MBA Journal: Management. Business Administration, and Accounting Journal e- ISSN: 3089-218X Vol. 2 No. Juni 2026 Hal 25 - 35 DAMPAK PEMASARAN MEDIA SOSIAL DAN WORD OF MOUTH TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN DI SOMEWHERE COFFEE SUKABUMI Nadia Ayuninggita Zaldi Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Program Studi Manajemen. Universitas Sains Indonesia. Cibitung. Bekasi Email Korespondensi : nayuninggita@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pemasaran media sosial dan Word Of Mouth terhadap keputusan pembelian konsumen di Somewhere Coffee Sukabumi. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 96 sampel dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling yang memiliki kriteria sebagai pengunjung yang pernah dan belum pernah berkunjung ke Somewhere Coffee. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : . Media sosial berdampak positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 2,839 dan koefisien regresi memiliki nilai positif sebesar 0,225. Word Of Mouth berdampak positif dan signikan terhadap keputusan pembelian, dibuktikan dari nilai t hitung 3,619 dan koefisien regresi memiliki nilai positif sebesar 0,279. Media Sosial dan Word Of Mouth berdampak positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 38,489 dengan signifikansi 0,000. Besarnya dampak media sosial dan Word Of Mouth terhadap keputusan pembelian dibuktikan dengan nilai adjusted R squere sebesar 0,511 menunjukkan bahwa kemampuan variabel independent dalam menjelaskan variasi variabel dependent adalah sebesar 51,1% dan sisanya sebesar 48,9% dijelaskan oleh variabel lain diluar model penelitian Kata Kunci: Media Sosial. Word Of Mouth. Keputusan Pembelian ABSTRACT This study aims to determine the impact of social media marketing and word of mouth on consumer purchasing decisions at Somewhere Coffee Sukabumi. The method used in this study is a quantitative descriptive research method using a questionnaire distributed to 96 samples using purposive sampling techniques with criteria as visitors who have and have not visited Somewhere Coffee. The results of this study indicate that: . Social media has a positive and significant impact on purchasing decisions, as evidenced by a t-value of 2. 839 and a regression coefficient with a positive value of 0. Word of Mouth has a positive and significant impact on purchasing decisions, as evidenced by a t-value of 3. 619 and a regression coefficient with a positive value of and . Social media and word of mouth have a positive and significant impact on purchasing decisions, as evidenced by a t-value of 38. 489 with a significance level of 0. The magnitude of the impact of social media and Word of Mouth on purchasing decisions is evidenced by an adjusted R-squared value of 0. indicating that the ability of the independent variables to explain the variation in the dependent variable is 1%, with the remaining 48. 9% explained by other variables outside the research mode. Keywords: Social Media. Word Of Mouth. Purchasing Decisions MBA Journal: Management. Business Administration, and Accounting Journal e- ISSN: 3089-218X Vol. 2 No. Juni 2026 Hal 25 - 35 PENDAHULUAN membuktikan bahwa platform TikTok menjadi platform terpopuler yang diminati masyarakat Era digitalisasi saat ini sedang berkembang Indonesia Perkembangannya menyebabkan perubahan paling populer saat ini. Kepopuleran TikTok dan konsep ini dapat mengubah interaksi, komunikasi. Instagram dapat menjadikan kedua platform ini fungsi bisnis, dan model bisnis menjadi lebih menjadi sarana yang efektif untuk berbisnis melalui Menurut buku UMKM dalam Digitalisasi Cendikia Mulia