PENGUKURAN PERANGKAT LUNAK SISTEM INFORMASI AKADEMIK MENGGUNAKAN USE CASE POINT Safrizal Program Doktor Ilmu Komputer Universitas Bina Nusantara Fakultas Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Satya Negara Indonesia Email: safrizal. mm@gmail. ABSTRAK Sistem Informasi akademik merupakan sistem utama yang diperlukan untuk proses-proses kegiatan akademik yaitu kegiatan proses belajar mengajar yang membutuhkan tingkat keamanan tinggi dan kecepatan dalam proses pemasukan data serta pencetakan dokumen. Sistem Informasi Akademik di Universitas Satya Negara dibuat sejak tahun 2008. Pada sistem informasi Akademik melayani mahasiswa dimulai dari proses pengisian rencana studi mahasiswa, dibantu pembimbing Akademik untuk memvalidasi jumlah Sks yang diambil sampai akhirnya mahasiswa melakukan perkuliahan dan mendapatkan nilai dalam bentuk kartu hasil studi pada setiap semester. Pengukuran perangkat lunak dengan mengunakan diagram use case point pada Sistem Informasi Akademik Universitas Satya Negara Indonesia didapatkan nilai use case point . = 70,577 dengan nilai tersebut maka termasuk pada kategori kecil karena memiliki skala lebih kecil dari 99. Kata kunci: Pengukuran perangkat lunak. Sistem Informasi Akdemik ABSTRACT Academic Information System is the main system needed for the processes of academic activities that are teaching and learning activities that require high levels of security and speed in the process of data entry and printing of documents. Academic Information System at University Satya Negara Indonesia was made since 2008. In Academic information system to serve students starting from the process of filling the student study plan, assisted academic supervisor to validate the number of Sks taken until finally the students do the lectures and get the value in the form of study results card at each semester. Measurement software using use case point diagram in Academic Information System of University Satya Negara Indonesia got value use case point . = 70,577 with that value then included in small category because have scale smaller than 99. Keywords: Measurement software. Academic Information System PENDAHULUAN Sistem Informasi Akademik merupakan aplikasi sistem informasi akademik berbasis web yang dapat diakses oleh: Ketua Jurusan ,mahasiswa, dosen, staff ,mahasiswa melalui internet. Modul-modul yang tersedia pada website sistem informasi akademik antara lain : A Informasi jadwal kuliah A Cetak jadwal Kuliah A Pengisian FRS Online A Pengisian KST A Pengisian Absensi Oleh Dosen Jurnal Satya Informatika Vol. 2 No. Mei 2017 Halaman 14-21 Pengisian nilai oleh dosen secara online di validasi oleh BAAK, setelah divalidasi dan cetak lalu ditanda tangani oleh dosen. A Cetak Indek Nilai A Cetak nilai kumulatif / transkrip Nilai Universitas Satya Negara Indonesia (USNI), lahir pada tahun 1989 di Jakarta Indonesia . Untuk mendukung proses kegiatan Akademik pada tahun 2008 dibangun Sistem Akademik menggunakan bahasa pemograman PHP. Sistem Informasi Akademik (SIAK) terus dikembangkan sampai saat ini, dengan seiring bertambahnya jumlah SIAK dibangun dengan tujuan untuk mendukung Universitas Satya Negara Indonesia pada kegiatan Akademik agar dapat memberi pelayanan yang maksimal kepada mahasiswa dan memudahkan pada proses belajar mengajar. Sistem Informasi akademik sebagian besar telah dimiliki oleh Universitas. Sekolah Tinggi. Akademi. Pada implementasi pelaksanaan Sistem Informasi Akademik, masih ada juga dilakukan kombinasi secara manual dan tidak sepenuhnya dilakukan secara online, karena dalam menyikapi dan melayani mahasiswa diselesaikan secara kasus perkasus agar mahasiswa dapat menyelesaikan matakuliah yang diambil dan dapat menyusun skripsi sebagai salah satu syarat untuk lulus. Keberagaman kasus mahasiswa biasanya ada pada mahasiswa yang melakukan penyetaraan yaitu: mahasiswa dari Diploma i melanjutkan ke S1, atau mahasiswa pindahan dari kampus lain. Universitas Satya Negara telah menerapkan SIAK sejak tahun 2008 dan masih terus berkembang untuk melengkapi fitur hingga saat ini. Untuk itu, kita perlu tahu bagaimana mengukur SIAK , di mana software dapat diukur berdasarkan panjang, fungsi. SIAK akan diukur dalam perspektif fungsi hanya dengan menggunakan pendekatan USE CASE POINT Use Case Points (UCP) merupakan teknik estimasi perangkat lunak yang digunakan untuk