Fauzi Fathur Rosi Dkk: Pemberdayaan Masyarakat Desa Lancar melalui PenguatanA. | 119 ABDINA: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 3. No. Juli Ae Desember 2024 ISSN: 2962-2646 . https://ejournal. id/index. php/abdina/index PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA LANCAR MELALUI PENGUATAN LITERASI AL-QURAoAN BERBASIS METODE YANBUAoUL QURAoAN Fauzi Fathur Rosi1. Fauzan2 1,2. Universitas Al-Amien Prenduan fauzifathurrosi@gmail. com 1, fauzan@gmail. Abstract: The low level of Quran literacy among the people of Lancar Village. Larangan Subdistrict. Pamekasan Regency is a fundamental problem in strengthening religious values. This condition is caused by a shortage of teachers, the lack of a systematic learning method, and the community's lack of motivation to study the Quran continuously. To address this problem, the community service team implemented a community empowerment program through strengthening Quran literacy based on the Yanbu'ul Quran method. This method was chosen because it has a clear, tiered, and effective system for improving the ability to read the Quran with tartil. The community service activities were carried out in three main stages, namely: . analysis of community needs through observation and interviews. training and mentoring of Quran teachers on the application of the Yanbu'ul Qur'an and . Quran literacy classes involving children, teenagers, and adults. The implementation method used a participatory community development approach, in which the community became the main subject in the learning process and activity management. The results of the community service showed a significant increase in the community's ability to read the Qur'an, especially in terms of pronunciation of letters, accuracy of tajwid, and increased interest in participating in religious activities. In addition, the formation of mosque-based Qur'an study groups was the first step towards community independence in maintaining the culture of Qur'an literacy. Keywords: Al-Qur'an Literacy. Yanbu'ul Qur'an Method. Community Empowerment. Lancar Village. Pamekasan. Abstrak: Rendahnya kemampuan baca tulis Al-QurAoan di kalangan masyarakat Desa Lancar. Kecamatan Larangan. Kabupaten Pamekasan menjadi permasalahan mendasar dalam penguatan nilai-nilai keagamaan. Kondisi ini disebabkan oleh keterbatasan tenaga pengajar, belum adanya metode pembelajaran yang sistematis, serta minimnya motivasi masyarakat dalam mempelajari Al-QurAoan secara berkelanjutan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pengabdian melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui penguatan literasi Al-QurAoan berbasis metode YanbuAoul QurAoan. Metode ini dipilih karena memiliki sistematika yang jelas, berjenjang, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-QurAoan dengan tartil. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu: . analisis kebutuhan masyarakat melalui observasi dan wawancara. pelatihan dan pendampingan guru ngaji mengenai penerapan metode YanbuAoul QurAoan. kelas literasi Al-QurAoan yang melibatkan anakanak, remaja, dan orang dewasa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan 120 | ABDINA: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat | Vol. 3 No. 2, 2024 participatory community development, di mana masyarakat menjadi subjek utama dalam proses pembelajaran dan pengelolaan kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan baca Al-QurAoan masyarakat, terutama dalam hal pelafalan makhraj huruf, ketepatan tajwid, serta peningkatan minat mengikuti kegiatan keagamaan. Selain itu, terbentuknya kelompok belajar Al-QurAoan berbasis masjid menjadi langkah awal kemandirian masyarakat dalam mempertahankan budaya literasi Al-QurAoan. Kata Kunci: Literasi Al-QurAoan. Metode YanbuAoul QurAoan. Pemberdayaan Masyarakat. Desa Lancar. Pamekasan. Pendahuluan Pemberdayaan masyarakat adalah suatu proses yang melibatkan pengembangan kemampuan individu dan kelompok, memfasilitasi partisipasi aktif dalam pembentukan struktur sosial, dan meningkatkan kemandirian masyarakat. 