Flora: Jurnal Kajian Ilmu Pertanian dan Perkebunan Volume 3. Nomor 2. Juni 2026 E-ISSN . : 3046-546X. P-ISSN . : 3046-5478. Hal. DOI: https://doi. org/10. 62951/flora. Tersedia: https://journal. id/index. php/Flora Pengaruh Dosis Probiotik Lactobacillus plantarum pada Pakan terhadap Pertumbuhan Berat Mutlak Udang Vannamei Litopenaeus vannamei Skala Laboratorium DOC 33 Pemeliharaan Hadaitana Sandy1*. Didik Budiayanto2. Achmad Kusyairi3 Program Studi Budidaya Perairan. Fakultas Pertanian. Universitas Dr. Soetomo. Indonesia *Penulis Korespondensi: Hadaitana01@gmail. Abstract. This study aims to analyze the effect of probiotic Lactobacillus plantarum supplementation in artificial feed at different dosages on the absolute weight growth of vannamei shrimp (Litopenaeus vanname. at laboratory scale DOC 33. The research employed an experimental method using a Completely Randomized Design (CRD) consisting of four treatments and six replications, resulting in 24 experimental units. The treatments included probiotic dosages of 100 ml/kg, 150 ml/kg, 200 ml/kg, and 250 ml/kg of feed. Shrimp were maintained with feeding three times daily, and water quality parameters such as temperature, pH, salinity, and dissolved oxygen (DO) were regularly monitored. Data were analyzed using ANOVA followed by Least Significant Difference (LSD) test when significant differences were detected. The results showed that different probiotic dosages had a highly significant effect on shrimp growth . <0. The highest growth was observed at 100 ml/kg feed with an average value of 4. 96A0. 17, while the lowest was at 150 ml/kg with 4. 39A0. Water quality parameters remained within optimal ranges throughout the study. Therefore, the use of Lactobacillus plantarum as a probiotic in feed can enhance the growth performance of vannamei shrimp, although its effectiveness depends on the dosage applied. Keywords: Growth. Lactobacillus Plantarum. Probiotic. Vannamei Shrimp. Water Quality. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian probiotik Lactobacillus plantarum pada pakan buatan dengan dosis berbeda terhadap pertumbuhan berat mutlak udang vannamei (Litopenaeus vanname. skala laboratorium DOC 33. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan dan enam ulangan, sehingga diperoleh 24 unit percobaan. Perlakuan meliputi pemberian probiotik dengan dosis 100 ml/kg, 150 ml/kg, 200 ml/kg, dan 250 ml/kg pakan. Pemeliharaan dilakukan dengan pemberian pakan tiga kali sehari serta pengontrolan kualitas air meliputi suhu, pH, salinitas, dan oksigen terlarut (DO). Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) apabila terdapat perbedaan signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian probiotik dengan dosis berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan udang vannamei . <0,. Pertumbuhan tertinggi diperoleh pada perlakuan 100 ml/kg pakan dengan nilai rata-rata 4,96A0,17, sedangkan terendah pada dosis 150 ml/kg sebesar 4,39A0,49. Parameter kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran optimal bagi pertumbuhan udang. Dengan demikian, penggunaan probiotik Lactobacillus plantarum dalam pakan terbukti dapat meningkatkan pertumbuhan udang vannamei, meskipun efektivitasnya dipengaruhi oleh dosis yang Kata Kunci: Kualitas Air. Lactobacillus Plantarum. Pertumbuhan. Probiotik. Udang Vannamei. LATAR BELAKANG Kondisi geografis Indonesia dengan dua per tiganya perairan dapat memberikan keuntungan tersendiri bagi masyarakat Indonesia yang berprofesi sebagai nelayan. Salah satu komoditas budidaya air laut yang memiliki nilai ekonomi dan permintaan ekspor yang tinggi salah satunya adalah udang