Penyuluhan Kesehatan Mengenai Penyuluhan Pencegahan Bebas Gagal Ginjal 15 Tahun Mendatang Di Sdn 03 Kabawetan Desa Sumber Sari,Kecamatan Kebawetan,Kabupaten Kepahiang Riska Gusnawati F . Putri Sonia I . Azi Bagaswara. Rese Hanila . Emi Febriani . Tuti Rohani . Darmawansyah . Danur Azissah . 1,2,3,4,5,6,) Universitas Dehasen Bengkulu Email : rfitriningsih97@gmail. 2 putrisonia3393@gmail. 3 azibagaswara3009@gmail. resehanila01@gmail. 5 tuti. unived@gmail. 6 d. azissah@unived. ARTICLE HISTORY Received . Desember 2. Revised . Januari 2. Accepted . Januari 2. KEYWORDS Hypertension. Education. Health. This is an open access article under the CCAeBY-SA license ABSTRAK Penyakit ginjal merupakan salah satu masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia. Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, prevalensi penyakit ginjal Akut (PGA) di Indonesia mencapai 15% dari populasi dewasa, dengan angka yang terus meningkat setiap tahunnya (Kemenkes RI, 2. Desa Umber SariTujuan :Pada akhir proses penyuluhan. Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan diharapkan anak-anak dapat memahami dan mengerti tentang konsep gagal ginjal akut. Metode : Metode yang digunakan dalam penyuluhan tentang Bebas Penyakit Ginjal 15 Tahun Mendatang yaitu ceramah,Video Edukasi dan tanya jawab serta membagikan leaflet. Hasil dan Pembahasan : menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa dan orang tua mengenai pencegahan gagal ginjal. Sebelum penyuluhan, hanya sekitar 30% peserta yang memiliki pengetahuan yang baik mengenai fungsi ginjal dan faktor risiko yang dapat menyebabkan gagal ginjal. Namun, setelah penyuluhan, persentase tersebut meningkat menjadi 80%. Hal ini menunjukkan bahwa metode penyuluhan yang digunakan efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta. ABSTRACT Kidney disease is one of the significant health problems in Indonesia. According to data from the Ministry of Health of the Republic of Indonesia, the prevalence of acute kidney disease (PGA) in Indonesia reaches 15% of the adult population, with numbers increasing every year (Kemenkes RI, 2. Umber Sari Village Objective : At the end of the counseling process, after participating in counseling activities, it is hoped that children can understand and understand the concept of acute renal failure. Methods : The methods used in counseling about Kidney Disease Free in the Next 15 Years are lectures, educational videos and questions and answers and distributing leaflets. Results and Discussion: showed an increase in the knowledge of students and parents regarding the prevention of kidney failure. Before counseling, only about 30% of participants had good knowledge about kidney function and risk factors that can cause kidney However, after counseling, the percentage increased to 80%. This shows that the counseling method used is effective in improving participants' understanding. PENDAHULUAN Penyakit ginjal Akut (PGA) merupakan salah satu masalah kesehatan yang semakin meningkat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, prevalensi PGK diperkirakan mencapai 10-15% dari populasi dewasa, dan jumlah ini terus meningkat seiring dengan perubahan gaya hidup dan pola makan masyarakat (Kemenkes RI, 2. Gagal ginjal dapat menyebabkan komplikasi serius dan memerlukan penanganan yang intensif, seperti dialisis atau transplantasi ginjal. Oleh karena itu, upaya pencegahan menjadi sangat penting, terutama di kalangan anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa. Di SDN 03 Kabawetan. Desa Sumber Sari. Kecamatan Kebawetan. Kabupaten Kepahiang, penyuluhan kesehatan mengenai pencegahan gagal ginjal diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa dan masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga kesehatan ginjal. Penyuluhan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa dan orang tua mengenai faktor risiko yang dapat menyebabkan gagal ginjal serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat, seperti menjaga asupan makanan, rutin berolahraga, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Dengan pengetahuan yang memadai, diharapkan siswa dapat menerapkan gaya hidup sehat dan menjadi agen perubahan di lingkungan METODE Pengabdian ini dilakukan di desa dimana desa ini tempat mahasiswa/I melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Program Studi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dehasen Bengkulu. Sasarannya adalah Masyarakat Sumber Sari Dusun i khususnya bagi Anak- anak SDN 03 Kabawetan yang yang berisiko mengalami Penyakit Ginjal. Cara kerja dimulai dengan permohonan izin ke Kepala Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 4 No. 1 Januari 2025 page:149 Ae152 | 149 Sekolah SDN 03 Kabawetan. Kepala Puskesmas Bukit Sari serta Guru SDN 03 Kabawetan. pengkajian pada dusun i. Dari hasil pengkajian didapat kan masalah pada