1 Dalam konteks desa Lancar, program pemberdayaan ini dapat dilakukan melalui metode YanbuAoul QurAoan yang berfokus pada peningkatan pemahaman dan pengamalan ajaran-ajaran Al-QurAoan. Literasi Al-QurAoan tidak hanya berfungsi sebagai pengetahuan agama, tetapi juga sebagai instrumen untuk membangun karakter dan nilai-nilai moral dalam masyarakat. Dengan menguatkan pemahaman Al-QurAoan, masyarakat dapat lebih tanggap terhadap tantangan dan isu-isu sosial yang dihadapi, seperti kemiskinan, kesehatan, dan Sebagai contoh, penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kepala desa dalam membangun jejaring antar aktor lokal berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan program pemberdayaan masyarakat. 3 Oleh karena itu, penguatan literasi Al-QurAoan harus dirumuskan dengan strategi yang jelas dan terintegrasi dalam programprogram lain yang ada di desa. Namun, tantangan yang dihadapi dalam pemberdayaan masyarakat melalui penguatan literasi Al-QurAoan adalah minimnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan agama yang proporsional dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini sejalan dengan temuan yang menyatakan bahwa proses pemberdayaan masyarakat sering kali terhambat oleh keterbatasan informasi dan dukungan dari pemangku kepentingan. 4 Untuk mengatasi hal ini, diperlukan pelatihan dan Lancar mengimplementasikan nilai-nilai Al-QurAoan di dalam aktivitas sosial dan ekonomi Program-program berbasis pendidikan yang mengoptimalkan literasi Al-QurAoan juga dapat dipadukan dengan kegiatan ekonomi, seperti pengembangan usaha mikro dan pelatihan keterampilan. Studi tentang pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDe. menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam kepemilikan usaha dapat mendorong 1 Chornelia et al. AuPeran Pemerintah Desa Dalam Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat,Ay 116. 2 Djafri and Bouty. AuPemberdayaan Literasi Desa Melalui Manajemen Perpustakaan Sekolah Di Kawasan Pesisir Desa Biluango,Ay 5283. 3 Kushadajani and Permana. AuInovasi Pemberdayaan Masyarakat Desa: Peran Kepemimpinan Lokal Dalam Perspektif Relasi Antar Aktor,Ay 74. 4 Kurniawanto and Anggraini. AuPemberdayaan Perempuan Dalam Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (Bumde. Melalui Pemanfaatan Potensi Sektor Pertanian (Studi Kasus Di Desa Kadu Ela Kecamatan Cadasari Kabupaten Pandeglan. ,Ay 128. Fauzi Fathur Rosi Dkk: Pemberdayaan Masyarakat Desa Lancar melalui PenguatanA. | 121 pertumbuhan ekonomi lokal dan kemandirian finansial bagi masyarakat. 5 Proyek pemberdayaan yang integratif ini juga harus didukung dengan dana desa yang tepat guna, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaannya. Di era digital saat ini, pendekatan literasi digital juga perlu dipertimbangkan dalam rangka penguatan literasi Al-QurAoan. Hal ini untuk meningkatkan daya saing masyarakat desa di dunia yang kian terintegrasi oleh teknologi. 