keunggulan dari setiap masing-masing fitur yang Mandiri ditawarkan platform tersebut. Melalui media sosial, . , digitalisasi adalah suatu proses konversi dari teknologi analog ke teknologi digital, atau Perkembangan analisis TikTok dan Instagram saja. Selain pemasaran melalui media sosial. Word Dengan demikian, memanfaatkan aplikasi Of Mouth atau yang kita ketahui sebagai bentuk penunjang bisnis yang marak digunakan konsumen pemasaran tradisional dari mulut ke mulut ini, dapat membantu dan juga dapat mempengaruhi keputusan usahanya dan dapat memutuskan pangsa pasar yang akan dituju dengan mudah. Word Mouth merupakan salah satu bentuk pemasaran yang dilakukan dari mulut ke mulut. Dapat memberikan Mengutip dari slice. id mengenai penggunaan bahwa penelitian ini terbatas dan hanya pada konsumen hingga maraknya aplikasi penunjang strategi pemasaran digital. Namun, perlu dicatat satu dampak dari digitalisasi yaitu memberi dampak platform tersebut cukup menjanjikan sarana berupa mempengaruhi berbagai sektor kehidupan. Salah loyalitas konsumen. Dengan demikian, kedua meningkatkan kinerja, efisiensi, atau model bisnis interaksi/komunitas, penggunaan teknologi dan data digital untuk (Info. TikTok dan Instagram menjadi platform yang lebih cepat dan efisien. Dalam konteks bisnis, tren/isu/konten di Indonesia. Dapat dikatakan perilaku konsumen yang menginginkan pelayanan Nasional, informasi lebih detail kepada individu maupun kelompok melalui pengalaman mereka terhadap marketing di Indonesia, ada sebanyak 183,3 juta rasa puas yang diterimanya. Bentuk pemasaran ini jiwa jumlah pengguna internet di Indonesia, dari juga dapat membantu para pengusaha menerima jumlah penduduk di Indonesia 281,6 juta jiwa pada 2024 mengutip dari Badan Pusat Statistik. Dan Menurut waktu yang dihabiskan masyakarat di setiap Erianto rekomendasi yang diberikan kepada pelanggan atas platform media sosial per 2024 ialah platform dasar adanya pengalaman yang telah diterimanya TikTok dengan jumlah waktu 38 jam 26 menit selama ini sehingga mempunyai dampak yang Disusul oleh YouTube 31 jam 28 menit cukup berarti dalam pengambilan keputusan (Opa & dan Instagram 16 jam 10 menit. Ini cukup MBA Journal: Management. Business Administration, and Accounting Journal e- ISSN: 3089-218X Vol. 2 No. Juni 2026 Hal 25 - 35 Astuti. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Melihat Jakarta, 2. menjamur di Sukabumi, ini cukup menunjukan bahwa peluang bisnis coffeeshop di Sukabumi Keputusan pembelian konsumen merupakan cukup menjanjikan. Melalui media sosial dan Word bagian dari perilaku konsumen mengenai studi Of Mouth apakah strategi ini berpengaruh dalam strategi pemasaran era saat ini dan mampu organisasi memilih, membeli, menggunakan, dan membawa Somewhere Coffee menjadi salah satu bagaimana barang, jasa, ide, atau pengalaman untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka. dibicarakan akhir-akhir ini karena menarik banyak Menurut Carolus Borromeus Mulyatno keputusan perhatian masyarakat di Sukabumi. Apakah ada pembelian juga dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor pengaruh media sosial dan Word Of Mouth faktor yaitu persepsi harga, kualitas produk, iklan terhadap keputusan pembelian konsumen dalam media sosial, social media marketing, electronic menarik minat masyarakat terhadap Somewhere Word Of Mouth, desain produk, brand image, brand Coffee tersebut sehingga menghasilkan kepuasan awareness, lifestyle, kualitas layanan, promosi dan dalam berkunjung. Sukabumi lain sebagainya (Maulana . Universitas Medan Area Dari uraian diatas, melihat Somewhere , 2. Coffee menjadi salah satu coffeeshop hidden gem Pemanfaatan media sosial di