vaname (Liopenaeus Vanname. , yang sering disebut sebagai udang putih (Iqbal et al, 2. NurAoaini et al. dalam Harijono et al. , sejak di introduksi pada tahun 2000, udang vannamei menjadi salah satu spesies andalan bagi budidaya. Pertumbuhan yang cepat, dapat dibudidayakan dengan kepadatan tinggi serta harga pasar yang cukup tinggi menjadikan udang vannamei sebagai primadona Naskah Masuk: 02 April 2026. Revisi: 30 April 2026. Diterima: 29 Mei 2026. Tersedia: 15 Juni 2026 Pengaruh Dosis Probiotik Lactobacillus plantarum pada Pakan terhadap Pertumbuhan Berat Mutlak Udang Vannamei Litopenaeus vannamei Skala Laboratorium DOC 33 Pemeliharaan Banyak kendala yang perlu diwaspadai pada budidaya udang vanamei di tambak, dimana kendala utama yang masih sulit dikendalikan adalah penyediaan pakan dan air media pemeliharaan yang berkualitas dan adanya serangan penyakit (Darwantin et al. , 2. Pakan adalah salah satu unsur yang dapat menunjang pertumbuhan serta kelangsungan hidup udang vannamei. Pakan pada kegiatan budidaya udang vannamei memiliki kisaran sebanyak 60% dari biaya produksi, sedangkan sisanya merupakan biaya untuk pengadaan benur, serta sarana dan prasarana kegiatan budidaya (Haliman & Adijaya, 2. Nutrisi dalam pakan terdiri dari karbohidrat, lemak, protein, mineral dan vitamin yang dijadikan sebagai sumber energi untuk tumbuh dan berkembangbiak (Nuhman, 2009 dalam Renitasari et al, 2. Pemberian pakan harus sesuai dengan kebutuhannya agar mendapatkan hasil pertumbuhan yang optimal (Ulumiah et al. , 2. Kurangnya pemberian pakan atau underfeeding pada udang vannamei dapat mengakibatkan udang mengalami gagal tumbuh, ukuran tidak seragam, pertumbuhan lambat, kanibalisme, dan tumbuh tampak keropos. Sedangkan overfeeding dapat mengakibatkan penurunan kualitas air sehingga udang stress, pertahanan terhadap penyakit menurun, pertumbuhan terhambat, bahkan tingkat kematian tinggi (Renitasari et al, 2. Penggunaan probiotik dapat menjadi sebuah alternatif agar pakan yang digunakan dapat efisien, juga menunjukkan pertumbuhan yang optimal, dapat menekan biaya produksi hingga dapat mengurangi akumulasi limbah pada perairan. Lactobacillus plantarum adalah bakteri yang sering digunakan sebagai probiotik. Selain itu, produk komersil yang mengandung Lactobacillus plantarum mudah ditemui di pasaran. Dimana bakteri ini merupakan bakteri gram positif yang ditemukan dalam berbagai relung seperti susu, daging, sayur fermentasi, dan saluran pencernaan manusia . e Vries et al. , 2006 dalam Dhewantara et al, 2. Oleh karena itu, penulis bermaksud mengambil penelitian pengharuh pemberian probiotik lactobacillus plantarum pada pakan buatan dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan udang berat mutlak . itopeneaeus vanname. di bak pemeliharaan skala laboratorium doc 33. KAJIAN TEORITIS Udang Vannamei Udang vannamei termasuk dalam famili penaeidae yang memiliki tubuh yang berbukubuku dan pergantian kulit secara periodik . (Haliman & Adijaya 2004 dalam Sari Menurut Kordi & Tancung . kepala udang vannamei terdiri dari antena, antenula, dan 3 pasang maxiliped untuk makan dan 5 pasang kaki jalan, 5 pasang kaki renang, dan sepasang telson dan uropoda. Habitat asli udang vannamei adalahdi perairan Pantai Pasifik FLORAAe VOLUME 3. NOMOR 2. JUNI 2026 E-ISSN . : 3046-546X. P-ISSN . : 3046-5478. Hal. Barat Amerika Latin. Secara ekologis uda ng vannamei mempunyai siklus hidup identik dengan udang windu yaitu melepaskan telur di tengah laut kemudian terbawa arus dan gelombang menuju pesisir menetas menjadi nauplius seterusnya menjadi stadium zoea, mysis, postlarva dan juvenil. Probiotik Lactobacillus plantarum