Jajanan Anak di SDN 03 Kabawetan, kemudian melakukan penyuluhan kesehatan dengan masalah Penyakit Gagal Ginjal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 04 Januari 2025 sampai 31 Januari 2025. Kegiatan Penyuluhan Bebas Penyakit Ginjal 15 Tahun Mendatang di laksanakan pada tanggal 18 Januari 2025 Pada jam 09:00 Wib di Aula SDN 03 Kabawetan . Kecamatan kabawetan. Kabupaten Kepahiang. Provinsi Bengkulu. Rangakaian kegiatan penyuluhan tentang Bebas Penyakit Ginjal 15 Tahun Mendatang ini adalah: Pengumpulan murid SDN 03 Kabawetan Melakukan pengisian Absensi Memberikan penyuluhan kesehatan mengenai penyakit Bebas Penyakit Ginjal 15 Tahun Mendatang Membuka sesi tanya jawab Penutup Pembukaan penyuluhan Mengucap salam Mengisi Absensi Memperkenalkan diri Menjelaskan Mengarsipkan Hasil Kegiatan Penyuluhan Melakukan evaluasi validasi Gambar 1. Alur Aktivitas Penyuluhan Bebas Penyakit Ginjal 15 Tahun Mendatang Pembukaan Permohonan CI Puskesmas dan Kepala Sekolah, pengkajian pada Siswa SDN 03 Kabawetan Menentukan Masalah AA Mengucap salam Memperkenalkan Mencatat hasil Kegiatan Penyuluhan A Menjelaskan tujuan penyuluhan yang dilaksanakan A Melakukan evaluasi validasi Gambar 2. Skema Kegiatan Penyuluhan Bebas Penyakit Ginjal 15 Tahun Mendatang HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Aktivitas Pengabdian pada masyarakat dilaksanakan pada tanggal 04 Januari 2025 sampai 31 Januari Kegiatan dilakukan di A u l a S D N 0 3 K a b a w e t a n Desa Sumber Sari Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang. Sasarannya adalah Siswa SDN 03 Kabawetan yang berisiko mengalami Penyakit Gagal Ginjal. 150 | Riska Gusnawati F. Putri Sonia I, zi Bagaswara. Rese Hanila. Emi Febriani. Tuti Rohani. Darmawansyah. Danur Azissah . Penyuluhan Kesehatan Mengenai Penyuluhan. Kegiatan Penyuluhan Tentang Bebas Penyakit Ginjal 15 Tahun Mendatang pelaksanaan kegiatan penyuluhan Bebas Penyakit Ginjal 15 Tahun Mendatang melalui penyuluhan kesehatan pada Siswa SDN 03 Kabawetan. Kecamatan Kabawetan. Kabupaten Kepahiang menggunakan berapa dokumen diantaranya: Lembar Leafleat Video Edukasi Lembar Absensi Dokumentasi kegiatan Berita Acara Hasil setelah pemberian penyuluhan tentang diabetes mellitus adalah sebagai berikut : Meningkatnya pengetahuan anak tentang bahaya mengkomsumsi jajanan yg tidak sehatt dan Meningkatnya kepedulian anak untuk mengurangi mengkomsumsi jajanan yang tidak sehat terutama jajanan yang mengandung banyak pewarna buatan, pengawet dan tidak higienis. Penyelesaian Masalah Tujuan Penyuluhannya itu sendiri adalah untuk menjelaskan pengertian, penyebab, tanda dan gejala, komplikasi, pantangan Jajanan, dan cara penanganan dari penyakit Gagal Ginjal. Manfaat dari kegiatan ini adalah agar Siswa SDN 03 Kabawetan mengetahui pengertian, penyebab, tanda dan gejala, komplikasi, pantangan makanan, dan cara penanganan dari penyakit Gagal Ginjal. Manfaat dari penyuluhan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan sejak dini. Ketika anak-anak mulai memahami pentingnya menjaga ginjal, mereka juga akan membawa perubahan kecil dalam pola hidup keluarga mereka. Dengan demikian, dampak positif dari kegiatan ini dapat dirasakan tidak hanya oleh siswa SDN 03 Kabawetan, tetapi juga oleh lingkungan sekitarnya Gambar 3. Penyuluhan Tentang penyuluhan Bebas Penyakit Ginjal 15 Tahun Mendatang Siswa SDN 03 Kabawetan KESIMPULAN DAN SARAN Penyakit ginjal Akut (PGA) merupakan salah satu masalah kesehatan yang semakin meningkat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, prevalensi PGA diperkirakan mencapai 10-15% dari populasi dewasa, dan jumlah ini terus meningkat seiring dengan perubahan gaya hidup dan pola makan masyarakat (Kemenkes RI, 2. Gagal ginjal dapat menyebabkan komplikasi serius dan memerlukan penanganan yang intensif, seperti dialisis atau Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 4 No. 1 Januari 2025 page:149 Ae152 | 151 transplantasi ginjal. Oleh karena itu, upaya pencegahan menjadi sangat penting, terutama di kalangan anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa. Di SDN 03 Kabawetan. Desa Sumber Sari. Kecamatan Kebawetan. Kabupaten Kepahiang, penyuluhan kesehatan mengenai pencegahan gagal ginjal diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa dan masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga kesehatan ginjal. UCAPAN TERIMA KASIH Terlaksananya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tidak terlepas dari bantuan dan kerja sama banyak pihak, kami mengucapkan terima kasih ke pada pihak-pihak yang telah mendukung kegiatan pengabdian kepada masyarakat disampaikan kepada: Universitas Dehasen Bengkulu Khususnya Fakultas Ilmu Kesehatan Kepala Desa Sumber Sari atas izin untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat Mahasiswa yang telah membantu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. DAFTAR PUSTAKA