6 Oleh karena itu, implementasi metode YanbuAoul QurAoan yang dirancang dengan mempertimbangkan kondisi sosial dan budaya desa Lancar menjadi sangat penting dalam mendorong keterlibatan masyarakat serta efektivitas program pemberdayaan. Dengan memahami kompleksitas dan keterkaitan antara literasi Al-QurAoan dan pemberdayaan masyarakat, diharapkan melalui penguatan ini, desa Lancar dapat meningkatkan kualitas kehidupan masyarakatnya, memperkuat kohesi sosial, dan memberdayakan individu serta kelompok dalam merespons tantangan yang ada. Melalui sinergi antara pendidikan keagamaan dan penguatan ekonomi, masyarakat desa akan mampu mencapai kemandirian yang berkelanjutan. Kemampuan membaca Al-QurAoan dengan baik dan benar merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat Islam yang berakhlak dan berilmu. Namun, kondisi di beberapa desa, termasuk Desa Lancar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan, menunjukkan bahwa tingkat literasi Al-QurAoan masyarakat masih tergolong Banyak warga yang belum mampu membaca Al-QurAoan sesuai kaidah tajwid, dan sebagian lainnya belum memiliki kebiasaan rutin dalam membaca dan memahami Kondisi tersebut disebabkan oleh keterbatasan guru ngaji yang menggunakan metode pembelajaran sistematis, kurangnya media pembelajaran yang menarik, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi Al-QurAoan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemberdayaan masyarakat melalui penerapan Metode YanbuAoul QurAoan, sebuah metode yang telah terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-QurAoan secara tartil dan berjenjang. Penguatan literasi Al-QurAoan melalui metode ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-QurAoan sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Hasil dan Pembahasan Peningkatan Kompetensi Baca Al-QurAoan Masyarakat melaui Pelatihan Metode YanbuAoul QurAoan Peningkatan kompetensi membaca Al-QurAoan di masyarakat melalui pelatihan metode YanbuAoul QurAoan berpotensi menjadi solusi efektif untuk menjembatani kesenjangan dalam kemampuan membaca di kalangan umat Muslim. Metode ini, yang menggabungkan pendekatan ta'lim dengan teknik yang bersifat interaktif, dapat memperkuat basis pengetahuan yang diperlukan dalam membaca Al-QurAoan dengan 5 Rahayu et al. AuPersepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Rumah Pemotongan Ayam (RPA) Toriniku Di Kelurahan Birobuli Utara Kecamatan Palu Selatan Kota Palu,Ay 85. 6 Taptajani et al. AuPemberdayaan Masyarakat Melalui Literasi Digital Dalam Pengenalan Dan Pengembangan Skill Untuk Menghadapi Era Digitalisasi 4. 0,Ay 83. 122 | ABDINA: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat | Vol. 3 No. 2, 2024 menekankan pada makhraj dan tajwid, kedua aspek penting dalam pengucapan yang Pelatihan yang menggunakan metode YanbuAoul QurAoan berfokus pada penerapan hukum bacaan tajwid yang baik, yang tidak hanya mempengaruhi estetika bacaan tetapi juga makna dari ayat yang dibaca. Penelitian oleh Hakim et al. menunjukkan bahwa santri berhasil mengaplikasikan mahrijul huruf dan hukum bacaan tajwid dengan baik. 8 Hal ini mencerminkan pentingnya pemahaman teori serta praktik yang diperoleh selama Penelitian lain menunjukkan bahwa kemampuan membaca Al-QurAoan dapat ditingkatkan melalui pendekatan andragogi, di mana peserta diajari untuk bermotivasi dan menerapkan ulang pelajaran secara bertahap. Dari perspektif pembelajaran, integrasi metode yang interaktif, seperti proyek kolaboratif dan penggunaan multimedia, sangat dianjurkan untuk meningkatkan minat dan pemahaman peserta. 