Verschuere et al. dalam Jannah et al. , bakteri probiotik merupakan mikroba hidup yang dapat meningkatkan pemanfaatan nutrisi pakan, meningkatkan sistem imun, memperbaiki kualitas lingkungan hidup inang. Bakteri yang dapat dijadikan sebagai bakteri probiotik adalah dari kelompok Lactobacillus. Bakteri ini merupakan bakteri penghasil asam laktat yang memproduksi antimikrobia berupa bakteriosin yang dapat menghambat pertumbuhan patogen dan memiliki fungsi dalam kecernaan nutrisi (Basir, 2. Bakteri probiotik menghasilkan enzim yang mampu meningkatkan aktivitas enzim pencernaan sehingga membantu meningkatkan daya cerna. Daya cerna yang baik akan mengoptimalkan pemanfaatan pakan yang dikonsumsi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pakan (Basir & Surianti, 2. Padat Tebar Penebaran benur dilakukan pada sore hari. Benur yang baru datang dimasukkan dalam petakan tambak untuk diaklimatisasi. Sampling jumlah benur dilakukan untuk mengetahui jumlah pasti benur yang akan ditebar. Perekayasaan budidaya udang vaname sistem intensif dilakukan penebaran 100 ekor/ m2 Ae 125 ekor/m2 (Suriawan et al. , 2. Pertumbuhan Secara harfiah, pertumbuhan merupakan perubahan yang dapat diketahui dan ditentukan berdasarkan sejumlah ukuran dan kuantitasnya. Proses yang terjadi pada pertumbuhan adalah proses yang irreversible . idak dapat kembali ke bentuk semul. Akan tetapi, pada beberapa kasus ada yang bersifat reversible karena pertumbuhan terjadi pengurangan ukuran dan jumlah sel akibat kerusakan sel. Udang merupakan organisme hidup yang mengalami pertumbuhan, bahkan juga kematian. Salah satu factor yang memengaruhi pertumbuhan,dan mortalitas udang adalah makanan. Udang hanya dapat meretensi protein pakan sekitar 16,3 sampai 40,87%. Oleh klarena itu, kualitas tambak perlu diperiksa dan dikontrol secara seksama. (Ferdinand dan Ariebowo, 2007 dalam Jose 2. Pengaruh Dosis Probiotik Lactobacillus plantarum pada Pakan terhadap Pertumbuhan Berat Mutlak Udang Vannamei Litopenaeus vannamei Skala Laboratorium DOC 33 Pemeliharaan Kualitas Air Kualitas air memegang peranan penting dalam kegiatan budidaya karena dapat mempengaruhi kelangsungan hidup dan kecepatan pertumbuhan udang. Parameter kualitas air yang diukur setiap hari atau setiap minggu diantaranya suhu, pH, salinitas. DO (Ghufron et al. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 6 ulangan sehingga diperoleh 24 unit percobaan. Penelitian dilaksanakan pada 10 NovemberAe13 Desember 2023 di PT. Berkah Samudra Hindia. Kecamatan Agrabinta. Kabupaten Cianjur. Jawa Barat. Objek penelitian berupa udang vannamei (Litopenaeus vanname. DOC 33 yang dipelihara dalam wadah berisi air laut bersalinitas 10Ae15 ppt. Perlakuan yang diberikan berupa penambahan probiotik Lactobacillus pada pakan dengan dosis berbeda, yaitu 100 ml/kg, 150 ml/kg, 200 ml/kg, dan 250 ml/kg. Pemeliharaan dilakukan dengan pemberian pakan tiga kali sehari serta pengontrolan kualitas air menggunakan alat seperti DO meter, termometer, dan refraktometer. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap parameter yang diamati, dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) apabila terdapat perbedaan yang signifikan. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan program IBM SPSS. HASIL DAN PEMBAHASAN Pertumbuhan Berat Mutlak ( Udang Vanname. Setelah Penelitian Tabel 1. Rata-rata Pertumbuhan Udang Vannamei. PERLAKUAN P1 . ml/kg paka. P2. ml/kg paka. RATA-RATA 96 A0. 39A0. P3 . ml/kg paka. P4 . ml/kg paka. 90A0. 