Sukabumi juga keterbatasan akses menuju coffeeshop tersebut penyebaran informasi. Sebanyak 1,9 juta penduduk kurang memadai, penulis ingin meneliti apakah Kabupaten Sukabumi mengakses internet, dari total pemasaran media sosial dan Word Of Mouth dapat penduduk Kabupaten Sukabumi yang jumlahnya mencapai 2,7 juta jiwa hampir 72,3% masyarakat Sehingga judul yang diangkat adalah memiliki dan menggunakan teknologi. Artinya ada "Dampak Pemasaran Media Sosial dan Word Of 1,9 juta lebih penduduk Kabupaten Sukabumi Mouth Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Di Somewhere Coffee Sukabumi". (Salam. Sukabumi yang menarik minat konsumen walaupun Dengan demikian pelaku usaha dapat memanfaatkan media KAJIAN LITERATUR TERDAHULU sosial sebagai strategi promosi agar menarik perhatian yang luas, termasuk dari warga sekitar Keputusan Pembelian Mengutip dari (Iswanto, 2. keputusan nongkrong yang menarik. Dengan konten visual untuk membeli sesuatu dibuat oleh konsumen, dan membagikan foto atau cerita mereka, sehingga hal ini terjadi ketika mereka yakin ingin membeli dapat meningkatkan eksposur coffeeshop tersebut. barang tertentu. Hal ini mencakup mengetahui MBA Journal: Management. Business Administration, and Accounting Journal e- ISSN: 3089-218X Vol. 2 No. Juni 2026 Hal 25 - 35 dengan pasti produk apa yang mereka inginkan, berguna untuk mempromosikan produk kepada kapan mereka berencana membelinya, dimana mereka akan mendapatkannya dan bagaimana mereka Word Of Mouth (X. akan membayarnya. Keputusan pembelian adalah Word Of Mouth adalah komunikasi antara memilih untuk membeli barang atau jasa guna dua orang di mana salah satu pihak membagikan memenuhi kebutuhan mereka yang terdiri dari pesan kepada pihak lain, dan pihak kedua menerima pengenalan kebutuhan dan keinginan, pencarian pesan tersebut tanpa tujuan untuk menjual produk, informasi, evaluasi terhadap alternatif pembelian, layanan, atau merek. Jenis berbagi ini seringkali keputusan pembelian dan tingkah laku setelah memengaruhi apa yang diharapkan pelanggan dari Singkatnya, keputusan pembelian adalah suatu perusahaan atau produk (Arisman, 2. saat seorang konsumen memilih untuk membeli suatu Berdasarkan Artinya, konsumen memilih satu produk dari (Adiningtias Fadili, menjelaskan tentang bagaimana Word Of Mouth banyak pilihan untuk membeli apa yang mereka pengalamannya sendiri, maka ini jauh lebih jelas bagi pelanggan daripada informasi yang terdapat Media Sosial (X. dalam iklan. WOM (Word Of Mout. adalah Media sosial adalah platform online tempat komunikasi yang dilakukan dari mulut ke mulut seseorang dapat melakukan interaksi, berbagi yang merupakan bagian dari proses komunikasi informasi, dan membuat konten mereka sendiri. berupa pemberian rekomendasi atau referensi Media melalui pendekatan personal, baik secara individu mengubah cara orang berkomunikasi menjadi maupun kolektif, informasi mengenai suatu produk percakapan dua arah. Dave Kerpen, dalam bukunya atau layanan disampaikan kepada pihak lain tahun 2011 berjudul Likeable Social Media, (Pranandha & Kusumadewi, 2. mengatakan bahwa media sosial terdiri dari gambar, video, teks, dan percakapan yang terjadi dalam Media Sosial (X. terhadap Keputusan suatu jaringan. Jaringan ini dapat menghubungkan Pembelian (Y) orang-orang atau kelompok seperti bisnis dan Menurut buku UMKM dalam Digitalisasi organisasi (Nandy, 2. Dapat disimpulkan Nasional, bahwa penggunaan media sosial dapat menjadi cara . , digitalisasi adalah suatu proses konversi masyarakat berkomunikasi satu sama lain dan bagi dari teknologi analog ke teknologi digital, atau pelaku bisnis untuk mempromosikan dirinya. Setiap penggunaan teknologi dan