10 Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang personalisasi dapat memberikan dampak positif bagi pembelajaran Al-Qur'an. satu sisi, penggunaan teknik bimbingan tulis dan lisan juga terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-QurAoan. Sebagai tambahan, efektivitas metode YanbuAoul QurAoan juga dapat diukur melalui peningkatan kualitatif bacaan peserta didik. Melalui pendekatan yang sistematis, misalnya penerapan metode Sorogan, di mana peserta satu per satu membaca di depan guru, menunjukkan bahwa interaksi langsung seperti ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan keterampilan. 12 Penelitian tentang pelatihan dalam bimbingan Al-Qur'an di kalangan santri menunjukkan hasil yang signifikan dengan peningkatan kemampuan baca yang terukur dengan baik. Secara keseluruhan, pelatihan metode YanbuAoul QurAoan berpotensi sangat tinggi dalam memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi membaca AlQurAoan di masyarakat. Dengan pendekatan yang interaktif, ruang untuk evaluasi berkala dan umpan balik, serta fokus pada penerapan hukum tajwid dan keterampilan bahasa Arab, masyarakat akan lebih siap dan termotivasi untuk melanjutkan praktik membaca Al-QurAoan di kehidupan sehari-hari yang pada akhirnya dapat menguatkan iman dan pengetahuan agama mereka. Penguatan Kapasitas Kader Literasi Al-QurAoan sebagai Agen Dakwah dan Pendidikan Keagamaan Penguatan kapasitas kader literasi Al-QurAoan sebagai agen dakwah dan pendidikan keagamaan merupakan aspek yang sangat penting dalam membangun 7 Liansyah and Achadianingsih. AuPenggunaan Metode Ummi Dalam Rangka Peningkatan Kemampuan Membaca Al-QurAoan Bagi Ibu Rumah Tangga,Ay 182. 8 Hakim et al. AuMeningkatkan Kualitas Membaca Al-QurAoan Dengan Metode Tajwid Di TPQ Darul Ulum Hidayatullah Kota Probolinggo,Ay 79. 9 Halili. AuKajian Metode Pembelajaran Membaca Al-QurAoan Usia Dewasa Dengan Pendekatan Konsep Andragogi,Ay 100. 10 Nasaruddin et al. AuPendampingan Dan Peran TPQ Untuk Meningkatkan Baca Al-QurAoan Di Dusun Soro Bali Desa Karampi,Ay 35. 11 Damanik et al. AuBimbingan Baca Tulis Al-QurAoan Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Bacaan QurAoan Siswa Baru,Ay 123. 12 Setyowati et al. AuPeningkatan Kemampuan Santri TPQ Abdul Qadir Ponorogo Melalui Pengenalan Tajwid Dengan Metode Sorogan,Ay 99. 13 Aura AoAisyah Mariyyatul Qibtiyah Addinuh and Saputra. AuPengaruh Program Bimbingan Al-QurAoan Secara Intensif Terhadap Peningkatan Kemampuan Baca Al-QurAoan Santriwati Kelas 1 TMI Putri Darunnajah 2 Cipining,Ay 195. 14 Gafur et al. AuPembinaan Baca Tulis Al-QuryCTMan Bagi Anak-Anak Yang Berdomisili Di Kebon Raya Indralaya Ogan Ilir,Ay 20. Fauzi Fathur Rosi Dkk: Pemberdayaan Masyarakat Desa Lancar melalui PenguatanA. | 123 masyarakat yang produktif dan religius. Dalam konteks ini, kader literasi Al-QurAoan berfungsi tidak hanya sebagai pengajar Al-QurAoan, tetapi juga sebagai agen strategis dalam mengedukasi dan menyebarkan pemahaman agama yang benar dan moderat. Melalui upaya yang terprogram, kader dapat berkontribusi dalam mengurangi buta huruf Al-QurAoan, meningkatkan pemahaman agama di antara masyarakat, dan membangun dasar pemikiran yang konstruktif dalam dakwah. Kader literasi Al-QurAoan berperan sebagai penghubung antara teks suci dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Sebagai contoh, penelitian yang dilakukan oleh Riswanda et al. menunjukkan bahwa peran mahasiswa dalam mengurangi buta aksara Al-QurAoan sangat signifikan, terutama melalui pengajaran dan sosialisasi kepada orang tua agar anak-anak mereka terlibat dalam belajar mengaji. 