83A0. FLORAAe VOLUME 3. NOMOR 2. JUNI 2026 E-ISSN . : 3046-546X. P-ISSN . : 3046-5478. Hal. Dari hasil tersebut bisa diperlihatkan grafik seperti pada gambar 1 dan hasil uji ANOVA pada tabel 2 . PERTUMBUHAN UDANG VANNAMEI Gambar 1. Grafik Pertumbuhan Udang Vannamei. Tabel 2. Hasil Uji ANOVA Pertumbuhan Udang Vannamei. ANOVA PERTUMBUHAN Sum of Squares Between Groups Within Groups Total Mean Square Sig. Dari tabel ANOVA ditunjukkan signifikasi 0,002, selanjutnya dilakukan uji BNT untuk membandingkan beda antar perlakuan. Hasil uji BNT terdapat pada Tabel 3. Uji BNT Pertumbuhan Udang Vannamei. Tabel 3. Uji BNT Pertumbuhan Udang Vannamei. PERTUMBUHAN Tukey HSDa PERLAKUAN Sig. Subset for alpha = 0. Means for groups in homogeneous subsets are displayed. Uses Harmonic Mean Sample Size = 6,000. Data berat yang dianalisis adalah data pertumbuhan berat kemudian didapatkan nilai pertumbuhan berat udang vannamei dalam berbagai konsentrasi yaitu P1 . ml/kg paka. P2 . ml/kg paka. P3 . ml/kg paka. P4 . ml/kg paka. terhadap pertumbuhan pada Udang Vannamei pertumbuhan tertinggi terdapat pada P1 . ml/kg paka. dengan nilai ratarata sebesar 4. 96 A 0,17. Sedangkan pertumbuhan Udang Vannamei terendah terdapat pada P2 . ml/kg paka. dengan nilai rata-rata 4. 39 A 0,49. Dosis probiotik yang diberikan dapat Pengaruh Dosis Probiotik Lactobacillus plantarum pada Pakan terhadap Pertumbuhan Berat Mutlak Udang Vannamei Litopenaeus vannamei Skala Laboratorium DOC 33 Pemeliharaan mempengaruhi pertumbuhan berat pada udang vannamei. Hal ini sesuai dengan (Dicky et ,2. bahwa pemberian probiotik dengan dosis yang berbeda sangat berpengaruh pada pertumbuhan udang vannamei. Data dianalisis menggunakan One way ANOVA (Analysis of Varian. dengan derajat signifikasi 0,01 menunjukkan bahwa nilai signifikasi tes adalah 0,002. Maka H0 ditolak dan H1 diterima, artinya terdapat perbedaan yang sangat nyata pemberian probiotik dalam berbagai konsentrasi terhadap Pertumbuhan Udang Vannamei. Selanjutanya dilakukan uji BNT untuk mengetahui perlakuan mana yang paling baik. Kualitas Air Derajat Keasaman Dari hasil penelitian didapatkan hasil rata-rata Ph sebagai berikut Pagi Sore Gambar 2. Rata-rata Ph. Salinitas Dari hasil penelitian didapatkan hasil rata-rata Ph sebagai berikut Gambar 3. Rata-rata Salinitas. FLORAAe VOLUME 3. NOMOR 2. JUNI 2026 E-ISSN . : 3046-546X. P-ISSN . : 3046-5478. Hal. Suhu Dari hasil penelitian didapatkan hasil rata-rata suhu sebagai berikut Gambar 4. Rata-rata suhu. Disolved Oxygen (DO) Dari hasil penelitian didapatkan hasil rata-rata DOsebagai berikut Gambar 5. Rata-rata DO Data pengecekan kualitas air dapat dilihat pada lampiran 2. Pengecekan kualitas air dilakukan dengan cara visual diantaranya suhu, pH. DO dan Pengelolaan kualitas air ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kualias air sebagai dasar dalam pengelolaan parameter kualitas air harus dipantau setiap hari. Data pengukuran derajat keasaman . H) kolam pada pagi hari berkisar antara 7,89,2 dengan rataAerata 8,1 dan pada sore hari berkisar antara dengan rataAerata 8,1-9,3. Hal ini sesuai dengan pernyataan Ghufron, et al. menyatakan bahwa tambak budidaya memiliki pH ideal pada kisaran 7,5-8,5. Nilai pH pada sore yang didapatkan lebih tinggi bila dibandingkan pagi hari. Pengukuran pH pada air tambak udang vannamei pada awal pemeliharaan sampai menuju panen menunjukkan terjadinya penurunan pH disebabkan oleh penumpukan bahan organik yang menumpuk di dasar petakan sehingga terjadi penguraian bakteri yang dapat menyebabkan pH pada perairan turun sehingga perlu dilakukan pengapuran dengan menggunakan dolomit. Pengaruh Dosis Probiotik Lactobacillus plantarum pada Pakan terhadap Pertumbuhan Berat Mutlak Udang Vannamei Litopenaeus vannamei Skala Laboratorium DOC 33 Pemeliharaan Hasil dari pengukuran