data digital untuk platform media sosial memiliki fitur-fitur unik yang meningkatkan kinerja, efisiensi, atau model bisnis Cendikia Mulia Mandiri (Info, 2. Media sosial itu sendiri adalah sebuah MBA Journal: Management. Business Administration, and Accounting Journal e- ISSN: 3089-218X Vol. 2 No. Juni 2026 Hal 25 - 35 platform online tempat seseorang dapat melakukan yang telah diterimanya selama ini sehingga interaksi, berbagi informasi, dan membuat konten mempunyai dampak yang cukup berarti dalam mereka sendiri. Media sosial memanfaatkan internet pengambilan keputusan (Opa & Astuti. Universitas untuk mengubah cara orang berkomunikasi menjadi Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, 2. percakapan dua arah. Terciptanya media sosial Hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu sekarang ini memberi banyak manfaat, salah satunya oleh (Arafah & Subali, 2. yang menjelaskan bahwa Word Of Mouth mempengaruhi keputusan keputusan pembelian. Dengan banyaknya platform pembelian secara positif. Dengan demikian hipotesis yang menyediakan berbagai fitur, masyarakat dapat yang dapat dibuat yaitu: mengunggah atau mengakses segala informasi H2: Word Of Mouth berpengaruh positif terhadap Konsumen dapat mempelajari produk atau keputusan pembelian mendapatkan penawaran melalui media promosi. Hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu Media Sosial (X. dan Word Of Mouth (X. oleh (Opa & Astuti. Universitas Pembangunan terhadap Keputusan Pembelian (Y) Nasional Veteran Jakarta, 2. yang menunjukkan Dalam era digital yang terus berkembang, bahwa media sosial mempengaruhi keputusan media sosial menjadi sarana penting bagi pelaku pembelian secara positif. Dengan demikian hipotesis bisnis untuk memperluas promosi, meningkatkan yang dapat dibuat yaitu: H1: media sosial berpengaruh positif terhadap Mengutip buku Era Digital Dampak dan keputusan pembelian Potensi Teknologi Informasi karya Listra & Noviyanti, teknologi informasi dikatakan sudah Word Of Mouth (X. terhadap Keputusan membawa banyak perubahan pada cara hidup dan Pembelian (Y) bekerja (Kumparan, 2. Perkembangan digital Word Of Mouth atau yang kita ketahui mampu mempengaruhi berbagai sektor kehidupan. sebagai bentuk pemasaran tradisional dari mulut ke Salah satu dampak digitalisasi memberi pengaruh mulut ini, dapat membantu dan juga dapat Pada konsumen, hingga maraknya aplikasi penunjang dasarnya, konsumen akan sangat selektif dalam bisnis, sehingga dapat mempengaruhi minat dan memilih sebuah produk untuk dibeli maupun keputusan pembelian. Akan banyak pertimbangan sebelum Sementara itu. Word Of Mouth merupakan mereka menentukan. Bentuk pemasaran ini juga salah satu bentuk pemasaran yang dilakukan dari dapat membantu para pengusaha menerima banyak mulut ke mulut. Menurut Erianto dimana pendapat minat konsumen untuk berkunjung. Menurut Erianto atau rekomendasi yang diberikan kepada pelanggan dimana pendapat atau rekomendasi yang diberikan kepada pelanggan atas dasar adanya pengalaman diterimanya selama ini sehingga mempunyai MBA Journal: Management. Business Administration, and Accounting Journal e- ISSN: 3089-218X Vol. 2 No. Juni 2026 Hal 25 - 35 dampak yang cukup berarti dalam pengambilan Penelitian keputusan (Opa & Astuti. Universitas Pembangunan kuantitatif asosiatif untuk menguji pengaruh Media Nasional Veteran Jakarta, 2. Karena dianggap Sosial dan Word Of Mouth terhadap Keputusan lebih jujur dan terpercaya. WOM memiliki dampak Pembelian yang cukup besar terhadap keputusan pembelian. Sukabumi. Penentuan jumlah sampel dilakukan Baik itu media sosial dan WOM keduanya saling menggunakan pendekatan Lemeshow . karena melengkapi dalam memperkuat