 : tidak ada korelasi antara dua variabel o > 0- 0,25: korelasi sangat lemah o > 0,25- 0,5: korelasi cukup o > 0,5- 0,75: korelasi kuat o > 0,75- 0,99: korelasi sangat kuat Korelasi Antara Variabel Independen Exogenous Aktivitas Promosi dan Gaya Hidup Konsumen Perhitungan dengan menggunakan IBM SPSS diperoleh angka koefisien korelasi antara variabel independen exogeneous aktivitas promosi dan gaya hidup konsumen sebesar 0,538. Korelasi 0,538 artinya hubungan antara variabel independen exogenous aktivitas promosi dan gaya hidup konsumen kuat dan searah . asil korelasi positi. Korelasi dua variabel tersebut juga signifikan, hal ini terlihat dengan angka signifikansi . penelitian adalah sebesar 0,000 < 0,01. Korelasi Antara Variabel Independen Exogenous Aktivitas Promosi dan Kemudahan Transaksi Perhitungan dengan menggunakan IBM SPSS diperoleh angka koefisien korelasi antara variabel independen exogeneous aktivitas promosi dan kemudahan transaksi sebesar 0,461. Korelasi 0,461 artinya hubungan antara variabel independen exogenous aktivitas promosi dan gaya hidup konsumen cukup dan searah . asil korelasi positi. Korelasi dua variabel tersebut juga signifikan, hal ini terlihat dengan angka signifikansi . penelitian adalah sebesar 0,000 < 0,01. Korelasi Antara Variabel Independen Exogenous Gaya Hidup Konsumen dan Kemudahan Transaksi Perhitungan dengan menggunakan IBM SPSS diperoleh angka koefisien korelasi antara variabel independen exogeneous gaya hidup konsumen dan kemudahan transaksi sebesar 0,470. Korelasi 0,470 artinya hubungan antara variabel independen exogenous gaya hidup konsumen dan kemudahan transaksi cukup dan searah . asil korelasi positi. Korelasi dua variabel tersebut juga signifikan, hal ini terlihat dengan angka signifikansi . penelitian adalah sebesar 0,000 < 0,01. Diagram Jalur Setelah selesai melakukan penghitungan, maka kemudian dibuat diagram jalur model path analysis, seperti terlihat pada gambar 5. Gambar 5 Hasil Penghitungan Diagram Jalur Pengaruh Aktivitas Promosi. Gaya Hidup Konsumen dan Kemudahan Transaksi terhadap Minat Beli Online e = 0,600 pyx1= 0,312 rx1x2= 0,538 rx1x3=0,461 pyx2= 0,281 rx2x3= 0,470 pyx3= 0,178 Persamaan struktural untuk diagram jalur pada gambar 5 adalah: Y= PYX1 PYX2 PYX3 e Y = 0,312 X1 0,281 X2 0,178 X3 e PENUTUP Kesimpulan Analisis Jalur (Path Analysi. Model Regresi Berganda Berdasarkan analisis hasil dan pembahasan, kesimpulan pada penelitian ini adalah: Pengaruh aktivitas promosi terhadap minat beli online sebesar 0,312 atau 31,2 %. Pengaruh gaya hidup konsumen terhadap minat beli online sebesar 0,281 atau 28,1 %. Pengaruh kemudahan transaksi terhadap minat beli online sebesar 0,178 atau 17,8 %. Pengaruh aktivitas promosi, gaya hidup konsumen, kemudahan transaksi secara gabungan terhadap minat beli online sebesar 0,400 atau 40% . Pengaruh variabel-variabel lain diluar model sebesar 0,600 atau 60% Korelasi antara variabel aktivitas promosi dan kemudahan transaksi sebesar 0,461 Korelasi antara variabel aktivitas promosi dan gaya hidup konsumen sebesar 0,538 Korelasi antara gaya hidup konsumen dan kemudahan transaksi sebesar 0,470 Saran Berdasarkan hasil penelitian, analisis dan pembahasan yang diperoleh, maka saran yang dapat diberikan sebagai berikut: Kepada Tokopedia. Shopee dan Lazada. Berdasarkan hasil penelitian pengaruh kemudahan transaksi terhadap minat beli online lebih rendah dibandingkan pengaruh aktivitas promosi dan gaya hidup konsumen terhadap minat beli online. Penambahan pilihan kepada konsumen dalam hal pembayaran COD dan kartu kredit agar ditingkatkan, sehingga akan berdampak terhadap pesanan yang meningkat karena konsumen memiliki akses terhadap keputusan yang lebih besar dalam menerima dan menolak produk yang tidak sesuai antara katalog dengan fisik produk. Kemudahan transaksi juga berupa biaya pengiriman yang lebih murah, sehingga akan berdampak minat beli online yang akan meningkat oleh karena ongkos kirim yang secara total transaksi menguntungkan konsumen, jika dibandingkan pembelian secara off line. Kepada peneliti selanjutnya yang ingin meneliti atau melanjutkan penelitian ini, disarankan untuk terus mengembangkan penelitian ini dengan mencari faktor lain yang mempengaruhi minat beli online. Selain teknik survey angket juga dapa melakukan teknik wawancara dan survey lapangan sehingga data lebih lengkap dan objektif. Kemudian penelitian ini juga dapat dilakukan kepada populasi yang lebih luas, seperti pelanggan toko belanja online di kota Telukdalam dan Nias Selatan. DAFTAR PUSTAKA