15 Metode dan pendekatan yang digunakan oleh kader sangat penting, karena dapat meningkatkan minat dan keterlibatan masyarakat dalam pendidikan Al-QurAoan. Lebih jauh, penelitian oleh Subianto menekankan bahwa pembentukan karakter yang holistik melalui pendidikan Al-QurAoan tidak hanya mendidik berkenaan dengan pengetahuan agama, tetapi juga membangun moral dan etika para kader untuk dapat berfungsi sebagai role model di masyarakat. 16 Dengan demikian, pendidikan karakter yang berbasis Al-QurAoan menjadi salah satu langkah strategis yang perlu diambil untuk menyiapkan kader yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berbudi pekerti baik. Implementasi metode pembelajaran yang efektif adalah kunci keberhasilan dalam penguatan kapasitas kader. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Notiah dan Kinesti menunjukkan bahwa penerapan metode Index Card Match dalam pembelajaran AlQurAoan dapat meningkatkan ketertarikan belajar peserta didik, serta merangsang partisipasi aktif. 17 Pendekatan interaktif seperti ini penting diterapkan di berbagai lapisan pendidikan yang melibatkan kader untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan menyenangkan. Di sisi lain, penerapan pendekatan Living QurAoan yang dijelaskan oleh Ghoni dan Saloom menawarkan perspektif bahwa pemahaman Al-QurAoan harus dapat diintegrasikan dengan realitas sosial yang ada. 18 Dengan begitu, kader literasi Al-QurAoan dapat menginterpretasikan teks-teks suci dalam konteks kehidupan modern, sehingga pesan-pesan Al-QurAoan dapat lebih relevan dan mendalam bagi generasi saat ini. Dakwah melalui pendidikan tidak hanya berbicara tentang penyampaian materi, tetapi juga tentang pembangunan jaringan dan kolaborasi antar berbagai elemen Sebuah penelitian oleh Hidayat et al. mengindikasikan pentingnya peran kader dalam menciptakan komunitas yang mendukung pembelajaran Al-QurAoan, serta dalam penyebaran nilai-nilai agama melalui metode dakwah yang lebih adaptif dan 19 Kader literasi harus mampu memanfaatkan teknologi dan media sosial dalam penyebaran informasi yang berkaitan dengan Al-QurAoan dan pendidikan agama. Hal yang sama juga diungkap oleh Mariani yang menekankan bahwa strategi dakwah yang baik harus melibatkan partisipasi aktif dari kader dalam setiap kegiatan keagamaan, sehingga membangun basis anggota yang solid dan berdaya. 20 Kegiatan 15 Riswanda et al. AuPeran Mahasiswa KKN Dalam Mengurangi Buta Aksara Al-QurAoan Di Kelurahan Pulo Brayan Kota,Ay 506. 16 Subianto. AuPeran Keluarga. Sekolah. Dan Masyarakat Dalam Pembentukan Karakter Berkualitas,Ay 8. 17 Notiah and Kinesti. AuPelaksanaan Metode Index Card Match Pada Pembelajaran QurAoan Hadits Di Mi Nu Sholahiyah Pedwang Kudus,Ay 19621. 18 Ghoni and Saloom. AuIdealisasi Metode Living QurAoAn,Ay 413. 19 Hidayat et al. AuKedudukan Manusia Dalam Ilmu Pendidikan Islam Dan Al-QurAoAn,Ay 5. 20 Mariani. AuStrategi Dakwah Keluarga X Dalam Peningkatan Keberagamaan Para Kader,Ay 3. 124 | ABDINA: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat | Vol. 3 No. 2, 2024 dakwah yang dilaksanakan oleh kader dapat mencakup ceramah, pelatihan, dan program-program edukatif yang fokus pada literasi Al-QurAoan. Penguatan kapasitas kader literasi Al-QurAoan sebagai agen dakwah dan pendidikan keagamaan membutuhkan pendekatan yang holistik dan terintegratif. Melalui metode pembelajaran yang efektif, kepemimpinan yang inspiratif, serta strategi dakwah yang inovatif, kader dapat berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang tidak hanya teredukasi dalam literasi