Efektifitas Pemberian Kompos Titonia (Tithonia diversifoli. Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kedelai Pada Tanah Bekas Tambang Emas Giving The Effectiveness Of Composting Titonia (Tithonia diversifoli. To Boost Growth And Soybean Plant Products Used In Land Mine Gold Riza Syofiani Program Studi Agroteknologi. STIPER Sawahlunto Sijunjung Email : rizasyofiani14@gmail. ABSTRACT The presence of activity, gold mining causing the top layer of soil . op soi. which has high fertility mixed with other soil at the bottom which has low fertility and this can reduce productivity soil. Productivity soil can be increased by improving soil chemical properties, one of which is by adding organic material in the form of titonia compost. The purpose of this study was to obtain the correct dosage of titonia compost (Tithonia diversifoli. in the former gold mine land to increase the growth and yield of soybean plants (Glycine max L. This study used a randomized block design (RBD) with 5 levels of treatment and 3 replications. The treatments given were without treatment (A), 10 kg of titonia compost (B), 20 kg of titonia compost (C), 30 kg of titonia compost (D) and 40 kg of titonia compost (E). The research data were statistically analyzed by the F test at 5% If the test results with the F test are significantly different then proceed with Duncan's Multiple Range Test . est DMRT) at a 5% significance level. The results of this study show that the administration of titonia compost (Tithonia diversifoli. 40 kg / bed improves soil chemical properties, growth and yield of soybean plants. Keywords: titonia compost, soybeans, former gold mining land. ABSTRAK Adanya aktivitas penambangan emas, menyebabkan lapisan atas tanah . op soi. yang memiliki kesuburan tinggi bercampur dengan tanah lainnya di bagian bawah yang memiliki kesuburan rendah dan ini dapat menurunkan produktivitas tanah. Produktivitas tanah dapat ditingkatkan dengan memperbaiki sifat kimia tanah, salah satunya dengan penambahan bahan organik berupa kompos titonia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis kompos titonia (Tithonia diversifoli. yang tepat pada lahan bekas tambang emas dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 taraf perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah tanpa perlakuan (A), 10 kg kompos titonia (B), 20 kg kompos titonia (C), 30 kg kompos titonia (D) dan 40 kg kompos titonia (E). Data hasil penelitian dianalisis secara statistik dengan uji F pada taraf Jika hasil pengujian dengan uji F berbeda nyata maka dilanjutkan dengan uji lanjut DuncanAos New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa pemberian kompos titonia (Tithonia diversifoli. 40 kg/bedengan meningkatkan sifat kimia tanah, pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Kata kunci : kompos titonia, kedelai, tanah bekas tambang emas. PENDAHULUAN Rata-rata biomassa keringnya dapat Penambangan emas dilakukan dengan mencapai 2-5 ton ha tahunAA. Titonia sistem tambang terbuka yaitu dengan memiliki kandungan N berkisar antara 3,1- pengupasan tanah penutup bahan tambang. 