salinitas pada petakan yaitu berkisar antara 28- 32 ppt dengan rata-rata 30 salinitas ppt. Salinitas pada petak masih dalam kondisi normal yaitu 22 ppt. Mengacu pada SNI . , kisaran salinitias yang baik untuk udang vannamei adalah 10-32 Pada PT. Berkah Samudra Hindia dilakukan pengenceran menggunakan air tawar untuk mengantisipasi meningkatnya salinitas saat musim kemarau. Salinitas adalah kadar garam terlarut dalam air. Pengecekan salinitas dilakukan setiap hari dengan alat ukur salinitas yaitu Suhu merupakan derajat panas dinginnya suatu perairan yang dinyatakan dalam satuan AC. Perubahan suhu yang drastis akan berpengaruh terhadap biota yang dipelihara seperti nafsu makan yang menurun dan laju pertumbuhan yang lambat. Pengukuran suhu dilakukan setiap hari, pada waktu pagi hari . dan sore hari . Pengukuran Suhu dilakukan dengan menggunakan Thermometer. Hasil pengukuran setiap hari diperoleh rata-rata data Suhu 29-30. pada Grafik diatas suhu mengalami penurunan dikarenakan pada saat itu curah hujan yang sangat tinggi dapat menyebabkan perairan menjadi asam sehingga suhu pada kolam menjadi rendah. Dari hasil pengukuran tersebut Mengacu pada SNI . , suhu yang optimal pertumbuhan udang antara 26-31oc. Oksigen terlarut (DO) adalah parameter kualitas air yang paling penting dan kritis untuk keberhasilan suatu operasi budidaya. Pengecekan DO dilakukan setiap seminggu sekali dengan menggunakan alat DO Meter. Pengukuran kandungan oksigen dalam perairan dilakukan pada pukul 20. 00 WIB pada petak budidaya. Nilai kandungan DO pada petakan memiliki rata-rata 4-5 ppm. Kandungan oksigen di kedua petak mencukupi kebutuhan oksigen untuk udang vaname hal ini sesuai dengan Dwiono, et al. , nilai optimal oksigen terlarut dalam perairan budidaya udang vaname adalah diatas 3 mg/L. konsentrasi DO pada petak 2 mengalami peningkatan dikarenakan aktifitas plankton dan penambahan kincir. Hal ini sesuai dengan Hendrajat et al. , menyatakan bahwa oksigen dalam perairan tambak budidaya udang didapatkan melalui difusi udara, proses fotosintesis. FLORAAe VOLUME 3. NOMOR 2. JUNI 2026 E-ISSN . : 3046-546X. P-ISSN . : 3046-5478. Hal. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian mengenai pengaruh pemberian probiotik Lactobacillus sp. dengan dosis yang berbeda pada budidaya udang vannamei (Litopenaeus vanname. DOC 33 terhadap pertumbuhan udang, dapat disimpulkan bahwa pemberian probiotik dengan dosis yang berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan udang vannamei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P2 dengan dosis 150 ml/kg menghasilkan pertumbuhan terendah yaitu 4,39 A 0,49, diikuti oleh P4 dengan dosis 250 ml/kg sebesar 4,83 A 0,27, kemudian P3 dengan dosis 200 ml/kg sebesar 4,90 A 0,28, sedangkan pertumbuhan tertinggi diperoleh pada P1 dengan dosis 100 ml/kg yaitu 4,96 A 0,17. Selain itu, selama penelitian kualitas air masih berada dalam kisaran yang optimal untuk budidaya udang vannamei, yaitu suhu 28Ae31AC. DO 4Ae5 mg/L, salinitas 25Ae32 ppt, dan pH 7,7Ae9,2. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disarankan bahwa untuk meningkatkan pertumbuhan udang vannamei DOC 33, pemberian probiotik sebaiknya menggunakan dosis 100 ml/kg Namun demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas penggunaan probiotik dengan dosis yang lebih tinggi maupun variasi perlakuan lainnya guna memperoleh hasil pertumbuhan yang lebih optimal pada budidaya udang vannamei (Litopenaeus vanname. Pengaruh Dosis Probiotik Lactobacillus plantarum pada Pakan terhadap Pertumbuhan Berat Mutlak Udang Vannamei Litopenaeus vannamei Skala Laboratorium DOC 33 Pemeliharaan DAFTAR PUSTAKA