Al-QurAoan, tetapi juga berperilaku dalam koridor etika dan moral yang sesuai dengan ajaran agama. Oleh karena itu, penguatan kapasitas ini harus menjadi perhatian utama bagi lembaga pendidikan dan organisasi masyarakat, untuk bisa mencetak generasi yang memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai AlQurAoan dalam hidup sehari-hari. Pembentukan Ekosistem Literasi Al-QurAoan yang Berkelanjutan di Desa Lancar Larangan Pamekasan Pembentukan ekosistem literasi Al-QurAoan yang berkelanjutan di Desa Lancar. Pamekasan merupakan tantangan dan peluang dalam rangka meningkatkan pengetahuan agama dan nilai-nilai moral di masyarakat. Penerapan metode dan pendekatan yang tepat sangat penting untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang produktif dan inklusif. Berdasarkan penelitian terkini, berbagai metode telah diidentifikasi sebagai kunci dalam mendorong literasi Al-QurAoan, termasuk pendekatan pedagogis yang inovatif. Salah satu metode yang terbukti efektif adalah metode Tarsana, yang telah diterapkan dalam berbagai konteks pendidikan Agama Islam. Penelitian oleh Rusman dan Pane menunjukkan bahwa penerapan metode Tarsana di MDTA Al-Ikhlas berhasil meningkatkan keterampilan membaca Al-QurAoan di kalangan siswanya melalui pelatihan dan pendampingan intensif. 21 Selain itu, pendekatan berbasis literasi digital juga memainkan peran signifikan dalam literasi karakter siswa, seperti yang diungkapkan oleh Pentianasari dkk. yang mencatat bahwa penggunaan literasi digital mendukung penguatan karakter siswa di abad 21. 22 Dengan demikian, pengintegrasian metodemetode ini dalam pembentukan ekosistem literasi Al-QurAoan dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan. Implementasi manajemen risiko dalam pendidikan Al-QurAoan juga merupakan aspek penting yang perlu dicermati. Ramadhan dan Hidayat menekankan pentingnya identifikasi risiko terkait buta huruf Al-QurAoan di kalangan siswa dan memerlukan strategi yang responsif terkait masalah ini. 23 Ini menegaskan perlunya evaluasi berkelanjutan dan pengembangan program adaptif yang mampu mengatasi tantangan yang dihadapi siswa dalam belajar membaca Al-QurAoan. Selain aspek pembelajaran, partisipasi aktif dari pemangku kepentingan, seperti tokoh agama dan orang tua, sangat kritikal dalam membangun budaya literasi Al-QurAoan. Menurut Salim dan Hidayatun, kontribusi tokoh agama dalam edukasi sangat penting untuk menyiapkan generasi yang memahami dan menghargai nilai Al-QurAoan. 24 Oleh karena itu, keterlibatan komunitas dan kerjasama antara lembaga pendidikan dan 21 Rusman and Pane. AuImplementasi Metode Tarsana Dalam Pemberantasan Buta Huruf Arab (Al-QurAoa. Pada Siswa MDTA Al-Ikhlas Di Desa Partihaman Saroha,Ay 2274. 22 Pentianasari et al. AuPenguatan Pendidikan Karakter Pada Siswa Sekolah Dasar Melalui Pemanfaatan Literasi Digital,Ay 60. 23 Ramadhan and Hidayat. AuAnalisis Manajemen Risiko Dalam Mengatasi Tantangan Siswa Buta Huruf AlQuran Di Sman 1 Lembang,Ay 15. 24 Salim and Hidayatun. AuPeran Tokoh Agama Dalam Edukasi Al-QurAoan Di Dusun Karanggede Gilangharjo Pandak Bantul Yogyakarta,Ay 135. Fauzi Fathur Rosi Dkk: Pemberdayaan Masyarakat Desa Lancar melalui PenguatanA. | 125 masyarakat hendaknya diperkuat. Ini sejalan dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa program pengabdian masyarakat berbasis pendidikan, seperti pengembangan pojok baca di Taman Pendidikan Al-Qur'an, telah efektif dalam meningkatkan minat baca di kalangan anak-anak. Penggunaan teknologi dalam pendidikan Al-QurAoan juga tidak bisa diabaikan. Pelatihan penggunaan teknologi pembelajaran dapat membantu menciptakan suasana pembelajaran yang menarik dan adaptif. 