persepsi, minat, dan jumlah populasi yang pasti tidak diketahui, sehingga keyakinan konsumen terhadap suatu produk, diperoleh jumlah sampel sebanyak 96 responden sehingga berpengaruh langsung pada keputusan yang dianggap dapat mewakili populasi penelitian. pembelian konsumen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Konsumen Somewhere Coffee Hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu purposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel oleh (Opa & Astuti. Universitas Pembangunan berdasarkan kriteria tertentu agar sesuai dengan Nasional Veteran Jakarta, 2. yang menunjukkan tujuan penelitian. Pengumpulan data dilakukan Mouth melalui kuesioner dengan skala Likert lima tingkat. mempengaruhi keputusan pembelian secara positif Populasi penelitian ini adalah konsumen yang pernah dan signifikan baik secara parsial dan simultan. atau belum pernah berkunjung ke Somewhere Coffee Dengan demikian hipotesis yang dapat dibuat yaitu: Sukabumi, dengan sampel sebanyak 96 responden. Word H3: Media sosial dan word of mouth berpengaruh HASIL DAN PEMBAHASAN positif terhadap keputusan pembelian Uji Validitas Kerangka Konseptual Uji validitas dilakukan pada 30 responden pertama dengan menggunakan software SPSS Statistics 25. Temuan uji validitas pada 30 responden dianggap Media Sosial (X. valid apabila nilai r hitung lebih besar dari r tabel. Keputusan Pembelian (Y) Tabel r dihitung menggunakan ambang signifikansi 5%, dan hasilnya adalah 0,361. Berdasarkan hasil uji Word Of Mouth (X. validitas yang dilakukan dengan menggunakan SPSS 25, seluruh instrumen dikatakan valid apabila total nilai r lebih besar dari r tabel dan nilai signifikan kurang dari 0,05. Tabel 1. Uji Validitas Gambar 1. Kerangka Konseptual Variabe METODE Item X1. X1. 0,658 0,746 0,361 0,361 Keteranga VALID VALID MBA Journal: Management. Business Administration, and Accounting Journal e- ISSN: 3089-218X Vol. 2 No. Juni 2026 Hal 25 - 35 Variabe Item hitung tabel X1. 0,593 0,361 X1. 0,701 0,361 X1. 0,787 0,361 X1. 0,698 0,361 X1. 0,812 0,361 X1. 0,433 0,361 X1. 0,659 0,361 X1. 0,671 0,361 X1. 0,754 0,361 X2. 0,823 0,361 X2. 0,789 0,361 X2. 0,830 0,361 X2. 0,789 0,361 X2. 0,509 0,361 X2. 0,497 0,361 X2. 0,780 0,361 X2. 0,735 0,361 X2. 0,784 0,361 X2. 0,783 0,361 X2. 0,802 0,361 0,662 0,361 0,729 0,361 0,706 0,361 0,514 0,361 0,785 0,361 0,827 0,361 0,696 0,361 0,516 0,361 Sumber : Hasil Olah Data, 2025 menampilkan temuan pengujian reliabilitas pada Keteranga VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID variabel keputusan pembelian, media sosial, dan Word Of Mouth Tabel 2. Uji Reliabilitas Variabel Cronbach Aos Alpha 0,883 Kesimpula 0,883 > 0,600 0,915 > 0,600 0,834 > 0,600 Media Sosial Word Of 0,915 Mouth Keputusa 0,834 Pembelia Sumber : Hasil Olah Data, 2025 VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID Keteranga Reliabel Reliabel Reliabel Berdasarkan Tabel 2, masing-masing variabel memiliki koefisien Cronbach's Alpha lebih besar dari 0,6. Dapat disimpulkan bahwa kedua variabel penelitian telah memenuhi syarat. Artinya, kuesioner VALID tersebut jika dipergunakan untuk mengukur variabel VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID media sosial yang sama akan mendapatkan informasi 88,3% sama, jika dipergunakan untuk mengukur variabel Word Of Mouth akan mendapatkan informasi 91,5% sama, dan jika dipergunakan untuk mengukur variabel keputusan pembelian yang sama akan mendapatkan informasi 83,4% . Uji Normalitas Uji Reliabilitas Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah Uji reliabilitas penelitian ini dilakukan dengan data yang diteliti memiliki distribusi yang normal metode koefisien