5,5 %, dan P sebesar 0,2-0,55 % (Hakim Tanah penutup dikeluarkan dari areal dan Agustian, 2. Hasil penelitian tambang selanjutnya bahan tambang digali Bintoro et al. , . kandungan hara dan diangkut keluar. Setelah seluruh bahan titonia adalah sebesar 3,59 % N, 0,34 % P, tambang dikeluarkan, maka terjadi sisa dan 2, 29% K. Titonia memiliki potensi lubang Ae lubang galian serta tanah bekas tambang ini dibiarkan begitu saja hingga tanah, dampak positif pada kesuburan puluhan tahun tanpa menghasilkan produk tanah terutama pada status fosfor (P) di dari pertanian. dalam tanah (Phiri et al. , 2. Tanah lapisan atas . op soi. yang Kedelai memiliki kesuburan tinggi akan bercampur multiguna karena bisa digunakan sebagai dengan tanah lainnya atau tertimbun di bagian bawah. Sebaliknya tanah lapisan sebagai industri manufaktur dan olahan. yang memiliki kesuburan Kebutuhan kedelai di Indonesia setiap rendah justru berada di lapisan atas dan ini dapat menurunkan produktivitas tanah. kedelai setiap tahun 2,2 juta ton. Sebagian Finnel . cit Greb . menyatakan besar kebutuhan kedelai ini diperoleh dari bahwa kehilangan tanah lapisan atas impor (Purwono dan Purnamawati, 2. beberapa sentimeter dapat menurunkan Hasil penelitian ini diharapkan dapat rata-rata produktivitas tanah sebesar 40% pada tanah subur dan 60 % pada tanah tidak (Tithonia diversifoli. yang tepat pada Produktivitas tanah dapat ditingkatkan dengan penambahan bahan organik. Salah pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai satu sumber bahan organik yang mungkin (Glycine max L. dikembangkan insitu dan berkelanjutan II. BAHAN DAN METODE (Tithonia Penelitian dilakukan di lahan bekas Titonia adalah salah satu jenis gulma Nagari tahunan yang tumbuh subur di pinggiran Kecamatan Koto VII. Palaluar. Bahan digunakan untuk penelitian ini adalah dimulai dengan membersihkan lahan dari benih kedelai, kapur. EM4, dedak, titonia. Alat yang digunakan adalah plastik, dilakukan pembuatan petak-petakan per waring, cangkul, sabit, ember, karung, bedengan dengan ukuran 1m x 2m, tiang, bambu, meteran, label, kamera, kemudian tanah diambil dengan cara gunting dan lain-lain. komposit pada kedalaman 0-20 cm dan Penelitian Setelah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang dihaluskan dan diayak dengan ayakan 2 terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan, mm untuk analisis tanah awal diambil 200 sehingga terdapat 15 satuan percobaan. Dengan komposisi yaitu kontrol (A), 10 kg ditaburkan pada bedengan dan diaduk kompos titonia/bedengan (B), 20 kg dengan tanah lalu diinkubasi selama 1 kompos titonia/bedengan (C), 30 kg kompos titonia/bedengan (D), 40 kg diambil pada setiap petak perlakuan titonia/bedengan (E). Hasil Kompos pengambilan sampel tanah awal. Benih dengan uji F pada taraf 5%. Jika hasil kedelai terlebih dahulu direndam dalam ember selama beberapa menit. Lalu benih dilanjutkan dengan uji lanjutan Duncans kedelai yang telah direndam beberapa New Multiple Range Test (DNMRT) taraf menit dipilih yang tenggelam. Penanaman nyata 5%. kedelai dilakukan dengan dengan jarak Pelaksanaan tanam 20 cm x 20 cm. Pemeliharaan yang pembuatan kompos titonia. Pembuatan mencincang titonia sehingga berukuran 3-5 Pemanenan dilakukan pada umur 90 hari Untuk dekomposisi kompos titonia ditambah dekomposer EM4. Titonia diaduk hingga merata dengan dedak dan kapur setelah tanam. Pengamatan yang dilakukan yaitu pengamatan kadar hara kompos titonia, ditumpuk di atas wadah inkubasi atau pemeraman . lastik hitam teba. Setelah Data yang diambil dianalisis satu minggu, titonia dibolak-balik atau secara statistik. HASIL DAN PEMBAHASAN selesai setelah 4 minggu. Persiapan lahan Kadar hara kompos titonia Kompos menyumbangkan unsur hara N. P dan K. titonia dapat dijadikan sebagai sumber bahan organik Hakim et al. , . menyatakan bahwa Tabel 1. Ciri kimia kompos titonia Ciri kimia N-total P-total K Aetotal Satuan (%) (%) (%) Nilai (%) 3,36 0,35 3,60 bahwa dengan pemberian kompos titonia Hasil Analisis Tanah ke tanah bekas tambang emas dapat menaikkan pH tanah. Pengaruh kompos Nilai pH tanah Hasil analisis pH