memperkirakan ukuran perangkat lunak dalam proyek pengembangan perangkat lunak. UCP digunakan berdasarkan kebutuhan dari sistem yang digambarkan dalam sebuah use case merupakan bagian dari teknik pemodelan UML. Ukuran perangkat lunak dihitung berdasarkan unsur Ae unsur pada Use Case dengan memperhitungkan pertimbangan teknis dan lingkungan. Untuk proyek perangkat lunak. UCP dapat digunakan untuk menghitung estimasi usaha untuk sebuah proyek. Model Use Case point (UCP) pertama kali dipopulerkan oleh Gustav Karner pada tahun 1993. Model ini terinspirasi dari model function point (Albrecht, 1. tapi dengan beberapa keuntungan pada analisis requirement untuk proses objectory (Karner, 1. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur SIAK universitas Satya Negara menggunakan pendekatan Use Case Point, hasilnya dapat digunakan oleh manajemen untuk mengetahui ukuran perangkat lunak, kompleksitas tingkat dan usaha untuk Dalam tulisan ini, akan menghitung SIAK Universitas Satya Negara Indonesia menggunakan metode Use-Case Poin. Sebuah deskripsi dan penjelasan tentang Use-Case Point akan disajikan dalam Bagian 2. Bagian 3 akan dijelaskan secara detail dalam pengukuran SIAK Universitas Satya negara Indonesia. Pada bagian 4, dijelaskan secara singkat analisis hasils perhitungan. Pada bagian ini, kita akan analisis SIAK ukuran, kompleksitas, dan usaha untuk mengembangkan SIAK USNI. Akhirnya, dalam Bagian 5 kami menyajikan kesimpulan yang didapat dari hasil analisa Jurnal Satya Informatika. Vol. 2 No. Mei 2017 Halaman 14-21 METODE USE CASE POINT Pada bagian ini menjelaskan langkah langkah metode use case ( UCP ) dalam bentuk gambar Langkah langkah yang dilakukan menggunakan Metode Use Case Point adalah sbb: Menghitung Unadjusted Use Case Point (UUCP) Unadjusted Use Case Point (UUCP) didapatkan dari penjumlahan Unadjusted Use Case Weights (UUCW) dengan Unadjusted Actor Weights (UAW). Untuk menghitung Unadjusted Use Case Weights (UUCW) adalah menentukan kategori use case apakah simple, medium atau complex . ihat tabel . Tipe use case Simple Average Complex Bobot Tabel 1 Deskripsi Use case Menggunakan O 3 transaksi Menggunakan 4 sampai 7 transaksi Menggunakan > 7 transaksi Untuk menghitung Unadjusted Actor Weights (UAW) Langkah pertama adalah menentukan kategori aktor apakah sebagai simple, medium atau complex. (Tabel Tipe Actor Simple Medium Complex Bobot Tabel 2 Deskripsi Actor Berinteraksi melalui API, seperti Command Prompt Berinteraksi melalui Protokol, seperti TCP/IP Berinteraksi melalui GUI atau Web Page Jurnal Satya Informatika Vol. 2 No. Mei 2017 Halaman 14-21 Total Unadjusted Actor Weights (UAW) didapat dari menghitung berapa banyak . actor dari masing-masing tipe . ingkat kompleksita. dikali dengan bobot masing masing tipe Menghitung Technical Complexity Factor (TCF) Nilai-nilai pada technical factor tersebut dikalikan dengan bobot masing-masing, kemudian dijumlah untuk mendapatkan Total Technical Factor (TF), lalu digunakan untuk mendapatkan nilai Technical Complexity Factor (TCF). TCF = 0. 01 * Tfacto. Menghitung Environmental Complexity Factor (ECF) Nilai-nilai pada enviromental factor tersebut dikalikan dengan bobot masing-masing, kemudian dijumlah untuk mendapatkan Total Enviromental Factor (EF), lalu digunakan untuk mendapatkan Enviromental Complexity Factor (ECF) ECF = 1. 4 (-0. 03* Efacto. Menghitung Use Case Point ( UCP) Menghitung Use Case Point adalah dengan mengalikan UCP = UUCW *TCE * ECF Menghitung Effort Rate (ER) Effort rate adalah rasio jumlah man-hours per use case point berdasarkan proyek-proyek di masa lalu. Rumus perhitungan estimasi effort menggunakan metode UCP adalah: Estimasi Effort = UCP x ER Apabila nilai ER dihitung dari satu proyek saja maka nilai ER didapatkan dari pembagian antara nilai actual effort dengan nilai UCP, sebagai berikut: Effort Rate ( ER) = Actual Effort UCP STUDI KASUS SIAK USNI uc akademik Unregistered Trial Version EA 13. 0 Unregistered Trial Use case SIAK - USNI Unregistered Trial Version EA 13. 0 Unregistered Trial Membuat jadwal AincludeA Ketua Jurusan Cetak jadwal Unregistered Trial Version EA 13. 0 Unregistered Trial Pengisia FRS Mahasiswa Unregistered Trial Version EA 13. 0 Unregistered Trial Dosen PA Pengisian KST Unregistered Trial Version EA 13. 0 Unregistered Trial Cetak indeks nilai Unregistered Trial Version EA 13. 