cronbach alpha menggunakan atau tidak. Uji normalitas dalam penelitian ini program SPSS 25. Ghozali . menyatakan bahwa menggunakan One Sample Kolmogorov-Smirnov suatu instrumen dikatakan reliabel jika nilai CronbachAos alpha tersebut lebih besar dari 0,6 dan kualitas pengukuran suatu instrumen meningkat seiring dengan peningkatan koefisien alpha-nya. Semakin kuat item pernyataan atau pertanyaan pada koefisien, maka koefisien alpha mendekati 1. Tabel 2 MBA Journal: Management. Business Administration, and Accounting Journal e- ISSN: 3089-218X Vol. 2 No. Juni 2026 Hal 25 - 35 Sumber : Hasil Olah Data, 2025 Sumber : Hasil Olah Data, 2025 Temuan uji heteroskedastisitas pada grafik scatter plot Gambar 3 menunjukkan bahwa emisi data tersebut menyebar atau titik-titik tersebut tidak memiliki pola Gambar 2. Uji Normalitas yang jelas. Bintik-bintik ini tersebar secara acak di atas Hasil pada gambar 2 diatas menunjukkan bahwa pada dan di bawah sumbu Y nol. Dengan demikian, dapat kolom kolmogorov-smirnov dapat diketahui nilai signifikansi Asymp. Sig. -taile. lebih besar dari Dengan demikian, berdasarkan 0,05 yaitu sebesar 0,200. Sehingga dapat disimpulkan hasil uji heteroskedastisitas dapat disimpulkan bahwa bahwa data penelitian berdistribusi normal. model regresi telah sesuai syarat asumsi. Analisis Regresi Linier Berganda Uji Multikolinearitas Tabel 4. Uji Analisis Regresi Linier Berganda Tabel 3. Uji Multikolinearitas Variabel Tolerance VIF Keterangan 0,469 2,131 Bebas Multikolinear 0,469 2,131 Bebas Multikolinear Model Sumber : Hasil Olah Data, 2025 Tabel 3 menampilkan nilai VIF 2,131 yang ditentukan dengan menghitung dampak Word Of 1 (Const Media Sosial Word Mouth Mouth (X. dan media sosial (X. Nilai VIF menunjukkan bahwa variabel independen, tidak memiliki nilai VIF lebih besar dari 10 yang menunjukkan tidak terjadi multikolinearitas antar Coefficientsa Unstandar Standar Coefficient Coefficie Std. Err Beta 10,97 0,225 2,313 0,079 0,318 0,279 0,077 0,405 Dependent Variable: Keputusan Pembelian variabel independen. Sumber : Hasil Olah Data, 2025 Uji Heteroskedastisitas Persamaan regresi: Y = 10,979 0,225X1 0,279X2 Dimana: Y = Keputusan Pembelian Gambar 3. Uji Heteroskedastisitas MBA Journal: Management. Business Administration, and Accounting Journal e- ISSN: 3089-218X Vol. 2 No. Juni 2026 Hal 25 - 35 X1 = Media Sosial X2 = Word Of Mouth Persamaan regresi diatas memiliki makna sebagai Nilai konstanta = 10,979 yang berarti bahwa memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Uji F Tabel 6. Uji F jika variabel media sosial dan Word Of Mouth maka akan ada keputusan pembelian sebesar Model 10,979. Nilai koefisien variabel media sosial = 0,225 Sum of Squares Sig. Regression 1147,562 38,489 <0,000 menunjukkan bahwa jika variabel media sosial mengalami kenaikan sebesar 1 . maka keputusan pembelian akan meningkat sebesar 0,225. Nilai koefisien variabel Word Of Mouth = Residual 1386,396 Total 2533,958 Sumber : Hasil Olah Data, 2025 0,279 menunjukkan bahwa jika variabel Word Tabel 6 menyajikan nilai signifikansi dengan Of Mouth mengalami kenaikan sebesar 1 . mudah dibaca. Hasilnya adalah 0,000. Terdapat maka keputusan pembelian akan meningkat nilai sig pada hasil tersebut. ya0 ditolak sedangkan sebesar 0,279. H1 diterima jika 0,000 kurang dari 0,05. Oleh Uji T karena itu, dapat disimpulkan bahwa variabel Tabel 5. Uji T media sosial dan Word Of Mouth berpengaruh Variabel Sig Media Sosial 2,839 <0,000 Word Of Mouth 3,619 <0,000 secara simultan terhadap variabel keputusan Koefisien Determinan . Tabel 7. Koefisien Determinan Sumber : Hasil Olah Data, 2025 0,722 Hasil uji t menunjukkan bahwa media sosial memiliki nilai