tanah setelah inkubasi kompos titonia menunjukkan titonia terhadap pH tanah disajikan pada Tabel 2. Tabel 2. Nilai pH tanah bekas tambang emas pada berbagai perlakuan kompos titonia Perlakuan A = Kontrol . anpa kompos titoni. B = 10 kg kompos titonia/bedengan C = 20 kg kompos titonia/bedengan D= 30 kg kompos titonia/bedengan E = 40 kg kompos titonia/bedengan Ket : m = masam, am = agak masam Penambahan kompos titonia 40 kg titonia/bedengan meningkatkan pH tanah mendekati netral pH H2O 5,41 m 5,69 m 6,02 am 6,50 am 6,53 am Kandungan C-organik. N total dan C/N Tanah Tanah yaitu 6,53. Smith dan Haddad, . kompos titonia mengalami peningkatan kadar C-organik dan N-total. Pengaruh organik tanah dianggap sebagai kunci dari kompos titonia terhadap kadar C-organik, peningkatan kualitas tanah yitu sifat kimia. N-total dan C/N disajikan pada Tabel 3. Tabel 3. Kandungan C-organik. N total dan C/N tanah bekas tambang emas Perlakuan A = Kontrol . anpa kompos titoni. B = 10 kg kompos titonia/bedengan C = 20 kg kompos titonia/bedengan D= 30 kg kompos titonia/bedengan E = 40 kg kompos titonia/bedengan Ket : sr = sangat rendah, r = rendah Peningkatan kadar C-organik dan Ntotal C-organik (%) 0,75 sr 0,79 sr 0,90 sr 1,74 r 1,94 r N total (%) 0,07 sr 0,14 sr 0,15 r 0,18 r 0,18 r C/N 10,71 r 5,64 r 6,00 r 9,60 r 10,77 r C dan N tanah juga beragam, proses cepat atau lambatnya humifikasi akan ditentukan oleh perbandingan C dan N bahan organik kompos titonia. Kandungan C-organik dan itu sendiri. jumlah N-total pada kompos titonia yaitu Kandungan P-tersedia dan K-dd 35% dan 3,36 % (Tabel . Kandungan C- Pengaruh pemberian perlakuan kompos organik diharapkan mampu memberikan titonia terhadap tanah bekas tambang emas pertumbuhan yang lebih baik. Gusnidar pada kandungan P-tersedia dan K-dd dapat . berpendapat bahwa karbondioksida dilihat pada Tabel 4. Peningkatan kadar P-tersedia berasal bahan organik, karbondioksida ini akan bereaksi dalam tanah membentuk asam kompos titonia yang melepaskan P sebesar 0,35 % (Tabel . Disamping itu asam Pemberian bahan organik ke dalam organik yang berasal dari pelapukan bahan tanah akan mengalami penguraian dan organik tersebut juga berpengaruh dalam membebaskan N. Nitrat merupakan hasil melarutkan unsur P yang terikat dalam proses mineralisasi yang banyak disukai Syofiani . menjelaskan bahwa atau diserap oleh sebagian besar tanaman selama proses dekomposisi bahan organik budidaya (Hakim et al. , 1. dari Pupuk Organik Titonia Plus (POTP) Nilai melepaskan asam-asam organik yang dapat perlakuan kompos titonia umumnya sudah melarutkan P yang terikat di dalam tanah. < 20. Menurut Gusnidar . tingkat Asam-asam dekomposisi bahan organik dapat dilihat mengatasi serapan P oleh kation logam, dengan cara mencegah interaksi logam Peningkatan C-organik dan N-total tanah dengan ion P melalui reaksi kompleks dan yang beragam ternyata menyebabkan rasio khelat, sehingga pada waktu penambahan C/N C/N pupuk P, unsur P tidak dijerap oleh kation logam dan dapat larut sehingga P dapat Tabel 4. Kandungan P-tersedia dan K-dd tanah bekas tambang emas pada berbagai perlakuan kompos titonia Perlakuan P-tersedia K-dd . e/100. A = Kontrol . anpa kompos titoni. 8,16 r 0,23 r B = 10 kg kompos titonia/bedengan 9,12 r 0,24 r C = 20 kg kompos titonia/bedengan 12,90 r 0,28 r D= 30 kg kompos titonia/bedengan 27,64 sd 0,30 sd E = 40 kg kompos titonia/bedengan 19,91 sd 0,33 sd Ket : r = rendah, sd=sedang Peningkatan K-dd asam-asam organik yang dapat melarutkan pemberian kompos titonia, pada tanah ini mineral basa seperti K. akan membebaskan unsur K ke dalam Pertumbuhan dan hasil tanaman Disamping itu juga akibat pelarutan Tinggi tanaman . mineral K oleh asam-asam organik yang Menurut Pemberian Hardjowigeno . , penambahan bahan Hasil rata-rata tinggi tanaman organik ke dalam tanah akan melepaskan dapat dilihat pada Tabel 5. Tabel 5. Rata Ae rata tinggi tanaman kedelai dengan berbagai perlakuan kompos titonia. Perlakuan Tinggi Tanaman . 