26 Sebagai contoh, penggunaan perangkat audio visual dalam TPA Al-Hikmah meningkatkan daya tarik dan efektivitas pembelajaran. 27 Ini menunjukkan pentingnya inovasi dalam pendekatan pengajaran untuk menghadapi kebutuhan generasi muda yang semakin berorientasi pada teknologi. Akhirnya, pendidikan berbasis moderasi beragama juga perlu diterapkan di Pamekasan untuk menekankan pentingnya nilai-nilai toleransi dan pemahaman Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan yang berlandaskan moderasi berhasil meningkatkan kesadaran beragama di MAN 1 Pamekasan (Nafilah et , 2. Dengan pendekatan ini, diharapkan literasi Al-QurAoan tidak hanya terbatas pada aspek kognitif, tetapi juga pada skenario sosial yang mendorong sikap saling menghargai dalam keragaman budaya dan keyakinan. Berdasarkan diskusi di atas, dapat disimpulkan bahwa pembentukan ekosistem literasi Al-QurAoan yang berkelanjutan di Desa Lancar memerlukan pendekatan yang terintegrasi, melibatkan berbagai metode pengajaran, kolaborasi dengan tokoh masyarakat, dan adaptasi teknologi pendidikan yang relevan. Dukungan dari semua pihak, termasuk guru, orang tua, dan tokoh agama, sangat diperlukan untuk mencapai tujuan ini serta membentuk generasi yang terdidik dalam nilai-nilai Islam yang luhur. Kesimpulan Dan Saran kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema AuPemberdayaan Masyarakat Desa Lancar melalui Penguatan Literasi Al-QurAoan Berbasis Metode YanbuAoul QurAoanAy menunjukkan bahwa literasi Al-QurAoan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter religius dan spiritual Melalui penerapan metode YanbuAoul QurAoan, kegiatan ini berhasil meningkatkan kemampuan membaca Al-QurAoan secara tartil dan benar sesuai kaidah tajwid. Pendekatan yang sistematis, bertahap, dan mudah dipahami dalam metode YanbuAoul QurAoan membuat peserta, baik anak-anak maupun orang dewasa, lebih termotivasi dan percaya diri dalam belajar membaca AlQurAoan. Selain peningkatan kemampuan teknis membaca, penguatan literasi Al-QurAoan ini juga berdampak pada meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-QurAoan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini mendorong terbentuknya komunitas belajar Al-QurAoan yang mandiri di Desa Lancar, sehingga proses pembelajaran tidak berhenti pada saat program berlangsung, tetapi berlanjut secara Program ini sekaligus memperkuat peran lembaga keagamaan dan tokoh masyarakat sebagai motor penggerak literasi Al-QurAoan di tingkat desa. Dengan dukungan masyarakat dan kolaborasi antara tim pengabdian, guru ngaji, dan aparat desa, kegiatan ini telah menumbuhkan semangat 25 Istikomayanti et al. AuPendampingan Literasi Dasar Santri Taman Pendidikan QurAoan Nurul Huda Melalui Pojok Baca Di Kota Malang,Ay 453. Sutrisno et al. AuIMPLEMENTATION OF PANCASILA EDUCATION BASED ON SUFISM VALUES IN PREVENTING RELIGIOUS RADICALISM IN A MAHASANTRI ISLAMIC BOARDING SCHOOL,Ay 69. 27 Hudiono et al. AuPeningkatan Kualitas Pembelajaran TPA Al-Hikmah Melalui Pelatihan Penggunaan Perangkat Audio Visual,Ay 105. 126 | ABDINA: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat | Vol. 3 No. 2, 2024 kebersamaan dalam membangun generasi QurAoani. Oleh karena itu, penguatan literasi Al-QurAoan berbasis metode YanbuAoul QurAoan terbukti menjadi strategi efektif dalam memberdayakan masyarakat Desa Lancar menuju kehidupan religius yang lebih berkualitas dan berakhlak mulia. Daftar Pustaka