0 Unregistered Trial Absensi Unregistered Trial Version EA 13. 0 Unregister ed Trial Dosen Pengajar Staff Aka demik Pengisian daftar Unregistered Trial Version EA 13. 0 Unregistered Trial Unregistered Trial Version EA 13. 0 Unregistered Trial Figur1 . Use Case Diagaram SIAK USNI Jurnal Satya Informatika. Vol. 2 No. Mei 2017 Halaman 14-21 Penggunaan Use Case Tersebut diatas terdiri dari 8 penggunaan kegiatan yaitu: Informasi jadwal kuliah Ketua Jurusan Membuat jadwal Kuliah melalui online yang berisikan mengenai matakuliah, dosen pengampu, jumlah SKS , hari, jam dan ruang. Cetak jadwal Kuliah Jadwal yang telah dibuat secara online dapat dicetak untuk diketahui oleh pimpinan, sedangkan mahasiswa dapat melihat jadwal tersebut Pengisian FRS online adalah mahasiswa merencanakan mengambil Mata kuliah semester akan datang agar mengertahui jumlah mahasiswa yang mengambil masing masing mata kuliah tersebut Pengisian KST Pengisian Kst dilakukan melalui FRS yang telah diambil jika sks yang diambil kurang maka dilakukan penambahan sks jika berlebih dilakukan pengurangan sks, berdasarkan IPK yang didapat Pengisian Absensi Oleh Dosen Pengisian Absensi dilakukan oleh mahasiswa dan diketahui oleh dosen Pengisian nilai oleh dosen secara online dengan validasi Baak melalui hardcopy hasil printout yang diberikan dosen. Pengisian Nilai dilakukan oleh dosen ybs yang berisikan nilai absen. Tugas. UTS dan UAS Cetak indek nilai Setelah dosen mengisi nilai, maka nilai tersebut diacetak oleh BAAK persemester Cetak nilai kumulatif / transkrip Nilai Nilai juga dicetak oleh staff BAAK. Nilai kumulatif yaitu jika semester 3, dicetak semesteR1, 2, dan 3 atau transkrip sementara Ada 5 Actor yaitu kajur, dosen PA. Dosen Pengajar, mahasiswa dan staff akademik , yang mana ke 5 actor tersebut termasuk kategori komplek , jadi untuk UAW = 15 , lihat tabel 3 Tabel 3 Category Weight Actors count Simple Average 2 Unadjested Actor Weight Weight Count Untuk mencari UUCW dari 8 usecase tersebut adalah ada kategori, simple, average, dan komplek dan didapat UUCW = 65 . ihat Tabel . UUCP = UAW UUCW = 15 65 = 80 Tabel 4 Use Case Membuat jadwal kuliah Cetak jadwal Kuliah Category Simple Weight Jurnal Satya Informatika Vol. 2 No. Mei 2017 Halaman 14-21 Pengisian FRS Online Average Pengisian KST Average Pengisian Absensi Simple Pengisian Nilai Cetak indek Nilai Average Cetak Nilai kumulatif Complex Unadjested Use case Weight Menghitung Technical Complexity Factor (TCF), dengan Cara Nilai-nilai pada technical factor tersebut dikalikan dengan bobot masing-masing, kemudian dijumlah untuk mendapatkan Total Technical Factor (TF), lalu digunakan untuk mendapatkan nilai Technical Complexity Factor (TCF), dengan data sebagi Tabel 5 Factor Weight Value Distribused System Response Time Is Important End User Efficiency Complex Internal Processing Required Reusable Code Must Be A Focus Installation Easy Usability Cross-Platform Support Easy To Change Highly Concurrent Custom Security Dependence On Third-Part Code Dependence On Third-Part Code TFactor Maka Tfactor Weight * Value = 0. 6 ( 0. 01* T Facto. = 0. 6 ( 0. 01 * . = 0,89 Selanjutnya Menghitung Environmental Complexity Factor (ECF) pada Tabel 6 Tabel 6 Environment complexcity Factor Weight Value Factor Familiarity with the Project Application Experience OO Programming Experience Lead Analyst Capability Motivation STabel Requirements Part Time Staff Difficult Programming Language ECF Jurnal Satya Informatika. Vol. 2 No. Mei 2017 Halaman 14-21 Weight *Value Rumus ECF = 1. 4 ( -0,03* Tfacto. = 1,4 (-0,03* 6 ) = 1,22 Menghitung Use case Point UCP UCP = UUCW *TCF * ECF = 65 *0,89 *1,22 = 70,577 HASIL DAN ANALISA Pada bagian ini, kita akan analisis hasil perhitungan software metrik berdasarkan perangkat lunak yang digolongkan kedalam yaitu Kecil. Menengah. Besar dan Extreme. Kategori kecil nilai UCP lebih kecil atau sama dengan 99, menengah 100-299, besar 300799 dan extreme lebih besar 800. Hasil Sistem Informasi Akademik di Usni adalah 70,577 dan berdasarkan kategori ukuran software termasuk kategori KESIMPULAN Pengukuran perangkat lunak menggunakan Use Case Point, didapat hasil perhitungan sebagai berikut yaitu UAW = 15. UUCW = 65. UUCP = 1,22. TCF = 0,89. UCP = 70, 57. Dengan data tersebut SIAK USNI dikategorikan sebagai pengembangan perangkat lunak berkategori Kecil DAFTAR PUSTAKA