t sebesar 2,839 dengan signifikansi R Square Adjusted R Squere 0,521 0,511 Sumber : Hasil Olah Data, 2025 <0,000, sehingga dapat disimpulkan bahwa media sosial berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Tabel diatas menunjukkan perolehan nilai Pembelian. Demikian pula. Word Of Mouth Adjusted R square (R. sebesar 0,511 = 51,1% memiliki nilai t sebesar 3,619 dengan signifikansi maka dapat disimpulkan bahwa variabel media <0,000, yang berarti variabel ini juga berpengaruh sosial dan Word Of Mouth secara bersama-sama Pembelian. mempengaruhi variabel keputusan pembelian Dengan demikian, kedua variabel Media Sosial sebesar 51,1% sedangkan sisanya sebesar 48,9% dan Word of Mouth secara statistik terbukti dipengaruhi oleh faktor lain diluar variabel Keputusan MBA Journal: Management. Business Administration, and Accounting Journal e- ISSN: 3089-218X Vol. 2 No. Juni 2026 Hal 25 - 35 penelitian yang tidak diperhitungkan dalam model Somewhere Coffee, baik dalam unggahan akun media penelitian ini. sosial Somewhere Coffee dalam membuat konten KESIMPULAN DAN SARAN yang jauh lebih menarik agar dapat lebih banyak Kesimpulan menarik keputusan pembelian yang dilihat oleh Hasil analisis yang telah dilakukan oleh pengguna yang memiliki media sosial. Sehingga peneliti dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan interaksi yang dilakukan menjadi jauh lebih mudah dari rumusan masalah yang telah dikemukakan pada dan konten yang diunggah bervariatif dan menarik bab 1 maka jawaban atas rumusan masalah dan juga simpulan dari penelitian tentang AuDampak Pemasaran Kepuasan dalam berkunjung juga dapat membuat Media Sosial dan Word Of Mouth Terhadap penyebaran informasi lebih luas terjangkau dalam Keputusan Pembelian Konsumen di Somewhere penyebaran informasi dari mulut ke mulut (WOM). Coffee SukabumiAy, sebagai berikut: Diharapkan Somewhere Coffee terus memperluas Hasil penelitian uji t menunjukkan bahwa jangkauan dan menerima saran maupun kritik dalam terdapat dampak yang positif dan signifikan interaksi dikomunitas jejaring media sosialnya. terhadap keputusan DAFTAR PUSTAKA . Maret . [EDISI 2. TREN PENGGUNA MEDIA SOSIAL dan DIGITAL MARKETING INDONESIA. STATISTIK. Juni . Jumlah Penduduk Pertengahan Tahun (Ribu Jiw. , 2022-2014. Abdullah. Sani. , & Febrian. MANAJEMEN PEMASARAN. Purbalingga: CV. EUREKA MEDIA AKSARA. Alfahrezya. Repository Universitas Nusantara PGRI Kediri. 7 BAB II LANDASAN TEORI Menurut Sugiyono . Arafah. , & Subali. Universitas Muhammadiyah PROF. DR. HAMKA, Jakarta. Indonesia. Pengaruh Word Of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian Pada Konsumen Angkringan Cahsaiki Bekasi. Arisman. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Medan. PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING DAN WORD OF MOUTH TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (STUDI KASUS PADA CAFE BARBEKOE). Asmadi. Januari . TikTok dan Instagram: Mana yang Lebih Efektif untuk Bisnis? Gcomm. Info. Juli . Digitalisasi: Pengertian dan Manfaatnya di Era Modern. Ishak. Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor. Hal ini menunjukan sebaran dari media sosial memiliki dampak positif bagi Somewhere Coffee. Hasil penelitian uji t menunjukan bahwa terdapat dampak yang positif dan signifikan antara Word Of Mouth terhadap keputusan Hal ini menunjukan bagaimana informasi yang dilakukan dari mulut ke mulut (WOM) mempunyai dampak positif bagi Somewhere Coffee. Hasil penelitian dari uji f menunjukan bahwa terdapat dampak positif dan signifikan antara media sosial dan Word Of Mouth terhadap keputusan pembelian. Dengan nilai koefisien determinan Adjusted R Square 0,511 atau 51,1%. Saran