14,11 b A = Kontrol (Tanpa perlakua. 15,59 ab B = 10 kg kompos titonia/bedengan 16,24 a C = 20 kg kompos titonia/bedengan 16,33 a D = 30 kg kompos titonia/bedengan 16,39 a E = 40 kg kompos titonia/bedengan KK = 5,00 % Angka Ae angka pada kolom yang sama, diikuti oleh huruf kecil yang sama berbeda tidak nyata menurut DNMRT pada taraf nyata 5%. Perlakuan 40 kg kompos titonia per memperbaiki sifat kimia tanah seperti pH, bedengan (E) dapat meningkatkan tinggi C-organik. P-tersedia. K-dd dan terutama unsur N. Kandungan unsur hara N sebesar dibandingkan dengan tanpa perlakuan. Hal 3,36 % yang terdapat dalam kompos ini disebabkan oleh pemberian kompos 2,28 (Tabel bagian-bagian tanaman. Menurut Marsono dan Sigit lebih banyak dapat menyerap unsur hara . , peranan utama unsur N adalah dibandingkan dengan tanaman lainnya. untuk mempercepat pertumbuhan tanaman Tingginya jumlah polong pada perlakuan, secara keseluruhan terutama batang dan disebabkan banyaknya jumlah P yang dapat diserap tanaman, dimana jumlah P- Jumlah polong per tanaman . tersedia pada tanah dengan pemberian Pemberian kompos titonia berada pada kriteria rendah memberikan pengaruh berbeda tidak nyata sampai sedang (Tabel . Kandungan terhadap jumlah polong pertanaman. Hasil unsur hara yang terdapat dalam kompos pengamatan jumlah polong per tanaman pada tanaman kedelai minggu ke 10 dapat sifat fisik, biologi dan kimia tanah. (Tabel . mampu memperbaiki dilihat pada Tabel 6. Perlakuan E dan D Tabel 6. Rata Ae rata jumlah polong per tanaman dengan berbagai perlakuan kompos titonia Perlakuan Jumlah polong per tanaman . A = Kontrol (Tanpa perlakua. 35,73 B = 10 kg kompos titonia/bedengan 37,60 C = 20 kg kompos titonia/bedengan 48,80 D = 30 kg kompos titonia/bedengan 48,93 E = 40 kg kompos titonia/bedengan 49,00 KK = 36,46 % Unsur hara yang paling berperan peranan penting bagi pembelahan sel serta dalam pembentukan polong adalah unsur P bagi perkembangan jaringan meristematik, dengan tersedianya unsur P bagi tanaman serta meningkatkan produksi biji-bijian (Sutedjo, 2. seiring dengan peningkatan biji. Fosfor Berat 1000 biji . ditemukan dalam jumlah relatif lebih Pemberian kompos titonia memberikan banyak pada buah dan biji tanaman. pengaruh berbeda nyata pada berat 1000 Unsur-unsur Rata Ae rata berat 1000 biji tanaman pembentuk inti sel, selain itu mempunyai kedelai dapat dilihat pada Tabel 7. Tabel 7. Rata Ae rata berat 1000 biji tanaman kedelai dengan berbagai perlakuan kompos Perlakuan Berat 1000 biji . A = Kontrol (Tanpa perlakua. 133,40 B = 10 kg kompos titonia/bedengan 133,80 C = 20 kg kompos titonia/bedengan 141,60 D = 30 kg kompos titonia/bedengan 141,86 E = 40 kg kompos titonia/bedengan 142,10 KK = 3,04 % Berat 1000 biji tanaman kedelai pada IV. KESIMPULAN perlakuan 40 kg kompos titonia/bedengan Pemberian kompos titonia pada (E) lebih berat dibandingkan dengan perlakuan (A. D). Hal ini disebabkan unsur hara yang disumbangkan kompos pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. titonia lebih banyak, terutama adalah unsur Dosis terbaik terdapat pada pemberian hara P yang terdapat pada kompos titonia kompos titonia 40 kg per bedengan. (Tabel . mampu diserap oleh tanaman kedelai dengan baik, dimana P berperan DAFTAR PUSTAKA